Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pengaruh Laju Irigasi Serta Dosis Bahan Pengkondisi Tanah terhadap Tingkat Penahanan Lengas Tanah dan Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura pada Tanah Pasir Aqil, Muhammad
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 30 No. 2 (2002): Buletin Agronomi
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1003.012 KB) | DOI: 10.24831/jai.v30i2.1490

Abstract

Utilization of coastal plain area for farming are scarce due to the problems faced in the development of those lands such as low fertility, high percolation as well as evaporation rate. Temperature ranges from 40-60°C. In order to increase the utilization of the land, an attempt was done to study the effects of number of manure and irrigation rate on  the yields and soil water extraction of maize, groundnut, tomato and chilly pepper in sandy soil. A series of experiment was conducted from April to December 200I using completely randomized design. The treatments included 4 rates of manure i.e. 10, 15,20 and 25 MT/ha and 4 rates of irrigation I.e. 0.6 I/day, 0.9 I/day, 1.21/day and 1.5 I/day. The result of the experiment showed that the favourable condition to keep moisture content in sandy soil at field capacity and flushing of heat in the soil was achieved at irrigation rate of 1.2 I/day except for tomato which obtained the highest water extraction at irrigation rate of 0.9 I/day. Soil water extraction decreased between 0.15 to 0.55% when irrigation rate were reduced from 1.2 I/day to 0.9 I/day and 0.6 I/day on: maize, groundnut and chilly pepper. The highest yield was obtained at fertilization rate of 20 MT/ha except for maize which obtained the highest yield at fertilization rate of I0  MT/ha. Keywords: Coastal plain, Physical properties, Drip irrigation, Organic fertilizer
PKM Edukasi Riset Peneliti Belia Tentang Sejarah Dan Budaya Lokal Papua Bagi Siswa SMA Negeri 7 Jayapura Hasirun, La Ode; Loppies, Megiridha; Kulyasin, Kulyasin; Aqil, Muhammad; Achmad S, Tb. Noer Iman
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7705

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat (PKM) edukasi riset peneliti belia tentang sejarah dan budaya lokal Papua bagi siswa SMA Negeri 7 Jayapura ini bertujuan untuk membekali siswa dengan keilmuan tentang konsep dasar penelitian sejarah serta mengembangkan keterampilan riset peneliti belia tentang sejarah dan budaya lokal Papua. Kegiatan ini berangkat dari pentingnya pemahaman sejarah dan budaya lokal sebagai bagian dari identitas dan jati diri generasi muda Papua. Dengan membekali siswa dengan keterampilan riset dasar, mereka diharapkan siswa mampu menggali, menganalisis, dan mendokumentasikan sejarah serta budaya lokal secara mandiri. Metode pelaksanaan PKM meliputi tahap persiapan, tahap implementasi (penyampaian materi dan diskusi dan simulasi), dan tahap evaluasi. Materi yang diberikan mencakup konsep dasar penelitian sejarah, langkah-langkah penelitian sejarah, teknik wawancara dan dokumentasi sumber sejarah (lisan, tulisan dan benda/artefak) serta metode analisis data sederhana. Selama kegiatan, siswa dibimbing untuk melakukan penelitian sederhana terkait sejarah dan budaya lokal di lingkungan mereka. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep dasar penelitian sejarah, kemampuan melakukan riset sederhana tentang sejarah dan budaya lokal Papua, serta kepuasan yang sangat baik terhadap kegiatan PKM yang meliputi isi materi, manfaat, metode penyampaian, dan penyelenggaraan kegiatan PKM. Hasil evaluasi kegiatan PKM menunjukkan adanya minat dan ketertarikan siswa untuk menjadi periset belia yang peduli akan sejarah dan budaya lokal daerahnya. Diharapkan kegiatan PKM ini dapat direplikasikan juga pada sekolah-sekolah menengah atas lainnya di Papua.
Pemanfaatan Museum Loka Budaya Sebagai Sumber Belajar Kontekstual pada Mata Kuliah Sejarah dan Usaha Pariwisata di Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Cenderawasih Megiridha Loppies; Muhammad Aqil
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.3591

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya inovasi dalam pembelajaran di perguruan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada teks tetapi juga dapat memanfaatkan sumber belajar yang kontekstual dan berbasis kearifan lokal. Museum sebagai lembaga pelestari warisan budaya sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai sumber belajar yang dapat mendukung capaian pembelajaran pada mata kuliah sejarah dan usaha pariwisata di Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Cenderawasih. Museum Loka Budaya Universitas Cenderawasih (UNCEN) merupakah salah satu museum pendidikan tertua di Tanah Papua yang menyimpan koleksi benda-benda Etnografi dan Sejarah Lokal yang merepresentasikan keragaman budaya serta dinamika masyarakat Papua. Namun demikian, pemanfaatannya sebagai sumber belajar di lingkungan akademik masih belum optimal atau cenderung sporadis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pemanfaatan budaya lokal Papua pada museum Loka Budaya Universitas Cenderawasih sebagai sumber belajar mata kuliah Sejarah dan Usaha Pariwisata di Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Cenderawasih. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung ke museum, wawancara, dan dokumentasi terhadap aktivitas mahasiswa yang terlibat dalam pembelajaran di museum. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menekankan triangulasi sumber untuk menjamin validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pemanfaatan situs budaya lokal Papua pada Museum Loka Budaya UNCEN telah dilakukan melalui kegiatan kunjungan lapangan, observasi koleksi, penyusunan laporan dan pembuatan video wisata edukatif berbasis budaya lokal. Koleksi museum yang mencakup artefak arkeologi, benda-benda upacara tradisional, alat-alat musik, mas kawin serta benda-benda peralatan hidup masyarakat Papua terbukti relevan dengan kompetensi mata kuliah sejarah dan usaha pariwisata yang menekankan keterpaduan antara aspek historis dan potensi wisata budaya Papua. Pembelajaran di museum memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan bermakna bagi mahasiswa, menumbuhkan apresiasi terhadap warisan budaya lokal, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif dalam merancang produk-produk wisata berbasis sejarah budaya lokal. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan akses ke sumber referensi lokal yang memadai, namun dapat diatasi dengan penggunaan sumber-sumber sekunder dari buku maupun jurnal ilmiah yang relevan dengan materi pada pembelajaran tersebut.
Pengaruh Sistem Reward Dan Punishment Terhadap Semangat Kerja Karyawan Pada PT. Karya Mandala Putra Mamuju Mutiah, Mutiah; Aqil, Muhammad; Ferils, Muh.
Jurnal Economic Resource Vol. 8 No. 2 (2025): September - February
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Sistem Reward Dan Punishment Terhadap Semangat Kerja Karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Penelitian ini menggunakan populasi terbatas, dengan penentuan sampel menggunakan teknik total sampling yang melibatkan 40 Karyawan PT. Karya Mandala Putra Mamuju. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Pengujian kualitas data penelitian menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas, dengan alat analisis regresi linear berganda. Pengujian hipotesis menggunakan uji parsial (uji statistik t), uji simultan (uji statistik F), serta analisis koefisien determinasi (R2) digunakan untuk mengukur kontribusi prediktor variabel terhadap dependen variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem reward berpengaruh signifikan secara parsial terhadap semangat kerja dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai thitung 3,904 > ttabel 2,026. Punishment berpengaruh signifikan secara parsial terhadap semangat kerja dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai thitung 4,653 > ttabel 2,026. Serta sistem reward dan punishment berpengaruh signifikan secara simultan terhadap semangat kerja karyawan pada pt. Karya mandala putera mamuju dengan nilai signifikansi 0,000<0,05 dan nilai Fhitung 49,874 > Ftabel 3,252. Dengan kontribusi tergolong kuat yakni sebesar 72,9%. Temuan ini menggaris bawahi bahwa sistem reward dan punishment yang efektif berperan penting dalam mendorong semangat kerja karyawan PT. Karya Mandala Putra Mamuju
Quality of Work  Life dan Employee Engagement sebagai Kunci Performance Penyuluh KB di Sulawesi Barat Said, Padly Hadis; Ramli S, Ramli S; Aqil, Muhammad
Journal of Management Branding Vol. 2 No. 2 (2025): Journal Of Management Branding
Publisher : Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71326/jmb.v2i2.77

Abstract

This study aims to evaluate the extent to which Quality of Work Life (QWL) and Employee Engagement influence the performance of Family Planning Counselors in West Sulawesi Province. Given their strategic role as the frontline agents in promoting population and family development programs, understanding the key factors that affect their work effectiveness is crucial. Using a quantitative approach, data were collected through questionnaires distributed to 55 active counselors and analyzed using multiple linear regression techniques. The findings reveal that both QWL and employee engagement have a positive and significant impact on counselor performance. When analyzed simultaneously, these two variables accounted for 71.6% of the variance in performance. Interestingly, employee engagement emerged as the more dominant factor compared to QWL. This highlights the critical role of emotional and psychological involvement in fostering dedication and commitment to their responsibilities. These results provide practical implications for policymakers in designing performance improvement strategies that focus on enhancing work environment quality and strengthening employee engagement in a comprehensive manner
Too Much to Choose: How Product Overload in Retail Leads to Consumer Decision Fatigue? Ramli S; Dahri, Nur Wahyunianti; Aqil, Muhammad; Nurfaidah
JBTI : Jurnal Bisnis : Teori dan Implementasi Vol. 16 No. 3 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The sample used consisted of 300 respondents, selected using purposive sampling techniques. The present study employed a covariance-based structural equation modeling (CB-SEM) approach to analyze the data collected from respondents. The findings indicated that the marketing mix and consumer behavior exert a substantial influence on purchasing decisions, while brand image demonstrated an absence of significant impact. Furthermore, the marketing mix does not exert a substantial influence on customer satisfaction. Consumer behavior and brand image are found to have a significant impact on customer satisfaction. The marketing mix and consumer behavior, which serve as mediators in purchasing decisions, have been demonstrated to exert a significant influence on customer satisfaction. Conversely, brand image, which functions as a mediator in purchasing decisions, has been found to have an insignificant influence on customer satisfaction.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PAI MELALUI YOUTUBE DALAM MEMBANGUN PENGUASAAN MATERI TERHADAP GEN Z DI MAN 4 PIDIE Aqil, Muhammad; Muzakir, Muzakir
AT-TAJDID Vol 9, No 2 (2025): JULI-DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v9i2.4470

Abstract

Efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap Gen Z sangat bergantung pada media pembelajaran yang digunakan. Youtube sebagai media pembelajaran dianggap sesuai dengan karakteristik Gen Z yang akrab dengan teknologi dan menyukai konten visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Youtube dalam membantu penguasaan materi PAI pada siswa kelas XI IPA di MAN 4 Pidie. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan sampel sebanyak 18 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan angket, sedangkan teknik analisis data mencakup tiga tahapan: perencanaan, penerapan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Youtube sebagai media pembelajaran PAI terbukti efektif. Video pembelajaran di Youtube mampu menyajikan materi secara menarik dan mudah dipahami. Selain itu, siswa dapat mengakses ulang video untuk memperdalam pemahaman mereka. Metode ini juga meningkatkan kepercayaan diri, motivasi belajar, serta penguasaan materi PAI. Dengan demikian, pembelajaran melalui Youtube menjadi alternatif yang relevan dan efektif dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21, terutama bagi generasi yang sangat dekat dengan dunia digital seperti Gen Z.The effectiveness of Islamic Education (PAI) learning for Generation Z highly depends on the media used. YouTube, as a learning medium, is considered suitable for the characteristics of Gen Z who are familiar with technology and prefer visual content. This study aims to determine the effectiveness of using YouTube in helping students master PAI material, focusing on 11th-grade science students at MAN 4 Pidie. The research employs a descriptive qualitative method, with a sample of 18 students selected through purposive sampling. Data collection techniques include observation, documentation, and questionnaires, while data analysis involves three stages: planning, implementation, and reflection. The results show that YouTube is an effective learning medium for PAI. YouTube videos present the material in an engaging and easily understandable way. Moreover, students can rewatch the videos to deepen their understanding. This method also enhances students’ confidence, motivation, and mastery of the material. Therefore, learning through YouTube proves to be a relevant and effective alternative in addressing 21st-century learning challenges, especially for a generation closely connected to the digital world like Gen Z.