p-Index From 2021 - 2026
8.669
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Litera Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Nalar Pendidikan Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra BAHASA DAN SASTRA Lingua Cultura Semantik : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia English Review: Journal of English Education KEMBARA Indonesian Language Education and Literature Caraka : Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajarannya RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya ABDIMAS SILIWANGI JOURNAL OF APPLIED LINGUISTICS AND LITERATURE Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia JISAE (Journal of Indonesian Student Assesment and Evaluation) Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan dan Konseling Scope: Journal of English Language Teaching Jurnal Pena Indonesia Edusentris: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan Journal of Pragmatics and Discourse Research Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya JASL - Journal of Applied Studies in Language Journal of Language and Literature Studies Widyaparwa DIMASATRA Studies in English Language and Education BAHASTRA EDUCENTER JURNAL PENDIDIKAN Jurnal Pendidikan Progresif Sawerigading Aksara Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : KEMBARA

Peran media online Magdalene.co terhadap persepsi masyarakat pada isu kesehatan mental ibu (Perspektif Sara Mills) Indah Pujiastuti; Dadang Anshori
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v8i2.21419

Abstract

Kasus-kasus yang berkenaan dengan kondisi gangguan kesehatan mental seorang ibu semakin muncul di permukaan selama masa pandemi. Gangguan kesehatan mental ini berpengaruh terhadap kelangsungan hidup, kesejahteraan, dan hubungan antar anggota rumah tangga (ART). Media yang menyediakan Informasi-informasi yang disampaikan kepada khalayak memiliki andil dalam pembentukan persepsi masyaraka termasuk media online Magdalene.co. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana media Magdalene.co menyoroti kasus-kasus yang dialami seorang ibu yang berkaitan dengan kesehatan mental mereka. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dianalisis menggunakan teori analisis wacana kritis gaya feminis Sara Mills. Penelitian dilakukan dengan menganalisis tiga artikel yang sudah dipilah berdasarkan keterkaitan dengan topik kesehatan mental ibu dan artikel yang diterbitkan jangka waktu pada awal pandemi covid di Indonesia, Maret 2020 sampai dengan tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) subjek dari ketiga artikel adalah ibu dan objek adalah anak; (2) ketiga artikel menunjukkan keberpihakannya pada ibu, (3) pembaca dilibatkan secara langsung dalam teks; (4) ketiga penulis bertujuan untuk memberikan pandangan yang berbeda tentang perempuan, ibu, dan gangguan kesehatan mental yang dialami seorang ibu. Dari hasil temuan dapat disimpulkan, penulis menunjukkan bahwa subjek memiliki kekuasaan penuh terhadap dirinya sebagai perempuan dan sebagai seorang ibu yang juga memerlukan dukungan dari lingkungan terdekatnya. Pemberitaan di berbagai media massa mainstream membentuk stigma pada masyarakat yang menjadikan ibu sebagai korban dari konstruksi sosial sampai saat ini. Citra “ibu sempurna” yang disematkan masyarakat terhadap perempuan memberikan dampak terhadap kebahagiaan ibu dan bermuara pada kesehatan mentalnya sebagai perempuan.
Literasi data: Dalam menulis karya ilmiah di perguruan tinggi Syaputra, Juni; Damayanti, Vismaia S; Anshori, Dadang S; Sastromiharjo, Andoyo
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v9i1.23883

Abstract

Karya tulis ilmiah merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengkomunikasikan pengetahuan, pengalaman, dan informasi yang diperoleh kepada pembaca. Litarasi data merupakan sarana yang dapat membantu mahsiswa menegembangkan, menganalisis dan mengkonklusi data yang diperoleh menjadi konstruksi karya tulis ilmiah yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah ditinjau dari literasi data dalam menulis karya ilmiah di perguruan tinggi. Untuk mendapatkan data penelitian, peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data yaitu hambatan menulis karya ilmiah ditinjau dari literasi data. Data diperoleh dari karya ilmiah yang dihasilkan mahasiswa. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu dengan teknik pengamatan dan pembacaan secara teliti terhadap karya ilmiah yang dihasilkan oleh mahasiswa, teknik dokumentasi dengan cara menandai atau mencatat bagian-bagian penting karya. Teknik analisis data dengan melakukan pemetaan tingkat kesalahan yang selalu terjadi, dan perhitungan persentase kesalahan yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis karya ilmiah mahasiswa masih rendah terutama pada bagian pengembangan ide dan pembahasan. Berikut perhitungan persentase kemampuan menulis karya ilmiah dan literasi data 14,25% mahasiswa mampu mengembangkan ide ditinjau dari 19% literasi data tahapan menganalisis. Kemampuan menulis karya ilmiah pada bagian hasil dan pembahasan dengan 13,55% ditinjau dari literasi data tahapan membuat konklusi 12,4%. Penulisan karya ilmiah pada bagian kesimpulan diperoleh hasil 72,2% ketepatan mahasiswa dalam membuat bagian simpulan dengan literasi data tahapan membaca sebesar 68,6%. Dari hasil penelitian ini, kemampuan menulis karya ilmiah di perguruan tinggi masih mengalami kendala pada bagian pengembangan ide dan bagian hasil dan pembahasan. Diharapkan untuk penelitian lanjutan untuk menyoroti bagian pengembangan ide dan pembahasan untuk mengatasi kesulitan yang telah ditemukan pada penelitian ini.
Ideology of National Insight in Teaching Materials of Compulsory Curriculum Subjects of Indonesian Language: Norman Fairclough's Perspective Zulfadhli, Muhammad; Anshori, Dadang; Sastromiharjo, Andoyo; Minto, Deri Wan; Farokhah, Laely
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 10 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v10i1.26734

Abstract

National insight is an important concept that should be internalized by the younger generation. The understanding of national insight among students, as the younger generation, is still categorized as insufficient, so efforts are needed to strengthen national insight through the Compulsory Curriculum Subjects of Indonesian Language. This research aims to reveal the ideology of national insight within the teaching materials of Compulsory Curriculum Subjects of Indonesian Language from Norman Fairclough's perspective in 2013 with the theory of critical discourse analysis. This research used a qualitative approach. The research data were obtained from texts in the teaching materials of Compulsory Curriculum Subjects of Indonesian Language. Texts containing the concept of national insight were analyzed using Norman Fairclough's 2013 model of critical discourse analysis. The research data obtained were analyzed through the stages of reduction, presentation and verification. The data validation in this research was conducted using triangulation techniques. The results showed that in terms of the text aspect, both texts represent the ideology of love for the nation and homeland, as well as the aspiration for a just and prosperous society, through a text theme focusing on the obligation to pay taxes. In terms of discourse practice, the role of language in both texts serves as a tool for promoting an ideology by the involved groups. Furthermore, in terms of social-cultural practice, both texts emphasize socio-economic aspects. In conclusion, the teaching materials of Compulsory Curriculum Subjects of Indonesian Language represent several ideologies of national insight through texts that are presented as a means of spreading ideology by considering social and economic aspects. The results of this research have implications for national insight education for students in higher education through texts containing national insight contained in teaching material of Compulsory Curriculum Subjects of Indonesian Language.
Integration of Local Wisdom Values of the Nadran Tradition in Indonesian Language Learning: A Systematic Literature Review Ayuningrum, Sylpia; Kurniawan, Khaerudin; Anshori, Dadang S.
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 12 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v12i1.42263

Abstract

Indonesian language learning in junior high schools still faces a fundamental problem in the form of a disconnect between the teaching material and the socio-cultural realities of students. Students often view language only as a formal communication tool, not a means of character building and cultural meaning. This study aims to identify the educational values ​​of the Nadran tradition and explore the possibility of integrating them into local wisdom-based Indonesian language learning. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) of 15 scientific articles obtained through Google Scholar, Garuda, and DOAJ databases, supplemented by interview data, observations, and field documentation in the coastal areas of Cirebon and Indramayu. Analysis was carried out through thematic classification to identify the Nadran tradition's central values relevant to the educational context. The results show that Nadran contains four central educational values, namely religiosity, cooperation, cultural symbolism, and ecological awareness, which are highly relevant to be developed in text-based Indonesian language learning. Integrating these values ​​has been proven to increase learning motivation, literacy understanding, and strengthen students' character. This study concludes that the Nadran tradition is a cultural heritage and a strategic pedagogical potential to realize Indonesian language learning that is contextual, humanistic, and rooted in the nation's cultural values.
The Role of Debate Learning in Improving Students' Critical and Argumentative Thinking Skills: A Needs Analysis Hendra Kurnia Pulungan; Dadang S Anshori; Sumiyadi Sumiyadi; Yeti Mulyati
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 11 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v11i1.40484

Abstract

This study aims to analyse the role of debate learning in improving students' critical and argumentative thinking skills. Debate learning is an effective method to train analytical thinking skills and craft strong arguments. However, understanding the extent to which debate learning affects this ability in students is still limited. This research uses a qualitative approach with a needs analysis method to explore students' experiences and views related to debate learning. Data was obtained through interviews and documentation studies involving students from various departments. The results show that learning debate significantly improves students' critical thinking skills, allows them to be more open to accepting different opinions, and strengthens their ability to build logical and structured arguments. In addition, this study also found that debate learning positively impacts the development of students' communication and persuasion skills. In conclusion, debate learning has an important role in improving the quality of students' critical and argumentative thinking, so it can be an effective method in higher education to prepare students to face challenges in the professional world.
Pandeglang Community Mantras as Performative Knowledge: A Critical Discourse Analysis of Fairclough's Oral Tradition Model Trisnawati, Trisnawati; Permadi, Tedi; Mulyati, Yeti; Yulianeta, Yulianeta; Anshori, Dadang S.; Sumiyadi, Sumiyadi; Nugroho, Rudi Adi
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 11 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v11i2.40978

Abstract

This research is motivated by the fading of oral traditions amid modernization, particularly the mantras of the Pandeglang community, which have been viewed solely as ritual texts without literary value. The main problem this research addresses is how the representation of cultural values, power relations, and ideology is manifested in mantras, and how these texts can serve as a medium for critical literacy in secondary education. The purpose of this research is to uncover the linguistic structures, discursive practices, and social contexts that shape the discourse of mantras, while also proposing their use in strengthening cultural literacy in schools. The research uses a critical constructivist paradigm with an interpretive, qualitative approach, drawing on Norman Fairclough's Critical Discourse Analysis model and discourse ethnography. Data in the form of 11 Sundanese-Banten mantra texts were collected through participant observation, in-depth interviews, and field documentation. The analysis shows that mantras function not only as spiritual means but also as ideological discourses that reproduce the moral, spiritual, and social values of the Pandeglang community. Socially, mantras become a cultural literacy practice that strengthens local identity and power relations. At the same time, pedagogically, they have the potential to become a source of critical literacy learning in high schools. The research conclusion confirms that mantras are performative texts that contain educational, spiritual, and ideological power—a form of local literacy that remains relevant for fostering reflective awareness and cultural identity among the younger generation.
Co-Authors Aceng Ruhendi Syaifullah Ade Kusnan Afandi Adiningsih, Yulia Afandi, Ade Kusnan Algina Shofiyatul Husna Amalia, Tiara Vidya Ananda Putriani Andoyo Sastromiharjo Andoyo Satromiharjo Apriliya, Seni Asiyah Kuwing Ayuningrum, Sylpia Dadang Sunendar Damayanti, Vismaia S Darmawan, Hana Mumtazia Nurhaq Deri Wan Minto Deri Wan Minto Diena San Fauziya, Diena San DWI ALIA, DWI Encep Kusumah Fadlilah, Afi Faisal, Abdul Haris Faradilla Intan Sari Farokhah, Laely Fasya, Dilfa Karina Fathya, Floka Nasywa Fitriana Fitriana Fitriyani, Lia Fu'adin, Ahmad Fuadin, Ahmad Fu’adin, Ahmad Hakiki Elvionika Halimah Helni Sadiyah HENDRA KURNIA PULUNGAN, HENDRA KURNIA Hernawan Hernawan Hidayatullah, Asep Indah Pujiastuti Irawati Irawati Ixsir Eliya Juwita, Silvia Ratna Khaerudin Kurniawan Khilda Mufida Ramadhan Kuwing, Asiyah Lati Andriani Maharani, Amanda Minto, Deri Wan Muhammad Zulfadhli, Muhammad Munggaran, Nita Anjung Mustopa, Rizki Akbar Naufal, Daffa Imam Nugroho, Rudi Adi Nunung Sitaresmi Nuny Sulistiany Idris Nurfidah Nurfidah Nurfidah, Nurfidah Nurhadi, Jatmika Nurul Khairani Abduh Nurulrabihah Mat Noh Pulungan, Hendra Putriani, Ananda Rahmad Nuthihar Ramadhan, Khilda Mufida Rizki, Azrul Rohayati Rohayati rohayati rohayati Rohmat rohmat Rumaf, Nouval Sartika, Cintya Dewi Siti Fatihaturrahmah Al Jumroh Sofia, Risnawati Srinawati, Wawat Sumiyadi Sumiyadi Sunendar , Dadang Syahfitri, Iqssyzia Syaputra, Juni Syihabuddin Syihabuddin Syihabuddin Tedi Permadi Tiara Vidya Amalia Trisnawati Trisnawati Ulya, Aqilah Iffatul Utami Dewi Pramesti Vismania S. Damaianti, Vismania S. W. Winingsih Welly Nores Kartadireja Yulianeta