Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Pernikahan Dini terhadap Tingkat Depresi, Kecemasan, dan Stres pada Wanita di Dusun Sade, Lombok Tengah Gusti Agung Komang Lintang Calistha, I; Anulus, Ayu; Hidayati, Sulatun; Karmila, Dany
Midwifery Student Journal (MS Jou) Vol. 4 No. 2 (2025): Midwifery Student Journal (MS Jou)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pernikahan dini masih banyak terjadi di dunia maupun Indonesia. Nusa Tenggara Barat masih menempati posisi tertinggi jika dibandingkan wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Banyak kasus pernikahan dini yang dilaporkan di Lombok Tengah sehingga sampai saat ini Lombok Tengah berada di urutan ke-2. Dusun Sade merupakan salah satu Dusun di Lombok Tengah yang dijadikan sebagai tempat wisata. Adanya budaya merariq kodek sebagai salah satu faktor penyumbang banyaknya kejadian pernikahan dini pada wanita. Terjadinya pernikahan dini dapat disebabkan oleh faktor predisposing, enabling dan reinforcing. Pernikahan dini meningkatkan risiko terhadap kejadian fistula obstetrik, anemia dan eklampsia selain itu gangguan psikologi berupa kejadian depersi, kecemasan dan stres. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi gambaran kasus pernikahan dini, tingkat depresi, kecemasan, stres, dan menganalisis hubungan status pernikahan dini terhadap kejadian depresi, kecemasan dan stres pada wanita di Dusun Sade. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Total sampel adalah 99 wanita Dusun Sade yang dipilih secara simple random sampling. Data diambil dengan kuesioner DASS-42 dan diolah dengan analisis univariat dan bivariat (chi-square). Hasil penelitian melaporkan bahwa sebanyak 59 (59,6%) wanita menikah dini. Hasil statistik menunjukkan bahwa hubungan antara pernikahan dini terhadap kejadian depresi (PR= 1,156; 95% CI = 0,384-3,483; p= 0,796), kecemasan (PR= 0,627; 95% CI = 0,275-1,428; p= 0,265), dan stres (PR= 0,659; 95% CI = 0,264-1,646; p=0,371), secara statistik tidak signifikan. Kesimpulan:  yaitu kejadian depresi, kecemasan, dan stres tidak langsung berhubungan dengan pernikahan dini pada wanita di Dusun Sade, Lombok Tengah. Abstract Early marriage still occurs a lot in the world and in Indonesia. West Nusa Tenggara still occupies the highest position when compared to Java, Bali and Nusa Tenggara. Many cases of early marriage have been reported in Central Lombok so that currently Central Lombok is in 2nd place. Sade Hamlet is one of the hamlets in Central Lombok which is used as a tourist spot. The existence of the merariq codec culture is one of the contributing factors to the many incidents of early marriage among women. The occurrence of early marriage can be caused by predisposing, enabling and reinforcing factors. Early marriage increases the risk of obstetric fistula, anemia and eclampsia as well as psychological disorders in the form of depression, anxiety and stress. The aim of this research is to identify the description of cases of early marriage, levels of depression, anxiety, stress, and analyze the relationship between early marriage status and the incidence of depression, anxiety and stress in women in Sade Hamlet. This research is a quantitative research using a cross sectional approach. The total sample was 99 women from Sade Hamlet who were selected using simple random sampling. Data was taken using the DASS-42 questionnaire and processed using univariate and bivariate analysis (chi-square). The research results reported that as many as 59 (59.6%) women married early. Statistical results show that there is a relationship between early marriage and the incidence of depression (PR= 1.156; 95% CI = 0.384-3.483; p= 0.796), anxiety (PR= 0.627; 95% CI = 0.275-1.428; p= 0.265), and stress (PR= 0.659; 95% CI = 0.264-1.646; p=0.371), not statistically significant. The conclusion is that the incidence of depression, anxiety and stress is not directly related to early marriage in women in Sade Hamlet, Central Lombok.
PSYCHOSOCIAL DETERMINANTS OF PHYSICAL ACTIVITY AMONG ADOLESCENTS AT SMAN 1 MATARAM: PERCEPTION, SELF-EFFICACY, AND CUES TO ACTION Juliantini, Ni Putu Liska; Anulus, Ayu; S., Aulia Mahdaniyati; Pebruanto, Henry
International Journal of Health Science & Medical Research Vol 5, No 2 (2026): August 2026
Publisher : UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/ijhsmr.v5i2.37195

Abstract

Physical activity among adolescents plays an important role in maintaining health and preventing future health problems. However, adolescents’ levels of physical activity still tend to vary and are influenced by psychosocial factors. The novelty of this study lies in the comprehensive application of the Health Belief Model to analyse factors related to physical activity in high school students in Mataram City. The purpose of this study was to determine the relationships among the Health Belief Model constructs (perceived susceptibility, perceived severity, perceived benefits, perceived barriers, self-efficacy, and cues to action) and students’ levels of physical activity at SMAN 1 Mataram City. The research used an observational-analytical design with a cross-sectional approach, involving 310 respondents selected via a total sampling technique, and analyzed the data using the Spearman correlation test. The results showed that perceived susceptibility, perceived severity, and perceived benefits were not significantly related to physical activity, while perceived barriers (rs = −0,25; P-value 0,001), self-efficacy (rs = 0,12; P-value = 0,029), and cues to action (rs = 0,11; P-value = 0,041) had a significant relationship with physical activity, although weak. The conclusion of this study shows that psychosocial factors, especially perceived barriers, self-efficacy, and motivation to act, play a greater role in influencing adolescent physical activity than perceived risks and benefits, so that interventions to increase physical activity in schools need to focus on strengthening self-efficacy, increasing cues to action, and reducing barriers perceived by students.
SATGAS MACAN sebagai Upaya Memandirikan Masyarakat untuk Mencegah Narkoba di Daerah Pariwisata di Lombok Barat Anulus, Ayu; Artha Budi Susila Duarsa; Nada Witaroli; Irwan Syuhada; Yolly Dahlia
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1447

Abstract

Dusun Melase merupakan salah satu dusun di desa Batulayar Barat, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Dusun ini berada diwilayah sekitar pesisir dan menjadi objek pariwisata. Dusun Melase yang berada berada di zona pariwisata dan juga dekat dengan “Dunia Hiburan Malam” menyebabkan tingginya peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Berdasarkan data dari kepolisisan setempat diketahui bahwa Dusun Melase termasuk zona merah gawat darurat narkoba. Hal ini mendorong dosen dan mahasiswa untuk membantu warga dalam upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba di Dusun Malase, Desa Batu Layar Barat melalui pengabdian kepada masyarakat dengan berupa pelatihan dan pelantikan Satuan Tugas Melase Cegah Narkoba (SATGAS MACAN). Pengabdian ini menggunakan pendekatan edukasi dan pemberdayaan masyarakat berbasis pelatihan serta pembentukan kader lokal. Sejumlah 105 responden dilibatkan dalam kegiatan ini. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis secara deskriptif. Hasilnya menunjukan bahwa mayoritas pemahaman dan sarana terkait bahaya narkoba masih rendah. Kesimpulannya adalah SATGAS MACAN dibutuhkan untuk memandirikan masyarakat dalam mencegah narkoba di daerah pariwisata khususnya di Dusun Malase, Desa Batu Layar Barat.
Co-Authors Aena Mardiah Ahmad Syauqi Mubarok Ahmad Syauqi Mubarok Ahmad Syauqi Mubarok Ajeng Wafa Awalia Akbar, Muh. Syaiful Akbar, Prima Soultoni Akhmad Azmiardi Alfian Muhajir Ananta Fittonia Benvenuto Anasulfalah, Hakim Anditiarina, Dasti Anggun Fitri Handayani Anom Dwi Prakoso Arjita, I Putu Dedy Artha Budi Susila Duarsa Astri Yunita Atmojo, Joko Tri Aulia Rinjani Lestari Azmi, Fahriana Besar Tirto Husodo Bhisma Murti Dahlia, Yolly Danang Nur Adiwibawa Dany Karmila Dany Karmila Darmaiswara, Bagus Komang Rama Dita Dasti Anditiarina Dedy Arjita, I Putu Deny Sutrisna Wiatma Duarsa , Artha Budi Susila Dwi Putri, Wanda Luthfiani Dwiyani, Lili Dzikrurrohman, Mochammad Haidyr Fachrudi Hanafi Fachrudi Hanafi Fachry Abda El Rahman Fajriah, Asruria Sani Fara Khansa Azizah Farahdila Mirshanty G. Gunawan Gabriela Advitri Febriani Gentani Mayang Sari Gusti Agung Komang Lintang Calistha, I Handayani, Rina Tri Hendra Dwi Kurniawan Hendra Dwi Kurniawan Hendra Kurniawan Herliana Saputria Ningsih Hidayati, Sulatun I Gede Angga Adnyana I Gede Ari Permana Putra I Putu Bayu Agus Saputra I Wayan Hendrawan Ida Ayu Made Mahayani Iing Iing Ilham Muhammad Firnanda Isnaini Qoriatul Fadhilah Isnani Nurhayati Joko Tri Atmojo Joko Tri Atmojo Juliantini, Ni Putu Liska Kadek Dwi Pramana Kadek Dwi Pramana Karmila, Dany Krisnanda Aditya Pradana Leona Puspita Gading Martaliza Lilik Hidayati, Lilik livana ph Livana Ph, Livana Lysa Mariam Made Agus Suanjaya Mahdaniyati, Aulia Mardiah, Aena Maruni Wiwin Diarti Maruni Wiwin Diarti Maruni Wiwin Diarti Medikawati, I Gusti Agung Ayu Ratna Metriani, Putu Desy Moh. Reza Aulia Rahman Muh. Syaiful Akbar Muhammad Faishal Al Firdaus Munadi Munadi Mustain Mustain Nada Witaroli Nahak, Marla Ndaru Sukma Putra Ni Nyoman Ariwidiani Ni Nyoman Ayu Laksita Jasmine Nindita Arum Veibiani Nova Rahma Widyaningrum Pebruanto, Henry Perdana Prabasari Putri Ichsani Permana Putra, I Gede Ari Prasetya, Hanung Pratiwi, Made Rika Anastasia Putra, I Gede Ari Permana Putri Rahayu, Nisia Putu Prida Purnamasari Rohmi Rohmi Rozikin Rozikin Rozikin, Rozikin RR. Ella Evrita Hestiandari Ruqayyah, Siti S., Aulia Mahdaniyati Sabariah Sabariah Sabariah Sabariah sahrun, sahrun Salkamal Salkamal Samodra, Velia Maya Santy Irene Putri Santy Irene Putri Selvia Anggitasari Siti Safira Khairunnisa Sukandriani Utami Sulatun Hidayati Syuhada, Irwan Tri Aris Munandar Tri Yuniarti, Tri Trisakti Halimah Delimasari verra verra, verra Widianto, Aris Widiyanto, Aris Wiradharma, I Gusti Agung Gede Agung Wiwin Mulianingsih Woni Aulia Permadi Putri, Baiq Yolly Dahlia Yudha Permana Yunan Jiwintarum Yunan Jiwintarum Zoraya, Sabrina Intan Zubaidi, Fitriannisa Faradina