Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) yang didukung oleh aplikasi Cisco Packet Tracer terhadap hasil belajar siswa pada materi Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) Server di SMK Negeri 6 Konawe. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya partisipasi aktif peserta didik dalam pembelajaran jaringan komputer yang masih didominasi oleh metode konvensional, sehingga pemahaman siswa cenderung bersifat teoritis dan keterampilan praktis belum berkembang secara maksimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental One-Group Pretest–Posttest. Subjek penelitian meliputi seluruh peserta didik kelas XI Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) yang berjumlah 13 orang dalam satu kelas. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar yang terdiri atas sembilan soal pilihan ganda dan telah dinyatakan valid melalui proses validasi oleh para ahli. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan perhitungan N-Gain Score serta uji paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata hasil belajar peserta didik dari 53,31 pada pretest menjadi 87,54 pada posttest. Nilai rata-rata N-Gain Score sebesar 0,70 termasuk dalam kategori peningkatan tinggi. Selain itu, hasil uji t berpasangan memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), yang menandakan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PjBL berbantuan Cisco Packet Tracer efektif dalam meningkatkan penguasaan konsep serta keterampilan teknis peserta didik pada materi DHCP Server. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi pembelajaran berbasis proyek dengan pemanfaatan media simulasi teknologi dalam meningkatkan mutu pembelajaran pada pendidikan kejuruan, khususnya pada kompetensi jaringan komputer.