Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

URGENSI PERLUASAN KRIMINALISASI DALAM SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL SEBAGAI UPAYA DALAM MEWUJUDKAN FUNGSI SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL Abunawas, Abunawas
Khatulistiwa Law Review Vol. 1 No. 1 (2020): Khatulistiwa Law Review
Publisher : Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/klr.v1i1.38

Abstract

The national education system as stipulated in Law contains a policy of criminalization of criminal actions based on the scope of the national education system in 5 articles of action, on the development of criminal acts models or forms of criminal acts that occur in the education system has undergone many changes and/or expansion, so it is necessary to expand the criminalization policy to protect the national education system from negative impacts so that it is expected to realize the function of the national education system. With the expansion of the criminalization of acts that can be considered to damage the function of the national education system, it is expected to be able to guarantee the sustainability of the national education system through reformulation of the criminal act model as a last resort (ultimum remedium) of all existing countermeasures (ultima ratio principle) to realize the function of the nation's life.
Analisis Penerapan Manajemen Pendidikan Islam dalam Pembentukan Karakter Siswa: Perspektif Pendidikan Islam Studi Kasus SD Muhammadiyah 3 Unggulan Pekanbaru Abunawas, Abunawas; Baidarus, Baidarus; Fithri, Radhiyatul; Nurjayanti, Adisty Puji
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.3155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen pendidikan Islam dalam pembentukan karakter siswa berdasarkan perspektif pendidikan Islam. Manajemen pendidikan Islam tidak hanya terbatas pada pengelolaan infrastruktur fisik dan aktivitas akademik, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai moral dan spiritual sebagai bagian mendasar dari proses pendidikan. Nilai-nilai inti dalam Islam seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, kasih sayang, dan saling menghormati dianggap penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendukung pembentukan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi pustaka (library research). Langkah-langkah penelitian meliputi: (1) identifikasi topik dan perumusan fokus penelitian, (2) pengumpulan data sekunder dari sumber-sumber ilmiah yang relevan seperti buku akademik, jurnal terindeks, artikel konferensi, dan dokumen resmi terkait manajemen pendidikan Islam dan pendidikan karakter, (3) evaluasi dan seleksi sumber berdasarkan kriteria validitas ilmiah, keterkinian, serta kesesuaian dengan konteks pendidikan Islam, dan (4) analisis isi (content analysis) untuk menggali teori, model, dan praktik yang relevan, serta keterkaitannya dengan pembentukan karakter. Temuan menunjukkan bahwa manajemen yang efektif dan berlandaskan prinsip-prinsip Islam memberikan kontribusi besar terhadap terciptanya suasana pendidikan yang kondusif, harmonis, dan bermakna. Guru memainkan peran sentral sebagai teladan moral melalui sikap, perilaku, pembiasaan, serta keterlibatan pribadi dalam membimbing perkembangan moral dan spiritual siswa. Studi ini menegaskan bahwa pendidikan karakter di sekolah Islam akan lebih efektif apabila terintegrasi dalam seluruh aspek manajemen sekolah mulai dari perencanaan kurikulum, interaksi di kelas, budaya sekolah, hingga gaya kepemimpinan. Kesimpulannya, manajemen pendidikan Islam merupakan instrumen penting dalam membentuk siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan bertanggung jawab secara sosial, sejalan dengan tujuan utama pendidikan Islam.
A Critical Study of the Rejection of the Blasphemy Prohibition Provisions in the Criminal Code Related to the Ideals of Indonesian Law Aswandi, Aswandi; Abunawas, Abunawas; Ismawati, Sri; Azizurrahman4, Hasyim; Hermansyah, Hermansyah
Al-'Adl Vol. 17 No. 2 (2024): Al-'Adl
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/aladl.v17i2.8011

Abstract

Abstrak: Artikel ini menganalisis secara kritis kondisi penolakan terhadap rumusan penistaan agama yang disusun dan dimuat dalam ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Indonesia. Artikel ini disusun secara sistematis dengan penelitian kualitatif dan menggunakan pendekatan penelitian yuridis normatif, yaitu pendekatan yang menggunakan konsepsi hukum positivis. Konsep ini memandang hukum identik dengan norma tertulis yang dibuat dan diumumkan oleh lembaga atau pejabat yang berwenang. Akibatnya, artikel ini menemukan bahwa faktor internal pihak yang menolak berkontribusi terhadap fenomena penolakan ketentuan penodaan agama terhadap konten yang terdapat dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
SOSIALISASI PENERAPAN STRATEGI BAURAN PEMASARAN 4P BAGI PELAKU UMKM DI PANTAI MELAWI KELANTAN, MALAYSIA Hardilawati, Wan Laura; Nofirda, Fitri Ayu; Hastuti, Dwi; Hinggo S., Hichmaed Tachta; Ramadhan, Rian Rahmat; Sulistyandari, Sulistyandari; Bakaruddin, Bakaruddin; Setianingsih, Rahayu; Abunawas, Abunawas; Yuslim, Yuslim; Zaki, Hammam; Kusumah, Alum; Akhmad, Ikhbal; Fikri, Khusnul
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sosial Humaniora Vol 4 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/abdimasekodiksosiora.v4i1.7160

Abstract

Kegiatan ini dilakukan di kawawan Pantai Melawi, Kabupaten Bachok, Provinsi Kelantan, Malaysia oleh tim pengabdian kepada masyarakat diantaranya dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang berkolaborasi dengan Dosen Fakulti Keusahawanan dan Perniagaan Universiti Malaysia Kelantan kepada pelaku UMKM kuliner di Pantai Melawi. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk mencapai tujuan ini dilaksanakan melalui metode pendampingan dan sosialisasi. Adapun langkah-langkah pendampingan yaitu perencanaan dengan melakukan koordinasi. Tahap ke-2 adalah pelaksanaan, kegiatan dilakukan dalam bentuk penyampaian materi dengan memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang strategi pemasaran marketing mix/bauran pemasaran 4P. Berdasarkan hasil dari kegiatan pengabdian dapat disimpulkan beberapa hal, yaitu: (1) Kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional oleh Dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Riau yang berkolaborasi dengan Dosen Fakulti Keusahawanan dan Perniagaan Universiti Malaysia berjalan dengan baik. (2) Mitra pengabdian dapat memahami dengan baik atas materi yang telah diberikan oleh tim pengabdian kepada masyarakat. (3) Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyakat berhasil dilakukan sebagai wujud pelaksanaan kerja sama antara Universiti Malaysia Kelantan, dengan Universitas Muhammadiyah Riau.
Penguatan Soft Skill dalam Talent Manajemen Rahmayanti, Sri; Perdana, Riki; Misral, Misral; Zaki, Hammam; Hastuti, Dwi; Bakaruddin, Bakaruddin; Yuslim, Yuslim; Abunawas, Abunawas
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sosial Humaniora Vol 5 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguatan soft skill merupakan elemen penting dalam pengelolaan talent manajemen guna meningkatkan daya saing dan kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan dunia kerja global. Program pengabdian kepada masyarakat internasional yang dilaksanakan di Fatony University, Thailand, bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan non-teknis seperti komunikasi efektif, kepemimpinan adaptif, manajemen emosi, etika profesional, dan personal branding. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan interaktif, termasuk ceramah, diskusi kelompok, simulasi, dan refleksi, yang memungkinkan mahasiswa berpartisipasi aktif dan mengaplikasikan materi dalam konteks nyata. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada kepercayaan diri, kemampuan interpersonal, dan pemahaman pengembangan karier mahasiswa. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam membangun sumber daya manusia unggul yang siap bersaing di tingkat regional dan global. Penguatan soft skill harus terus menjadi bagian integral dalam strategi pengembangan talenta di perguruan tinggi untuk menghadapi era kompetisi yang semakin kompleks.
Kriteria Persamaan Pada Pokoknya atau Keseluruhan Terhadsp Merek Yutaka Indonesia dan Yutika India Berdasarkan UU No. 20/2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis Setiawan, Wahyudi; Juwita, Juwita; Abunawas, Abunawas
Jurnal Pro Hukum : Jurnal Penelitian Bidang Hukum Universitas Gresik Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/.v11i3.2144

Abstract

Pihak Merek Yutaka pada dasarnya tidak mengetahui bahwa terdapat merek Yutika dengan kelas yang sama yang berasal dari India, karena Pihak Merek Yutaka merasa bahwa dari logonya saja berbeda, pengertiannyapun berbeda, pengucapannya pun berbeda, namun menurut keterangan pihak kuasa hukum merek Yutika bahwa telah mendaftarkan mereknya tersebut di Indonesia pada tanggal 7 Januari 2021 dengan permohonan No. DID2021001324 di kelas 03, dan merek Yutika keberatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa Kriteria Persamaan Pada Pokoknya atau Keseluruhan Terhadap Merek Yutaka Indonesia dan Yutika India berdasarkan UU No. 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Bentuk penelitian pada proposal Tesis ini adalah penelitian deskriptif evaluatif. Jenis Penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data sekunder yaitu data yang digunakan untuk menjawab permasalahan yang ada dalam penelitian ini melalui studi kepustakaan. Pemahaman persamaan pada pokoknya dapat diartikan adalah ketika adanya dua buah merek yang memiliki kemiripan disandingkan, dalam prakteknya hal ini sering terjadi ketika merek yang satu dianggap melanggar ketentuan merek yang lain dan suatu merek dapat dikatakan memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek lain apabila memenuhi kriteria yaitu adanya persamaan elemen secara keseluruhan, adanya Persamaan wilayah jenis atau produksi kelas barang atau jasa, adanya persamaan wilayah dan segmen pasar, adanya persamaan cara dan perilaku pemakaian dan adanya persamaan pada pemeliharaan.
Politik Hukum Terhadap Masyarakat Dilarang Memberi Uang Kepada Pengemis (Studi Kasus : Kota Pontianak, Kalimantan Barat) Aprilsesa, Tri Dian; Suasono, Edy; Aminah, Siti; Abunawas, Abunawas
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dasarnya pemerintah Kota Pontianak sudah berupaya untuk melakukan sosialisasi penertiban umum terhadap masyarakat untuk tidak memberi uang pada pengemis dan pengamen di beberapa titik di Kota Pontianak. Tetapi masih banyak masyarakat memberi uang ke pengemis dan gelandangan tidak dikenakan sanksi denda atau administrasi. Penelitian ini bersifat deskriptif. Sumber datanya menggunakan data primer yaitu data yang diperoleh melalui proses wawancara dan dokumentasi. Pelaksanaan Pasal 42 Huruf e Peraturan Daerah Kota Pontianak Nomor 19 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum Dan Perlindungan Masyarakat masih belum terlaksana sepenuhnya. Jika masyarakat masih memberi uang kepada pengemis dan pengamen maka semakin banyak pula pengamen dan pengemis di tempat-tempat umum di Kota Pontianak karena mereka merasa sebagai pengemis dan pengamen sebuah pekerjaan yang mendapatkan penghasilan yang lebih banyak. Diharamkan bagi mengeksploitasi orang untuk meminta-minta ataupun mengamen. Dan bagi pemberi, haram memberi kepada peminta-minta di jalanan dan ruang publik karena itu mendukung pihak yang mengeksploitasi pengemis serta tidak mendidik karakter yang baik untuk warga negara. Upaya yang diharapkan pemerintah lebih bijak lagi untuk menegakkan aturan yang ada kepada masyarakat yang memberi uang pada pengemis dan pengamen agar fenomena sosial ataupun masalah sosial berupa pengamen dan pengemis tidak semakin berkembang.
Peran Guru dalam Membentuk Karakter Disiplin Peserta Didik Madrasah Ibtidaiyah Al Barokah Pekanbaru Ibrahim, Rusli; Asmarika, Asmarika; Salim, Agus; Wismanto, Wismanto; Abunawas, Abunawas
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i3.371

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya disiplin siswa Madrasah Ibtidaiyah al Barokah Jl. Datuk Tunggul Pekanbaru. indikator yang terlihat diantaranya masih banyaknya siswa yang datang terlabat bahkan setelah pagar sekolah dikunci, tidak mengerjakan tugas, suka bermain saat jam pelajaran dimulai. Penelitian bertujuan untuk: mendeskripsikan karakteristik disiplin siswa,  mendeskripsikan peran guru dalam membentuk karakteristik disiplin siswa, dan mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat kedisiplinan siswa. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan pencatatan. Menganalisis data dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Ciri-ciri kedisiplinan siswa meliputi siswa yang menaati peraturan sekolah. Untuk membentuk karakter disiplin siswa guru berperan sebagai guru, pendidik, evaluator, dan panutan bagi siswa. Faktor pendukung yang membentuk karakter disiplin siswa antara lain dukungan dari dalam dan luar sekolah. Faktor penghambat karakteristik disiplin siswa antara lain pengawasan guru yang terbatas terhadap siswa, pengaruh sosial teman, dan penggunaan teknologi yang tidak tepat.
Penerapan Inovasi Teknologi Modern dalam Deteksi dan Pencegahan Kejahatan Lalu Lintas di Era Digital: Studi Kasus mengenai Efektivitas Sistem CCTV yang Terintegrasi dalam Menjamin Keselamatan Jalan Raya Fajarudin, Muhamad Nur; Abunawas, Abunawas; Anggawira, Anggawira; Usmansyah, Iwan
Postulat Vol 2 No 1 (2024): POSTULAT: Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/postulat.v2i1.1459

Abstract

Abstrak ini membahas makna 'kejahatan' dari perspektif yuridis dan sosiologis, serta pentingnya teknologi, khususnya CCTV terintegrasi, dalam mendeteksi dan mencegah kejahatan lalu lintas. Kejahatan, yang berkembang seiring waktu, memerlukan pendekatan hukum dan teknologi untuk mengatasinya efektif. CCTV, sebagai alat pengumpul bukti visual, telah berevolusi menjadi sistem terintegrasi yang lebih responsif dalam mendeteksi perilaku mencurigakan dengan notifikasi real-time, berkontribusi pada penurunan kejahatan lalu lintas dan peningkatan rasa aman pengguna jalan. Meskipun demikian, implementasi CCTV terintegrasi menghadapi tantangan, termasuk isu privasi, biaya, dan kebutuhan pelatihan. Studi ini, melalui analisis kualitatif dan studi kasus, bertujuan mengevaluasi efektivitas dan tantangan implementasi CCTV terintegrasi, memberikan rekomendasi untuk investasi dan kerjasama antarsektor guna memaksimalkan potensi teknologi ini dalam menjaga keselamatan jalan raya. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa penerapan CCTV terintegrasi telah berkontribusi pada penurunan kejahatan lalu lintas dan peningkatan rasa aman di jalan. Namun, sistem ini juga menghadapi tantangan, seperti isu privasi dan biaya implementasi. Oleh karena itu, rekomendasi meliputi peningkatan investasi dalam teknologi ini dan kerjasama antar-instansi dan pihak swasta untuk memaksimalkan manfaatnya.
KOHABITASI DAN HUKUM PIDANA BARU INDONESIA: ANTARA PROGRESIVITAS KRIMINALISASI DAN NILAI KETIMURAN Cahyani, Irineza Okta; Hermansyah, Hermansyah; Abunawas, Abunawas
Tanjungpura Legal Review Vol 3, No 2 (2025): Tanjungpura Legal Review
Publisher : Faculty of Law, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tlr.v3i2.87017

Abstract

Abstract Cohabitation is regulated (samen leven) as a criminal offence in the provisions of Law Number 1 of 2023 on the Criminal Code has drawn pros and cons from Indonesian society. Cohabitation is an act that is not in accordance with the values that live and develop in Indonesia as a country with an eastern style. Moreover, cohabitation is considered a criminogenic act. This research aims to determine the basis for consideration of the need to criminalize cohabitation (samen leven) in the provisions of Law Number 1 of 2023 on the Criminal Code and the effectiveness of the application of the offence of complaints against acts of cohabitation (samen leven) in the provisions of Law Number 1 of 2023 on the Criminal Code. This research uses a normative juridical type of research with descriptive analysis based on legal statute approach, case approach and conceptual approach. The data collection techniques used were literature review and interview. This research shows that the act of cohabitation is a deviant and is contrary to the values and norms prevailing in society. The government's efforts to criminalise the act of cohabitation (samen leven) is a progressive step in ensuring the welfare of society and social defence through a criminal policy and criminal law policy. In criminalization efforts, it also pays attention to public perceptions of a rule because it plays an important role in measuring the quality of law that affects the welfare of society. Abstrak Diaturnya perbuatan kohabitasi (samen leven) menjadi suatu tindak pidana dalam ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana menuai pro dan kontra dari masyarakat Indonesia. Kohabitasi merupakan suatu perbuatan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai yang hidup dan berkembang di Indonesia sebagai negara dengan corak ketimuran. Selain itu, kohabitasi dianggap sebagai suatu perbuatan yang bersifat kriminogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dasar pertimbangan perlunya kriminalisasi perbuatan kohabitasi (samen leven) dalam ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif dengan menggunakan analisis deskriptif melalui pendekatan peraturan perundang-undangan (statue approach), pendekatan kasus (case approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan melakukan studi kepustakaan dan wawancara. Penelitian ini menunjukkan bahwa perbuatan kohabitasi merupakan perbuatan yang menyimpang serta bertentangan dengan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat. Upaya pemerintah melakukan kriminalisasi terhadap perbuatan kohabitasi (samen leven) merupakan suatu langkah progresif dalam menjamin kesejahteraan masyarakat (social welfare) dan melindungi kehidupan masyarakat (social defence) melalui suatu kebijakan kriminal dan kebijakan hukum pidana. Dalam upaya kriminalisasi juga memperhatikan persepsi masyarakat terhadap suatu aturan karena memegang peranan penting dalam mengukur kualitas hukum yang berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Agus Salim Ajeng Safitri Akhmad, Ikhbal Alinna Alinna Alviani, Devi Aminuyati Amriani Amir Anggawira, Anggawira Anisa Octavia Aprilsesa, Tri Dian Ardiansyah Ardiansyah Asmarika, Asmarika Astarina, Ivalaina Aswandi Aswandi, Aswandi Azizurrahman4, Hasyim Azizzurrahman, Sy. Hasyim Baidarus Bakaruddin Bakaruddin Beti Septiana Sari Cahyani, Irineza Okta Dewanto, Wishnu Dwi Hastuti Dwi Hastuti Dwi Hastuti Erizal, Oki Putra Fajarudin, Muhamad Nur Febblina Daryanes Fikri, Khusnul Fithri, Radhiyatul Fitrien Ayuda Ginting, Yanti Mayasari Hammam Zaki Hardilawati, Wan laura Hari Arief Darmawan Hendri Ali Ardi Hendrianto, El Hermansyah Hermansyah Hestu Purwestri Kusumaningtyas Hinggo S., Hichmaed Tachta Ibrahim, Rusli Ikhbal Akhmad Iqram Deza Pratama Jamiatur Robekha Juliana Juliana Juwita Juwita, Juwita Khairunnisya Khairunnisya Kusumah, Alum M. Irsyad Nur Misral Misral Misral, Misral Muhammad Ridwansyah Nofirda, Fitri Ayu Nofrida, Fitri Ayu Nurbaya Harahap Nurhabibah Harahap Nurjayanti, Adisty Puji Parulian Siagian Puti Febrina Niko Putra, Dimas Mahendra Rahadi, Johan Rahayu, Norra Isnasia Rahma Tilla Indah Ramadhan, Rian Rahmat Rian Rahmat Ramadhan Rifa’I, Ahmad Riki Perdana Sakban Sakban Setianingsih, Rahayu Sirumapea, Alfonso Siti Aminah Sri Ismawati Sri Rahmayanti Sri Rahmayanti Sri Rahmayanti, Sri Suandevin, Hichmaed Tachta Hinggo Suasono, Edy Sulistyandari, Sulistyandari Surya Alif Ramadhan Usmansyah, Iwan Wahyudi Setiawan Wan laura Hardilawati Widyanto, Irfan Wismanto Wismanto Yoanda Eka Putra Yuslim Yuslim Zaki, Hammam