p-Index From 2021 - 2026
9.548
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Prosiding Seminar Nasional MIPA Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia Wahana Matematika dan Sains Jurnal Sains dan Teknologi Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Jurnal Kimia Mulawarman Ngayah: Majalah Aplikasi IPTEKS Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Desimal: Jurnal Matematika Journal of Educational Research and Evaluation International Journal of Community Service Learning WIDYA LAKSANA Journal of Education Technology International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala JURNAL PENDIDIKAN MIPA Jurnal Filsafat Indonesia JOURNAL SCIENTIFIC OF MANDALIKA (JSM) Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Empiricism Journal Indo-MathEdu Intellectuals Journal Indonesian Journal of Chemistry and Environment Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Education and Counseling Journal Indonesian Journal of Instruction Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Reflection Journal Jurnal Farmasetis Asian Journal of Applied Education Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu PPSDP International Journal of Education GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Journal of Educational Technology and Learning Creativity Journal of Authentic Research EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : WIDYA LAKSANA

IBM UNTUK PETANI ANGGUR DI DESA DENCARIK, KECAMATAN BANJAR. BULELENG BALI Tika, I Nyoman
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.89 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v1i1.9114

Abstract

Desa Dencarik merupakan sentra anggur di kabupaten Buleleng. Kondisi petani anggur sering tidak menentu. Nasib petani anggur ditentukan oleh kondisi seperti berikut: (1)musim, (2) keberadaan modal, (3)pemasaran. Perkara musim sulit diprediksi, jika terjadi musim ekstrim maka kerap petani anggur gagal panen. Akibatnya petani anggur sering kekurangan modal untuk memenuhi ongkos produksi Dalam kondisi seperti  ini petani pada umumnya meminjam ke para tengkulak, sehingga terjalin hubungan yang melemahkan posisi tawar petani anggur. Para tengkulak mempermainkan harga buah anggur. Oleh karena buah anggur adalah komoditas yang cepat rusak maka, petani menjual buah anggurnya dengan harga yang sangat murah bisa sampai Rp 300-700, per kg. Pemutusan ketergantungan petani anggur terhadap para tengkulak, telah banyak dilakukan oleh pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, namun sampai saat ini belum berhasil, karena kepedulian petani masih rendah, disamping program itu sifatnya temporal. Inspirasi dari kegiatan ini adalah perlunya perubahan nasib petani anggur, dengan meningkatkan keterampilan agar petani anggur tidak tergantung pada tengkulak, sehingga titik strategis penanganan petani Anggur Desa Dencarik saat ini  adalah dalam bentuk pemberdayaan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan buah anggur, sehingga eningkatkan nilai tawar petani Salah satu terobosan yang dibutuhkan oleh petani anggur desa Dencarik Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng ini untuk bisa mengatasi ketergantungan ini adalah, (1) membuat diversifikasi usaha petani anggur, membuat wine dari buah anggur dengan proses fermentasi; (2) memutuskan ketergantungan ekonomi kepada para tengkulak, dengan sesedikit mungkin meminjam sumber daya untuk ongkos produksi. Hal ini dilakukan dengan memproduksi pupuk organik berbahan baku dan biopestisida alami. Selain itu menggagas terbentuknya koperasi petani anggur Desa dencarik. Karya utama kegiatan ini adalah Wine, yang diproduksi oleh petani anggur desa Dencarik. Wine yang diproduksi menggunakan skala rumah tangga, dengan menggunakan Saccaromyces cereviceae  yang isolasi dari kota Singaraja (Isolat Lokal). Produk wine yang dihasilkan mengandung alkohol 12%, dengan  uji  panelis  menunjukkan 85%  merasakan  sangat enak, gurih dan harum. Kekhasan yang dimunculkan dari wine yang diproduksi adalah berwarna merah (red wine). (2) Pupuk organik dan biopestisida alami. Produk ini adalah produk yang digunakan untuk proses meningkatkan produksi anggur sehingga bisa merinankan beban petani. (3) Pembentukan koperasi untuk petani anggur di Desa Dencarik. Simpulan yang diperoleh adalah (1) petani anggur di Desa Dencarik dapat memproduksi wine (wine  merah), (2) petani anggur dapat memproduksi  pupuk organik dan biopestisida alami, (3)petani anggur memiliki koperasi untuk menampung kebutuhan akan pupuk organik, biopestisida dan wine. Kegiatan ini berdampak pada kepedulian petani untuk menggunakan bahan-bahan organik (sampah) dan kotoran untuk penggunaan pupuk, dan biopestisida. Serta merangsang untuk memproduksi wine sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani anggur. Dampak kegiatan ini adalah para petani telah mampu memproduksi pupuk organik dan biopestisida alami, serta wine anggur yang menambah geliat pariwisata di dekat Lovina
IBM UNTUK PETANI ANGGUR DI DESA DENCARIK, KECAMATAN BANJAR. BULELENG BALI Tika, I Nyoman
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.89 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v1i1.9114

Abstract

Desa Dencarik merupakan sentra anggur di kabupaten Buleleng. Kondisi petani anggur sering tidak menentu. Nasib petani anggur ditentukan oleh kondisi seperti berikut: (1)musim, (2) keberadaan modal, (3)pemasaran. Perkara musim sulit diprediksi, jika terjadi musim ekstrim maka kerap petani anggur gagal panen. Akibatnya petani anggur sering kekurangan modal untuk memenuhi ongkos produksi Dalam kondisi seperti  ini petani pada umumnya meminjam ke para tengkulak, sehingga terjalin hubungan yang melemahkan posisi tawar petani anggur. Para tengkulak mempermainkan harga buah anggur. Oleh karena buah anggur adalah komoditas yang cepat rusak maka, petani menjual buah anggurnya dengan harga yang sangat murah bisa sampai Rp 300-700, per kg. Pemutusan ketergantungan petani anggur terhadap para tengkulak, telah banyak dilakukan oleh pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, namun sampai saat ini belum berhasil, karena kepedulian petani masih rendah, disamping program itu sifatnya temporal. Inspirasi dari kegiatan ini adalah perlunya perubahan nasib petani anggur, dengan meningkatkan keterampilan agar petani anggur tidak tergantung pada tengkulak, sehingga titik strategis penanganan petani Anggur Desa Dencarik saat ini  adalah dalam bentuk pemberdayaan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan buah anggur, sehingga eningkatkan nilai tawar petani Salah satu terobosan yang dibutuhkan oleh petani anggur desa Dencarik Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng ini untuk bisa mengatasi ketergantungan ini adalah, (1) membuat diversifikasi usaha petani anggur, membuat wine dari buah anggur dengan proses fermentasi; (2) memutuskan ketergantungan ekonomi kepada para tengkulak, dengan sesedikit mungkin meminjam sumber daya untuk ongkos produksi. Hal ini dilakukan dengan memproduksi pupuk organik berbahan baku dan biopestisida alami. Selain itu menggagas terbentuknya koperasi petani anggur Desa dencarik. Karya utama kegiatan ini adalah Wine, yang diproduksi oleh petani anggur desa Dencarik. Wine yang diproduksi menggunakan skala rumah tangga, dengan menggunakan Saccaromyces cereviceae  yang isolasi dari kota Singaraja (Isolat Lokal). Produk wine yang dihasilkan mengandung alkohol 12%, dengan  uji  panelis  menunjukkan 85%  merasakan  sangat enak, gurih dan harum. Kekhasan yang dimunculkan dari wine yang diproduksi adalah berwarna merah (red wine). (2) Pupuk organik dan biopestisida alami. Produk ini adalah produk yang digunakan untuk proses meningkatkan produksi anggur sehingga bisa merinankan beban petani. (3) Pembentukan koperasi untuk petani anggur di Desa Dencarik. Simpulan yang diperoleh adalah (1) petani anggur di Desa Dencarik dapat memproduksi wine (wine  merah), (2) petani anggur dapat memproduksi  pupuk organik dan biopestisida alami, (3)petani anggur memiliki koperasi untuk menampung kebutuhan akan pupuk organik, biopestisida dan wine. Kegiatan ini berdampak pada kepedulian petani untuk menggunakan bahan-bahan organik (sampah) dan kotoran untuk penggunaan pupuk, dan biopestisida. Serta merangsang untuk memproduksi wine sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani anggur. Dampak kegiatan ini adalah para petani telah mampu memproduksi pupuk organik dan biopestisida alami, serta wine anggur yang menambah geliat pariwisata di dekat Lovina
PELATIHAN PEMBUATAN ASAP CAIR DENGAN TUNGKU PIROLISIS SEDERHANA BAGI KELOMPOK PETANI KELAPA DI DESA YEH EMBANG, KECAMATAN MENDOYO, JEMBRANA BALI Tika, I Nyoman; I Ketut Supir; I Gusti Ayu Tri Agustiana
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.38452

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk mentransfer teknologi pembuatan asap cair dengan tungku pirolisis sederhana bagi petani kelapa di Desa Yeh Embang, kecamatan Mendoyo, Jembrana Bali. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan. Pelatihan dilakukan 3 hari, setelah itu dilakukan pendampingan selama 3 bulan. Adapun pelatihan yang dilakukan adalah pembuatan asap cair dengan tungku pirolisis sederhana. Evaluasi kegiatan ini dilakukan terhadap respon, aktivitas, produk yang dihasilkan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa petani kelapa dapat menghasilkan asap cair dengan rendemen 1,5% dan arang batok kelapa dengan rendemen 73,2%, dan efisiensi keuntungan meningkat dari 45% menjadi 85,93%. Analisis terhadap hasil produksi petani dilakukan dengan GC-Ms, dihasilkan 7 macam komponen yang dominan yaitu fenol, 3-metil-1.2- siklo pentadion, 2-metoksi fenol, 2-metoksi-4- metilfenol, 4-etil-2-metoksifenol, 2.6-dimetoksi fenol dan 2.5-dimetoksi benzil alkohol. Respon peserta menunjukkan memberikan respon positif. Kegiatan P2M ini perlu lebih sering dilakukan agar petani dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya.
REVITALISASI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR BAGI PENGUSAHA HOME INDUSTRY KACANG KACE DI DESA NYANGLAN KLUNGKUNG Tika, I Nyoman; Agustiana, I Gusti Ayu Tri; Martiningsih, Ni Wayan
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v13i1.38466

Abstract

Tujuan ini pengabdian ini adalah  untuk mentransfer teknik  pengolahan limbah cair kepada mitra (pengusaha)  home industri  kacang kace di Desa Nyanglan Klungkung. Metode yang digunakan adalah metode PALS (Participatory Action Learning System), (1) Tahap persiapan /penyadaran (2) Tahap pelaksanaan/pengkapasitasan (3)  Tahap pendampingan, selama 2-3 bulan. Pada tahap pelaksanaan masyarakat dilatih untuk membuat instalasi pengolahan limbah dan pembuatan pupuk menggunakan efektif mikroorganisme.  Hasil kegiatan ini adalah  masyarakat sasaran yaitu: (1)  mampu melakukan  pengolahan  limbah cair menjadi pupuk organik cair,(2) mampu menerapkan instalasi pengolahan limbah yang efektif. (3) Kualitas pupuk organik cair yang dihasilkan rasio N,P dan K berturut-turut  : 12,6 ; 8,7 dan 10,4. Setelah kegiatan transfer teknologi, terjadi respon masyarakat sasaran bahwa kegiatan ini  86 %  menyatakan sangat terbantu , 12%  cukup terbantu dan 2 % biasa saja. Kegiatan P2M ini membutuhkan tindak lanjut pada proses pemasaran pupuk, serta pemanfaatan  limbah yang ramah lingkungan untuk budidaya lele. 
PELATIHAN PENGOLAHAN MINYAK GORENG BEKAS (JELANTAH) MENJADI BIODIESEL DENGAN KATALIS ENZIM DI KOTA DENPASAR Tika, I Nyoman; Kadek Wimardiyanti
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.38468

Abstract

Kegiatan ini merupakan pelaksanaan salah satu tri dharma perguruan tinggi, yakni pengabdian  masyarakat. Tujuan kegiatan ini  mentransfer teknik  pengolahan limbah minyak goreng (minyak jelantah ) menjadi biodiesel dengan menggunakan katalis enzim. Masyarakat  sasaran adalah salah satu pengolahan minyak jelantah di Kota Denpasar yaitu CV Caritas. yang berlokasi Ubung  Kaja Denpasar, Dalam kegiatan ini melibatkan karyawan sebanyak 10 orang sebagai tenaga yang bekerja  untuk memproduksi biodiesel . Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah metode PALS (participatory action learning system), yakni model pemberdayaan masyarakat dengan tahapan-tahapan kegiatan, (1) penyadaran, (2) pengkapasitasan dan (3) pendampingan.  Hasil yang diperoleh dari kegiatan  P2M ini adalah  (1) Kegiatan  telah berlangsung dengan baik, dan mitra  telah mendapat  pengalaman langsung dalam teknologi  produksi  pengolahan minyak  jelantah menjadi  biodiesel dengan bantuan enzim dengan kualitas yang baik, Tingkat kepuasan  adalah sebesar 85%, cukup 14 % dan 1%  biasa saja..  
Co-Authors Abidah, Firry Admyana, Putu Budi Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana AGUNG MADHI PRAYOGA . Agus Wijaksono Agustiana, I. G. A. T. agustina dewi Agustina Dewi Agustinasari Agustinasari Ahzan, Sukainil Ajito, Timoteus Anak Agung Istri Brahmani Prita Dewi Anak Agung Sagung Krisna Darmawati Ananda Wikrama Tungga Atmaja Ananta Wikrama Tungga Atmaja Anantawikrama Tungga Atmadja Artawan, I Putu Arwan Arwan Atmaja, Anantawikrama Tungga Ayu Sri Wahyuni Azra Fauzi Desak Made Citrawathi Desak Putu Parmiti DEWI SARTIKA Dian Ristiani Sabat, Dian Ristiani Dr. Ni Made Pujani,M.Si . Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Dwipa, Ida Bagus Made Asmara Eka C.G. Kerihi Eky, Vicky Enggy Clovidea Indra Fifi Fitriana Sari, Fifi Fitriana Firry Abidah Fitriani, Herdiyana Frieda Nurlita Gede Agus Beni Widana Handayani, Baiq Vina Hasbi Heni Kumalasari Heron Hignasari, L.Virginayoga Holyness Nurdin Singadimedja I D Raka Rasana I DEWA GEDE ANOM . I G. A. A. Dyah Armayanti I Gede Astawan I Gede Astra Wesnawa I Gusti Agung Komang Diafari Djuni Hartawan I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ayu Triagusiana I Kadek Arisujarnata I Kadek Sukarsa . I Ketut Supir I Made Citra Wibawa I Made Sudarsa I Made Sutajaya I Nyoman Suardana I Putu Parwata I Putu Wisna Ariawan I W. Karyasa I W. Muderawan I Wayan Jaya Antara . I Wayan Karyasa I Wayan Lasmawan I Wayan Muderawan I Wayan Redhana I Wayan Sadia I Wayan Suastra I Wayan Subagia I Wayan Suja I.M. Adi Kurniarta IB. Siwa . Ibrahim, Musimin Ida Bagus Alit Arta Wiguna Ida Bagus Jelantik Swasta Ida Bagus Made Asmara Dwipa Ida Bagus Putu Arnyana Indi Syifa Maulidati IVANA NITA MONDOLU ., IVANA NITA MONDOLU Iwan Abdy Iwan Suswandi Jayadiningrat, Made Gautama KADEK AYU SRI WAHYUNI . Kadek Leni Widiartini Kadek Wimardiyanti Laksmi, Putu Putri Dena laxmi zahara LINA SURAYYA . Luh Gede Sutaryani Luh Putu Budi Yasmini Luh Putu Desy Puspaningrat Luh Putu Sathya Dewi Luh Putu Yeni Andriyani Luhur Bayuaji, Luhur Made Intan Pradnyamita Made Kartika Sari Maria Angelica Ayu Gloria Jagga Wali Minanti, Ni Nengah Astri Misrahayu, Yuni Musimin Ibrahim N. M. Y. Anita N. Ramadiyanti Ni Ketut Heri Kusumaningsih Ni Ketut, Ananta Wikrama Tungga Atmaja Ni Ketut, Erawati Ni Ketut, Wayan Suastra Ni Luh Gede Karang Widiastuti NI LUH SUDEWI . Ni Made Ary Suparwati Ni Made Ayu Suryaningsih Ni Made Raningsih NI MADE SUPATNI ., NI MADE SUPATNI Ni Made Wiratini Ni Nengah Astri Minanti Ni Putu Dwi Sucita Dartini Ni Putu Giyan Adnya Antari . NI PUTU MARHENI . NI PUTU MERRY YUNITHASARI . Ni Putu Wahyu Dewi Arningsih Ni Putu Winni Widiastuti Ni Putu Wulan Romianingsih Ni Putu Yuliani Ni Wayan Martiningsih NI WAYAN NITA ULANTARI . NI WAYAN SUNARTHI ., NI WAYAN SUNARTHI NI WAYAN YULITA AMANDA . Nikmatur Rohmaya NUR RAMADIYANTI . Nurfidianty Annafi, Nurfidianty Nurlita, Frieda Nyoman Dantes Pahmi, Samsul Paramita, Shanti Poerwati, Christiani Endah Pradnyamita, Made Intan PROF. I WAYAN SUBAGIA, M.App.Sc.,Ph.D . Puspaningrat, Luh Putu Desy Putri Sarini Putu Agus Putra Dwipayana Putu Agus Putra Dwipayana PUTU ARIMBAWA S. . Putu Artawan Putu Budi Adnyana PUTU PREMA SWARI . Qonita Awliya Hanif Rai Putri Diantari Ramadiyanti, N. Rasana, I D Raka Romianingsih, Ni Putu Wulan Rosmita, I Gusti Ayu Agung Mas Rudiana Agustini Rusdiana Yusuf Sang Nyoman Putra Darma Serma Adi, Ni Nyoman Siti Maryam Suandayani, Dewa Ayu Sukroyanti, Baiq Azmi Syarifuddin Syarifuddin Tjokorda Gde Putra Wirama Triagusiana, I Gusti Ayu Tungga Atmaja, Ananta Wikrama Vicky Enggy Clovidea Indra Eky Wayan Karyasa Wayan Suastra Wewe, Melkior Wibawa, Made Citra Witraguna, Kadek Yudista Witraguna Yuliani, Ni Putu Yuliati, Ni Komang Dwi Eka Yundari, Yundari