p-Index From 2021 - 2026
6.624
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Komunikasi Indonesian Journal of Dialectics MediaTor: Jurnal Komunikasi Edutech JURNAL DESTINASI PARIWISATA Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jurnal Komunikasi Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan Jurnal Kajian Komunikasi ProTVF J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung PRofesi Humas Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia JPKMI (Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia) Jurnal Komunikasi Jurnal ASPIKOM Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi Prosiding Magister Ilmu Komunikasi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Common Journal of Humanities and Social Studies Koneksi Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Bricolage : Jurnal Magister Ilmu Komunikasi Jurnal Manajemen Komunikasi Communicare : Journal of Communication Studies Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Keluarga Berencana Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS) Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Patriot Acta Diurna: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Jurnal Cahaya Mandalika ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Sadharananikarana: Jurnal Ilmiah Komunikasi Hindu Acitya Bhakti Journal of Scientific Communication (JSC) Jurnal Visi Komunikasi Journal of Education and Counseling (JECO) International Journal of Media and Communication Research Jurnal Signal Gandiwa Jurnal Komunikasi MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Midang Comdent: Communication Student Journal Journal of Innovative and Creativity Proceeding International Conference Of Innovation Science, Technology, Education, Children And Health Proceeding International Conference Of Innovation Science, Technology, Education, Children And Health Sawerigading Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Seri Buku Cerita Anak sebagai Media Pengenalan Wisata Jatigede Dewi, Retasari; Susanne Dida; Agus Rahmat; Kokom Komariah; Yanti Setianti; Fajar Syuderajat
ACITYA BHAKTI Vol. 6 No. 1 (2026): ACITYA BHAKTI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/acb.v6i1.58431

Abstract

Buku cerita bergambar kerap digunakan sebagai media stimulasi kecerdasan berbahasa dan berbicara pada anak-anak. Beberapa buku cerita diproduksi dengan tujuan memberikan informasi kesehatan, pemahaman emosi, cerita keteladanan, hingga pengenalan tempat wisata. Kegiatan Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan seri buku cerita berdasarkan potensi wisata dari Kecamatan Jatigede. Buku ini terdiri dari tiga seri yang akan membahas mengenai potensi-potensi wisata yang dimiliki Jatigede diantaranya yaitu potensi alam, sosial budaya dan potensi buatan manusia. Buku ini menjadi media untuk  mengenalkan potensi wisata yang ada di Jatigede kepada publik, khususnya siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D). Proses pengembangan buku cerita itu sendiri melalui beberapa tahap, antara lain: 1) tahap survei materi buku cerita, 2) Diskusi Kelompok Terpimpin (DKT), 3) tahap Perencanaan dan Penyusunan naskah & design, 4) tahap uji coba, 5) tahap validasi dan revisi, dan 6) Diseminasi buku cerita. Tahap validasi dilakukan oleh dosen ahli komunikasi visual dan dosen ahli penulisan kreatif. Tahap uji coba dilakukan di Sekolah Dasar di Kecamatan Jatigede pada saat kegiatan pembelajaran dilaksanakan bersama guru, murid kelas bawah (kelas 1–3) dan murid kelas atas (4-6). Pada saat uji coba lapangan menggunakan kuisioner (5 pertanyaan) yang ditujukan kepada anak-anak.
The Personalistic System of Healthcare in Indonesia: A Case Study Mulyana, Deddy; Hidayat, Dadang Rahmat; Dida, Susanne; Silvana, Tine; Karlinah, Siti; Suminar, Jenny Ratna; Suryana, Asep
Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 5 No. 1 (2020): June 2020 - Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jkiski.v5i1.353

Abstract

The healthcare reality is composed of  biomedical,  naturalistic, and  personalistic systems. Although the three healthcare systems go separately, to some extent they are overlapped. This study aims to explore alternative healing practices in Indonesia based on the personalistic system. The method used is a case study. Data was collected in several big cities (Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Palembang, Batam and Makassar) in Indonesia through Focus Group Discussion (FGD) with stakeholders of healthcare programs on media, interviews with physicians, alternative therapists and patients, observation of alternative therapies, and media content analysis. The results indicate that the healthcare practices based on the personalistic system is widespread throughout Indonesia, including religious treatment (often called ruqyah) involving religious chants and prayers. With some using herbal medicine, a lot of alternative therapies based on the personalistic system have been promoted through word of mouth (interpersonal communication) by common people as patients as well as through the electronic media (especially television), and print media (especially newspapers) in many areas in the country.
Health Communication Barriers in the Eradication of Female Genital Mutilation: The Role of Social Copying and Inadequate Education Utoro, Rizkita Adityani; Dida, Susanne; Lusiana, Elnovani
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 13, No 1 (2026): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v13i1.25471

Abstract

This study explored the persistence of Female Genital Mutilation/Cutting (FGM/C) in Indonesia, focusing on the role of health communication barriers and social copying in sustaining the practice. Despite being recognized globally as a violation of human rights, FGM/C remains prevalent as a culturally normative practice in West Java, where it is intertwined with notions of purity, religion, and social acceptance. Using a qualitative case study with an ethnographic communication approach in Purwakarta Regency, this research involved in-depth interviews with 10 participants, consisting of two traditional birth attendants (paraji), three healthcare workers (doctors and midwives), two adult women, and 2 adolescents to understand how cultural meanings and weak health communication perpetuate the practice. The findings revealed that FGM/C was endured not because of religious obligation but through intergenerational social imitation and the absence of culturally sensitive health education. Ambiguous regulations and passive attitudes among healthcare providers further reinforce public reliance on traditional actors. Consequently, formal health messages fail to challenge deeply rooted social norms. The study concludes that effective eradication of FGM/C requires culturally grounded and integrated health communication strategies.
PERAN ROLE MODEL DALAM EDUKASI PANGAN JAJANAN ANAK SEKOLAH (PJAS) DI LINGKUNGAN SEKOLAH Imara Ihsan, Nadhifa; Dida, Susanne; Lusiana, Elnovani
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

THE ROLE OF ROLE MODELS IN PANGAN JAJANAN ANAK SEKOLAH (PJAS) EDUCATION IN SCHOOLS Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) is one of the main sources of food when children are at school. The high consumption among school children makes PJAS important from a hygiene perspective, the materials used must be free from hazardous substances, and also safe for children to consume. Regarding education regarding safe PJAS, it has become a shared responsibility starting from stakeholders such as the Health Service, Community Health Center, POM Agency, Teachers, PJAS Traders, to parents to jointly provide education on safe PJAS, especially for children. This research aims to see how the role of School PJAS Cadres plays in providing education about safe PJAS in the school environment, as well as how students behave regarding this PJAS education. The type of research is qualitative with data analysis carried out descriptively by conducting in-depth interviews with sources. The researcher is the main instrument in this research who carries out data collection and analysis. The sources for this research were teachers, little doctors, students at SDN 1 Banjar and local PJAS traders. The research results show that the PJAS program at SDN 1 Banjar is running because of the contribution of PJAS cadres, namely teachers and little doctors, in socializing PJAS in the school environment through extracurricular activities, classroom learning and socialization with traders. Role models have an important role in providing examples to other students. Little doctors have a role in socializing safe PJAS to their peers. Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) merupakan sebagai salah satu sumber makanan utama ketika anak sedang berada di sekolah. Tingginya konsumsi di kalangan anak sekolah membuat PJAS ini menjadi penting dari sisi kebersihan, bahan yang digunakan harus bebas dari bahan berbahaya, dan juga aman di konsumsi anak. Terkait dengan edukasi mengenai PJAS aman sudah menjadi tanggung jawab bersama mulai dari pemangku kepentingan seperti Dinas Kesehatan, Puskesmas, Badan POM, Guru, Pedagang PJAS, hingga orang tua untuk sama-sama memberikan edukasi PJAS aman terutama untuk anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana peran Kader PJAS Sekolah berperan dalam memberikan edukasi mengenai PJAS aman di lingkungan sekolah, juga bagaimana perilaku murid terkait edukasi PJAS ini. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan analisis data dilakukan secara deskriptif dengan melakukan wawancara mendalam dengan narasumber.Peneliti merupakan Instrumen utama dalam penelitian ini yang melakukan pengumpulan data hingga analisis. Narasumber penelitian ini adalah Guru, Dokter cilik, murid SDN 1 Banjar dan pedagang PJAS sekitar. Hasil penelitian menunjukan bahwa program PJAS di SDN 1 Banjar berjalan karena adanya kontribusi dari kader PJAS yaitu guru dan Dokter cilik dalam mensosialisasikan PJAS di lingkungan sekolah melalui kegiatan ekskul, pembelajaran di kelas hingga sosialisasi dengan pedagang. Role model memiliki peran penting dalam memberikan contoh kepada murid lainnya, Dokter cilik berperan untuk mensosialisasikan PJAS aman kepada teman-teman sebayanya.
Husserlian Phenomenology of Professional Paradox in Military Physiotherapists Ihat Mufliha; Susanne Dida; Saleha Rodiah
MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan Volume 42, No. 1, (Juni 2026) [Accredited Sinta 3, No 79/E/KPT/2023]
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v42i1.9360

Abstract

Military culture, emphasizing discipline, hierarchy, and obedience, often conflicts with healthcare practices centered on empathy and therapeutic communication, creating a professionalism paradox for military physiotherapists. This study explores how military physiotherapists interpret their profession and navigate therapeutic communication within hierarchical military structures. A Husserlian phenomenological approach was applied through in-depth interviews with eight Indonesian Army physiotherapists working in hospitals and military training centers in West Java. Findings reveal that physiotherapists continuously negotiate institutional demands, ethical responsibilities, and adaptive therapeutic communication in their professional experiences. Professionalism is understood not as a destructive conflict but as a reflective process for constructing ethical, communicative, and contextual professional identities. Therapeutic communication becomes central in building trust, ensuring patient safety, and balancing humanistic care with military structural demands. Strengthening institutional support, collaborative culture, therapeutic communication, and moral distress studies is essential for improving humanistic and professional military healthcare services.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Aang Koswara Aat R. Nugraha, Aat R. Aat Ruchiat Nugraha Agus Rahmat Aliyah, Sa'adatul Alya Zahra Tiaranisa Amelinda Vindrayani Fuad Andi Subhan Amir Anggita Sarasati Annisa Luthfiyyah Anton Surahmat Arif Rifqi Zaidan Asep Suryana Asep Suryana Centurion Chandratama Priyatna Cho, Sung Kyum Dadang Rahmat Hidayat Deddy Mulyana Diah Fatma Sjoraida Dyan Rahmiati Eko Purnomo Elnovani Lusiana Emanuel S Leuape Evi Novianti Evi Nursanti Rukmana, Evi Nursanti Fachry Abda El Rahman Fajar Syuderajat Farida Nurfalah, Farida Feliza Herison Feliza Zubair Firunika Intan Cahyani FX. Ari Agung Prastowo Gobel, Sry Ade Muhtya Hanny Hafiar Hanny Hafiar Herlina Agustin Heru Ryanto Budiana Ihat Mufliha Ihsan, Nadhifa Imara Imara Ihsan, Nadhifa Jenny Ratna Suminar Jenny Ratna Suminar Juwono Tri Atmodjo Kairupan, Natasha Helena Kautsar, Marwa Kayen, Hazrat Shah Kholidil Amin Kokom Komariah Leuape, Emanuel S Lexianingrum, Siti Rahayu Pratami Lilis Puspitasari Luthfiyyah, Annisa Lyra Vellaniza Ferbita M. Arie Desman Maryani, Eni Maulvi, Herzi Rahmatia Melinda Puspa Negara Moh Faidol Juddi Muhammad Mulyadi Pane Muslimin, Fauzy Akmal Mustaffa, Normah Mutia Anindri Mutia, Lu'lu Natasha Putri Tumakaka Negara, Melinda Puspa Nikitamara Nikitamara Nisa Eka Nastiti Nugroho Ajie Hartono Nursari, Tita Nuryah Asri Sjafirah Nuryah Asri Sjafirah, Nuryah Asri Nuryanto, Iis Latifah Pane, Muhammad Mulyadi Paramitha Wydaswari Paraswati, Vellyana Pratiwi, Soraya Ratna Priyadharma, Subekti Wirabhuana Purwanti Hadisiwi Renata Anisa Retasari Dewi Retasari Dewi Retasari Dewi, Retasari Rizaldy, Dendy Shobron Rostika Yuliani RR. Ella Evrita Hestiandari Rumyeni, Rumyeni Safi, Abdul Qayoum Saleha Rodiah Sarah Isabella Silaban Setiyanti, Yanti Setyanto, Yugih Shafiq, Khatol Shafira Putri Citra Utami Siti Karlinah Soraya Ratna Pratiwi Sukarno Sung Kyum Cho Susie Perbawasari Syamsiar, Syamsiar Syauqy Lukman Tasha Suciati Amanda Putri Tika Mutia Tine Silvana Rachmawati Tine Silvana, Tine Titut Yuli Prihyugiarto Trie Damayanti Utami, Shafira Putri Citra Utoro, Rizkita Adityani Uud Wahyudin Willia Yusup Hardy Yanti Setianti Yanti Setiyanti