Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Amerta Nutrition

Pengembangan Indeks Ketahanan Pangan Rumah Tangga dan Kaitannya dengan Tingkat Kecukupan Zat Gizi dan Status Gizi Anak Balita Sutyawan Sutyawan; Ali Khomsan; Dadang Sukandar
Amerta Nutrition Vol. 3 No. 4 (2019): AMERTA NUTRITION
Publisher : Universitas Airlangga, Kampus C, Mulyorejo, Surabaya-60115, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.523 KB) | DOI: 10.20473/amnt.v3i4.2019.201-211

Abstract

 Background: Household food insecurity is a underlaying causes on undernutrition problems in children under five years. Household food security especially from food acces dimention is reflected from many indicators that are complex and easier to understand in a composite index. Objectives: The purpose of this study was to develop a index of household food security and its relationship to nutrient intake level and nutritional status in children under five years. Method: This cross-sectional study was conducted in four villages in West Bangka Regency in December 2018 until April 2019. The study involved 219 subjects consisting of mothers and children aged 12-59 months. Data were analyzed using Rank Spearman relationship test. Results: The validation results showed that the index score has a negatively correlation (p<0.01) with the proportion of food expenditure and it has a significant correlation with dietary diversity (HDDS Score). In addition, the index score was a significant correlation (p<0.01) with the level of adequacy of energy, protein, fat, calcium, iron, zinc and dietary diversity in children. The index score was a significant associated (p<0.01) with the nutritional status of children based on height for age, weight gor age, and height for wight. Conclusions: The index was developed from this study can be an alternative to evaluate the status of household food security level and stronger marker of food consumption and nutritional status of under five children.ABSTRAKLatar Belakang: Kondisi rawan pangan pada rumah tangga merupakan salah satu penyebab masalah kekurangan gizi pada anak berusia di bawah lima tahun. Ketahanan pangan rumah tangga tercermin dari banyak indikator yang kompleks dan lebih mudah dipahami dalam indeks komposit.Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengembangkan indeks ketahanan pangan rumah tangga serta hubungannya dengan tingkat asupan gizi dan status gizi pada anak balita.Metode: Penelitian cross-sectional ini dilakukan di empat desa di Kabupaten Bangka Barat. Penelitian ini melibatkan 219 subjek yang terdiri dari anak berusia 12-59 bulan dan ibu dari anak. Data dianalis menggunakan uji beda Kruskal Wallis dan uji hubungan Rank Spearman.Hasil: Hasil validasi menunjukkan bahwa skor indeks memiliki perbedaan yang nyata (p<0,05) berdasarkan tingkat kerentanan pangan wilayah dan terdapat hubungan negatif yang kuat (p<0,05) dengan proporsi pengeluaran pangan. Selain itu, skor indeks memiliki keterkaitan yang kuat (p<0,05) dengan tingkat kecukupan energi, protein, lemak, kalsium, besi, seng serta keragaman diet pada balita. Skor indeks juga memiliki hubungan yang nyata (p<0,05) dengan nilai z-score status gizi balita berdasarkan indeks antropometri tinggi badan menurut usia, berat badan menurut umur, dan tinggi badan menurut berat badan.Kesimpulan: Indeks yang dikembangkan dari penelitian ini dapat menjadi alternatif dalam menilai status ketahanan pangan rumah tangga serta prediktor yang kuat dalam melihat gambaran konsumsi pangan dan status gizi balita. 
Pengembangan Metode Evaluasi Komitmen Ketahanan Pangan Dan Gizi Pemerintah Daerah Provinsi Di Indonesia Novfitri Syuryadi; Drajat Martianto; Dadang Sukandar
Amerta Nutrition Vol. 4 No. 2 (2020): AMERTA NUTRITION
Publisher : Universitas Airlangga, Kampus C, Mulyorejo, Surabaya-60115, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.79 KB) | DOI: 10.20473/amnt.v4i2.2020.140-146

Abstract

Background: Methods of evaluation of the regional government’s commitment in the development of food and nutrition security are not yet available. The index that measures the government’s commitment to national food and nutrition security is HANCI. Therefore, this study aimed to develop a method of evaluating the commitment of the regional government in the development of food and nutrition security.Objectives: This study aimed to develop a method of evaluating the commitment of regional government in the development of food and nutrition security.  Methods: The design of this study was a cross-sectional study using secondary data that refers to HANCI measurements. This research stage consisted of identification of potential indicators, qualitative selection of candidate indicator, assessment of indicator used the scoring method, and applied the method to provinces in Indonesia. Results: The result showed shortlist of 42 commitment indicators of food and nutrition security and aggregate score of provinces. Only 2.9% of provinces had high commitment and 17.6% of provinces with low commitment level. Highest rank was achieved by East Java Province and the lowest rank was East Nusa Tenggara Province. Low political commitment could lead to low priority of food and nutrition interventions. The government was in need to make regulations/policies and prepare adequate budgets for specific and sensitive food and nutrition programs.Conclusions: Development of this evaluation method is relevant to show the commitment of the regional government. The government needs to improve efforts to address problems of food and nutrition.ABSTRAK Latar Belakang: Metode evaluasi komitmen pemerintah daerah provinsi dalam pembangunan ketahanan pangan dan gizi saat ini belum tersedia. Index yang mengukur komitmen pemerintah terhadap ketahanan pangan dan gizi secara nasional adalah HANCI. Oleh karena itu, studi ini bertujuan untuk mengembangkan metode evaluasi komitmen pemerintah daerah provinsi dalam pembangunan ketahanan pangan dan gizi.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode evaluasi komitmen pemerintah daerah provinsi dalam pengembangan ketahanan pangan dan gizi.Metode: Desain penelitian ini adalah cross-sectional study dengan menggunakan data sekunder yang mengacu pada pengukuran HANCI. Tahap penelitian terdiri dari identifikasi indikator potensial, seleksi calon indikator secara kualitatif, perhitungan skor menggunakan metode scoring, dan aplikasi metode pada provinsi di Indonesia.Hasil: Hasil menunjukkan shortlist 42 indikator komitmen ketahanan pangan dan gizi dan skor agregat provinsi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa hanya 2,9% provinsi yang memiliki komitmen tinggi dan 17,6% provinsi memiliki tingkat komitmen rendah. Provinsi Jawa Timur berada pada peringkat pertama sedangkan peringkat terakhir ditempati oleh Provinsi Nusa Tenggara Timur. Komitmen politik yang rendah dapat menyebabkan rendahnya prioritas intervensi pangan dan gizi. Pemerintah perlu membuat peraturan/kebijakan dan menyiapkan anggaran yang memadai untuk program pangan dan gizi secara spesifik maupun sensitif.Kesimpulan: Pengembangan metode telah relevan digunakan untuk melihat komitmen pemerintah daerah provinsi. Pemerintah perlu meningkatkan upaya berupa pembuatan peraturan dan kebijakan serta anggaran untuk penanganan masalah pangan dan gizi. 
Co-Authors . Kasmita Agung Hendriadi Agung Hendriadi, Agung Agus Maulana Agus Maulana Aida Vitayala S Hubeis Al. Agus Kristiadi Al. Agus Kristiadi Ali Khomsan Amini Nasoetion Amini Nasoetion Anang Suhardianto Aptaribowo, Thoriq Dhiya Arfah Husna Arum Atmawikarta Bakhrul Khair Amal Brigitte Sarah Renyoet Budi Setiawan Budi Suharjo Budiono, Jane Sidney Cica Yulia Clara M Kusharto Clara Meliyanti Kusharto Crosita Octaria, MIH, dr. Yessi Daryanto, Heny K.S Dedi Budiman Hakim Deni Elnovriza Desti Sagita Putri Djoko Susanto Dodik Briawan Drajat Martianto Dwi Oktariani Chandra Eddy S, Eddy Eddy S. Mudjajanto Eddy Setyo Mudjajanto Eddy Setyo Mudjajanto Ekaningrum, Annisa Yuri Elisabet Bre Boli Ellis Endang Nikmawati Emillia Rahmariza Emma S Wirakusumah Eriyatno . Erli Mutiara Euis Sunarti Eva Z. Yusuf Eva Z. Yusuf Evy Damayanthi Faisal Anwar Faisal Anwar Febrina Sulistiawati Fitrah Ernawati Fitrah Ernawati Gantina, Anggit Gelora Mangalik Gigir, Engelien Milannia Hadi R, Hadi Hadi Riyadi Hardiansyah, Angga Hardinsyah Harianti, Rini Hartoyo Hartoyo Hartoyo Hartoyo Hartoyo, Hartoyo Hidayat Syarief Hidayat Syarif Ikeu Tanziha Insan Karimah, Nia Isma Widiaty Kalinaki, Hanifar Khairunisa Khairunisa Khairunisa Khairunisa Khoirul Anwar Kristiadi, Al. Agus Lasmaida Gultom Leily Amalia Leily Amalia Leonnard, Leonnard Linda Dwi Jayanti M. Syamsul Maarif Makbul, Rivaini Fatimah Marahamah Marhamah Megahandayani, Keni Tyradh Mira Dewi Miratul Haya Musa Hubeis Nani Sufiani Suhanda Nani Sufiani Suhanda Nazdan Nazdan Novfitri Syuryadi Nurani, Atat Siti Nurmala Panjaitan Pang S. Asngari Parlagutan Silitonga Permatasari, Tyas Putri, Marini Putri, Sharikha Herlinanda Arya Ragil Asma Saputra Rahmaniya, Liya Putri Rahmat Darmawan, Rahmat Randani, Aldiza Intan Rati Farini Srihadi Reni Zuraida Rian Diana Rian Diana Rimbawan , Rinaldi Syahran Rindu Dwi Malateki Solihin Rita Patriasih Setyo Puji Handayati Siti Maryam Soraya, Dinah Sri Anna Marliyati Sri Sumarmi Sri Wahyu Angga Dewi Srihadi, Rati Farini Suprihatin Guhardja Suryana Suryana Suryono Sutyawan, Sutyawan Teguh Jati Prasetyo Tiurma Sinaga Widya Ayu Kurnia Putri Yaktiworo Indriani Yayat Heryatno Yayuk Farida Baliwati Yekti Hartati Effendi Yulia Rahmawati, Yulia Yusuf, Eva Z. Yusuf, Eva. Z. Zenderi Wardani