Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : JURNAL BIOSHELL

Pengaruh Cahaya dan NaHCO3 terhadap Laju Reaksi Fotosintesis pada Hydrilla verticilata Nasution, Marina Azzahra; Ruth Susanty, Revi; Limbong, Forentina; Harahap, Fauziyah; Silitonga, Melva; Edi, Syahmi
JURNAL BIOSHELL Vol 14 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v14i1.3464

Abstract

Photosynthesis is an important process for plants to produce energy through the conversion of carbon dioxide and water into glucose and oxygen with the help of light energy. Environmental factors such as light intensity, carbon dioxide availability, temperature, and water concentration affect the rate of photosynthesis. This study aims to analyze the effect of light and NaHCO₃ (Sodium Bicarbonate) concentration on the speed of photosynthesis process in plants. One way to increase the availability of carbon dioxide for plants is by adding NaHCO₃ (Sodium Bicarbonate) solution. In this experiment, variations in light intensity, irradiation time and NaHCO₃ concentration were used to observe the rate of photosynthesis as measured by changes in the amount of oxygen produced. The results of this study indicate that both light and NaHCO₃ have an important role in influencing the rate of photosynthesis, but there is an optimal limit where further increase does not give significant results.
Hubungan Antara Jenis Kelamin dan Usia pada Penyakit Diabetes Melitus di Puskemas Kota Medan Tahun 2024-2025 Nora, Putri; Gultom, Novayanti; Harahap, Fauziyah; Edi, Syahmi; Sipahutar , Herbert
JURNAL BIOSHELL Vol 14 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v14i1.3960

Abstract

Penyakit Diabetes Melitus (DM) tergolong kronis yang terdapat pada tubuh manusia disebabkan tidak mampu memproduksi jumlah insulin karena mengalami gangguan pada pankreas. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan usia terhadap penyakit DM dan hubungan jenis kelamin terhadap penyakit DM. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik, data yang dikumpulkan  mencakup informasi mengenai usia dan jenis kelamin pasien yang diduga menderita penyakit DM. Sampel penelitian menggunakan rumus Lemeshow sehingga didapatkan sampel berjumlah 194. Dalam menganalisis data penelitian Metode yang digunakan yaitu Analisis Bivariat dengan Uji Korelasi Spearman. Hasil penelitian didapatkan bahwa jumlah responden sebanyak 124 orang (63,89%) yang mengalami penyakit DM berusia lebih dari 50 tahun sebanyak 89 (45,8%), sebanyak 111 orang (57,2%) berjenis kelamin perempuan. Kesimpulan penelitian yaitu terdapat hubungan antara usia dan jenis kelamin terhadap penderita penyakit DM.
Analisis Karakteristik Pasien dan Pemberian Vaksin Anti Rabies (VAR) pada Kasus Gigitan Hewan di Puskesmas Kota Medan pada Tahun 2024 Limbong, Forentina; Sembiring, Surya Karinanta; Harahap, Fauziyah; Edi, Syahmi; Sipahutar, Herbert
JURNAL BIOSHELL Vol 14 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v14i1.3963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien serta pemberian Vaksin Anti Rabies (VAR) pada kasus gigitan hewan di Puskesmas Kota Medan tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan dilaksanakan pada Maret 2025. Sampel terdiri dari 50 pasien yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria hanya pasien yang menerima VAR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien yang menerima VAR adalah perempuan (59,09%). Kelompok usia yang paling banyak terdampak adalah dewasa (54,55%). Luka gigitan paling sering ditemukan pada bagian kaki (34,00%). Selain itu, jumlah total kunjungan pasien untuk menyelesaikan jadwal Post-Exposure Prophylaxis (PEP) hingga pemberian VAR ke-3 mencapai 150 kunjungan.  
Pandangan Masyarakat terhadap Imunisasi pada Anak Usia 0-12 Bulan di Wilayah Kerja Aceh Singkil Susanty, Revi Ruth; Nasution, Marina Azzahra; Harahap, Fauziyah; Edi, Syahmi; Sipahutar, Herbert
JURNAL BIOSHELL Vol 14 No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v14i2.3995

Abstract

Imunisasi merupakan tindakan preventif yang efektif dan murah untuk melindungi bayi dari penyakit menular. Namun, persepsi masyarakat mengenai imunisasi masih menjadi perbincangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi atau pandangan masyarakat mengenai pemberian imunisasi pada anak usia 12-36 bulan di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi, dengan tujuan memperoleh informasi mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi keputusan orang tua dalam memberikan imunisasi. Hasil penelitian menunjukkan perspektif masyarakat mengenai imunisasi masih tergolong negatif yang ditunjukkan dengan rendahnya ketercapaian imunisasi. Ketercapaian imunisasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kekhawatiran terhadap efek samping imunisasi, anggapan bahwa vaksin mengandung bahan tidak halal, serta kurangnya dukungan dari keluarga. Selain itu, informasi yang tidak akurat dari lingkungan sekitar dan media sosial turut mempengaruhi keputusan orang tua. Untuk meningkatkan cakupan imunisasi, diperlukan edukasi yang lebih intensif, keterlibatan tokoh masyarakat, serta peningkatan pelayanan kesehatan yang lebih ramah dan komunikatif.
Strategi Ketercapaian Imunisasi di Pusat Pelayanan Pembantu Pegagan Julu III Kabupaten Dairi Situmorang, Berri; Kamila, Aryediutami Naura; Harahap, Fauziyah; Edi, Syahmi; Sipahutar , Herbert
JURNAL BIOSHELL Vol 14 No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v14i2.3999

Abstract

Imunisasi merupakan salah satu upaya preventif yang paling efektif dalam mencegah penyebaran penyakit menular yang berbahaya. Melalui pemberian vaksin, tubuh akan membentuk kekebalan terhadap penyakit tertentu yang berpotensi mengancam kesehatan masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu Strategi yang dapat dilakukan untuk mencapai ketercapaian imunisasi di Desa Pegagan Julu III. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dari penelitian ini dilakukan dari sumber yang sudah ada yaitu data hasil pelaporan pada tahun 2024. Hasil penelitian diketahui pemberian imunisasi pada balita terlihat ketercapaian imunisasi pada lima jenis vaksin rata rata mencapai 77,1%. Lima jenis vaksin yang diberikan pada bayi di Pegagan Julu III yaitu HB0, BCG, DPT-HB, Polio dan MR. Agar cakupan imunisasi tercapai dengan optimal, diperlukan peran aktif dari tenaga kesehatan, orang tua, dan pemerintah.
Hubungan Kadar Mioglobin Otot dengan Kemampuan Menyelam pada Beberapa Jenis Ikan Air Tawar Selvia, Selvia; Harahap, Fauziyah; Silitonga, Melva; Edi, Syahmi
JURNAL BIOSHELL Vol 15 No 1 (2026): Article in Progress
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v15i1.5055

Abstract

Kajian literatur ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kadar mioglobin pada beberapa spesies ikan air tawar, (2) menjelaskan hubungan antara kadar mioglobin otot dengan kemampuan menyelam atau bertahan pada kondisi hipoksia, serta (3) mengidentifikasi spesies yang memiliki kadar mioglobin tinggi dan ketahanan menyelam paling lama. Hasil analisis literatur menunjukkan adanya perbedaan karakter struktural mioglobin antarspesies, yang memengaruhi kapasitas penyimpanan oksigen. Ikan gabus dan lele memiliki kadar mioglobin tinggi serta struktur mioglobin dengan afinitas oksigen kuat, memungkinkan keduanya menyimpan oksigen lebih banyak di jaringan otot dan bertahan lama saat hipoksia. Sebaliknya, ikan nila, gurame, dan ikan mas memiliki kadar mioglobin rendah–sedang sehingga daya tahan menyelam lebih rendah. Temuan ini memperkuat konsep bahwa mioglobin berperan penting dalam adaptasi fisiologis ikan air tawar terhadap kondisi oksigen rendah, dipengaruhi habitat, kebutuhan metabolik, dan struktur respirasi.
Pengaruh Pemberian Monosodium Glutamate (MSG) terhadap Pertumbuhan Tanaman Kacang Hijau Berdasarkan Panjang Batang dan Warna Daun Selvia, Selvia; Hasibuan, Hasni Periadi; Harahap, Fauziyah; Silitonga, Melva; Edi, Syahmi
JURNAL BIOSHELL Vol 15 No 1 (2026): Article in Progress
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v15i1.5158

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan tanaman legum penting sebagai sumber karbohidrat dan protein. Peningkatan pertumbuhan tanaman dapat dilakukan melalui intensifikasi budidaya, salah satunya dengan penggunaan Monosodium Glutamat (MSG) sebagai biostimulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyiraman air dan larutan MSG terhadap pertumbuhan awal kacang hijau. Metode yang digunakan adalah percobaan dengan dua perlakuan, yaitu penyiraman air dan MSG, menggunakan media tanah dalam polybag. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, dan panjang daun selama tujuh hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyiraman air menghasilkan pertumbuhan yang lebih stabil, sedangkan pemberian MSG mampu mempercepat pertumbuhan awal tetapi bersifat fluktuatif pada hari berikutnya. Oleh karena itu, penggunaan MSG perlu dikontrol agar tidak menghambat pertumbuhan tanaman. Rendahnya produktivitas ini disebabkan oleh penggunaan benih non-unggul, pemupukan yang kurang tepat, serta kondisi tanah yang kurang subur. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan produksi kacang hijau melalui penerapan teknologi budidaya yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Namun, kajian mengenai pengaruh MSG terhadap pertumbuhan awal kacang hijau dalam skala polybag dan pengamatan harian masih terbatas.
Pengaruh Jenis Tanah pada Percepatan Perkecambahan Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Amanda, Putri; Tambunan, Diana Putri Kamila; Harahap, Fauziyah; Silitonga, Melva; Edi, Syahmi
JURNAL BIOSHELL Vol 15 No 1 (2026): Article in Progress
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v15i1.4831

Abstract

Pertumbuhan awal tanaman, khususnya fase perkecambahan, sangat dipengaruhi oleh media tanam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jenis tanah (humus, liat, dan pasir) terhadap percepatan perkecambahan dan pertumbuhan vegetatif awal kacang hijau (Vigna radiata L.). Desain yang digunakan adalah eksperimental sederhana dengan satu faktor perlakuan, dan pengamatan dilakukan selama tujuh hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah humus memberikan waktu muncul radikula tercepat (24 jam) dan plumula tercepat (48 jam). Keunggulan ini karena humus memiliki aerasi, bahan organik, dan kapasitas menahan air yang seimbang. Sebaliknya, tanah pasir menunjukkan waktu muncul paling lambat (radikula 48 jam; plumula 72 jam) karena retensi air dan hara yang rendah. Selain itu, tanah humus juga menghasilkan pertumbuhan awal terbaik, dengan tinggi rata-rata 11 cm dan 3 helai daun sejati pada hari ke-7, jauh melampaui tanah liat (7,5 cm) dan pasir (4,2 cm). Kesimpulan menunjukkan bahwa jenis tanah memengaruhi secara signifikan laju perkecambahan dan pertumbuhan awal; tanah humus adalah media tanam yang paling optimal untuk budidaya kacang hijau.
Pengaruh Jenis Air (Air Sumur, Air Mineral, Air EcoEnzim) terhadap Pertumbuhan Daun Tanaman Kacang Hijau Azhari, Muhammad; Pribadi, Koko; Harahap, Fauziyah; Silitonga, Melva; Edi, Syahmi
JURNAL BIOSHELL Vol 15 No 1 (2026): Article in Progress
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v15i1.4869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh jenis air terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang hijau (Phaseolus radiatus). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya ketersediaan air sebagai jenis aktifator enzim dan hormon yang berperan dalam proses perkecambahan dan pertumbuhan tanaman. Metode eksperimen digunakan dengan membandingkan tiga jenis air, yaitu air eco-enzyme, air mineral (air galon), dan air sumur. Sebanyak dua belas polybag kacang hijau, masing-masing berisi enam benih, diberikan perlakuan dengan jenis air yang berbeda dan diletakkan pada tempat yang mendapat sinar matahari secara merata selama tujuh hari pengamatan. Parameter yang diukur meliputi tinggi tanaman, ukuran daun, dan jumlah daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa air eco-enzyme memberikan hasil pertumbuhan terbaik, diikuti air mineral, dan terakhir air sumur. Tinggi tanaman dan ukuran daun terbesar diperoleh pada perlakuan air eco-enzyme. Kesimpulannya, jenis air yang digunakan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau, dan eco-enzyme dapat direkomendasikan sebagai alternatif jenis irigasi ramah lingkungan untuk meningkatkan produktivitas tanaman ini.
Perbandingan Morfologi Pertumbuhan Kecambah Kacang Hijau (Vigna radiata) pada Kondisi Terang dan Gelap Ujung, Siti Nuraisah Asma; Apriliani, Indah Rizka; Harahap, Fauziyah; Silitonga, Melva; Edi, Syahmi
JURNAL BIOSHELL Vol 15 No 1 (2026): Article in Progress
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v15i1.4883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan perbedaan morfologi pertumbuhan awal kecambah kacang hijau (Vigna radiata L.) saat diletakkan di tempat terang dan di tempat gelap total. Peneliti fokus mengamati empat ciri utama: panjang batang, jumlah daun sejati, vigoritas, dan perubahan warna daun. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menempatkan benih kacang hijau dalam dua kondisi berbeda selama 6 hari: tiga polybag di tempat terang (terkena matahari) dan tiga polybag di tempat gelap total (dimasukkan dalam kardus). Data pertumbuhan, seperti tinggi batang dan jumlah daun, dicatat setiap hari melalui pengamatan langsung dan pengukuran fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cahaya adalah faktor yang sangat penting dalam mengatur pertumbuhan kacang hijau. Awalnya, kecambah di tempat gelap mengalami pemanjangan batang yang sangat cepat (etiolasi) sebagai usaha untuk mencari cahaya, tetapi pertumbuhan ini terhambat dan terhenti karena kehabisan cadangan makanan biji dan tidak bisa berfotosintesis. Sebaliknya, kecambah di tempat terang tumbuh lebih lambat di awal, tetapi kemudian menghasilkan batang yang lebih kokoh dan lebih panjang pada akhir pengamatan karena memiliki energi berkelanjutan dari fotosintesis. Selain itu, ada perbedaan warna daun yang mencolok: daun di tempat terang berwarna hijau tua karena produksi klorofil yang optimal, sedangkan daun di tempat gelap tampak kuning pucat dan layu karena gagal membentuk klorofil, meskipun jumlah daun yang muncul sama.
Co-Authors ., Herkules ., Lazuardi Amalia Akita Amanda, Putri Apriliani, Indah Rizka Arina Zawani Akmal Armaniar, Armaniar Ashar Hasairin Asri, Elita Ayu Putri Ningsih Bimbi Nullah Binari Manurung Binari Manurung, Binari Br Bangun, Edmy Febriani CICIK SURIANI Cut Badzlina Roza Cut Badzlina Roza, Cut Badzlina Daulae, Abdul Hakim Daulay, Abdul Hakim Dewi Sri Lestari Sigalingging Elsa Bunga Dayanti Elsa Bunga Dayanti, Elsa Bunga Ely Djulia Ely Djulia Eryati Zetkas Eryati Zetkas, Eryati Fauzi Fauzi Fauzi Fauzi Fauziyah Harahap Fauziyah Harahap Fitri Rahmadani Fitri Rahmadani, Fitri Gultom, Novayanti Gunawan, Roni Harahap, Salamah Hariyadi, Itra Harry Prakasa Hary Prakasa Hasanah, Dwi Hasibuan, Hasni Periadi Hasibuan, Mardhiyah Riswan Hasruddin Hasruddin Hasruddin Herbert Sipahutar Herbert Sipahutar, Herbert Herkules Herkules Herkules, Herkules Hutagaol, Aprinia Hutri Purnama Sari Lubis Hutri Purnama Sari Lubis, Hutri Purnama Sari Intan Bayati Nasution Intan Bayati Nasution, Intan Bayati Kamila, Aryediutami Naura Karinanta Sembiring, Surya Kelar, Luh Cinta Tarissyah Putri Khairun Nisa' Lestari Sigalingging, Dewi Sri Limbong, Forentina Malem Teta Sinulingga Marpaung, Rivaldi Ariansah Melva Silitonga Melva Silitonga Mufti Sudibyo, Mufti Muhammad Azhari Nadhilla, Annisa Nasirwan Nasirwan Nasution, Marina Azzahra Naura Kamila, Aryediutami Nora, Putri Nurajijah Nurajijah Nurlia Zahara Nursamsu Nursamsu Nusyirwan Nusyirwan Panggabean, Nurul Huda Panggabean, Syakilah Kurnia Fahmi Parasetya, Eko Parhusip, Tiropa Oktavia Prayeni Margaretha Hutabalian Pribadi, Koko Rahmad Husein Rifka Febrianti Rizka, Chairany Roro Shofiyah Nur Rahmah Ruth Susanty, Revi Sailana Mira Rangkuti Sailana Mira Rangkuti, Sailana Mira Samsul Kamal Sari, Elvira Nanda Selvia Selvia Sembiring, Gres Anjelia Sembiring, Surya Karinanta Sihombing, Josephine Gloria Margareth Simanjuntak, Maria Meita Sinurat, Asri Sinuraya, Kenari Br Sipahutar , Herbert Siti Aisyah Siti Situmorang, Berri Sri Susanti Sri Susanti Sri Tia Indah Simamora Suryani, Cicik Susanty, Revi Ruth Syarifuddin Syarifuddin Syarifuddin Syarifuddin Tambunan, Diana Putri Kamila Tri Harsono Ujung, Siti Nuraisah Asma Veby Emeninta Br Barus Willyana Utari Siahaan Winda Awalina Guci Wulansari, Anggi Yusran Efendi Ritonga Zulpadly Zulpadly Zulpadly Zulpadly, Zulpadly