p-Index From 2021 - 2026
4.078
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) JPMS (Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains) Jurnal Pendidikan Sains Journal on Mathematics Education (JME) Journal on Mathematics Education (JME) Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan AKSIOMA Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran JMPM: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika PRISMA IndoMath: Indonesia Mathematics Education Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN PEDULI: Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika International Journal of Insights for Mathematics Teaching (IJOIMT) Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya Journal on Mathematics Education
Claim Missing Document
Check
Articles

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA SMA MELALUI PEMBELAJARAN OPEN ENDED PADA MATERI SPLDV Firdaus Firdaus; Abdur Rahman As'ari; Abd. Qohar
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.2, Februari 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.301 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i2.6127

Abstract

This research is aims to describe mathematical creative thinking ability of senior high school students through open ended problem learning in Linier Equation System of Two Variables (LESTV). This reasearch type is descriptive kualitative.  Subject of this research are tenth grade students of SMAN 1 WAJA DOMPU. The learning steps of this research are: 1) orientation, 2) inform the material, 3) offering and solving the Open Ended problems, 4) presentation of discussion result, 5) conclution. This research result is that students have ability to creative thinking mathematically.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMA melalui pembelajaran open ended problem materi SPLDV. Jenis penelitian ini, yaitu deskriptif kualitatif. Subjeknya adalah siswa kelas X.2 SMA Negeri 1 Woja Dompu. Tahap pembelajaran dalam penelitian ini adalah (1) Orientasi, (2) pembekalan materi, (3) penyajian dan pengerjaan soal open ended, (4) presentasi, (5) kesimpulan. Kemampuan berpikir kreatif matematis siswa meliputi: (a) fluency, kemampuan siswa lancar dalam memberikan jawaban benar, (b) flexibility, kemampuan siswa dalam menggunakan berbagai cara penyelesaian masalah, (c) novelty, kemampuan siswa dalam memberikan jawaban yang baru dan berbeda dengan siswa lain. Penelitian ini hasilnya, bahwa siswa mempunyai kemampuan berpikir kreatif matematis.
Beban Kognitif Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Berorientasi Pada Higher Order Thinking Skills (HOTS) Riya Dwi Puspa; Abdur Rahman As’ari; Sukoriyanto Sukoriyanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 12: DESEMBER 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i12.14325

Abstract

Abstract: This research is research that have purpose to describe students’ cognitive loads in mathematic learning oriented to Higher Order Thinking Skills (HOTS). Research method that is used in this research is descriptive qualitative. The results showed that the intrinsic cognitive loads were caused by students’  difficulties in finding concept of integral, students’ difficulties in doing operation of  algebraic form, students’ difficulties in solving HOTS problems at level of analyzing, evaluating and creating. Extraneous cognitive loads were caused by using local language that is used by teacher for giving information, time alocation for doing discussion was too short, noise during the discussion and teacher give explanation fastly. Germane cognitive loads were caused by the use of technology in learning such as PowerPoint slides, Google for Education and the internet for accessing to online learning resources, and the existence of asking questions that stimulate students’ HOTS and group discussion.Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan beban kognitif siswa dalam pembelajaran matematika yang berorientasi pada Higher Order Thinking Skills (HOTS). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kognitif intrinsik disebabkan oleh kesulitan siswa dalam menemukan konsep integral, kesulitan siswa dalam melakukan operasi bentuk aljabar, kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada level menganalisis, mengevaluasi, dan mengkreasi. Beban kognitif extraneous disebabkan oleh penggunaan bahasa daerah yang digunakan guru dalam menyampaikan informasi, alokasi waktu untuk berdiskusi yang cukup singkat, kegaduhan saat diskusi berlangsung, dan guru memberikan penjelasan dengan cepat. Beban kognitif germane disebabkan penggunaan teknologi dalam pembelajaran, misalnya slide powerpoint, Google for Education dan internet untuk akses sumber belajar online, serta adanya pengajuan pertanyaan yang menstimulasi HOTS siswa dan diskusi kelompok.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PROBLEM SOLVING POLYA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA MATERI PELUANG KELAS XI SMA Lela Nur Safrida; Abdur Rahman As’ari; Sisworo Sisworo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.4, April 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.764 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i4.6201

Abstract

Reasoning begins to be prominent in mathematics curricula around the world and is regarded as main effort to reform the mathematics learning. Reasoning and mathematics is an integral that inseparable because mathematics materials are understood through reasoning. Improving the students’ mathematical reasoning ability can be done by providing non routine tasks. The learning method that can accommodate students’ thinking process and reasoning is Polya’s problem solving. The purpose of this research and development is to describe the process and results of the learning device development based on Polya’s problem solving for students of class XI SMP on permutations and combinations materials are valid, practical, and effective that support increasing students' mathematical reasoning ability.Penalaran mulai ditonjolkan dalam kurikulum matematika di seluruh dunia dan dipandang sebagai upaya utama untuk mereformasi pembelajaran matematika. Penalaran dan matematika merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan karena materi matematika dipahami melalui penalaran. Upaya peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa dapat dilakukan dengan memberikan tugas yang tidak rutin. Metode pembelajaran yang mampu mengakomodasi proses berfikir dan bernalar siswa yaitu problem solving Polya. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah mendeskripsikan proses dan hasil pengembangan perangkat berbasis problem solving Polya untuk siswa kelas XI pada materi permutasi dan kombinasi yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN INKUIRI UNTUK MEMBANTU SISWA SMA KELAS X DALAM MEMAHAMI MATERI PELUANG Endang Novita Tjiptiany; Abdur Rahman As’ari; Makbul Muksar
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.10, Oktober 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.286 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i10.6973

Abstract

This research development was based on the fact that SMA Negeri 2 Malang is one of the selected schools to implement curriculum 2013, however, based on the author’s experience it can be concluded that teaching the students with the current student books yet provide optimal results. It eager the author to develope teaching materials in the form of a module which contains the characteristic of inquiry learning model with scientific activity. Development of teaching materials was using Plomp development model. Validity, practicability and effectiveness criteria were set by the researchers. Results of field trials showed that the learning module obtained a score of 3.31 validity matter experts and practitioners, which means that the learning module is valid. In the feasibility study results obtained using the module total average scores for all aspects were 3.90 from two observers so that the module has met the criteria developed practical. The results of field trials for the mastery modules were obtained an average score of 85.21 mastery module, then the mastery module for the material is said to be a good, and students called mastery of the material. Results of student questionnaire responses showed a s core of 3.56, which means the students responded positively to the learning modules they used. Thus, the results of mathematical learning Probability module development inquiry based approach is said to be valid, practical and effective.Penelitian pengembangan ini didasarkan pada kenyataan bahwa SMA Negeri 2 Malang merupakan salah satu sekolah terpilih untuk melaksanakan kurikulum 2013. Namun,  berdasarkan pengalaman peneliti diperoleh kesimpulan bahwa membelajarkan siswa dengan buku siswa belum memberikan hasil yang optimal. Hal ini mendorong peneliti untuk mengembangkan bahan ajar berupa modul pembelajaran peluang yang memuat kegiatan dengan ciri dari model pembelajaran inkuiri disesuaikan dengan aktivitas saintifik. Pengembangan bahan ajar ini menggunakan model pengembangan Plomp. Kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan ditetapkan oleh peneliti. Validasi bahan ajar yang dilakukan oleh seorang pakar dan dua orang praktisi memperoleh skor kevalidan 3,31, yang berarti bahwa modul pembelajaran tersebut valid. Pada keterlaksanaan pembelajaran menggunakan modul diperoleh hasil skor rata-rata total untuk seluruh aspek adalah 3,90 dari dua orang praktisi, sehingga disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan telah memenuhi kriteria praktis. Hasil uji coba lapangan diperoleh skor rata-rata penguasaan modul 85,21, maka disimpulkan bahwa penguasaan modul dari siswa uji coba untuk materi peluang dikatakan baik, dan siswa dikatakan tuntas materi. Hasil angket respon siswa menunjukkan skor 3,56 yang berarti siswa memberikan respon positif. Dengan demikian, hasil pengembangan modul pembelajaran matematika peluang berdasarkan pendekatan inkuiri dikatakan valid, praktis, dan efektif.
Penalaran Matematis Mahasiswa Calon Guru SD dalam Menyelesaikan Soal Problem Solving Anton Budi Jatmiko; Erry Hidayanto; Abdur Rahman As’ari
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 10: OKTOBER 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i10.15039

Abstract

Abstract: This paper examines the mathematical reasoning ability of prospective educator understudies in taking care of issues as problem solving. This paper aims to analyze how far the mathematical reasoning abilities of elementary school teacher candidates in solving problem solving problems. This study uses a qualitative approach with descriptive research. The results of this study indicate that the responses of prospective elementary school teacher students in solving problem solving problems are different at each level. The response can reflect the students' mathematical reasoning ability in solving problem.Abstrak: Makalah ini menganalisis kemampuan penalaran mahasiswa calon guru sekolah dasar dalam menangani soal pemecahan masalah. Tulisan ini bermaksud mengkaji seberapa jauh kemampuan penalaran matematis calon guru SD dalam mengerjakan soal pemecahan masalah. Ulasan ini menggunakan metodologi kualitatif dengan penelitian deskriptif. Efek samping dari tinjauan ini menunjukkan bahwa reaksi mahasiswa calon guru sekolah dasar dalam menangani masalah berbeda di setiap tingkat. Respon tersebut dapat mencerminkan kemampuan penalaran mahasiswa dalam mengatasi masalah.
Gesture Mahasiswa dalam Menyelesaikan Masalah Kombinatorika dengan Jawaban Benar Berdasarkan Tahap Berpikir Mason Mei Radia Putri; Abdur Rahman As’ari; Sisworo Sisworo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 8: AGUSTUS 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i8.13962

Abstract

Abstract: This study described undergraduate students’ gesture in problem solving based on the stage of thinking by Mason which consisted of the stage of entry, attack, and review. The study adopted descriptive qualitative approach. Subjects were chosen based on their response in problem solving. Data collection was carried out by administering test, conducting interview, and recording video to explore students’ gesture in problem solving. Results showed that the students that could answer the combinatorical problems given correctly, did pointing and writing gesture in the phases of entry and attack and acted pointing, representational, and writing gesture in review phase.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gesture mahasiswa dalam menyelesiakan masalah dengan jawaban benar berdasarkan tahap berpikir Mason. Sehingga peneliti dapat mengetahui jenis gesture yang dilakukan mahasiswa pada setiap tahap entry, attack, maupun review. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini diambil berdasarkan jawaban mahasiswa dalam menyelesaikan masalah dengan tepat. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian lembar tes, wawancara, dan video recorder untuk mengetahui gesture mahasiswa tersebut saat menyelesaikan masalah. Hasil menunjukkan mahasiswa yang dapat menjawab masalah kombinatorika dengan benar, pada fase entry dan attack melakukan gesture pointing dan writing. Pada fase review melakukan gesture pointing, representational, dan writing.
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA BERCIRIKAN STRATEGI GENERATIF DENGAN PEMBELAJARAN PMII TIPE CLASSWIDE PEER TUTORING Wimelia Citra Rahmadani; Abdur Rahman As’ari; Swasono Rahardjo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.6, Juni 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.268 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i6.6366

Abstract

This study aimed to produce students’ worksheets (LKS) of which features are based on generative learning strategy and PMII learning that are valid, interesting and effective. This study was a development study which employed three earlier stages of 4-D (four-D) model proposed by Thiagarajan, Semmel, and Semmel. It included these stages: define, design, and develop. This study was conducted on eighth graders at SMPN 2 Malang. The results of the study showed that the worksheets were valid with an average score of 3.10. Based on the results of the tryout, it was proven that: 1) the average score of students’ questionnaire was high: 3.29. It means that the LKS was appealing to students and 2) the results of the interview conduted to the teacher revealed that the worksheets were quite interesting and applicable. The LKS was also effective. It was seen from the level of students’ mastery (87.5%): the students understand the materials very well with the LKS.Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan LKS bercirikan strategi generatif dengan pembelajaran PMII yang valid, menarik dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengadopsi 3 tahap pertama model pengembangan 4-D (four-D) yang dikemukakan oleh Thiagarajan, Semmel dan Semmel yang meliputi tahap pendefinisian (define), perancangan(design), dan pengembangan (develop). Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 2 Malang pada siswa Kelas VIII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS yang dikembangkan valid dengan skor rata-rata 3,10. Berdasarkan hasil uji coba diperoleh: 1) skor rata-rata angket siswa tinggi  yaitu 3,29, sehingga LKS menarik bagi siswa dan 2) hasil wawancara guru disimpulkan bahwa LKS menarik bagi siswa dan dapat digunakan. LKS juga memenuhi aspek keefektifan. Hal ini dapat dilihat dari tingkat ketuntasan siswa yaitu 87,5% artinya pemahaman siswa setelah belajar menggunakan LKS sangat baik.
Realistic Mathematics Education untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Matematika Renika Arisinta; Abdur Rahman As’ari; Cholis Sa’dijah
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 6: JUNI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i6.12493

Abstract

Abstract: This study aims to describe the Realistics Mathematics Education (RME) approach in increasing the independence of students' mathematics learning in the material area and around square and rectangle. This type of research was classroom action research. The subject of this study were fourth grade students of Elementary School consisting of 29 students. Learning devices in this study were Learning Implementation Plans and Group Worksheets while the instruments used in this study are observation sheets of student learning independence, teacher observation sheets, questionnaires, and interview guidelines. The results of the study showed that the RME approach that was packaged by giving problems in the form of written or unwritten stories that enabled students to find different solutions/answers and using manipulative media could improve student learning independence with the average student categorized well.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendekatan Realistics Mathematics Education dalam meningkatkan kemandirian belajar matematika siswa pada materi luas dan keliling persegi dan persegi panjang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas IV yang terdiri dari 29 siswa. Perangkat pembelajaran pada penelitian ini yaitu Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dan Lembar Kerja Kelompok, sedangkan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasi kemandirian belajar siswa, lembar observasi guru, angket, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan RME yang dikemas dengan pemberian permasalahan berupa cerita secara tertulis maupun tidak tertulis yang memungkinkan siswa menemukan berbagai solusi/jawaban yang berbeda-beda dan menggunakan media manipulatif dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa dengan rata-rata siswa berkategori baik.
Menumbuhkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi melalui Open Ended Problem Apdwi Syaeruldinata; Abdur Rahman As’ari; Abadyo Abadyo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 8: AGUSTUS 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i8.12658

Abstract

Abstract: This study aimed to describe both process and result of the development of teaching materials used to enhance higher order thinking skills based on open ended problem and its products should be valid, effective and practice. This study adopted a 4D developmental model modified be 3D which comprises three stages: define, design, and develop. The results showed: (1) The teaching materials that have been develop declared valid with the mean score 3,30, lesson plan declared valid with the mean score 3,125, achievement test declared valid with the mean score 3,45, (2) effectiveness characterized by whole class achievement test mean score obtained 78,83, and whole class questionnaire mean score obtained 2,35, (3) practicality of teaching materials characterized by observation sheet mean score for whole observer obtained 3,6, and (4) using open ended problem significantly enhances students higher order thinking skills, as well as students justify effectiveness of several procedure that is followed by appropriate arguments, integrate different characteristic within it’s unity, also think creatively construct the problem themselves.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pengembangan perangkat ajar untuk menumbuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi beracuan open ended problem yang valid, efektif, dan praktis. Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian pengembangan menggunakan modifikasi model 4-D (four-D model) menjadi 3-D yang meliputi tahap penetapan (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) peragkat ajar yang dikembangkan valid dengan skor rerata 3,30 untuk bahan ajar; 3,125 untuk RPP; dan 3,45 untuk lembar tes hasil belajar, (2) perangkat ajar efektif ditandai dengan rerata skor tes hasil belajar seluruh siswa adalah 78,83, dan rerata skor respons keseluruhan siswa adalah 2,35 (3) bahan ajar praktis ditandai dengan rerata skor hasil observasi keterlaksanaan bahan ajar dari seluruh observer adalah 3,6, dan (4) penggunaan open ended problem memberi dampak yang signifikan dalam menumbuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Siswa antara lain telah dapat menjustifikasi tingkat efektifitas dari beberapa alternatif prosedur yang ada disertai  dengan argumentasi yang sesuai, siswa dapat mengaitkan unsur-unsur yang berlainan dalam sajian masalah dengan satu kesatuan strukturnya yang utuh dan mengorganisasikannya dalam menentukan penyelesaian, serta siswa berpikir kreatif ditandai dengan kemampuan mengonstruksi masalah sekaligus penyelesaiannya sendiri.
Representasi Visual Dalam Menyelesaikan Masalah Pecahan Royyan Faradiba; Susiswo Susiswo; Abdur Rahman As’ari
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 7: JULI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.261 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v4i7.12629

Abstract

Abstract: This study aims to describe the visual representation of grade 5 students in elementary schools in solving fraction problems. The research method used is descriptive qualitative. Data is collected through interviews, recording and student work. The research subjects were 3 students namely those who had high, medium and low mathematical abilities based on the results of the last report card. The results showed that there was no relationship between students 'mathematical abilities and students' visual representation. Students with high mathematical abilities can accurately represent the concept of fractions in the form of a picture but cannot represent the concept of fraction multiplication and compare two fraction numbers into the exact image. Students with moderate and low mathematical abilities cannot represent fraction concepts and multiplication concepts and compare two fraction numbers into image shapes correctly. Based on the results of this study it is expected that the teachers will provide a deeper understanding of the use of visual representation in fraction learning.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi visual siswa kelas V sekolah dasar dalam menyelesaikan masalah pecahan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data dikumpukan melalui wawancara, perekaman dan pekerjaan siswa. Subjek penelitian berjumlah tiga siswa, yaitu siswa yang memiliki kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah berdasarkan hasil rapor terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara kemampuan matematika siswa dengan representasi visual siswa. Siswa berkemampuan matematika tinggi dapat merepresentasikan konsep pecahan ke dalam bentuk gambar dengan tepat, tetapi tidak dapat merepresentasikan konsep perkalian pecahan dan membandingkan dua bilangan pecahan ke dalam bentuk gambar dengan tepat. Siswa berkemampuan matematika sedang dan rendah tidak dapat merepresentasikan konsep pecahan, dan konsep perkalian serta membandingkan dua bilangan pecahan ke dalam bentuk gambar dengan tepat. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan bagi para guru untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang penggunaan representasi visual dalam pembelajaran pecahan.
Co-Authors Abadyo Abadyo Abadyo Abadyo Abdul Halim Abdullah Achmad Noor Fatirul Aditya Pratama Agustiani Putri Alfian, Izar Ali Mahmudi Alip Rahmawati Zahrotun Nisak Allen Jesica Allifia Nur Chasanah ANDRIANI, RULI Anggara Dwinata Anggraini Eka Pramestasari Anna Nur Fadillah Anton Budi Jatmiko Anwar Anwar Anwar Anwar Apdwi Syaeruldinata Apriliana Tezha Eka Faradina Arif Hidayat Ariyadi Wijaya Bayu Nugroho Cholis Sa’dijah Dedi Kuswandi Dian Kurniati Dinawati Trapsilasiwi Djoko Adi Walujo Dwi Hidayanti Dwi Hidayanti, Dwi Dwi Virgo Mulia Asmara Dwi Wahyu Listyarini Dwiyana Dwiyana Dwiyana Dwiyana, Dwiyana Edwin Musdi Edy Bambang Irawan Elah Nuerlaelah Elli Kusumawati Elly's Mersina Mursidik Emy Yunita Rahma Pratiwi, Emy Yunita Rahma Endang Novita Tjiptiany Erry Hidayanto Ery Tri Djatmika RWW Faiqatul ‘Athiyah Firdaus Firdaus Flavia Aurelia Hidajat, Flavia Aurelia Furaidah Gusti Firda Khairunnisa Hamdani Syaputra Hanida Emilia Dewi Pratiwi Hasan Basri Hasan Basri Hery Susanto Hery Susanto Hobri I Made Sulandra I Nengah Parta Ika Ujiana S Sugianto Indriati Nurul Hidayah Intan Sari Rufiana Ipung Yuwono Ipung Yuwono, Ipung Izzah, Nuurul Kelly Angelly Hevardani Kristayulita Kristayulita Lailatul Badriyah Lela Nur Safrida Lely Purnawati Lestari, Andika Setyo Budi Makbul Muksar Marini Marini Mei Radia Putri Miswanto Miswanto Mohammad Zainuddin, Mohammad Muhammad Amin Mujiyem Sapti Mujiyem Sapti Najwa, Wulida Arina Nuerlaelah, Elah Osman, Sharifah Pebriani Dwi Wahyuni Permadi, Hendro Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwosetiyono, Fransiskus Xaverius Didik Qohar, Abd. Ratna Sari Dewi Ratna Widyastuti Renika Arisinta Rifaatul Mahmudah Riya Dwi Puspa Riya Dwi Puspa Rony, Zahara Tussoleha Royyan Faradiba Ruli Andriani Rustanto Rahardi Saddam Hussen Salman Alfarisi Sharifah Osman Sisworo Subanji Subanji Subanji Sudirman Sudirman Sukoriyanto Susiswo Swasono Rahardjo Swasti Maharani Swasti Maharani Swastika, Galuh Tyasing Syahrir, Nasrun Accung Syaiful Hamzah Nasution Syarifudin Syarifudin Tjang Daniel Candra Tjang Daniel Chandra Toto Nusantara Umah, Ulumul Wasilatul Murtafiah Wimelia Citra Rahmadani Wulida Arina Najwa Yohanes Wilfridus Edwaldus Yulia Lisa Sari Hayati Yulyanti Harisman Yusfa Lestari Yusma Ria Zulaicha