p-Index From 2021 - 2026
5.287
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Journal of Nonformal Education Jurnal Pendidikan Usia Dini AWLADY Jurnal Pendidikan Anak Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat International Research Based Education Journal Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Aulad : Journal on Early Childhood AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Karinov Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Graha Pengabdian KIDDO: Jurnal pendidikan Islam Anak Usia Dini MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Journal of English Language and Education Journal of Education Research DUNIA ANAK: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Eduvest - Journal of Universal Studies Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Journal of Educational Management Research Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Jurnal Pendidikan Anak Proceedings Series of Educational Studies Journal of Childhood Education, Development and Parenting Multidisciplinary Indonesian Center Journal J-CEKI Education and Sociedad Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Tinjauan Kriminologis Terhadap Anak Yang Melakukan Aksi Balap Liar di Kabupaten Sintang Nur Hana Azizah; Eny Nur Aisyah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2687

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena balap liar yang melibatkan anak di Kabupaten Sintang melalui perspektif kriminologi, dengan menyoroti kesenjangan penelitian sebelumnya yang cenderung hanya menggambarkan balap liar sebagai kenakalan remaja tanpa menelaah secara mendalam peran kepolisian dalam pencegahan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor penyebab keterlibatan anak dalam balap liar serta menganalisis efektivitas patroli Cipta Kondisi (Cipkon) sebagai upaya preventif dan edukatif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, melalui wawancara dengan Polres Sintang, anak pelaku, dan orang tua, serta observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan anak dalam balap liar dipengaruhi oleh tekanan kelompok sebaya, lemahnya pengawasan dan komunikasi keluarga, serta ketiadaan ruang ekspresi positif bagi remaja. Kepolisian Resor Sintang menerapkan patroli Cipkon dan pendekatan restorative justice yang mengutamakan pembinaan, edukasi, serta keterlibatan orang tua dibandingkan sanksi represif. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian kriminologi anak dengan menegaskan bahwa pencegahan kenakalan remaja memerlukan sinergi antara kepolisian, keluarga, sekolah, dan komunitas untuk memperkuat kontrol sosial dan nilai moral sejak dini
Analisis Eksploitasi Anak oleh Orang Tua: Perspektif Sosiologis, Hukum Islam (Maqasid Al-Syarī ‘ah), dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Sumarni; Eny Nur Aisyah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2758

Abstract

Eksploitasi anak tetap menjadi masalah serius mengenai pelanggaran hak-hak anak di Indonesia, sering kali melibatkan orang tua yang seharusnya melindungi mereka. Fenomena ini menghasilkan berbagai dampak, termasuk kerusakan pada kondisi fisik dan mental anak, serta pelanggaran terhadap norma hukum, sosial, dan ajaran agama Islam. Artikel ini bertujian untuk menganalisis praktik eksploitasi anak yang dilakukan oleh orang tua melalui dua sudut pandang utama yang saling terkait:perspektif sosiologis dan hukum Islam (syariah), dengan menggunakan dasar normatif dari Undang-UndanNomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Studi ini menerapkan metode deskriptif kualitatif, dengan tehnik studi literatur pada sumber-sumber hukum positif, penafsiran Al-Qur’an, hadist, serta data empiris dari KPAI, Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa berbagai bentuk eksploitasi, baik dalam konteks ekonomi, media digital, maupun aspek sosial budaya, merupakan pelanggaran serius terhadap Pasal 76I UU No. 35 Tahun 2014 dan secara mendasar bertentangan dengan maqasid al syari’ah, khususnya dalam nilai-nilai perlindungan terhadap kehidupan (ḥifz), pikiran, dan garis keturunan. Dalam pandangan Islam, anak dilihat sebagai tanggung jawab yang harus dijaga, bukan sekadar alat untuk memenuhi kepentingan dunia. Oleh karena itu, kerja sama antara hukum yang berlaku dan prinsip-prinsip hukum Islam sangat diperlukan untuk meningkatkan usaha pencegahan serta penegakan hukum dalam melawan eksploitasi anak oleh orang tua di era modern ini.
Analisis Yuridis terhadap Perlindungan Hak Anak di Lembaga PAUD di Indonesia Iftidatul Nurul Maiyah; Eny Nur Aisyah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2761

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memainkan peran strategis dalam pembentukan karakter dan perlindungan hak anak sejak usia dini. Namun, dalam praktiknya, berbagai kasus pelanggaran hak anak, seperti kekerasan fisik, verbal, dan psikis, masih sering terjadi. Kejadian-kejadian ini menunjukkan adanya kesenjangan antara norma hukum ideal dengan implementasinya di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara hukum implementasi perlindungan hak anak di lembaga PAUD di Indonesia, dengan meninjau kerangka hukum nasional dan kasus-kasus faktual yang terjadi di beberapa daerah, termasuk Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, yaitu mengkaji peraturan perundang-undangan yang relevan seperti Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, dan berbagai kebijakan turunan lainnya. Analisis dilakukan melalui studi dokumen, tinjauan pustaka, dan interpretasi hukum terhadap kasus-kasus aktual terkait kekerasan di lembaga pendidikan anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif, kerangka hukum di Indonesia memberikan jaminan yang kuat bagi perlindungan hak-hak anak di lembaga pendidikan. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala, seperti lemahnya pengawasan, rendahnya kapasitas pendidik dalam memahami undang-undang perlindungan anak, serta kurangnya mekanisme pelaporan dan penegakan hukum yang berpihak pada anak. Oleh karena itu, penguatan kebijakan berbasis hukum, pelatihan wajib bagi pendidik tentang perlindungan anak, dan peningkatan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan anak usia dini, dan masyarakat diperlukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan ramah anak.
Pembelajaran Calistung pada Anak Usia Dini: Kajian Fenomenologis terhadap Dampak Emosional dan Perkembangan Anak Siti Nadhifah; Eny Nur Aisyah
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i4.2809

Abstract

Pembelajaran membaca, menulis, dan berhitung pada anak usia dini masih banyak diterapkan meskipun tidak selaras dengan kesiapan perkembangan anak, sehingga menimbulkan berbagai tekanan emosional seperti stres, mudah marah, kelelahan, dan hilangnya minat belajar. Penelitian ini bertujuan mengkaji fenomena tersebut melalui pendekatan fenomenologis deskriptif dengan merefleksikan pengalaman empiris pendidik serta teori perkembangan anak. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, catatan reflektif, dan diskusi informal bersama orang tua dan rekan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan akademik pada usia dini memicu respons psikologis negatif dan menghambat perkembangan sosial-emosional anak, sekaligus menurunkan motivasi belajar jangka panjang. Temuan ini menegaskan pentingnya pembelajaran ramah anak yang sesuai tahapan perkembangan serta perlunya orang tua dan guru memprioritaskan pendekatan bermain yang menghargai hak anak untuk belajar secara alami dan menyenangkan
Analisis Perlindungan Hukum Komprehensif: Menjamin Hak Anak Usia Dini dalam Ekosistem Pendidikan Inklusif di Indonesia Nurhayati, Farihah; Aisyah, Eny Nur
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.13139

Abstract

Perlindungan hukum komprehensif bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) diperlukan agar mereka bisa belajar bersama di sekolah inklusif tanpa diskriminasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap hak anak usia dini dalam pendidikan inklusif di Indonesia, dengan fokus pada penerapan prinsip non-diskriminasi, aksesibilitas, serta pemenuhan hak belajar yang layak. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis yuridis-normatif dengan meninjau kerangka hukum internasional dan nasional, seperti Konvensi Hak Anak (CRC), Konvensi Hak Penyandang Disabilitas (CRPD), serta Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023 dan Juknis PPKSP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap hak anak dalam PAUD inklusif telah memiliki dasar hukum yang kuat, namun implementasinya masih menghadapi kendala, terutama pada kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), ketersediaan sarana dan prasarana yang aksesibel, serta lemahnya pengawasan terhadap pelaksanaan Individual Education Program (IEP). Selain itu, masih ditemukan praktik diskriminasi halus seperti pengucilan sosial terhadap ABK di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, dibutuhkan penguatan kebijakan melalui sertifikasi kompetensi guru inklusif, audit kepatuhan IEP, serta pelatihan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) agar hak anak dapat terlindungi secara menyeluruh dalam lingkungan belajar yang aman dan inklusif.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmad Rasyad Adi Atmoko Agus Setiyono Agus Setyono Ahmad Samawi Ajeng Putri Pratiwi Alif Mudiono Amanatul Uluwiyah Anis Shofiyatul Izzah Arif Rohman Azizah, Alfi Rohmatul Azizah, Fithrotul Baharun, Hasan Chasanah, Mifthachul Chosiah, Chosiah Dila Umnia Soraya Djunaidi, Siti Musrifah Emi Kuswanti Endang Sri Redjeki Evania Yafie Fajarwatiningtyas, Alfiana Hardika Hardika Hardika Hardika, Hardika Harun Harun Hayatiningsih, Ula Nur Iftidatul Nurul Maiyah Iftitah, Selfi Lailiyatul Imron Arifin Izzatul Munawarah Kholasoh Riflatullisa, Nur Kuswanti, Emi Laela Laela Leni Gonadi Lenita Puspitasari M. Ishaq M. Ishaq, M. Magnesya, Wazabrilla Artha Maningtyas, Rosydamayani Twin Maningtyas, Rosydamayani Twinsari Maningtyas, Rosyidamayani Twin Maningtyas, Rosyidamyani Twinsari Maulidya, Aisyah Mohammad Zainuddin, Mohammad Muh. Arafik Munaisra Tri Tirtaningsih Nur Hana Azizah Nurhayati, Farihah Nurul Hasanah Pramono Pramono Pramono Prastyo, Danang Putra, Yudithia Dian Putri Mahanani, Putri Rahayu, Emy Puji Rahayu Rahma Putri Wina Rahmatin, Luluk Arifatur Retno Tri Vulandari Rosyi Damayani Twinsari Maningtyas Sa'dun Akbar Salehuddin, Shafira Nurulita Sholihah, Qonita Sidarta, Martin Siti Nadhifah Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sulaiman, Alfarobi Ahmad SUMARNI Surahman, Ence Suryaningsih Suryaningsih Syafrida, Tri Putri Taufik Kurniawan Tegariyani, Sandy Tomas Irianto, Tomas Tomas Iriyanto Twinsari, Rosyi Damayanti Umu Da’watul Choiro Utamimah, Sri Wina, Rahma Putri Wuri Astuti Yudith Dian Putra Yusuf Sobri, Ahmad Zainul Arifin