p-Index From 2021 - 2026
8.225
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lentera Hukum Jurnal Dinamika Hukum Al-Ahkam Jurnal Penelitian Humaniora Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam Jurnal IUS (Kajian Hukum dan Keadilan) Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM PADJADJARAN Jurnal Ilmu Hukum (Journal of Law) JURISDICTIE Jurnal Hukum dan Syariah Jurisprudence Jurnal Ilmiah Hukum LEGALITY Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam DE LEGA LATA: Jurnal Ilmu Hukum Mimbar Hukum - Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada SOEPRA Jurnal Hukum Kesehatan Jurnal Ius Constituendum Sociological Jurisprudence Journal Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Awang Long Law Review Istinbath: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian dan Pengembangan Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum JURNAL ILMIAH ADVOKASI JUSTISI Masyarakat Berdaya dan Inovasi JHR (Jurnal Hukum Replik) JURNAL USM LAW REVIEW Madani : Indonesian Journal of Civil Society Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology UNISKA LAW REVIEW Journal of Transcendental Law KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JHCLS The International Journal of Politics and Sociology Research Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari (JPMB) Jurnal Dedikasi Hukum Journal of Innovation Research and Knowledge Prosiding University Research Colloquium Journal of Sustainable Development and Regulatory Issues Warta LPM SASI Jurnal Muhammadiyah Studies Mouse Jurnal Jurisprudence
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurisprudence

Perlindungan Hukum Terhadap Penyandang Disabilitas Korban Tindak Pidana Asusila: Studi di Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB) Saputro, Muhammad Bayu; Surbakti, Natangsa; Wardiono, Kelik
Jurnal Jurisprudence Vol 10, No 1 (2020): Vol. 10, No. 1, Juni 2020
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jurisprudence.v10i1.10527

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Peraturan Perundang-undangan di Indonesia dalam kasus penyandang disabilitas korban tindak pidana asusila, kemudian perlindungan hukum terhadap penyandang disabilitas korban tindak pidana asusila, serta peran Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel dalam proses advokasi terhadap korban difabel.Metodologi: Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan non-doktrinal kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan, dan wawancara.Temuan: Terdapat perbedaan penerapan Peraturan Perundang-undangan terhadap kasus penyandang disabilitas korban tindak pidana asusila (perkosaan dan pencabulan) antara korban dewasa dengan korban anak. Perlindungan hukum terhadap penyandang disabilitas korban tindak pidana asusila dilakukan melalui pemenuhan hak yang berkaitan secara langsung. Peran SIGAB dalam mendampingi korban difabel meliputi proses litigasi dan non litigasi.Kegunaan: Pemerintah perlu segera menyusun dan menerbitkan Peraturan Perundang-undangan yang berkaitan dengan Perlindungan Penyandang Dsabilitas, serta tentang Sistem Peradilan Pidana Penyandang Disabilitas.Kebaruan/Orisinalitas: Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan tentang “Teknis Peradilan Pidana Penyandang Disabilitas Berhadapan Dengan Hukum” bagi Penyidik, Jaksa, dan Hakim dapat menambah pemahaman dan pengetahuan para penegak hukum tersebut dalam proses pemeriksaan di setiap tingkatan terhadap penyandang disabilitas berhadapan dengan hukum.
Perlindungan Hukum Terhadap Penyandang Disabilitas Korban Tindak Pidana Asusila: Studi di Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB) Muhammad Bayu Saputro; Natangsa Surbakti; Kelik Wardiono
Jurnal Jurisprudence Vol 10, No 1 (2020): Vol. 10, No. 1, Juni 2020
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jurisprudence.v10i1.10527

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Peraturan Perundang-undangan di Indonesia dalam kasus penyandang disabilitas korban tindak pidana asusila, kemudian perlindungan hukum terhadap penyandang disabilitas korban tindak pidana asusila, serta peran Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel dalam proses advokasi terhadap korban difabel.Metodologi: Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan non-doktrinal kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan, dan wawancara.Temuan: Terdapat perbedaan penerapan Peraturan Perundang-undangan terhadap kasus penyandang disabilitas korban tindak pidana asusila (perkosaan dan pencabulan) antara korban dewasa dengan korban anak. Perlindungan hukum terhadap penyandang disabilitas korban tindak pidana asusila dilakukan melalui pemenuhan hak yang berkaitan secara langsung. Peran SIGAB dalam mendampingi korban difabel meliputi proses litigasi dan non litigasi.Kegunaan: Pemerintah perlu segera menyusun dan menerbitkan Peraturan Perundang-undangan yang berkaitan dengan Perlindungan Penyandang Dsabilitas, serta tentang Sistem Peradilan Pidana Penyandang Disabilitas.Kebaruan/Orisinalitas: Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan tentang “Teknis Peradilan Pidana Penyandang Disabilitas Berhadapan Dengan Hukum” bagi Penyidik, Jaksa, dan Hakim dapat menambah pemahaman dan pengetahuan para penegak hukum tersebut dalam proses pemeriksaan di setiap tingkatan terhadap penyandang disabilitas berhadapan dengan hukum.
Law And Personal Data: Offering Strategies For Consumer Protection In New Normal Situation In Indonesia Rina Arum Prastyanti; Istiyawati Rahayu; Eiad Yafi; Kelik Wardiono; Arief Budiono
Jurnal Jurisprudence Vol 11, No 1 (2021): Vol. 11, No.1, Juni 2021
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jurisprudence.v11i1.14756

Abstract

Purpose of the study: The benefits of the internet during a pandemic bring opportunities for cybercrimes, such as online data theft and leakage of consumers’ personal data. For this reason, the objectives of this study are 1) to determine the phenomenon of misuse of consumer’s personal data amidst COVID-after19 in Indonesia and 2) to describe strategies in preparing consumer personal data protection as the key to the success of the new normal in Indonesia. Methodology: This study used non-doctrinal research. To describe the phenomenon of misuse of consumers’ personal data amidst COVID-19 in Indonesia, the data were collected by distributing questionnaires to internet users in Indonesia and applying qualitative methods employing survey data collection techniques with stratified multi-stage random sampling technique. Results: It was found that the consumers’ personal data in Indonesia is still unprotected, so the conception adopted by the European Union and the OECD can be used as a reference for Indonesia in making a Law on Personal Data Protection.Applications of this study: To raise the people's awareness in protecting online personal data and encourage the government to educate society on cyber security through the National Cyber and Crypto Agency Novelty/ Originality of this study: This paper analyzes the protection strategy of e-commerce consumers during the new normal situation in Indonesia. The originality is that it discusses amidst Covid 19 cyber security. 
Law Enforcement Against Online Prostitution Providers In Indonesia And Egypt Wardah Yuspin; Aya Mohammed Youssef Abd Allah; Kelik Wardiono; Indah Maulani
Jurnal Jurisprudence Vol 11, No 1 (2021): Vol. 11, No.1, Juni 2021
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jurisprudence.v11i1.15261

Abstract

Purpose of the study :Describe the comparison of Online Prostitution Law in Indonesia and Egypt Methodology :Research methodology is qualilative approach with normative legal research. Therefore, in this study, it is preferable to secondary data collected by literature studies. Data that has been processed for further qualitative analysis Results:The results of this study found that the comparison of the two countries has similarities, namely the lack of legislation on online prostitution and the existence of a police specialty that investigates cases of prostitution in Egypt namely "Good Moral Police" while in Indonesia there is such police available. Novelty/ Originality of this study:The novelty value of this study is the comparison of the law with the specificity of the police who are in the case of prostitution in Egypt.
Sexual Exploitation of Children in the Digital Age in the Victimology Perspective Marisa Kurnianingsih; Khudzaifah Dimyati; Kelik Wardiono; Absori Absori
Jurnal Jurisprudence Vol 11, No 2 (2021): Vol. 11, No.2, Desember 2021
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jurisprudence.v11i2.16030

Abstract

Purpose: This study aims to determine the criminal law policy on sexual exploitation in Indonesia and discover the current legal policy from the perspective of victimology.Methodology: This study is based on doctrinal legal research or normative juridical procedures with a legal perspective in the traditional sense of “law in the book”. Normative legal research is essentially a legal research library in which the author studies the legal principles beginning with specific sectors of the legal system and the identification of legislatively enacted legal norms.Results: The findings revealed that the criminal law policy on sexual exploitation in Indonesia and the current legal policy from a victimology view, comprising the legal protection from Law Number 21 of 2007 concerning the Crime of Trafficking in Persons, Law Number 23 of 2002 concerning Protection Children, and Law Number 35 of 2014 concerning Amendments to Law Number 23 of 2002 concerning Child Protection, have attempted to fulfill the rights of victims, although a detailed explanation of legal protection efforts has been more based on the child protection law. Moreover, according to victimology, focusing on victims, criminal law policies addressing incidents of human trafficking or, more specifically, commercial sexual exploitation of children have prioritized victims’ interests.Benefits: This study was designed to serve as a reference for the government and parties concerned with Indonesia’s criminal law policy on sexual exploitation and its current legal policy from a victimology viewpoint. It is intended to result in law enforcement being more equitable and capable of combating sexual exploitation in the digital age.Novelty/Originality: Regarding responsibility for certain sorts of child sexual exploitation, the child protection legislation is more onerous than the trafficking statute in terms of penalties and threats. The two laws have endeavored to uphold victims’ rights in legal protection. However, the child protection statute includes a more extensive description of the legal protection measures. According to victimology, focusing on victims, criminal law policies addressing incidents of human trafficking or, more specifically, commercial sexual exploitation of children have emphasized victims’ interests
Co-Authors Abdul Hakim Absori Absori Agatha Jumiati Aidul Fitiada Azhari Aidul Fitriciada Azhari Amada, Fanesa Andria Luhur Prakoso Anggoro, Purwadi Wahyu Anwar Mujahidin Anwar Mujahidin Apreliyanti, Virra Ervita Arief Budiono Arif Budiono Ash-shidiqqi, Ellectrananda Anugerah Aya Mohammed Youssef Abd Allah Ayu, Cintia Putri Kusuma Azhari, Aidul Fitiada Bambang Sukoco Baskoro Tri Pamungkas Budi Winarno Chandra, Rizky Aditya Clarizze Yvoine Mirielle Dewi Iriani Dewi Kusuma Diarti Dianto Dianto Dianto, Dianto Diatmoko, Tri Eiad Yafi ellectrananda anugerah ash-shidiqqi Em Sutrisna Emovwodo, Silaas Oghenemaro Eny Purwandari Erwin Yudi Prahara Erwin Yudi Prahara, Erwin Yudi Fahmi Fairuzzaman Farid, Achmad Miftah Fauziana, Eni Firmansyah, Ifan Fitrah Hamdani Fitriani Nur Damayanti Ganindya, Brestiara Gulyamov, Said Gulyamov, Said Saidakhrarovich Hamdani, Fitrah Harun Harun Harun Harun Hery Dwi Utomo Imaniar Rinanda Ayuningtyas Indah Maulani Isman, Isman Izziyana, Wafda Vivid Jumiati, Agatha Kachippa Suvirat Khudzaifah Dimyati Khuzaefah Dimyati Krisanti, Hana Lyandova, Vanka M Junaidi, M Maimun, Muhammad Halim Marisa Kurnianingsih Marjanah, Iramadya Dyah Marni Marni Mawarni, Wilda Mega Yudha Nur Rokhmah Saptari Moh Indra Bangsawan Moh. Indra Bangsawan Mohammad Busjro Muqoddas Mohammad BusjroMuqoddas Muchlison Anis Muh Nashiruddin Muhammad Anas Arifin Muhammad Bayu Saputro Muhammad Nurcholis Alhadi Mukhammad Ali Turdialiev Polatjon Ogli Mutimatun Ni’ami Nanik Rumiati Natangsa Surbakti Naufal Fakhri Ghozali Nur Aida Ikrima Nur Hamidah Irba'ul Khair Nurfauzia, Elita Nadia Nurhaliza, Alfida Aulia Rahma Firdauzy Nuria Siswi Enggarani Odilbek Khazratkulov Prasetyo Utomo, Widhi Pratiwi, Betty Intan Purwadi Wahyu Anggoro Puspita Sari, Arindra Raden Roro Astuti Retno Lestari Rahardjo, Trisno Rahayu, Istiyawati Rahmi, Anggraita Nur Rajput, Trisha Ramon, Tomás Mateo Restianti, Riza Rina Arum Prastyanti Rina Arum Prastyanti, Rina Arum Rizka Rizka, Rizka Rochman, Saepul Romi Saputra Saepul Rochman Saepul Rochman Said Saidakhrarovich Gulyamov Saptari, Mega Yudha Nur Rokhmah Saputra, Romi Saputro, Muhammad Bayu Setiyawan, Wahyudi Shofia, Rahma Silaas Oghenemaro Emovwodo Siti Syahida Nurani Siti Zulaekah Sri Darnoto Sri Rejeki Syafirah, Filzah Ilda Syaifuddin Zuhdi SYAMSUL HIDAYAT Syifa Rana Tsary Tashya Panji Nugraha Tsary, Syifa Rana Wafdah Vivid Iziyana Wahyudi Setiyawan Waljinah, Sri Wardah Yuspin Werdany, Kusuma Estu Wibowo, Sugeng Widananda, Clarisa Yafi, Eiad Yuli Kusumawati Yuniar, Siska Zuhdi, Syaifuddin