Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Antara Status Gizi dan Lingkar Pinggang pada Civitas Akademika di Universitas Yarsi dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Jiwandani, Rizka Zahra; Wuryanti, Sri; Arifandi, Firman; Asiah, Nur
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i12.32640

Abstract

Nutritional status is an important health indicator that can be assessed through Body Mass Index (BMI), however this parameter has limitations in describing visceral fat distribution associated with metabolic disease risk. Waist circumference is a more sensitive indicator for identifying central obesity. This study aims to determine the description of nutritional status, waist circumference, and the relationship between nutritional status and waist circumference among the academic community at YARSI University and its review according to Islamic perspective. This study is a quantitative analytic research with cross-sectional design involving 74 respondents aged 20-60 years. Primary data were obtained through direct measurements using stature meter, body weight scale, and measuring tape. Data analysis used univariate analysis and bivariate analysis with Spearman correlation test. The results showed that 75.6% of respondents had excess nutritional status with obesity II (45.9%) and obesity I (29.7%), exceeding the national prevalence of 21.8%. The majority of respondents had excess waist circumference, namely 51.4% women (>80 cm) and 29.7% men (>90 cm). The relationship between BMI and waist circumference overall was not significant (r = 0.172; p = 0.144), but showed a moderate and significant positive relationship in the analysis based on gender, namely men (r = 0.544; p = 0.005) and women (r = 0.569; p = 0.000). This study concludes that BMI cannot be used alone in assessing body fat distribution, therefore waist circumference measurement needs to be used as an additional indicator to detect central obesity risk. From an Islamic perspective, maintaining nutritional balance is an implementation of the principles of halalan tayyiban and the prohibition of isrāf as commanded in the Qur'an.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Obesitas pada Siswa-Siswi SMAI Panglima Besar Soedirman 1 Bekasi dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Rahmawati, Kus Fanisa; Rifqatussa’adah, Rifqatussa’adah; Arsyad, Arsyad; Sari, Siti Maulidya; Arifandi, Firman
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i1.63638

Abstract

Obesity among adolescents is a growing public health problem that can have long-term impacts on quality of life. This study aimed to identify factors associated with obesity prevention behavior among students of SMAI Panglima Besar Soedirman 1 Bekasi and to review these factors from an Islamic perspective. This study employed a quantitative method with a cross-sectional design. The study population consisted of tenth- and eleventh-grade students, with a total sample of 220 respondents selected using proportionate stratified random sampling. Data were collected through a questionnaire that had been tested for validity and reliability, and were analyzed using the Chi-Square test. The results showed that the majority of respondents demonstrated good obesity prevention behavior (53.2%). Bivariate analysis indicated significant associations between obesity prevention behavior and family history of disease (p = 0.046), knowledge (p = 0.017), attitude (p = 0.021), dietary patterns (p = 0.040), peer support (p = 0.008), school facilities (p = 0.034), and the use of information technology for body weight monitoring (p = 0.011). Social support and the utilization of technology were found to play important roles in encouraging healthy behaviors among adolescents. In conclusion, obesity prevention behavior is influenced by individual, social, environmental, and technological factors. From an Islamic perspective, obesity prevention aligns with the teachings of balance, avoiding excess in eating and drinking, and maintaining health as a trust from Allah SWT.
Hubungan Kualitas Tidur dengan Prevalensi Anemia pada Remaja Putri di Desa Medong Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten Julitiana, Anandra; Donanti, Elita; Purnamasari, Endah; Arifandi, Firman
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i6.4915

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja dengan rentang usia 10-19 tahun adalah fase penting untuk membangun kualitas tidur yang baik. Tidur berkualitas mendukung regenerasi sel, metabolisme, serta pembentukan hemoglobin, protein penting pengangkut oksigen dalam darah. Data menunjukkan prevalensi gangguan tidur di Indonesia adalah 10% dari jumlah penduduk, yaitu sekitar 28 juta jiwa. Anemia merupakan kondisi rendahnya kadar hemoglobin, umum terjadi pada remaja putri akibat faktor seperti menstruasi dan kurangnya asupan zat besi. Data menunjukkan prevalensi anemia meningkat dari 21,7% pada 2013 menjadi 32% pada 2018% di Indonesia. Penelitian sebelumnya membuktikan hubungan antara kualitas tidur buruk dengan anemia. Oleh karena itu, studi ini mengkaji hubungan kualitas tidur dengan prevalensi anemia pada remaja putri di desa Medong, kabupaten Pandeglang, provinsi Banten. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi adalah remaja putri di desa Medong, kabupaten Pandeglang. Responden dalam penelitian ini adalah 30 remaja putri desa Medong, kabupaten Pandeglang yang berusia 12-18 tahun. Data dikumpulkan dengan menggunakan data primer melalui kuesioner dan pemeriksaan hb menggunakan alat ukur yang mencakup variabel kualitas tidur dan status anemia. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara kualitas tidur yang buruk dengan prevalensi anemia (p<0,05). Faktor lingkungan dan aktivitas sehari-hari, serta pola tidur yang tidak teratur, seperti tidur larut malam dan durasi tidur yang kurang, menjadi faktor utama yang mempengaruhi risiko anemia. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah kualitas tidur yang buruk berkontribusi pada tingginya prevalensi anemia pada remaja putri di desa Medong, kabupaten Pandeglang, provinsi Banten. Implementasi nilai-nilai Islam terkait pola tidur dapat menjadi strategi preventif yang efektif untuk meningkatkan kualitas tidur dan mencegah anemia.
Hubungan Penyalahgunaan Narkoba terhadap Gejala Gangguan Jiwa Mantan Pengguna di Yayasan Sahabat Rekan Sebaya dan Tinjaunnya Menurut Pandang Islam Akbar, Ghozy; Djannatun, Titiek; Arifandi, Firman
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i6.5044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penyalahgunaan narkoba dan gejala gangguan jiwa pada mantan pengguna yang tergabung dalam komunitas Sahabat Rekan Sebaya. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara penyalahgunaan narkoba dan munculnya gejala gangguan jiwa. Seluruh responden dalam penelitian ini adalah laki-laki dengan rentang usia terbanyak antara 24–29 tahun. Sebagian besar responden memiliki latar belakang pendidikan SMA/SLTA/SMK dan penghasilan di bawah UMR. Dukungan sosial dan lingkungan positif, seperti yang disediakan oleh komunitas Sahabat Rekan Sebaya, terbukti memainkan peran penting dalam mendukung pemulihan dan stabilisasi kondisi mental mantan pengguna narkoba. Studi ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan holistik, termasuk dukungan sosial, dalam proses pemulihan dari penyalahgunaan narkoba.
Hubungan Antara Computer Vision Syndrome (CVS) dengan Tension Type Headache (TTH) pada Mahasiswa Skripsi Fakultas Kedokteran Angkatan 2022 Universitas Yarsi dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Erizal, Sendy Shafakarina; Dewi, Karina; Prasetyo, Edi; Arifandi, Firman
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i3.3382

Abstract

Latar belakang: Penggunaan perangkat digital seperti komputer, laptop, dan smartphone semakin meningkat di kalangan mahasiswa, khususnya mahasiswa kedokteran yang sedang menyelesaikan skripsi. Paparan layar dalam waktu lama dapat menyebabkan Computer Vision Syndrome (CVS) yang ditandai dengan keluhan mata lelah, penglihatan kabur, dan sakit kepala. Kondisi ini diduga berkaitan dengan munculnya Tension Type Headache (TTH), yaitu nyeri kepala primer yang umum terjadi pada usia produktif, sehingga mahasiswa menjadi kelompok yang berisiko mengalami kedua kondisi tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Computer Vision Syndrome (CVS) dengan Tension Type Headache (TTH) pada mahasiswa skripsi Fakultas Kedokteran angkatan 2022 Universitas YARSI. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 86 mahasiswa dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner CVS-Smart untuk menilai CVS dan kriteria ICHD-3 untuk menentukan TTH, kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact Test menggunakan SPSS. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan prevalensi CVS sebesar 76,7% dan prevalensi TTH sebesar 88,4%. Sebanyak 69,8% responden mengalami CVS dan TTH secara bersamaan. Namun, hasil uji Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p = 0,232 (p>0,05), sehingga tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara CVS dan TTH pada mahasiswa skripsi Fakultas Kedokteran Universitas YARSI. Kesimpulan: Meskipun prevalensi CVS dan TTH pada mahasiswa skripsi tergolong tinggi, penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kedua kondisi tersebut. Faktor lain seperti stres, postur tubuh, kualitas tidur, dan gaya hidup kemungkinan memiliki peran lebih besar dalam terjadinya TTH.
Hubungan Stress Level Terhadap Tension-Type Headache (TTH) pada Mahasiswa Skripsi Fakultas Kedokteran Angkatan 2022 Universitas Yarsi dan Tinjauannya dalam Pandangan Islam Fitriani, Salwa Sabia; Dewi, Karina; Prasetyo, Edi; Arifandi, Firman
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i3.3383

Abstract

Latar belakang: Tension-Type Headache (TTH) merupakan salah satu jenis nyeri kepala primer yang paling sering terjadi di masyarakat dan sering dikaitkan dengan faktor psikologis, terutama stres. Mahasiswa kedokteran yang sedang menjalani proses penyusunan skripsi berpotensi mengalami stres akibat tuntutan akademik yang tinggi, sehingga dapat memicu keluhan fisik seperti TTH. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui hubungan antara stress level dengan kejadian TTH pada mahasiswa skripsi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stress level terhadap kejadian Tension-Type Headache (TTH) pada mahasiswa skripsi Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif observasional dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah mahasiswa skripsi Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 86 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) untuk mengukur tingkat stres dan kriteria diagnosis ICHD-3 untuk mengidentifikasi TTH. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Correlation dan Chi-Square dengan bantuan software SPSS. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami moderate stress (86%) dan sebagian besar mengalami TTH (88,4%). Namun, hasil uji Spearman menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara stress level dan TTH (p = 0,728). Sebaliknya, terdapat hubungan signifikan antara TTH dengan Indeks Massa Tubuh (p = 0,011) dan pola tidur (p = 0,007). Kesimpulan: Stress level tidak memiliki hubungan signifikan dengan kejadian Tension-Type Headache pada mahasiswa skripsi Fakultas Kedokteran Universitas YARSI. Faktor lain seperti IMT dan pola tidur memiliki hubungan yang lebih signifikan terhadap kejadian TTH.
Hubungan Antara Tingkat Stress dengan Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Arista, Kesya Nabila; Ferlianti, Rika; Arifandi, Firman
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 3 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i3.5665

Abstract

Gastritis merupakan salah satu gangguan pada sistem pencernaan yang cukup sering terjadi pada masyarakat, termasuk pada kelompok remaja. Kondisi ini dapat dipicu oleh berbagai faktor seperti pola makan yang tidak teratur, infeksi bakteri, serta faktor psikologis seperti stres. Remaja sebagai kelompok usia yang sedang mengalami perubahan biologis dan psikologis sering menghadapi tekanan akademik, sosial, dan emosional yang berpotensi meningkatkan tingkat stres. Stres yang tidak terkelola dengan baik dapat memicu peningkatan produksi asam lambung sehingga berkontribusi terhadap terjadinya gastritis. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji hubungan antara tingkat stres dengan kejadian gastritis pada remaja serta meninjaunya dari perspektif kesehatan dan nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan kejadian gastritis pada siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86 Cilandak serta meninjaunya menurut pandangan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional dan pendekatan deskriptif korelasi. Populasi penelitian adalah siswa/i kelas IX dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) untuk mengukur tingkat stres serta kuesioner gejala gastritis. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kategori stres sedang sebanyak 24 orang (60%) dan gejala gastritis sedang sebanyak 24 orang (60%). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kejadian gastritis dengan nilai p-value = 0,033 (p < 0,05) dan koefisien korelasi –0,337. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat stres dengan kejadian gastritis pada siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86 Cilandak, sehingga pengelolaan stres pada remaja menjadi penting untuk mencegah gangguan kesehatan, khususnya pada sistem pencernaan.
Hubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Nurpanji, Farrahanim Pyka; Ferlianti, Rika; Arifandi, Firman
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 4 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i4.5737

Abstract

Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan pola makan terhadap kejadian gastritis pada siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, serta meninjau permasalahan tersebut dari perspektif Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan pola makan dan riwayat kejadian gastritis, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis data membuktikan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan pola makan dengan kejadian gastritis, di mana siswa/i dengan pengetahuan pola makan rendah memiliki risiko lebih besar mengalami gastritis dibandingkan dengan siswa/i yang memiliki pengetahuan pola makan baik. Pembahasan penelitian ini juga dikaitkan dengan ajaran Islam yang menekankan pentingnya pola makan yang halalan thayyiban, tidak berlebihan, dan teratur sebagai upaya menjaga kesehatan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutan serta penguatan nilai-nilai Islami dalam membentuk kebiasaan makan yang sehat pada siswa/i.
Co-Authors -, Faiq Syafriansyah Aan Royhan Akbar, Ghozy Almaudoody, Daffa Naufal Hamid An-Nisa, Hamida Ardi, Raihan Ardini, Putri Arista, Kesya Nabila Arsyad Arsyad Aryenti Astiningtyas, Widya Ayu Ayu Andriani, Ayu Azzahir, Raihan Rahmat Bambang Poerwantoro Batubara, Lilian Belia, Citra Berliannissa Diva Irvadianis Budiman, Reval Setya Aji Chandra, Natasya Citra Fitri Agustina, Citra Fitri Damayanti, Ndaru Andri Deria Zahra Fatihah Dewi, Intan Keumala Dina Yustisi Yurista Donanti, Elita Edi Prasetyo Edward Syam Elsye Souvriyanti, Elsye Endah Purnamasari Endang Purwaningsih Endy Muhammad Astiwara Erizal, Sendy Shafakarina Evans, Gunterus Faizar, Fathia Azzahra Ferlianti, Rika Firdaus, Fiqri Nurul Fitriani, Salwa Sabia Halida, Ezayffa Hizfar Hardjanti, Ambar Hasibuan, Faizal Drissa Helena Khairunnisa, Diandra Hermi, Permata Hidayah, Adira Hayyu Putri Jiwandani, Rizka Zahra Julitiana, Anandra Karina Dewi, Karina Karina Nurul Syifa Gita Shafira Kartika Rachmadini, Agisni Kenconoviyati Keumala Dewi, Intan Kresna, Amelia Laginta Revilosa Zilmi Linda Armelia Linda Weni Maharsih, Eri Dian Marsiati, Himmi Nabiilah Ayu Anisah Nabilah Suri, Sakina Noor Achmad Nunung Ainur Rahmah Nur Asiah Nurhidayati, Ida Ratna Nurmarida Asriani, Salfa Nurpanji, Farrahanim Pyka Nurwijayanti Pramesti, Indah Putri, Rafischa Rahmawati, Kus Fanisa Rahmi, Hastuti Ramadhan, Rayhan Ramirez, Igor rein, virjinea hawani Riani, Siti Nur Rifqatussa’adah, Rifqatussa’adah Riyani, Anggita Yayang robbi, dzikri robbi Rostiana, Ajeng Nita Saleh, Muhammad Fathurrahman Samudra, Galih Jati Bintang Sari, Siti Maulidya Setyo Mahanani Soraya, Aulia Ramadhani Sri Wuryanti Subing, Hesty Juni Tambuati TITIEK DJANNATUN Widianti Mukaromah, Dian Wijayanti, Erlina Yoviono, Firza Yurika Sandra Zuhdi, Akram Ushaim