Claim Missing Document
Check
Articles

MENANAMKAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PEMBIASAAN DI SEKOLAH Lailatus Shoimah; Sulthoni Sulthoni; Yerry Soepriyanto
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.806 KB)

Abstract

Rusaknya anak bangsa bisa diamati dari sopan santun siswa yang kini mulai memudar, dapat dilihat dari mereka berbicara terhadap sesama, terhadap guru bahkan orang tuanya, kata–kata kotor yang sepatutnya tidak diucapakan seringkali terlontar,  sifat tidak jujur, serta akhlak yang mulia pada diri anak yang sulit ditemui. Oleh karena itu, harus ada usaha dalam menangani bahkan mencegah kejadian – kejadian tersebut agar tidak menjadi budaya anak. Salah satu usaha yang dapa dilakukan yaitu dengan membiasakan anak untuk berbuatbaik. Pendidikan karakter di sekolah dapat dibentuk melalui pembiasaan-pembiasaan secara terprogram dan tidak terprogram melalui kegiatan rutin dan insidental. Pembiasaan – pembiasaan tersebut diharapkan munculnya nilai-nilai karakteryang tertanam pada diri anak.  
PENGEMBANGAN MEDIA PRESENTASI PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS III DI SDK SANTA MARIA II MALANG Mario Citro Wahyuputra; Sulthoni Sulthoni; Susilaningsih Susilaningsih
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 1, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.385 KB)

Abstract

Pada zaman moderen ini perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan sangat pesat. Perkembangan tersebut menuntut manusia yang berkompeten untuk bersaing menjadi individu yang maju. Pendidikan menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menjadikan individu yang lebih baik dan siap berkompetisi untuk meningkatkan taraf hidup. Dalam usahanya pemerintah menerapkan sebuah kurikulim 2013 yang menekankan pada pembelajaran tematik. Pembelajaran tematik lebih menekankan pada keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran secara aktif di kelas sehingga siswa memperoleh pengalaman langsung untuk dapat menemukan sendiri pengetahuan yang dipelajarinya. Pembelajaran tematik memiliki keunikan yaitu menekankan pada konsep belajar dengan melakukan sesuatu (learning by doing). Oleh karena itu, guru perlu merancang pembelajaran yang menyenangkan sehingga pengalaman belajar yang didapat siswa menjadi lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan menghasilkan produk berupa media presentasi pembelajaran yang valid untuk siswa berupa media presentasi pembelajaran untuk kelas 3 SD. Selain itu juga untuk menguji kualitas produk pengembangan media presentasi pembelajaran yang telah dikembangkan. Peneliti menggunakan data kualitatif (instrumen ahli media, ahli materi, dan siswa). Pengembangan media presensatsi pembelajaran ini menggunakan pendekatan pengembangan Research and Development (R&D) yang dikembangkan oleh Borg and Gall. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SDK Santa Maria 2 Malang. Media ini divalidasi oleh ahli media, ahli materi, dan diujicobakan kepada 33 siswa. Dalam uji coba lapangan didapat kesimpulan bahwa dari segi kemenarikan dan keefektifan media sudah terpenuhi. Berdasarkan hasil angket yang dibagikan kepada para ahli menunjukkan bahwa media ini valid dan layak digunakan sebagai media pembelajaran.
Pengembangan Multimedia Tutorial Berfitur Peta Konsep Untuk Belajar Lapisan Bumi Siswa MTS Moh. Dwi Handoko; Sulthoni Sulthoni; Saida Ulfa
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v4i22021p148

Abstract

Abstract: Multimedia tutorials on earth layers become complementary in science learning and teaching at MTs Negeri 2 Nganjuk. Earth layer multimedia tutorials are designed to enhance science subject materials which take role as enrichment or remedial in conventional learning. Earth layer multimedia tutorials are learning media that can be used independently or in groups with excellent concept maps to increase students motivation as well as comprehension. The purpose of this development is to produce multimedia tutorials, as well as to discover the validity of the developed multimedia. This research model uses Lee & Owens. The results of the development of the Earth Layer Multimedia Tutorial as a complement to science learning with the concept map feature received positive responses from media and material experts and was feasible to use and there was an increase learning outcome Abstrak: Multimedia tutorial lapisan bumi menjadi pelengkap dalam  pembelajaran IPA di MTs Negeri 2 Nganjuk. Multimedia tutorial lapisan bumi didesain untuk menguatkan  materi pelajaran IPA yang bersifat enrichment atau remidial dalam pembelajaran konvensional. Multimedia tutorial lapisan bumi adalah media pembelajaran yang dapat digunakan secara mandiri maupun kelompok yang  memiliki fitur unggulan peta konsep untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman belajar siswa. Tujuan pengembangan ini menghasilkan multimedia tutorial, serta mengetahui kelayakan dari multimedia yang dikembangkan. Model Penelitian ini menggunakan model Lee & Owens. Hasil pengembangan Multimedia Tutorial Lapisan Bumi sebagai Komplemen Pembelajaran IPA berfitur Peta Konsep mendapatkan respon positif oleh ahli media dan ahli materi serta layak digunakan dan ada peningkatan hasil belajar.
Pengembangan Multimedia Tutorial Materi Sistem Gerak Tubuh Manusia Untuk Memfasilitasi Siswa Belajar Di Rumah Bima Aktoriawan; Sulton Sulton; Sulthoni Sulthoni
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 3, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v3i32020p317

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan produk multimedia tutorial IPA sistem gerak tubuh manusia yang layak atau valid dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development). Ada (lima) tahapan pengembangan produk yaitu Assessment/Analisis, Design, development, implementation, dan Evaluation. Hasil validasi ahli media didapat presentase 98,75% dan validasi ahli materi didapat presentase 98,75%. Sedangkan uji validasi siswa di dapat presentase 97,5% sehingga diperoleh hasil bahwa multimedia tutorial valid atau layak. Maka dapat disimpulkan bahwa multimedia tutorial ini dapat dipergunakan sebagai media pembelajaran oleh guru dan siswa dalam proses pembelajaran klasikal maupun individual.Abstract: The purpose of this research is to produce a multimedia product tutorial Natural sciences human body mobility system that is decent or valid in improving student learning outcomes. This research is included in research and development. There are (five) stages of product development namely Assessment/analysis, design, development, implementation, and Evaluation. The validation results of the media experts gained a percentage of 98.75% and the validation of material experts acquired a percentage of 98.75%. While the validation test students in can percentage 97.5% so that the results obtained that multimedia tutorial is valid or feasible. Then it can be concluded that the multimedia tutorial can be used as a learning media by teachers and students in the process of classical and individual learning.
Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar Dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila Wikan Budi Utami; S sulthoni; Agus Wedi; Fikri Aulia
WACANA AKADEMIKA: Majalah Ilmiah Kependidikan Vol 6 No 3 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kebijakan merdeka belajar dalam penguatan profil pelajar Pancasila. Penelitian dilakukan dengan metode telaah kajian pustaka dan metode deskriptif. Penelitian ini memberikan hasil bahwa implementasi kebijakan merdeka belajar telah berjalan namun terdapat beberapa hal yang menjadi kendalanya salah satunya adalah belum sepenuhnya memahami esensi dari “merdeka belajar” sehingga belum dapat mengoptimalkan penguatan profil pelajar Pancasila. Diharapkan akan ada penelitian lanjutan yang langsung mengobservasi lapangan agar memperoleh informasi secara langsung untuk memberikan solusi alternatif pada kebijakan pemerintah terkait Pendidikan pada tahap berikutnya.
Pengembangan Multimedia Interaktif Pendidikan Agama Islam Materi Pergaulan Bebas dan Zina untuk Kelas X SMAN 1 Dringu Kabupaten Probolinggo Rizal, Saiful; Toenlioe, Anselmus J.E.; Sulthoni, Sulthoni
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.586 KB) | DOI: 10.17977/um031v6i12019p001

Abstract

Abstrak: Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan suatu produk multimedia interaktif pendidikan agama islam materi pergaulan bebas dan zina untuk kelas X di SMAN 1 Dringu Kabupaten Probolinggo yang layak melalui uji validasi dan mengkaji efektifitas pemanfaatan multimedia interaktif. Pengembangan ini akan melalui beberapa tahap diantaranya tahap penilaian kebutuhan dan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi yang sesuai dengan model pengembangan Lee dan Owens (2004). Validasi produk dilakukan terhadap ahli media dan juga ahli materi. Subjeknya yaitu siswa kelas X yang ada di SMAN 1 Dringu. Berdasarkan uji coba validasi yang dilakukan kepada ahli media, ahli materi, dan siswa dapat disimpulkan bahwasannya multimedia interaktif yang telah dikembangkan termasuk kategori valid. Kemudian dari hasil belajar siswa dapat disimpulkan bahwasannya media yang dikembangkan termasuk kategori efektif.Abstract: I This development study discusses the development of interactive multimedia Islamic religious education material for free and adultery for class X at SMAN 1 Dringu Probolinggo Regency that is feasible through validation testing and assessing the effectiveness of using interactive multimedia. This development will address some of the needs of analysis and design, development, implementation, and evaluation that are in accordance with the development model of Lee and Owens (2004). Product validation is carried out on media experts and material experts. The subject is class X students at SMAN 1 Dringu. Based on trials conducted on media experts, material experts, and students can conclude that interactive multimedia that has been developed includes a valid category. Then from the student learning outcomes it can be concluded that the media developed includes the effective category.
Pengembangan Mobile Learning Mata Pelajaran Biologi Berbasis Science, Technology, and Society (STS) Untuk Kelas X SMAN 1 Kampak Trenggalek Rinasih, Rinasih; Ulfa, Saida; Sulthoni, Sulthoni
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.557 KB) | DOI: 10.17977/um031v4i12017p028

Abstract

Abstrak: Pengembangan mobile learning mata pelajaran biologi berbasis Science, Technology and Society (STS) menawarkan solusi akibat keterbatasan waktu tanpa menghilangkan keterampilan proses sains dalam pembelajaran. Tujuan pengembangan adalah menghasilkan produk mobile learning yang valid dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran. Metode pengembangan ini menggunakan model ASSURE, tahapannya meliputi analyze learner; state objectives; select methods, media and materials, utilize media and materials; require learner participation; evaluate and revise. Instrumen penelitian menggunakan angket tanggapan dari ahli materi, ahli media, uji perorangan, uji kelompok kecil, uji lapangan, dan rubrik penilaian. Berdasarkan analisis data hasil penelitian mobile learning mata pelajaran biologi berbasis STS dinyatakan valid dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran serta domain-domain STS telah tercapai.Abstract: Development of mobile learning based on Science, Technology, and Society (STS) biology subjects offers solutions due to time constraints without eliminating science process skills in learning. The purpose of development is to produce mobile learning products that are valid and effective for use in learning. This development method uses the ASSURE model, the stages include the analyze learner; state objectives; select methods, media, and materials, utilize media and materials; require learner participation; evaluate and revise. The research instruments used questionnaires responses from material experts, media experts, individual tests, small group tests, field tests, and assessment rubrics. Based on data analysis from mobile learning research, STS-based biology subjects are declared valid and effective to be used in learning and STS domains have been achieved.
Penggunaan Game Edukasi Digital Sebagai Sarana Pembelajaran Anak Usia Dini Setiawan, Andri; Praherdhiono, Henry; Sulthoni, Suthoni
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.631 KB) | DOI: 10.17977/um031v6i12019p039

Abstract

Abstrak: Perkembangan dan dukungan teknologi digital telah memberikan peluang baru untuk memberikan pembelajaran dalam bentuk game edukasi digital pada anak usia dini. Karena anak-anak sangat terkait dengan permainan, maka game edukasi digital menjadi langkah strategis untuk memberikan pengalaman baru pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan literature review untuk menganalisis secara komprehensif dari artikel yang dipublikasikan sejak tahun 2013 hingga 2018. Temuan penelitian ini mengungkapkan sebagaian besar artikel fokus dalam mengembangakan game edukasi digital sebagai alat pembelajaran anak usia dini. Metode experiment dan survei ditemukan menjadi metode utama dari sebagian besar artikel untuk evaluasi.Abstract: The development and support of digital technology have provided new opportunities to provide learning in the form of digital educational games for early childhood. Because children are strongly associated with games, digital education games are a strategic step to provide new learning experiences. This study uses the literature review approach to analyze comprehensively from articles published from 2013 to 2018. The findings of this study reveal that most articles focus on developing digital education games as early childhood learning tools. The experiment and survey methods were found to be the main method of most articles for evaluation.
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Berbasis Android Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Materi Cahaya Pradana, Ian Bimasta; Setyosari, Punaji; Sulthoni, Sulthoni
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v7i12020p026

Abstract

Abstrak: Tujuan dari pengembangan ini adalah menghasilkan produk Multimedia Interaktif Berbasis Android Mata Pelajaran IPA Materi Cahaya yang valid dan efektif. Pengembangan ini telah melalui beberapa tahap yaitu tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi sesuai dengan model pengembangan. Validasi produk dilakukan kepada ahli media dan ahli materi. Sasaran uji coba adalah siswa kelas VIII di SMP. Berdasarkan uji coba validasi yang dilakukan pada ahli media, tingkat validitas media yaitu 97,5%. Sedangkan ahli materi menilai tingkat validitas materi 95%, dan tingkat validitas dari siswa 82,625% maka disimpulkan bahwa multimedia interaktif yang dikembangkan termasuk dalam kategori valid. Kemudian berdasarkan ttes hasil belajar dari 31 siswa kelas VIII, 87% siswa mendapat nilai diatas standar yang ditentukan. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif yang dikembangkan termasuk dalam kategori efektif. Sehingga multimedia interaktif yang telah dikembangkan ini dikategorikan valid dan efektif untuk dapat digunakan pada kegiatan pembelajaran.Abstract: The purpose of this development is to produce Interactive Multimedia Products Based on Android Science Subjects of Light Material which is valid and effective. This development has gone through several stages, namely the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation in accordance with the development model. Product validation is carried out to media experts and material experts. The target of the trial was midle school students. Based on the validation trials conducted on media experts, the level of media validity is 97.5%. While material experts assess the level of material validity 95%, and the level of validity of students 82,625%, it can be concluded that interactive multimedia that has been developed is included in the valid category. Then based on the test of learning outcomes of 31 grade VIII students, 87% of students got a score above the specified standard. So from that it can be concluded that the interactive multimedia developed is included in the effective category. So that the interactive multimedia that has been developed is categorized as valid and effective to be used in learning activities.
Pengembangan Media Video Pembelajaran Biologi Pembuatan Tempe dan Yoghurt Irawan, Andi; Sihkabuden, Sihkabuden; Sulthoni, Sulthoni
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.392 KB) | DOI: 10.17977/um031v3i22017p105

Abstract

Abstrak: Tujuan dari pengembangan yaitu untuk menghasilkan suatu produk video pembelajaran yang valid sebagai sumber belajar yang efektif dalam pembelajaran biologi pembuatan tempe dan yoghurt. Penelitian ini menggunakan model ASSURE, langkah-langkah pengembangan ini yaitu analyze learner, state standars and objectives, select strategis, teknology, media, and materials, utilize technology, media and materials, require learner participation, evaluate and revise. Hasil menunjukan bahwa video pembelajaran ini dinyatakan layak dan efektif untuk digunakan sebagai media pembelajaran.Abstract: The purpose of development is to produce a valid video learning product as an effective learning resource in learning the biology of making tempeh and yogurt. This study uses the ASSURE model, these development steps are analyzed learner, state standards and objectives, select strategic, technology, media, and materials, utilize technology, media, and materials, require learner participation, evaluate and revise. The results show that this learning video is declared feasible and effective to be used as a learning media.
Co-Authors ., Sudarsini Abdussalam Agus Syakroni Agus Wedi Agustin Husnul Khotimah Agustiya Handayani Ahmad Charis Chumaidi Ahmad Ilman Ahmad Rifai Alfian Dianmarta Aliffian Fajar Rahman Ananda Dwi Ramadani Anang Santoso Andi Irawan Andri Setiawan Anggi Whima Epriliasari Anselmus J. E. Toenlioe Antania, Tia Apriyadi, Arip Arafah Husna Arip Apriyadi Athoillah, Mohammad Bariksah Bima Aktoriawan Carela Firda Wahyuniar Dedi Kuswandi Devina Rahmadiani Kamaruddin Nur Devina Rahmadiani Kamaruddin Nur, Devina Rahmadiani Deyan Elsa Vachrenisa Diana, Luluk Mauli Dina Astika Fitriana Dinar Khoirun Najib Dini Hapsari Dinni Badiaturrochmah Dino Irawan Dwi Puspa Suryani Efendi, Yudha Aldila Eka Pramono Adi Elisa Citra Anisa Endro Wahyuno Evi Nur Afiyah Faathir, Faathir Farid, Mujahidin Fikri Aulia Firdausy Armansyah Fitriana, Dina Astika Henry Praherdhiono I Made Suardana I Nyoman Sudana Degeng Ighfir Rijal Taufiqy Inawan, Dawam Sururi Kristiawan, Indria Lailatus Shoimah M Kholid Ni’amul Ludfi Mario Citro Wahyuputra Moh. Dwi Handoko Mohammad Efendi Mohammad Effendi Mufidatun Lila Anggraeni Muhammad Idaman Tata Guna Munawaroh, Isnaini Munzil Nelva Rolina Ni’amul Ludfi, M Kholid Nopian Hidayat Novita Anggraeni Nurul Murtadho Pradana, Ian Bimasta Punadji Setyosari Punaji Setyosari Ramadhani, Sayyidatul Luthfiyah Fadhil Ratna Kurniasari Regina Christine Takumansang Rinasih, Rinasih Rizal, Saiful Rizka Ditta Anggraeni Rizka Rojiyatul Azizah Rizka Rojiyatul Azizah, Rizka Rojiyatul Riztika Widyasari Rochma Kholisotum Mufiddah Saida Ulfa Sardiah Srikandi Sielmy Dwi Kurnia Sihkabuden Sihkabuden Sihkabuden Sihkabuden, Sihkabuden Sintia Larasati Sulton Sulton Sulton Sulton, Sulton Sumaji Surahman, Ence Susilaningsih Susilaningsih Susilaningsih Susilaningsih, Susilaningsih Syakroni, Agus T Addi Saputra Tia Antania Toenlioe, Anselmus J.E. Toenlioe, Anselmus Je Triyono Triyono Usep Kustiawan Uswatun Hasanah Wahyu Candra Setyawan Warda Isnaini Wikan Budi Utami Yatmini Yatmini Yenni, Safrina Yerry Soepriyanto Yuni Pratiwi Yurika Nurani Dwiningtyas Zainul Abidin