This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dikdas Kinesik Katalogis Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Jurnal Kreatif Tadulako Online Paramita: Historical Studies Journal Kreatif Geotadulako Jurnal Neo Societal Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal PIPSI: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia JPF : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Journal on Education Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat JENTERA: Jurnal Kajian Sastra MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Dinasti International Journal of Education Management and Social Science GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Pengabdian UNDIKMA Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Journal of English Language and Education Jurnal Abdimas Bina Bangsa Indonesian Community Journal Journal Of Human And Education (JAHE) Journal of General Education and Humanities Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Sciences Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora AbdimasMu UMTAS: Journal of Community Service Journal of Scientific Research, Education, and Technology Jurnal Pendidikan Geosfer Journal of Education Method and Learning Strategy Journal International Journal of Teaching and Learning (INJOTEL) Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurpis Kamara Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) DENGAN PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TaRL) DI KELAS II SD Mercy Rismauli Sitorus; Nuraedah; Timadar Nafsi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.8085

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa kelas II SD dalam pembelajaran bahasa Indonesia melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL) yang dipadukan dengan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL). Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas IIA SDN 22 Palu. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan penilaian keterampilan dengan rubrik poster project. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL dengan pendekatan TaRL secara signifikan meningkatkan kreativitas siswa. Persentase siswa yang berkategori "kreatif" meningkat dari 21,4% pada prasiklus menjadi 85,7% pada siklus II. Pengelompokan berdasarkan tingkat keterampilan dan proyek kontekstual mendorong siswa untuk mengekspresikan diri secara optimal.
PENINGKATAN MINAT BELAJAR MELALUI STRATEGI PEMBERIAN REWARD “BINTANG PRESTASI” DI KELAS II SD Hijriani; Nuraedah; Timadar
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.8104

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk meningkatkan minat belajar peserta didik kelas II di SDN 22 Palu, dengan menggunakan strategi pemberian reward simbolik melalui bintang prestasi. Subjek penelitian ini terdiri dari 28 orang peserta didik kelas II SD.Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya minat belajar pada sebagian besar peserta didik, mereka cenderung pasif, enggan untuk bertanya maupun menjawab, kurang berpartisipasi dalam tugas kelompok melainkan hanya bermain dan bercerita dengan temannya di luar konteks pembelajaran. Penelitian ini dilakukan dengan 2 siklus. Metode yang dipakai untuk memperoleh data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Pada tahap ra-tindakan sebanyak 64.3% peserta didik yang berada pada kategori rendah yang kemudian menurun menjadi 17.9% pada siklus 2. Hasilnya penggunaan reward ini dapat menjadi penguatan positif bagi peserta didik dan menghasilkan minat belajar yang tinggi.
PEMANFAATAN MEDIA KONKRET DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA KELAS II A SDN 22 PALU Mutiara Kartina; Nuraedah; Timadar Nafsi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.8159

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan persentase peserta didikkelas II A di SDN 22 Palu yang berminat belajar matematika menjadi 75%. Sebelumnya, kategori minat rendah lebih mendominasi. Perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi merupakan fase dari pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) dua siklus, yang didasarkan pada model Kemmis dan McTaggart. Sebanyak 28 siswa menjadi subjek penelitian. Kuesioner, dokumentasi, dan pengamatan digunakan untuk mengumpulkan data, yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar meningkat dari 7,1% pada kategori tinggi sebelum tindakan menjadi 25% pada siklus 1 dan 64,3% yang signifikan pada siklus II. Hasil ini menunjukkan bahwa media konkret dapat meningkatkan keterlibatan peserta didik dan secara efektif menyediakan pengalaman belajar yang menarik dan kontekstual.
Gaya Komunikasi Dosen dalam Pembelajaran Mahasiswa Mutawakkil, Mutawakkil; Nuraedah, Nuraedah
Communicatus: Jurnal Ilmu komunikasi Vol. 3 No. 2. December (2019): Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/cjik.v3i2.5765

Abstract

The research aims to analyze the communication style to overcome the boredom of students’ learning in the social history course at History Education Program Study, Faculty of Teacher Training and Education, Tadulako University". This research uses qualitative research approach by examining 1 lecturer and 45 students in class A. Data analysis uses qualitative analysis, with three stages which include: data reduction, data presentation, and data verification.  The results of the research show that the communication style of lecturers to reduce boredom of learning, as follows: Develop an active communication style while still emphasizing assertiveness, taking full social initiative so that students can imitate and apply the communication style in their social environment, and they are able to express opinions with controlled emotions, communication style must be done in two-ways that is by sending full information attentively, communication style by commanding but showing the way, so that students become maximally measured in doing their tasks, there is reflection after evaluation, and communication style of the listener, being attentive in conveying information, making decisions by considering all parties.Penelitian bertujuan untuk menganalisis gaya komunikasi mengatasi kejenuhan Belajar pada matakuliah Sejarah Sosial Mahasiswa Pendidikan Sejarah Untad”. Dalam penelitian ini peneliti menekankan pada pendekatan kualitatif dengan meneliti 1 orang dosen dengan populasi mahasiswa 45 orang di kelas A. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis secara kualitatif, dengan tiga jenis meliputi: Reduksi Data, Penyajian data, serta Verifikasi data. Hasil peneitian menunjukkan: gaya komunikasi dosen untuk mengurangi kejenuhan belajar, sebagai berikut; mengembangkan gaya komunikasi aktif namun tetap mengedepankan ketegasan, mengambil secara penuh inisiatif sosial agar mahasiswa meniru di lingkungan sosialnya, serta mampu menyatakan pendapat dengan emosional yang terkontrol; gaya komunikasi harus dua arah dengan mengirim informasi secara full dengan penuh perhatian; gaya komunikasi dengan memerintah tapi menunjukkan caranya, sehingga mahasiswa menjadi terukur secara maksimal dapat mengerjakan tugas, ada refleksi ketika evaluasi, dan gaya komunikasi  pendengar, penuh perhatian dalam menyampaikan informasi, membuat keputusan dengan mempertimbangkan semua pihak.
CAGAR BUDAYA RUMAH ADAT SOURAJA SEBAGAI IDENTITAS KULTURAL MASYARAKAT LERE Anindy Putry Salsabila; Haslita Rahmawati Hasan; Abdul Hamid; Nuraedah Nuraedah
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 14, No 1 (2026): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v14i1.35660

Abstract

Abstrak: Rumah Adat Souraja merupakan simbol penting identitas kultural masyarakat Lere yang merefleksikan nilai historis, sosial, dan filosofi masyarakat Kaili. Namun, perubahan sosial akibat modernisasi memengaruhi tingkat keterlibatan generasi muda sehingga keberlanjutan fungsi dan makna budayanya menghadapi tantangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis fungsi, makna simbolik arsitektur, faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan, serta persepsi dan partisipasi masyarakat terhadap pelestarian Souraja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam menggunakan teknik snowball sampling, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Souraja berfungsi sebagai ruang sosial, pusat kegiatan adat, serta media pewarisan nilai budaya. Makna simbolik tercermin melalui elemen arsitektur yang merepresentasikan struktur sosial dan pandangan hidup masyarakat Kaili. Keberlanjutan Souraja dipengaruhi oleh dukungan pemerintah, peran keluarga pewaris, partisipasi masyarakat, dan keterlibatan generasi muda melalui kegiatan budaya. Masyarakat memiliki persepsi positif dan keterlibatan sukarela dalam menjaga Souraja meskipun dihadapkan pada arus modernisasi. Penelitian ini menegaskan bahwa Souraja tetap menjadi penanda identitas kultural masyarakat Lere dan memerlukan strategi pelestarian yang adaptif terhadap perubahan sosial. Abstract:  The Souraja Traditional House serves as a key cultural symbol of the Lere community, embodying the historical, social, and philosophical values of the Kaili people. However, social changes driven by modernization have reduced the engagement of younger generations, raising concerns about the continuity of its cultural functions and meanings. This study aims to examine the functions of Souraja, the symbolic meanings embedded in its architectural elements, the factors influencing its sustainability, and the community’s perceptions and participation in preservation efforts. A qualitative descriptive approach was employed, with data collected through observation, in-depth interviews using snowball sampling, and documentation. The findings reveal that Souraja functions as a social hub, a venue for traditional ceremonies, and a medium for intergenerational transmission of cultural knowledge. Its symbolic meanings are reflected in architectural features that represent social structure and philosophical values of the Kaili community. The sustainability of Souraja is shaped by governmental support, the commitment of hereditary families, community participation, and youth involvement through cultural activities. Despite challenges posed by modernization, the Lere community maintains positive perceptions and voluntary participation in preserving Souraja. Overall, Souraja continues to serve as a vital marker of cultural identity for the Lere community and requires adaptive preservation strategies responsive to contemporary social changes. 
Implementation of Student Centered Learning in History Class: A Qualitative Study at SMA Lab School Untad Palu Isnaeni Isnaeni; Nuraedah Nuraedah; Haliadi Haliadi; Minarni Nongtji
Journal of Educational Sciences Vol. 10 No. 4 (2026): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.10.4.p.319-335

Abstract

The research investigates how Student Centered Learning (SCL) operates in history classes at SMA Lab School Untad Palu and assesses its effects on student participation and their educational experiences. The research used a qualitative descriptive research method. The research involved two history teachers and fourteen students from eleventh grade. The researchers collected data through three methods which included classroom observations and semi-structured interviews as well as documentation. The researchers analyzed the data using the Miles and Huberman interactive model which consists of three steps: data reduction and data display and conclusion drawing. The results show that SCL implementation occurred through three elements which included systematic planning and interactive classroom activities and process-based evaluation. Teachers conducted their role as facilitators by creating opportunities for students to engage in group discussions and presentations and reflective activities. The results show that students’ participation increased significantly because they developed more confidence in sharing their thoughts and working together with others. Students demonstrated two positive outcomes: they showed increased motivation and their critical thinking abilities improved. The SCL method successfully improved history learning because it created an authentic learning experience that centered on student needs despite the obstacles of time constraints and diverse student learning capabilities.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Hamid Abdul Hamid Al-Amin Alipa, Delviana Anindy Putry Salsabila Anita Ahmad Kasim Anjurdin, Anjurdin Ardiansyah, Fahrul Arifuddin Abd. Muis Azikna Azikna Carles Kapile Erwin Erwin Eveline Rumoroy Bonifasius Saneba Charles Kapile Evi Puji Rahayu Fachry Abda El Rahman Faina, Nur Fajar Nugroho FAJAR NUGROHO Fikri Hermawan Yudianto Firmansyah , Arif Friska Widyastuti Gasseng, Santi Gazali Lembah Haliadi Haliadi Haliadi Haliadi Haliadi Hasan Hasan Haslita Rahmawati Hasan Haslita Rahmawati Hasan Hijriani Hikma Hikma, Hikma Hikmah Labone Idrus Idrus Idrus Indradewa, Rhian Iskandar Ahmad Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Isnaeni Isnaeni Jamaludin . Junarti Junarti Junarti Junarti Junarti Junarti Juraid Abdul Latief Kapile, Natalia Veronica Khaeruddin Khaeruddin Luande, Hadmin Lukman Lukman Lukman Nadjamuddin M. A. Martawijaya Maemonah, Maemonah Mahfud Mahfud Mercy Rismauli Sitorus Minarni Nongtji Minarni Nongtji Mirawati, Ni Wayan Misnah Misnah Moh Rahmat Fauzi Hamka Mohammad Fadel Mubarak Mubarak Muhammad Bakri Mutawakkil Mutawakkil Mutiara Kartina Mutriani Nesika, Varischa Anugra Nongtji, Minarni Nur Fadilah Nurafifa, Nurafifa Nurdarmayanti, Ni Ketut Nurjanna Nurvita Nurvita Nurvita Nurvita Nurvita Prasetyawati, Priyatna Priyatna Prasetyawati Priyatna Prasetyawati Ramadani, Anindiya Ratni, Ratni Rezki, Hikmah Setia Riady Ibnu Khaldun Rosmawati Rosmawati RR. Ella Evrita Hestiandari S.Pd., M.Pd, Nurvita Salha, Salha Sampe, Revina Siti Rahma Sri Wahyuni Sudirman Nurdin Sukma, Sukma Sunarto Amus Supu, Asmawati Sutriani Suwarni Suwarni Suwarni Suyuti Suyuti Timadar Timadar Nafsi Ulinsa, Ulinsa Wahyudin S. Amin Wilman Darsono Lumangino Wilman Wilman Wilman Wilman Windayanti Windayanti, Windayanti Wiwin Wiwin Yolanda Yolanda, Yolanda Yunidar Zulnuraini