Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN SPIRITUAL WELL-BEING DENGAN GEJALA MENOPAUSE TULUS, ANGELINA; DARMAYASA, I MADE; ARIANI, NI KETUT PUTRI
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v3i4.4358

Abstract

Spirituality has become an essential part of human life, yet it still raises various questions regarding its relationship with health. Spiritual well-being indicates a person’s quality of life in terms of spiritual dimensions or serves as an indicator of an individual’s spiritual health. In 2016, 7.4% of women in Indonesia were menopausal, and by 2020, this was projected to reach 11.54%, with an average menopause age of 49 years. The Study of Women's Health Across the Nation in the United States found that menopause is associated with psychological stress. Approximately 28.9% experienced stress in early perimenopause, 20.9% during perimenopause, and 22% post-menopause. Menopause triggers physical and psychological symptoms, causing women to experience various complaints. Good spiritual well-being is associated with lower anxiety and depression and a higher quality of life. Spiritual Well-Being (SWB) arises from a state of spiritual health and manifests as overall well-being. SWB is an indication of a person’s quality of life in terms of spiritual dimensions or an indicator of their spiritual health. The spiritual element has a positive relationship with emotional responses. Spirituality affects the limbic and autonomic nervous systems, creating pleasant feelings and stimulating GABA and endorphins. Spiritual experiences can influence neurotransmitters in the brain, such as serotonin, dopamine, and oxytocin. Serotonin and dopamine are linked to feelings of happiness and satisfaction, while oxytocin is associated with empathy and social interaction. Menopause is defined as one year without menstruation due to a decrease in estrogen production. Although some women are asymptomatic, estrogen deficiency can cause hot flushes, sweating, insomnia, and vaginal dryness and discomfort in nearly 85% of menopausal women. This state is often referred to as the “change of life.” Spirituality has a significant relationship with the severity of menopause symptoms, including mood, cognition, vasomotor, and sexual symptoms. Spiritual well-being is related to menopausal symptoms. ABSTRAKSpiritualitas telah menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia, namun masih menimbulkan berbagai pertanyaan terkait hubungannya dengan kesehatan. Spiritual well-being atau kesejahteraan spiritual menjadi indikasi kualitas hidup seseorang dari segi dimensi spiritual atau indikasi dari kesehatan spiritual seseorang. Pada tahun 2016, di Indonesia terdapat 7,4% wanita menopause dari total populasi dan tahun 2020 diperkirakan mencapai 11,54% dengan usia rata-rata menopause 49 tahun. Hasil Study of Women’s Health Across the Nation di Amerika Serikat menunjukkan bahwa masa menopause berhubungan dengan tekanan psikologi. Sebanyak 28,9% mengalami stres diawal premenopause, 20,9% pada premenopause, dan sebanyak 22% pada post menopause. Menopause memunculkan gejala fisik maupun psikis yang membuat wanita mengalami berbagai macam keluhan. Kesejahteraan spiritual yang baik dikaitkan dengan kecemasan dan depresi yang lebih rendah, dan kualitas hidup yang lebih baik. Spiritual Well Being (SWB) adalah situasi yang muncul dari keadaan kesehatan spiritual dan tampak melalui kesehatan yang baik. SWB menjadi indikasi kualitas hidup seseorang dari dimensi spiritual atau indikasi dari kesehatan spiritual seseorang. Unsur spiritual memiliki hubungan positif terkait dengan respons emosional. Spiritualitas memengaruhi sistem limbik dan saraf otonom, sehingga menghasilkan suasana perasasan yang menyenangkan dan merangsang GABA dan endorfin. Pengalaman spiritual dapat memengaruhi neurotransmitter dalam otak seperti serotonin, dopamin, dan oksitosin. Serotonin dan dopamin terkait dengan perasaan bahagia dan kepuasan, sementara oksitosin terkait dengan empati dan interaksi sosial. Menopause didefinisikan sebagai satu tahun tanpa menstruasi dikarenakan semakin berkurangnya produksi estrogen. Meskipun beberapa perempuan asimtomatik, defisiensi estrogen dapat menyebabkan gejolak hot flushes, berkeringat, insomnia, kekeringan dan ketidaknyamanan pada vagina pada hampir 85% perempuan menopause. Keadaan ini sering disebut “change of life”. Spiritual memiliki hubungan signifikan pada keparahan menopause, yaitu dari gejala mood, kognisi, vasomotor dan seksual. Spiritual well-being memiliki hubungan dengan gejala menopause.
An Overview of Side Effects on Post-Placental IUD Acceptors by Independent Practice Midwives in Jembrana Regency Wati, Ni Putu Eka Yadnya; Darmayasa, I Made
Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science Volume 8 Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Dep/SMF Obstetri & Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/obgynia.v8i1.785

Abstract

Objective: Women who have given birth three or more times will be advised to use the Long-Acting Reversible Contraceptives (LARCs) to avoid the risk of complications in both mother and baby. One of the most widely used LARCs is the Intrauterine Device (IUD); however, the use of IUDs in Indonesia is recorded low. IUD acceptors in Couples of Childbearing Age in Indonesia in 2022 were still very low, i.e., 7.7% of the total 27.3 million couples, while data in Bali Province in 2022 showed the number of IUD users with a percentage of 32.3% of the total 777,016 couples; while in Jembrana Regency, it was 23.6% of the total 48,471 couples. The insertion of a post-placental IUD is one of the opportunities to prevent unplanned or unwanted pregnancies. This research was conducted to get an overview of side effects on Post-placental IUD acceptors conducted by Independent Practice Midwives in Jembrana Regency. Methods: This study uses descriptive research describing post-placental IUD acceptors by independent practice midwives. The samples include 75 data obtained from the delivery register of Independent Practice Midwives in Jembrana Regency who served postpartum IUDs from January 2021 to November 2024. Results: The characteristics of post-placental IUD acceptors are 76% at the age group of 20-35 years and 77.3% working mothers or taking care of the household. Moreover, 78.7% completed secondary education, 62.7% have more than one child, and 60% have used IUDs for more than 1 year. IUDs were reported to cause long period of menstruation (13.3% of respondents), cause abdominal pain (9.3% of respondents), have respondents to replace IUDs with other contraceptive methods (8% of respondents), and experience expulsion. Conclusion: Post-placental IUD insertion by Independent Practice Midwives in Jembrana Regency is effective resulting in low side effects, expulsion, and failure.Gambaran Eefek Samping Pada Akaseptor IUD Pasca-Plasenta oleh Bidan Praktek Mandiri di Kabupaten JembranaAbstrakTujuan: Ibu yang melahiran tiga kali atau lebih akan disarankan menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) karena berisiko mengalami komplikasi baik pada ibu maupun bayi. Salah satu MKJP yang banyak digunakan adalah Intra Uterine Device (IUD). Namun, pengguna IUD secara nasional masih rendah. Akseptor IUD pada pasangan usia subur (PUS) di Indonesia tahun 2022 masih sangat rendah yaitu 7,7% dari total 27.3 juta PUS, sedangkan data di Provinsi Bali tahun 2022 menunjukkan jumlah pengguna IUD dengan persentase 32,3% dari total 777.016 jumlah Pasangan Usia Subur (PUS), dan di Kabupaten Jembrana 23,6% dari total 48.471 jumlah PUS. Pemasangan IUD pasca-plasenta menjadi salah satu kesempatan untuk mencegah terjadinya kehamilan yang tidak direncanakan atau dikehendaki. Penelitian ini dilakukan agar mendapat gambaran efek samping pada akseptor IUD pasca-plasenta yang dilakukan oleh Bidan Praktik Mandiri di Kabupaten Jembrana.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dari data akseptor IUD pasca-plasenta yang dipasang oleh Bidan Praktik Mandiri (BPM). Sampel yang digunakan adalah 75 sampel dengan data didapatkan dari register persalinan Bidan Praktik Mandiri di Kabupaten Jembrana yang melayani IUD pascasalin rentang Januari 2021-November 2024.Hasil: Karakteristik akseptor IUD pasca-plasenta didapatkan menurut usia 76% merupakan wanita usia subur kelompok usia 20 - 35 tahun, dan 77,3 % sebagai ibu bekerja mengurus rumah tangga. Sebanyak 78,7% menyelesaikan pendidikan paling banyak adalah level menengah, menurut jumlah anak 62.7% merupakan multipara, dan 60% telah memakai IUD lebih dari 1 tahun. Efek samping penggunaan IUD dilaporkan haid yang lama, yaitu sebanyak 13.3 % responden dan nyeri perut sebesar 9.3% responden. Sedangkan kegagalan IUD menyebabkan 8% responden mengganti IUD dengan metode kontrasepsi lain dan 1.3% responden mengalami ekspulsi.Kesimpulan: Pemasangan IUD pasca-plasenta oleh Bidan Praktik Mandiri di Kabupaten Jembrana efektif dengan efek samping, ekspulsi, dan kegagalan yang rendah.Kata kunci: efek samping, IUD pasca-plasenta, kegagalan
EFEKTIVITAS KEPEMIMPINAN KETUA PROGRAM STUDI XYZ DENGAN SUDUT PANDANG MANAJERIAL DAN KEPRIBADIAN YANG BERKARAKTER Sentosa, I Putu Pranatha; Astuti, Ni Made Erpia Ordani; Darmayasa, I Made
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 2 No. 1 (2018): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v2i1.413

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai efektivitas kepemimpinan ketua program studi XYZ. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan fenomenologi. Responden yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh didasarkan atas karakteristik populasi yang dijadikan sampel dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini adalah: Efektivitas kepemimpinan ketua program studi XYZ jika dilihat dalam merumuskan dan menjalankan visi-misi organisasi adalah 74.44% dalam kategori baik. Efektivitas kepemimpinan ketua program studi XYZ jika dilihat dari cara menggerakkan bawahan adalah 81.94% dalam kategori sangat baik. Efektivitas kepemimpinan ketua program studi XYZ jika dilihat dalam mendorong semangat kerja bawahan adalah 80.12% dalam kategori sangat baik. Efektivitas kepemimpinan ketua program studi XYZ jika dilihat dalam memberi pengaruh terhadap bawahan adalah 78.22% dalam kategori baik. Efektivitas kepemimpinan ketua program studi XYZ jika dilihat dalam memberikan pujian dan hukuman (rewards and punishment) adalah 76.88% dalam kategori baik. Efektivitas kepemimpinan ketua program studi XYZ jika dilihat dalam berkepribadian yang dapat diteladani berdasarkan 7(tujuh) karakter universitas Dhyana Pura adalah 76.84% dalam kategori baik. Secara keseluruhan nilai efektivitas kepemimpinan ketua program studi XYZ adalah 78.08% dalam kategori baik.Kata Kunci : Kepemimpinan, Efektivitas Kepemimpinan, 7 Karakter Universitas Dhyana Pura.ABSTRACTThis study aims to determine the value of leadership effectiveness of the head of XYZ study program. This study was designed as a descriptive study using a phenomenological approach. Respondents selected using saturated sampling techniques are based on the characteristics of the population sampled in this study. The results of this study are: The effectiveness of the leadership of the XYZ study program leader when viewed in formulating and running the organization's vision and mission is 74.44 in good category. Leadership effectiveness of the head of XYZ study program when viewed from how to move subordinates is 81.94% in very good category. The effectiveness of the leadership of the XYZ study program leader when viewed in encouraging subordinate morale is 80.12 in very good category. The effectiveness of the leadership of the head of XYZ study program when viewed in giving influence to subordinates is 78.22% in good category. The effectiveness of the leadership of the head of XYZ study program when viewed in giving rewards and punishment is 76.88 in good category. The effectiveness of the leadership of the XYZ study program leader when viewed in exemplary personality based on 7 characters of Dhyana Pura University is 76.84% in good category. Overall value of leadership effectiveness of the head of XYZ study program is 78.08% in good category.Keywords: Leadership, Leadership Effectiveness, 7 Characters Dhyana Pura University.
GANGGUAN CEMAS MENYELURUH PADA PASIEN DENGAN KEHAMILAN TIDAK DIINGINKAN DAN RIWAYAT OBSTETRI BURUK: LAPORAN KASUS Winarso, Ervinna Agatha; Darmayasa, I Made; Diniari, Ni Ketut Sri
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v5i1.5118

Abstract

Unintended pregnancy can result in anxiety. The risk of anxiety is increased if there is a bad obstetric history. Furthermore, severe anxiety may put the mother at risk of terminating the pregnancy. A 38-year-old female presented to the Obstetrics Clinic planning to discontinue her pregnancy. This pregnancy was unwanted because the patient was traumatized by the bad history of previous pregnancies, and the patient was anxious about her future condition, especially since she was suffering from heart disease. The patient was referred to psychiatry and diagnosed with generalized anxiety disorder. She was treated with pharmacological as well as non-pharmacological therapies, and agreed to keep the pregnancy. A history of loss in a previous pregnancy has a significant impact on a woman's psychology, resulting in continued worry about their ability to carry the pregnancy to term. Generalized anxiety disorder is characterized by excessive worry that is difficult to control. Selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs) are safe medications for anxiety disorders in pregnancy. In addition, cognitive behavioral therapy is proven to be a first-line non-pharmacotherapy for anxiety disorders. Generalized anxiety disorders can occur in anyone including women with unintended pregnancy who also have a poor obstetric history. Anxiety disorders in pregnant women can be treated with pharmacotherapy and non-pharmacotherapy. ABSTRAKKehamilan tidak diinginkan dapat berdampak pada kecemasan. Risiko kecemasan pun meningkat jika ada riwayat obstetri buruk. Lebih lanjut, kecemasan yang parah dapat memunculkan risiko ibu memutuskan mengakhiri kehamilannya. Perempuan, 38 tahun, datang ke Poli Obstetri karena berencana tidak melanjutkan kehamilannya. Kehamilan ini tidak diinginkan karena pasien trauma akan riwayat buruk kehamilan-kehamilan sebelumnya, dan pasien cemas akan kondisinya nanti, apalagi sedang menderita sakit jantung. Pasien dikonsulkan ke psikiatri dan didiagnosis dengan gangguan cemas menyeluruh. Pasien diberi terapi farmakologis serta nonfarmakologis, termasuk terapi kognitif perilaku, dan kemudian pasien bersedia untuk mempertahankan kehamilannya. Riwayat kehilangan pada kehamilan sebelumnya berdampak signifikan pada psikologis wanita, sehingga akan terus mengkhawatirkan kemampuan mereka membawa kehamilan ke persalinan. Gangguan cemas menyeluruh ditandai dengan kekhawatiran berlebihan yang sulit dikendalikan. Selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) merupakan obat untuk gangguan kecemasan yang aman pada kehamilan. Selain itu, terapi kognitif perilaku terbukti sebagai nonfarmakoterapi lini pertama untuk gangguan kecemasan. Gangguan cemas menyeluruh dapat terjadi pada siapa saja termasuk pada wanita dengan kehamilan tidak diinginkan yang juga memiliki riwayat obstetri buruk. Gangguan cemas pada ibu hamil dapat ditangani dengan pemberian farmakoterapi dan nonfarmakoterapi.
Quality of live pregnant women with hiv/aids : serial cases Eka Yadnya, Ni Putu; Darmayasa, I Made
Andalas Obstetrics And Gynecology Journal Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/aoj.9.1.134-144.2025

Abstract

Objective: HIV cases in women are often discovered because patients undergo antenatal screening examinations. Pregnant women with Human Immunodeficiency Virus (HIV) must have access to antiretroviral therapy (ART) as soon as possible and continuously. This protects the mother's health and prevents transmission of HIV to the fetus before birth or through breast milk. Pregnant women with HIV tend to have worse psychosocial impacts compared to non-pregnant patients, thus affecting their quality of life; Method: A qualitative research using a case report approach. Data on pregnant women with HIV was taken from secondary data, namely the cohort data of pregnant women at the Maternal and Child Health Polyclinic, I Melaya Health Center, Jembrana Regency between January 2022 to February 2024. Patients who were willing to take part in the research became respondents and were then interviewed using the WHOQOL-HIV-BRIEF instrument. Then a qualitative analysis of the results of the interviews conducted was carried out; Result:There are five case reports discussed, 80% or four cases had poor or even poor quality of life. Only 20% of cases have a good quality of life. The dominant aspects that influence thpatient's quality of life are the independence aspect in 80% of cases, the social, environmental and spiritual aspects in 40% of cases each. Meanwhile, the aspects that cause good quality of life values are physical and psychological aspects, each accounting for 80% of cases; Conclusion :There are several factors that can influence the good or bad quality of life of pregnant women with HIV. These include education level, income level, openness about HIV status, family support, adherence to treatment, individual coping mechanisms, and severity of HIV symptoms. It is very important to assess every pregnant woman with HIV/AIDS infection as an integral part of antenatal care. Keywords: Pregnant women; HIV ;quality of life
Pentingnya Mengoptimalkan Investasi:: Tips Manajemen Keuangan untuk Generasi Milenial Patni, Ni Luh Putu Suarmi Sri; Mustaqmah, Sri Asyrafil; Darmayasa, I Made; Ajibroto, Kunto; Susrama, I Wayan
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1544

Abstract

Generasi milenial menghadapi tantangan keuangan yang unik, termasuk biaya hidup yang meningkat dan ketidakpastian ekonomi global. Artikel ini membahas pentingnya mengoptimalkan investasi sebagai bagian dari strategi manajemen keuangan yang efektif. Fokus utamanya adalah memberikan tips praktis yang relevan untuk membantu generasi milenial merencanakan keuangan mereka, memaksimalkan potensi tabungan, dan menghindari kesalahan umum dalam berinvestasi. Dengan pendekatan yang tepat, investasi dapat menjadi alat yang efektif untuk mencapai stabilitas keuangan dan tujuan jangka panjang. Artikel ini juga menyoroti pentingnya literasi keuangan dalam menghadapi perubahan dinamika pasar dan teknologi finansial (fintech).
ANALISIS PENTINGNYA KETERAMPILAN BERBAHASA DI KELAS V SDN 2 PANGSAN Sudarmayasa, I Made
Jurnal Pendidikan DEIKSIS Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan DEIKSIS
Publisher : ITP Marakandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/deiksis.v6i2.246

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berbahasa siswa kelas V SDN 2 Pangsan. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif yang tujuannya adalah untuk menganalisis kemampuan berbahasa siswa sekolah dasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara kepada guru kelas V, catatan lapangan dan triangulasi data. Triangulasi data adalah pemeriksaan kebenaran suatu informasi tertentu dengan menggunakan sumber data yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran keterampilan berbahasa siswa kelas V di SDN 2 Pangsan belum berjalan maksimal. Masih banyak siswa yang masih mengalami kesulitan dalam menyimak, berbicara, membaca dan menulis, yang sulit membaca, yang mengalami keterlambatan pemahaman, yang malas belajar, yang antusias terhadap mata pelajaran bahasa Indonesia, dan masih banyak siswa yang tidak mempunyai kemampuan konsentrasi belajar. Oleh karena itu, mereka harus berpedoman pada minimalisasi kendala yang ada dan mengharapkan lingkungan belajar yang nyaman dan menyenangkan.
Teacher Strategies in Educating Children with Special Needs at SD Negeri 2 Blahkiuh in 2024 Sudarmayasa, I Made; Pradnyana, Putu Beny; Janawati, Desak Putu Anom
FINGER : Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2024): Finger : Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan
Publisher : CV. Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/finger.v3i3.303

Abstract

This study aimed to determine the way teachers educate children with special needs. Children with special needs require different attention and approaches in terms of their needs. Focusing on physical, mental, emotional, and social aspects, they need additional attention and support to reach their full potential. This study is a qualitative study. The subjects of this study were Class Teachers of SD Negeri 2 Blahkiuh in 2024. The data collection method used an open interview instrument. The results of this study indicate the awareness of the majority of teachers towards the existence of children with special needs in their schools. Although most teachers understand the various types of special needs of children, there is a lack of experience in teaching children with special needs. However, teachers have shown various efforts to create an inclusive learning environment, such as the use of media, personal approaches, and adjustments to learning methods. Although some teachers have not received special training in teaching children with special needs, it is important for them to receive additional training to increase responsiveness to students' individual needs. The interview results also highlighted differences in school approaches regarding the integration of students with special needs into regular classes. In this context, it is important for schools to provide adequate training and support for teachers and adapt the curriculum and learning environment to ensure effective inclusion for all students, including those with special needs.
Pengaruh Independensi, Etika Profesi, Pengalaman Kerja, dan Integritas Auditor terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik di Bali) Ariani, Ni Komang; Wasita, Putu Aristya Adi Wasita; Darmayasa, I Made
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 3 No. 1 (2024): JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v3i1.2919

Abstract

Auditor harus mampu menghasilkan audit yang berkualitas untuk meningkatkan kredibilitasnya. Oleh karena itu, laporan keuangan yang disediakan auditor haruslah andal agar dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Studi ini mempunyai tujuan untuk mengetahui pengaruh independensi, etika profesi, pengalaman kerja, dan integritas auditor terhadap kualitas audit pada KAP di Provinsi Bali. Studi ini dilaksanakan melalui pendekatan kuantitatif dengan jumlah populasi mencakup 71 auditor pada enam Kantor Akuntan Publik di Bali. Melalui metode purposive sampling, diperoleh sejumlah 37 auditor yang berpartisipasi dalam penelitian. Data empiris dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis melalui pendekatan regresi linear berganda. Studi ini berhasil membuktikan bahwa independensi, etika profesi, pengalaman kerja, serta integritas auditor berpengaruh positif terhadap kualitas audit baik secara parsial maupun secara simultan.
Pengaruh Komunikasi Internal dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan di Sales & Marketing Department Intercontinental Bali Resort Chrismayoga, I Made Donny; Santoso, R. Tri Priyono Budi; Darmayasa, I Made
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 4 No. 1 (2025): JAKADARA: JURNAL EKONOMI, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v4i1.3854

Abstract

InterContinental Bali Resort sangat memperhatikan kesejahteraan karyawannya hal ini dilakukan dengan cara memberikan gaji yang cukup, tunjangan dan insentif. Manajemen Sumber Daya Manusia memberikan program melaksanakan komunikasi internal dan memberikan kedisiplinan kerja untuk mengoptimalkan kinerja karyawan.Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh komunikasi internal dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan Sales & Marketing Department di InterContinental Bali Resort. Objek penelitian ini berfokus pada karyawan Sales & Marketing Department di Hotel InterContinental Bali Resort. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada karyawan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah jumlah karyawan di Sales & Marketing Department InterContinental Bali Resort yang berjumlah 30 karyawan. Teknik penentuan jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode sensus, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1) komunikasi internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada InterContinental Bali Resort, dengan nilai thitung sebesar 2,394 > tTabel sebesar 1,706. 2) Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada InterContinental Bali Resort, dengan nilai thitung sebesar 3,503 > tTabel sebesar 1,706. 3) Secara serempak atau bersama-sama komunikasi internal, dan disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan yang dibuktikan oleh nilai F hitung sebesar 27,095 > F Tabel sebesar 3,73.
Co-Authors AA Sri Wahyuni Amelia Dwi Nurulita Sugiharta Anak Agung Gede Putra Wiradnyana Anak Agung Ngurah Anantasika Anak Agung Ngurah Jaya Kusuma Anom Suardika Antika, Sindi Ariani, Ni Ketut Putri Ariani, Ni Komang Arista, Luh Febi Aryana, Made Bagus Dwi ARYANI , LUH NYOMAN ALIT Astuti, Ni Made Erpia Ordani Aulia Iefan Datya Bay, Godefridus Paulo Budiana, Nyoman Gede Chrismayoga, I Made Donny Dr. Christimulia Eka Yadnya, Ni Putu Florencia Desiree I Gde Sastra Winata I Gede Agus Mertayasa I Gede Ngurah Harry Wijaya Surya I Gusti Ayu Puspawati I Gusti Putu Mayun Mayura I Kadek Dedi Susila Yasa I Ketut Suwiyoga I Made Bagus Widiastra I Made W Jembawan I Nyoman Gede Budiana I Nyoman Sucipta I PUTU PRANATHA SENTOSA I Wayan Artana Putra I Wayan Jian Ambara Raja I Wayan Megadhana I Wayan Susrama I Wayan Tika I Wayan Toni Astika Putra I Wayan Yuda Tama Wiguna Ida Bagus Arjuna Ida Bagus Gde Fajar Manuaba IWK Teja Sukmana Janawati, Desak Putu Anom KADE YUDI SASPRIYANA Krismawintari, N.P.D. Kunto Ajibroto, Kunto Kusuma, A.A.N Jaya Kusuma, Anak Agung Ngurah Jaya Luh Putu Mahatya Valdini Putri Made Bagus Dwi Aryana Made Krisna Wibawa Pramartha Marta, Kadek Fajar Mayasari, Ni Nyoman Wistya Tri Muhammad Freddy Candra Sitepu Mustaqmah, Sri Asyrafil Natanael, Raymond Josafat Major Ng Teng Fung Vincent Ni Kadek Mulyantari Ni Ketut Sri Diniari, Ni Ketut Sri Ni Komang Ayunda Paramita Ni L.P. Suarmi Sri Patni Ni Luh Putu Suarmi Sri Patni Ni Luh Sri Purnama Pradnyani Ni Made Erni Damayanti Ni Made Erpia Ordani Astuti Ni Made Nena Sucilestari Ni Nyoman Eva Listyani Ni Nyoman Sulastri Ni Putu Candra Vania Pebrianti Ni Putu Devi PradnyaWulantari Nicholas Renata Lazarosony Nicholas Renata Lazarosony Nugraha, Cokorda Gde Angga Ary Nyoman Bayu Mahendra Ongko, Eric Gradiyanto Ordani Astuti, Ni Made Erpia Pradnyana, Putu Beny Prayudi, Pande Kadek Aditya PUTRA, SURYA PRADNYANA Putu Adi Sujana Putra Putu Doster Mahayasa Putu Suarmi Sri Patni R. Tri Priyono Budi Santoso Rela Hamdanillah Ryan Saktika Mulyana Santini, Ni Nyoman Santini Santoso, R. Tri Priyono Budi Sarah Endang S Siahaan Sari, Ni Kadek Dwita Sidhi Bayu Turker SILAEN, REBECCA MUTIA AGUSTINA Sitanggang, Amita Rouli Purnama Surya, I Gede Ngurah Harry Wijaya Susrama, I Wayan Sutandi, Chatrine Tri Oktin Windha Daniaty TULUS, ANGELINA Wardani, Ida Aju Kusuma Wasita, Putu Aristya Adi Wasita Wati, Ni Putu Eka Yadnya Winarso, Ervinna Agatha