Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS AKTIVITAS ENZIM PEROKSIDASE TANAMAN VANILI (Vanilla planifolia Andrews) HASIL PENGIMBASAN ASAM FUSARAT SECARA IN VIVO Endang Nurcahyani; Ratna Oktaviani; Tundjung Tripeni Handayani; Bambang Irawan
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 8, No 1 (2023): ANALIT: ANALYTICAL AND ENVIRONMENTAL CHEMISTRY
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.385 KB) | DOI: 10.23960/aec.v8i1.2023.p68-76

Abstract

Kendala produksi dalam budidaya vanili (Vanilla planifolia Andrews) salah satunya diakibatkan oleh penyakit busuk batang yang disebabkan oleh jamur Fusarium oxysporum f. sp. vanillae. Solusi untuk mengatasi penyakit tersebut menggunakan agen pengimbas yaitu asam fusarat dengan berbagai konsentrasi. Penggunaan kultivar vanili yang tahan penyakit busuk batang dengan hasil tinggi diharapkan merupakan alternatif pengendalian penyakit yang penting. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas enzim peroksidase pada tanaman vanili yang diimbas asam fusarat berbagai konsentrasi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor, yaitu konsentrasi asam fusarat 0 ppm (kontrol), 115 ppm, 125 ppm, dan 135 ppm. Data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) kemudian dilakukan uji lanjut dengan Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin meningkat konsentrasi asam fusarat, semakin tinggi aktivitas enzim peroksidasenya. Pada konsentrasi asam fusarat 135 ppm aktivitas enzim peroksidase tertinggi menghasilkan 0,74 U/mg/min. Kata Kunci: asam fusarat, Fov, in vivo, peroksidase, Vanilla planifolia
EFEK INOKULASI Rhizoctonia solanii TERHADAP KANDUNGAN KARBOHIDRAT TERLARUT TOTAL PLANLET KACANG PANJANG (Vigna unguiculata (L.) Walp.) SECARA IN VITRO Endang Nurcahyani; Muhamad Rizkci Sazilly; Salman Farisi; Rochmah Agustrina
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 4, No 1 (2019): Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.308 KB) | DOI: 10.23960/aec.v4i1.2019.p81-90

Abstract

Kendala yang dihadapi dalam memproduksi kacang panjang antara lain musim kemarau yang berkepanjangan. Mikoriza Rhizoctonia solanii dapat membantu menyerap unsur hara dan air bagi tumbuhan. Poly Ethylene Glykol (PEG 6000) diberikan pada medium kultur jaringan untuk mensimulasi cekaman kekeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek inokulasi Rhizoctonia solanii terhadap kandungan karbohidrat terlarut total planlet kacang panjang yang diberi PEG 6000 secara in vitro. Penelitian ini dilakukan menggunakan pola dasar Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) yang terdiri dari 2 faktor yaitu faktor V; tanpa inokulasi Rhizoctonia solanii/Kontrol (V0), dan Inokukasi (V1), faktor P; PEG 0 % Kontrol (P1), 15 % (P2), 30 % (P3). Penelitian ini dilakukan dengan 4 pengulangan. Parameter yang diamati pada penelitian ini yaitu kandungan karbohidrat terlarut total. Data yang diperoleh di homogenkan menggunakan uji Levene, kemudian dilanjutkan uji ANOVA pada taraf nyata 5%, jika signifikan maka dilakukan uji Lanjut pada BNJ taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inokulasi mikoriza Rhizoctonia solanii tidak berpengaruh nyata pada kandungan karbohidrat terlarut total, sedangkan PEG 6000 tidak berpengaruh nyata pada kandungan karbohidrat terlarut total. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa inokulasi pada akar mikoriza Rhizoctonia solanii tidak memberikan pengaruh pada kandungan karbohidrat terlarut total planlet kacang panjang terhadap cekaman kekeringan.doi: http://dx.doi.org/10.23960/aec.v4.i1.2019.p81-90 
ANALISIS KADAR KLOROFIL PADA BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) TERINDUKSI INDOLE ACETIC ACID (IAA) SECARA IN VITRO Endang Nurcahyani; Desti Deria Rahmadani; Sri Wahyuningsih; Mahfut Mahfut
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 5, No 1 (2020): Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.3 KB) | DOI: 10.23960/aec.v5i1.2020.p15-23

Abstract

Buncis (Phaseolus vulgaris L.) adalah salah satu komoditas pangan yang memiliki sumber protein dan aman dikonsumsi.Seiring dengan berjalannya waktu dan perubahan iklim yang tidak menentu, para petani sayuran termasuk Buncis kesulitan dalam memproduksi hasil pertanian dengan baik, sehingga menyebabkan produksi tanaman buncis menurun. Indole Acetic Acid (IAA) merupakan hormon auksin yang terdapat pada ujung akar, batang dan pembentukan bunga. Hormon auksin IAA dapat memicu percepatan pertumbuhan pada akar, batang dan perkembangan bunga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian IAA pada jumlah planlet  hidup dan kadar klorofil a, b dan total planlet buncis (Phaseolus vulgaris L.) secara in vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan variasi konsentrasi Indole Acetic Acid  yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu 0 ppm, 0,5 ppm, 1 ppm, dan 1,5 ppm. Masing masing konsentrasi dilakukan 5 kali pengulangan dan setiap pengulangan terdiri dari 3 eksplan biji buncis dalam setiap botol kultur. Data dianalisis dengan menggunakan Uji homogenitas dan Uji Lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase planlet hidup menunjukkan 100% hidup dan pemberian IAA memberikan pengaruh terhadap kadar klorofil a dan total secara in vitro.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i1.2020.p15-23
ANALISIS KANDUNGAN KLOROFIL DAN INDEKS STOMATA PLANLET ANGGREK Dendrobium HASIL INDUKSI ASAM SALISILAT SECARA IN VITRO Desti Syahfitri; Endang Nurcahyani; Lili Chrisnawati; Eti Ernawiati
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 7, No 02 (2022): ANALIT: ANALYTICAL AND ENVIRONMENTAL CHEMISTRY
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.947 KB) | DOI: 10.23960/aec.v7i02.2022.p165-176

Abstract

Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi asam salisilat terhadap kandungan klorofil dan karakteristik planlet anggrek Dendrobium secara in vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan asam salisilat konsentrasi 0 ppm, 25 ppm, 50 ppm, 75 ppm, dan 100 ppm sebanyak 5 ulangan setiap konsentrasi. Data hasil penelitian diuji menggunakan Analisis Ragam pada taraf 5% dan uji lanjut Tukey pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh asam salisilat terhadap planlet anggrek Dendrobium pada konsentrasi 75 ppm dan 100 ppm terhadap indeks stomata, analisis klorofil a,b, dan total, dimana konsentrasi 75 ppm memiliki indeks stomata tertinggi. Dan pada analisis klorofil, semakin tinggi konsentrasi asam salisilat yang diinduksikan, semakin meningkat kandungan klorofil pada planlet anggrek Dendrobium. Sedangkan pada konsentrasi 25, dan 50 ppm tidak memberikan pengaruh nyata terhadap indeks stomata, dan analisis klorofil planlet anggrek Dendrobium.Kata Kunci: Anggrek Dendrobium, indeks stomata, klorofil.  
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DUSUN IV B DESA KARANG SARI DALAM BUDIDAYA TANAMAN CINCAU HIJAU MELALUI PROGRAM BANK CINCAU DI KECAMATAN JATIAGUNG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Yulianty Soeradji; Endang Nurcahyani; Emantis Rosa; Lili Chrisnawati
SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4 No 1 (2022): Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian 4 UM Metro tahun 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Cincau hijau mempunyai jenis yang banyak. Ada yang merambat dan ada yang berupa perdu atau pohon. Kendala yang dihadapi oleh pedagang cincau hijau adalah langkanya pasokan daun cincau, sehingga menyebabkan terganggunya produksi minuman cincau. Suatu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memberdayakan Masyarakat Dusun IV B Desa Karang Sari dalam membudidayakan tanaman cincau dengan pemilihan jenis cincau yang rasanya digemari oleh masyarakat. Adapun tujuan akhirnya adalah membentuk Bank Cincau. Selain itu masyarakat perlu memahami manfaat cincau selain sebagai minuman penyegar, juga sebagai tanaman obat. Jenis-jenis tanaman cincau hijau yang ditemukan di Desa Karang Sari adalah Cocculus orbiculatus dan Cyclea barbata, dan Premna oblongifolia. Minuman penyegar yang biasa dijual adalah cincau pohon yaitu Premna oblongifolia, karena jenis ini memiliki rasa dan aroma yang enak. Masyarakat Dusun Blok IV B umumnya tidak menanam jenis ini. Oleh sebab itu usaha yang sudah dilakukan adalah melakukan budidaya tanaman cincau di pekarangan rumah. Hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat diperoleh pengetahuan awal sebesar 65,79, kemudian meningkat menjadi 94,74. Terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 28,95 point.
Pelatihan Pembuatan Mikroorganisme Lokal (MOL) Berbasis Limbah Rumah Tangga Sebagai Alternatif Penggunaan Pupuk Organik Di Desa Sumber Sari, Bantul, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro, Lampung Yulianty Soeradji; Endang Nurcahyani; Hendri Busman; Nuning Nurcahyani
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 07 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Sampah merupakan limbah yang berasal dari sisa kegiatan sehari-hari manusia yang berbentuk padat. Salah satu sampah yang berbentuk padat adalah sampah dari sisa-sisa kulit buah-buahan dan sayur-sayuran yang dibuang ke tempat sampah dan tidak digunakan lagi oleh manusia. Berdasarkan pengamatan di lapangan, masyarakat di desa Sumber Sari sudah mengelola sampah dengan baik seperti pemisahan sampah organik dan anorganik. Namun untuk pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai Mikroorganisme Lokal  belum dilakukan. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan melakukan pelatihan bagi  masyarakat di Desa Sumber Sari  untuk membuat Mikroorganisme Lokal (MOL) sebagai alternatif dalam pembuatan pupuk organik cair.Hasil yang diperoleh dari pelatihan ini adalah terjadi peningkatan ketrampilan dan pemahaman dalam membuat MOL. Rata-rata hasil pretest adalah 40,56, kemudian setelah diberi pelatihan terjadi peningkatan pengetahuan berupa post test dengan rata-rata nilai yaitu 91,67. Peningkatan yang terjadi sebesar 51,11 point.  Harapan lebih lanjut dalam pelatihan ini adalah masyarakat di Desa Sumber Sari, Bantul, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro dapat membuat MOL dari sisa-sisa buangan rumah tangga dan memanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pupuk organik cair
Penyuluhan Pemberdayaan Limbah Cair Aren Untuk Pembuatan Nata de Legen di Desa Gebang, Pesawaran, Lampung ENDANG NURCAHYANI; Tundjung Tripeni Handayani; Sutyarso; Emantis Rosa; Lucy Adi Tama; R. Fadly Bayu Dwiyoga
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 09 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Society in general, has long known the palm tree (Arenga pinnata Merr.) as a tree that can produce materials for the craft industry. Almost all parts or products of this plant can be utilized and have economic value, however, this plant has received less attention to be developed or cultivated seriously by various parties. Most of the farmers only process the palm sugar into brown sugar and fro, while the sap water is only made for ordinary drinks. The selling price of palm sap is also very cheap, especially at harvest time the price drops sharply. Based on these reasons, it is necessary to develop new innovations in the processing of palm sap which has only been used as an ordinary drink. The new innovation is to make nira as Nata de Legen as an alternative to Nata de Coco. Through this innovation, it is hoped that the people of Gebang Village, Pesawaran, Lampung will know more about the other benefits of palm sap as a high-value food. This counseling is also expected to be able to increase public insight to utilize palm sap into products that have added value economically.
Sosialisasi dan Penyuluhan Penyakit BBV serta Cara pengendaliannya di Perkebunan Vanili Desa Srimenganten, Kecamatan Pulau Panggung, Tanggamus, Lampung Endang Nurcahyani; Hardoko Insan Qudus; Sumardi Sumardi; Azahra Putri Najla; Ratna Oktaviani; Rina Maryani; Intan Okta Nabilla; Meilyana Santa Maria; Dwi Septiani
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 11 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Desa Srimenganten, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, merupakan desa agraris dan salah satu hasil perkebunannya adalah vanili, namun para petani masih terkendala masalah penyakit yang menyerang tanaman vanili yang dikenal sebagai penyakit busuk batang vanili (BBV), oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini ingin membantu menyelesaikan permasalahan tersebut dengan berbagai program kerja untuk petani vanili di Desa Srimenganten, diantaranya melalui Sosialisasi dan Penyuluhan Penyakit BBV serta Cara pengendaliannya.Vanili merupakan salah satu komoditas perkebunan dengan nilai ekonomi yang cukup tinggi dan telah mempunyai nama cukup baik di pasaran Internasional. Penggunaan varietas unggul vanili yang tahan penyakit BBV dengan hasil tinggi diharapkan merupakan alternatif pengendalian penyakit yang penting. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dalam mengatasi penyakit BBV bagi para petani vanili di Desa Srimenganten, Kecamatan Pulau Panggung, Tanggamus, Lampung. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta pengabdian tentang cara mengatasi penyakit BBV tanaman vanili dilihat dari rata-rata peningkatan pengetahuan peserta pelatihan sebesar 35.33 poin serta persentase peningkatan pengetahuan sebesar 65.33%.
Penyuluhan Tempat Perindukan Alami Nyamuk Aedes aegypti Vektor DBD di Dusun Pal 6, Kabupaten Lampung Selatan Emantis Rosa; Yulianti; Endang Nurcahyani; Endang Linirin; Selvi Marcelia; Linda Septiani
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The breeding places that are known to the public are still limited to the breeding places that are inside the house, even though there are still many breeding places outside, such as plants that can accommodate stagnant water which are used by mosquitoes as breeding places, are still not widely known by the public. The purpose of this community service activity is to introduce and increase public knowledge of mosquito breeding places as an effort to control DHF vector insects in order to reduce DHF cases in the community. The results of the activity showed that there was an increase in public knowledge about the natural breeding places for the DHF vector by 34.83% of (46.30% - 81.13%).
Penyuluhan Pemanfaatan Limbah Cair Tapioka Sebagai Alternatif Pembuatan Nata De Cassava Di Kelompok PKK Desa Krawang Sari, Natar, Lampung Selatan Hardoko Insan Qudus; Endang Nurcahyani; Tundjung Tripeni Handayani; Sri Wahyuningsih; Sutyarso
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 8 : September (2023): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The tubers of cassava or cassava (Manihot esculenta Crantz) are widely known as a staple food that produces carbohydrates and the leaves are a vegetable. Indonesia is the second largest cassava producing country after Nigeria with a five-year average total supply of 9.67 million tons. Processed cassava produces two-thirds of the by-products of its raw materials in the form of tapioca cob, skin, and liquid waste. Tapioca liquid waste can pollute the surrounding environment because it produces an unpleasant odor. Based on these reasons, it is necessary to develop new innovations in their utilization, which so far have not been utilized by the community. This new innovation is to use liquid tapioca waste to make Nata de Cassava which is a high fiber and nutritious food. The aim of the service is to provide knowledge to the women of the “PKK” group in Krawang Sari Village, Natar, South Lampung in making Nata de Cassava from liquid tapioca waste. The result of this service activity is that there is an increase in participants' knowledge about how to use liquid tapioca waste to make Nata de Cassava, which can be seen from the average increase in participants' knowledge of 33.33 points and the percentage increase in knowledge of 61.33%.
Co-Authors Adrianus Adrianus Agung Kurniawan Agung Kurniawan Agustin, Resya Tamara Agustrina, Rochmah Alfian Bagus Setiawan Amini, Nur Aisyah Amirah Afifah Melta Anis Ashari Annindya Rahma Apherta, Nurshella Apriyanti, Della Ashari, Anis Asrini Puspitasari Ayu Wulan Septitasari Ayu Azahra Putri Najla Azizah, Enur Bambang Hadisutrisno Bambang Irawan Bambang Irawan Bambang Irawan Bayu Putra Danan Jaya Damayanti, Elok Della Apriyanti Desti Deria Rahmadani Desti Syahfitri Dewiyatno, Rezza Kusumma Dian Alfiah Dian Alfiah Dian Pratiwi Dian Pratiwi Dwi Septiani Dwi Septiani E. Suharyanto Eko Nastiti Eko Pramono Elsi Diana Emantis Rosa Emantis Rosa Endang L Widiastuti Endang Linirin Ernawiati, Eti Eti Ernawiati Eti Ernawiati Fachry Abda El Rahman Farisi, Salman Fesya Salma Putri Fithria Mumtazah, Dzul Gardis Andari Hardoko Insan Qudus Hardoko Insan Qudus Harfiani, Nabela H.N. Hendri Busman Hendri Busman Heni Pujiastuti Herlanda, Kishy Dhea Herlina Putri Prastiwi Holizah, Dewi Nure Ika Listiana Imamah Muslimah Imamah Muslimah, Imamah Indah Stellawati Indradewa, Rhian Indriani, Syavira Insan Qudus, Hardoko Intan Okta Nabilla Intan Okta Nabilla Issirep Sumardi Khairunnisa Rizqika A.P Kinasih Cahyono Lili Chrisnawati Lili Chrisnawati Lili Chrisnawati, Lili Linda Kurnia Dewi Linda Septiani Lindawati Lindawati Lucy Adi Tama M Kanedi Maemonah, Maemonah Mahfut MARIA SUSANTI Martha L. Lande Martha L. Lande Martha Lulus Lande Martha Lulus Lande Martha Lulus Lande Martha Lulus Lande, Martha Lulus Maryani, Rina Ma’ania Zalzabila Meilyana Santa Maria Meilyana Santa Maria Moza Fierda Atiek Muhamad Rizkci Sazilly Mutmainah, Nurul Aniqotun Nadia Fakhriyati Arfa Nadya Rosyalina Nalindri Impitasari Ni Made Nada Elsika Nuning Nurcahyani Nur Aisyah Amini Nurul Aniqotun Mutmainah Oktaviani, Ratna Pertiwi, Prima Sari Purnama Agustin, Kharisma Puspita Dewi, Yulia Putri Wardanis Putri, Feriza Yolanda Qudus, Hardoko Insan R. Fadly Bayu Dwiyoga Radella Hervidea, Radella Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahayu Amaliya Rahmadani, Desti Deria Ratna Oktaviani Ratna Oktaviani Resta Tania Ria Aulia Noviantia Ria Aulia Noviantia, Ria Aulia Rina Maryani Risa Suryani Wilyasari Risma Rasmani Rochma Agustrina Rochmah Agustrina Rochmah Agustrina Rochmah Agustrina Rosa, Emantis Rosyalina, Nadya RR. Ella Evrita Hestiandari Sally Khoirunisa Sally Khoirunisa Salman Farisi Sarah Sarah Sazilly, Muhamad Rizkci Selvi Marcelia Sembiring, Rinawati Setiawan, Alfian Bagus Setiawati, Primasari Linda Sri Wahyuningsih Sri Wahyuningsih Sri Wahyuningsih Stellawati, Indah Sumardi Sumardi . Sumardi Sumardi Sumardi, Sumardi Suratman Suratman Suratman Suratman Suratman Umar Susanto, G. Nugroho Susanto, G. Nugroho Sutyarso Sutyarso Sutyarso Sutyarso Syahfitri, Desti Syamsiar, Syamsiar T. Indah Setia Ningsih Tara Sesafia Paletri Tarisa Livia Hr Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani, Tundjung Tripeni Wanda Amelia Wardanis, Putri Widiastuti, Endang Linirin Widiastuti, Endang Linirin Yulianti Yulianty Yulianty Soeradji Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yuniar, Lutfiah Zelfi Julita Dwi Putri Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli zulkifli zulkifli