p-Index From 2021 - 2026
4.078
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) JPMS (Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains) Jurnal Pendidikan Sains Journal on Mathematics Education (JME) Journal on Mathematics Education (JME) Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan AKSIOMA Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran JMPM: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika PRISMA IndoMath: Indonesia Mathematics Education Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN PEDULI: Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika International Journal of Insights for Mathematics Teaching (IJOIMT) Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya Journal on Mathematics Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Kemampuan Pematematikaan Horizontal Siswa Sekolah Dasar dalam Menyelesaikan Masalah Bilangan Bulat Positif Wulida Arina Najwa; Susiswo Susiswo; Abdur Rahman As’ari
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 12: DESEMBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.896 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i12.12555

Abstract

Abstract: One of the mathematisation processes in Realistic Mathematics Education is horizontal mathematisation. Using a qualitative approach, this research describes the horizontal mathematisation ability of grade 4 elementary school students in solving problem-solving questions on positive integers. The result of this research shows that there is a relationship between students' mathematical abilities and their horizontal mathematisation abilities. Students with moderate ability levels have moderate horizontal mathematisation abilities and students with high levels of ability have high horizontal mathematisation abilities.Abstrak: Salah satu proses matematisasi dalam Realistic Mathematics Education adalah pematematikaan horizontal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang mendeskripsikan kemampuan pematematikaan horizontal siswa kelas IV sekolah dasar dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah bilangan bulat positif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara kemampuan matematika siswa dengan kemampuan pematematikaan horizontal siswa. Siswa pada tingkat kemampuan rendah memiliki kemampuan pematematikaan horizontal yang rendah, sedangkan siswa pada tingkat kemampuan tinggi memiliki kemampuan pematematikaan horizontal yang tinggi.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) Marini Marini; Abdur Rahman As’ari; Tjang Daniel Chandra
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 4: April, 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.964 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i4.8755

Abstract

The purpose of this study is to describe the learning process with the approach of Realistic Mathematics Education (RME), which can increase the motivation to learn mathematics student in materials Systems of Linear Equations in Two Variables on VIII-C students of SMP IT Ash-Shadhili. This research was a Classroom Action Research consisting of four stages, namely planning, action, observation and reflection. In the RME approach, teachers initiate learning by giving realistic problems. Students are asked to understand the problem and then solve it by discussing based on their knowledge and experience on teacher guidance. Students are then asked to discuss and compare answers through presentation activities during class discussions. Teachers motivate students to ask questions, give feedback or feedback. At the end of the learning the students are given the opportunity to deduce the material they have learned. The results showed that the RME approach learning can increase student motivation. This was proven by the percentage of observation results of students' learning motivation classically reached 83.33%, while the average percentage of observation results every meeting of two observers reached 80.37% in either category.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pembelajaran dengan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) yang dapat meningkatkan motivasi belajar matematika siswa pada materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel di kelas VIII-C SMP IT Asy-Syadzili. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri atas empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Pada pendekatan RME, guru mengawali pembelajaran dengan memberikan masalah realistik. Siswa diminta untuk memahami masalah kemudian menyelesaikannya dengan cara berdiskusi berdasarkan pengetahuan dan pengalaman mereka atas bimbingan guru. Selanjutnya siswa diminta untuk mendiskusikan dan membandingkan jawaban melalui kegiatan presentasi pada saat diskusi kelas. Guru memotivasi siswa untuk berani bertanya, memberikan masukan atau tanggapan. Diakhir pembelajaran siswa diberi kesempatan untuk menyimpulkan materi yang telah dipelajari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan RME dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan persentase hasil observasi motivasi belajar siswa secara klasikal mencapai 83,33%, sedangkan rata-rata persentase hasil observasi setiap pertemuan dari dua orang observer mencapai 80,37% pada kategori baik.
Pengaruh Model Teams Games Tournament Berbantuan Permainan Halma terhadap Minat dan Hasil Belajar pada Materi Bunyi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Dwi Wahyu Listyarini; Abdur Rahman As’ari; Furaidah Furaidah
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 5: MEI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.299 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i5.10930

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to know the effect of the use learning models TGT assisted game halma to interest and learning outcomes of fourth graders on sound material. The results of this research indicate that the learning model TGT assisted game halma affect the interest and learning outcomes of students of class IV on sound material.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran TGT berbantuan permainan halma terhadap minat dan hasil belajar siswa kelas IV pada materi bunyi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa model pembelajaran TGT berbantuan permainan halma berpengaruh terhadap minat dan hasil belajar siswa kelas IV pada materi bunyi.
Pengaruh Model Pembelajaran Tutor Sebaya terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Dasar Yulia Lisa Sari Hayati; Ery Tri Djatmika; Abdur Rahman As’ari
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.38 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i8.11463

Abstract

Abstract: Communication is one of the skills that important to the 21st century generation. Mathematical communication skill is one of the skills that must be mastered by students after learning mathematics. This skill can be observed directly through discussion or indirectly through writing. Peer discussion is the most appropriate learning activity to improve students' communication skills. The purpose of this research is to analyze the written mathematical communication skill of fourth graders of SD through students' learning achievement of two-dimensional figure. The type of research used is quantitative research. The results showed that there are significant differences in mathematical communication of students conducted peer discussion activities. Abstrak: Komunikasi merupakan salah satu keterampilan yang harus dimiliki generasi abad 21. Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu keterampilan yang harus dikuasai oleh siswa setelah belajar matematika. Kemampuan ini dapat diamati secara langsung melalui diskusi maupun tidak langsung melalui tulisan. Model pembelajaran Tutor Sebaya merupakan model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan komunikasi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kemampuan komunikasi matematis tertulis siswa kelas IV SD melalui prestasi belajar siswa materi bangun datar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan komunikasi matematis siswa yang dilakukan aktivitas diskusi teman sebaya.
Analisis Potensi Penyajian Prosedur Buku New Syllabus Mathematics Jilid II Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Apriliana Tezha Eka Faradina; Abdur Rahman As’ari; Sukoriyanto Sukoriyanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 11: NOVEMBER 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i11.13026

Abstract

Abstract: The main focus of this research is describing potential for presenting book procedures New Syllabus Mathematics volume II in graph of quadratic function in improving critical thinking skills. Critical thinking skills consists of interpretation, analysis, evaluation, and inference. This research used content analysis. The researcher have determined to analyze inverstigation and worked example. This research showed that the presentation of book procedures volume II have  the potential to improve interpretation ability and analysis with 100%.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan potensi penyajian prosedur buku New Syllabus Mathematics jilid II materi grafik fungsi kuadrat dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Kemampuan berpikir kritis terdiri dari interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis isi. Peneliti memutuskan jenis penyajian prosedur yang dianalisis yaitu investigation dan worked example. Penelitian ini memberikan hasil bahwa penyajian prosedur buku NSM jilid II berpotensi dalam meningkatkan kemampuan interpretasi dan analisis dengan persentasi 100%.
ANALISIS KESALAHAN DAN SCAFFOLDING SISWA BERKEMAMPUAN RENDAH DALAM MENYELESAIKAN OPERASI TAMBAH DAN KURANG BILANGAN BULAT Lailatul Badriyah; Abdur Rahman As’ari; Hery Susanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.2, No.1, Januari 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.48 KB) | DOI: 10.17977/jp.v2i1.8403

Abstract

This study aims to find out the error made by the low achievement students in completing the operation of adding and subtracting integers as well as scaffolding to help studenst correct thire errors. Researchers gave 7 items about integer arithmetic operations to 20 students of class VIII. The errors contained in the low achievement student worksheets were then analyzed and used as the basis for on-to-one scaffolding. The results showed that the pattern of students' error in completing the operation of adding and subtracting integers is that they neglect the minus sign in the negative numbers. Scaffolding to help the low ability students improve their knowledge and fix their errors in completing the the operation of adding and subtracting integers are the level 2 (Reviewing and Restructuring), and level 3 (Making Connection) scaffolding.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan yang dilakukan siswa berkemampuan rendah dalam menyelesaikan operasi tambah dan kurang bilangan bulat serta scaffolding yang dapat membantu siswa memperbaiki kesalahan tersebut. Peneliti memberikan 7 butir soal operasi hitung bilangan bulat kepada 20 siswa kelas VIII. Kesalahahan yang terdapat pada lembar kerja siswa berkemampuan rendah dianalisis dan digunakan sebagai dasar pemberian on-to-one scaffolding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola kesalahan siswa dalam menyelesaikan operasi kurang bilangan bulat adalah pengabaian lambang minus pada bilangan negatif. Sescaffolding yang dapat membantu siswa berkemampuan rendah meningkatkan pengetahuan dan memperbaiki kesalahan dalam menyelesaikan operasi tambah dan kurang bilangan bulat adalah scaffolding level 2 reviewing dan restructuring dan level 3 (Making Connections).
Keberhasilan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Berdasarkan Kemampuan Membuat Berbagai Representasi Matematis Gusti Firda Khairunnisa; Abdur Rahman As’ari; Hery Susanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 6: JUNI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.307 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i6.11117

Abstract

Abstract: This research aims to describe students’ achievement in solving word problem based on the students’ ability to make multiple representations. This research conducted by give two word problems to 29 students in XII SMA. In each problem, students asked to make visual and symbolic representation which is represents the story given, and then solve the problem with the procedure to solve it as detail as possible. The research result shows that (1) students’ ability to make a symbolic representation is better than the students’ ability to make a visual representation, (2) the students’ inability to make a visual representation doesn’t effect the achievement in problem solving, (3) the students whom can’t make a symbolic representation which is compatible with the problem given tend to unable to make a visual representation which is represents the problem and use try and error strategy to solve the problem. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keberhasilan siswa dalam menyelesaikan soal cerita ditinjau dari segi  kemampuan siswa tersebut dalam membuat berbagai representasi matematis. Penelitian dilakukan dengan memberikan dua masalah berupa soal cerita kepada 29 siswa kelas XII SMA. Pada setiap soal, siswa diminta untuk membuat representasi visual dan simbolik yang sesuai dengan cerita yang diberikan, kemudian siswa diminta untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan menyertakan langkah-langkah penyelesaian sedetail mungkin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan siswa dalam membuat representasi simbolik lebih baik daripada kemampuan siswa dalam membuat representasi visual, (2) ketidakmampuan siswa dalam membuat representasi visual tidak memengaruhi keberhasilan siswa tersebut dalam memecahkan masalah, (3) siswa yang tidak mampu membuat representasi simbolik cenderung juga tidak bisa membuat representasi visual yang sesuai dengan masalah dan menggunakan strategi try and error untuk menyelesaikan masalah.
PROSES BERPIKIR SISWA KELAS VIII DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA TIMSS MATERI BESAR SUDUT DALAM BENTUK GEOMETRIS Nurul Hidayati Arifani; Abdur Rahman As’ari; Abadyo Abadyo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 7: JULI 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.585 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i7.9677

Abstract

This study aims to describe the students' thinking process in solving TIMSS math problem on measurement of angle in geometric shapes based on Polya’s problem solving step associated with Swartz’s thinking process theory. The subject of the research was a grade VIII student in SMP Negeri 4 Malang who was classified as intelligent but made many mistakes when completing the test. Data collection methods used were test and interview methods. The results show that students go through the step of generating ideas, clarifying ideas, assessing the reasonableness of ideas, and thinking complex on every step of problem solving, but at the look back step, students do not clarify the idea.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir siswa dalam menyelesaikan soal matematika TIMSS materi besar sudut dalam bentuk geometris berdasarkan langkah penyelesaian masalah Polya yang dikaitkan dengan teori proses berpikir Swartz. Subjek penelitian adalah seorang siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Malang yang tergolong pandai, tetapi banyak melakukan kesalahan saat menyelesaikan soal tes. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dalam menyelesaikan soal TIMSS melalui tahap menghasilkan ide, mengklarifikasi ide, menilai kelayakan ide, dan berpikir kompleks pada setiap langkah penyelesaian masalah. Namun, pada tahap memeriksa kembali, siswa tidak melakukan pengklarifikasian ide.
PEMAHAMAN KONSEP: CUKUPKAH HANYA DENGAN PEMBELAJARAN STAD? Muhammad Amin; Toto Nusantara; Abdur Rahman As’ari
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 5: Mei 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i5.9075

Abstract

The purpose of the study is to describe how STAD cooperative learning  improves seventh grade students of SMPN 4 Watampone comprehension of sets in mathematics. The study is a Classroom Action Research. After undergoing two cycles, the result of the study revealed that STAD cooperative learning is not enough to increase student comprehension. Therefore, researcher needs the additional action in each phase. The additional action consists of presenting the material using animated powerpoint and simulation method, giving an instruction to the group that have difficulties, reminding the student that there will be a test in the end of the lesson, and finally, giving rewards such as nomination (superior team, great team, and good team) and stationary.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pembelajaran STAD yang dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas VII B SMPN 4 Watampone pada materi himpunan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah melalui dua siklus, pembelajaran tipe STAD saja belum cukup untuk meningkatkan pemahaman siswa. Oleh karena itu, diperlukan STAD yang dalam setiap sintaksnya ditambahkan tindakan tertentu. Tindakan tersebut meliputi penyajian materi menggunakan powerpoint yang beranimasi dan metode simulasi, memberikan pengarahan bagi kelompok yang mengalami kesulitan, mengingatkan siswa bahwa ada kuis di akhir pembelajaran, dan pemberian penghargaan berupa predikat (tim super, tim hebat, tim baik) dan alat tulis.
Pengembangan Media Kobaki pada Materi Perkalian dan Pembagian untuk Siswa Kelas II Sekolah Dasar Dwi Virgo Mulia Asmara; Dedi Kuswandi; Abdur Rahman As’ari
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 12: DESEMBER 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i12.14358

Abstract

Abstract: The type of research used is R&D adaptation from Dick and Carey. The aim is to determine the level of feasibility, attractiveness, and effectiveness of product development. The product is the kobaki media for second grade elementary school learning for multiplication and distribution materials. The subjects involved in the research were students from grades 2A and 2B of the Muhammadiyah 4 Elementary School in Batu City. The procedures and steps used for the study used the procedures and steps of the Puslitjaknov Team which consisted of five activity steps. From the data obtained from research for the kobaki media, the criteria are quite decent. very interesting, and very effective to use. Abstrak: Jenis penelitian yang digunakan yaitu R & D adaptasi dari Dick and Carey. Tujuannya untuk mengetahui tingkat kelayakan, kemenarikan, dan keefektifan produk pengembangan. Produk tersebut adalah media kobaki untuk pembelajaran kelas dua sekolah dasar untuk materi perkalian dan pembagian. Untuk subjek yang terlibat dalam penelitian tersebut merupakan siswa dari kelas 2A dan 2B Sekolah Dasar Muhammadiyah 4 Kota Batu. Prosedur dan langkah yang digunakan untuk penelitian tersebut menggunakan prosedur dan langkah dari Tim Puslitjaknov yang terdiri dari lima langkah kegiatan. Dari data yang diperoleh dari penelitian untuk media kobaki mendapatkan kriteria cukup layak. sangat menarik, dan sangat efektif untuk digunakan.
Co-Authors Abadyo Abadyo Abadyo Abadyo Abdul Halim Abdullah Achmad Noor Fatirul Aditya Pratama Agustiani Putri Alfian, Izar Ali Mahmudi Alip Rahmawati Zahrotun Nisak Allen Jesica Allifia Nur Chasanah ANDRIANI, RULI Anggara Dwinata Anggraini Eka Pramestasari Anna Nur Fadillah Anton Budi Jatmiko Anwar Anwar Anwar Anwar Apdwi Syaeruldinata Apriliana Tezha Eka Faradina Arif Hidayat Ariyadi Wijaya Bayu Nugroho Cholis Sa’dijah Dedi Kuswandi Dian Kurniati Dinawati Trapsilasiwi Djoko Adi Walujo Dwi Hidayanti Dwi Hidayanti, Dwi Dwi Virgo Mulia Asmara Dwi Wahyu Listyarini Dwiyana Dwiyana Dwiyana Dwiyana, Dwiyana Edwin Musdi Edy Bambang Irawan Elah Nuerlaelah Elli Kusumawati Elly's Mersina Mursidik Emy Yunita Rahma Pratiwi, Emy Yunita Rahma Endang Novita Tjiptiany Erry Hidayanto Ery Tri Djatmika RWW Faiqatul ‘Athiyah Firdaus Firdaus Flavia Aurelia Hidajat, Flavia Aurelia Furaidah Gusti Firda Khairunnisa Hamdani Syaputra Hanida Emilia Dewi Pratiwi Hasan Basri Hasan Basri Hery Susanto Hery Susanto Hobri I Made Sulandra I Nengah Parta Ika Ujiana S Sugianto Indriati Nurul Hidayah Intan Sari Rufiana Ipung Yuwono Ipung Yuwono, Ipung Izzah, Nuurul Kelly Angelly Hevardani Kristayulita Kristayulita Lailatul Badriyah Lela Nur Safrida Lely Purnawati Lestari, Andika Setyo Budi Makbul Muksar Marini Marini Mei Radia Putri Miswanto Miswanto Mohammad Zainuddin, Mohammad Muhammad Amin Mujiyem Sapti Mujiyem Sapti Najwa, Wulida Arina Nuerlaelah, Elah Osman, Sharifah Pebriani Dwi Wahyuni Permadi, Hendro Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwosetiyono, Fransiskus Xaverius Didik Qohar, Abd. Ratna Sari Dewi Ratna Widyastuti Renika Arisinta Rifaatul Mahmudah Riya Dwi Puspa Riya Dwi Puspa Rony, Zahara Tussoleha Royyan Faradiba Ruli Andriani Rustanto Rahardi Saddam Hussen Salman Alfarisi Sharifah Osman Sisworo Subanji Subanji Subanji Sudirman Sudirman Sukoriyanto Susiswo Swasono Rahardjo Swasti Maharani Swasti Maharani Swastika, Galuh Tyasing Syahrir, Nasrun Accung Syaiful Hamzah Nasution Syarifudin Syarifudin Tjang Daniel Candra Tjang Daniel Chandra Toto Nusantara Umah, Ulumul Wasilatul Murtafiah Wimelia Citra Rahmadani Wulida Arina Najwa Yohanes Wilfridus Edwaldus Yulia Lisa Sari Hayati Yulyanti Harisman Yusfa Lestari Yusma Ria Zulaicha