Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Bahasa Arab di Lingkungan Markaz Arab Pesantren Muhammad Fahrur Roji; bella, sinta; Muhyidin; Imro’atussholiha
Lisan An Nathiq : Jurnal Bahasa dan Pendidikan Bahasa Arab Vol. 7 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/lan.v7i1.6584

Abstract

Lingkungan bahasa disebut-sebut sebagai salah satu faktor terpenting dalam pembelajaran bahasa. Markaz Arab sebagai salah satu lingkungan bahasa tentu memiliki cara tersendiri untuk mengimplementasikan lingkungan bahasa dalam pembelajaran bahasa Arab. Karena itu penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi lingkungan Markaz Arab dalam pembelajaran bahasa Arab di PP. Bustanul Ulum Mlokorejo. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Melalui wawancara mendalam, peneliti menemukan fakta bahwa lingkungan bahasa yang diterapkan oleh Markaz Arab adalah lingkungan formal dan informal, sehingga hal tersebut mempermudah dalam pembelajaran bahasa Arab. Dengan demikian, peneliti menyimpulkan bahwa lingkungan formal dan informal dapat memberikan perkembangan yang cukup signifikan dalam pembelajaran bahasa Arab. Berangkat dari realitas tersebut, peneliti memberikan saran kepada para pembaca untuk berupaya menciptakan lingkungan bahasa secara formal dan informal dalam pembelajaran bahasa Arab.
IMPLEMENTASI SMART AKUARIUM BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) PADA SALMA AKUARIUM IKAN HIAS BELLA, SINTA
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) Vol. 7 No. 2 (2023): Volume 7, Nomor 2, Juli 2023
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59697/jtik.v7i2.127

Abstract

Banyaknya kendala yang dihadapi salah satunya ialah kewajiban dalam mengganti filter, memberi makan secara teratur dan menjaga suhu air, perkembangan teknologi berperan penting dalam terbentuknya ekosistem jaringan Internet of things (IoT). Internet of things adalah sebuah istilah yang muncul dengan pengertian sebuah akses perangkat elektronik melalui media internet atau tanpa internet. Smart Akuarium adalah akuarium yang menerapkan sistem sirkulasi air yang ditunjang dengan sistem pengolahan air mandiri yang menggabungkan sistem pengolahan air secara geologi dan biologi. Metode pengembangan sistem yang digunakan yaitu Rapid Appication Development (RAD), teknik pengumpulan data yaitu wawancara, kuesioner dan studi pustaka. Dengan menggunakan sensor suhu DHT11, sensor turbidity untuk menukur nilai kekeruhan pada air dan motor servo sebagai alat pemberi pakan dan NodeMCU dan terhubung ke internet tersambung dengan aplikasi blynk yang terhubung melalui interneti ke smartphone. Hasil penelitian smart akuarium ini dapat membantu dan memudahkan dan membantu monitoring dan pemberian pakan pada peliharaan di akuarium
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI BERBASIS DIVERSIFIKASI OLAHAN NANAS SEBAGAI OLEH-OLEH Nur Ramadhanty, Diny; Bella, Sinta; Vareri Angelieta, Putri; Riki, Muhammad; Lazuarni, Shafiera; Emilda, Emilda; M. Nurkholis, Kgs.
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4610-4615

Abstract

Desa Sungai Duren merupakan desa di Kecamatan Lembak, Sumatera Selatan yang memiliki potensi komoditas selain tanaman karet yaitu nanas. Buah nanas di Desa Sungai Duren hanya dijual atau pengolahan berbahan nanas belum maksimal. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat Desa Sungai Duren Kec. Lembak mengenai olahan produk pangan berbahan baku nanas sehingga usaha kuliner khususnya oleh-oleh yang berbasis potensi lokal dari nanas dapat berkembang. Metode pelaksanaan kegiatan pelatihan pembuatan permen bersama wanita tani Desa Sungai Duren. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini yaitu peserta menyatakan kegiatan ini bermanfaat sebesar 89% meningkatkan pengetahuan dan keterampilan 95%, dan peserta tertarik untuk membuat olahan nanas yang dapat meningkatkan nilai jual dan pendapatan keluarga sebesar 89%.
PENGARUH PENGETAHUAN AKUNTANSI DAN KEMAMPUAN TEKNIK PERSONAL TERHADAP EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SURVEY PADA PELAKU UMKM DI KECAMATAN KALIDONI PALEMBANG) Bella, Sinta; Hendarmin, RM. Rum; Ratu, Mutiara Kemala
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29034

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pengetahuan Akuntansi Dan Kemampuan Teknik Personal Terhadap Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi. Penelitian ini dilakukan pada pelaku UMKM di Kecamatan Kalidoni Palembang. Pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling yaitu simple random sampling dengan sampel terpilih sebanyak 98 responden. Data penelitian ini diperoleh dari kuesioner (data primer). Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi linier berganda. Hasil analisis data dengan bantuan Statistical Product and Service Solutions (SPSS) Versi 26. Berdasarkan hasil Uji F menunjukkan nilai F hitung 50.781 dengan nilai F tabel sebesar 3.09 sehingga nilai F hitung > F tabel (50.781 > 3.09) dengan tingkat signifikan 0.00 < 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa Pengetahuan Akuntansi (X1) dan Kemampuan Teknik Personal (X2) berpengaruh dan signifikan secara bersama-sama terhadap Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi (Y).Kemudian hasil uji t menunjukkan bahwa pengetahuan akuntansi dengan nilai sig Pengetahuan Akuntansi (X1) terhadap Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi (Y) adalah sebesar 0.004 < 0.05 dan nilai t hitung > t tabel adalah sebesar 2.973 > 1.985251. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel pengetahuan akuntansi berpengaruh dan signifikan terhadap efektivitas sistem informasi akuntansi. Dan kemampuan teknik personal dengan nilai sig kemampuan teknik personal (X2) terhadap efektivitas sistem informasi akuntansi adalah sebesar 0.000 < 0.05 dan t hitung > t tabel adalah sebesar 5.605 > 1.985251 maka dapat disimpulkan bahwa variabel kemampuan teknik personal berpengaruh dan signifikan terhadap efektivitas sistem informasi akuntansi
ANALISIS STRATEGI GURU DALAM MEMBELAJARKAN SISWA BERHITUNG DI KELAS I SEKOLAH DASAR Bella, Sinta; Ason, Ason; Lestari, Novika
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 1 No. 1 (2023): JANUARI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v1i1.1004

Abstract

Penelitian dilatar belakangi kesulitan siswa kelas 1 Sekolah Dasar dalam pembelajaran berhitung. Penelitian bertujuan mengetahui strategi guru dalam membelajarkan siswa berhitung di kelas 1 SD Negeri 17 Labai. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian yaitu guru kelas sekolah dasar. Objek penelitian ini stategi guru dalam membelajarkan siswa berhitung di kelas 1. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabasahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian diperoleh bahwa stategi guru dalam membelajarkan siswa berhitung di kelas 1 SD Negeri 17 Labai adalah strategi pembelajaran langsung yaitu guru menggunakan strategi dengan membantu siswa mempelajari keterampilan dasar dan memperoleh pengetahuan langkah demi langkah. Strategi pembelajaran individual yaitu guru mengelola kegiatan belajar mengajar dalam kelompok siswa yang besar dengan mengatur sedemikian rupa sehingga siswa memperoleh perhatian lebih banyak. Strategi belajar kelompok yaitu guru menyajikan bahan pelajaran dengan cara siswa membahas pelajaran secara berkelompok, bertukar pendapat mengenai topik/masalah untuk memperoleh suatu kesimpulan. Strategi pembelajaran deduktif yaitu guru melakukan pembelajaran dengan mempelajari konsep-konsep, kemudian mencari kesimpulan dan ilustrasi dari yang abstrak menuju yang kongkret. Kesimpulan penelitian ini guru membelajarkan siswa kelas 1 berhitung menggunakan strategi pembelajaran langsung, pembelajaran individual, pembelajaran kelompok dan pembelajaran deduktif.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Media Sosial Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Di Markaz Bahasa Arab Immatul Khoiroh; Khodijah, Siti; Farhah, Naylul; Halima, Nur; Bella, Sinta
Al-Ahruf (Journal for Arabic and Linguistics Education) Vol. 2 No. 02 (2025): JUNI
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/alahruf.v2i02.2347

Abstract

Di era digital, media sosial seperti YouTube, tidak hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu belajar yang berdampak positif. Penelitian ini dilakukan untuk Pertama, mendeskripsikan pemanfaatan media pembelajaran berbasis media sosial. Kedua, menganalisis dan mendeskripsikan pemanfaatan media pembelajaran berbasis media sosial dalam meningkatkan minat belajar siswa di Markaz Arab PP. Bustanul Ulum Mlokorejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten pembelajaran berbentuk video, gambar, dan tantangan singkat di media sosial membuat siswi lebih tertarik dan semangat belajar. Mereka merasa lebih mudah memahami kosakata dan struktur kalimat bahasa Arab. Para pengajar juga termotivasi untuk membuat konten pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Penggunaan media sosial terbukti membantu menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan sesuai dengan kebiasaan siswi di era digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggabungan metode pembelajaran tradisional dengan media sosial dapat meningkatkan minat belajar dan pemahaman siswa terhadap bahasa Arab. Referensi Amalia, R., & Setiawan, D. (2023). Integrasi media sosial dalam pembelajaran bahasa Arab untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan Bahasa Arab, 7(3), 56–69. Bella, Sinta, and Mokhammad Miftakhul Huda. "The use of YouTube media in improving listening and speaking skills in uin kiai haji achmad siddiq jember." Journal Of Arabic Language Teaching 2.1 (2022): 43-56. Fadilah, A., & Nurhayati, S. (2024). Studi kasus pemanfaatan media sosial dalam meningkatkan minat belajar bahasa Arab di Markaz Bahasa Arab. Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Teknologi, 13(1), 45–60. Fauzan, A., & Wulandari, R. (2023). Pemanfaatan media sosial sebagai media pembelajaran bahasa Arab di era digital. Jurnal Teknologi Pendidikan, 25(2), 115–127. Fauziah, R., & Putri, N. (2023). Peran media visual dalam meningkatkan minat belajar dan persiapan kelulusan siswi pada pembelajaran bahasa Arab. Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Multimedia, 15(2), 112–126. Fitriani, S., & Ramadhan, A. (2023). Pemanfaatan media sosial dalam meningkatkan motivasi dan aktivitas belajar siswa di era digital. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran, 9(1), 45–60. Fitriani, Y. (2021). Pemanfaatan media sosial sebagai media penyajian konten edukasi atau pembelajaran digital. Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research (JISAMAR), 5(4), 1006–1013. Hasanah, N., & Prasetyo, E. (2023). Struktur pengajaran dan pengalaman belajar bahasa Arab di Markaz Bahasa Arab: Studi kualitatif pada berbagai tingkatan kelas. Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Budaya, 12(2), 59–72. Hidayati, N., & Putra, A. (2023). Efektivitas YouTube sebagai media pembelajaran bahasa Arab pada tingkat I’dadiyah: Studi kasus di Markaz Bahasa Arab. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Media Pembelajaran, 14(1), 32–46. Hidayat, M., & Rahman, F. (2022). Peran Markaz Bahasa Arab dalam meningkatkan kompetensi bahasa dan pemahaman agama di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Mlokorejo. Jurnal Pendidikan Islam dan Bahasa Arab, 8(2), 145–160. Iskandar, M., & Nuraini, S. (2023). Pemanfaatan media sosial untuk meningkatkan pemahaman bahasa Arab tingkat lanjutan di Markaz Bahasa Arab. Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 15(2), 120–134. Khairani, H., Amalia, A., Garzita, R. V., Husna, F., & Nasution, S. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar Bahasa Arab siswa SMP Muhammadiyah 7 Madrasah Tsanawiyah. Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa, 3(1), 217–227. Kurniati, A. (2022). Pemanfaatan media sosial dalam pembelajaran bahasa Arab: Peluang dan tantangan di era digital. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Bahasa Arab, 5(1), 34–50. Kurniati, D. (2022, August 20). Penggunaan media sosial dalam pembelajaran bahasa Arab dengan model blended learning. Ta’limi: Journal of Arabic Education and Arabic Studies, 1(2), 119–138. Ni’am, A. M. (2023). The role of pondok pesantren in learning Arabic language skills in Indonesia. Al Mazaya: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 1(1), 38–50. Nisak, K. I. (2020). Penggunaan Instagram sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan prestasi belajar bahasa Arab Maharaha Kalam MTs Sabilul Muttaqin Mojokerto. Al Muttaqin: Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi, 1(2), 110–119. Nurhadi, D., & Wulandari, S. (2024). Pengaruh konten visual dan interaktif pada media sosial terhadap motivasi belajar bahasa Arab siswa. Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Sastra, 11(1), 25–38. Nurhidayah, L., & Rahmawati, S. (2023). Pendekatan visual dan audiovisual dalam pembelajaran bahasa Arab untuk siswi kelas Mubtadi’ah di Markaz Bahasa Arab. Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Media Pembelajaran, 11(2), 88–102. Putri, A. N., & Wahyuni, D. (2024). Pengaruh media sosial terhadap minat belajar bahasa Arab di Markaz Bahasa Arab: Studi pada tingkatan Mubtadi’ah, I'dadiyah, dan Takmili. Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Teknologi Pembelajaran, 16(1), 45–63. Putri, A. N., & Wahyuni, D. (2024). Pengaruh media sosial dan visualisasi terhadap minat dan pemahaman bahasa Arab pada siswi di Markaz Bahasa Arab: Studi pada tingkatan Mubtadi’ah, I'dadiyah, dan Takmili. Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Teknologi Pembelajaran, 16(2), 112–130. Rahman, S., & Lestari, D. (2023). Studi awal pemanfaatan media sosial dalam pembelajaran bahasa Arab: Peluang dan tantangan. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 9(3), 112–123. Rahmawati, D., & Sari, N. M. (2022). Pengaruh minat belajar terhadap prestasi siswa dalam pembelajaran bahasa Arab di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab, 7(2), 85–98. Rohmah, S., & Wicaksono, A. (2023). Efektivitas media sosial berbasis video visual dalam meningkatkan minat belajar bahasa Arab di kalangan santri. Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Media Digital, 12(1), 88–102. Sari, R. N., & Putra, I. G. N. (2023). Pendekatan kualitatif studi kasus dalam pemanfaatan media sosial untuk meningkatkan minat belajar siswa di era digital. Jurnal Penelitian Pendidikan, 12(3), 210–225. Siregar, I. M. (2025). Pengaruh penggunaan media sosial terhadap minat belajar Bahasa Arab pada anak sekolah dasar. Sindoro: Cendikia Pendidikan, 16(5), 71–80. Wulandari, F., & Hakim, A. (2023). Pengaruh media video visual terhadap peningkatan penguasaan kosakata bahasa Arab pada siswa pesantren. Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Arab, 8(2), 97–110.
Patriarki dalam Perspektif Pesantren Studi Kasus di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Mlokorejo Bella, Sinta; Mahmudah, Nasihatul; Azizi, Faiz; Rahmawati, Eli
Mozaic: Islamic Studies Journal Vol. 4 No. 02 (2025)
Publisher : Pascasarjana UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/mozaic.v4i02.2380

Abstract

Pesantren as a traditional Islamic educational institution has a social and cultural structure that is still thick with patriarchal values. Gender relations in them are often shaped by religious understanding that places men as the main authority. This study aims, first, to describe patriarchy in the perspective of pesantren. Second, to analyze and describe patriarchy in pesantren perspective in PP. Bustanul Ulum Mlokorejo. This research uses a qualitative approach with a case study method. The data collection techniques used were observation, documentation, and interviews. The results showed that first, patriarchy in the pesantren perspective is a relationship of male domination over women in socio-religious activities in the pesantren environment. Second, patriarchy in the pesantren perspective is not adopted in PP. Bustanul Ulum Mlokorejo. The implications of this finding indicate the need for dissemination related to relations that are starting to be equal, based on willingness, and mutual cooperation in the pesantren environment. Pesantren is no longer a religious educational institution that is the basis of patriarchal relations.
Peran Bahasa Inspiratif Guru PJOK dalam Menghadapi Tantangan Gaya Hidup Sedentari di Kalangan Remaja Leksono, Firmansyah Tegar; Bella, Sinta; Tertian, Muhammad Idham Kusma; Azka, Muhammad Farhan; Hasan, Mulki Maulana; Rizkyanti, Mochammad Whilky
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v16i1.3786

Abstract

Gaya hidup sedentari masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang banyak ditemui di kalangan remaja, terutama akibat meningkatnya penggunaan gawai dan berkurangnya minat terhadap aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan melihat bagaimana bahasa inspiratif yang digunakan guru PJOK dapat memengaruhi motivasi serta perilaku aktivitas fisik siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 37 remaja berusia 14–19 tahun. Instrumen terdiri dari 15 pernyataan yang mencakup kebiasaan sedentari, pemahaman risiko kesehatan, serta pengaruh komunikasi guru PJOK. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kecenderungan sedentari pada responden masih cukup tinggi, terutama pada kebiasaan duduk lama dan penggunaan gawai. Meskipun demikian, tingkat pemahaman mereka mengenai dampak negatif gaya hidup sedentari tergolong baik. Temuan penting lainnya adalah kuatnya pengaruh bahasa guru PJOK dalam membangkitkan motivasi siswa. Mayoritas responden menyatakan bahwa arahan, contoh, dan penggunaan bahasa yang memotivasi dari guru membuat mereka lebih bersemangat berolahraga dan mulai mengurangi kebiasaan pasif. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi yang inspiratif dari guru PJOK tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa, tetapi juga berperan dalam mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup yang lebih aktif.
IMPLIKASI PSIKOLOGI PERKEMBANGAN MORAL KOHLBERG TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA Mardliyah, B. Siti; Bella, Sinta; Jannah, Sabrina Izzatul; Nafisatussa'adah, Nafisatussa'adah; Tarsono, Tarsono
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i1.8080

Abstract

This research is motivated by the persistent challenge of shaping students' authentic religious character, where religious education often results only in ritualistic obedience without a deep internalization of values. This study focuses on analyzing the implications of Lawrence Kohlberg's moral development theory as a strategic foundation for revitalizing the practice of religious character education. Using qualitative methods with a descriptive-analytical literature study approach, this study synthesizes Kohlberg's key works and the psychology of religion literature to build a relevant pedagogical framework. Key findings indicate a significant structural relationship between the level of moral reasoning and the expression of religiosity: the Preconventional stage gives rise to instrumental spirituality based on rewards and punishments, the Conventional stage gives rise to normative obedience to social rules, while the Postconventional stage reflects the autonomous internalization of universal ethical principles. These findings imply the need for an adaptive educational approach, where teaching methods such as moral dilemma discussions are tailored to students' cognitive maturity to foster moral development. It is concluded that Kohlberg's framework serves as a crucial pedagogical roadmap for educators to transform external obedience into a strong and internalized moral-religious commitment, so that the success of character education is highly dependent on the alignment of educational interventions with the stages of students' moral development. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan persisten dalam membentuk karakter religius siswa yang autentik, di mana pendidikan agama sering kali hanya menghasilkan kepatuhan ritualistik tanpa internalisasi nilai yang mendalam. Studi ini berfokus pada analisis implikasi teori perkembangan moral Lawrence Kohlberg sebagai landasan strategis untuk merevitalisasi praktik pendidikan karakter religius. Melalui metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur deskriptif-analitis, penelitian ini menyintesis karya-karya utama Kohlberg dan literatur psikologi agama untuk membangun kerangka pedagogis yang relevan. Temuan utama menunjukkan adanya hubungan struktural yang signifikan antara tingkat penalaran moral dengan ekspresi religiusitas: tahap Prakonvensional memunculkan spiritualitas instrumental berbasis imbalan dan hukuman, tahap Konvensional melahirkan kepatuhan normatif terhadap aturan sosial, sedangkan tahap Pascakonvensional mencerminkan internalisasi prinsip etika universal secara otonom. Temuan ini mengimplikasikan perlunya pendekatan pendidikan yang adaptif, di mana metode pengajaran seperti diskusi dilema moral disesuaikan dengan kematangan kognitif siswa untuk mendorong perkembangan moral. Disimpulkan bahwa kerangka kerja Kohlberg berfungsi sebagai peta jalan pedagogis krusial bagi pendidik untuk mentransformasi ketaatan yang bersifat eksternal menjadi komitmen moral-religius yang kokoh dan terinternalisasi, sehingga keberhasilan pendidikan karakter sangat bergantung pada keselarasan intervensi edukatif dengan tahapan perkembangan moral peserta didik.  
A Culturally Responsive PAI Learning Design: Integrating Local Islamic Wisdom through Meaningful and Engaging Student Participation Bella, Sinta; Irawan, Irawan
Abjadia : International Journal of Education Vol 11, No 1 (2026): Abjadia
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/abj.v11i1.39893

Abstract

This study aims to develop a learning design that is relevant to local Islamic culture, so that students can actively engage in a meaningful and enjoyable learning process. The background of this study stems from the need for a learning model that not only emphasizes academic achievement but also pays attention to Islamic values and local culture as part of the formation of student character. In the context of education in Indonesia, the diversity of local Islamic culture and traditions is a great potential that can be integrated into the learning process to make it more contextual, authentic, and close to the daily lives of students. The method used is the library research method by reviewing various relevant literature sources, such as books, journals, and previous research results on learning design, local Islamic culture, and meaningful and enjoyable learning strategies. Learning design that is relevant to local Islamic culture and actively involves students can be an alternative effective learning strategy to build a contextual and enjoyable learning experience. Such learning not only strengthens students' Islamic identity, but also fosters a love for local culture and develops critical, social, and spiritual thinking skills in a balanced manner.
Co-Authors , Siti Asiya acum wijaya Alia Latifah Andi Prastowo Anum, Adelina Ason, Ason Ayu, Munira Azizi, Faiz Azka, Muhammad Farhan Desriantomy Desriantomy Dewana, Gustira Ratu Dina Indriana Dora, Renita Eli Rahmawati, Eli Elly Rustanti Elvina, Ina Emilda, Emilda Erliyana, Nova Eva Zuraidah Fakhrur Rozi, Fakhrur Farhah, Naylul Hafidz Raudatun Nisa, Mutya Halima, Nur Halimatus Sya’diyah Hapipa, Ivi Hasan, Mulki Maulana Helmi Syaifuddin Helmi, Achmad Mahrus Hendarmin, RM. Rum Huda, Mokhammad Miftakhul Immatul Khoiroh Imro’atussholiha Irawan Irawan Irawan, M. Ferry JAMILAH Jannah, Sabrina Izzatul Junaidi, Win Lazuarni, Shafiera Leksono, Firmansyah Tegar M, Kartika Sari M. Nurkholis, Kgs. Mahmudah, Nasihatul Mahrus Helmi, Achmad Maimun Mardliyah, B. Siti Martina, Lidian Miarta, Mut’ah Miarti, Mut’ah Mufidah, Maria Muhammad Fahrur Roji Muhyidin Muhyidin Muhyidin Nadeak, Desri Rut Hartati Nafisatussa'adah, Nafisatussa'adah Ningsih, Putri Apria Novika Lestari Nur Ramadhanty, Diny Nurhijatina, Havifa Nursupiamin Nursupiamin, Nursupiamin Puspita , Sylvie Putriana, Delvi Qona’ah, A Raja Rasuna, Muhammad Ardiansyah Ratu, Mutiara Kemala Riki, Muhammad Rio Putra, Deko Rizkyanti, Mochammad Whilky Rohman Rohman Rosmaida Sinaga Saputri, Hera Apriliana Sari, Anggel Permata Sari, Meirita Sembiring, Marselinus Eprimsa Septiarin, Mely Shaleh Shaqinah, Sharla Aliffia Simamora, Chintia Margaretha Siti Khodijah Susilawati, Helmi Syafiatul Alawiyah, Iya Syafiudin, Syafiudin Tarsono Tarsono Tertian, Muhammad Idham Kusma Ulfarianti, Ulfarianti Vareri Angelieta, Putri Wahyu Hidayat Yulia Yulia Zaujatul Amna, Zaujatul Zulhijrah, Zulhijrah