Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS METODE DRILL BERBANTUAN “SMART MATHEMATICS MODULE” TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Ariska, Mega; Asikin, Mohammad; Arifudin, Riza
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 2 No 1 (2013): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v2i1.3323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran menggunakan metode drill berbantuan “Smart Mathematics Module” dapat mencapai ketuntasan belajar siswa pada kemampuan pemecahan masalah dan untuk mengetahui apakah rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajar menggunakan metode drill berbantuan “Smart Mathematics Module” lebih dari rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajar menggunakan metode ceramah berbantuan LKS. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Teuku Umar Semarang tahun pelajaran 2012/2013. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling. Sebagai kelas kontrol terpilih kelas XI AP 1 dan sebagai kelas eksperimen kelas XI AP 2. Data diperoleh dengan metode tes dan metode observasi. Data hasil tes dianalisis menggunakan uji proporsi dan  uji t. Hasil penelitian menyatakan pembelajaran menggunakan metode drill berbantuan “Smart Mathematics Module” mencapai ketuntasan belajar siswa pada kemampuan pemecahan masalah serta rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajar menggunakan metode drill berbantuan “Smart Mathematics Module” lebih dari rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajar dengan metode ceramah berbantuan LKS. Dapat disimpulkan pembelajaran matematika menggunakan metode drill berbantuan “Smart Mathematics Module” efektif karena mencapai ketuntasan belajar pada kemampuan pemecahan masalah.
KEEFEKTIFAN PENDEKATAN APTITUDE TREATMENT INTERACTION TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS PESERTA DIDIK Munawar, Herfi Atrinawati; Wuryanto, Wuryanto; Asikin, Mohammad
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 2 No 1 (2013): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v2i1.3326

Abstract

Pembelajaran konvensional yang kegiatan pembelajarannya masih berpusat pada guru (teacher centered) serta anggapan bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit dan kurang menarik karena media pembelajaran yang ada masih sangat kurang menjadikan peserta didik kurang aktif dan kurang termotivasi dalam mengikuti kegiatan pembelajaran sehingga komunikasi yang terjadi hanyalah komunikasi satu arah yaitu dari guru ke peserta didik. Hal ini menjadikan peserta didik tidak mengoptimalkan kemampuan yang mereka miliki. Akibatnya, pembelajaran menjadi kaku, terlalu serius dan kurangnya sikap kerja sama pada masing-masing individu peserta didik. Salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menerapkan Pendekatan Aptitude Treatment Interaction Berbantuan CD Interaktif. Dengan teknik cluster random sampling terpilih dua kelas sampel yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, tes, dan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pendekatan Aptitude Treatment Interaction Berbantuan CD Interaktif lebih efektif daripada Pendekatan Konvensional untuk mengembangkan kemampuan komunikasi matematis peserta didik.
PEMBENTUKAN KARAKTER DAN PEMECAHAN MASALAH MELALUI MODEL SUPERITEM BERBANTUAN SCAFFOLDING Pratiwi, Restyanna Yanu; Sukestiyarno, Sukestiyarno; Asikin, Mohammad
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 3 No 1 (2014): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v3i1.3439

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran Superitem berbantuan scaffolding pada materi trigonometri kelas X SMK dapat meningkatkan karakter rasa ingin tahu, ketrampilan pemecahan masalah, dan dapat mencapai KKM pada siswa yang ditentukan pada kemampuan pemecahan masalah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive pada kelas X RPL 2 dengan 5 siswa sebagai subjek penelitian.  Subjek 1 adalah siswa peringkat pertama, subjek 2, 3 dan 4 adalah siswa pada kuartil pertama, kedua dan ketiga serta subjek 5 siswa pada peringkat terakhir. Hasil penelitian menunjukkan karakter rasa ingin tahu dan ketrampilan pemecahan masalah kelima subjek penelitian meningkat ditunjukkan dengan peningkatan skor gain yang diperoleh dari hasil pengamatan dan wawancara. Karakter rasa ingin tahu S1 mendapatkan gain dengan kriteria tinggi sedangkan keempat subjek yang lain yaitu S2, S3, S4, dan S5 sedang. Hasil pengamatan ketrampilan pemecahan masalah menghasilkan gain dengan kriteria tinggi semua. Kemampuan pemecahan masalah kelima subjek penelitian mencapai  KKM yang telah ditetapkan yaitu ≥71. Peringkat pertama adalah S1 (99,7), kedua S5 (75,8), ketiga S2 (75,6), peringkat keempat dan kelima adalah S3 dan S4 dengan nilai sama (75,8). Simpulan pada penelitian ini adalah model pembelajarn Superitem berbantuan scaffolding dapat meningkatkan 3 aspek hasil belajar yaitu afektif, psikomotorik, dan kognitif.
KEEFEKTIFAN MODEL FSLC DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL TERHADAP KOMUIKASI MATEMATIS SISWA Hidayati, Intan; ASIKIN, MOHAMMAD; Sugiman, Sugiman
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 3 No 2 (2014): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v3i2.4467

Abstract

Penelitian ini merupakan eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis siswa antara kelas kontrol dan kelas eksperimen di SMP N 1 Moga Pemalang. Subjek penelitan ini adalah seluruh siswa kelas VIII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa masing-masing kelas sebanyak 36 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan, 2 pertemuan untuk proses penerapan pembelajaran dan 1 pertemuan untuk evaluasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes untuk mengukur kemampuan komunikasi matematis, observasi aktivitas siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe FSLC dengan pendekatan kontekstual, dan dokumentasi. Data dari hasil tes dianalisis secara kuantitatif yang diperkuat dengan hasil observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dari uji normalitas dan homogenitas dari kedua kelompok diperoleh bahwa kelompok tersebut normal dan homogen, sehingga untuk pengujian hipotesis dapat digunakan uji t. Dari hasil perhitungan, diperoleh thitung = 2,95 dan ttabel = 1,69 , oleh karena thitung > ttabel, jadi H0 ditolak. Sehingga rata-rata kemampuan komunikasi matematis peserta didik kelas eksperimen lebih dari rata kemampuan komunikasi matematis peserta didik kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis lembar observasi kemampuan komunikasi matematis peserta didik pada kelas eksperimen, kemampuan komunikasi matematis peserta didik meningkat dari 64,28% dengan kategori aktif pada pertemuan pertama menjadi 76,78% pada pertemuan kedua dengan kategori sangat aktif. Dengan demikian, pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe FSLC dengan pendekatan kontekstual lebih efektif dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.
TINGKAT BERPIKIR KREATIF PADA GEOMETRI SISWA KELAS VII DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF DALAM SETTING PROBLEM BASED LEARNING Purnomo, Dhidik Joko; Asikin, Mohammad; Junaedi, Iwan
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2015): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v4i2.7450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tingkat berpikir kreatif pada geometri siswa SMP Kelas VII ditinjau dari gaya kognitif dalam setting Problem Based Learning. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berpikir kreatif matematika dan wawancara. Analisis tes berpikir kreatif matematika mengacu pada tiga komponen berpikir kreatif yaitu kefasihan, fleksibilitas, dan kebaruan. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah tahap reduksi data, tahap penyajian data, tahap verifikasi dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat berpikir kreatif siswa ditinjau dari gaya kognitif reflektif diperoleh hasil tingkat berpikir kreatif (TBK) 3 yang berarti kreatif, (2) tingkat berpikir kreatif siswa ditinjau dari gaya kognitif impulsif diperoleh tingkat berpikir kreatif (TBK) 1 yang berarti kurang kreatif dan tingkat berpikir kreatif (TBK) 4 yang berarti sangat kreatif.
ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS VIII DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA BENTUK URAIAN BERDASARKAN TAKSONOMI SOLO Agustina, Ika Rizki; Mulyono, Mulyono; Asikin, Mohammad
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 5 No 2 (2016): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v5i2.11399

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan penyebab kesalahan siswa kelas VIII SMP N 2 Patebon dalam menyelesaikan soal bentuk uraian materi garis singgung lingkaran berdasarkan taksonomi SOLO. Kesalahan yang diteliti didasarkan pada jenis-jenis kesalahan Subanji dan Mulyoto. Subjek penelitian berjumlah 9 siswa yang dipilih dengan ketentuan level respon/jawaban yang diberikan siswa berdasarkan taksonomi SOLO. Penyusunan soal tes dan level respon/jawaban siswa berdasarkan tingkatan level soal pada taksonomi SOLO. Siswa yang terpilih sebagai subjek penelitian yaitu yang memberikan level respon/jawaban tidak sesuai paling banyak dengan level soal yang diberikan. Setiap subjek penelitian diwawancarai terkait hasil pekerjaannya. Hasil penelitian diperoleh, dari 9 subjek yang diteliti cenderung melakukan kesalahan konsep dan kesalahan teknis dimana kesalahan ini hampir terjadi pada setiap subjek namun porsi kesalahannya berbeda-beda. Penyebab kesalahan yang dilakukan subjek yaitu kurang memahami materi prasyarat, tidak terampil mengaplikasikan rumus dalam menyelesaikan soal, kurang menguasai operasi aljabar dan ketidakcermatan.
Analysis of Subject Material and Material Presentation of 7th Grade Mathematics Books Viewed from Mathematics Learning Objectives Maharani, Anindya Gita; Asikin, Mohammad; Dwidayati, Nurkaromah
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 6 No 1 (2017): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v6i1.12075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah kesesuaian materi dan penyajian buku pelajaran yang diterbikan oleh Erlangga ditinjau dari tujuan pembelajaran Matematika. Objek penelitian ini adalah buku teks pelajaran Matematika SMP yang digunakan di sekolah yaitu Matematika SMP kurikulum 2013 kelas VII semester II karangan M.Cholik Adinawan dan Sugijono yang diterbitkan oleh Erlangga tahun 2013. Buku Siswa terbitan Depdiknas tahun 2014 digunakan sebagai data pembanding. Data diperoleh dengan metode dokumentasi dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah kajian isi melalui penskoran dengan menelah dan membandingkan kesesuaian materi dan penyajian buku teks ditinjau dari tujuan pembelajaran Matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Materi pada buku teks pelajaran Matematika SMP kelas VII terbitan Erlangga yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah di Kabupaten Pacitan secara umum sudah sesuai dengan tujuan pembelajaran Matematika. (2) Penyajian pada buku teks pelajaran Matematika SMP kelas VII terbitan Erlangga yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah di Kabupaten Pacitan secara umum sudah sesuai dengan tujuan pembelajaran Matematika. The purpose of this research is to determine how the suitability of the material and the presentation of textbooks published by Erlangga terms of learning objectives Mathematics. The object of this research is a mathematics textbooks used in junior high school curriculum 2013 is class VII 2013 second semester essay M.Cholik Adinawan and Sugijono published by Erlangga 2013. Student Book published by the National Education Ministry in 2014 was used as comparative data. Data obtained by the method of documentation and observation. Analysis of the data used is the study of the contents through the scoring with a predict and compare the suitability of the material and the presentation of textbooks in terms of learning objectives Mathematics. The results showed that: (1) The material in textbooks of Mathematics junior class VII Erlangga publications used in teaching and learning activities in schools in Pacitan in general are in accordance with the purpose of learning mathematics. (2) Presentation of the textbooks of Mathematics junior class VII Erlangga publications used in teaching and learning activities in schools in Pacitan in general are in accordance with the purpose of learning mathematics.
Analisis Kemampuan Koneksi Matematika Siswa Kelas VIII pada Model Eliciting Activities (MEA) Ditinjau dari Gaya Kognitif Setyaningsih, Lusianna; ASIKIN, MOHAMMAD; Mariani, Scolastika
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 5 No 3 (2016): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v5i3.13099

Abstract

Tujuan penelitian ini (1) mengetahui apakah kemampuan koneksi matematika siswa kelas VIII pada MEA lebih baik daripada kemampuan koneksi matematika siswa pada model ekspositori, (2) mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematika siswa FD dan FI, dan (3) mendeskripsikan kemampuan koneksi matematika pada MEA berdasarkan gaya kognitif. Jenis penelitian ini adalah mixed method dengan populasi siswa kelas VIII. Kelas sampel terdiri atas VIIIA dan VIIIB. Subjek penelitian terdiri dari 6 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, tes koneksi matematika, GEFT, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan koneksi matematika siswa pada MEA lebih baik dibandingkan pada ekspositori; (2) terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematika siswa FD dan FI; (3) siswa FD mampu mencari dan memahami hubungan antar topik dan antara topik matematika dengan topik di luar matematika, serta menerapkan matematika dalam kehidupan, tetapi siswa FD tidak mampu menerapkan matematika dalam disiplin ilmu lain, tidak mampu memahami representasi, dan tidak mampu sampai kurang mampu mencari hubungan satu prosedur dengan prosedur lain; sedangkan, siswa FI mampu mencari dan memahami hubungan antar topik dan antara topik matematika dengan topik di luar matematika, memahami representasi, menerapkan matematika dalam bidang lain dan kehidupan, dan mencari hubungan satu prosedur dengan prosedur lain. The purpose of this study were (1) determine whether the mathematical connection ability of eighth grader student on MEA is better than the mathematical connection ability on expository, (2) determine whether there are differences mathematical connection ability of FD and FI students, and (3) describe the mathematical connection ability on MEA based on cognitive style. This study is mix method with the population were eighth grader students. The sample class were VIIIA and VIIIB. Subjects consisted of 6 students. Data collection techniques including observation, documentation, mathematical connection test, GEFT, and interviews. The results showed that (1) the mathematical connection ability of student on MEA is better than on expository; (2) there are differences in mathematical connection ability of students FD and FI; (3) students FD are able to find and understand the relationships between topics and between mathematical topic and outside mathematical topic, and apply mathematics in life, but students FD unable to apply mathematics in other disciplines, unable to understand the representation, and not able to less able to find the relationship of the procedure with another procedure; whereas, students FI were able to find and understand the relationships between topics and between mathematical topic and outside mathematical topic, understand representation, applying mathematics in other disciplines and life, and find the relationship of the procedure with another procedure.
The Student’s Analysis of Creative Thinking Process in Solving Open Problems viewed from Wallas Model on Problem Based Learning Model Sunaringtyas, Afianita Dewi; Asikin, Mohammad; Junaedi, Iwan
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 6 No 3 (2017): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v6i3.16084

Abstract

The purpose of this study was to (1) gain the description of PBL mathematicis lesrning model quality towards students; (2) creative thinking ability in solving some open ended problems before the PBL model aplied to them; and (3) getting the description of creative thinking process in solving the open ended problems based on Wallas model in PBL of learning for each Creative Thinking Skill Test CTST. This research is using mixed methods. The result of Mathematical Creative Thinking Skill Test (MCTST) is analyzed quantitatively using classical completeness test and also average difference test. Furthermore, the result of MCTST is analyzed qualitatively to gain the result of students’ Creative Thinking Skill Test (CTST) before PBL learning mode to be applied to them. To obtain research data used questionnaire methods, documentation, testing, observations, and interviews. The results showed that: (1) the quality of learning in both categories, (2) Before the model was applied to the class G, 7th grade students of SMP N 30 Semarang the total score of CTST were: 2 students for CTST4, 16 students for CTST3, 15 students for CTST1, and 3 students for CTST0; and (3) the analysis of the interviews and observations show that each CTST has different characteristics of creative thinking process on preparation phase, incubation, illumination, ang verification.
The effectiveness of problem based learning with authentic assessment towards students’ mathematical problem solving ability at 11th grade of Tran Nhan Tong Senior High School in Ho Chi Minh City, Vietnam Mawarti, Sela; Masrukan, Masrukan; Asikin, Mohammad
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 7 No 2 (2018): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v7i2.21587

Abstract

The purpose of this research was to find out whether Problem Based Learning (PBL) learning with authentic assessment affects the students' mathematical problem solving ability. The method of this research was quantitative research method. Its population was 11th grade of Tran Nhan Tong Senior High School Ho Chi Minh City, Vietnam in academic year 2017/2018. By using the cluster random sampling, class 11A1 was selected as a control class that gained conventional learning in Vietnam, class 11A2 as an experiment class 1 that obtained PBL learning with authentic assessment, and class 11A3 as experiment 2 class that obtained PBL learning. The data collection techniques were documentation and test method. The result of the research showed that the result of mathematical problem solving test at the experiment class 1 successfully reached classical completeness more than or equal to 75% of the students in the class, and students’ mathematical problem solving ability at the experiment class 1 was better than at the experiment class 2, while students’ mathematical problem solving ability at the experiment class 2 was better than at the control class.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Adi Nur Cahyono Afniandari, Laily Noor Agustina, Ika Rizki Ahadi, Faiz Al Ahmad Dzulfikar Ahmad, Abdul Kadir Ahsan, Muhammadi Ghozian Kafi Akmal, Faisal Fazri Alhara, Zepta Habib Ali Djamhuri Amaliyah, Fitriyah Amidi Amidi, Amidi Amin Suyitno Amin Suyitno Aminah, Nursaodah Ani Harmini Arif Rahman Hakim Arif Rahman Hakim Arifah, Nazihatun Arina Ulil Faroh Ariska, Mega Ary Woro Kurniasih Ashim, Muhammad Asih, Tri Sri Noor Astuti Astuti Atika Nur Sabrina Aulia Firdaus Bambang Eko Susilo Bambang Eko Susilo Budi Waluya Devi Purwanti, Devi Dewi , Nuriana Rachmani Dwijanto Dwijanto, Dwijanto Edy Soedjoko Fahmi Rizqi Nashrullah Fauziah, Agusti Firdaus, Aulia Handayani, Kristina Hapzi Ali Hardi Suyitno Hariani Harmini, Ani Hermawan, Jody Setya Hidayati, Intan Iqbal Kharisudin Isnarto, Isnarto Isti Hidayah Iwan Junaedi Iwan junaedi Jamhari Jamhari Kartono - Kasmadi Imam Supardi Khasmawati, Hanik Kistina Wijayanti Konita, Mita Ludwig, Matthias M. Fikri Nurhidayat Maharani, Anindya Gita Marda’ Ulya Reksadini Martalyna, Wihdati Masrukan Masrukan Matthias Ludwig Mawarti, Sela Miftahudin Miftahudin Miftahudin Muhammad Kharis Muhammad Nasir Muhammadi Ghozian Kafi Ahsan Muhlisin Muhlisin Mulyono Mulyono Munawar, Herfi Atrinawati Muwahiddah, Ulil Nailil Muna Auliya Naimnule, Maria Nugroho, Khathibul Umam Z Nuralamsyah, Muh. Nuralamsyah, Muhammad Nurariva Siregar Nuriana Rachmani Dewi Nurkaromah Dwidayati, Nurkaromah Nurlamsyah , Muhammad Nurokhmi Wahyu Setiani Panuntun Hsm, Salahuddin Akbar Agus Permatasari, Shinta Podding, I Takko Podding, I Tako Podding, Takko Pratiwi, Restyanna Yanu Puji Nurhayati Purnomo, Dhidik Joko Putri, Ade Andani Putri, Risma Gita Maharani Putriaji Hendikawati Reni Roikhatul Jannah Rian Triastuti Riza Arifudin Rochmad - Rosa Ary Ardhini Rusyida, Wilda Yulia Salahuddin Akbar Agus Panuntun Hsm Sari, Niken Ramandha Wulan Satrio Ardiansyah, Adi Scolastika Mariani Setyaningsih, Lusianna Shinta Permatasari St. Budi Waluya Sugiman Sugiman Sugiman Suhito Suhito Sukestiyarno Sukestiyarno Sukmawati Sukmawati Sunaringtyas, Afianita Dewi Tamrin, Ike Nurjana Wahyuningtyas, Febriana Walid Walid, Walid Wardono Wardono Wicahyono, Dangu Prastiyo Wulandari, Meidila Wuryanto Wuryanto YL Sukestiyarno Yohanes Leonardus Sukestiyarno Zaenuri Mastur