p-Index From 2021 - 2026
7.851
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) Jurnal IKA Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Al Ishlah Jurnal Pendidikan RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya JUTIK : Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah Telaah IRJE (Indonesian Research Journal in Education) Acarya Pustaka Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa Sastra dan Budaya EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Bahasa Indonesia Prima Lampuhyang Risenologi Interference: Journal of Language, Literature, and Linguistics Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan The Art of Teaching English as a Foreign Language (TATEFL) Journal of Digital Learning and Education LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Journal of Education Research Edunity: Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Journal of Educational and Cultural Studies TAKSONOMI Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia International Journal of Multidisciplinary Approach Research and Science International Proceedings of Nusantara Raya ASIAN: Indonesian Journal of Learning Development and Innovation Journal of Innovative and Creativity Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra dan Pendidikan Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Integrasi Augmented Reality (AR) dalam Pembelajaran Vocabulary untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Inggris Mahasiswa: Integration of Augmented Reality (AR) in Vocabulary Learning to Increase Students' English Learning Motivation Yulian Purnama; Ida Bagus Putrayasa; I Nengah Suandi; Kadek Wirahyuni; Putu Dewi Merlyna Yuda Pramesti
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 5 No. 03 (2025): Research Articles, December 2025
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v5i03.7879

Abstract

This study aims to test the effectiveness of Augmented Reality (AR) integration in vocabulary learning to improve students' motivation for English learning at UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. The study employed a quantitative approach with a nonequivalent control-group quasi-experimental design. Two classes were selected as the experimental group (AR-based learning) and the control group (conventional learning), each receiving pre- and posttests. The intervention consisted of six sessions of AR object- or scene-exploration activities, vocabulary labelling, pronunciation audio, meaning exercises, and contextual tasks in the form of sentence construction and mini-dialogues. Primary data were collected using the ARCS model motivation questionnaire, which covers attention, relevance, confidence, and satisfaction. Supporting data, including class engagement observations and short student reflections, were used to strengthen the interpretation. Data analysis was conducted using descriptive statistics, prerequisite and initial equivalence tests, and ANCOVA to assess the effect of treatment, with the pretest as a covariate, and included effect sizes. The results showed that the AR group had higher posttest motivation scores than the control group, particularly on the attention and relevance dimensions, and also reported greater confidence and satisfaction. These findings indicate that AR can make vocabulary learning more engaging and meaningful and facilitate successful learning experiences through multimodal scaffolding. The implications of this study emphasise the importance of purposeful task design, technical readiness, and classroom management to prevent AR from becoming a distraction. This study recommends the gradual implementation of AR for visually rich vocabulary themes and the use of formative evaluation to sustain learning motivation in higher education. Further research is recommended to examine medium-term vocabulary retention, to examine the roles of digital literacy and prior abilities as moderators, and to compare a more diverse set of blended and flipped models.
Meningkatkan Keterampilan Anggah-Ungguhing Bahasa Bali Melalui Metode Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Flash Card Pada Siswa Kelas V SDK Karya Singaraja Putu Suwid Nyana; I Made Sutama; I Putu Mas Dewantara; Kadek Wirahyuni
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 11 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v11i1.2541

Abstract

The low learning outcomes of students in the Balinese language subject on the Balinese language anggah-ungguhingmaterial are a challenge for Balinese language teachers, especially at SDK Karya Singaraja. Therefore, learning innovations are needed. This study aims to analyze: (1) the application of the jigsaw type cooperative model assisted by flash cards in improving the Balinese language anggah-ungguhingability of class V students at SDK Karya Singaraja. The type of research conducted is classroom action research (CAR). (2) the learning outcomes of students' anggah-ungguhingthrough the application of the jigsaw type cooperative model assisted by flash cards in class V students at SDK Karya Singaraja. (3) students' opinions about the application of the jigsaw type cooperative model assisted by flash cards in improving the Balinese language anggah-ungguhingability. The subjects of this study were 28 class V students. The data collection methods used were tests, interviews, and observation sheets. Data analysis in classroom action research involves observation and research of each step from preparation to final activities. This classroom research was conducted in two cycles which included four stages, namely: planning, implementation, observation, and reflection. The results of this data analysis will be used to assess students' Balinese language anggah-ungguhingabilities. The results of the study are as follows: (1) the implementation of learning in accordance with the planning consists of an opening, core, and with two learning cycles. (2) the learning outcomes of anggah-ungguhingbahasa Balinese assisted by flash cards for grade V students increased in cycle I, namely 73.35 and cycle II, namely 80.71, and (3) students' opinions about the implementation of the jigsaw type cooperative model assisted by flash cards in learning anggah-ungguhingbahasa Balinese in cycle I, namely 21.93 and cycle II, namely 24.10, are in the very good category. This shows that there are very significant implications for students, namely creating active and collaborative learning where students are able to work together and be responsible for each other. In addition, the implementation of the jigsaw type cooperative model can develop social and emotional skills that can improve student learning outcomes.
DEKONSTRUKSI IDENTITAS DALAM LANSKAP LINGUISTIK: ANALISIS SEMIOTIKA-FILOSOFIS AKSARA BALI DI RUANG PUBLIK I Nengah Sueca; Ahmad Abdan Syakur; Putu Dewi Merlyna Yuda Pramesti; Kadek Wirahyuni; I Made Sutama
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 2: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i2.40107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan aksara Bali dalam lanskap linguistik ruang publik, mengungkap makna semiotika-filosofis yang terkandung di dalamnya, serta memahami aksara Bali dalam merepresentasikan dan mendekonstruksi identitas budaya masyarakat Bali di tengah arus modernisasi dan globalisasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif interpretatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, dokumentasi visual, dan studi pustaka. Objek penelitian meliputi papan nama sekolah, tempat suci, papan nama jalan, dan kantor pemerintahan di wilayah Denpasar, Karangasem, dan Bangli. Analisis data mengintegrasikan kerangka linguistik lanskap, semiotika, dekonstruksi, dan teori modal simbolik untuk membaca makna tanda, representasi identitas, dan relasi kekuasaan dalam penggunaan aksara Bali di ruang publik. Hasil penelitian menunjukkan tiga pola utama kehadiran aksara Bali dalam lanskap linguistik ruang publik. Pertama, posisi dominan-sakral pada ruang keagamaan, aksara Bali memiliki otoritas simbolik penuh sebagai bagian dari sistem kepercayaan dan kosmologi masyarakat Bali. Kedua, posisi subordinat-dekoratif pada ruang pendidikan, pemerintahan, dan ruang publik umum, yang mana huruf Latin mendominasi sebagai sistem keterbacaan utama sementara aksara Bali berperan sebagai penanda identitas etnis yang bersifat representasional. Ketiga, posisi komodifikasi-performatif pada ruang wisata, yang mana aksara Bali difungsikan sebagai penanda eksotisme budaya yang bernilai jual dalam industri pariwisata. Temuan ini menunjukkan bahwa aksara Bali telah mengalami pergeseran dari sistem tulisan tradisional yang fungsional-komunikatif menuju medan produksi makna yang bersifat simbolik, ideologis, dan performatif. Identitas budaya Bali tidak hadir sebagai entitas yang esensial dan final, melainkan sebagai konstruksi semiotik yang terus diproduksi ulang dan didekonstruksi melalui interaksi antara tradisi, modernitas, birokrasi, dan globalisasi dalam lanskap linguistik ruang publik kontemporer.
Pengembangan E-Assessment Interaktif Berbasis Game Edukasi dalam Pembelajaran Aksara Bali di Kelas V SD Katolik Karya Singaraja Putu Suwid nyana; Ida Bagus Putrayasa; I Nengah Martha; Kadek Wirahyuni
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v10i1.2347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media evaluasi (assesments) berbasis game edukasi khususnya dalam mata pelajaran bahasa Bali pada materi aksara Bali wianjana. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D). Langkah-langkah pengembangan yang dilaksanakan yaitu (1) analisis masalah, (2) perencanaan, (3) pembuatan assesments berbasis game edukasi, (4) uji coba, (5) revisi 1, (6) validasi ahli, (7) revisi 2, dan (8) produk akhir. Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD Katolik Karya Singaraja dengan jumlah peserta didik 28 peserta didik. Objek penelitian ini adalah materi aksara Bali wianjana. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan angket. Instrumen validasi pada penelitian ini terdiri dari validasi ahli media dan ahli assessment, serta pendapat siswa. Analisis data menggunakan angket skala likert.Hasil analisis media e-assessment materi aksara Bali sangat layak diterapkan pada siswa kelas V di SD Katolik Karya Singaraja di mana dari hasil validasi dan angket kuesioner pendapat siswa masing-masing mendapatkan nilai 99, 94, dan 90 dengan interval 81<x<100% dengan kategori sangat layak. Implikasi dari engembangan e-assessment berbasis game edukasi dalam pembelajaran aksara Bali memiliki implikasi yang signifikan dalam berbagai aspek. Dalam pendidikan dapat meningkatkan hasil belajar siswa melalui penilaian yang interaktif dan menyenangkan. Secara sosial budaya, game edukasi ini berkontribusi pada pelestarian aksara Bali dengan membuatnya lebih relevan dan menarik bagi generasi muda, sehingga mendukung revitalisasi warisan budaya dan penguatan identitas lokal. Dari sisi teknologi, inovasi ini membuka peluang pelestarian budaya dan pengembangan teknologi pendidikan di era digital.
Pengembangan Model Pembelajaran Integratif Naskah Drama Berbasis Materi IPS Peristiwa Sejarah Lokal NI Ketut Widiani; I Putu Mas Dewantara; I Made Sutama; Kadek Wirahyuni
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v10i2.2543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran integratif yang menggabungkan teks drama dalam pelajaran Bahasa Indonesia dengan materi IPS berupa peristiwa sejarah lokal, guna meningkatkan kreativitas, pemahaman budaya, dan karakter siswa. Model ini dirancang berdasarkan prinsip Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berbasis proyek, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan desain pembelajaran berbasis praktik kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi sejarah lokal ke dalam pembelajaran drama mampu mendorong siswa berpikir kritis, mengekspresikan ide secara kreatif, serta memahami nilai-nilai budaya lokal. Sintak pembelajaran dikembangkan melalui tahapan experiencing, conceptualising, analyzing, producing, networking, applying, comparing, dan synthesis. Selain berdampak pada peningkatan keterampilan menulis dan berpentas, model ini juga memperkuat Profil Pelajar Pancasila melalui aktivitas yang menyentuh dimensi spiritual, sosial, dan kognitif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran integratif drama berbasis sejarah lokal merupakan pendekatan inovatif yang relevan untuk membentuk generasi yang kreatif, reflektif, dan berkarakter.
Gramatika Bahasa Indonesia dalam Praktik Campur Kode: Studi Kasus Rubrik Opini Jawa Pos dan Implikasinya bagi Standar Baku Ali Manshur; Moh. Mahmud; Kadek Wirahyuni
Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11 No 1 (2026): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indones
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v11i1.4927

Abstract

This study aims to analyze the patterns, forms, and functions of code mixing in the Opinion column of Jawa Pos as a discursive practice of national mass media and its implications for language standards and public literacy. The study uses a qualitative approach with a case study design, making the opinion article of Jawa Pos July 2025 edition as the unit of analysis. The method used in this study uses a qualitative design with a case study approach. Data collection techniques are: 1) collecting Opinion articles of Jawa Pos July 2025 edition for one month 2) determining the opinion column to be the object of research, 3) reading the opinion column, 4) underlining code mixing, 5) identifying the forms of code mixing. The results  show  that  code  mixing  is  dominated  by  English  nominal  words  and  phrases  that  are terminological, technocratic, and evaluative, especially on issues of literacy, education, public policy, digital economy, and global politics. Code mixing is used selectively and in a controlled manner to achieve precision of meaning, build epistemic authority, and increase the persuasiveness of arguments. These findings indicate that code-mixing in Jawa Pos opinion pieces is part of grammatical practices. It operates not only at the lexical level but also interacts with the morphological and syntactic systems of Indonesian. Furthermore, the media is not random or deviant, but rather functions as a discursive strategy that reflects the global orientation and ideology of media language. This study concludes that mass media plays a significant role in normalizing code-mixing practices while shaping public attitudes toward standard language. Therefore, an adaptive and reflective editorial policy is needed to maintain a balance between global openness and the dignity of Indonesian.
Pengalaman Membaca Siswa SMP Negeri 2 Negara Berdasarkan Genre Bacaan Sastra yang Pernah Dibaca Ida Ayu Kade Mas Sudiantari; Kadek Wirahyuni; I Wayan Artika
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i2.4577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pengalaman membaca sastra siswa SMP Negeri 2 Negara dalam menentukan pilihan bacaan berdasarkan genre, (2) mengetahui khazanah bacaan sastra berdasarkan genre oleh siswa SMP Negeri 2 Negara, dan (3) mengetahui hambatan yang dialami siswa SMP Negeri 2 Negara ketika membaca sastra berdasarkan genre pilihannya. Metodologi dalam kajian ini adalah deskriptif kualitatif mengandalkan fenomenologi. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi SMP Negeri 2 Negara kelas VIII dan IX, dengan rentang usia 12-15 tahun. Penelitian ini Penelitian ini melibatkan sekitar 30-60. Sementara objek penelitian ini adalah pengalaman membaca siswa, khazanah bacaan sastra, dan hambatan siswa dalam membaca. Data diperoleh melalui angket, wawancara siswa dan guru, serta dokumentasi. Hasil penelitian pengalaman membaca siswa berdasarkan genre sastra menunjukan komik dibaca 34%, novel 32%, dan cerita rakyat 14%. Pengalaman membaca siswa didasarkan pada ketertarikan siswa terhadap karya sastra menarik, relevan dengan kehidupan siswa, mudah dipahami dan populer. Siswa membaca untuk hiburan dan memperoleh informasi. Pengalaman membaca tersebut mencerminkan kecenderungan membaca secara eferen dan estetik. Khazanah bacaan sastra yang diminati siswa meliputi novel romansa, petualangan, horor, manhwa, manga, komik Indonesia, komik Amerika, dan cerita rakyat. Genre tersebut dibaca melalui sastra digital dan cetak. Hambatan membaca siswa yaitu topik tidak menarik, alur berulang, cerita panjang, waktu terbatas, menunggu kelanjutan cerita, cerita berbayar, bahasa sulit, serta ketersedian buku di perpustakaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa siswa memiliki sikap positif terhadap karya sastra populer dan memiliki motivasi tinggi apabila sesuai dengan minat. Oleh karena itu, pentingnya pemilihan bacaan yang relevan untuk mendukung minat membaca.
Implementation of the 5E Learning Cycle Learning Model Assisted by YouTube to Improve Writing Skills for Observation Report Texts in Class VIII Students of MTsN 2 Buleleng Elfina Damayanti; I Gede Nurjaya; Kadek Wirahyuni
Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/literasi.v5i2.3253

Abstract

The results of the study indicate that the application of the Learning Cycle 5E learning model assisted by YouTube can improve students' writing observation report texts. The success criteria in this study were determined by achieving a minimum of 80% learning mastery and positive student responses toward the learning model implementation. The findings showed that students’ writing skills improved in each cycle. In cycle I, the average score of students reached 73.3 with a learning mastery percentage of 70.4%. In cycle II, the average score increased to 84.4 with a learning mastery percentage of 92.6%, indicating that the success criteria had been achieved. In addition, student responses to the implementation of the Learning Cycle 5E learning model assisted by YouTube also increased. In cycle I, the average score of student responses was 25.6, categorized as very positive, and increased in cycle II to 27.3, also categorized as very positive. Thus, the implementation of the Learning Cycle 5E learning model assisted by YouTube has been proven effective in improving the observation report text writing skills of class VIII-C students of MTsN 2 Buleleng.
IMPLEMENTASI GEMA DIGILIB 4.0: GAMIFIKASI LITERASI BERBASIS KEARIFAN LOKAL SEBAGAI MEDIA EDUKASI MASYARAKAT DESA RAKATEDA II, KECAMATAN GOLEWA BARAT KABUPATEN NGADA Kaka, Pelipus Wungo; Ferdiansyah; Kadek Wirahyuni
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.51233

Abstract

The Student Organization Capacity Building Program (PPK Ormawa) through Gema Digilib 4.0 was implemented in Rakateda II Village as an effort to improve community digital literacy based on local wisdom. Problems faced by the community include low interest in reading, limited access to literacy materials, and low utilization of digital technology for educational activities. This program aims to improve the community's digital literacy skills while preserving local culture through the digitization of local wisdom-based content. The implementation method was carried out in a participatory manner through field surveys, observations, Focus Group Discussions (FGDs), and in-depth interviews with the community and village government. The program was implemented through pioneering, development, and independence stages which included the development of the Gema Digilib 4.0 platform, digital literacy training, development of gamification features, the formation of a village literacy community, and community mentoring. The program results showed an increase in community participation in digital literacy activities, increased interest in reading among children and adolescents, increased productive use of digital technology, and the digitization of local culture in Rakateda II Village as an effort to preserve culture. In addition, the formation of a village literacy community supports the sustainability of the program independently in the community. Thus, Gema Digilib 4.0 can be a solution for strengthening community-based digital literacy and sustainable local wisdom in rural areas.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Pembelajaran Teks Iklan di SMP Negeri 2 Sawan Ni Made Purnami Karisma Dewi; Kadek Wirahyuni; I Putu Mas Dewantara
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2026): Edunity: Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/edunity.v5i8.560

Abstract

Pembelajaran yang seragam belum sepenuhnya mampu mengakomodasi perbedaan kesiapan, minat, kemampuan, dan preferensi belajar siswa, termasuk dalam pembelajaran teks iklan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam pembelajaran teks iklan serta respons siswa terhadap penerapannya di kelas VIII G dan VIII H SMP Negeri 2 Sawan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui dokumentasi, observasi, wawancara, dan kuesioner. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi telah diterapkan melalui empat komponen, yaitu diferensiasi konten, proses, produk, dan lingkungan belajar. Guru melakukan asesmen awal, membentuk kelompok heterogen, menyediakan beragam sumber belajar, serta memberikan kebebasan kepada siswa untuk memilih media dan bentuk tugas sesuai minat dan preferensi belajarnya. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan fasilitas, waktu persiapan, pengawasan kelas, dan keterampilan digital, penerapan pembelajaran memperoleh respons sangat positif. Rata-rata skor respons siswa kelas VIII G sebesar 22,7 dan kelas VIII H sebesar 23,4, yang keduanya termasuk kategori sangat positif. Siswa merasa lebih aktif, kreatif, mudah memahami materi, dan menikmati suasana pembelajaran. Disimpulkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi mampu mengakomodasi keberagaman kebutuhan siswa dan menciptakan pembelajaran teks iklan yang lebih aktif, fleksibel, kreatif, dan menyenangkan.
Co-Authors A.A Istri Dewi Adhi Utami Adelia, Ni Putu Cahya Agus Aan Jiwa Permana Ahmad Abdan Syakur Ahmad Abdan Syakur Ali Manshur Anita Dwi Berlian Putri Anjani, Arnum Hardyanti Ardiningsih, Ni Luh Putu Susi Arnum Hardyanti Anjani Ayu Cahyaningsih, Ni Made Bilal, Arpan Islami Budi, Imanuel Setyo Christina Purwanti, Christina Darmurtika, Linda Ayu Dewantara, Putu Mas Dewi, Ketut Ayu Suriantini Dian Syahfitri Drs. I Wayan Mudana,M.Si. . Elfina Damayanti Engel Bertha Halena Gena Fajri Sidqi, Dias Ferdiansyah Gde Artawan Gede Arta Sujana Putra Hasbul, Wahyuni Hijriyah Hijriyah Holla Franciska I Gede Nurjaya I Gusti Agung Galuh Wismadewi I Gusti Agung Galuh Wismadewi I Gusti Ayu Niken Launingtia, I Gusti Ayu Niken I Ketut Paramarta I Made Sutama I Nengah Martha I Nengah Suandi I Nengah Sueca I Nyoman Yasa I Putu Gede Sutrisna I Putu Gede Sutrisna . I Putu Mas Dewantara I Putu Mas Dewantara I Wayan Artika Ida Ayu Kade Mas Sudiantari Ida Bagus Putrayasa Indrawati, I Gusti Ayu Putri Indrawati Jayanti, Gusti Made Dwi Juliantari, Ni Kadek M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . Made Sri Indriani Mariyati, I Gusti Ayu Mas Dewantara, I Putu Moh. Mahmud Moon, Yuliana Jetia Nengah Martha, I Nengah Suandi NI Ketut Widiani Ni Made Dwi Cahyani Ni Made Purnami Karisma Dewi Ni Made Rai Wisudariani Ni Putu Dwi Sucita Dartini Pelipus Wungo Kaka Pelipus Wungo Kaka Pramesti, Wikan Ayu Pramudhita, Kadek Denya Chandra Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd . Prof. Dr. I Wayan Rasna,M.Pd . Purnawarman Purnawarman, Purnawarman Putri, Kadek Dwi Utami Putu Dewi Merlyana Yuda Pramesti Putu Dewi Merlyna Yuda Pramesti Putu Suwid Nyana Sari, Ni Putu Diana Sidaryanti, Ni Nyoman Asri Sri Maryani Suandi, Nengah Sujana , I Putu Windu Mertha Sujana Putra, Gede Arta Susianti, Hartanti Woro SUTAMA, I. MADE Suwiwa, Gede Tania Dwitayanti Widiani, Ni Made Yulian Purnama