p-Index From 2021 - 2026
11.834
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Journal of Education and Learning (EduLearn) Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Rekayasa: Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika AlphaMath: Journal of Mathematics Education Jurnal Elemen JURNAL PROFESI KEGURUAN HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Union: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika JRPM (Jurnal Review Pembelajaran Matematika) MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology Numeracy : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Jurnal Tadris Matematika SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Journal of Authentic Research on Mathematics Eduacation (JARME) M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) SUPERMAT (JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA) Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika Jurnal Panjar: Pengabdian Bidang Pembelajaran Unnes Journal of Mathematics Education Unnes Journal of Mathematics Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Didactical Mathematics Pattimura Proceeding : Conference of Science and Technology Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Journal of Mathematics Learning Innovation (JMLI) Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Bookchapter Pendidikan Universitas Negeri Semarang Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology JME (Journal of Mathematics Education) Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika Kreano, Jurnal Matematika Kreatif Inovatif Jurnal Tadris Matematika Jurnal Matematika Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kuningan Jurnal Pendidikan MIPA JME (Journal of Mathematics Education) SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Mathema: Jurnal Pendidikan Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

KEEFEKTIFAN RESOURCE BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK MATERI LINGKARAN Aliyah, Ula Himatul; Suyitno, Hardi; Agoestanto, Arief
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 2 No 1 (2013): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v2i1.3314

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan model Resource Based Learning dan Problem Based Learning efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada materi lingkaran sub pokok bahasan persamaan garis singgung lingkaran dan mengetahui apakah penerapan model Resource Based Learning lebih baik dari Problem Based Learning. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 3 Semarang tahun ajaran 2012/2013. Sampel diambil dengan teknik purposive random sampling. Data hasil penelitian diperoleh dengan metode tes yang dianalisis dengan uji proporsi dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik kelas eksperimen dan kontrol telah mencapai ketuntasan klasikal. Keaktifan peserta didik kelas eksperimen dan kontrol dalam pembelajaran mencapai kriteria sangat aktif. Kinerja guru selama pembelajaran mencapai kriteria sangat baik. Kelas eksperimen memiliki rata-rata kemampuan pemecahan masalah lebih tinggi dari kelas kontrol. Simpulan yang diperoleh adalah penerapan Resource Based Learning dan Problem Based Learning efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik dan penerapan Resource Based Learning lebih baik dari Problem Based Learning.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN ASESMEN KINERJA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Handayani, Puji; Agoestanto, Arief; Masrukan, Masrukan
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 2 No 1 (2013): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v2i1.3322

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran berbasis masalah dengan asesmen kinerja maupun pembelajaran berbasis masalah tuntas; untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah siswa menggunakan pembelajaran berbasis masalah dengan asesmen kinerja, menggunakan pembelajaran berbasis masalah, dan menggunakan pembelajaran ekspositori; untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah siswa melalui pembelajaran berbasis masalah dengan asesmen kinerja lebih baik dari pembelajaran berbasis masalah; dan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah siswa melalui pembelajaran berbasis masalah lebih baik pembelajaran ekspositori. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMP N 2 Subah tahun pelajaran 2012/2013. Sampel dalam penelitian ini diambil secara cluster random sampling. Data diperoleh dengan metode tes dan data dianalisis dengan menggunakan uji proporsi dan Anova. Dari hasil penelitian dan pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa pembelajaran berbasis masalah dengan asesmen kinerja maupun menggunakan pembelajaran berbasis masalah tuntas, serta kemampuan pemecahan masalah siswa menggunakan pembelajaran berbasis masalah dengan asesmen kinerja paling baik dibanding dengan menggunakan pembelajaran berbasis masalah dan ekspositori.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL TPS PADA MATERI FUNGSI DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR Sopyyev, Ylyas; Winarti, Endang Retno; Agoestanto, Arief
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 2 No 2 (2013): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v2i2.3340

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ketuntasan belajar siswa, perbedaan hasil belajar antara model pembelajaran Think-Pair-Share dan ekpsositori serta menganalisis pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa. Penelitian eksperimen dilakukan di kelas IX SMP Bilingual Boarding School Semesta dengan variabel hasil belajar dan motivasi belajar yang diperoleh dari test dan angket. Data dianalisis menggunakan uji t dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar kedua kelompok mencapai ketuntasan belajar, namun rata-rata hasil belajar dengan model pembelajaran Think-Pair-Share lebih baik dari pada pembelajaran ekpsositori. Motivasi belajar berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa.
IDENTIFIKASI TAHAP BERPIKIR KREATIF MENGGUNAKAN MODEL PBL DENGAN TUGAS PENGAJUAN MASALAH Fathiya, Rina Nurul; Agoestanto, Arief; Kurniasih, Ary Woro
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 3 No 1 (2014): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v3i1.3440

Abstract

Salah satu kemampuan yang harus dimiliki peserta didik adalah berpikir kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tahap berpikir kreatif menggunakan model PBL dengan tugas pengajuan masalah matematika. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X-5 di SMA Negeri 2 Semarang. Prosedur pengumpulan data meliputi validasi, pembelajaran di kelas, tes TPM, analisis tes TPM, wawancara, analisis hasil wawancara, dan catatan lapangan. Hasil penelitian ini sebagai berikut, pada tahap mensintesis ide, peserta didik TKBK 3 sampai TKBK 1 mendapatkan ide dari pengetahuan yang dimiliki. TKBK 0 mendapatkan ide dari pemikiran sendiri. Tahap membangun ide, peserta didik TKBK 3 dan TKBK 2 mengalami kesulitan saat membentuk ide menjadi soal. Peserta didik pada TKBK 1 dan TKBK 0 tidak kesulitan. Tahap merencanakan penerapan ide, peserta didik TKBK 3 sampai TKBK 1 lancar dalam memunculkan ide. Peserta didik pada TKBK 3 produktif dalam memunculkan ide, ada peserta didik TKBK 2 produktif memunculkan ide. TKBK 1 dan TKBK 0 tidak produktif memunculkan ide. Peserta didik pada TKBK 2 dan TKBK 1 sudah cukup lancar, tetapi tidak produktif dalam memunculkan ide. Peserta didik pada TKBK 0 tidak lancar dan tidak produktif memunculkan ide. Pada tahap menerapkan ide, ada peserta didik TKBK 3 menerapkan ide berdasarkan cara, konsep atau prosedur yang baru. Peserta didik pada TKBK 2 sampai TKBK 0 menerapkan ide berdasarkan cara, konsep atau prosedur yang sudah ada. Perlu dilakukan penelitian lanjutan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang masih rendah berdasarkan karakteristik tahap berpikir  peserta didik pada penelitian ini.
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGACU PADA MISSOURI MATHEMATICS PROJECT TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Savitri, Soviana Nur; Rochmad, Rochmad; Agoestanto, Arief
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 2 No 3 (2013): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v2i3.3444

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah siswa dengan pembelajaran matematika mengacu pada MMP tuntas secara klasikal, rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa dengan pembelajaran matematika mengacu pada MMP lebih tinggi dari rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa dengan pembelajaran ekspositori, serta rata-rata aktivitas siswa dengan pembelajaran matematika mengacu pada MMP lebih tinggi dari rata-rata aktivitas siswa dengan pembelajaran ekspositori. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP N 21 Semarang tahun pelajaran 2012/2013. Dengan teknik cluster random sampling terpilih sampel siswa kelas VII-A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-B sebagai kelas kontrol. Data penelitian berupa data kemampuan pemecahan masalah dengan metode tes dan data aktivitas siswa dengan metode observasi. Data tersebut diuji dengan uji proporsi dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan pemecahan masalah siswa dengan pembelajaran matematika mengacu pada MMP tuntas secara klasikal, rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa kelas eksperimen lebih tinggi dari rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa kelas kontrol, dan rata-rata aktivitas siswa kelas eksperimen lebih tinggi dari rata-rata aktivitas siswa kelas kontrol. Jadi, pembelajaran matematika mengacu pada MMP efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN AIR DENGAN PENDEKATAN RME TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK MATERI GEOMETRI KELAS VII Latifah, Nana Umi; Agoestanto, Arief
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 4 No 1 (2015): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v4i1.7438

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran model AIR dengan pendekatan RME efektif terhadap kemampuan komunikasi matematik peserta didik daripada pembelajaran ekspositori, serta untuk mengetahui apakah pembelajaran model AIR dengan pendekatan RME efektif terhadap kemampuan komunikasi matematik terkait dengan tingkat kemampuan awal rendah, sedang maupun tinggi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMP Negeri 5 Blora tahun pelajaran 2013/2014. Pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling dan terpilih 37 peserta didik sebagai kelas eksperimen, dan 37 peserta didik sebagai kelas kontrol. Data diperoleh melalui metode dokumentasi, tes, dan observasi. Analisis data kemampuan komunikasi matematik meliputi uji normalitas dengan uji Kolmogorov-Smirnov, uji homogenitas dengan uji Levene, dan uji kesamaan dua rata-rata menggunakan pihak kanan dengan Independent Samples T-test. Simpulan yang diperoleh adalah penerapan model pembelajaran AIR dengan pendekatan RME efektif terhadap kemampuan komunikasi matematik peserta didik daripada pembelajaran ekspositori, serta penerapan model pembelajaran AIR dengan pendekatan RME efektif terhadap kemampuan komunikasi matematik pada peserta didik berkemampuan awal tinggi daripada pembelajaran ekspositori namun kurang efektif penerapannya pada peserta didik berkemampuan awal rendah dan sedang.
KOMPARASI PEMBELAJARAN MEA DAN PBL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN DISPOSISI MATEMATIS SISWA SMP KELAS VIII PADA MATERI SPLDV Miranti, Nawang Kusuma; Agoestanto, Arief; Kurniasih, Ary Woro
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 4 No 3 (2015): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v4i3.9061

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) apakah kemampuan pemecahan masalah dan disposisi matematis pada pembelajaran MEA lebih baik dari  kemampuan pemecahan masalah dan disposisi matematis siswa pada pembelajaran PBL, dan (2) apakah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah siswa yang mempunyai disposisi matematis rendah, sedang dan tinggi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 1 Donorojo. Melalui teknik Random Sampling terpilih kelas eksperimen dan kelas kontrol. Metode analisis data menggunakan uji kesamaan dua rata-rata, uji ANAVA, dan uji lanjut Tukey-Kramer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah dan disposisi matematis siswa pada pembelajaran MEA lebih baik dari pembelajaran PBL. Kemudian terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah siswa yang mempunyai disposisi matematis rendah, sedang, dan tinggi. Hasil uji lanjut menyatakan bahwa tidak ada perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara siswa dengan disposisi matematis sedang dan tinggi. Selanjutnya dapat dilakukan penelitian lebih lanjut terkait penyebab tidak ada perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara siswa dengan disposisi matematis sedang dan tinggi.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA SMP KELAS VII DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN Wijaya, Linda; Rochmad, Rochmad; Agoestanto, Arief
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 5 No 2 (2016): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v5i2.11401

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMP kelas VII ditinjau dari tipe kepribadian dengan model PBL. Dalam penelitian ini, dipilih 8 siswa kelas VII B SMP Negeri 1 Demak yang berasal dari tipe kepribadian artisan, idealist, guardian, dan rational sebagai subjek penelitian. Metode pada penelitian ini adalah tes, wawancara dan dokumentasi. Tes penggolongan tipe kepribadian dan wawancara untuk mengetahui tipe kepribadian masing-masing siswa. Tes kemampuan berpikir kreatif matematis dan wawancara dianalisis untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa berdasarkan aspek kelancaran, keluwesan, keaslian dan elaborasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek pada tipe kepribadian (1) artisan teridentifikasi pada aspek kelancaran, keluwesan, keaslian dan elaborasi cenderung cukup baik, cukup baik, baik dan tidak baik; (2) guardian teridentifikasi pada aspek kelancaran, keluwesan, keaslian dan elaborasi cenderung cukup baik, kurang baik, kurang baik dan tidak baik; (3) idealist teridentifikasi pada aspek kelancaran, keluwesan, keaslian dan elaborasi cenderung baik, cukup baik, cukup baik dan tidak baik; dan (4) rational pada aspek kelancaran, keluwesan, keaslian dan elaborasi cenderung sangat baik. Serta secara umum rational memenuhi ke empat aspek kemampuan berpikir kreatif matematis, sedangkan tipe artisan, guardian dan idealist tidak memenuhi keempat aspek kemampuan berpikir kreatif matematis.
Analysis Critical Thinking Stage of Eighth Grade in PBL-Scaffolding Setting To Solve Mathematical Problems Isti, Nur Aisyah; Agoestanto, Arief; Kurniasih, Ary Woro
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 6 No 1 (2017): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v6i1.12593

Abstract

The purpose of this research was described critical thinking stage of students grade VIII in setting PBL and scaffolding to solve mathematics problems. Critical thinking stage consists of clarification, assesment, inference, and strategy/tactics. The subject were teo students in the level of capacity to think critical (uncritical, less critical, quite critical, and critical). So that this research subject was 8 students in VIII A One State Junior High School of Temanggung. The result showed a description (1) critical thinking stage of students in setting PBL, in clarification the higher level of capacity to think critical students, students can identification information from question fully, can identificatio problem became detailed, and can explored the relationship among the information; (2) a strategy of scaffolding were given by critical thinking stage and TKBK, in assesment, scaffolding had given was given hint/key classically; and (3) transformation characteristic of the critical thinking stage of students after given scaffolding, it because of habituation in setting PBL and scaffolding.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR ALJABAR DALAM MATEMATIKA PADA SISWA SMP KELAS VIII Badawi, Ahmad; Rochmad, Rochmad; Agoestanto, Arief
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 5 No 3 (2016): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v5i3.13100

Abstract

Berpikir aljabar merupakan representasi dari aktivitas maupun kemampuan dalam mempelajari aljabar sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir aljabar siswa SMP Kelas VIII. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan memberikan tes kemampuan berpikir aljabar pada siswa. Selanjutnya berdasarkan hasil tes, siswa dikelompokkan berdasarkan kemampuan berpikir aljabar mereka yang terdiri dari kelompok tingkat tinggi, kelompok tingkat sedang, dan kelompok tingkat rendah. Dari masing-masing kelompok tersebut dipilih dua subjek sebagai perwakilan untuk diwawancara lebih lanjut terkait kemampuan berpikir aljabar mereka. Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan generasional, transformasional, dan level-meta global sudah terlihat pada sebagian siswa kelas VIII. Siswa yang termasuk dalam kelompok tingkat tinggi mempunyai kemampuan generasional, transformasional, dan level-meta global yang cenderung tinggi. Sedangkan siswa dalam kelompok rendah mempunyai kemampuan transformasional yang cenderung rendah, kemampuan generasional yang rendah sampai sedang, dan kemampuan level-meta global yang rendah sampai sedang. Algebraic thinking is a representation of activities and abilities to learn school algebraic. The aim of this research was to determine the ability of eighth grade junior high school students in algebraic thinking. The method used in this research was the qualitative descriptive approach. This research was conducted with giving a test of algebraic thinking skills to the students. Furthermore, based on test results, students are grouped according to their algebraic thinking skills which consists of a high­level group, moderate­level group and low­level group. From each group, two subjects were selected to be interviewed more related their algebraic thinking skills, as a representative for their each group. Analytical results from this research indicated that the ability in generational, transformational, and global meta­level activities is already visible in some eighth grade students. Students were included in the high­level group tend to have high skill in generational, transformational, and global meta­level activities. While students were included in the low­level group tend to have low skill in transformational ability, low to medium skill in generational ability, and low to medium skill in global meta­level ability.
Co-Authors Abdika, Ahmad Ijlal Adi Nur Cahyono Afifah, Siti Atiatul AGUSTINA, SELY Ahmad Badawi, Ahmad Ahmad Musyafak Akbar Dakha Prabowo Amalliyah, Nor Amin Suyitno Annisa Salma Zakiyyah Apriliani, Yustika Rakhma Arie Wahyuni Artanto, Noviesag Ary Woro Kurniasih Asani, Fityan Asih, Tri Sri Noor Aziiza Andanawarih Utoyo Azizia, Ananda Jullailatul Azmi, Kholifatu Ulil Bambang Eko Susilo Bambang Eko Susilo Bambang Eko Susilo Budi Waluya Cahya, Nabella Dwi Cholifah, Cholifah Deby Ashri Khardita Dewi, Ardhyani Yunika Dewi, Elok Tri Kusuma Dewi, Nuriana Rachmani Dr. Masrukan, Dr. Dwijanto Dwijanto Eko Andy Purnomo Endang Retno Winarti ernita, ernita Fathiya, Rina Nurul FAUSTINA, RIZA SILVIA Fifqi Inayah Hamidah . Hamidah Hamidah Hanif Jauhar Noor Hanif Jauhar Noor Hardi Suyitno Harti, Laela Sih Hery Sutarto Hikmah, Al Ihtiani, Ana Ika Fitriani Fitriani Inayah, Fifqi Iqbal Kharisudin Ismail, Aldiansyah Isnarto Isnarto Isnarto Isnarto, Isnarto Isti, Nur Aisyah Iwan Junaedi Iwan Junaedi Jaka Wijaya Kusuma Jatnika, Sugih Nugraha Kartono , Khardita, Deby Khasanah, Nor Khasmarawati, Vinda Khoirunnisa, Farah Dina Khumairoh, Herlina Milatina Kinasih, Sekar Kristina Wijayanti Kristina Wijayanti Latifah, Nana Umi LILIK SUPONO Lilik Supono Lilik Supono Mahfiyah, Amaliyatul Mariani, Scholastika Marissa, Erlinda Isulis Mashuri - Mashuri Mashuri Masrukan Masrukan Masrukan Masrukan Masrukan Masrukan Masturina Hamid, Ellya Miranti, Nawang Kusuma Muchammad Imron Muchtar Adam Muachor Muhammad Fayakuun Muhammad Iqbal Muhammad Kharis Muhammad Kharis Muhammad Rizcky Kurniawan Muhammad Syaiful Rohman Syaiful Muhammad Zuhair Zahid, Muhammad Zuhair Mulyono Mulyono Mulyono Mulyono Mustofa Mustofa Ni’mah, Roudlotin Nino Adhi, Nuriana Rachmani Dewi Noor, Hanif Jauhar Noverianto, Bebyd Nuriana Rachmani Dewi Nuriana Rachmani Dewi (Nino Adhi) Nurintya, Fairusz Hanan Nurintya, Fairuz Hanan Nurkaromah Dwidayati, Nurkaromah Octalia, Rembulan Permata Oktaviyanty, Hetty Pamungkas, Reki Gilang Paradita, Evelyn Paramitha, Witha Permanawati, Fitra Inda Priyanto, Oei Yuda Setiyo Puji Handayani Purnamasari, Agustria Purnomo, Dhidik Joko Putriaji Hendikawati Rakhmawati, Vitania Ratih Kusumawati Ratri Rahayu Riza Arifudin Rochmad - Ruliana Ruliana, Ruliana Saputro, Didik Adi sari, atmira qurnia Savitri, Soviana Nur Savitri, Sukma Nur Scolastika Mariani Septiana, Meli Setiyawan, Ali Akhmad Sopyyev, Ylyas St. Budi Waluya Subarkah, Muhamad Rizki Sugiman Sugiman Sugiman Sukestiyarno Sukestiyarno Sukestiyarno Sukestiyarno Sunarmi Sunarmi Supono, Lilik Syaharani, Erdita Aulia Syarifah, Lailatus T.D. Setyaningsih, T.D. Tania, Nova Tsania Rahma Azzahra Ula Himatul Aliyah Utoyo, Aziiza Andanawarih Vera Dewi Susanti Vera Dewi Susanti Wahyu Nur Annisa Walid Walid, Walid Wardono Wardono Wijaya, Linda Winanti, Kresni Winanti, Kresni Witha Paramitha Wuryanto Wuryanto YL Sukerstriyarno YL Sukestiyarno YL Sukestriyarno Yohanes Leonardus Sukestiyarno Yulianto, Dimas Arif Yuliyani Yuliyani, Yuliyani Yuni Frazwanti Zaenuri Mastur Zulfa Dayyinati Fa'izulloh