Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH INOKULASI RHIZOBIUM DAN PUPUK FOSFAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME PADA TANAH ALUVIAL Andra, Andra; Hadijah, Siti; Anggorowati, Dini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.63145

Abstract

merupakan salah satu tanaman pangan yang banyak dibudidayakan oleh petani diIndonesia. Edamame bisa dimanfaatkan sebagai makanan sela atau cemilan, makanan pembuka, dan berbagai olahan lainnya. Tanah Aluvial sebagai media tumbuh tanaman edamame mempunyai beberapa kendala seperti pH rendah, struktur tanah menggumpal, mudah tergenang, penyediaan air dan udara yang buruk, dan kurangnya kandungan unsur hara serta bahan organik pada tanah. Selain faktor tanah ketersediaan unsur hara seperti N merupakan unsur paling penting dalam pertumbuhan edamame. Namun ketersediaan N didaerah tropis seperti indonesia tergolong rendah maka perlu dilakukan inokulasi Rhizobum yang berperan dalam menambat N diudara sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan N pada tanaman kedelai dan pemberiaan pupuk Fosfat sebagai penunjang simbiosis antara rhizobium dan tanaman kedelai edamame. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendapatkan interaksi dosis Rhizobium dan pupuk fosfat yang memberikan pertumbuhan dan hasil edamame terbaik pada tanah Aluvial. Penelitian dilakukan selama kurang lebih 3 bulan yang dimulai sejak 15 Agustus 2022 sampai dengan 22 oktober 2022. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor perlakuan. Faktor inokulasi rhizobium 3 taraf, dan faktor pupuk Fosfat 3 taraf. Perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Perlakuan yang dimaksud adalah faktor pertama r0= 0 g/kg benih, r1= 4 g/kg benih, r2= 8 g/kg benih, faktor kedua p1= 150 kg/ha pupuk Fosfat setara dengan 28,8 g/petak, p2= 200 kg/ha pupuk Fosfat setara dengan 38,4 g/petak, p3= 250 kg/ha pupuk Fosfat setara dengan 48 g/petak. Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, berat kering tanaman, jumlah bintil akar efektif, jumlah bintil keseluruhan, jumlah polong pertanaman, berat polong pertanaman, dan berat polong perpetak. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, didapatkan kesimpulan bahwa (1) pengaruh tunggal inokulasi rhizobium dosis 4g/kg benih memberikan pengaruh yang nyata terhadap hampir seluruh variabel pengamatan kecuali pada parameter tinggi tanaman (2) pengaruh tunggal pemberian pupuk fosfat memberikan pengaruh yang tidak nyata terhadap semua variabel pengamatan dan tidak menunjukan adanya interaksi antara perlakuan rhizobium dan posfat terhadap semua variabel pengamatan.
PENGARUH PEMBERIAN MIKORIZA DAN FOSFAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME PADA TANAH ALUVIAL Rifani, Muhammad Khaidir; Anggorowati, Dini; Sasli, Iwan
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.66859

Abstract

Budidaya kedelai edamame di Kalimantan Barat masih dihadapkan pada sejumlah kendala diantaranya yaitu kurangnya lahan subur yang dapat menunjang produksi kedelai edamame salah satunya yaitu tanah aluvial. Namun tanah aluvial memiliki beberapa kekurangan seperti pH yang rendah, kurangnya unsur P dan K Adanya infeksi koloni FMA pada perakaran tanaman mampu meningkatkan kemampuan tanaman dalam menyerap unsur hara yang terjerap didalam tanah secara efisien dan maksimal khususnya unsur hara P. Fosfor(P) memiliki peran yang esensial artinya keberadaannya tidak dapat digantikan oleh unsur hara lain, oleh karena itu kecukupan hara P ini harus terpenuhi agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan hasil terbaik pemberian FMA dan Fosfat terhadap kedelai edamame pada media tanam aluvial. Penelitian ini berlangsung sejak 10 Oktober sampai 31 Desember 2022, dilaksanakan di Jl. Raya Kalimas Hulu, Kec. Sungai Kakap, Kab. Kubu Raya, Kalimantan Barat. Penelitian ini dilakukan secara faktorial dengan pola Split-plot Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama sebagai petak utama yaitu FMA (M) yang meliputi, m0 : tanpa pemberian FMA ; m1 : dengan pemberian FMA 20 g/tanaman. Faktor Kedua sebagai petak anakan yaitu Fosfat (P) yang meliputi, p1 : SP-36 250 kg/ha » 100% Rekomendasi pemupukan; p2 : SP-36 125 kg/ha » 50% Rekomendasi pemupukan; p3 : SP-36 62,5 kg/ha » 25% Rekomendasi pemupukan. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, jumlah polong pertanaman, berat polong pertanaman dan persentase infeksi akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi pemberian FMA dan Fosfat 125 kg/ha memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 2 MST, interaksi pemberian FMA dan Fosfat 62,5 kg/ha memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 4 MST dan berat kering tanaman. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian FMA dengan penggunaan Fosfat sebesar 62,5 kg/ha atau setara dengan 25% rekomendasi pemupukan fosfat pada kedelai edamame mampu memberikan hasil yang setara dengan penggunaan Fosfat sebesar 250 kg/ha atau setara dengan 100% rekomendasi pemupukan fosfat pada kedelai edamame
PENGARUH KOMBINASI SLUDGE DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Rivaldy, Ferdy; Maulidi, Maulidi; Anggorowati, Dini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.66861

Abstract

Kubis bunga tergolong tanaman sayuran yang saat ini dapat ditanam di dataran menengah hingga dataran rendah. Tanaman kubis bunga termasuk golongan tanaman sayuran semusim atau berumur pendek. Penelitian ini bertujuan mendapatkan dosis kombinasi Sludge dan pupuk NPK yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga pada tanah PMK. Penelitian ini dilaksanakan di lokasi Jl. Sepakat II, Kel/Ds. Bangka Belitung, Kec. Pontianak Tenggara, Pontianak Kalimantan Barat. Waktu penelitian dilaksanakan dari 2 Maret 2022 sampai dengan 14 Mei 2022. Penelitian ini menggunakan eksperimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 taraf perlakuan kombinasi Sludge dan pupuk NPK (F) dan 5 ulangan, setiap perlakuan diambil 4 sampel tanaman. Jumlah tanaman keseluruhannya ada 100 tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu : f1 = 5 ton/ha Sludge + 350 kg/ha NPK, f2 = 10 ton/ha Sludge + 300 kg/ha NPK, f3 = 15 ton/ha Sludge + 250 kg/ha NPK, f4 = 20 ton/ha Sludge + 200 kg/ha NPK, f5 = 25 ton/ha Sludge + 150 kg/ha NPK. Variabel yang diamati meliputi: jumlah daun (helai), volume akar (cm3), berat kering tanaman (g), diameter bunga (cm), bobot kubis bunga per tanaman (g). Hasil pengamatan terhadap penelitian didapat hasil bahwa kombinasi sludge dan pupuk NPK berpengaruh nyata pada volume akar, berat kering tanaman, diameter bunga dan bobot bunga/tanaman tetapi berpengaruh tidak nyata pada jumlah daun 1-5 MST. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi sludge dan pupuk NPK pada taraf 20 ton/ha + 200 kg/ha merupakan kombinasi yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil kubis bunga pada tanah PMK.
PENGARUH KOMBINASI PUPUK KANDANG AYAM DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TERUNG HIJAU PADA TANAH GAMBUT Kadir, Kadir; Hadijah, Siti; Anggorowati, Dini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.67164

Abstract

Pupuk kandang ayam dan pupuk NPK yang diaplikasikan pada tanah gambut dapat memperbaiki porositas tanah, meningkatkan komposisi mikroorganisme tanah, meningkatkan daya ikat air tanah, serta diharapkan dapat menekan ketergantungan tanaman terhadap pupuk anorganik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui salah satu perlakuan kombinasi pupuk kadang ayam dan pupuk NPK terbaik untuk pertumbuhan dan hasil terung hijau pada tanah gambut. Penelitian dilakukan di Kota Pontianak, pada bulan Januari-Maret 2023. Percobaan disusun menggunakan rancangan acak lengkap satu faktor yaitu kombinasi pupuk kandang ayam dan pupuk NPK (40 ton/ha+50 kg/ha; 35 ton/ha+100 kg/ha; 30 ton/ha+150 kg/ha; 25 ton/ha+200 kg/ha; 20 ton/ha+250 kg/ha; dan 15 ton/ha+300 kg/ha). Hasil penelitian diperoleh bahwa pengaplikasian pupuk kandang ayam 40 ton/ha dan pupuk NPK 50 kg/ha merupakan kombinasi perlakuan efisien dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil terung hijau terlihat pada variabel berat kering tanaman, jumlah buah dan berat buah per tanaman.
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG SEMI PADA TANAH GAMBUT Magdalena, Maria; Anggorowati, Dini; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.69587

Abstract

Pengembangan jagung semi memiliki prospek yang baik karena permintaan pasar yang tinggi namun tidak didukung oleh produksinya. Upaya untuk memenuhi permintaan jagung semi yang terus meningkat maka para petani memanfaatkan lahan gambut. Pemanfaatan lahan gambut sebagai media tanam mempunyai faktor pembatas pertumbuhan yaitu kesuburan tanah. Dalam usaha mempertahankan dan meningkatkan kesuburan tanah, penambahan unsur hara ke dalam tanah dilakukan melalui pemupukan menggunakan pupuk NPK sintetis. Upaya untuk mengurangi pemakaian pupuk anorganik dan untuk meningkatkan kesuburan tanah adalah menggunakan pupuk hayati yang berfungsi sebagai suplai hara tanaman dan dapat mengurai residu kimia. Penelitian ini dilaksanakan di lahan yang terletak di Jl. Bakti, Desa Rasau Jaya Tiga, Kecamatan Rasau Jaya. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 11 April sampai 25 Mei 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis interaksi pupuk hayati dan pupuk NPK yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman jagung semi pada tanah gambut. Penelitian ini menggunakan Faktorial dengan pola Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan terdiri dari dua faktor yaitu dosis pupuk hayati (H) dengan 3 taraf perlakuan dan pupuk NPK (P) dengan 3 taraf perlakuan. Penelitian terdiri dari 3 ulangan dan 4 sampel. Perlakuan yang dimaksud terdiri dari faktor pertama dosis perlakuan pupuk hayati (H) yaitu h1 = konsentrasi 2 ml/L, h2 = konsentrasi 3 ml/L, h3 = konsentrasi 4 ml/L; dan faktor kedua dosis perlakuan pupuk NPK (P) yaitu p1 = 200 kg/ha setara dengan 1,87 g/tanaman, p2 = 300 kg/ha setara dengan 2,81 g/tanaman, p3 = 400 kg/ha setara dengan 3,75 g/tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun (cm2), berat kering tanaman (g), volume akar (cm3), diameter jagung semi (cm), berat jagung semi berkelobot (g), berat jagung semi tanpa kelobot (g), berat jagung semi per petak (kg), panjang jagung semi (cm). Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi antara pemberian pupuk hayati dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil jagung semi pada tanah gambut. Interaksi pupuk hayati konsentrasi 3 ml/L dan pupuk NPK 300 kg/ha setara dengan 2,81 g/tanaman menunjukkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung semi yang terbaik pada tanah gambut, tetapi dengan pemberian interaksi pupuk hayati 4 ml/L dan pupuk NPK 400 kg/ha setara dengan 3,75 g/tanaman sama baiknya terhadap pertumbuhan dan hasil jagung semi pada tanah gambut.Kata kunci : Jagung Semi, Tanah Gambut, Pupuk Hayati, Pupuk NPK
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT Oktaviani, Oktaviani; Warganda, Warganda; Anggorowati, Dini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.69851

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi, baik ditinjau dari sisi pemenuhan untuk konsumsi nasional, sebagai sumber penghasilan petani, maupun potensi sebagai penghasil devisa untuk Negara. Tanaman bawang merah merupakan komoditas sayuran karena mengandung gizi yang tinggi, bahan baku untuk obat-obatan, sebagai pelengkap bumbu masak, memiliki banyak kandungan vitamin dan berperan sebagai aktivator enzim di dalam tubuh. Tanah gambut memiliki kendala terutama berkaitan dengan kesuburan tanah rendah, kadar air tinggi, kematangan gambut dan berat isi rendah. Kendala kimia tanah gambut berupa kejenuhan basa rendah, kapasitas tukar kation tinggi dan tanah yang bereaksi masam disebabkan kandungan asam organik yang tinggi.Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mencari dosis interaksi amelioran dan pupuk NPK yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah gambut. Penelitiandilakukanselama2bulan,dimulai sejak 05 Maret 2023 sampai dengan 29 April 2023. Penelitian ini menggunakanmetodeRancanganAcakLengkap(RAL)Faktorialyangterdiridari2faktorperlakuan.Faktorbeberapa jenis amelioran3taraf,danfaktorpupukNPK3taraf.Perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap satu unit percobaan terdapat 4 sampel, sehinggadiperoleh sebanyak 108 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah:faktor pertamaa1= 560 kg/ha + 12 ton/ha amelioran setara dengan 16 g/polybag dan 334 g/polybag, a2= 700 kg/ha + 15 ton/ha amelioran setara dengan 20 g/polybag dan 423 g/polybag, a3= 805 kg/ha + 17 amelioran setaradengan 23 g/polybag dan 490 g/polybag, faktor kedua p1= 200 kg/ha pupuk NPK setara dengan 5g/polybag, p2= 400 kg/ha pupuk NPK setara dengan 11 g/polybag, p3= 600 kg/hapupukNPKsetaradengan16g/polybag.Variabelpengamatanmeliputitinggitanaman, jumlah daun, jumlah umbi per rumpun, berat segar umbi per rumpun, dan berat kering angin umbi per rumpun. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan,didapatkankesimpulanbahwatidak terjadi interaksi antara amelioran dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah gambut. Perlakuan amelioran dan pupuk NPK berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah gambut. Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi, baik ditinjau dari sisi pemenuhan untuk konsumsi nasional, sebagai sumber penghasilan petani, maupun potensi sebagai penghasil devisa untuk Negara. Tanaman bawang merah merupakan komoditas sayuran karena mengandung gizi yang tinggi, bahan baku untuk obat-obatan, sebagai pelengkap bumbu masak, memiliki banyak kandungan vitamin dan berperan sebagai aktivator enzim di dalam tubuh. Tanah gambut memiliki kendala terutama berkaitan dengan kesuburan tanah rendah, kadar air tinggi, kematangan gambut dan berat isi rendah. Kendala kimia tanah gambut berupa kejenuhan basa rendah, kapasitas tukar kation tinggi dan tanah yang bereaksi masam disebabkan kandungan asam organik yang tinggi.Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mencari dosis interaksi amelioran dan pupuk NPK yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah gambut. Penelitiandilakukanselama2bulan,dimulai sejak 05 Maret 2023 sampai dengan 29 April 2023. Penelitian ini menggunakanmetodeRancanganAcakLengkap(RAL)Faktorialyangterdiridari2faktorperlakuan.Faktorbeberapa jenis amelioran3taraf,danfaktorpupukNPK3taraf.Perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap satu unit percobaan terdapat 4 sampel, sehinggadiperoleh sebanyak 108 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah:faktor pertamaa1= 560 kg/ha + 12 ton/ha amelioran setara dengan 16 g/polybag dan 334 g/polybag, a2= 700 kg/ha + 15 ton/ha amelioran setara dengan 20 g/polybag dan 423 g/polybag, a3= 805 kg/ha + 17 amelioran setaradengan 23 g/polybag dan 490 g/polybag, faktor kedua p1= 200 kg/ha pupuk NPK setara dengan 5g/polybag, p2= 400 kg/ha pupuk NPK setara dengan 11 g/polybag, p3= 600 kg/hapupukNPKsetaradengan16g/polybag.Variabelpengamatanmeliputitinggitanaman, jumlah daun, jumlah umbi per rumpun, berat segar umbi per rumpun, dan berat kering angin umbi per rumpun. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan,didapatkankesimpulanbahwatidak terjadi interaksi antara amelioran dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah gambut. Perlakuan amelioran dan pupuk NPK berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah gambut. Kata Kunci: Amelioran, Pupuk NPK, Tanah Gambut, Bawang Merah.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA TERHADAP PEMBERIAN KOMBINASI JAKABA DAN PUPUK NPK PADA TANAH GAMBUT Agung, Abelsius; Susana, Rini; Anggorowati, Dini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 15 No. 4: In Press
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspp.v15i4.111919

Abstract

Kubis bunga merupakan salah satu tanaman sayuran yang mempunyai nilai gizi tinggi. Pemanfaatan tanah gambut sebagai media tanam kubis bunga dihadapkan pada keasaman tanah yang tinggi, sehingga menghambat ketersediaan hara bagi tanaman. Salah satu upaya yang dapat digunakan untuk memperbaiki kesuburan tanah adalah kombinasi pemberian POC Jakaba dan Pupuk NPK. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi pupuk organik cair Jakaba dan dosis pupuk NPK yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga di tanah gambut. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Pelaksanaan penelitian telah dilakukan selama ± 3 bulan. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu kombinasi Konsentrasi POC Jakaba dan Dosis Pupuk NPK yang terdiri dari 9 taraf perlakuan. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Maka terdapat 27 percobaan, setiap percobaan menggunakan 4 sampel tanaman, sehingga total tanaman keseluruhan adalah 108 tanaman. Variabel pengamatan meliputi jumlah daun (helai), bobot krop kubis (g), diameter krop kubis (cm), volume akar (cm³) dan berat kering tanaman (g). Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa pemberian kombinasi 60 ml/l Jakaba + 300 kg/ha NPK merupakan kombinasi yang efesien terhadap variabel jumlah daun, bobot dan diameter krop kubis.
Co-Authors - Maulidi, - ., Astina ., Rahmidiyani A.A. Ketut Agung Cahyawan W Agung, Abelsius agus ruliyansyah Agustina Listiawati Ahmad Mulyadi Ainurrahman, Yadi Ali Djamhuri aliamin aliamin Andra, Andra Angelina Angelina aprilia cintia, aprilia Aprizkiyandari, Siti Arianta, Sahrul Qori Ariesta, Nia Amrianti Ashari, Asri Mulya Asmuna, Asmuna Ayas, Yustianus Dandi Basuni, Basuni christofer, ardy Cornelius Gery, Cornelius Darussalam Darussalam, Darussalam Dedi Purwanto, Dedi Delvi, Ainun Dhayan, Sarah diranto abet nego, Raul Dwi Zulfita Eddy Santoso Edi Susanto Elly Mustamir Erinda, Novia Estiani, Dwi Evi Gusmayanti Fadjar Rianto Fany, Ade Fendi Fendi Fernando Etes Gemilang, Salase Kanz Gunawan Gunawan Haithami, Ibnu Halim, Bruari HALOMOAN NABABAN, ANDRE WINASCO Hariyanti, Agus Herani, Antonia HERMAWAN, JEFFRY Ifatrul Yani Nurjannah Iman Suswanto Indri Yuniarti Inpurwanto Inpurwanto Ismawan, Eko Iwan Sasli januar, yustinus JASANI, JASANI juwita, katarina Kadir Kadir Kurniawan, Chandra Chandra Kuswandi, Janu Lestari Lestari Lestari, Suka Mardyatno Lina Lina Lushfieka, Diah Lusiana Lusiana Maria Magdalena marpaung, intan purnama sari Marselini, Marselini Martina Martina Masangge, Yelsi Maulidi Maulidi MUFLIHAN, MUFLIHAN Muhammad Kahar, Muhammad Muhammad Rusli Mukhlis - Mulyadi Safwan Naumi, Umi Neni, Lusia NOVIA, EVI FANIA Novita, Devie Nurjani Octoarie, Muhammad Yudhy Oktaviani oktaviani Orlenda Rindi, Orlenda Patriani Patriani, Patriani Paulus, Sardi Prayoga, Egie prihatini, reni Purnama, Petrus Riki Purwaningsih - Puspa, Sandra Sri Putra, Jisan Yulius Ansi Putri, Ekas July Putu Dupa Bandem Radian Radian Rahmadi, Nopiandito Fredi Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani Razanni - Resti Resti Rifani, Muhammad Khaidir Rini Susana Riris, Riris Rivaldy, Ferdy Rulinda, Meli Oktavia RUSMINI, IKA SAFITRI, MARIA ANDANI Saiful Huda Sambas, Qomarul Saputra, Danu SARI, ARTI PURNAMA Sari, Pegi Sukma Senangka, Vinsensius Bagus Setia Budi Setiono, Christianus Sholahuddin Shoviya, Shoviya Simamora, Cico Jhon Karunia Simanjuntak, David Remond Sinaga, Juanita Boru Sinaga, Sahata Patuan Rungga Siti Aisyah Siti Hadijah Siti Zulaiha SRI RAHAYU Sukardi, Viktor Supriandi, Dandy Surachman Surachman Surya Ningsih Suswanto, Iman - Syahdiman - Tambunan, Deva Julianty Tanti Hidayah, Nikmatun Tantri Palupi Tatang Abdurrahman, Tatang Teleng, Andry Stevanus TRIS HARIS RAMADHAN Warganda Warganda Warganda, - Wati, Julia Julia Wiksana, Jaka Arya Yeni Oktavia Yuni, Oktaviani