p-Index From 2021 - 2026
8.967
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia VISIKES Jurnal Pembangunan dan Alam Lestari The Indonesian Journal of Public Health HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Jurnal Sistem Kesehatan Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) EnviroScienteae Jurnal Ergonomi dan K3 Jurnal Kesehatan Manarang JURNAL PHOTON Jurnal Kreativitas PKM Ensiklopedia of Journal Menara Ilmu Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Science Midwifery Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan Jurnal Abdidas Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Sosial dan Teknologi Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas (Journal Of Community Health Service) Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) Journal of Community Engagement Research for Sustainability Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Jurnal Dunia Pendidikan Jurnal Kesehatan dan Pengelolaan Lingkungan Jurnal Olahraga dan Kesehatan (Orkes) Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Proceeding Muhammadiyah International Public Health and Medicine Conference International Journal of Health Science and Technology Innovative: Journal Of Social Science Research IPTEKIN : Jurnal Kebijakan Pembangunan dan Inovasi Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGKINANG KOTA TAHUN 2024 Rahmi, Rawdhotul; Irianti, Sri; Herniwanti, Herniwanti; Dewi, Oktavia; Alamsyah, Agus
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.38782

Abstract

Diare menjadi penyebab kematian terbesar pada anak balita Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2021 diare merupakan penyakit utama yang menyebabkan kematian pada balita di seluruh dunia dan menyebabkan 525.000 balita meninggal setiap tahunnya, sedangkan di wilayah kerja Puskesmas Bangkinang Kota tercatat proporsi diare sebanyak 8,2%. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bangkinang Kota Tahun 2024. Menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang dan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita sebanyak 812 balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bangkinang Kota dengan sampel sebanyak 153 ibu balita yang diambil dengan teknik simple random sampling. Data hasil penelitian dianalisis secara univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan (p value=0,010), sikap (p value=0,024), tindakan (p value=0,006), perilaku cuci tangan (p value=0,001), akses air minum (p value=0,000), pekerjaan (p value=0,006), dengan kejadian diare pada balita. Secara kualitatif mayoritas responden menyatakan penggunaan jamban sudah baik dan banyak responden yang telah menggunakan jamban sesuai dengan syarat kesehatan dan perilaku orangtua balita dalam pembuangan pempers sekali pakai termasuk kategori buruk. Kesimpulannya, variabel akses air minum menjadi faktor dominan yang paling mempengaruhi dalam kejadian diare pada balita. Disarankan setiap kepala keluarga berperan memastikan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) para anggota keluarganya melalui pengelolaan air minum dan cuci tangan pakai sabun (CTPS) agar terhindar dari penyakit diare.
Penggunaan Metode Flaschcard Interaktif untuk Edukasi Kesehatan Gigi pada Anak di MIN-Lingga Anas, Siti Nafiah; Herniwanti , Herniwanti; Ningrum, Hesti
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Juni
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v5i4.3822

Abstract

Purpose: This study aimed to improve dental health awareness and hygiene practices among children aged 8–10 years at MIN Lingga through the use of interactive flashcard-based education. The intervention was designed to address the high prevalence of dental caries and the limited preventive programs in schools. Research methodology: A community service approach was employed, involving 120 students from grades 3 to 5. The program consisted of health education sessions using visual media (flashcards), tooth brushing demonstrations, and supervised group brushing practices. The sessions included active participation from teachers and parents to reinforce learning outcomes and ensure behavior adoption at home. Results: Post-intervention observations revealed significant improvements in the students’ understanding of and practices regarding oral hygiene. The use of visual aids, such as flashcards, increased engagement, and parental involvement enhanced the continuity of healthy habits at home. Conclusions: The interactive flashcard program at MIN Lingga effectively improved students’ oral hygiene knowledge and habits, reduced dental caries prevalence, and demonstrated that visual collaborative education involving teachers and parents fosters sustainable health behavior in children. Limitations: This program was limited to one school with a specific age range (8–10 years) and did not include long-term follow-up to assess the sustainability of behavioral change. Contribution: This study provides a replicable model for integrating interactive visual media and stakeholder collaboration into school-based dental health programs. It highlights the importance of parental involvement and teacher facilitation in reinforcing hygiene education, making it a scalable intervention for similar public health initiatives.
COUNSELING ON MEDICAL WASTE SORTING FOR INDEPENDENT DENTAL PRACTICE NURSES IN PEKANBARU RIAU: Penyuluhan Pemilahan Limbah Medis Pada Perawat Praktek Mandiri Dokter Gigi Di Pekanbaru Riau Dewi, Oktavia; Herniwanti, Herniwanti; Rany, Novita; Leonita, Emi
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 5 No. 1 (2025): JPKK Edisi April 2025
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol5.Iss1.2181

Abstract

Improper medical waste management in dental practices can pose health and environmental risks. This study aims to enhance dental nurses' understanding of medical waste sorting in Pekanbaru. The method involved providing counseling and assessing knowledge through pretest and posttest questionnaires. Ten dental nurses were invited to attend a session on the segregation of infectious and non infectious waste. Results showed an increase in knowledge from 72% to 97% and a positive attitude from 82% to 100% after the session. This program successfully reinforced awareness of proper medical waste management practices. In conclusion, the counseling effectively raised dental nurses' awareness of medical waste risks, promoting safer practices in dental healthcare settings. Abstrack Pengelolaan limbah medis yang tidak tepat dalam praktik kedokteran gigi dapat menimbulkan risiko kesehatan dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman perawat gigi tentang pemilahan limbah medis di Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan penyuluhan dan menilai pengetahuan melalui kuesioner pre-test dan post-test. Sepuluh perawat gigi diundang untuk mengikuti sesi tentang pemilahan limbah infeksius dan non infeksius. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 72% menjadi 97% dan sikap positif dari 82% menjadi 100% setelah sesi. Program ini berhasil memperkuat kesadaran tentang praktik pengelolaan limbah medis yang tepat. Sebagai kesimpulan, penyuluhan tersebut secara efektif meningkatkan kesadaran perawat gigi tentang risiko limbah medis, sehingga mendorong praktik yang lebih aman dalam pengaturan perawatan kesehatan gigi.
STRATEGI PENINGKATAN CAKUPAN SKRINING HIPERTENSI DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS RANTAU KOPAR KABUPATEN ROKAN HILIR Lestari, Rita; Herniwanti, Herniwanti; Rawani, Azzah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.38712

Abstract

Hipertensi penyebab kematian utama diseluruh dunia, penyakit ini menjadi faktor risiko utama bagi terjadinya penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal, yang dapat mengurangi kualitas hidup dan menyebabkan kematian dini, tujuan residensi ini adalah untuk  merumuskan strategi yang dapat diterapkan guna meningkatkan cakupan skrining hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Rantau Kopar Kabupaten Rokan Hilir, penelitian ini kualitatif dengan pendekatan studi kasus, waktu bulan November-Desember 2024. Lokasi penelitian di Wilayah kerja Puskesmas Rantau Kopar Kabupaten Rokan Hilir. Pemilihan informan menggunakan prinsip Kesesuaian (Aprroprianteness) dan kecukupan (Adequacy). Informan dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan prinsip kesesuaian dan kecukupan dalam penelitian kualitatif. Informan residensi yaitu Kepala Puskesmas Rantau Kopar, PJ program PTM Puskesmas Rantau Kopar, Dokter PTM Puskesmas Rantau Kopar, Bidan Posbindu PTM, Kader Posbindu PTM dan Masyarakat. Teknik yang peneliti gunakan penelitian ini yaitu wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Uji validitas yang digunakan dalam penelitian kualitatif adalah Tringulasi yaitu: triangulasi sumber, triangulasi metode dan triangulasi data. Hasil Belum semua bidan dan kader mendapatkan pelatihan, Kurangnya peran nakes dalam mensosialisasikan skrining hipertensi, Minimnya partisipasi aktif kader, Metode Penyuluhan yang Kurang Kreatif Dan Kurang Efektif, Media sosialisasi seperti brosur atau leaflet kurang/tidak cukup untuk seluruh sasaran, Belum ada dana khusus untuk sosialisasi skrining Hipertensi, Kurangnya kerjasama lintas sektor. Rendahnya kesadaran skrining hipertensi di UPT Puskesmas Rantau Kopar disebabkan kurangnya pelatihan, peran tenaga kesehatan, partisipasi kader, serta media dan metode penyuluhan. Kendala dana dan kerjasama lintas sektor turut menjadi hambatan. Strategi meliputi pelatihan, penyuluhan kreatif, pemanfaatan media, kolaborasi lintas sektor, dan pemberdayaan masyarakat.
Faktor Risiko Diabetes Melitus Pada Remaja Tingkat SMA Di Wilayah Kerja Puskesmas Inuman Kabupaten Kuantan Singingi Mhd. Rizki Triwijaya; Syafrani; Endang Purnawati Rahayu; Kiswanto; Herniwanti
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i2.4841

Abstract

Diwilayah kerja Puskesmas Inuman terdapat 162 orang terdeteksi penyakit diabetes melitus dan 143 orang terjadi pada usia produktif, 18 orang terjadi pada usia lansia, serta 1 orang terjadi pada remaja. Pada bulan Januari-Februari 2023, terdapat 5 kasus baru penderita diabetes melitus dan 1 orang diantaranya terjadi pada usia remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko diabetes melitus pada remaja tingkat SMA di wilayah kerja Puskesmas Inuman Kabupaten Kuantan Singingi tahun 2023. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada Juli 2023. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh remaja tingkat SMA yang ada diwilayah kerja Puskesmas Inuman dan sampel sebanyak 216 orang dengan tekhnik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Hasil penelitian terdapat satu variabel yang berhubungan jenis kelamin (p=0,022 OR:3,919), dan enam variabel tidak berhubungan yaitu genetik (p=0,235 OR:1,115), obesitas (p=0,270, OR:2,309), aktivitas fisik (p=0,547 OR:1,421), merokok (p=0,059, OR:2,750), konsumsi gula (p=0,146, OR:0,348), umur (p=0,394, OR:0,782), terhadap faktor risiko diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Inuman Kabupaten Kuantan Singingi Tahun 2023. Kesimpulan pada penelitian ini variabel jenis kelamin merupakan variabel paling dominan diantara 9 variabel lainnya. Diharapakan pihak Puskesmas Inuman untuk melakukan kegiatan penyuluhan secara berkala kepada para remaja tingkat SMA melalui program PTM mengenai diabetes melitus.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Cair Organik dan Kompos dari Limbah Sampah Rumah Tangga Herniwanti, Herniwanti; Dewi, Oktavia; Rany, Novita; Nasyabila, Rafni
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v4i2.2532

Abstract

Purpose: Buluh Cina Village is a tourist village located on the banks of the Siak River. The problem of waste among residents living on the banks of the river is throwing garbage directly into the river, causing water pollution. The purpose of this community service is to provide information on how housewives can manage household waste into liquid organic fertilizer (POC) and compost in a simple manner. Methodology: The method used was focus group discussion (FGD) on the theory of good waste management and a workshop demonstration of the practice of making POC and compost directly. This event was in collaboration with the health cadre partners of Puskesmas Pangkalan Baru and Buluh Cina village officials. Results: The results of this community service were attended by 31 cadres, who understood that the behavior of littering into the river must be stopped by utilizing waste from the household scale. POC and compost training, so it is hoped that cadres will apply to themselves and teach their members. Limitations: Owing to the limited time, funds, and members involved in this research, the training was only conducted for one day, but it is hoped that it will be sustainable. Contribution: This activity is useful to increase community awareness about managing household waste to make it more useful for fertilizing plants around the house and also have economic value if sold
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DENGAN METODE 3R DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMBUSAI Arti, Eliyah Dwi Setyo; Herniwanti, Herniwanti; Rahayu, Endang Purnawati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26479

Abstract

Pengelolaan sampah dapat dikatakan terpadu apabila dilakukan pengelolaan mulai pada sumber sampah, pewadahan sampah yang tepat, serta pengumpulan, pemindahan, dan pengangkutan yang baik hingga sampah dibuang di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Pengelolaan sampah terpadu, dapat dimulai dengan menangani sampah disumber melalui sistem 3R atau Reduce, Reuse, Recycle. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga dengan metode 3R di Wilayah Kerja Puskesmas Tambusai Kabupaten Rokan Hulu. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain studi cross sectional yang dilakukan pada bulan Januari-Februari 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga di wilayah kerja Puskesmas Tambusai Kabupaten Rokan Hulu berjumlah 11.966 orang. Teknik pengambilan sampel secara simple random sampling yaitu sebanyak 96 responden. Analisa data dilakukan secara univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian ini yaitu secara bivariat ada hubungan sikap (p=0,018), sarana prasarana (p=0,000) dan perangkat desa (p=0,000) dengan pengelolaan sampah metode 3R. Secara multivariat, sikap berhubungan terhadap pengelolaan sampah rumah tangga dengan Metode 3R (OR: 12,885; CI 95%: 1,244-133,463). Perangkat desa berhubungan negatif terhadap pengelolaan sampah rumah tangga dengan metode 3R (OR: 0,005; CI 95%: 0,000-0,046). Variabel confonding dalam penelitian ini yaitu sarana prasarana. Kesimpulan terdapat hubungan antara sikap, sarana prasarana dan perangkat desa terhadap Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dengan Metode 3R di Puskesmas Tambusai Kabupaten Rokan Hulu. Terdapat faktor dominan hubungan antara sikap dan perangkat desa terhadap Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dengan Metode 3R di Puskesmas Tambusai Kabupaten Rokan Hulu.
Hubungan Penerapan Program Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan Pada Perkebunan Kelapa Sawit (PKS) PT X Di Kabupaten Indragiri Hilir Riau Romadiah, Ulil; Purnawati Rahayu, Endang; Herniwanti
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i4.32058

Abstract

K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dalam dunia industri merupakan faktor yang sangat penting dalam dunia industri saat ini. Bukan hanya monopoli dari industri manufaktur, tapi juga dalam industri kelapa sawit. Penerapan K3 di perusahaan di industri kelapa sawit masih rendah karena itu perlu diteliti mengenai hubungan penerapan program keselamatan dan kesehatan kerja terhadap produktivitas karyawan pada PT X”. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penerapan keselamatan kerja dan kesehatan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan di PT X. Desain yang digunakan adalah penelitian cross-sectional. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Januari sampai Agustus 2024. Penelitian dilakukan di PT X Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Di Kabupaten Indragiri Hilir Riau. Jumlah responden penelitian sebanyak 177 orang. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dan dependen. Untuk penelitian ini akan menggunakan analisis chi square Keselamatan Kerja memiliki hubungan dengan Produktivitas Kerja dengan p value 0,000. Kesehatan Kerja memiliki hubungan dengan Produktivitas Kerja dengan p value 0,002. Motivasi Kerja memiliki hubungan dengan Produktivitas Kerja dengan p value 0,002. Kompensasi Kerja memiliki hubungan dengan Produktivitas Kerja dengan p value 0,001. Kemampuan Kerja memiliki hubungan dengan Produktivitas Kerja dengan p value 0,001. Saran penelitian ini adalah penelitian ini dapat sebagai bahan masukan yang dapat berguna untuk mempertahankan dan meningkatkan perhatian perusahaan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja karyawan di PT X dan saran memberi reward kepada pekerja yang senantiasa patuh terhadap K3 di tempat kerja.
ANALISIS PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT DI PUSKESMAS BANGKINANG KOTA Nabilla, Muthia; Herniwanti, Herniwanti; Susanto, Yudi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.24642

Abstract

Limbah medis padat yang berasal dari Puskesmas harus dikelola sebagai sampah infeksius harus dipisahkan dengan sampah non infeksius, setiap ruangan harus disediakan tempat sampah dari bahan yang kuat, bahan yang cukup ringan, tahan karat, kedap air, dan mudah dibersihkan serta dilengkapi dengan kantong plastik. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis sistem proses pengelolaan limbah medis padat di Puskesmas Bangkinang kota Tahun 2023. Dengan metode penelitian kualitatif desain studi kasus dengan wawancara mendalam dan observasi serta telaah dokumen dengan informan sebanyak 3 orang ditentukan dengan azas kebutuhan dan kesesuaian. Hasil penelitian ini didapat limbah medis dan non medis masih ada yang tercampur, karena kurangnya sarana prasarana dan kurangnya kesadaran petugas. TPS terletak satu Gedung dengan Gedung utama yang mana dilantai 1 ruang poli rawat jalan, lantai 2 ruangan administrasi. TPS itu sendiri terletak di sudut gedung utama tepatnya di sebelah wc yang berada dilantai 2 gedung Puskesmas, dan disana juga terjadi penumpukan limbah medis padat sehingga menimbulkan bau tak sedap yang menganggu kenyamanan apabila pintunya terbuka. Untuk pengangkutan dan pemusnahan harusnya dilakukan dalam 1x24 jam, tidak menunggu sampai timbulan limbah medis terjadi penumpukan dan memperbarui SOP limbah B3 menjadi SOP khusus limbah medis padat. Kesimpulan penelitian ini yaitu pengelolaan limbah medis fasilitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Bangkinang Kota Kabupaten Kampar telah dilakukan mulai dari tahap pemilahan, pengumpulan, penampungan, pengangkutan, dan pemusnahan. Namun pada tahap penampungan dan pengangkutan masih kurang sesuai dengan acuan Permenkes No.7 Tahun 2019.
ANALISIS PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS CAIR DI PUSKESMAS BANGKINANG KOTA Rahmi, Rawdhotul; Herniwanti, Herniwanti; Susanto, Yudi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.24648

Abstract

Puskesmas merupakan unit pelaksana teknis dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota yang berada di wilayah kecamatan untuk melaksanakan tugas-tugas operasional pembangunan kesehatan. Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang menghasilkan air limbah yang mengandung mikroorganisme, bahan kimia beracun dan radioaktif yang berbahaya dan dapat menimbulkan risiko terhadap kesehatan dan lingkungan. Limbah medis cair Puskesmas Bangkinang Kota berasal dari aktivitas di poli gigi, laboratorium, ruang KIA (Kesehatan Ibu dan Anak), dan UGD (Unit Gawat Darurat). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis proses pengolahan limbah medis cair di Puskesmas Bangkinang Kota yang telah ditentukan oleh Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 7 Tahun 2019 tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Informan dalam penelitian ini sebanyak 3 orang petugas Kesehatan lingkungan. Penelitian dilakukan di bulan Desember 2023. Hasil penelitian yang diperoleh adalah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang tidak berfungsi secara optimal, pengelolaan limbah medis cair yang tidak sesuai standar operasional prosedur, belum dilakukannya uji laboratorium terhadap limbah, dan sarana prasarana yang masih belum lengkap. Sehingga kesimpulannya adalah diharapkan kepada pihak Puskesmas melakukan perbaikan pada Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk mengoptimalkan pengolahan limbah medis cair dengan mengkalkulasi ulang air limbah yang dihasilkan agar tidak menimbulkan dampak terhadap pencemaran lingkungan dan masyarakat sekitar.
Co-Authors Abidin, Aldiga Rienarti Agus Alamsyah Ahmad Satria Efendi, Ahmad Satria Aldiga Rienarti Abidin Alni Diniati Alni Diniati, Alni Anas, Siti Nafiah Arba’a, Nurhamni Ardiana Ardiana Arisandhi, Sovia Arti, Eliyah Dwi Setyo ASRIL ASRIL Asril Asril Asril Asril Bagyo Yanuwiadi Bambang Joko Priatmadi Buchari Lapau Budi Hartono Budi Hartono Danil Sahputra Dedi Afandi Dedy Khairul Ray Devis, Yesica Dewi , Oktavia Dwi Jayanti Edi Sudarto Edi Sudarto Emmi Winarni Endang P. Rahayu Endang P.R Endang Purnawati Rahayu Endang Purnawati Rahayu Endang.P Rahayu Ervira Dwiaprini As Syifa Estri Kartika Fabiola, Vanny Hilda Firman Edigan Firsty Mitalianti Fitriani Fitriani Fitriani, Ernita Gustina, Tin Hamid, Abdurrahman Haryanto Haryanto Herlina Susmaneli Heryudarini Harahap Ikhtiyaruddin Irma Sari Isra Rahma Iswadi Iswadi Iswadi Iswadi Jehan Al Habib Murvi Jepisah, Doni Kamali Zaman Kamali Zaman Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto lamin lamin Leonita, Emi Leonita, Emy Lestari, Rita Lita, Lita M. Kamali Zaman MAHFHIROH, INTAN Makomulamin Makomulamin Marlina, Hastuti Marngatin Marngatin Masribut Masribut Mega Ratu Meidia Wahyuni Mhd. Rizki Triwijaya Mitra Mitra Mitra Mitra Mitra Mitra Molina, Oni Muhammad Ade Setiawan Muhammad Muzakir Fahmi Mustika Sari, Nova Muthia Nabilla Nahabila, T. Sy Rafni Nashabila, Rafni Nasyabila, Rafni Neneng, Andi Nila Puspita Sari Ningrum, Hesti Nofiyadi, Nofiyadi Nopriadi Nopriadi Nopriadi Nopriadi Nopriadi Novita Rani Novita Rani Nugraha, A. Fajri Nurlisis, Nurlisis Nurvi Susanti Octaviani, Dita Oktavia Dewi Oktavia Dewi Oktavia Dewi Oktavia Dewi, Oktavia Putri Hidayah Putri Permata Yanda Putri, Rossa Anugerah Rahayu Aishakina Rahayu, Endang P Rahayu, Endang Purnawati Rahayu, Yessi Rahmi, Rawdhotul Rany, Novita Ratna Masni, Fenny Raviola Raviola Rawani, Azzah Reno Renaldi Retno Titi Humairoh Ridwan, Junaina Riri Maharani Romadiah, Ulil Sandi, Yogie Pratama Santoso Santoso Santoso SANTOSO SANTOSO Sarah Atyikah Sarah Atyikah Sari, Rina Gustina Silfiani, Adawiyah Sitohang, Nelson Soemarno Soemarno Sri Irianti Sri Wahyuni Sumengen Soetomo Susanto, Yudi Susmeneli, Herlina Syafrani Syafrani Syafrani Syukaisih Syukaisih T. Sy Rafni Nahabila Udiansyah Udiansyah, Udiansyah Utamiasari, Rahmi Wijayanti, Nurul Diyah Winda Kristanti, Winda Wirdaningsih Wirdaningsih Yen Purwawinata Mohan Yessi Harnani Yuli Devila Yunita, Jasrida Yuyun Priwahyuni Zaman, Kamali Zaman, M. Kamali