Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN VIABILITAS DAN VIGOR BENIH PADI SAWAH (Oryza sativa L.) DENGAN TEKNIK BIOMATRICONDITIONING Stefany Darsan; Gusti Ayu Kade Sutariati; Sarawa Mamma
Jurnal Agroekoteknologi Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/j.agrtek.v10i1.5465

Abstract

This research was aimed to examine and get biomatriconditioning technique that increase viability and seed vigor rice (Oryza sativaL.). This research was conducted at Agronomi Unit of the Laboratory Agrotechnology of Haluoleo University, Kendari from January until March 2013. This research used completely randomized design with factorial. The first factor was the variety: Konawe and Inpari 10, the second factor was biomatriconditioningtechnique Control, Bacillus CKD061+Husk Charcoal Powder, Bacillus CKD061+Powder Red Brick. Serratia CMN 175 + Husk Charcoal Powder, Serratia CMN175+Red Brick powder. For the all numbers there were 14 combination treatments, repeated for 3 times, so the total of experimental units were 42. Replication consisted of 5 polybag so there were 210 plants. Data were analyzed using a manner sidik, followed by Test Honestly Significant Difference. The results showed that the best biomatriconditioning for Konawe varieties was Serratia CMN175 + rice husk powder treatment, while for the Inpari varieties 10 Bacillus CKD061 + husk powder for the both of treatment could be able to improve simultaneity grow, vigor index, relative growth speeds, T50, plant height and number of tillers.Keywords: Bacillus CKD061, P. fluorescensPG01, seed of rice, Serratia
PEMBERDAYAKAN MASYARAKAT DESA AUNUPE DALAM PENGELOLAAN HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN YANG RAMAH LINGKUNGAN Andi Khaeruni; Rahayu Rahayu; Gusti Ayu Kade Sutariati; Tresjia C. Rakian
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.37 KB) | DOI: 10.25077/jhi.v3i1.382

Abstract

Aunupe Village, Wolasi District is one of the villages for the development of organic vegetables in Konawe Selatan Regency. The frequent occurrence of high levels of pest and disease attacks is the main reason for the use of synthetic pesticides that are not justified in organic farming systems. On the other hand, in the same location, there is a group of women farmers who are not productive. Both of these problems can be overcome if the farmer women's group produces quality biological agents that can be utilized by horticultural farmers in an environmentally friendly cultivation system. The implementation of the PKM Program in Aunupe Village is very appropriate as a means and media for transferring technology on how to increase the productivity of environmentally friendly vegetable plants by developing organic farming techniques. Control of pests and plant diseases by using biological agents and botanical pesticides is a wise choice in efforts to increase agricultural production with high economic value while maintaining biodiversity to support sustainable agricultural cultivation, especially in the cultivation of vegetable crops as a source of community nutrition.
PERSISTENSI DAN PEMATAHAN DORMANSI BENIH CABAI RAWIT LOKAL MENGGUNAKAN TEKNIK BIO-INVIGORASI BENIH Jefi Saputra; Riska Audina Amir; Nur Mumin; Gusti Ayu Kade Sutariati
Jurnal Agrotek Tropika Vol 8, No 2 (2020): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 8, MEI 2020
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v8i2.3194

Abstract

Persistence and Breaking of Local Chilli Seed Dormancy Using Seed Bio-Invigoration Techniques. This study aims to evaluate the persistence of local chilli seed dormancy while evaluating seed bio-invigoration techniques that effectively break the dormancy of local chilli. The study consisted of two series of experiments, namely: the persistence test of local chilli. seed dormancy (Series 1) was observed descriptively using a germination indicator for several weeks to reach a germination percentage ≥ 80%. Testing of seed dormancy breakage by seed bio-invigoration technique (Series 2) using a randomized complete design with 3 replications and 7 treatments namely: no treatment (A0), matriconditioning of husk charcoal powder (SAS) + Bacillus sp. CKD061 (A1), matriconditioning SAS + Pseudomonas sp. TBT214 (A2), red brick powder matriconditioning (SBM) + Bacillus sp. CKD061 (A3), matriconditioning SBM + Pseudomonas sp. TBT214 (A4), matriconditioning SAS + Bacillus sp. CKD061 + Pseudomonas sp. TBT214 (A5), and matriconditioning SBM + Bacillus sp. CKD061 + Pseudomonas sp. TBT214 (A6). The results showed that the persistence of local chilli seed dormant cultivars Konsel 1 and Konsel 2 cultivars were 6 weeks. While the dormancy break test on the Konsel 1 cultivar was 2 weeks at A1 treatment with breaking dormancy of 90.00%. While in Konsel 2 cultivar which is 4 weeks in the A6 treatment with breaking dormancy  86.67% which is significantly different from the control. This study shows that A1 treatment can break dormancy of chilli seeds in Konsel 1 cultivar and A6 treatment in Konsel 2 cultivar. 
APLIKASI KONSORSIUM ENDO-RHIZOBAKTERI UNTUK MENINGKATKAN VIGOR BENIH PADI GOGO LOKAL Mudi La; Gusti Ayu Kade Sutariati; Hamriani; Roby
Jurnal Agrotech Vol 11 No 1 (2021)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v11i1.61

Abstract

Penggunaan agens hayati merupakan trend perkembangan pertanian saat ini, diantaranya endo-rhizobakteri. Endo-rhizobakteri mampu menghasilkan hormon tumbuh, melarutkan fosfat dan memfiksasi nitrogen, yang berperan dalam perkecambahan dan perkembangan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan vigor benih padi gogo lokal yang diaplikasi konsorsium endo-rhizobakteri. Penelitian dilakukan di Laboratorium Agroteknologi Unit Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo, Kendari pada bulan April 2018. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap, dengan 5 perlakuan yaitu: kontrol, isolat Be02 + PKLK, isolat Be02 + Bacillus sp. CKD061, isolat PKLK5 + Bacillus sp. CKD061 dan isolat Be02 + PKLK5 + Bacillus sp. CKD061. Setiap perlakuan diulang 3 kali sehingga diperoleh 15 unit percobaan. Pengamatan dilakukan terhadap daya berkecambah, potensi tumbuh maksimum, indeks vigor, keserempakkan tumbuh, kecepatan tumbuh relatif, T50 dan panjang akar. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji DMRTα=0,05. Hasil penelitian konsorsium endo-rhizobakteri mampu meningkatkan viabilitas dan vigor benih padi gogo lokal. Perlakuan konsorsium endo-rhizobakteri isolat Be02 + PKLK5 + Bacillus sp. CKD061 efektif meningkatkan daya berkecambah (25,49%) dan potensi tumbuh maksimum (26,32%) bila dibandingkan dengan kontrol. Perlakuan konsorsium endo-rhizobakteri isolat Be02 + Bacillus sp. CKD061 efektif meningkatkan indeks vigor (36,58%), keserempakkan tumbuh (18,75%), T50 (20,06%) dan panjang akar (42,76%) bila dibandingkan dengan kontrol
EFEKTIVITAS KOMBINASI PUPUK ORGANIK PLUS DAN ANORGANIK BERBASIS LEISA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH Nurul Fadillah; Gusti Ayu Kade Sutariati; Tresjia Corina Rakian
Jurnal Agrotech Vol 11 No 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v11i2.75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pengaruh teknik LEISA terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah lokal di Kota Baubau, mengkaji bagaimana pengaruh teknik LEISA terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah lokal di Kota Baubau dan mengkaji perlakuan yang memberi pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah lokal di Kota Baubau. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Lapangan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 (SMKN 5) Kecamatan Gonda Baru, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara yang berlangsung pada bulan November 2020 sampai Februari 2021. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Tunggal (RAK) dengan perlakuan Teknik LEISA yang terdiri atas 6 (enam) taraf yaitu P0=Tanpa aplikasi, P1=Pupuk Organik 5 ton ha-1, P2=Pupuk NPK Majemuk 250 kg ha-1, P3= Pupuk Organik 5 ton ha-1 + Pupuk NPK Majemuk 250 kg ha-1, P4= Pupuk Organik 5 ton ha-1 + 1/ 2 Pupuk NPK Majemuk 250 kg ha-1, P5= Pupuk Organik 5 ton ha-1 + 1/ 4 Pupuk NPK Majemuk 250 kg ha-1 .Dengan demikian setiap perlakuan diulang 3 kali, sehingga terdapat 18 unit percobaan. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, berat kering, jumlah umbi, berat umbi dan produksi per petak. Data hasil pengamatan dianalisis ragam dan data yang menunjukkan pengaruh nyata atau sangat nyata dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (UJBD) pada taraf nyata α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LEISA mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah terutama pada variabel jumlah daun, jumlah anakan, bobot kering tanaman, jumlah umbi, berat umbi dan produksi per petak. Perlakuan sistem LEISA terbaik diperoleh pada perlakuan Pupuk Organik 5 ton ha-1 + Pupuk NPK Majemuk 250 kg ha-1 (P3) dengan dibandingkan dengan kontrol.
PKM KELOMPOK BUDIDAYA TANAMAN TEMU-TEMUAN DAN EMPON-EMPON UNTUK MENINGKATKAN DAYA TAHAN TUBUH DI MASA PANDEMI COVID-19 Gusti Ayu Kade Sutariati
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.791 KB) | DOI: 10.29303/jsit.v2i1.24

Abstract

Pengembangan tanaman temu-temuan dan empon-empon organik memiliki prospek yang sangat cerah dan menjanjikan karena terbukti mampu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap berbagai penyakit termasuk virus. Kondisi dunia saat ini yang tengah dilanda pandemi coronavirus disease 2019 (covid-19), memerlukan perhatian serius dari semua komponen masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam memerangi wabah ini. Salah satunya adalah melalui upaya masyarakat itu sendiri dalam memerangi virus dengan mengkonsumsi makanan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh seperti jenis temu-temuan dan empon-empon, sehingga tubuh tetap sehat dan fit. Sampai saat ini, sebagian besar masyarakat menanam tanaman temu-temuan dan empon-empon terbatas hanya untuk memenuhi kebutuhan pribadi, padahal jenis tanaman ini dapat dikembangkan lebih luas dalam skala komersial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (Program Kreativitas Masyarakat Internal) ini, dilaksanakan dengan tujuan membantu memberikan pengertian dan pemahaman kepada peserta tentang besarnya manfaat tanaman temu-temuan dan empon-empon sebagai bahan obat-obatan herbal yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap berbagai infeksi penyakit termasuk yang disebabkan oleh virus seperti Covid-19. Sasaran PKMI ini adalah ibu-ibu Kelompok Dasawisma Mepokoaso di Kelurahan Tobimeita Kecamatan Abeli Kota Kendari. Metode kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan dan bimbingan teknis budidaya tanaman temu-temuan dan empon-empon berbasis teknologi ramah lingkungan. Masyarakat sasaran sangat antusias mengikuti kegiatan ini, mereka menyatakan akan meneruskan kegiatan secara mandiri. Luaran kegiatan PKMI ini adalah peningkatan keberdayaan kelompok tani sasaran, eksistensi dan keberlanjutan usaha agribisnis tanaman temu-temuan dan empon-empon organik yang berimplikasi pada peningkatan pendapatan kelompok tani sasaran, artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal nasional (Jurnal Pepadu), dan penerbitan artikel pada media cetak/elektronik.
Pengaruh Amelioran terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Laode Afa; Andi Bahrun; Gusti Ayu Kade Sutariati; Abdul Syarif
Jurnal Media Pertanian Vol 7, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jagro.v7i2.167

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh bahan amelioran yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman cabai rawit. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 4 perlakuan bahan amelioran yaitu tanpa bahan amelioran (B0), biochar kulit buah durian 4 t ha-1(B1), biochar sekam padi 4 t ha-1 (B2), pupuk kandang sapi 4 t ha-1 (B3). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi biochar dan pupuk kandang sapi sebagai amelioran mampu meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun total, indeks luas daun, jumlah buah, berat buah, dan produktivitas tanaman cabai rawit. Peningkatan produktivitas tanaman cabe rawit dengan aplikasi pupuk kandang sapi, biochar kulit buah durian dan biochar sekam padi dosis 4 t ha-1 yaitu berturut-turut masing-masing sebesar 83%, 70%,  dan 64 % dibandingkan dengan tanpa perlakuan.
Effect of Interaction Straw Mulch and Organic Plus Fertilizer on Growth Soybean (Glycine max L.) Nirdahayu Nirdahayu; La Ode Safuan; La Ode Afa; Gusti Ayu Kade Sutariati1
Tekper : Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Pertanian Vol 3, No 1 (2022): April - Tekper : Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Pertanian
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/tekper.v3i1.28049

Abstract

The research aims to determine the interaction effect of the dose of straw mulch and organic plus fertilizer on the growth of soybean (Glycine max L.) on marginal dry land. This research was conducted from August to December 2021 at the research area of the Agriculture Faculty, Halu Oleo University, Kendari, Southeast Sulawesi. The research design used was a Split Plot arranged in a Randomized Block Design. The main plot was straw mulch (M) consisting of three levels, i.e., without straw mulch (M0), 4 tons ha-1 (M1), and 8 tons ha-1(M2); and Sub-plots were plus organic fertilizer (P) consisting of four levels, namely without plus organic fertilizer (P0); 2.5 tons ha-1(P1); 5 tons ha-1, (P2); and 7.5 tons ha-1 (P3). The measured variable is plant height, number of leaves, leaf area, dry weight of root, dry weight of shoot, and . The analysis of data using ANOVA, if The result of significant (Fhit> Ftab) continues with the DMRT test on α=0.05. The results showed that the treatment of Straw mulch 8 tons ha-1 and organic fertilizer 7.5 tons ha-1 resulted in the highest soybean growth. 
Biopriming benih dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah (Arachis hypogeae L.) La Mudi; Gusti Ayu Kade Sutariati; Nur Hidayat; Faradilla Faradilla; Rusmini Rusmini; Budi Winarni
Agrovigor Vol 15, No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrovigor.v15i2.14664

Abstract

Ketersediaan benih kacang tanah bermutu di kalangan petani sangat rendah sehingga mengharuskan petani menggunakan benih hasil panen sendiri sebagai sumber benih dengan mutu benih rendah. Oleh karena itu, diperlukan teknologi biopriming benih dengan memanfaatkan rizobakteri yang mampu menghasilkan hormon tumbuh berupa IAA, melarutkan fosfat dan memfiksasi nitrogen sehingga akan berdampat terhadap peningkatan hasil tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas perlakuan biopriming benih menggunakan rizobakteri untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Agroteknologi Unit Agronomi dan Laboratorium Lapangan Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo, bulan April sampai Juni 2019. Penelitian disusun menggunakan rancangan petak terpisah pola rancangan acak kelompok. Petak utama yaitu varietas lokal terdiri 2 taraf:  varietas lokal Muna 1 dan 2. Anak petak yaitu teknik biopriming benih terdiri 4 taraf: tanpa perlakuan, isolat PKLK7, Bacillus sp. CKD061 dan isolat PKLK7 + Bacillus sp. CKD061. Variabel pengamatan meliputi: tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah polong, jumlah polong bernas dan jumlah biji. Data pengamatan dianalisis menggunakan anova dan dilanjutkan dengan uji BNTα=0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan varietas lokal Muna 2 memberikan hasil tertinggi terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tanah. Sementara perlakuan biopriming benih menggunakan rizobakteri isolat PKLK7 + Bacillus sp. CKD061 memberikan hasil tertinggi terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah polong dan jumlah polong isi. Sementara perlakuan interaksi tertinggi terhadap jumlah polong isi diperoleh pada varietas lokal Muna 2 yang diberi perlakuan isolat PKLK7 + Bacillus sp. CKD061 sebesar 55.00 butir bila dibandingkan dengan  tanpa perlakuan baik pada varietas lokal Muna 1 dan 2.
PKM Budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan Pengolahannya untuk Meningkatkan Imun Tubuh di Masa Pandemi Tresjia C Rakian; Waode Nuraida; Rian Arini; Andi Awaluddin; Muhidin Muhidin; Gusti Ayu Kade Sutariati; Sitti Leomo; Mani Yusuf
Prima Abdika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2022): Volume 2 Nomor 4 Tahun 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v2i4.2193

Abstract

Cultivation of medicinal plants in the garden system can meet the needs of increasing the immune system for the people of Jati Bali Village. The purpose of this community service activity is to provide knowledge to the community about the cultivation of medicinal plants and spices in the garden system as well as the manufacture of liquid organic fertilizer from household waste as an alternative to meeting the needs of increasing the immune system during a pandemic. Activities that have been carried out to achieve the objectives of the Internal Community Partnership Program (PKMI) are through mass and group outreach to partners, training, and plot demonstrations. Through this activity, partners in Jati Bali Village have been able to cultivate medicinal plants and spices in the dasa wisma garden system. Partners who are actively involved in the activity have been able to produce liquid organic fertilizer from household waste.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Madiki Abdul Madiki Abdul Madiki Abdul Madiki Abdul Rahman Abdul Syarif Abdul Wahab Achmad, Fariz Afa, Musadia Agustina AGUSTINA -, AGUSTINA Ahmad Gyn’nandi, Helmi Anaway F, Anaway F Andi Awaluddin Andi Bahrun Andi Bahrun ANDI KHAERUNI Andi Khaeruni Andi Khaeruni Andi Khaeruni Andi Khaeruni Andi Khaeruni ANDI NURMAS, ANDI Andini Sundowo ANIMA HISEIN, WAODE SITI ARIANI, RETNO WULAN Arief, Nurjanna Arini, Rian Arsy Aysyah Anas Asnani Asnani Asniah Asniah Asri Razad Baharum, Syarul Nataqain Baru Sadarun Budi Winarni Corina Rakian, Tresjia Dedi Erawan Dewi Nurhayati Yusuf DEWI NURHAYATI YUSUF DIRVAMENA BOER, DIRVAMENA Fahyudin, Fahyudin Faradilla Faradilla Fitrianti Handayani Fristiohady, Adryan GUSNAWATY HS, GUSNAWATY Gusti Ngurah Adhi Wibawa Gusti Ngurah Adhi Wibawa Gusti Ngurah Adi Wibawa Gusti R. Sadimantara Gusti R. Sadimantara Guyasa, I Made Halim Halim, Halim Hamriani Handayani, Fitrianti Handayani, Fitrianti Hariani, Ni Kadek Dwi Hariyani Haslianti Haslianti, Haslianti Hijria, Hijria Hisein, Waode Siti Anima I Kadek Pande Prasetia W I Made Guyasa Idin, Sahidin Idrus Salam Jefi Saputra Jendri Mamangkey Kadek Pande Prasetia Wiguna, I La Mudi LA MUDI, LA La Ode Safuan La Ode Safuan La Ode Santiaji Bande La Ode Santiaji, La Ode Laode Muhammad Harjoni Kilowasid LD MUHAMMAD ALI KARSA, LD MUHAMMAD Leomo, Siti Leomo, Sitti Lisnawati, Andi Mani Yusuf Maratul Hamidah, Ida Marina Silalahi Marsuki Iswandi, Marsuki Mirza Arsiaty Arsyad, Mirza Arsyad MUBAYYINUL HAQ, MUBAYYINUL MUHAMMAD TAUFIK Muhidin Muhidin Ningsi Umar, Marnia Nini Mila Rahni Nini Mila Rahni Nini Mila Rahni Nini Milarahni Nirdahayu Nirdahayu NOVITA SOPACUA, NOVITA Nur Hidayat Nur Mumin Nur Santy Asminaya Nuraeni Nuraeni Nuraida, Waode Nurul Fadillah Prasetia Wiguna, I Kadek Pande Putri, Novita Pramahsari Rachmawati Hasid Rahayu Rahayu Rakian, Tresjia C Rakian, Tresjia C. Rasul Mandia Resman Resman Reynara Lapomi, Malvin Rian Arini Rian Arini, Rian Arini Riska Audina Amir Rita Manullang, Riama Roby Rusli Badaruddin Rusmini Rusmini Rusmini Rusmini Rusmini S. Ilyas Sadimantara, Gusti Ray SAHTA GINTING, SAHTA SARAWA MAMMA Satrah, Vit Neru Satrah, Vit Neru SATRIYAS ILYAS Sitti Leomo Sitti Leomo SITTI LEOMO SRI WANGADI, SRI STEFANY DARSAN, STEFANY Sudarsono SUDIARSIH, TIRA SYAMSU ALAM Syamsuddin Syamsuddin TAKDIR SAILI Tanza Nirmala Teguh Wijayanto Tresjia C Rakian Tresjia C Rakian Tresjia C. Rakian Tresjia Corina Rakian TRESJIA CORINA RAKIAN Tresjia Corina Rakian TRESJIA CORINA RAKIAN, TRESJIA CORINA Tresjian Corina Rakian, Tresjia Rakian Uli Fermin, Uli Fermin Waode Nuraida Waode Nuraida Waode Nuraida Waode Nuraida, Waode Nuraida Waode Siti Anima Hisein Wibawa, Gusti Ngurah Adhi Wibawa, Gusti Ngurah Adi Widanta, I Made Widodo Widodo Yodha, Agung Wibawa Mahatva Yundari, Yundari Yusuf, Dewi Nurhayati Zahrima, Zahrima Zainal Abidin ZUL’AIZA, ZUL’AIZA