p-Index From 2021 - 2026
10.916
P-Index
This Author published in this journals
All Journal The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Jurnal Sport Science Jurnal Kesehatan Holistic Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF) Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia (JIKI) JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan NURSING UPDATE JURNAL ILMIAH ILMU KEPERAWATAN Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Jurnal Kesehatan Tambusai Society : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Jurnal Penelitian Inovatif Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Journal of Social Research Physiotherapy Health Science (PhysioHS) Jurnal Pengabdian Mandiri Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) SWARNA Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri Community: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (IJPM) Jurnal Pengabdian Sosial Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan jabdimasunipem The Indonesian Journal of Applied Physiotherapy Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Health Care : Journal of Community Service Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak Bersama Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat FISIO MU: Physiotherapy Evidences Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Abdi Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI PENCEGAHAN FLAT FOOT MELALUI LATIHAN RINGAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR UNGGULAN AL-YA’LU KOTA MALANG Siska Indra Duriat; Nungki Marlian Yuliadarwati; Fika Ertitri
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/gknc4f68

Abstract

Flat foot yaitu kondisi dimana lengkungan punggung kaki yang rata sehingga keseluruhan permukaan telapak kaki menyentuh tanah yang dapat berdampak pada kemampuan fungsional khususnya kemampuan mobilitas penurunan keseimbangan, penurunan kelincahan dan kecepatan jalan, serta peningkatan resiko jatuh serta tahap tumbuh kembang anak melambat. Sehingga penting bagi anak untuk memahami tentang flat foot. Sehingga penting bagi siswa-siswi di Sekolah Dasar Unggulan Al-Ya’lu Kota Malang untuk memahami apa itu flat foot. Oleh sebab itu penting adanya peningkatan pemahaman dan pengetahuan pada siswa-siswi Sekolah Dasar Unggulan Al-Ya’lu Kota Malang terkait tanda dan gejala flat foot serta pencegahan kepada siswa-siswi. Menggunakan metode yang memberikan edukasi fisioterapi dengan promosi kesehatan tentang flat foot kepada siswa- siswi dengan menggunakan media edukasi berupa poster dan menggunakan skala likert yang terdiri dari pre test dan post test. Kegiatan penyuluhan berjalan dengan lancar dan mudah dipahami oleh siswa-siswi sehingga pada hasil evaluasi terdapat adanya peningkatan pengetahuan dari 0% menjadi 100%. Dalam penyuluhan ini dapat meningkatkan pengetahuan peserta mengenai flat foot.  
Peran Fisioterapi dalam Pencegahan Low Back Pain (LBP) Pada Pekerja Di UMKM Tinsa Kabupaten Tabalong Ni’mah, Ihdina Hikmatun; Yuliadarwati, Nungki Marlian
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 6 (2025): April
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/4m2d5776

Abstract

Mereka yang bekerja di industri makanan menghadapi banyak tantangan, termasuk  menyiapkan makanan dalam jumlah besar, mengangkat barang berat, dan bekerja dalam waktu yang lama. Metode kegiatan fisioterapi yang digunakan yaitu penyuluhan kesehatan dengan media brosur serta mengumpulkan para pekerja dalam satu ruangan. Diawali dengan pemberian pre-test dan diakhiri dengan post-test untuk mengetahui pengetahuan para pekerja mengenai low back pain. Sebelum kegiatan penyuluhan terkait low back pain di UMKM Tinsa Kabupaten Tabalong didapatkan hasil pre-test mengenai pengetahuan para pekerja cukup rendah. Pada hasil post-test didapatkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan para pekerja terkait low back pain. Low back pain (LBP) adalah nyeri pada punggung bawah lokal atau radikuler yang dirasakan di area lumbosacral. Low back pain adalah gangguan otot pada punggung bagian bawah, tendon, dan ligamen yang dapat terjadi karena aktivitas seperti duduk terlalu lama.
Duduk Sehat, Bebas Nyeri: Edukasi Posisi Duduk Untuk Menghindari Low Back Pain Miogenik Kiswati, Cempaka Indah; Yuliadarwati, Nungki Marlian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i1.2169

Abstract

Nyeri punggung bawah, sebagai bagian dari gangguan muskuloskeletal, disebabkan oleh postur tubuh yang tidak tepat seperti duduk atau berdiri terlalu lama, membungkuk, atau menunduk secara berlebihan. Posisi duduk yang tidak tepat selama waktu yang lama juga menjadi perhatian penting bagi anak-anak sekolah. Mereka sering kali duduk berjam-jam di kelas dengan kursi dan meja yang kurang mendukung postur tubuh yang benar. Prevalensi kejadian 27,32% siswa mengalami nyeri punggung bawah (LBP). Usia rata-rata siswa dengan LBP adalah 8,85 tahun, sedangkan siswa tanpa LBP adalah 8 tahun. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi mengenai posisi duduk yang benar pada siswa saat belajar di MI Al Irsyad Madiun, Jawa Timur. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan poster sebagai media penyuluhan, serta mengukur pengetahuan  siswa mengenai posisi duduk dengan metode pretest dan post-test untuk mengukur pemahaman setelah diberikan penyuluhan. Materi penyuluhan berupa arahan bagaimana posisi duduk yang benar saat belajar. Hasil Post-test setelah diberikan penyuluhan yaitu meningkatnya pengetahuan mengenai cara posisi duduk yang benar saat belajar.
Edukasi Pencegahan dan Manfaat Mc Kenzie Exercise dalam Mengurangi Nyeri Punggung Bawah pada Guru SMP Negeri 2 Seputih Mataram Lampung Tengah Angga Pradipta; Nungki Marlian Yuliadarwati
Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri Vol. 4 No. 2 (2025): Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/sejahtera.v4i2.3210

Abstract

Introduction: Low back pain (LBP) is pain felt in the lower back area, either local pain or radicular pain or both. This pain is felt between the lower rib angle to the buttocks, namely in the lumbar or lumbosacral area and is often accompanied by pain spreading towards the legs. Purpose: This education aims to explain the prevention and benefits of Mc. Kenzie exercise in reducing lower back pain that can be done independently to prevent ongoing pain. Method: The method used is to educate teachers by practicing directly and promotional media in the form of leaflets to make it more attractive and easy to understand. Results: The results of the pre-test and post-test showed an increase in knowledge from an initial score of only 16% then increasing to 100%. Conclusion: Delivery of health information regarding the prevention and treatment of lower back pain by teaching how to do Mc. Kenzie exercise shows a positive impact on increasing the knowledge of teachers at SMP Negeri 2 Seputih Mataram, Central Lampung, where this exercise aims to reduce pain complaints, increase flexibility and mobility, so that teachers can handle pain complaints independently by doing exercises routinely and regularly.
Edukasi Fisioterapi dengan Pemberian Stretching untuk Pencegahan De Quervain’s Syndrome pada Penjahit Payet di Kabupaten Pekalongan Amaliatul Khanifa; Nungki Marlian Yuliadarwati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 4 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i4.4217

Abstract

Pekerjaan sebagai penjahit payet melibatkan aktivitas menjahit hiasan payet pada kain, yang memerlukan gerakan tangan dan pergelangan tangan secara berulang dalam jangka waktu lama, hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya nyeri pada pergelangan tangan dan ibu jari, terutama terkait dengan kondisi seperti Carpal Tunnel Syndrome (CTS) dan De Quervain's Syndrome (DQS). Kedua kondisi ini berkaitan erat dengan aktivitas tangan yang repetitif dan postur kerja yang tidak ergonomis. pekerjaan dengan gerakan tangan berulang dapat memberikan gambaran risiko yang dihadapi oleh penjahit payet. Sebuah penelitian yang meneliti prevalensi DQS pada populasi umum menemukan bahwa 3,7% dari 402 orang mengalami kondisi ini. Prevalensi tertinggi ditemukan pada kelompok usia 40-an, dengan angka 9,8%. Selain itu, wanita memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan pria. Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para pekerja terkait dengan pencegahan masalah otot dan sendi pada area pergelangan tangan . Edukasi diberikan melalui penyuluhan dengan media  poster  yang berisi tentang penjelasan nyeri pergelangan tangan dan latihan untuk pencegahan. Hasil didapatkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman para pekerja terakit dengan materi yang disampaikan, hal ini ditunjukkan pada hasil pre test dan post test yang diberikan kepada 24 pekerja penjahit payet.
Edukasi Fisioterapi Dalam Pencegahan Neck Pain pada Guru Madrasah Putri Ar-Rohmah Islamic Boarding School Auliah , Rezki; Yuliadarwati, Nungki Marlian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i2.2209

Abstract

Neck pain (nyeri leher) merupakan salah satu keluhan muskuloskeletal yang banyak dikeluhkan masyarakat terutama pekerja yang menghabiskan  waktu  seharian  untuk  menyelesaikan pekerjaan di depan komputer dengan waktu yang cukup lama. Neck pain atau nyeri leher diakibatkan oleh postur janggal/postur yang buruk dalam waktu yang lama sehingga terjadi ketegangan otot. Salah satu jenis pekerjaan yang dapat menimbulkan nyeri leher ataupun sering mengeluhkan nyeri leher adalah tenaga pendidik (guru) karena postur kerja yang tidak ergonomis dengan waktu lama dan gerakan berulang. Dengan posisi duduk yang membungkuk dan kepala condong ke depan akan menimbulkan beban berlebih pada leher dan timbul rasa nyeri, hal tersebut menyebabkan gangguan pada saat melakukan aktivitas sehari-hari. Penyuluhan ini bertujuan untuk menambah wawasan para guru Madrasah Putri Ar-Rohmah upaya pencegahan dari kondisi neck pain  (nyeri leher) saat bekerja. Metode yang digunakan yaitu dengan mengedukasi para guru mengenai posisi kerja yang baik dan ergonomis serta memberikan beberapa bentuk latihan untuk dijadikan latihan mandiri (home exercise) bertujuan untuk mengurangi nyeri leher. Hasil yang di peroleh adalah para guru Madrasah Putri Ar-Rohmah merespons positif edukasi tentang Neck pain (nyeri leher), menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran. Edukasi ini berhasil menanamkan pemahaman tentang betapa pentingnya menerapkan posisi kerja yang ergonomis dalam kegiatan bekerja sehari-hari, agar dapat menghindari nyeri leher.
EDUKASI FISIOTERAPI DALAM PECEGAHAN PIRIFORMIS SYNDROME PADA WANITA ANGGOTA POSYANDU ASTER WAY KANDIS DI KECAMATAN TANJUNG SENENG BANDAR LAMPUNG M. Ariadika Al-Kautsar; Nungki Marlian Yuliadarwati; Fitria
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v2i3.4241

Abstract

PENDAHULUAN: Piriformis syndrome adalah kondisi muskuloskeletal yang ditandai dengan rasa nyeri pada area pinggul dan bokong, yang bisa menjalar ke area paha. Hal ini disebabkan oleh pemendekan atau kejang otot piriformis, yang menyebabkan kompresi pada saraf skiatik. Pada wanita, khususnya anggota posyandu rumah tangga dan anggota posyandu bekerja, memiliki risiko lebih tinggi mengalami PS. Aktivitas sehari-hari seperti duduk dalam waktu lama baik saat menyusui, bekerja di depan komputer, atau saat berkendara serta melakukan aktivitas berlebihan seperti mengangkat beban, menyapu, mengepel, dan kegiatan repetitif lainnya, dapat menjadi faktor penyebab terjadinya piriformis syndrome Tujuan: Edukasi ini bertujuan kepada wanita anggota posyandu mengenai Piriformis syndrome, terutama terkait penyebabnya dan cara melakukan latihan secara mandiri di rumah untuk mengurangi gejala yang mereka alami. Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan Fisioterapi kesehatan wanita mencakup penyuluhan, tentang definisi, gejala, faktor penyebab, dan penatalaksanaan fisioterapi yang bisa dilakukan secara mandiri oleh anggota posyandu sebelum penyuluhan, anggota posyandu di minta diminta untuk mengisi kuesioner pre-test dan post test guna mengetahui sejauh mana pemahaman mereka mengenai Piriformis syndrome atau nyeri pada pinggul dan mengedukasi dengan latihan-latihan dan penanganan yang bisa dilakukan dirumah untuk mengurangi keluhan . Kesimpulan: Penyuluhan yang dilaksanakan di Posyandu aster way kandis, Tanjung Seneng, Kota Bandar lampung, berhasil memberikan pengetahuan dan wawasan kepada anggota posyandu mengenai Piriformis syndrome. Dengan penyuluhan ini, anggota posyandu diharapkan mampu melakukan pencegahan dan penanganan piriformis syndrome secara mandiri melalui latihan aktif.
Analisis Risiko Musculoskeletal Disorders pada Pekerja Penganyaman Kerajinan Purun di Kabupaten Hulu Sungai Utara Hayati, Noor Mika; Yuliadarwati, Nungki Marlian
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i1.442

Abstract

Work-Related Musculoskeletal Disorders (WRMSDs) adalah gangguan atau cedera pada otot, tendon, ligamen, saraf, sendi, atau struktur muskuloskeletal lainnya yang disebabkan atau diperburuk oleh aktivitas kerja. Sama halnya dengan kerajinan tangan lainnya, penganyaman purun memiliki karakteristik yang serupa, diantaranya posisi duduk dan menunduk dalam waktu yang lama, gerakan repetitif pada anggota tubuh, serta memerlukan koordinasi mata dan tangan yang baik. Tuntutan pekerjaan dalam upaya untuk mencapai produktivitas maksimum, dapat menghabiskan waktu yang lama dalam posisi yang tidak sesuai. Paparan karakteristik kerja tersebut memberikan beban yang berlebihan pada sistem muskuloskeletal tubuh, dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan WRMSD. Penelitian bertujuan untuk memetakan dan mengetahui tingkat risiko MSDs pada pekerja penganyaman pururn di Kabupaten Hulu Sungai Utara menggunakan alat ukur Nordic Body Map (NBM). Hasil penelitian ini menunjukkan pekerja memiliki risiko MSDs
Analisis Risiko Muskuloskeletal Disorders pada Proses Penumbukan Kerajinan Purun di Kabupaten Hulu Sungai Utara Imami, Diah Amelia Nurul; Yuliadarwati, Nungki Marlian
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i1.444

Abstract

Muskuloskeletal Disorders (MSDs) merupakan salah satu penyakit akibat kerja yang menduduki angka kejadian cukup tinggi dibandingkan dengan gangguan kesehatan lainnya. Gangguan sistem musculoskeletal pada pekerja industri umumnya disebabkan oleh beberapa faktor, baik faktor eksternal maupun faktor internal. Penelitian ini berfokus pada industri kerajinan purun khususnya pada proses penumbukan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memetakan keluhan MSDs menggunakan Nordic Body Map yang dialami pekerja industri tesebut sehingga dapat mengidentifikasi risiko terjadinya MSDs pada pekerja. Pemetaan yang telah dilakukan pada pekerja industri penumbukan kerajinan purun di Kabupaten Hulu Sungai Utara menunjukkan adanya risiko MSDs kategori rendah. Keluhan MSDs tersebut meliputi beberapa regio atau area tubuh seperti punggung, pinggang, bahu, lengan dan lutut.
KEGIATAN PENYULUHAN PADA KASUS NYERI PUNGGUNG BAWAH (LBP) PADA PEKERJA PABRIK ROTI MICKI KOTA BATU Fitriyani, Meylani; Yuliadarwati, Nungki Marlian
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 02 (2025): APRIL 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin berkembangnya kota di Indonesia pasti akan terjadi perkembangan dalam bidang Industri yang akan membawa akibat kurang baik bagi pekerjannya. Seperti halnya, Industri Roti Micki Kota Batu, yang rata-rata terdapat resiko low back pain. Low back pain adalah gejala yang umum terjadi di masyarakat. Kondisi ini merupakan keluhan muskuloskeletal yang dapat berdampak pada penurunan produktivitas kerja. Nyeri atau ketidaknyamanan pada bagian bawah punggung ini, jika tidak ditangani dengan baik, dapat mengarah pada kondisi kecacatan. Nyeri punggung bawah atau LBP merupakan nyeri pada punggung bagian bawah, bukan merupakan penyakit atau diagnosis untuk suatu penyakit namun merupakan nyeri yang dirasakan di area yang terkena bervariasi lama terjadinya nyeri. Permasalahan diakibatkan posisi dalam bekerja, seperti duduk atau berdiri dalam durasi lama serta postur tubuh tidak ergonomis saat bekerja. Kegiatan penyuluhan yang dilakukan yaitu untuk memberikan wawasan kepada pekerja mengenai posisi yang ergonomis dan serta pencegahan yang dapat dilakukan kepada para pekerja Roti Micki Kota Batu. Metode yang digunakan adalah mengedukasi pekerja Roti Micki Kota Batu mengenai posisi yang ergonomis serta memberikan latihan secara mandiri yang bisa dilakukan di tempat kerja. Hasil setelah diberikan edukasi terkait nyeri punggung bawah, pekerja antusias dan dapat meningkatkan wawasan serta pengetahuan para pekerja Roti Micki Kota Batu. Pada penyuluhan ini tersebut akan memberikan kesadaran penuh pada pekerja seberapa pentingnya menerapkan posisi kerja yang ergonomis sebagai pencegahan terjadinya low back pain.
Co-Authors A'yun, Az Zahra Qurrota Abimanyu, Fajar Abhyasa Agus Setiyawan Al Muhdar, Fatimah Maimunah Ali Multazam Alvinnya, Indah Amaliatul Khanifa Amaliyah Dina Anggraeni An Nisaa Primastuti Suhardi Putri Angga Pradipta Anggriani, Devi Anni Afifatus Shalihah Annida Tri Alawiyah Ardila, Nur Afifa Arham, Alifah Rohiidatul Arin Zakyatur Risqi Atika Yulianti Auliah , Rezki Auliya Vanissa Auliya Vanissa Az Zahra Qurrota A'yun BAYU PRASTOWO Bestari, Dt.Arief Rahman Cahyani, Aulia Nur Damayanti, Alfina Chintya Dea Sari Oktaviani Devi Anggriani Devika, Triana Dhiyaa Salsabilla Diana Silvia Navila Dimas Sondang Irawan Dinda Dewi Kirana Dwi Gita Wahyuning Dzikri Maulana Putra Eleonora Elsa Sucahyo Ertitri, Fika Fika Ertitri Fitria Fitria, Cindy Dwi Fitriyani, Meylani Gandhi Hartoyo Giska Anlya Hadi, Nabila Sabrina Harianto, Tantia Dewi Hayati, Noor Mika Hope Septi Nur Rohmah Ika Arma Rani Ika, Sri Sunaringsih Imami, Diah Amelia Nurul Indah Permatasari Indiani, Wulan Khamidah, Annisa Nurlaili Kiswati, Cempaka Indah Kristiyono Putro Kurnia Putri Utami Latifah Zulfa Rahmawati Liyana Nurul Azmi M. Ariadika Al-kautsar Ma'rufa, Siti Ainun Maghfuroh, Putri Nadzifatun Tri Mahiya Lintang Sahasika Mahiza Rahmayani Marlinda Rijal Marupa, Winda Rahmawati Marupa’, Winda Rahmawati Merianti, Nisfah Mia Agustina Mohamad Fahri Line Mufahuiroh Mufakhiroh Mufakhiroh Mufakhiroh Mufakhiroh Mu’minah , Inas Roidah Natasya Anjani Nikmatur Rosidah Ni’mah, Ihdina Hikmatun Nor Adha Luthfia Afifa Novianti Purwa Bestari Novianti, Vivi Indah Novitasari, Intan Hardiana Nur Amalia Moh. Jafar Nontji Nur Fatihatul Faedah Nur Hikmah Nur janah, Nur Nurlaili Ramdani Nurul Aini Rahmawati Parasdya, Rama Manggala Pinurti, Hayu Putri Kusumaningtyas Putri, Peni Julia Putu Febby Sisilia Meliniawati Ragil Kusumawardana Rahman, Fadlul Syahidur Ratna Vidya Amelia Rijal, Marlinda Ritonga, Salsabila Fachraini Rosadi, Rakhmad Rosidah, Nikmatur Rosya, Nur Alifah Amalia Rosyida, Ari Safun Rahmanto Sari, Gadis Meinar Seff, Ghaida Syaugi Septiyorini Septiyorini Septyo Rini Septyorini Septyorini Shofiyullah Abus Shofa Nasution Siska Indra Duriat Siti Ainun Ma'rufa Slamet . Sri Sunaringsih Ika Wardojo Stephanie, Apritia Suharni Raufe Suryani, Dhea Armelia Susi Susanti Syamsa Liatis Zailia Tantia Dewi Harianto Tjitra Wardani Tri Ayu Astuti Tri Hutami Wardoyo Tri Maghfuroh, Putri Nadzifatun Tri Martiana Trizah Ardha Widyaningtyas Sutiyo Tsania Putri Aminia Vivi Andika Sari Wahyuniningsih, Arlita Tri Wardhani, Ajeng Dyah Ayu Pramudya Y. Denny A. Wahyudiono Yahya, Wilma Shintari Yuniar Putri Ayu Maulidia Zidni Imanurrohmah Lubis