Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Model Flipped Classroom dalam Pelatihan Online Berbasis Scenario-Based E-Learning: Systematic Literature Review Febriana Santhi; Khaerudin; Murni Winarsih
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1168

Abstract

Adopsi model flipped classroom dengan pelatihan online berbasis "scenario-based e-learning" telah didorong oleh perkembangan teknologi dan kebutuhan akan metode pembelajaran yang lebih efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sejauh mana efektivitas model tersebut dan mengungkap faktor-faktor yang mempengaruhi kesuksesan implementasinya. Metode Penelitian ini menggunakan literature review pada 10 artikel penelitian terbaru, studi ini mengkaji berbagai situasi penerapan model flipped classroom menggunakan e-learning berbasis skenario. Penelitian menyatakan bahwa model ini berhasil meningkatkan kesiapan profesional, efikasi diri, dan kompetensi spesifik peserta dalam berbagai bidang. Untuk mencapai keberhasilan implementasi model ini, terdapat beberapa faktor yang perlu diperhatikan seperti kualitas skenario, teknologi pendukung, dan partisipasi aktif peserta. Implikasi dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pendidik perlu terus mengembangkan diri agar dapat sukses menerapkan model flipped classroom dengan scenario-based e-learning di dalam pelatihan online.
Pengaruh Pelaksanaan Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Profil Pelajar Pancasila (P5) terhadap Kemandirian dan Kemampuan Komunikasi Peserta Didik Disabilitas Rungu Ageng Mursita, Rohmah; Bintoro, Totok; Winarsih, Murni; Nuraini, Siti
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 9 No. 1 (2025): JPKK
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v9i1.993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Profil Pelajar Pancasila terhadap kemandirian dan kemampuan komunikasi peserta didik tunarungu di SLBN 2 Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan wawancara semi-terstruktur dan observasi. Data dikumpulkan dari wawancara dengan kepala sekolah, guru, peserta didik tunarungu, dan orang tua, serta observasi kegiatan pembelajaran peserta didik tunarungu. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa penerapan PBP dalam P5 meningkatkan kemandirian peserta didik, meskipun masih terdapat peserta didik yang mengalami kesulitan dalam mengikuti pembelajaran. Guru di tingkat SD, SMP, dan SMA menerapkan P5 dengan struktur yang konsisten dan menyesuaikan proyek sesuai dengan tahap perkembangan peserta didik. Kesulitan utama yang dihadapi peserta didik adalah masalah komunikasi bahasa yang menjadi penghalang dalam pemahaman pembelajaran, baik secara verbal maupun bahasa isyarat. Untuk mengatasi hal ini, guru menerapkan pendekatan komunikasi total yang menggabungkan komunikasi verbal dan non-verbal. Pembelajaran berbasis proyek dalam P5 sangat bergantung pada partisipasi aktif peserta didik, orang tua, pendidik, dan pihak sekolah. Penelitian ini menemukan bahwa optimalisasi kemampuan komunikasi dan bahasa peserta didik tunarungu berpengaruh terhadap pelaksanaan PBP dalam P5, yang pada gilirannya memengaruhi kemandirian dan kemampuan komunikasi peserta didik tunarungu. Penguasaan bahasa yang dimiliki peserta didik tunarungu berdampak signifikan terhadap pemahaman materi pembelajaran.
Impact of Multidisciplinary Project Based Learning on Teacher Collaboration Skill Utami, Epong; K Khaerudin; Murni Winarsih
Journal of Science and Education (JSE) Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Science and Education (JSE)
Publisher : CV. Media Digital Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58905/jse.v5i2.459

Abstract

The digital era requires students to be able to improve their 21st century abilities. One approach that can be used is project-based learning. This ability improvement must also be supported by all teachers so that there is a need for teacher collaboration in carrying out project-based learning. This form of collaboration can be done by integrating each subject in accordance with the project theme to not only provide knowledge but also the mentoring process from the planning stage to the assessment at the project exhibition. To realize this, it is necessary to implement multidisciplinary project-based learning. The purpose of this study is to explore the impact of the application of multidisciplinary project-based learning on improving teachers' collaboration skills. This study uses a qualitative research method with 6 respondents of teachers who teach grades 7 and 8 at the School of Human Junior High School. The data collection used is by observation both before and after the implementation of multidisciplinary project-based learning. The results of the observation are then reflected qualitatively with the indicators of collaboration skills observed following Greenstein's (2012) theory, namely (1) actively participating; (2) work productively; (3) be re-sponsible; (4) flexibility and compromise; (5) mutual respect between group members. The results of this study show that there is an improvement in teachers' collaboration skills after the implementation of multidisciplinary project-based learning. 4 out of 5 indicators are categorized as very good and 1 indicator is categorized as good. Significant changes are found in the attitude of responsibility of each member towards the projects implemented.
Metode Pembelajaran Learning By Doing pada Pembelajaran Seni Musik : Studi Deskriptif pada Pembelajaran Seni Musik Kelas VI SLB-A Pembina Tingkat Nasional Purwaningrum Rahayu; Marja Marja; Murni Winarsih
Misterius : Publikasi Ilmu Seni dan Desain Komunikasi Visual. Vol. 2 No. 2 (2025): Juni : Misterius : Publikasi Ilmu Seni dan Desain Komunikasi Visual
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/misterius.v2i2.743

Abstract

This study aims to obtain data on the music learning process using the Learning By Doing method with the melodica as a musical instrument for visually impaired sixth-grade students at SLB-A Pembina Tingkat Nasional (Special School for the Blind). Learning By Doing emphasizes the active involvement of students in the learning process. This is particularly relevant for visually impaired students, as they rely more heavily on their sense of hearing and touch to receive information. To gain a clear understanding of the stages of music learning using this method, the researcher employed a descriptive approach. Several data collection techniques were used, including interviews, observation of learning activities, document analysis, and field notes. The study was conducted over the course of one semester. The results of the research show that the implementation of the Learning By Doing method in music education involves three main stages: the planning stage (lesson plans and syllabus), the implementation stage (interactive learning and hands-on practice), and the evaluation stage. The application of Learning By Doing increased student engagement and understanding of basic musical tone concepts, and also supported their musical skills, auditory abilities, and experience in recognizing expression through sound. Thus, the Learning By Doing method is effective in teaching music to visually impaired students because it provides a concrete and meaningful learning experience.
The A6S Information Literacy Model for Digital Age Library instruction Arman, Arman; Winarsih, Murni; Ibrahim, Nurdin
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 1 No. 8 (2019): December 2019
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v1i8.2269

Abstract

Information literacy has became a central issue of modern society. The rapid growth of information technology (IL) and the emergence of new digital devices not only require changes in the concept of IL itself, but also in practice. This paper discusses findings of study of design and development research with the goal of study was to develop the development of blended model of information literacy instruction (ILI) for higher education library instruction. Data were collected through a checklist, pretest, posttest, and attitude questionnaire throughout a series of formative evaluation stages. The data obtained were analyzed qualitatively and quantitatively. The result showed that the A6S (analyze, select, search, sort, synthesize, share, and self-evaluation) information model effective to enhance students IL. offered recommendation regarding implementation in library instructions
Pemberdayaan Guru dalam Meningkatkan Pembelajaran Siswa Tunarungu di Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusi Wilayah Kabupaten Pekalongan Winarsih, Murni; Mulyeni, Trisna; Mursita, Rohmah Ageng
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 3 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i3.20859

Abstract

Semua anak, termasuk anak berkebutuhan khusus seperti tunarungu, berhak atas pendidikan. Namun, pendidikan inklusif masih menghadapi banyak tantangan di Indonesia, terutama dalam hal mendorong guru untuk membantu siswa tunarungu belajar dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi upaya guru untuk mendukung siswa tunarungu yang belajar di sekolah inklusif di Kabupaten Pekalongan. Sebanyak 30 guru dari berbagai sekolah disurvei dan diwawancarai secara menyeluruh dalam penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru sangat puas dengan program pemberdayaan yang mencakup pendekatan maternal reflektif, adaptasi kurikulum, dan pelatihan bahasa isyarat. Metode ini terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, meningkatkan kemampuan guru untuk berkomunikasi, dan membantu siswa tunarungu berinteraksi dengan lebih baik. Meskipun demikian, sumber daya yang terbatas dan kebutuhan akan pelatihan terus menerus tetap menjadi masalah besar. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan komunitas, serta sumber daya pendidikan visual dan teknologi pendukung yang lebih baik. Hasil ini diharapkan dapat membantu perbaikan sistem pendidikan inklusif di Indonesia, terutama dengan membantu siswa tunarungu berkembang secara akademis dan sosial.
Optimalisasi Kompetensi Guru dalam Identifikasi Siswa Tunarungu pada Sekolah Inklusif Mursita, Rohmah Ageng; Winarsih, Murni; Bintoro, Totok; Manar, Mayasari; Herdiani, Wahyu
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jpm.v6i2.2567

Abstract

Inclusive education seeks to ensure equitable access to quality education for all children, including those with special needs. In practice, numerous educators in inclusive schools in Bekasi City face challenges in recognising and instructing children with hearing impairments. This study aims to evaluate the effectiveness of training provided to educators in enhancing their ability to identify and teach children with hearing impairments. The employed methodology is qualitative, utilising in-depth interviews, direct observations, and questionnaires. Data were gathered from 50 educators throughout 50 inclusive schools in Bekasi City. The study’s results indicate that the training effectively enhanced teachers’ proficiency in understanding the characteristics of deaf children and applying instructional approaches that utilise visuals, sign language, and auditory technology. The mean enhancement in teachers’ proficiency attained 30–35% across several domains, despite ongoing constraints associated with inadequate facilities and insufficient time for parental engagement. The findings indicate that extensive and continuous training is crucial for creating an improved, inclusive educational environment. It is essential to enhance collaboration among educators, parents, and other stakeholders to elevate the quality of inclusive education in Bekasi City.
Strategi Guru dalam Meningkatkan Kosa Kata Siswa Tunarungu Tingkat TK di SLB Pangudi Luhur Mursita, Rohmah Ageng; Winarsih, Murni; Bintoro, Totok; Maulana, Bintang Azzahra; Khatulisty, Chantika Bunga Chynta
JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Vol. 21 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peningkatan penguasaan kosakata pada anak tunarungu melalui penerapan metode Maternal reflektif (MMR) di SLB Pangudi Luhur, Bekasi.  Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan memanfaatkan teknik studi kasus, di samping metode pengumpulan data antara lain observasi, wawancara, dokumentasi, dan penilaian.  Subjek penelitian adalah dua mahasiswa TKLB tunarungu yang berkonsentrasi pada penerapan strategi pembelajaran berbasis MMR.  Reflektif Ibu metode utama strategi ini adalah perdati (hati ke hati-percakapan untuk mengatur emosional konteks), penentuan titik awal (mendapatkan tema dari anak pengalaman kehidupan nyata), visualisasi dan penguatan (menggunakan beton media), penyimpanan (menyimpan kosa kata melalui tulisan dan pengulangan), percami (ideovisual membaca untuk memahami struktur kalimat), dan refleksi dan evaluasi.  Strategi-strategi ini digunakan secara terencana dan konsisten dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Hasilnya menunjukkan bahwa menggunakan strategi MMR meningkatkan pemahaman kosakata dalam konteks serta volume perolehan kosakata.   Siswa tunarungu menunjukkan peningkatan dalam kemampuan mereka untuk menyusun kalimat, memahami pertanyaan, dan menghubungkan kosakata dengan pengalaman pribadi mereka. Pemrosesan mental dan pemahaman bahasa anak tunarungu telah terbukti meningkat dengan penggunaan strategi pembelajaran ini, yang meliputi refleksi, komunikasi, dan alat bantu visual. Dengan demikian, strategi dalam metode Maternal Reflektif sangat efektif dalam meningkatkan penguasaan dan pemahaman kosakata anak tunarungu usia dini, karena mengintegrasikan pendekatan emosional, visual, dan linguistik dalam konteks kehidupan anak.
The Use of Meaningful Learning in Distance Learning Lestari, Nita; Murni Winarsih; Dwi Kusumawardani
JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 25 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jtp.v25i1.33701

Abstract

This article aims to evaluate meaningful learning strategies in distance education. The application of meaningful learning is the emphasis of this class action research project with 32 respondents from class XI, in the application of meaningful Education using the principles of an advance organizer, progressive differentiation, integrative reconciliation, and consolidation in each learning activity. This study is classroom action research (CAR) conducted in two cycles. Data collection consisted of two research cycles: student activity data and student learning outcomes data. Student activity data was collected using observation sheets, while student achievement data was collected using the test method in each cycle. The criteria for grouping activities in each learning cycle use the ideal average and standard deviation. Sources of data include observations, questionnaires, and documentation for learning outcomes. The finding showed that meaningful learning model activities effectively increased student learning motivation. This can be seen from the increase in the average score of students on the test results; 67,15 in cycle 1 and 77,04 in cycle 2. The increase was also seen based on the results of the observations, which showed positive responses from students. From the results of the questionnaire, it is known that the average student perception score is 32.281 or 96%. This means that students positively respond to this learning model's application.
Dampak Integrated Project Based Blended learning (IPjB2L) Dalam Meningkatkan Self Regulated Learning: a Systematic Review Utami, Epong; Khaerudin, Khaerudin; Winarsih, Murni
PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik Vol 1 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL AKADEMIK (SENADIKA) 2024
Publisher : PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya perkembangan teknologi dan informasi yang meningkat mempengarui cara belajar dan mengajar guru. Project based learning memungkinkan siswa belajar dalam memahami kondisi nyata sehingga akan membantu siswa dalam memahami materi secara aplikatif yang dekat dengan kehidupannya. Tujuan dalam penelitian yaitu untuk mengetahui dampak integrated project based blended learning terhadap peningaktan self regulated learning siswa. Metode yang digunakan dalam penulisan ini menggunakan metode systematic literature review (SLR) dengan menggunakan metode PRISMA (preferred reposting items for systematic review & meta-analysis) yang menganalisis artikel dari rentang tahun 2020-2024. Hasil penelitian, dari 695 artikel dari rentang tahun 2020-2024 dilakukan penyesuaian dengan kata kunci, memiliki file pdf atau open acces, dibidang pendidikan, penelitian ditujukan untuk siswa sekolah menengah tinggi, dan spesifik pada hasil self regulated learning didapatkan 6 artikel yang layak untuk disintesis, hasil sintesis ini menunjukan integrated project based blended learning dapat meningkatkan kemampuan self regulated learning pada siswa. Kemampuan self regulated learning dalam proses pembelajaran membantu siswa dalam meregulasi dirinya baik dari segi kognisi, motivasi, maupun perilaku siswa. Self regulated learning juga dapat meningkatkan hasil pembelajaaran baik secara kognitif, psikomotrik, maupun sikap.
Co-Authors Arman Arman Awaludin Awaludin, Awaludin Ayuningtias Rahman Azahra, Sabillah Badryatusyahryah Badryatusyahryah Baeng, Benediktus Basuki Wibawa Benediktus Risaldo Baeng Cecep Kustandi Deasyanti, Deasyanti Dwi Kusumawardani Dwi Kusumawardani Estik Wijayasari, Estik Eveline Siregar Fahrurrozi Faizatunnisa Faizatunnisa Febriana Santhi Herdiani, Wahyu Ibrahim, Nurdin Indani Damayanti Indra Jaya Indra Jaya Joleta Silvana Tairas K Khaerudin Kahfi Azzuhry Kairunisa, Shabila Kasirah, Irah Khaerudin Khaerudin Khaerudin, Khaerudin Khatulisty, Chantika Bunga Chynta Komalasari, Lina Kurniawati Kurniawati Lalian, Oktovianus Nau Lestari, Nita Lussy Dwiutami Wahyuni Lutfiana, Riza Nur Dwi Manar, Mayasari Marja Marja Marja Maulana, Bintang Azzahra Moch Sukardjo Muhammad Agus Muljanto Mulyeni, Trisna Muslim, Suyitno Nanik, Umi Nastiti, Diah Ningsih, Kholifatul Novita Nita Lestari Nofiyah Mardiani Nurdin Ibrahim NURUL HIDAYAH Oktovianus Nau Lalian Oktovianus Nau Lalian Permono Adi Putro Purnamawati, Siti Nuraini Purwaningrum Rahayu RA Murti Kusuma W Rahman, Ayuningtias Riana Bagaskorowati Riana Bagaskorowati Riditya, Nuzuly Rifa Usaifa Riska, Elena Riski Gustiar Rohmah Ageng Mursita, Rohmah Ageng RR. Ella Evrita Hestiandari Shabila Kairunisa Siregar, Eveline Siti Nuraini Situmorang, Robinson Suprihatin Suprihatin Suriyanti Marasaoly Tairas, Joleta Silvana Tiana Putri Totok Bintoro Totok Bintoro Totok Bintoro Trisna Mulyeni Umasih Umasih Umi Nanik Umi Nanik Utami, Epong Wahyuni, Lussy Dwiutami Wirawan, Bilal Wegig