p-Index From 2021 - 2026
17.966
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Al Ishlah Jurnal Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Journal on Education SALTeL Journal (Southeast Asia Language Teaching and Learning) Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Basataka (JBT) Jurnal Mantik Jurnal Pendidikan dan Konseling Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra (Pendistra) JURNAL PENDIDIKAN SAINS SOSIAL DAN AGAMA JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana JPM: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT International Journal of Multidisciplinary: Applied Business and Education Research Dharmas Education Journal (DE_Journal) Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan IKHLAS: Jurnal Pengabdian Dosen dan Mahasiswa Innovative: Journal Of Social Science Research Sintaks: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Teknik Mesin UDA Pengembangan Penelitian Pengabdian Jurnal Indonesia (P3JI) Pande Nami Jurnal (PNJ) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Blaze: Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan Asian Journal of Multidisciplinary Research CSR International Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS MAKNA ORNAMEN PINAR RUMAH ADAT SIMALUNGUN (KAJIAN SEMIOTIKA) Purba, Ckrisna Ajai; Sirait, Jumaria; Siregar, Junifer; Tambunan, Marlina Agkris; Saragih, Vita Riahni
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1056

Abstract

Penelitian ini mengkaji ukiran pinar pada Rumah Bolon Simalungun sebagai warisan budaya Simalungun di Sumatera Utara, yang rentan tergerus modernisasi. Konteks historis dan kultural ornamen ini memerlukan pemahaman mendalam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi, mengklasifikasikan bentuk dan motif pinar melalui pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure, serta memahami maknanya dalam konteks masyarakat Simalungun. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian berfokus pada analisis makna simbolik dan fungsi budaya ornamen. Lokasi penelitian meliputi Museum Simalungun (Pematangsiantar) dan Rumah Bolon Pematang Purba (Simalungun). Hasil penelitian menunjukkan pinar adalah sistem tanda Saussurean, di mana bentuk visual (signifier) merepresentasikan makna filosofis (signified) nilai-nilai luhur masyarakat Simalungun, seperti perlindungan, keseimbangan, kekuatan, dan hubungan spiritual. Variasi bentuk yang muncul diyakini tidak menggeser makna simbolik intinya. Penelitian ini merekomendasikan pelestarian melalui edukasi budaya dan pemberdayaan seniman agar filosofi Rumah Bolon Simalungun tetap lestari.
ANALISIS KESANTUNAN BERBAHASA DALAM BUKU "NANTI JUGA SEMBUH SENDIRI" KARYA HELO BAGAS Purba, Johanes Riscy; Sirait, Jumaria; Siregar, Junifer; Tambunan, Marlina Agkris; Saragih, Vita Riahni
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1057

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan akan literatur self-healing yang mampu merangkul pembaca tanpa memberikan kesan menggurui atau menghakimi. Meskipun buku pengembangan diri bertema kesehatan mental marak diterbitkan, seringkali terdapat kesenjangan dalam penggunaan gaya bahasa yang mampu menyentuh sisi emosional pembaca secara santun dan empatik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan maksim kesantunan berbahasa dalam buku “Nanti Juga Sembuh Sendiri” karya Helo Bagas sebagai strategi kebahasaan dalam mendukung pemulihan kesehatan mental. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi pustaka (library research), data dianalisis menggunakan teori kesantunan Geoffrey Leech. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kesantunan berbahasa sangat dominan dengan tingkat kepatuhan mencapai 82,7%. Maksim Simpati menjadi yang paling menonjol, diikuti oleh Maksim Kerendahan Hati, Penghargaan, Kebijaksanaan, Kedermawanan, dan Permufakatan. Temuan ini mengungkapkan bahwa penggunaan strategi kesantunan tersebut berfungsi memberikan validasi emosional, menormalisasi pengalaman negatif, serta membangun rasa memiliki (sense of belonging) bagi pembaca. Penerapan prinsip kesantunan Leech secara kontekstual terbukti menciptakan narasi yang hangat dan suportif, sehingga bahasa santun dalam literatur self-healing tidak sekadar menyampaikan informasi, tetapi berperan krusial dalam membantu pembaca memproses pengalaman kesehatan mental secara lebih sehat dan konstruktif.
ANALISIS GAYA BAHASA, PENOKOHAN DAN DIDAKTIS DALAM NOVEL "SEPORSI MIE AYAM SEBELUM MATI" KARYA BRIAN KHRISNA Runa, Gadis Ayang; Saragih, Vita Riahni; Silitonga, Immanuel Doclas Belmondo; Sirait, Jumaria; Siregar, Junifer
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif gaya bahasa, penokohan, dan nilai didaktis yang terdapat dalam novel “Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati” karya Brian Khrisna. Novel fiksi populer ini dipilih sebagai objek kajian karena popularitasnya yang tinggi dan dianggap merefleksikan dinamika batin remaja, namun analisis struktural mendalam, terutama terkait aspek estetika bahasa dan muatan moral, masih terbatas. Urgensi studi ini terletak pada upaya mengisi kesenjangan tersebut, sekaligus meninjau efektivitas novel sebagai media pendidikan karakter. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan menganalisis kutipan teks yang mengandung unsur-unsur tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa dalam novel sangat beragam; majas hiperbola dominan, mencerminkan kedalaman emosi tokoh. Penokohan utama (Ale) memperlihatkan perkembangan karakter melalui konflik batin. Sementara itu, nilai didaktis seperti kegigihan, empati, dan hikmah hidup terkandung kuat, menjadikannya sarana penting untuk pendidikan moral. Dengan demikian, novel ini tidak hanya bernilai estetika tinggi, tetapi juga membawa pesan mendalam tentang perjuangan dan penerimaan diri.
ANALISIS GAYA BAHASA DAN PESAN MORAL PADA NOVEL "AKU JUGA INGIN DIANGGAP" KARYA WULAN DWI BIRAENG Sitorus, Maria Dornauli; Sirait, Jumaria; Silitonga, Immanuel Doclas Belmondo; Tambunan, Marlina Agkris; Siregar, Junifer
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya bahasa (stilistika) dan nilai moral dalam novel Aku Juga Ingin Dianggap karya Wulan Dwi Biraeng, sebuah karya yang urgen dikaji karena mengangkat isu kompleks seperti pengabaian emosional dan pencarian pengakuan diri dalam dinamika keluarga. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pendekatan struktural dan stilistika. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini menggunakan gaya bahasa puitis dan reflektif, didukung oleh majas perbandingan, pertentangan, pertautan, dan repetisi yang efektif menonjolkan gejolak batin tokoh. Pesan moral yang terkandung meliputi moral etika, individual, dan hukum. Moral etika menyoroti pentingnya peran orang tua sebagai pelindung, bukan sumber penderitaan. Moral individual tecermin dalam penyesalan Arlan terhadap Reyana, menekankan pentingnya menghargai orang lain selagi ada. Sementara itu, moral hukum digambarkan melalui keputusan Arlan untuk menyerahkan diri, menunjukkan kesadaran atas tanggung jawab dan konsekuensi perbuatan. Secara keseluruhan, novel ini menyampaikan pesan kuat tentang nilai kasih sayang, kesadaran diri atas kesalahan, serta tanggung jawab hukum dan moral.
ANALISIS MIMESIS NOVEL “DUNIA SUNYI” KARYA ACHI TM Pakpahan, Reny Rianti; Siregar, Junifer; Tambunan, Marlina Agkris; Sirait, Jumaria; Saragih, Vita Riahni
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis novel Dunia Sunyi karya Achi TM melalui pendekatan mimesis serta mengidentifikasi nilai-nilai sosial dan kemanusiaan yang tercermin di dalamnya. Pendekatan mimesis digunakan untuk menelaah sejauh mana karya sastra ini merefleksikan realitas kehidupan penyandang disabilitas, khususnya tunarungu, dalam konteks sosial masyarakat Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research) dengan sumber utama berupa teks novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dunia Sunyi secara realistis menggambarkan perjalanan penyandang disabilitas dari penolakan menuju penerimaan, serta perjuangan keluarga dalam menghadapi stigma sosial. Melalui tokoh-tokohnya, novel ini menampilkan berbagai nilai sosial dan kemanusiaan seperti empati, kasih sayang, solidaritas, perjuangan, dan rekonsiliasi. Sosok Bu Sulis dan Wulan menjadi simbol kekuatan, keteguhan, serta cinta tanpa syarat dalam menghadapi keterbatasan. Selain itu, novel ini menegaskan pentingnya dukungan keluarga, pendidikan, dan lingkungan inklusif dalam membangun keadilan sosial bagi penyandang disabilitas. Dengan demikian, Dunia Sunyi tidak hanya meniru realitas sosial, tetapi juga menyuarakan kesadaran moral tentang pentingnya empati dan penghargaan terhadap keberagaman manusia.
REPRESENTASI ISU SOSIAL DALAM NOVEL REMAJA "LAUT BERCERITA" KARYA LEILA S. CHUDORI DAN PENGARUHNYA TERHADAP PEMBENTUKAN IDENTITAS SISWA Simanjuntak, Sri Maya; Siregar, Junifer; Tambunan, Marlina Agkris; Sirait, Jumaria; Saragih, Vita Riahni
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1063

Abstract

Penelitian ini mengkaji representasi isu-isu sosial dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori untuk merespons minimnya literasi sejarah dan degradasi empati sosial di kalangan generasi muda terhadap tragedi pelanggaran HAM masa lalu. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian melibatkan analisis isi serta survei dan wawancara terhadap siswa SMA Negeri 2 Pematangsiantar. Masalah utama yang mendasari studi ini adalah kecenderungan pembelajaran formal yang kaku, sehingga gagal menumbuhkan kesadaran kritis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini merepresentasikan isu sosial melalui faktor kebudayaan, psikologis, dan ekonomi yang mencerminkan realitas kelam Orde Baru. Urgensi penelitian ini membuktikan bahwa karya sastra bukan sekadar hiburan, melainkan instrumen edukatif krusial untuk mengisi kekosongan memori kolektif bangsa. Dampaknya, penggunaan novel ini mampu mentransformasi identitas siswa menjadi pribadi yang lebih reflektif, memiliki empati mendalam terhadap penderitaan sesama, serta menanamkan tanggung jawab sosial. Dengan demikian, literasi sastra berbasis isu kemanusiaan menjadi solusi strategis dalam membentuk karakter peserta didik yang berorientasi pada nilai keadilan dan perubahan sosial.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PjBL TERHADAP KREATIVITAS SISWA DALAM MENULIS TEKS ARGUMENTASI KELAS XI SMK GKPS 2 PEMATANG SIANTAR Sirait, Jumaria; Sinulingga, Andhika; Simanjuntak, George; Sinaga, Sandri
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1231

Abstract

Menulis teks argumentasi merupakan salah satu keterampilan penting dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang menuntut kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Namun faktanya, kenyataan yang diperoleh melalui observasi langsung ke SMK GKPS 2 Pematang Siantar, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam mengembangkan ide, menyusun argumen yang logis, serta menulis dengan gaya yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap kreativitas siswa dalam menulis teks argumentasi di kelas XI SMK GKPS 2 Pematang Siantar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI, sedangkan sampel diambil dua kelas secara acak, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model PjBL dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Data diperoleh melalui tes menulis teks argumentasi dan dianalisis menggunakan uji-t untuk mengetahui perbedaan hasil antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kreativitas siswa dalam menulis teks argumentasi. Dengan hasil penelitian yang diperoleh, model pembelajaran PjBL dapat menjadi alternatif yang efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis yang kreatif dan produktif di lingkungan sekolah kejuruan.
PENGARUH PERUBAHAN BAHASA GAUL DALAM KOMUNIKASI REMAJA DI ERA MEDIA SOSIAL TIKTOK Sirait, Jumaria; Simanjuntak, Lismawati; Maylani, Dea; Silalahi, Maruli
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1405

Abstract

Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menguraikan fenomena penggunaan bahasa gaul di TikTok. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup yang menanyakan pendapat, pandangan, dankomentar responden mengenai penggunaan bahasa gaul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa gaul di TikTok memengaruhi penggunaan bahasa sehari-hari, dengan responden lebih banyak memakai bahasa gaul dari pada bahasa indonesia yang baik dan benar. Penggunaan bahasa gaul di media sosial juga membantu remaja membentuk identitas mereka, sekaligus menciptakan perbedaan dalam cara berkomunikasi antara generasi yang lebih tua dan lebih muda. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa media sosial memungkinkan remaja untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan bahasa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SELF DIRECTED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS XI SMA TAMANSISWA PEMATANGSIANTAR Eliezer Naibaho, Jhon; Sirait, Jumaria; Tambunan, Marlina; Junifer Siregar; Immanuel Doclas Belmondo Silitonga
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47720

Abstract

This Study Objective: This study aims to determine how active students are in writing poetry after using an independent learning model among eleventh-grade students. This research is a quantitative experimental study with a group pre-test-post-test design. Quantitative research is a systematic investigation of a phenomenon and the collection of measurable data using statistical, mathematical, or computational techniques. The population in this study was 276 students, and a sample of 35 students was drawn using a cluster sampling technique. Data were collected through poetry writing tests before and after the treatment. The results showed that the average pre-test score was 75.97 and increased to 82.91 in the post-test. The t-test results showed that the calculated t-value was higher than the t-table, indicating a significant effect. Thus, the independent learning model is effective in improving students' poetry writing skills.
ANALISIS TINDAK TUTUR PADA FILM IMPERFECT: KARIR, CINTA DAN TIMBANGAN KARYA MEIRA ANASTASIA : KAJIAN PRAGMATIK Via Renita Lubis; Marlina Agkris Tambunan; Vita Riahni Saragih; Jumaria Sirait; Immanuel Doclas Belmondo Silitonga
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02 Juni 2026 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.60206

Abstract

This study aims to describe locutionary, illocutionary, and perlocutionary speech acts in the film Imperfect: Career, Love, and Scales by Meira Anastasia through pragmatic studies. The study uses a qualitative descriptive method with data sources in the form of dialogue in the film. Data collection is carried out through listening, note-taking, and documentation techniques, while data analysis uses an interactive analysis model. The results of the study show that locutionary speech acts are used to convey information directly, illocutionary speech acts are used to convey certain intentions such as giving advice, requesting, insinuating, motivating, and expressing attitudes, while perlocutionary speech acts show the impact of speech on the interlocutor in the form of changes in attitude, emotion, or action. These three types of speech acts are interrelated in forming contextual and functional communication in social interactions in the film.
Co-Authors Agkris Tambunan, Marlina Agnes Petriciana Simarmata Agza Mei Seply Grace Sitanggang Anita Apriani Sijabat Artauli Ling Ling Wei Sitohang Asister Fernando Siagian Ayu Ramadhani Berliana Sihombing Berliana Sihombing Betaria Siringoringo Br. Purba, Mega Indah Deborw Butar-Butar, Putri Herawati Butarbuta, Devi Olivia ButarButar, Susi Canni Loren Sianturi Dabukke, Tri Arti Esianna Damay Gresia Butar-Butar David Berthony Manalu Dea Renita Saragih Debora Yosevine Manurung Dedy Sitohang Defi Oftafiya Saragih Destri Wuliana Sinaga Dueno Indra Sitio Eka Seprianti Sihaloho Eliezer Naibaho, Jhon Elprida Kristina Silalahi Emelda Thesalonika Emi Gracella Sinaga Esther Romaartana Sitorus Esti Marlina Sirait Eva Herdina Hutahaean Eva Pasaribu Fajar Ningsih Simanjuntak Gita Suryani Harry Cristofel Simanjuntak Harry Cristofel Simanjuntak Heru P. Sitorus Hevryka Hevryka Hutagaol, Febriana Hutajulu, Elisa Ellen Hotmarina Hutapea, Lauli Ica Maysari Siallagan Immanuel D. B. Silitonga Immanuel Doclas Belmondo Silitonga Injen Pardamean Butar-Butar Ipan Sihite Johannes Riscy Purba Jovanka Happy Christine Saragih Junifer Siregar Junifer Siregar Junifer Siregar Junifer Siregar Junifer Siregar Junifer Siregar Junifer Siregar Junifer Siregar Junita Batubara Katrin Sihaloho Krisna T.F. Sitanggang Lidya Natalia Sibarani Limbong, San Laura Lubis , Desy Silvia Lumbantobing, Michael Marthin Lumbantoruan, Wersing Malau, Ruth Novelita Manalu, Monika Manurung, Agatha Olivia Putri Manurung, Fetronella Manurung, Rafency Marbun, Lastri Evati Mori Marlina A. Tambunan Marlina Agkris Tambunan Marlina Agkris Tambunan Marlina Angkris Tambunan Martua Reynhat Sitanggang Gusar Mawar Sijabat Maylani, Dea Meilina Siahaan Meliana Manullang Meliati Tambunan Melsi Tiolina Sinaga Monalisa Frince S Monika Martinova Simanjuntak Mungkap Mangapul Siahaan Mungkap Mangapul Siahaan Nadapdap, Talenta Nainggolan, Tiwinda Naomi Simanjuntak Nasif Maruli Sinaga Nasution, Wina Natalina Purba Natasia Mentari Simanjuntak Niswa, Khairun Nurmala Simanjuntak Ofchan Damanik Osco Parmonangan Siajabat Ovi Maria Simanjuntak Pakpahan, Reny Rianti Pandiangan, Ernawati Afrina Pane, Eva Pratiwi Panjaitan, Riama Yanti Panjaitan, Ruthanggam Sahanaya Partohap S.R Sihombing Pasaribu, Eva Pasaribu, Sunggul Permatasari, Lerista Pesta Siregar Purba, Ckrisna Ajai Purba, Johanes Riscy Purba, Johannes Riscy Purba, Lili Lia Selawani Purba, Mei Vionariska Purba, Renita Br Purba, Rudiarman Purba, Yoel Octobe Ramadhani, Ayu Reinha Rosari Simanungkalit Reni Manurung Riahni Saragih, Vita Riama Yanti Panjaitan Rieke Nadya Sitanggang Rifka Sriwati Hutagaol Rio Parsaoran Napitupulu Risma Dame Silitonga Rizki Rizki Ronald Hasibuan Rospida Marianti Purba Rugun Manalu Runa, Gadis Ayang Samosir, Tiara San Laura Limbong Sanggam Magda Lasmaria Siahaan Saragih, Jovanka Happy Christine Saragih, Sonya Putri Four Saragih, Vita Riahni Selviana Napitupulu Siahaan, Meilina Sianipar, Ribka Sibarani, Ega Putri Sani Siburian, Sofiah Leorensa Sidabutar, Meliana Sari Sidabutar, Ropinus Sihaloho, Katrin Sihombing, Rohmayani Gusti Sihombing, Santa R Sihotang, Melani Kinasih Sijabat, Desi Sijabat, Osco Parmonangan Silaban, Ida Sihenrawati Silaban, Lusia Pebriyani Silalahi, Ayu Kristina Silalahi, Maruli Silitonga, Risma Dame Simanjuntak, Chuyn Evelina Simanjuntak, Clara Simanjuntak, George Simanjuntak, Gina Wijaya Simanjuntak, Harry Cristofel Simanjuntak, Lasmaria Simanjuntak, Lismawati Simanjuntak, Ovi Maria Simanjuntak, Sri Maya Simanullang, Yohanna Simanungkalit, Romora Christopher Sinaga, Asima Rohana Sinaga, Asima Rohani Sinaga, Emi Gracella Sinaga, Fininta Sasronida Sinaga, Melsi Tiolina Sinaga, Nasif Maruli Sinaga, Sandri Sinaga, Siska Oktafia Sinulingga, Andhika Sinurat, Vinnyta Cechylia Sirait, Esti Marlina Siregar, Esra Novelina Siregar, Pesta Siregar, Risro Sitanggang, Marco Christian Sitanggang, Yuli Sitinjak, Yusnita Sitohang, Dedy Sitohang, Roulina Sitorus, Ester Sitorus, Esther Sitorus, Maria Dornauli Sitorus, Veronika Dewi Stefani Rahel Angel Yolanda Sukardo Sitohang Sunggul Pasaribu Suprapto Manurung Suryani, Gita Susy Alestriani Sibagariang Susy Alestriani Sibagaring Tambunan, Marlina Tambunan, Marlina A. Tambunan, Marlina Agkris Tambunan, Marlina Angkris Tambunan, Meliati Tampubolon, Indah Tampubolon, Novitasari Tampubolon, Tasya Tarida Alvina Simanjuntak Tasya Tampubolon Tengku Riza Zarzani N Theo Affany Dhea Purba Theresia Annori Purba Thesalonica Tri Arti Esianna Dabukke Veni Melinda Sinaga Via Deboris Purba Via Renita Lubis Vita Riahni Saragih Vita Riahni Saragih Vita Riahni Saragih Vita Riahni Saragih Vita Riahni Saragih Vita Riahni Saragih Vita Riahni Saragih Vita Riahni Saragih Vivi Imelda Simangunsong Widya Sridearni Saragih Yanti Arasi Sidabutar Yoel Octobe Purba Yosua Nagara Purba