Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN TINDAKAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PARA PEKERJA DI PT. PUTRA KARANGETANG DESA POPONTOLEN KECAMATAN TUMPAAN TAHUN 2018 Medellu, Dian Maya; Kandou, Grace D.; Kawatu, Paul A.
KESMAS Vol 7, No 3 (2018): Volume 7, Nomor 3, Mei 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan APD merupakan tahap akhir dari pengendalian kecelakaan maupun penyakit akibat kerja. Meskipun demikian, penggunaan alat pelindung diri kenyataannya masih banyak pekerja yang tidak menggunakannya, walaupun telah diketahui besarnya manfaat alat ini dan perusahaan sudah menyediakan alat pelindung diri.Sama seperti para pekerja di PT.Putra Karangetang di Opening area terlihat banyak yang tidak menggunakan APD dan banyak dari mereka yang kurang memahami bahaya yang ada serta pentingnya penggunaan APD saat bekerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis Hubungan Antara Pengetahuan Dan Sikap Dengan Tindakan Penggunaan Alat Pelindung Diri Para Pekerja Di PT. Putra Karangetang Desa Popontolen Kecamatan Tumpaan. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan purposive sampling.Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 78 karyawan bagian opening. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan checklist Uji statistik yang digunakan untuk menganalisis hubungan antar variabel menggunakan chi square α < 0,05.Hasil Penelitian menunjukan sebagian besar karyawan (52,6%) memiliki pengetahuan yang kurang baik, sikap pekerja menunjukan (50.0%),dan tindakan penggunaan APD kurang baik (59%). Hasil uji Chi Square untuk pengetahuan dengan tindakan penggunaan APD mempunyai nilai p = 0,000 dan untuk sikap dengan tindakan penggunaan APD mempunyai nilai p = 0,011. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan tindakan penggunaan APD pada pekerja bagian opening area.Kata Kunci: Pengetahuan,Sikap,Tindakan, Alat Pelindung DiriABSTRACTThe use of personal protective equipment (PPE) is the final stage of the control of accidents and occupational diseases. However there are still many workers are reluctant to use it, even though the benefits of PPE are known by them and available in workplace. Prior observation at the opening area of PT.Putra Karangetang revealed that many workers are not used PPE when working and many of them have less understanding about the dangers and the importance of using PPE. This study was aimed to analyze the relationship of knowledge and attitudes with the use of personal protective equipment action by workers in PT. Putra Karangetang Popontolen village, Tumpaan District. The study used analytical observational method with a purposive sampling approach. The number of samples in this study was 78 that included employees that working at the opening section. The instrument used in the form of questionnaires and checklist. Chi square test at α <0.05 was used to analyze the relationship between variables. The study showed that 52.6% of workers have poor knowledge, 50 % of workers have poor attitudes, and 59% workers with unfavorable use of PPE. Based on chi Square test results, knowledge with the use of PPE action by workers has p = 0,000 and for attitude with the use of PPE action by workers has p = 0.011. It can be concluded that there was correlation between knowledge and attitude with the use PPE action by the workers at the opening area.Keywords: knowledge, attitudes, act, personal protective equipment
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT TERHADAP TINDAKAN PENGURANGAN DAN PEMILAHAN LIMBAH B3 DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH NOONGAN Robot, Laudikia Nelsen; Umboh, Jootje M.L.; Kandou, Grace D.
KESMAS Vol 8, No 1 (2019): Volume 8, Nomor 1, Januari 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kita tau bersama bahwa rumah sakit murupakan pusat pelayanan keshehatan kepada semua anggota masyarakat. Limbah B3 merupakan aktivitas yang di dalamnya mengandung kegiatan dalam pencegahan unsur-unsur bahan yang berbahaya, hal ini merupakan suatu dampak buruk bagi semua anggota masyarakat dan lingkungan sekitar oleh karena itu pencegahan limbah merupakan hal primer yang harus di terapkan bagi semua individu. Tujuan  penelitian ini adalah menganalisis jika ada hubungan antara pengetahuan dan sikap perawat terhadap tindakan dalam proses pengurangan dan pemilahan limbah B3 di Rumah Sakit Umum Daerah Noongan. Kategori dalam penelitian ini menggunakan proses penelitian observasional analitik dengan pola pendekatan cross-sectional dengan menggunakan uji Fisher’s Exact Tes. Sampel yang didapat dalam penelitian ini adalah 59 responden dan diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Perilaku manusia dipe ngaruhi oleh beberapa faktor seperti pengetahuan, sikap, ketersediaan sarana serta peran tokoh masyarakat. Rumah sakit umum daerah noongan terletak di desa noongan, kecamatan langowan barat, kabupaten minahasa. Hasil penelitian berdasarkan tingkat pengetahuan, pengetahuan yang baik sebanyak 39 orang (66,1%), pengetahuan kurang baik sebanyak 20 orang (33,9%), berdasarkan sikap responden, sikap baik sebanyak 55 responden (93,2%), dan sikap kurang baik sebanyak 4 responden (6,8%), berdasarkan tindakan responden, tindakan baik sebanyak 49 responden (83,1%), dan tindakan kurang baik 10 responden (16,9%). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pengetahuan memiliki hubungan dengan tindakan pada perawat dalam pengurangan dan pemilahan limbah B3 (ρ = 0,023), sikap juga memiliki hubungan dengan tindakan pada perawat dalam pengurangan dan pemilahan limbah B3 (ρ = 0,013). Kata kunci : Pengetahuan, sikap, tindakan, pengurangan dan pemilahan limbah B3.  ABSTRACTWe know together that the hospital is a health service center for all members of the community. B3 waste is an activity in which it contains activities in the prevention of hazardous material elements, this is a bad impact for all members of the community and the surrounding environment, therefore prevention of waste is the primary thing that must be applied to all individuals. The purpose of this study was to analyze if there was a relationship between knowledge and attitudes of nurses towards actions in the process of reducing and sorting B3 waste at the Noongan Regional General Hospital. The categories in this study used the analytic observational research process with a cross-sectional approach pattern using the Fisher's Exact Test. The samples obtained in this study were 59 respondents and were taken using purposive sampling technique. Human behavior is influenced by several factors such as knowledge, attitude, availability of facilities and the role of community leaders. The noongan general hospital is located in the village of Noongan, sub-district Langowan Barat, district Minahasa. The results of the study were based on the level of knowledge, good knowledge as many as 39 people (66.1%), poor knowledge as many as 20 people (33.9%), based on respondents' attitudes, good attitudes as much as 55 respondents (93.2%), and attitudes not as good as 4 respondents (6.8%), based on respondent's actions, good actions as many as 49 respondents (83.1%), and unfavorable actions 10 respondents (16.9%). The conclusion in this study is that knowledge has a relationship with the actions of nurses in reducing and sorting B3 waste (ρ = 0.023), attitudes also have a relationship with actions on nurses in reducing and sorting B3 waste (ρ = 0.013). Keywords: Knowledge, attitudes, actions, reduction and sorting of B3 waste.
HUBUNGAN ANTARA LAMA KERJA DAN SIKAP KERJA DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PEKERJA LAPANGAN DI PROYEK JALAN TOL MANADO – BITUNG TAHUN 2018 Male, Intan Yahya; Kandou, Grace Debbie; Suoth, Lery Fransil
KESMAS Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluhan muskuloskeletal ialah keluhan yang berada pada bagian otot rangka yang dirasakan oleh seseorang atau para pekerja mulai dari keluhan sangat ringan hingga sangat sakit. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara lama kerja dan sikap kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja lapangan di proyek jalan tol Manado – Bitung tahun 2018. Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan rancangan cross sectional study. Pengambilan sampel pada penelitian ini seluruh total populasi dengan jumlah 50 orang pekerja. Pengumpulan data menggunakan NBM dan REBA. Pengolahan data menggunakan Uji statistika Spearman rank dengan tingkat signifikasi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukan responden memiliki sikap kerja dikategori risiko sedang sebesar 42% dan sikap kerja dengan kategori tinggi sebesar 58%. Responden yang mempunyai lama kerja ≤8 jam 24% dan lama kerja >8 jam sebesar 76%. Juga responden yang memiliki keluhan muskuloskeletal dengan kategori risiko tinggi sebesar 26% dan responden yang memiliki keluhan muskuloskeletal pada kategori sangat tinggi sebanyak 74%. Hasil uji statistik Spearman rank di dapatkan adanya hubungan antara lama kerja dengan keluhan musculoskeletal, nilai p value sebesar 0,03 dengan hasil dari uji statistik Spearman rank sikap kerja dengan keluhan muskuloskeletal memiliki hubungan dengan nilai p value sebesar 0,02. Kesimpulannya adalah adanya hubungan antara lama kerja dan sikap kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja lapangan di proyek jalan tol Manado - Bitung tahun 2018. Kata Kunci: Lama Kerja, Sikap Kerja, Keluhan Muskuloskeletal  ABSTRACTMusculoskeletal complaints is the complaints on the part of skeletal muscle that is perceived by a person or the workers ranging from very mild to very complaints of pain. The purpose of this research is to analyze the relationship between long work and the attitude of working with musculoskeletal complaints on field workers in toll road projects in Manado – Bitung year 2018. This study used a survey with cross sectional analytic study. Research on sampling technique is to take the entire total sampling with the number of 50 workers. Data collection is carried out using a questionnaire. Data processing using Spearman rank Test statistical significance level of α = 0.05. The research results showed that respondents have the attitude of working with moderate risk category of 42% and work attitude with high category of 58%. Respondents who have long work ≤ 8 hours 24% and long work hours of 8 > 76%. And respondents who had musculoskeletal complaints with the high risk category of 26% and respondents who had musculoskeletal complaints on the very high category as much as 74%. The results of statistical tests Spearman rank found a connection between long work with musculoskeletal complaints with the value of the p value of 0.03 and Spearman rank test result statistics work attitude with musculoskeletal complaints have a relationship with a value of p value of 0.02. The conclusion, that the existence of a relationship between long work and the attitude of working with musculoskeletal complaints on field workers in toll road projects in Manado-Bitung year 2018. Keywords: Long Work, Work Attitude, Musculoskeletal Complaints
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN IBU DENGAN TINDAKAN PENDEGAHAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TIKALA BARU KOTA MANADO Radjabaycolle, Ingrid F.; Kandou, Grace D.; Malonda, Nancy S. H
KESMAS Vol 8, No 7 (2019): Volume 8, Nomor 7, NOVEMBER 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTBy 2018, in uatara, there are 34,631 estimates of children with diarrhea, which is 7,795 under five years of age, being served in a health care system, and that is an estimated 22.5% of their government's coverage of diarrhea services has already been performed. The aim of this study is to find out if there is a link between the educational level and maternal knowledge and diarrhea prevention IN THE HEALTH CENTERS  tikala baru manado cityThis study used a observational method with the cross-sectional study design. Samples of 95 of the responders with sampling techniques using purposive sampling and used  research gauge consisting of questionnaires.This research was conducted in the work area of Tikala Baru Puskesmas.The study  used SPSS 26 with a low maternal education outcome with bad actions in diarrhea prevention of as many as 50 respondents (52.6). , statistical analysis using chi-square came to p value of 0.074 and to a poor maternal knowledge with as many as 51 respondents (53.7). , the statistical analysis of using chi-square was scored at p value 0.065.In the research, there no correlation between the educational level and maternal knowledge and the diarrhea prevention in infants in the health centers  tikala baru manado city. For related agencies in this regard, the health centers  tikala baru manado city improves a public approach to diarrhea, especially to mothers in the health center areas of tikala.Keyword : diarrhea, prevention , education  ABSTRAKPada tahun 2018 di Sulawesi uatara terdapat 34.631 perkiraan balita penderita diare disarana kesehatan, yaitu 7.795 balita penderita diare yang yang dilayani di sarana kesehatan dan berarti sebanyak 22,5% cakupan pelayanan diare yang telah dilaksanakan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adakah hubungan antara tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu dengan tindakan pencegahan diare di wilayah kerja Puskesmas Tikala Baru Kota Manado.Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain penelitian Cross-Sectional study. Sampel berjumlah 95 responden yang di ambil dengan teknik purposive sampling dengan alat ukur penelitian berupa kuesioner. Penelitian ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Tikala Baru.Penelitian ini di dapat dengan analisis menggunakan spss 26 degan hasil tingkat pendidikan ibu yang rendah dengan tindakan tidak baik dalam pencegahan Diare sebanyak 50 responden (52,6)., hasil analisis statistik memakai Chi-square di peroleh nilai p value 0,074 dan tingkat pengetahuan ibu yang kurang baik dengan tindakan pencegahan yang kurang baik sebanyak 51 responden (53,7)., hasil analisis statistic memakai Chi-square di peroleh nilai p value 0,065.Dalam penilitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu yang rendah dengan tindakan pencegahan diare yang dilakukan terhadap balita di wilayah kerja Puskesmas Tikala Baru Kota Manado.Bagi instansi yang terkait dalam hal ini Puskesmas Tikala Baru Kota Manada lebih meningkatkan pendekatan kepada masyarakat tentang penyakit diare khususnya bagi Ibu-ibu yang ada dalam wilayah kerja Puskesmas Tikala Baru.Kata kunci : diare, pencegahan , pendidikan
Hubungan antara Beban Kerja dan Kelelahan Kerja dengan Produktivitas Kerja Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Bethesda GMIM Tomohon Pantow, Stivani S.; Kandou, Grace D.; Kawatu, Paul A. T.
e-CliniC Vol 7, No 2 (2019): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v7i2.26548

Abstract

Abstract: Basically, productivity is influenced by three factors namely workload, work capacity, and additional burden due to work environment. Workload is usually associated with physical, mental, and social burdens. General Hospital Bethesda GMIM Tomohon provides services to patients with 123 nurses divided into several rooms. This study was aimed to determine the relationship between workload and work fatigue and work productivity of nurses in the Inpatient Room of the General Hospital Bethesda GMIM Tomohon. This was an observational analytical study using a cross sectional design. The sampling technique used Slovin formula and obtained 56 nurses as respondents. Data were analyzed by using the chi square test. The results showed that the relationship between workload and work productivity obtained a p-value of 0.001 (α=0.05), meanwhile the relationship between work fatigue and work productivity had a p-value of 0.001 (α=0.05). In conclusion, there was a significant relationship between workload and work productivity as well as between work fatigue and work productivity among the nurses of the Inpatient Room of Bethesda General Hospital, GMIM Tomohon.Keywords: work productivity, work fatigue, workload Abstrak: Pada dasarnya produktivitas dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu beban kerja, kapasitas kerja, dan beban tambahan akibat lingkungan kerja. Beban kerja biasanya berhubungan dengan beban fisik, mental maupun sosial yang memengaruhi tenaga kerja. RSU Bethesda GMIM Tomohon memberikan pelayanan pada pasien dengan jumlah perawat 123 orang yang dibagi dalam beberapa ruangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara beban kerja dan kelelahan kerja dengan produktivitas kerja pada perawat di Ruang Rawat Inap RSU Bethesda GMIM Tomohon. Jenis penelitian ialah observasional analitik dengan desain potong lintang. Dengan menggunakan rumus Slovin didapatkan sebanyak 56 perawat sebagai responden. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil pengujian terhadap hubungan antara beban kerja dengan produktivitas kerja mendapatkan nilai p=0,001 (α=0,05). Hasil pengujian terhadap hubungan antara kelelahan kerja dengan produk-tivitas kerja mendapatkan nilai p=0,001 (α=0,05). Simpulan penelitian ini ialah terdapat hubungan antara beban kerja dan kelelahan kerja dengan produktivitas kerja pada perawat di Ruang Rawat Inap RSU Bethesda GMIM Tomohon.Kata kunci: produktivitas kerja, kelelahan kerja, beban kerja
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, SIKAP DAN PENDAPATAN DENGAN PEMANFAATAN PUSKESMAS OLEH MASYARAKAT DESA KIMA BAJO KECAMATAN WORI Singal, Harbri I. V.; Kandou, Grace D.; Rumayar, Adisti A.
KESMAS Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan tentang puskesmas akan mempengaruhi perilaku masyarakat dalam pemanfaatan pelayanan puskesmas. Pengetahuan sangat penting perannya karena dengan adanya pengetahuan yang dimiliki masyarakat maka akan terbentuk sikap yang akan diikuti dengan tindakan memilih pelayanan kesehatan yang baik. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis hubungan pengetahuan, sikap dan pendapatan dengan pemanfaatan puskesmas oleh masyarakat Desa Kima Bajo Kecamatan Wori. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian dilaksanakan di Desa Kima Bajo pada bulan September – Oktober 2018. Populasi berjumlah 267 keluarga, sampel berjumlah 160 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan menggunakan teknik pengambilan sampel dengan cara kuota sampel. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan Fisher Exact test dengan nilai α = 0,05. Hasil penelitian terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan pemanfaatan puskesmas dan tidak terdapat hubungan antara pendapatan keluarga dengan pemanfaatan puskesmas di Desa Kima Bajo Kecamatan Wori.Kesimpulan terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan pemanfaatan puskesmas, tidak terdapat hubungan antara pendapatan keluarga dengan pemanfaatan puskesmas di Desa Kima Bajo Kecamatan Wori.Saran untuk masyarakat diharapkan untuk terus memanfaatkan secara maksimal fungsi dari puskesmas serta memiliki kepedulian dan partisipasi aktif disaat ada kegiatan dari pihak puskesmas. Kata kunci: Pengetahuan, sikap, pendapatan keluarga, pemanfaatan puskesmas  ABSTRACTKnowledge of puskesmas will influence people's behavior in utilizing puskesmas services. Knowledge is very important because the existence of knowledge owned by the community will form an attitude that will be followed by the act of choosing good health services. The purpose of this study was to analyze the relationship of knowledge, attitudes and income with the use of health centers by the community of Kima Bajo Village, Wori District. This study uses an analytical survey method with a cross sectional approach. The location of the study was conducted in Kima Bajo Village in September - October 2018. The population was 267 families, a sample of 160 respondents. Sampling uses non probability sampling techniques by using sampling techniques by means of sample quotas. The measuring instrument used is a questionnaire. Data analysis using Chi-Square test and Fisher Exact test with a value of α = 0.05. The results of the study showed that there was a relationship between knowledge and attitudes with the use of puskesmas and there was no relationship between family income and the use of puskesmas in Kima Bajo Village, Wori District. Kima Bajo Wori Subdistrict. Suggestions for the community are expected to continue to make maximum use of the functions of the puskesmas and have care and active participation when there are activities from the puskesmas.  Keywords: Knowledge, attitudes, family income, utilization of public health center
HUBUNGAN ANTARA KECEMASAN DENGAN ADIKSI SMARTPHONE PADA MAHASISWA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO Thomas, Natalia G.; Kandou, Grace D.; Langi, Fima L. F. G.
KESMAS Vol 8, No 2 (2019): Volume 8, Nomor 2, Maret 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adiksi smartphone saat ini menjadi salah satu faktor yang menimbulkan masalah kesehatan masyarakat . Survey kecanduan smartphone yang dilakukan oleh Informasi Nasional Agensi Masyarakat pada tahun 2012, melaporkan presentase kecanduan smartphone sebesar 8,4% dan presentase kecanduan internet sebesar 7,7%. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kecemasan dengan adiksi smartphone pada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado. Metode penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional study dengan jumlah populasi sebanyak 160 responden.. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner SAS-SV dan HARS. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji chi-square ditemukan bahwa terdapat hubungan antara kecemasan dengan adiksi smartphone dengan nilai p=0,000. Kata kunci: Kecemasan, adiksi smartphone.  ABSTRACTSmartphone addiction is currently one of the factors that cause public health problems. The smartphone addiction survey conducted by the National Information Society Agency in 2012, reported a percentage of smartphone addiction of 8.4% and a percentage of internet addiction of 7.7%. The purpose of this study was to study the relationship of  anxiety with smartphone addiction to the Public Health Faculty students at Sam Ratulangi University of Manado. This research method uses a cross-sectional approach with a total population of 160 respondents. Research instrument using a SAS-SV and HARS quetionare. Analysis of the data in this study using the chi-square test found that there was a relationship between anxiety with smartphone addiction with a value of p=0,000.Keywords: Anxiety, Smartphone addiction
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH IBU DENGAN STATUS GIZI BALITA DI DESA TATELU KECAMATAN DIMEMBE KABUPATEN MINAHASA UTARA Nangley, Wulan K.; Kandou, Grace D.; Malonda, Nancy S. H.
KESMAS Vol 6, No 3 (2017): Volume 6, Nomor 3, Mei 2017
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa balita adalah masa kehidupan yang sangat penting dan perlu perhatian yang serius karena pada masa ini berlangsung proses tumbuh kembang yang sangat pesat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara pola asuh ibu dengan status gizi balita di Desa Tatelu Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara. Desain penelitian yang digunakan yaitu survey analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah balita di Desa Tatelu khususnya yang berusia 6-24 bulan dengan jumlah 61 balita. Sampel dalam penelitian ini diambil secara total sampling. Hasil penelitian berdasarkan uji statistik fisher’s Exact test diperoleh hasil bahwa tidak terdapat hubungan antara sikap merawat dengan status gizi berdasarkan indeks BB/U (p=1.000), PB/U (p=1.000) dan BB/PB (p=1.000). Tidak terdapat hubungan antara sikap memberi makan dengan status gizi berdasarkan indeks BB/U (p=1.000), PB/U (p=0.588) dan BB/PB (p=1.000). Terdapat hubungan antara praktek merawat dengan status gizi berdasarkan indeks BB/U dengan nilai p=0.001, PB/U (p=0.004), namun tidak terdapat hubungan antara praktek merawat dengan status gizi balita berdasarkan indeks BB/PB (p=1.000). Tidak terdapat hubungan antara praktek memberi makan dengan status gizi berdasarkaan indeks BB/U (p=0.659), terdapat hubungan antara praktek memberi makan dengan status gizi berdasarkan indeks PB/U (p=0.004), BB/PB (p=1.000). Kesimpulan tidak terdapat hubungan antara sikap erawat anak dan sikap memberi makan dengan status gizi berdasarkan indeks (BB/U, PB/U dan BB/PB), terdapat hubungan antara praktek merawat dan praktek memberi makan dengan status gizi BB/U dan PB/U.Kata Kunci: Pola Asuh, Status GiziABSTRACTToddler is a very important period and needed an attention because growth period is rapid in this time. The purpose of this study is to determine the relationship between mother’s parenting with nutritional status of children in the Tatelu, Dimembe, North Minahasa. The research design used analytic survey with cross sectional approach. The population is toddlers 6-24 months. Samples are 61 and taken with total sampling. Based on Fisher's Exact Test statistic, there is no correlation between caring attitude with nutritional status based on BB/U index (p = 1,000), PB/U (p = 1.000) and BB/PB (p = 1,000). There is no correlation between feeding attitude with nutritional status based on index of BB/U (p = 1,000), PB/U (p = 0.588) and BB/PB (p = 1,000). There is a correlation between caring practice with nutritional status based on index of BB/U with p value = 0.001, PB/U (p = 0.004), but there is no correlation between caring practice and nutritional status based on BB/PB index (p = 1,000). There is no correlation between feeding practice with nutritional status based on index of BB/U (p = 0659), there is correlation between feeding practice with nutritional status based on PB/U index (p = 0.004), BB / PB (p = 1,000). Conclusion there is no correlation between child care attitude and feeding attitude with nutritional status based on index (BB/U, PB/U and BB/PB), there is a relationship between caring practice and feeding practice with nutritional status of BB/U and PB/U.Keywords: Parenting, Nutritional Status
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYAKIT HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MINANGA KOTA MANADO Sumajow, Marcellino R.; Kandou, Grace D.; Langi, Fima L. F. G.
KESMAS Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi termasuk dalam kategori Penyakit Tidak Menular (PTM), hipertensi saat ini masih menjadi masalah di bidang kesehatan dan sering ditemukan pada tempat pelayanan kesehatan primer yaitu puskesmas. Dinas Kesehatan Kota Manado (2019) menjelaskan bahwa penyakit hipertensi termasuk dalam 10 penyakit  umum tertinggi di Sulawesi Utara, sedangkan dalam kategori PTM hipertensi berada di urutan teratas. Puskesmas Minanga tercatat merupakan salah satu Puskesmas dengan jumlah kasus kejadian hipertensi paling menonjol di Kota Manado. Ttujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penyakit hipertensi pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Minanga. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Cross Sectional Study (Studi Potong Lintang). Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan besaran jumlah sampel sebanyak 94 responden yang diambil dari masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Minanga. Dari hasil perhitungan uji analisis statistik dengan menggunakan uji regresi logistik menunjukkan adanya hubungan antara variabel umur, stres, dan obesitas terhadap penyakit hipertensi pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Minanga setelah nilai signifikan ketiga variabel tersebut lebih rendah dari nilai α yaitu 0,05. Sedangkan untuk variabel jenis kelamin, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol tidak ditemukan adanya hubungan dengan penyakit hipertensi pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Minanga karena nilai signifikan variabel melebihi nilai α yaitu 0,05. Kata Kunci: Faktor-Faktor, Hipertensi ABSTRACTHypertension is included in the category of Non-Communicable Diseases, hypertension is currently a problem in the health sector and is often found in primary health care centers like Public Health Center. Manado City Health Office (2019) explained that hypertension was among the 10 highest common diseases in North Sulawesi, while hypertension was in the top rank of Non-Communicable Diseases. Minanga Public Health Center is recorded as one of the Public Health Center’s with the most prominent cases of hypertension in Manado. This study aims to determine the factors associated with hypertension in the community in the Minanga Community Health Center. The type of research used is the Cross Sectional Study. The technique used in sampling is purposive sampling with a sample reach 94 respondents taken from the community in the Minanga Community Health Center. From the results of the calculation of statistical analysis tests using linear regression tests showed a relationship between the variables of age, stress, and obesity to hypertension in the community in the Minanga Health Center working area after the significant values of the variables are lower than the α value of 0.05. As for the variable of gender, smoking habits, alcohol consumption, there was no association with hypertension in the community in the Minanga Health Center working area because the significant value of the variables exceeded the α value of 0.05. Keywords: Factors, Hypertension
HUBUNGAN ANTARA FAKTOR SOSIODEMOGRAFI DENGAN INFEKSI CACING USUS DI SD NEGERI 58 MANADO Derek, Chintya; Kalesaran, Angela; Kandou, Grace
KESMAS Vol 6, No 3 (2017): Volume 6, Nomor 3, Mei 2017
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi cacing merupakan salah satu penyakit yang paling umum tersebar dan menjangkiti banyak manusia di seluruh dunia. Sampai saat ini penyakit-penyakit cacing masih tetap merupakan suatu masalah karena kondisi sosial dan ekonomi di beberapa bagian dunia. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Manado, jumlah kecacingan dari bulan Januari-Desember 2016 sebanyak 51 kasus dan kecacingan di Manado yang tertinggi berada di Tikala yaitu 15 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara faktor sosiodemografi dengan infeksi cacing usus di SD Negeri 58 Manado. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross sectional. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 41 siswa dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 58 Manado dan pemeriksaan tinja dilakukan di laboratorium Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi pada bulan Agustus-September 2017. Uji statistik yang akan digunakan untuk melihat hubungan variabel independent dengan dependent yaitu Fisher’s Exact dengan nilai signifikansi α = 5%, tingkat kepercayaan 95% . Hasil uji bivariat yang diperoleh jenis kelamin (p = 0,629) pendidikan ayah (p= 0,321) pendidikan ibu (p= 1) pekerjaan ayah (p= 1) dan pekerjaan ibu (p= 0, 068). Tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin, tidak terdapat hubungan antara pendidikan orang tua, dan tidak terdapat hubungan hubungan antara pekerjaan orang tua. Diharapkan kepada pihak Sekolah membuat sarana cuci tangan agar siswa dapat mempraktekkan cara cuci tangan yang baik dan benar.Kata kunci: Infeksi Cacing Usus, Sosiodemografi.ABSTRACTWorm infections are one of the most common diseases which spread and infect a lot of people around the world. Even until now, worm diseases still remain a problem because of social and economic conditions in some parts of the world. Based on the data from Manado Health Office, the total numbers of worm infections from January to December 2016 happen to be as many as 51 cases and the highest number of case happened in Manado, is found to be in Tikala, which is 15 cases. This study aims to determine whether there is a relationship between sociodemographic factors and intestinal worm infections in SD Negeri 58 Manado. This research uses analytic observational method with cross sectional design. The subjects in this study are 41 students while using total sampling technique. The data were collected by interviewing the subjects using questionnaires. This research was conducted in SD Negeri 58 Manado and stool examination was conducted at the laboratory Faculty of Public Health Sam Ratulangi University in August-September 2017. Statistical test that will be used to analyse the relationship of independent variables with dependent, is Fisher's Exact with the significance value of α = 5%, 95% confidence level. The result of bivariate test obtained by gender (p = 0,629) level education of the father (p = 0,321) level education of the mother (p = 1) the job of the father (p = 1) and the job of the mother (p = 0,068). There was no relationship between the genders, there was no relationship between the level educations of the parents, and there was no relationship between the jobs of the parents. It is encouraged that the school will provide handwashing facilities, so that students can practice a proper handwashing.Keywords: Intestinal Worm Infections, Sociodemographic
Co-Authors ., Gabriella A. J.M Rattu, A. J.M A.J. Pandelaki Aaltje E. Manampiring Adisti A. Rumayar, Adisti A. Agriati Yulin Mus Alvina Carolina Bagali Anggela, Jelsy Anis, Chintya Antonius R.B. Ola Aprelia, Dwiyanti Ardiansa A.T Tucunan, Ardiansa A.T Asmala Sari Asrifuddin , Afnal Asrifudin, Afnal August J. Pandelaki August Joutie Pandelaki Aviliana Revani Wenas B H. R. Kairupan Benedictus Lampus Benedictus S. Lampus Benny S. Lampus Billy J. Kepel Budi Ratag, Budi Budi T. Ratag Buyung, Siti Hartina Cendy A.A. Oroh, Cendy A.A. Dalle, Andi Nuraeni Petta Dampi, Denada Jihan David Tampi Debra S. S. Rumengan, Debra S. S. Deiske Adeliene Sumilat, Deiske Adeliene Deni Salmon Derek, Chintya Dina Rombot Ekaristi, Pongtuluran Elcya Natalia S. Mangando Elvin, Jesika Faustina Lala, Monalisa Felastri Delais Bororing Franckie R. R. Maramis Gabriella Rombot Gobel, Bella Gustaaf A. E. Ratag Gustaaf A.E. Ratag Gustaaf E. Ratag, Gustaaf E. Gustaaf E.A. Ratag Hartina, Sitti Henry M. F. Palandeng Herlina M.L. Butiop, Herlina M.L. Hurles Imanuel Palilu Indriya Robot, Melisa Iyone E.T. Siagian J. M. L. Umboh, J. M. L. Jane M. F Tahulending, Jane M. F Jane. Pangemanan, Jane. Jendra Dotulong Jessica Meilani Meilani Jimmy Posangi Jootje M. L. Umboh Jootje M.L. Umboh Jootje. M. L. Umboh, Jootje. M. L. Juan J. Rumondor, Juan J. Julia S. Oley Kairupan, B H Ralph Kalesaran, Angela Fitriani Clementine Kaunang, Theresia Margaretha D. Kaunang, Wulan Julia Kawatu, Paul A. Kawatu, Paul Arthur Tennov Kiling, Schwarz Y. Kolibu, Febi K. Lestari Pujirahayu, Lestari Lilian Rauw-Andries Limbong, Valdano A. Lucia I. R. Lefrandt Lusut, Markus T. Makaremas, Jane Elsada Male, Intan Yahya Malonda, Nancy S. H Manaida, Risky Joko Manannohas, Mouren Manggopa, Renny S. Manik, Mawar Medika Manopo, Sinta E. Manuputty, Jefrains Ch Mardame Sinaga Margareth R Sapulete Marpaung, Deni Rahayu Marthin, Winda Bellatrix Maureen I. Punuh, Maureen I. Medellu, Dian Maya Merdy R. Kansil, Merdy R. Momuat, Trully Mona, Jandri D. Muhammad Kahfi, Muhammad N. W. Mariaty, N. W. Nancy S. H. Malonda Nancy S.H. Malonda, Nancy S.H. Nandar, Stenly T. Nangley, Wulan K. Nelly Mayulu Nelwan, Ester Jeini Nelwan, Jeini E. Nur Estriana Anugrahwaty Wijaya Palandi, Oktavia R. Y. Palit, Ignasia D. Pangalila, Marny C. Pantow, Stivani S. Paseki, Jesika Asry Paul A. T. Kawatu, Paul A. T. Paul A.T. Kawatu Paulu, Pingkan Prila Pinontoan, Odie R. Pitters, Theresia S. Pongkorung, Vina D. Puasa, Novilius Juniardi Putri Ayudhya R. Lingkan Roeroe, R. Lingkan Radjabaycolle, Ingrid F. Ramli Laitupa, Ramli Ransun, Gita Natalia Rengkung, Tammy Sinthya Reppi, Giani C. Reynaldi R. Hadiwijaya Rianna J Sumampouw Robert A. Bara Robot, Laudikia Nelsen Rompas, Rizald Ronald I Ottay Ronald I. Ottay Rumayar, Adisti Rumengan, Selin R. Salibana, Agita I. Sampe, Lidya Ferawati Sapulete, Margareth Rosalinda Sekeon, Sekplin A.S. Sekplin A. S. Sekeon, Sekplin A. S. Singal, Harbri I. V. Sumajow, Marcellino R. Sunkudon, Cherlin Suoth, Lerry F Suoth, Lery F. Suoth, Lery Fransil Supandi, Truli Patrisia Tahulending, Jane Maria Fransiska Tamamilang, Christi Desi Tamboto, Christi Debora Tambuwun, Amanda A. Tappi, Valerie Elma Thomas, Natalia G. Tompodung, Vickly D.A. Trevino A. Pakasi Tucunan, A. A.T Tumbelaka, Oktaviany C. C. Tuuk, Rifka Tesa Umboh, Prayli Gracia Christi Usoh, Julita A. Walangitan, Rayn Christian Walukow, Desy N. Wartono, Jarod Ariyanto Wulan J.P. Kaunang Wulan P. J. Kaunang Wulan P.J. Kaunang Zwingly C.J.G. Porajow