Claim Missing Document
Check
Articles

Karakteristik Anak Penderita Tuberkulosis Paru Usia 0-14 Tahun di Puskesmas Cempaka Putih Tahun 2019 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Helena Khairunnisa, Diandra; Damayanti, Ndaru Andri; Arifandi, Firman
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 12 (2024): August 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i12.4308

Abstract

Pendahuluan: Tuberkulosis paru merupakan penyakit infeksi menular yang menyerang parenkim paru dan disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Anak-anak lebih berisiko daripada orang dewasa dalam penyebaran tuberkulosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik tuberkulosis paru pada anak usia 0-14 tahun. Metode: Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Data yang diambil adalah data sekunder dengan analisis uji univariat. Populasi pada penelitian ini adalah pasien tuberkulosis paru anak usia 0-14 tahun di Puskesmas Cempaka Putih periode Januari - Desember 2019 dengan teknik pengambilan total sampling. Hasil: Jumlah anak penderita tuberkulosis paru usia 0-14 tahun di Puskesmas Cempaka Putih tahun 2019 adalah 26 pasien. Sebanyak 12 pasien (46%) berusia 1-5 tahun. Pasien yang berjenis kelamin perempuan berjumlah 15 orang (58%). Sebanyak 18 pasien (69%) memiliki riwayat imunisasi BCG dan sebanyak 14 pasien (54%) memiliki status gizi yang baik. Sebanyak 19 pasien (73%) mengalami positif uji tuberkulin dan sebanyak 11 orang (42%) mengalami batuk kronik ≥ 2 minggu. Pembesaran kelenjar limfe kolli, aksila, inguinal dialami oleh 8 orang (31%). Kesimpulan: Jumlah penderita tuberkulosis paru anak di Puskesmas Cempaka Putih tahun 2019 adalah 26 pasien. Sebagian besar pasien memiliki riwayat imunisasi BCG dan status gizi yang baik. Paramater skoring yang paling banyak dialami pasien adalah uji tuberkulin positif, batuk kronik ≥ 2 minggu, dan pembesaran kelenjar limfe kolli, aksila, inguinal. Islam menganjurkan untuk berobat dan bersabar dalam menghadapi penyakit menular. Imunisasi dalam Islam hukumnya mubah.
Efektivitas Ekstrak Daun Teratai (Nymphaea pubescen L) Dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Shigella dysenteriae dan Tinjaunnya Menurut Pandangan Islam Zuhdi, Akram Ushaim; Keumala Dewi, Intan; Arifandi, Firman
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 12 (2024): August 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i12.4341

Abstract

Teratai merupakan tanaman air (hidrofit) yang secara alami hidup mengapung di ekosistem perairan, terutama ekosistem rawa. Teratai memiliki khasiat sumber potensial fitokimia dan digunakan untuk aktivitas farmakologis termasuk antikanker, regulasi gastrointestinal, efek imunomodulator, anti-inflamasi dan berbagai efek lainnya. Biji dan daun teratai di gunakan sebagai ramuan obat tradisional seperti obat diare. Shigella telah menunjukkan perubahan pola kerentanan antibiotik. Bakteri ini secara progresif menunjukkan resistensi terhadap berbagai antibiotik yang terutama digunakan dalam pengobatan diare. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui efektivitas ekstrak daun teratai (Nymphaea pubescen L) sebagai antibakteri terhadap bakteri Shigella dysenteriae. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimental dengan metode disk diffusion. Penelitian ini menggunakan empat konsentrasi yaitu 3.000 ppm, 6.000 ppm, 15.000 ppm, dan 25.000 ppm serta kontrol positif antibiotik ciprofloxacin dan kontrol negatif emulgator CMC kemudian diujikan terhadap bakteri Shigella dysenteriae dan di ukur besar zona hambat yang terbentuk pada MHA. Zona hambat terbentuk pada konsentrasi 15.000 ppm dan 25.000 ppm dan memiliki zona hambat yang bervariasi pada 3 kali pengulangan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa diameter zona hambat yang di hasilkan oleh ekstrak daun teratai 25.000 ppm lebih besar di bandingkan perlakuan lain nya pada bakteri Shigella dysenteriae
Hubungan Antara Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Dengan Status Gizi Balita di Wilayah Kelurahan Rawasari Cempaka Putih Jakarta Pusat Serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Berliannissa Diva Irvadianis; Donanti, Elita; Arifandi, Firman
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 12 (2024): August 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i12.4356

Abstract

Pada tahun 2018, dilaporkan bahwa prevalensi gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada balita di wilayah Asia Tenggara mencapai 28,7%. Indonesia, sebagai salah satu negara di wilayah tersebut, tercatat sebagai negara ketiga dengan prevalensi tertinggi anak yang mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan, dengan rata-rata sebesar 36,4% dalam rentang tahun 2005-2017. Faktor penyebab melibatkan ketidakseimbangan antara lain asupan makanan dan kebutuhan balita, serta pengetahuan ibu yang berperan besar dalam mengatasi masalah gizi anak. Data pada tahun 2020 menunjukkan bahwa Jakarta Pusat menjadi penyumbang ketiga tertinggi dengan 989 balita yang memiliki gizi kurang dari total 6.047 balita di wilayah Jakarta. Dilakukannya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu mengenai gizi terhadap status gizi balita di wilayah Kelurahan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Metode penelitian ini menerapkan analisis rancangan cross-sectional dengan pengambilan sampel menggunakan quota sampling yang diambil sebanyak 30 responden ibu yang memiliki balita berusia 12-59 bulan. data diperoleh melalui kuesioner dan pemeriksaan antropometri. Analisis dilakukan dengan uji chi-square dalam dimensi univariat dan bivariat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai p-value=1,000, yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dan status gizi balita. Peran ibu sebaiknya menerapkan pengetahuan gizi pada anak dengan memperhatikan frekuensi, jenis, dan jumlah asupan makanan balita. Pemerintah desa juga sebaiknya memantau status gizi anak balita melalui pengukuran antropometri secara berkala, dengan kerja sama pihak kesehatan atau kader untuk memberikan informasi tentang makanan seimbang.
Implementasi Metode Tafsir Maudhu’i dalam Prinsip Pola Makan Sehat dan Gizi Seimbang Arifandi, Firman; Endy, Endy Muhammad Astiwara
Majalah Sainstekes Vol. 11 No. 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/ms.v11i2.4721

Abstract

It is extremely hoped that the Qur'an can be the main solution in answering all issues throughout the ages. To fulfill these expectations requires the formulation of new thoughts regarding the methods used in interpreting the Koran, which are currently believed to be the best solution for every new issue or problem. This new method is now known as the maudhu'i tafsir method or thematic tafsir. This research aims to see to what extent the verses of the Al-Qur'an using the Maudhu'i interpretation approach talk about healthy eating patterns and the nutritional content of food that humans need in accordance with the perspective of health science. Humans need various types of nutrition to maintain their health and immune system. The source of nutritional intake is generally obtained through food. The method used in this research is qualitative research using a Maudhu'i interpretation approach strengthened by other literature studies such as books, journals, encyclopedias, documents, and so on. The results of the research show that there are several verses in the Al-Qur'an which, when viewed from a health science approach, are connected to healthy eating patterns and fulfilling human nutritional needs ranging from carbohydrates, protein, minerals, and other.
Hubungan Jenis Pola Asuh dengan Status Gizi Balita di Wilayah Kelurahan Rawasari Cempaka Putih Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Soraya, Aulia Ramadhani; Donanti, Elita; Arifandi, Firman
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i1.4344

Abstract

Status gizi balita adalah tanggung jawab penting yang harus dipenuhi oleh setiap orang tua. DKI Jakarta pada tahun 2020, terdapat 6.047 balita yang teridentifikasi mengalami kekurangan gizi. Salah satu faktor eksternal terhadap status tingkat gizi anak dapat dipengaruhi oleh pola asuh dan pengetahuan ibu khususnya mengenai gizi, sikap dan perilaku. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui distribusi tipe pola asuh dan status gizi balita di Kelurahan Rawasari, Jakarta Pusat. Penelitian ini dilakukan sebagai survei cross-sectional analitik. Jumlah sampel adalah 30 responden yang dipilih dengan menggunakan teknik quota sampling. Data didapatkan dari kuesioner, pengukuran antropometri, dan informasi dari lingkungan Puskesmas. Hasil menunjukkan bahwa pada pola asuh demokratif diterapkan pada 19 orang (63,3%), pola asuh otoriter diterapkan pada 5 orang tua (16,6%), dan pola asuh permisif diterapkan pada 6 orang (20,0%). Kemudian, status gizi pada balita dengan kategori gizi baik yaitu 24 balita (80,0%). Sedangkan status gizi buruk yaitu 2 balita (6,7%). Terakhir, didapatkan nilai p value (0,417>0,05), sehingga mengartikan tidak terdapat hubungan dengan status gizi pada balita di wilayah Kelurahan Rawasari Cempaka Putih Jakarta Pusat.
Efektivitas Ekstrak Daun Teratai (Nymphaea Pubescens L.) Dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Salmonella typhimurium dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Hidayah, Adira Hayyu Putri; Dewi, Intan Keumala; Arifandi, Firman
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i2.4365

Abstract

Teratai (Nymphaea Pubescens L.) adalah tanaman aquatic yang tidak hanya dikenal keindahannya saja tetapi memiliki potensi sebagai antibakteri untuk berbagai infeksi, misalnya disentri. Mengingat beberapa antibiotik saat ini telah mengalami resistensi, daun teratai dengan kandungan antioksidan dan antimikroba diharapkan mampu menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhimurium yang menyebabkan disentri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun teratai (Nymphaea Pubescens L.) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhimurium dan tinjauannya menurut pandangan islam. Penelitian ini meliputi pembuatan ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol, pengujian aktivitas anti bakteri dilakukan menggunakan metode difusi agar dengan mengamati dan mengukur diameter zona hambat yang terbentuk pada media Mueller Hinton Agar (MHA). Kemudian dilakukan pemberian ekstrak daun teratai dengan empat perlakuan konsentrasi yaitu 3000 ppm, 6.000 ppm, 15.000 ppm, 25.000 ppm, dan kontrol positif (ciprofloxacin) dan kontrol negatif Emulgator CMC (carboxymethyl cellulose). Dengan masa inkubasi yang dipakai 1 x 24 jam pada suhu 37°C. Uji aktivitas anti bakteri menunjukkan tidak terbentuk zona hambat di sekeliling cakram yang telah ditetesi ekstrak daun teratai (Nymphaea Pubescens L.) dengan konsentrasi 3000 ppm, 6.000 ppm, 15.000 ppm, 25.000 ppm dalam tiga kali pengulangan. Maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun teratai tidak efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhimurium dengan keempat konsentrasi yang digunakan.
Relationship Between Anemia and Outcomes of Covid-19 Patients at Yarsi Hospital for The Period of June 2020 – June 2022 Hermi, Permata; Hasibuan, Faizal Drissa; Arifandi, Firman
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i3.4731

Abstract

Introduction: Anemia and COVID-19 share a complex relationship. Several published studies have yet to conclusively determine the relationship between anemia and COVID-19 outcomes. Given the importance of the inflammatory process associated with COVID-19 and its role in the pathogenesis of anemia, further research is needed to evaluate the relationship between anemia and COVID-19 patient outcomes. Methods: This study is a quantitative and qualitative analytical study using a cross-sectional approach. The data analyzed is secondary data from the Electronic Medical Record of YARSI Hospital, covering the period from June 2020 to June 2022. The relationship between variables was analyzed using the Wilcoxon Signed Ranks Test, Spearman’s correlation test, and Pearson’s correlation test. Results: A total of 242 patients met all inclusion criteria. Of these, 100 patients were in the anemia group and 142 in the non-anemia group. Statistical analysis revealed a significant difference in the length of hospital stay for COVID-19 patients with anemia compared to those without anemia (Z score -13.3415), with anemic patients having a longer stay. Additionally, the anemia group showed a better recovery rate than the non-anemic group (Z score −11.136). A nonsignificant negative relationship was also found between anemia and COVID-19 severity (Spearman’s rho -0.105, p=0.300). Hemoglobin levels had a nonsignificant negative correlation with the length of hospital stay (Pearson correlation coefficient -0.104, p=0.107). Conclusion: COVID-19 patients with anemia in this study showed better recovery outcomes compared to non-anemic patients but had longer hospital stays.
Hubungan Antara Pola Makan dengan Prevalensi Anemia pada Remaja Putri di Desa Medong Kabupaten Pandeglang Banten Karina Nurul Syifa Gita Shafira; Donanti, Elita; Purnamasari, Endah; Arifandi, Firman
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 4 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i4.4905

Abstract

Latar Belakang : Remaja adalah fase transisi dari masa kanak-kanak ke dewasa yang melibatkan perubahan fisik, emosional, dan reproduksi. Rentang usia remaja bervariasi menurut sumber: WHO (10-19 tahun), Peraturan Menteri Kesehatan RI (10-18 tahun), dan BKKBN (10-24 tahun). Secara global, 19% populasi adalah remaja, dengan Asia Pasifik memiliki jumlah terbesar. Di Indonesia, terdapat 46 juta remaja, termasuk 22 juta remaja putri. Meskipun dianggap sehat, remaja Indonesia menghadapi berbagai masalah kesehatan, seperti anemia. Anemia, sering disebabkan oleh defisiensi zat besi, berdampak pada pertumbuhan, reproduksi, dan risiko komplikasi kehamilan. Pola makan berperan penting; remaja vegetarian lebih rentan karena asupan zat besi nonheme kurang efektif diserap tubuh. Penelitian terkait pola makan dan anemia penting dilakukan untuk memahami faktor risiko dan pencegahannya. Metode : Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross-sectionaluntuk menganalisis hubungan pola makan dengan anemia pada remaja putri usia 12–18 tahun di Desa Medong, Pandeglang. Sampel 30 responden diambil menggunakan quota sampling. Data primer dan sekunder dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan Hb, lalu dianalisis menggunakan SPSS. Hasil : Pada pengujian hipotesis menggunakan analisis chi kuadratdidapatkan nilai P-value >0,05 yaitu sebesar 0,2 yang diartikanbahwa tidak ada hubungan antara pola makan dengan prevalensi anemia pada remaja putri di Desa Medong Pandeglang Banten. Hal ini bisa terjadi karena pengukuranpola makan bukan hanya dari asupan gizi setiap harinya namun dilihat juga intensitas makan, kepatuhan makan serta frekuensimakan sehari-hari. Kesimpulan : Hasil dari penelitian pengaruh pola makan dengan prevalensi anemia di Desa Medong Kabupaten Pandeglang Banten tidak berpengaruh. Namun dapat dilakukan langkah preventif dengan mengimplementasikan nilai islam dalam pola makan seperti makan makanan halal dan thayyib.
PENGARUH PROFITABILITAS DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN STRUKTUR MODAL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DAN TINJAUANNYA DALAM SUDUT PANDANG ISLAM: (Studi Pada Perusahaan BUMN Yang Terdaftar di BEI Periode 2017-2021) Putri, Rafischa; Subing, Hesty Juni Tambuati; Arifandi, Firman
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 5 (2024): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan dengan struktur modal sebagai variabel intervening. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dan menggunakan data sekunder yaitu perusahaan pada sektor BUMN yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Sampel yang digunakan sebanyak 8 perusahaan dengan periode waktu 2017-2021 melalui metode purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis Deskriptif, dan analisis data yang digunakan yaitu Analisis Jalur (Path Analysis). Hasil dari penelitian ini menunjukkan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap struktur modal, sebaliknya ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Profitabilitas, ukuran perusahaan dan struktur modal berpengaruh signifikan terhadap nilai perusaahaan. struktur modal tidak dapat memediasi hubungan antara profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan. Dalam pandangan islam profitabilitas, ukuran perusahaan, struktur modal dan nilai perusahaan telah sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, dimana peusahaan menggunakan sistem syirkah dalam melakukan kerja sama.
TINGKAT PENGETAHUAN DAN STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA DI RW. 01 KELURAHAN SUKAPURA TERKAIT BALITA GIZI KURANG DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM Samudra, Galih Jati Bintang; Marsiati, Himmi; Arifandi, Firman; Wuryanti, Sri
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.24329

Abstract

Gizi kurang merupakan salah satu masalah yang masih banyak terjadi dikalangan masyarakat Indonesia. Sukapura adalah kelurahan yang berada di wilayah kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan peneliti, terdapat lokasi yang cenderung kumuh dan memiliki tempat tinggal yang cukup padat, sehingga hal tersebut dapat mempengaruhi kesehatan khususnya bagi balita. Untuk menganalisis tingkat pengetahuan orang tua dan status sosial ekonomi terkait balita gizi kurang di Kelurahan Sukapura, Jakarta Utara. Penelitian menggunakan metode cross sectional dengan data primer dan sekunder. Sampel penelitian adalah orang tua yang memiliki balita berumur 1-59 bulan, dengan ukuran sampel minimal 55 orang. Proses pengumpulan data melalui kertas kuesioner, yang bisa diisi oleh responden. Kemudian data akan dikumpulkan dan diukur secara kuantitatif, menggunakan skala ukur rasio Penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan orang tua dengan status gizi pada balita dengan P-value = 0,001. Sedangkan untuk hubungan status sosial ekonomi dengan status gizi pada balita tidak terdapat hubungan yang signifikan, didapatkan P-value = 0,909. Studi  tersebut  menyimpulkan  bahwa  tingkat  pengetahuan berperan penting untuk mengetahui gizi pada balita, sedangkan status sosial ekonomi tidak berpengaruh signifikan dengan gizi pada balita. Dari perspektif Islam, sebagai orang tua sudah sepatutnya memiliki pengetahuan untuk memenuhi gizi anak dan dapat memberikan apa yang dibutuhkan oleh anaknya.
Co-Authors -, Faiq Syafriansyah Aan Royhan Akbar, Ghozy Almaudoody, Daffa Naufal Hamid An-Nisa, Hamida Ardi, Raihan Ardini, Putri Arista, Kesya Nabila Arsyad Arsyad Aryenti Astiningtyas, Widya Ayu Ayu Andriani, Ayu Azzahir, Raihan Rahmat Bambang Poerwantoro Batubara, Lilian Belia, Citra Berliannissa Diva Irvadianis Budiman, Reval Setya Aji Chandra, Natasya Citra Fitri Agustina, Citra Fitri Damayanti, Ndaru Andri Deria Zahra Fatihah Dewi, Intan Keumala Dina Yustisi Yurista Donanti, Elita Edi Prasetyo Edward Syam Elsye Souvriyanti, Elsye Endah Purnamasari Endang Purwaningsih Endy Muhammad Astiwara Erizal, Sendy Shafakarina Evans, Gunterus Faizar, Fathia Azzahra Ferlianti, Rika Firdaus, Fiqri Nurul Fitriani, Salwa Sabia Halida, Ezayffa Hizfar Hardjanti, Ambar Hasibuan, Faizal Drissa Helena Khairunnisa, Diandra Hermi, Permata Hidayah, Adira Hayyu Putri Jiwandani, Rizka Zahra Julitiana, Anandra Karina Dewi, Karina Karina Nurul Syifa Gita Shafira Kartika Rachmadini, Agisni Kenconoviyati Keumala Dewi, Intan Kresna, Amelia Laginta Revilosa Zilmi Linda Armelia Linda Weni Maharsih, Eri Dian Marsiati, Himmi Nabiilah Ayu Anisah Nabilah Suri, Sakina Noor Achmad Nunung Ainur Rahmah Nur Asiah Nurhidayati, Ida Ratna Nurmarida Asriani, Salfa Nurwijayanti Pramesti, Indah Putri, Rafischa Rahmawati, Kus Fanisa Rahmi, Hastuti Ramadhan, Rayhan Ramirez, Igor rein, virjinea hawani Riani, Siti Nur Rifqatussa’adah, Rifqatussa’adah Riyani, Anggita Yayang robbi, dzikri robbi Rostiana, Ajeng Nita Saleh, Muhammad Fathurrahman Samudra, Galih Jati Bintang Sari, Siti Maulidya Setyo Mahanani Soraya, Aulia Ramadhani Sri Wuryanti Subing, Hesty Juni Tambuati TITIEK DJANNATUN Widianti Mukaromah, Dian Wijayanti, Erlina Yoviono, Firza Yurika Sandra Zuhdi, Akram Ushaim