Claim Missing Document
Check
Articles

Pelaksanaan Strategi Peer Tutor bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Sidoarjo Renny Setyaneng Tyas; Wiwik Dwi Hastuti; Umi Safiul Ummah; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p333-337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan peer tutor dalam mendukung proses belajar serta mendeskripsikan pengaruh strategi peer tutor dalam meningkatkan pembelajaran dan interaksi sosial anak berkebutuhan khusus (ABK) di Sekolah Dasar Negeri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data berupa observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah menerapkan prinsip inklusi dengan menerima siswa ABK tanpa diskriminasi. Tantangan yang dihadapi sekolah adalah ketiadaan guru pendamping khusus, kurangnya pelatihan bagi guru, serta tidak adanya kurikulum yang disesuaikan untuk ABK. Inovasi yang dilakukan sekolah agar dapat memberikan layanan pendidikan meskipun dengan hambatan tersebut adalah dengan menggunakan strategi peer tutor dalam pembelajaran di kelas. Teman dekat ABK difungsikan sebagai tutor sebaya untuk dapat membantu ABK memahami pelajaran. Strategi ini terbukti efektif karena anak cenderung lebih nyaman untuk bertanya kepada teman daripada gurunya. Tutor yang mumpuni juga menjadi faktor keberhasilan strategi ini. Tantangannya adalah ketika ABK tantrum dan karena ketiadaan guru pembimbing khusus, maka guru melakukan kolaborasi dengan orang tua agar berperan sebagai GPK dan mendampingi ABK.
Peran Guru dalam Mendampingi Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Menengah Atas Kota Banda Aceh Yossi Novianti; Ediyanto Ediyanto; Ranti Novianti; Wiwik Dwi Hastuti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p33-38

Abstract

Guru memiliki peran yang sangat penting dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus (ABK) agar mereka dapat berkembang secara optimal, baik dari segi akademik, sosial, maupun emosional. Pendampingan yang tepat dapat membantu ABK mengatasi berbagai hambatan belajar dan meningkatkan kemandirian mereka. Artikel ini membahas peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, memberikan strategi pembelajaran yang sesuai, serta menjalin kerja sama dengan orang tua dan tenaga profesional lainnya. Dengan pendekatan yang tepat, guru dapat membantu ABK mencapai potensi terbaik mereka dan beradaptasi dengan lingkungan sosialnya. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan didukung oleh data lapangan serta review dari berbagai penelitian terdahulu.
Dampak Self-Efficacy Guru terhadap Praktik Pembelajaran Inklusif : Systematic Literature Review Muthya Firagil Restuti; Wiwik Dwi Hastuti; Sinta Yuni Susilawati
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p281-287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis literatur terkait peran self-efficacy guru dalam pembelajaran inklusif. Self-efficacy dipahami sebagai keyakinan guru terhadap kemampuannya mengelola pembelajaran secara efektif, terutama saat mengajar siswa berkebutuhan khusus. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelusuri artikel dari lima database terkemuka. Dari 700 artikel yang teridentifikasi, tujuh artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa self-efficacy guru memengaruhi berbagai aspek implementasi pendidikan inklusif, seperti perencanaan pembelajaran, manajemen kelas, kolaborasi, dan keterlibatan profesional. Guru dengan self-efficacy tinggi lebih siap menghadapi tantangan, memiliki kualitas pengajaran lebih baik, serta komitmen lebih tinggi terhadap siswa berkebutuhan khusus. Faktor-faktor seperti pengalaman prajabatan, pelatihan, jenjang mengajar, dan keterlibatan langsung turut berkontribusi terhadap peningkatan self-efficacy. Temuan ini memiliki implikasi teoritis dan praktis bagi pengembangan kebijakan serta pelatihan guru dalam konteks inklusif.
Pengaruh Kesiapan Guru Reguler dalam Meningkatkan Mutu Layanan Pendidikan Inklusi Herawati Mukminatin; Ahmad Samawi; Wiwik Dwi Hastuti; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p117-122

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan pendekatan yang menekankan pada pemberian kesempatan yang setara bagi semua peserta didik, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus, untuk belajar dalam lingkungan yang sama. Dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah inklusi sangat dipengaruhi oleh peran guru reguler yang tentunya berkolaborasi dengan guru pembimbing khusus.Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan inklusif, mengidentifikasi tantangan guru reguler dalam implementasinya, serta mengeksplorasi strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivita peran guru reguler di sekolah.
Strategi Implementasi Pendidikan Inklusi di SDS Mutiara Hati Ponorogo : Studi Kasus Model Sekolah Inklusi Dias Setiyo Prasuranto; Ranti Novianti; Wiwik Dwi Hastuti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p65-71

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan inklusi di SDS MUTIARA HATI , dengan fokus pada strategi yang diterapkan untuk mendukung peserta didik berkebutuhan khusus (ABK). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, melalui wawancara dan observasi terhadap guru, orangtua, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modifikasi kurikulum, dukungan orangtua, dan kolaborasi antara guru, Guru Pendamping Khusus (GPK), dan psikolog berkontribusi signifikan terhadap keberhasilan pendidikan inklusi. Lingkungan yang inklusif tercipta melalui interaksi positif antara peserta didik reguler dan ABK, serta layanan tambahan di luar jam pelajaran. Kesimpulannya, pelaksanaan pendidikan inklusi di SDS Mutiara Hati didukung oleh kerjasama semua pihak dan pendekatan responsif terhadap kebutuhan individual peserta didik. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan praktik pendidikan inklusi yang lebih baik di institusi lain dan menekankan perlunya penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi pendidikan inklusi secara lebih luas.
Studi Multi Situs Tentang Implementasi Pendidikan Inklusi di Sekolah Negeri dan Sekolah Swasta Jihaan Haniifah Christyodetaputri; Mohammad Efendi; Sinta Yuni Susilawati; Wiwik Dwi Hastuti; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p41-44

Abstract

Pendidikan inklusif di Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam implementasinya, terutama terkait perbedaan antara sekolah negeri dan sekolah swasta. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan dalam implementasi pendidikan inklusif di kedua jenis sekolah tersebut, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan multi situs, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan teknik triangulasi untuk validasi data. Penelitian ini menemukan bahwa sekolah negeri seringkali terhambat oleh keterbatasan anggaran, fasilitas, dan kurangnya pelatihan guru dalam pendidikan inklusif, sementara sekolah swasta lebih fleksibel dalam pendanaan tetapi terbatas dalam melayani keberagaman siswa berkebutuhan khusus. Faktor utama yang mempengaruhi implementasi pendidikan inklusif meliputi ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlatih, dukungan fasilitas, serta pemahaman dan sikap terhadap inklusi. Rekomendasi yang diajukan meliputi perlunya peningkatan pelatihan bagi guru, penguatan budaya inklusif di sekolah, serta alokasi sumber daya yang lebih merata agar pendidikan inklusif dapat terwujud secara optimal di seluruh jenis sekolah. Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk memperbaiki implementasi pendidikan inklusif di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan yang ada di sekolah negeri dan swasta.
Implementation of Inclusive Education for Deafblind Students: A Systematic Literature Review of Challenges and Best Practices Weningsih Weningsih; Ahsan Romadlon Junaidi; Ranti Novianti; Wiwik Dwi Hastuti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p338-341

Abstract

Inclusive education for students with deafblindness continues to face major challenges, particularly in developing countries, due to limited policies, a lack of trained educators, and scarce resources. This study aims to identify both the challenges and best practices in implementing inclusive education for students with deafblindness through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The findings reveal that successful inclusion depends on teacher preparedness, the use of assistive technology, and supportive educational policies. Developed countries have implemented strategies such as communication interveners and multisensory learning methods, while developing nations struggle with resource limitations and low public awareness. This study emphasizes the importance of family involvement, adapting the learning environment, and collaboration among schools, communities, and governments to support effective inclusion. As a recommendation, enhancing teacher training, providing assistive technology, and evidence-based policymaking are crucial to improve accessibility and the quality of education for students with deafblindness.
Studi Pendahuluan : Pengembangan Komik Sebagai Media Pendidikan Seksual untuk Anak Tunagrahita Wiwiek Sri Handayani; Wiwik Dwi Hastuti; Umi Safiul Ummah
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p97-101

Abstract

Anak tunagrahita sama seperti anak normal pada umumnya yang mempunyai perkembangan seksual. Tapi banyak masyarakat yang beranggapan bahwa anak tunagrahita tidak memiliki hasrat seksual. Kurangnya pendidikan seksual pada anak tunagrahita berdampak mereka belum dapat merawat anggota tubuh dan organ reproduksi saat masa pubertas. Juga belum paham cara melindungi anggota tubuhnya sehingga rentan terhadap pelecehan seksual. Pemberian pembelajaran pendidikan seksual pada anak tunagrahita harus disesuaikan dengan perkembangan dan kemampuan mereka. Peneliti menggunakan komik sebagai media pembelajaran tentang pendidikan seksual dan diharapkan dengan media komik tujuan pembelajaran dapat tercapai.
Upaya Peningkatan Motorik Kasar dengan Modifikasi Permainan Engklek pada Siswa Tunagrahita untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Inklusif Miftahul Mufarrihah; Wiwik Dwi Hastuti; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p39-46

Abstract

Penelitian ini termasuk jenis penelitian dan pengembangan (R&D). Penelitian (R&D) merupakan penelitian yang mengembangan suatu produk baru atau menyempurnakan produk yang telah ada sebelumnya, dengan desain one group pretest and posttest design permainan tradisional engklek yang dimodifikasi untuk meningkatkan kemampuan motorik pada anak tunagrahita. Teknik pengumpulan data sebelum dan setelah melakukan aktivitas tanding kemudian diproses dan dianalisis menggunakan SPSS. Kesimpulan penelitian ini bahwa upaya dalam meningkatkan gerak motorik pada anak tunagrahita dengan memodifikasi pemainan tradisional engklek yang dimodifikasi cukup memberikan pengaruh yang signifikan dan baik untuk perkembangan motorik pada anak tunagrahita. Penelitian ini diharapkan sebagai media untuk anak tunagrahita agar mampu dan antusias melakukan permainan tradisional engklek untuk merangsang gerak motoriknya.
Peningkatan Hasil Belajar Keterampilan Tata Boga Melalui Media Virtual Reality bagi Peserta Didik Autis di Sekolah Inklusi Yuli Andriani; Wiwik Dwi Hastuti; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p123-128

Abstract

Peserta didik autis sering mengalami hambatan dalam mengikuti pembelajaran keterampilan tata boga, terutama karena keterbatasan dalam komunikasi, interaksi sosial, dan kemampuan motorik. Di sekolah inklusi, tantangan ini menuntut guru untuk menemukan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan adaptif terhadap kebutuhan mereka. Salah satu alternatif media pembelajaran yang potensial adalah teknologi Virtual Reality (VR), yang mampu menyajikan pengalaman belajar yang interaktif, realistis, dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar keterampilan tata boga pada peserta didik autis melalui penerapan media Virtual Reality dalam pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model siklus yang mencakup perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil dari tindakan yang dilakukan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta didik dalam memahami serta mempraktikkan langkah-langkah kerja keterampilan tata boga. Dengan demikian, penggunaan media Virtual Reality terbukti efektif dalam mendukung pembelajaran praktik Keterampilan yang lebih menyenangkan, terstruktur, dan sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik autis di sekolah inklusi.
Co-Authors ., Sudarsini Abdul Huda Agung Kurniawan Ahmad Samawi Ahmad Sofwan AM, M Shodiq Anarta, Raihan Nurani Anisa Kurniawati Anna Akhirul Rokhmawati Annafi Al Mutaali Anton Cahyo Yuwhono Ariani, Fadilah Arie Lusiati Asep Sunandar Asim Asim Citra Rizky Ratna Putri Darmawati, Ajeng Arief Dias Setiyo Prasuranto Dico, Allan Maulid Diyah Rohma Wati Dwi Arnia Ulfa Ediyanto Eka Kresnawati Eka Pramono Adi Endro Wahyuno Eni Fariyatul Fahyuni Fauzi, Muhammad Rizqianto Firdiana, Ade Dian Fitrasari, Bella Dina Gita Martha Yulandha Handayani, Zannuba Lutfia Hengky Triwijaya, Henny Indreswari Henry Praherdhiono Herawati Mukminatin Holyness Nurdin Singadimedja Hutasuhut, Fadly Halim Ida Rindaningsih, Ida Imanuel Hitipeuw Irvan, Muchamad Jatiningsiwi, Tata Gading Jihaan Haniifah Christyodetaputri Juli Niara Junaidi, Ahsan Romadlon Kenila, Elisabet khusnul khotimah Kumala, Hanifa Khoiru Lindayanti Lindayanti Lintang Achmad Maulana Lusiati, Arie Malizal, Zelynda Zeinab Martha Novita Yatna Maulida Maulida Miftahul Huda Miftahul Mufarrihah Mohamad Randhy Andriyani Mohammad Efendi Mohd Hanafi Mohd Yasin Muhammad Nurrohman Jauhari Muhammad Rizqianto Fauzi Muhammad Syamsun Muthya Firagil Restuti Nadiyah, Salma Nanda Viorella Natania Caroline Putri Zuandi Noor Citra Pravita Adisty Noor Citra Pravita Adisty, Noor Citra Pravita Olivia Nur Isnaini Patricia Yuliana Pradipta, Riqi Fajar Pradipta, Rizqi Fajar Prasuranto, Dias Setiyo Prawisma Bela Putri Desy Liliana Putri Kartika Ningsih Putri Kartika Ningsih Putri, Citra Rizky Ratna Qurrotul A’yunin Ramadhani, Risa Safira Ranti Novianti Ratnayanti, Rahajeng Renny Setyaneng Tyas Rhespati, Dian Ayu Ria Sekarani Ria Sekarani, Ria Rina Listya Risa Safira Ramadhani Riswari, Fina Riyanda Putri Earlyarini Rizqi, Putri Rizqianti, Nindya Ayu saichudin saichudin Salsabila, Annisa Zahra Sari, Meitha Atika Sihkabuden Sihkabuden Sinta Yuni Susilawati Sintia Fitri Anggraeni Sopingi Sopingi, Sopingi Suhendri Suhendri Sulastri Susi Nur Wahyuningsih Susilawati, Sinta Yuni Tabitha Buang Komas Taufik Taufik Umah, Umi Saiful Umi Safiul Ummah Ummah, Umi Syaiful Usep Kustiawan Wahyuningsih, Susi Nur Weningsih Weningsih Widianti, Karrinia Sindy Ayu Win Jeroh Miko Wiwiek Sri Handayani Yaumil Ainin Pradina Yossi Novianti Yuli Andriani Yulian Findawati Yulianti Yulianti