Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KANDUNGAN KARBOHIDRAT TERLARUT TOTAL PLANLET BAYAM MERAH [Alternanthera amoena (Lem.) Voss] RESISTEN TERHADAP CEKAMAN GARAM (NaCl) SECARA IN VITRO Nurcahyani, Endang; Pratiwi, Dian; Zulkifli, Zulkifli; Lande, Martha L.
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 6, No. 02 October (2021) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v6i2.2021.p114-121

Abstract

Bayam merah [Alternanthera amoena (Lemaire) Voss.] banyak digemari oleh masyarakat karena kandungan nutrisinya yang bermanfaat seperti melancarkan peredaran darah, menurunkan tekanan darah tinggi dan kolesterol, sehingga produksi bayam merah harus lebih dioptimalkan. Saat ini banyak lahan pertanian yang terakumulasi oleh garam termasuk Indonesia. Salah satu alternatif yang dapat digunakan yaitu dengan penggunaan varietas bayam merah yang toleran terhadap cekaman garam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi NaCl yang efektif terhadap pertumbuhan planlet bayam merah dan karakter ekspresi bayam merah dalam mengahadapi cekaman garam secara in vitro. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 taraf konsentrasi NaCl yaitu 0%; 0,25%; 0,50%; 0,75% dan 1% dengan 5 kali ulangan. Analisis data mengunakan one way ANOVA pada taraf 5% dan uji lanjut dengan uji Tukey pada taraf  nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan NaCl berpengaruh pada karakter ekspresi planlet bayam merah seperti menurunnya tinggi tanaman dan peningkatan kandungan karbohidrat planlet bayam merah pada kondisi cekaman garam secara in vitro.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v6.i2.2021.p114-121
ANALISIS KLOROFIL DAN PERTUMBUHAN EKSPLAN KACANG KEDELAI (Glycine max (L.) Merr.) KULTIVAR ANJASMORO SECARA In Vitro DENGAN PEMBERIAN AIR KELAPA (Cocos nucifera L.) Nurcahyani, Endang; Apriyanti, Della; Wahyuningsih, Sri; Mahfut, Mahfut
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 02 October (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v5i2.2020.p101-110

Abstract

Perbanyakan kacang kedelai (Glycine max L.) dengan menggunakan teknik kultur jaringan dapat membantu memperbanyak tanaman dengan menghasilkan biji yang mempunyai keunggulan, antara lain mampu menghasilkan biji dalam jumlah yang besar dengan waktu yang singkat dan tidak membutuhkan tempat yang luas, kesehatan dan mutu biji lebih terjamin serta kecepatan tumbuh biji lebih cepat. Penelitian ini menggunakan medium Murashige and Skoog (MS) dengan pemberian air kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian air kelapa terhadap jumlah planlet yang hidup serta untuk mengetahui kandungan klorofil a, klorofil b, dan klorofil total optimum pada planlet kacang kedelai kultivar anjasmoro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu konsentrasi air kelapa dengan 4 taraf perlakuan: 0%, 5%, 10%, dan 15% dengan 6 ulangan. Data dianalisis dengan menggunakan uji Levene dan uji lanjut dengan Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil persentase planlet yang hidup menunjukkan hasil 100% hidup, dan pemberian air kelapa belum memberikan pengaruh terhadap kandungan  klorofil a, klorofil b, dan klorofil total.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i2.2020.p101-110 
ANALISIS KADAR KLOROFIL PADA BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) TERINDUKSI INDOLE ACETIC ACID (IAA) SECARA IN VITRO Nurcahyani, Endang; Rahmadani, Desti Deria; Wahyuningsih, Sri; Mahfut, Mahfut
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 01 April (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v5i1.2020.p15-23

Abstract

Buncis (Phaseolus vulgaris L.) adalah salah satu komoditas pangan yang memiliki sumber protein dan aman dikonsumsi.Seiring dengan berjalannya waktu dan perubahan iklim yang tidak menentu, para petani sayuran termasuk Buncis kesulitan dalam memproduksi hasil pertanian dengan baik, sehingga menyebabkan produksi tanaman buncis menurun. Indole Acetic Acid (IAA) merupakan hormon auksin yang terdapat pada ujung akar, batang dan pembentukan bunga. Hormon auksin IAA dapat memicu percepatan pertumbuhan pada akar, batang dan perkembangan bunga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian IAA pada jumlah planlet  hidup dan kadar klorofil a, b dan total planlet buncis (Phaseolus vulgaris L.) secara in vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan variasi konsentrasi Indole Acetic Acid  yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu 0 ppm, 0,5 ppm, 1 ppm, dan 1,5 ppm. Masing masing konsentrasi dilakukan 5 kali pengulangan dan setiap pengulangan terdiri dari 3 eksplan biji buncis dalam setiap botol kultur. Data dianalisis dengan menggunakan Uji homogenitas dan Uji Lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase planlet hidup menunjukkan 100% hidup dan pemberian IAA memberikan pengaruh terhadap kadar klorofil a dan total secara in vitro.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i1.2020.p15-23
ANALISIS KANDUNGAN KARBOHIDRAT PADA PLANLET BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) SECARA IN VITRO HASIL INDUKSI KALIUM DALAM CEKAMAN KEKERINGAN Nurcahyani, Endang; Alfiah, Dian; Wahyuningsih, Sri; Mahfut, Mahfut
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 01 April (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v5i1.2020.p34-41

Abstract

Buncis (Phaseolus vulgaris L.) merupakan tanaman semusim berbentuk perdu. Pada tahun 2017 produktivitas buncis mengalami penurunan karena minimnya lahan produksi. Kendala yang dihadapi dalam memproduksi buncis antara lain musim kemarau yang berkepanjangan. Kalium dapat membantu penyerapan unsur hara dan air pada tumbuhan. Poly Ethylene Glycol (PEG 6000) diberikan pada medium kultur jaringan untuk menstimulasi cekaman kekeringan. Penelitian ini menggunakan medium Murashige and Skoog (MS) dengan pemberian kalium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian kalium pada planlet buncis yang tahan serta untuk mengetahui kandungan karbohidrat pada planlet buncis secara in vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu konsentrasi kalium dengan 4 taraf perlakuan: 0%, 0,5%, 0,15%, dan 0,25% dengan 6 ulangan. Data dianalisis dengan menggunakan ANOVA pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase planlet hidup menunjukkan 100% hidup dan pemberian kalium dan PEG 6000 belum memberikan pengaruh terhadap kadar karbohidrat terlarut total secara in vitro.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i1.2020.p34-41
ANALISIS KANDUNGAN KARBOHIDRAT TERLARUT TOTAL PLANLET BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) MENGGUNAKAN METODE FENOL-SULFUR SECARA IN VITRO Nurcahyani, Endang; Mutmainah, Nurul Aniqotun; Farisi, Salman; Agustrina, Rochmah
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 4, No. 01 April (2019) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v4i1.2019.p73-80

Abstract

Buncis merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang cukup populer dikalangan masyarakat karena memiliki kandungan gizi yang tinggi dan memiliki potensi nilai ekonomi-sosial yang baik serta berdaya guna untuk mempertahankan kesuburan tanah. Rhizoctonia solanii merupakan salah satu mikoriza yang dapat dimanfaatkan untuk membantu meningkatkan proses penyerapan air tanah pada saat tanaman sedang mengalami cekaman kekeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian Rhizoctonia solanii pada kandungan karbohidrat planlet buncis (Phaseolus vulgaris L.) dalam kondisi cekaman kekeringan secara in vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan 2 faktor, yaitu inokulasi Rhizoctonia dengan 2 taraf [V0 (tidak diinokulasi Rhizoctonia) dan V1 (diinokulasikan Rhizoctonia)] dan konsentrasi Poly Ethylene Glycol (PEG 6000) dengan 3 taraf [P0 (0 %), P1 (15 %) dan P2 (30 %)]. Data dianalisis dengan menggunakan ANOVA dan uji lanjut dengan Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf nyata 5 %. Masing-masing konsentrasi dilakukan 4 kali ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 3 biji buncis dalam setiap botol kultur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inokulasi mikoriza Rhizoctonia solanii belum memberikan pengaruh terhadap kandungan karbohidrat terlarut total planlet buncis dalam kondisi cekaman kekeringan secara in vitro.doi: http://dx.doi.org/10.23960/aec.v4.i1.2019.p73-80 
EFEK INOKULASI Rhizoctonia solanii TERHADAP KANDUNGAN KARBOHIDRAT TERLARUT TOTAL PLANLET KACANG PANJANG (Vigna unguiculata (L.) Walp.) SECARA IN VITRO Nurcahyani, Endang; Sazilly, Muhamad Rizkci; Farisi, Salman; Agustrina, Rochmah
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 4, No. 01 April (2019) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v4i1.2019.p81-90

Abstract

Kendala yang dihadapi dalam memproduksi kacang panjang antara lain musim kemarau yang berkepanjangan. Mikoriza Rhizoctonia solanii dapat membantu menyerap unsur hara dan air bagi tumbuhan. Poly Ethylene Glykol (PEG 6000) diberikan pada medium kultur jaringan untuk mensimulasi cekaman kekeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek inokulasi Rhizoctonia solanii terhadap kandungan karbohidrat terlarut total planlet kacang panjang yang diberi PEG 6000 secara in vitro. Penelitian ini dilakukan menggunakan pola dasar Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) yang terdiri dari 2 faktor yaitu faktor V; tanpa inokulasi Rhizoctonia solanii/Kontrol (V0), dan Inokukasi (V1), faktor P; PEG 0 % Kontrol (P1), 15 % (P2), 30 % (P3). Penelitian ini dilakukan dengan 4 pengulangan. Parameter yang diamati pada penelitian ini yaitu kandungan karbohidrat terlarut total. Data yang diperoleh di homogenkan menggunakan uji Levene, kemudian dilanjutkan uji ANOVA pada taraf nyata 5%, jika signifikan maka dilakukan uji Lanjut pada BNJ taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inokulasi mikoriza Rhizoctonia solanii tidak berpengaruh nyata pada kandungan karbohidrat terlarut total, sedangkan PEG 6000 tidak berpengaruh nyata pada kandungan karbohidrat terlarut total. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa inokulasi pada akar mikoriza Rhizoctonia solanii tidak memberikan pengaruh pada kandungan karbohidrat terlarut total planlet kacang panjang terhadap cekaman kekeringan.doi: http://dx.doi.org/10.23960/aec.v4.i1.2019.p81-90 
PENGARUH LARUTAN ATONIK TERHADAP KANDUNGAN KARBOHIDRAT TERLARUT TOTAL PLANLET JERUK SIAM PONTIANAK (Citrus nobilis Lour. var. microcarpa Hassk.) SECARA IN VITRO Rosyalina, Nadya; Nurcahyani, Endang; Qudus, Hardoko Insan; Zulkifli, Zulkifli
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 3, No. 01 April (2018) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v3i1.2018.p

Abstract

Jeruk siam pontianak (Citrus nobilis Lour. var. microcarpa Hassk.) salah satu komoditas buah-buahan penting di Indonesia. Jeruk yang mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi baik dalam bentuk segar maupun olahan serta sebagai sumber vitamin dan mineral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi larutan atonik yang optimum; konsentrasi Polyethylene Glycol (PEG) yang toleran terhadap cekaman kekeringan untuk seleksi planlet jeruk siam secara in vitro; mengetahui interaksi antara larutan atonik dengan PEG 6000 untuk mengetahui dan menganalisis karakter ekspresi spesifik pada planlet jeruk siam yang toleran terhadap cekaman kekeringan meliputi kandungan karbohdrat terlarut total. Penelitian ini dilakukan dalam percobaan faktorial 3 x 3. Faktor A adalah larutan atonik dengan 3 taraf konsentrasi : 0 mL/L, 1 mL/L, dan 2 mL/L. Faktor B adalah PEG 6000 dengan 3 taraf konsentrasi: 0% b/v, 3 % b/v, dan 5 % b/v. Uji Levene, analisis ragam pada taraf nyata 5%. Analisis ragam dilakukan pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan atonik dan tingginya tingkat kekeringan berpengaruh nyata menurunkan kandungan karbohidrat terlarut total. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa larutan atonik tidak berpengaruh nyata dalam peningkatan kandungan karbohidrat terlarut total pada planlet jeruk siam Pontianak. Doi: http://dx.doi.org/10.23960/aec.v3.i1.2018.p61-68
ANALISIS KANDUNGAN PROLIN PLANLET JERUK KEPROK BATU 55 (Citrus reticulata Blanco var. crenatifolia) SETELAH DIINDUKSI LARUTAN ATONIK DALAM KONDISI CEKAMAN KEKERINGAN SECARA IN VITRO Ashari, Anis; Nurcahyani, Endang; Qudus, Hardoko Insan; Zulkifli, Zulkifli
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 3, No. 01 April (2018) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v3i1.2018.p

Abstract

Jeruk keprok batu 55 merupakan salah satu tanaman yang dibudidayakan di Indonesia umumnya didaerah Jawa Timur yang berada pada ketinggian 700 - 1200 m dpl. Salah satu masalah utama budidaya jeruk di Indonesia adalah terdapat beberapa daerah di Indonesia yang kondisi tanahnya kering. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui larutan atonik yang optimum dan konsentrasi PEG yang toleran untuk pertumbuhan planlet jeruk keprok batu 55 (Citrus reticulata Blanco var. crenatifolia) terhadap cekaman kekeringan menggunakan (PEG) 6000, serta mengetahui karakter spesifik pada planlet jeruk keprok batu 55 meliputi kandungan prolin. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan November-Desember 2017 di Laboratorium Botani Ruang Kultur Jaringan Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lampung menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial, yang terdiri dari 2 faktor yaitu faktor A larutan atonik (0 mL/L, 2 mL/L, 3 mL/L), faktor B konsentrasi PEG ( 0%, 2%, 4% ), sehingga didapatkan 9 kombinasi perlakuan yang masing-masing perlakuan di ulang sebanyak 3 kali. Homogenitas ragam menggunakan uji Levene dilanjutkan dengan analisis ragam taraf nyata 5% dan uji lanjut dengan BNT taraf nyata 5%. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi larutan atonik yang optimum adalah 3 mL/L, sedangkan konsentrasi PEG 6000 yang toleran terhadap seleksi planlet jeruk keprok batu 55 adalah 4%. Karakter ekspresi planlet jeruk keprok batu 55, semakin tinggi konsentrasi PEG 6000 maka kandungan prolin semakin meningkat. Doi: http://dx.doi.org/10.23960/aec.v3.i1.2018.p69-78
Pemberdayaan Kreativitas Petani Aren Melalui Pelatihan Pembuatan Nata de Legen Di Desa Sidokaton, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Lampung Nurcahyani, Endang; Busman, Hendri; Yulianty
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 11 : Desember (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Communities have long recognized the sugar palm (Arenga pinnata Merr.) as a plant that produces various economically valuable products, particularly for the craft and food industries; however, its development and cultivation have received relatively little attention. In Sidokaton Village, Gisting District, Tanggamus Regency, the sugar palm is one of the leading local commodities widely cultivated by farmers. Most farmers process sugar palm into palm sugar and kolang-kaling, while the sap is commonly used only as a fresh beverage with a low selling price that fluctuates significantly during the harvest season. This condition highlights the need for innovations in utilizing sugar palm sap to increase its added value for farmers. This community service activity introduces an innovation in processing sugar palm sap into Nata de Legen as an alternative to nata de coco. This innovation aims to enhance the community’s knowledge and skills regarding product diversification of sugar palm and to encourage increased income through higher-value processed products. There was an increase in public knowledge about processing and utilizing palm sap to produce the economically valuable nata de legen. The average increase in knowledge among training participants was 17.33 points. The training activities are expected to serve as an initial step in the development of sustainable local resource–based enterprises in Sidokaton Village.
APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR (POC) PADA MEDIUM VACIN AND WENT (VW) TERHADAP PERTUMBUHAN PLANLET ANGGREK Dendrobium sp. SECARA IN VITRO Purnama Agustin, Kharisma; Nurcahyani, Endang; Wahyuningsih, Sri; Irawan, Bambang
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 11 No. 1 (2026): Bioma : Januari - Juni 2026
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v11i1.45607

Abstract

Dendrobium is a popular ornamental plant in Indonesia, but its production is often hindered by the lack of superior seedlings and low cultivation efficiency. Fertilization containing macro- and micronutrients, along with growth hormones, can enhance orchid growth. Liquid organic fertilizer (LOF) is considered more efficient than solid fertilizers because it is easily absorbed by roots, accelerates photosynthesis, and promotes new tissue formation. One easily accessible LOF is Amino Age. This study aimed to determine the effect and optimal concentration of Amino Age LOF on the in vitro growth of Dendrobium sp., plantlets. The study employed a Completely Randomized Design (CRD) with a single factor, namely LOF concentration (0 ml/L as control, 1 ml/L, 1.5 ml/L, 2 ml/L, and 2.5 ml/L) and five replications. The data were analyzed using ANOVA and followed by Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) at a 5% significance level. The results showed that Amino Age LOF had a significant effect on the growth of Dendrobium sp. plantlets. The optimal concentration was 2 ml/L, which yielded the best results in terms of plantlet survival rate, growth visualization, stomatal density, fresh weight, and dry weight. Keywords: Dendrobium sp., Amino Age Liquid Organic Fertilizer (LOF), In Vitro Culture, Completely Randomized Design (CRD).     
Co-Authors Adrianus Adrianus Agung Kurniawan Agung Kurniawan Agustin, Resya Tamara Agustrina, Rochmah Alfian Bagus Setiawan Amini, Nur Aisyah Amirah Afifah Melta Anis Ashari Annindya Rahma Apherta, Nurshella Apriyanti, Della Ashari, Anis Asrini Puspitasari Ayu Wulan Septitasari Ayu Azahra Putri Najla Azizah, Enur Bambang Hadisutrisno Bambang Irawan Bambang Irawan Bambang Irawan Bayu Putra Danan Jaya Damayanti, Elok Della Apriyanti Desti Deria Rahmadani Desti Syahfitri Dewiyatno, Rezza Kusumma Dian Alfiah Dian Alfiah Dian Pratiwi Dian Pratiwi Dwi Septiani Dwi Septiani E. Suharyanto Eko Nastiti Eko Pramono Elsi Diana Emantis Rosa Emantis Rosa Endang L Widiastuti Endang Linirin Ernawiati, Eti Eti Ernawiati Eti Ernawiati Fachry Abda El Rahman Farisi, Salman Fesya Salma Putri Fithria Mumtazah, Dzul Gardis Andari Hardoko Insan Qudus Hardoko Insan Qudus Harfiani, Nabela H.N. Hendri Busman Hendri Busman Heni Pujiastuti Herlanda, Kishy Dhea Herlina Putri Prastiwi Holizah, Dewi Nure Ika Listiana Imamah Muslimah Imamah Muslimah, Imamah Indah Stellawati Indradewa, Rhian Indriani, Syavira Insan Qudus, Hardoko Intan Okta Nabilla Intan Okta Nabilla Issirep Sumardi Khairunnisa Rizqika A.P Kinasih Cahyono Lili Chrisnawati Lili Chrisnawati Lili Chrisnawati, Lili Linda Kurnia Dewi Linda Septiani Lindawati Lindawati Lucy Adi Tama M Kanedi Maemonah, Maemonah Mahfut MARIA SUSANTI Martha L. Lande Martha L. Lande Martha Lulus Lande Martha Lulus Lande Martha Lulus Lande Martha Lulus Lande, Martha Lulus Maryani, Rina Ma’ania Zalzabila Meilyana Santa Maria Meilyana Santa Maria Moza Fierda Atiek Muhamad Rizkci Sazilly Mutmainah, Nurul Aniqotun Nadia Fakhriyati Arfa Nadya Rosyalina Nalindri Impitasari Ni Made Nada Elsika Nuning Nurcahyani Nur Aisyah Amini Nurul Aniqotun Mutmainah Oktaviani, Ratna Pertiwi, Prima Sari Purnama Agustin, Kharisma Puspita Dewi, Yulia Putri Wardanis Putri, Feriza Yolanda Qudus, Hardoko Insan R. Fadly Bayu Dwiyoga Radella Hervidea, Radella Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahayu Amaliya Rahmadani, Desti Deria Ratna Oktaviani Ratna Oktaviani Resta Tania Ria Aulia Noviantia Ria Aulia Noviantia, Ria Aulia Rina Maryani Risa Suryani Wilyasari Risma Rasmani Rochma Agustrina Rochmah Agustrina Rochmah Agustrina Rochmah Agustrina Rosa, Emantis Rosyalina, Nadya RR. Ella Evrita Hestiandari Sally Khoirunisa Sally Khoirunisa Salman Farisi Sarah Sarah Sazilly, Muhamad Rizkci Selvi Marcelia Sembiring, Rinawati Setiawan, Alfian Bagus Setiawati, Primasari Linda Sri Wahyuningsih Sri Wahyuningsih Sri Wahyuningsih Stellawati, Indah Sumardi Sumardi . Sumardi Sumardi Sumardi, Sumardi Suratman Suratman Suratman Suratman Suratman Umar Susanto, G. Nugroho Susanto, G. Nugroho Sutyarso Sutyarso Sutyarso Sutyarso Syahfitri, Desti Syamsiar, Syamsiar T. Indah Setia Ningsih Tara Sesafia Paletri Tarisa Livia Hr Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani, Tundjung Tripeni Wanda Amelia Wardanis, Putri Widiastuti, Endang Linirin Widiastuti, Endang Linirin Yulianti Yulianty Yulianty Soeradji Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yuniar, Lutfiah Zelfi Julita Dwi Putri Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli zulkifli zulkifli