p-Index From 2021 - 2026
6.858
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Proyeksi: Jurnal Psikologi Sainteks Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Jurnal Dinamika Hukum Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi Jurnal Psikologi Perseptual Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Islamic Guidance and Counseling Journal JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Jurnal Psikohumanika Psychocentrum Review Psikosains: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi Psychosophia: Journal of Psychology, religion, and humanity Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Innovation in Educational and Cultural Research International Journal of Islamic Educational Psychology Community Empowerment Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Psikologia: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Psycho Idea Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Jurnal Psikologi dan Konseling West Science TOFEDU: The Future of Education Journal PSIMPHONI JISOSEPOL : Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik Journal of Community Empowerment Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik (JISOSEPOL) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kalam
Claim Missing Document
Check
Articles

MENGURANGI STRES AKADEMIK SISWA: PERAN BERPIKIR POSITIF DAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA Khasanah, Laelatul; Na'imah, Tri; Dwiyanti, Retno
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 3 (2024): RISTEKDIK : JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i3.458-467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh berpikir positif dan dukungan sosial teman sebaya terhadap stres akademik pada siswa MTs ‘X’ Kebumen, Jawa Tengah. Populasi adalah siswa MTs ‘X’ Kebumen, Jawa Tengah sejumlah 240 siswa dengan sejumlah 148 yang dipilih dengan menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan educational stres scale, skala positive thinking scale¸dan skala peer support questionnaire. Penelitian ini memperoleh hasil yaitu 1) berpikir positif mem[engaruhi stres akademik, 2) dukungan sosial teman sebaya tidak mempengaruhi  stres akademik, dan 3) berfikir positif dan dukungan sosial teman sebaya secara simultan mempengaruhi  stres akademik siswa.
PENGARUH STRES AKADEMIK TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS SISWA SMA NEGERI 1 AYAH: DENGAN MODERASI MEDIA SOSIAL Robi Mustika; Fandy Ahmad Yunian; Ridlo Kamaludin Hendardi; Retno Dwiyanti
PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi) Vol. 20 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/psikosains.v20i1.9241

Abstract

Background: Academic stress is a factor that often reduces students' psychological well-being, especially in terms of their emotions and mental balance. Along with the development of technology, social media plays a significant role as a social interaction tool, but its excessive use can worsen the effects of academic stress. Objective: This study aims to identify the effect of academic stress on the psychological well-being of students of SMA Negeri 1 Ayah with the moderation of social media use. Method: This study used a quantitative method with a population of students of SMA Negeri 1 Ayah. The instruments used included an academic stress scale, a social media use scale, and a psychological well-being scale. Results: The study showed that social media use was a significant moderator in the relationship between academic stress and psychological well-being. Conclusion: In the low social media user group, the relationship between academic stress and psychological well-being was relatively weak (β = -0.17, R2 = 0.080) with only 8% of the variation in psychological well-being in this group explained by academic stress. Conversely, in the high social user group, this relationship was much stronger, namely (β = -0.47, R2 = 0.396), indicating that 39.6% of psychological well-being was influenced by academic stress.
PELATIHAN DIGITAL DAKWAH PADA PIMPINAN CABANG ‘AISYIYAH DI KABUPATEN BANYUMAS Retno Dwiyanti; Lahan Adi Purwanto; Wida Purwidianti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.33760

Abstract

Menghadapi kehidupan dunia digital yang kompleks, perempuan di organisasi ‘aisyiyah diharapkan mampu mengikuti perkembangan teknologi serta memiliki keterampilan digital untuk dakwah dan dalam mengelola organisasi. Masih banyak pimpinan ‘aisyiyah yang belum memiliki kemampuan digital, khususnya para pimpinan ‘Aisyiyah yang berada di cabang dan ranting. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan organisasi di era digital dan dakwah digital pada Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah tentang pengelolaan organisasi di era digital, dan pelatihan digital dakwah untuk meningkatkan kompetensi budaya digital pada pimpinan cabang ‘Aisyiyah kabupaten Banyumas. Pelatihan terdiri dari membuat leaflet menggunakan aplikasi Canva, membuat channel dan live youtube. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan pada Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah di kabupaten Banyumas tentang pengelolaan organisasi di era digital yang ditunjukkan dari hasil pre-test (M = 9,94) dan post-test (M = 12,54). Selain pengetahuan peserta yang meningkat, ketrampilan peserta dalam membuat leaflet dan live youtube juga terjadi peningkatan, yang awalnya 10 peserta (77%) belum dapat menggunakan aplikasi canva setelah diberikan pelatihan meningkat menjadi 45 peserta (80%) sudah bisa menggunakan aplikasi canva untuk membuat leaflet. Sedangkan kemampuan peserta dalam membuat channel youtube dan live youtube yang awalnya 92% peserta belum bisa, setelah dilakukan pelatihan sebanyak 76% peserta sudah memiliki kemampuan dalam membuat channel dan live youtube.
Organizational justice and job crafting as predictors of work engagement: The moderating role of perceived organizational support among police officers Eka Putri Purwitasari; Retno Dwiyanti; Mohd Nazri Abdul Rahman; Mahdi Anbari; Endah Silawati
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v8i1.31693

Abstract

Work engagement among police officers plays a strategic role in maintaining social stability, security, and public order within dynamic political and economic environments. The demands of police work, including long working hours, high levels of risk, and unpredictable assignments, require officers to proactively adjust their work according to their preferences, skills, and capacities in order to perform effectively. This study aims to examine the effect of job crafting and organizational justice on work engagement, as well as to test the moderating role of perceived organizational support. This study employed a quantitative approach involving 200 police officers at the Banyumas Police Resort. The sampling technique used was proportional random sampling. Data analysis was conducted using Smart-PLS version 4. The results indicate that job crafting has a significant positive effect on work engagement. In addition, perceived organizational support significantly moderates the relationship between job crafting and work engagement, strengthening its positive effect. In contrast, organizational justice does not have a significant effect on work engagement, and perceived organizational support does not moderate the relationship between organizational justice and work engagement. These findings suggest that, within a hierarchical police organization, work engagement is more strongly influenced by individual initiative in managing work than by perceptions of organizational justice. The study highlights the importance of organizational support and opportunities for officers to engage in job crafting to enhance work engagement. Police organizations are encouraged to develop a more supportive and adaptive work environment to address dynamic job demands.
Validasi Awal Instrumen Spiritual Coping pada Mahasiswa Menggunakan Confirmatory Factor Analysis Berbasis CB-SEM Fawwaz Adzansyah Islamy; Herdian Herdian; Retno Dwiyanti
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 4 No 02 (2026): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v4i02.3562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan validasi awal Instrumen Spiritual Coping Mahasiswa menggunakan Confirmatory Factor Analysis berbasis Covariance-Based Structural Equation Modeling (CB-SEM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain validasi instrumen. Partisipan penelitian berjumlah 162 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Instrumen awal terdiri atas 24 item yang disusun berdasarkan empat dimensi teoritis, yaitu Personal, Religius, Sosial, dan Eksistensial. Validitas isi diuji menggunakan Aiken’s V, sedangkan validitas konstruk dianalisis melalui CFA berbasis CB-SEM dengan bantuan SmartPLS. Hasil uji validitas isi menunjukkan bahwa seluruh item memiliki nilai Aiken’s V antara 0,81 sampai 1,00, sehingga dinyatakan layak secara isi. Hasil CFA awal menunjukkan bahwa model empat dimensi belum memenuhi kriteria goodness of fit secara memadai. Setelah dilakukan evaluasi indikator, dimensi Personal dikeluarkan dari model karena tidak memiliki dukungan loading yang cukup. Model akhir terdiri atas tiga dimensi, yaitu Religius, Sosial, dan Eksistensial, dengan masing-masing tiga indikator. Model akhir menunjukkan goodness of fit yang memadai, dengan nilai Chi-square/df = 1,828, RMSEA = 0,071, SRMR = 0,055, GFI = 0,944, TLI = 0,917, dan CFI = 0,945. Seluruh indikator akhir memiliki loading di atas 0,50 dan validitas diskriminan terpenuhi berdasarkan HTMT. Namun, reliabilitas dan validitas konvergen pada dimensi Religius dan Sosial belum sepenuhnya memenuhi kriteria ideal. Dengan demikian, Instrumen Spiritual Coping Mahasiswa menunjukkan bukti awal yang menjanjikan, tetapi masih memerlukan revisi item dan validasi lanjutan sebelum digunakan secara luas.
Organizational Justice, Psychological Empowerment, dan Organizational Commitment: Mediasi Person-Organization Fit Agustina Inesia Emasintia Sutoro Sutoro; Retno Dwiyanti; Ugung Dwi Ario Wibowo; Hazalizah binti Hamzah
Jurnal Psikologi Perseptual Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Fakultas of Psychology, Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The retail industry has become one of the business sectors that has experienced remarkable progress in the last five years. However, retail companies still face challenges related to organizational commitment, as reflected in relatively high employee turnover rates. This study aims to analyze the effects of organizational justice and psychological empowerment on organizational commitment through the mediating role of person–organization fit among retail employees. The participants were 318 store crew members from a retail company located in Cilacap Regency, Central Java, Indonesia. A purposive sampling technique was used. This study employed a quantitative survey approach, and data were analyzed using SEM-PLS with SmartPLS 4.0. The results show that organizational justice has a positive and significant effect on organizational commitment, both directly and indirectly through person–organization fit. Organizational justice also significantly influences person–organization fit, and person–organization fit significantly affects organizational commitment. In contrast, psychological empowerment does not significantly influence organizational commitment or person–organization fit, and person–organization fit does not mediate the relationship between psychological empowerment and organizational commitment. These findings suggest that organizations should prioritize justice in policies and practices and strengthen value alignment between employees and the organization to enhance organizational commitment.   Industri ritel menjadi salah satu sektor bisnis yang mengalami kemajuan signifikan dalam lima tahun terakhir. Namun, dalam praktiknya, perusahaan ritel masih memiliki sedikit masalah dalam hal komitmen organisasi dilihat dari tingkat turnover karyawan yang terbilang masih cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh organizational justice serta psychological empowerment terhadap organizational commitment melalui peran mediasi person–organization fit pada karyawan ritel. Subjek penelitian adalah 318 crew store dari salah satu perusahaan ritel di Indonesia yang berlokasi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah dipilih dengan teknik purposive sampling. Penelitian memanfaatkan pendekatan kuantitatif dengan metode survei serta analisis data dengan SEM-PLS melalui SmartPLS 4.0. Hasil analisis memperlihatkan bahwa organizational justice secara positif serta signifikan memengaruhi organizational commitment, baik secara langsung serta melalui mediasi person–organization fit. organizational justice juga berpengaruh signifikan terhadap person–organization fit, serta person–organization fit berpengaruh signifikan terhadap organizational commitment. Sebaliknya, psychological empowerment tidak signifikan memengaruhi organizational commitment maupun person–organization fit, dan person–organization fit tidak memediasi hubungan antara psychological empowerment dan organizational commitment. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bahwa organisasi perlu lebih memfokuskan strategi pengelolaan karyawan mereka pada penguatan keadilan dalam kebijakan dan praktik organisasi serta membangun keselarasan nilai antara karyawan dan organisasi.
Work-family conflict and psychological contract as predictors of work engagement: The mediating role of psychological well-being among married female employees Ira Mulyana; Retno Dwiyanti; Mohd Nazri Abdul Rahman; Mahdi Anbari; Endah Silawati
Proyeksi Vol 21, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.21.1.105-117

Abstract

This study aims to examine the relationship between work–family conflict and the psychological contract on work engagement, with psychological well-being as a mediating variable, among married female employees at a Regional General Hospital (RSUD). The research approach used is quantitative with an explanatory research design. The study participants consisted of 201 married female employees selected through random sampling. Data collection was conducted using four standardized psychological instruments measuring work–family conflict, psychological contract, psychological well-being, and work engagement. Data analysis was performed using the Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method via SmartPLS software version 4. The results indicate that work–family conflict does not have a direct and significant effect on work engagement but does have a significant effect on psychological well-being. On the other hand, the psychological contract was found to have a positive and significant effect on both psychological well-being and work engagement. Furthermore, psychological well-being has a significant positive effect on work engagement and acts as a significant mediator in the relationship between work– family conflict and work engagement, as well as between the psychological contract and work engagement. These findings confirm that psychological well-being is an essential psychological mechanism in explaining work engagement among married female employees working in the healthcare sector.
PELATIHAN MANAJEMEN KONFLIK PERAN GANDA BERBASIS SISTEM PADA PIMPINAN CABANG ‘AISYIYAH PURWOKERTO UTARA Retno Dwiyanti; Suwarti Suwarti; Lahan Adi Purwanto
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i2.34190

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Sebagian wanita yang bekerja selain bekerja dan mengurus rumah tangga juga banyak wanita yang aktif di kegiatan organisasi. Salah satu organisasi keagamaan yang beranggotakan wanita adalah ‘Aisyiyah. Hal ini sering kali menimbulkan konflik peran ganda. Konflik peran ganda yang terjadi pada wanita dapat menimbulkan suatu masalah, diantaranya adalah masalah komunikasi, hubungan pribadi, dan masalah lainnya. Menghadapi konflik yang dialami setiap manusia memiliki cara atau strategi sendiri dalam mengatasi konflik. Namun pemahaman wanita dalam mengelola konflik peran peran ganda masih perlu ditingkatkan. Tujuan kegiatan yang akan dilakukan adalah mengimplementasikan sistem manajemen konflik peran ganda pada anggota PCA Purwokerto Utara agar mampu mengelola konflik, yang diawali dengan identifikasi konflik, mengenal gaya manajemen konflik yang digunakan sehingga memudahkan anggota PCA dalam menyelesaikan konflik yang dialami. Sebanyak 52 Pimpinan Cabang Aisyiyah Purwokerto Utara ditargetkan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu ceramah, pre-test post-test, dan pelatihan, diskusi, tanya jawab, dan aktivitas mandiri. Keberhasilan dari kegiatan ini dapat diketahui dari meningkatnya pengetahuan peserta tentang konflik peran ganda yang ditunjukkan dari hasil pre-test (M = 4,0) dan post-test (M = 5,39). Hasil pelatihan juga menggambarkan gaya manajemen konflik Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Purwokerto Utara yang menjadi peserta dalam pelatihan ini, cenderung menggunakan strategi win-win solution seperti kompromi dan kolaborasiKata kunci: Konflik; peran ganda; Gaya Manajemen konflik; Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah. ABSTRACTSome women work in addition to working and taking care of the household, and many are also active in organizational activities. One religious organization with female members is 'Aisyiyah. This often gives rise to dual role conflict. Dual role conflict that occurs among women can cause problems, including communication, personal relationships, and other issues. Facing conflict, each person has their own methods or strategies for resolving it. However, women's understanding of managing dual role conflict still needs to be improved. The objective of this activity is to implement a dual role conflict management system for PCA Purwokerto Utara members so they can manage conflict effectively. This begins with conflict identification and understanding of conflict management styles used, thus facilitating PCA members' resolution. A total of 20 Aisyiyah Branch Leaders in Purwokerto Utara are targeted to participate in this activity. The methods used in this activity include lectures, pre-tests, post-tests, training, discussions, questions and answers, and independent activities. The training results illustrate that the conflict management style of the North Purwokerto 'Aisyiyah Branch Leadership who participated in this training tends to utilize win-win solution strategies such as compromise and collaboration.Keywords: Conflict; dual roles; conflict management style; Branch Leader of 'Aisyiyah.
PENGARUH KEMAMPUAN BERADAPTASI TERHADAP PSYCHOLOGICAL WELL-BEING DENGAN DUKUNGAN SOSIAL SEBAGAI VARIABEL MEDIATOR PADA SISWA MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL BUMIAYU Amanda Umeilika; Dyah Astorini Wulandari; Retno Dwiyanti; Fatin Rohmah Nur Wahidah
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 3 (2026): Juni : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu (JIMI)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/8pwaz837

Abstract

Life in a boarding school requires students to adjust to a new environment, strict rules, and living far away from their parents, which can affect their psychological well-being. Students at Muhammadiyah Boarding School Bumiayu experience difficulties in adapting and receive limited social support, which in turn influences their psychological well-being. This study aims to examine the effects of adaptability on psychological well-being, with social support as a mediating variable. This research employed a quantitative method with a sample of 169 students from Muhammadiyah Boarding School Bumiayu, selected using simple random sampling. Data analysis was conducted using simple linear regression and mediation analysis. The results show that adaptability has a significant effect on psychological well-being, with an F value of 119.970 and a significance level of < 0.001. Adaptability accounts for 41.8% of the variance in psychological well-being. Furthermore, adaptability has a significant effect on social support, with an F value of 25.425 and a significance level of < 0.001, explaining 13.2% of the variance in social support. Social support also has a significant effect on psychological well-being, with an F value of 35.728 and a significance level of < 0.001, contributing 17.6% to psychological well-being. In addition, social support is proven to mediate the effect of adaptability on psychological well-being, as indicated by the indirect effect confidence interval that does not include zero (BootLLCI = 0.0748; BootULCI = 0.3883). It can be concluded that adaptability has a significant effect on psychological well-being both directly and indirectly through social support.
PENGARUH CAREER ADAPTABILITY TERHADAP SUBJECTIVE CAREER SUCCESS DENGAN PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA GURU TAMAN KANAK-KANAK ANGGOTA IKATAN GURU RAUDHATUL ATHFAL KABUPATEN BANYUMAS Mukhammad Ibnu Syifa; Ugung Dwi Ario Wibowo; Retno Dwiyanti; Imam Faisal Hamzah
PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 11 No. 1 (2026): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jx5dfd55

Abstract

This study aimed to examine the effects of career adaptability and perceived organizational support on subjective career success, as well as to analyze the moderating role of perceived organizational support in the relationship between career adaptability and subjective career success among kindergarten teachers who are members of the Raudhatul Athfal Teachers Association (Ikatan Guru Raudhatul Athfal/IGRA) in Banyumas Regency. This study employed a quantitative explanatory research design. The sample consisted of 104 teachers selected through simple random sampling from a population of 568 teachers. Data were collected online using the Subjective Career Success Inventory (SCSI), Career Adapt-Abilities Scale (CAAS), and Survey of Perceived Organizational Support (SPOS), and were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS version 4. The results showed that: (1) career adaptability had a positive and significant effect on subjective career success (p < 0.001; f² = 0.971); (2) perceived organizational support had a positive and significant effect on subjective career success (p = 0.030; f² = 0.041); and (3) perceived organizational support did not significantly moderate the relationship between career adaptability and subjective career success (p = 0.221; f² = 0.016). This study concludes that subjective career success among kindergarten teachers who are members of IGRA in Banyumas Regency is primarily self-driven, being determined by individuals' internal psychological capacities rather than by external workplace conditions. The implications of this study highlight the importance of formulating policies and work programs within the IGRA organization that focus on strengthening teachers' internal psychological aspects, particularly the dimension of career adaptability, as well as the necessity for teachers to raise self-awareness in independently enhancing their career adaptability capacity. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh career adaptability dan perceived organizational support terhadap subjective career success, serta menganalisis peran perceived organizational support sebagai variabel moderasi pada Guru Taman Kanak-kanak anggota Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan adalah kuantitatif eksplanasi. Sampel penelitian terdiri dari 104 guru yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling dari total populasi 568 guru. Pengumpulan data dilakukan secara online melalui skala SCSI, CAAS, dan SPOS, kemudian dianalisis menggunakan PLS-SEM dengan perangkat lunak SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Career adaptability berpengaruh positif dan signifikan terhadap subjective career success (P-value = 0.000; f2 = 0.971). 2) Perceived organizational support berpengaruh positif dan signifikan terhadap subjective career success (P-value = 0.030; f2 = 0.041). 3) Perceived organizational support tidak terbukti memoderasi pengaruh career adaptability terhadap subjective career success (P-value = 0.221; f2 = 0.016). Penelitian ini menyimpulkan bahwa subjective career success pada guru TK anggota IGRA Kabupaten Banyumas bersifat self-driven yang dikendalikan oleh kapasitas psikologis internal individu, bukan hasil pengkondisian lingkungan kerja eksternal.  Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya perumusan kebijakan dan program kerja organisasi IGRA yang berfokus pada penguatan aspek psikologis internal guru, khususnya dimensi career adaptability, serta pentingnya kesadaran guru untuk meningkatkan kapasitas adaptabilitas kariernya secara mandiri.
Co-Authors Aditya Anjar Agustina Inesia Emasintia Sutoro Sutoro Agustinus Supriyanto Alfalisyado Alfalisyado Amanda Umeilika Anggarini Briliani Annisa Nur Rosita Antin Rohmawati Ardia Indah Cahyani Arthadi Fitria Utami Azizah, Fitri Rizkiah Nur Desi Wulandari Dhea Prastika Setiono Diah Ayu Prawesti K Dwi Ario Wibowo, Ugung Dwi Hartoko Adji, Dwi Hartoko Dwi Hartoko Aji Dyah Astorini Wulandari Dyah Astorini Wulandari Eka Putri Purwitasari Elora Fitri Solihfahmi, Tsabitah Endah Silawati Endah Silawati Fajar Kurniawan Fajar Kurniawan Fajri, Aldi Nur Fandy Ahmad Yunian Faozi Jafar Fatin Rohmah Nur Wahidah Fawwaz Adzansyah Islamy Feri Wibowo Hazalizah binti Hamzah Herdian Hermansyah Hermansyah Hidayah, Astika Nurul Husen Ismail, Faisal Bin Ika Yustina Rahmawati Imam Faisal Hamzah Ira Mulyana Junaidah Yusof Khasanah, Laelatul Laelatul Khasanah Lahan Adi Purwanto Lahan Adi Purwanto Leni Anjani M. Salim Anwar M. Yogi Riyantama Isjoni Mahdi Anbari Mahdi Anbari Maryam Rozana Ma’ruf, Anwar Meilani, Eka Rizky Mildaeni, Itsna Nurrahma Mohd Nazri Abdul Rahman Mohd Nazri Abdul Rahman Mukhammad Ibnu Syifa Na'imah, Tri Nerisha Nainaya Novarizka, Shalsabilla Noveni, Nia Anggri Nur Hamam, Zaki Nur Muhammad, Zhazid Nur&#039;aeni Nur&#039;aeni Nur&#039;aeni Nur&#039;aeni Nur'aeni Nuryana, Zalik Pambudi Rahardjo Pambudi Rahardjo Pambudi Rahardjo Prameswari, Setya Puspita Sari Putri Salma Rahmasari Qurrota Aeni Radite Wanodya Rahman, Shukran Abd Rezkina Widne Perwira Rezkina Widne Perwira, Rezkina Widne Ridlo Kamaludin Hendardi Ridwan Evendi Ridwan Evendi, Ridwan Robi Mustika Santhy Hawanti Satrio Nugroho Şen, Ayşenur Shevy Audrey Pradypta Sidik, Mohammad Jafar Sriyanto Sriyanto Susilo Wardani Suwarti Suwarti Tri Na&#039;imah Tri Na&#039;imah Tri Na'imah Tri Na'imah Tri Nai&#039;mah Tri Septin Muji Rahayu, Tri Septin Ugung Dwi Ario Wibowo Ugung Dwi Ario Wibowo Verica Sofie Verica Sofie Putibungsu Wida Purwidianti Wida Purwidianti Yatny Mariam Lestari Zhazid Nur Muhammad