Articles
PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DI PESANTREN PERSPEKTIF PSIKOLOGI ISLAM
Amar Ma'ruf Ma'ruf;
Abdul Muhid
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 9 No 4 (2022): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman
Publisher : Universitas Islam Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31102/alulum.9.4.2022.466-480
In an education process, there are several components that complement each other, ranging from methods to institutional HR issues and others. Learning application methods that can attract sympathy and focus students in learning are the main capital for the success of the learning process, therefore Problem Solving is a parable of methods and learning that encourages students to think and utilize thoughts/insights without focusing on the quality of their ideas. This study uses a qualitative method with a library research approach. Data collection techniques using documentation. The data sources of this research are books and journals related to learning Problem Solving in Islamic boarding schools and the development of psychological theories. While the findings of this study are students are expected to be more effective and efficient because they not only listen to the teacher's explanations, but also actively solve the problems they discuss, therefore a teacher must effectively motivate students to try to voice their ideas. Students can solve problems progressively using problem solving learning, producing appropriate and fast problem solving results.
Pendekatan Pembelajaran Heutagogy untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa: Systematic Literature Review
Ollyvia Febry;
Dyan Evita Santi;
Abdul Muhid
Lectura : Jurnal Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2022): Lectura: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/lectura.v13i2.10532
Abstrak: Perubahan merupakan hal yang mutlak untuk dilakukan, belajar dari belajar menghadapi kehidupan merupakan proses penting dalam memenuhi kebutuhan untuk hidup (Hase, 2016). Heutagogy merupakan filosofis pendekatan baru yang didalam prakteknya memberikan konsep keakraban seperti konstruktivisme, kemampuan, andragogi, dan teori kompleksitas. Heutagogy merupakan pembelajaran yang sesuai dengan revolusi digital saat ini karena menggabungkan berbagai macam pendekatan yang membuat siswa merasa memiliki kebebasan dalam belajar. Heutagogy memiliki tahapan pembelajaran yaitu 1. Membuat/ merancang kontrak pembelajaran antara siswa dan guru; 2. Mengidentifikasi sumber belajar bersama; 3. Evaluasi/ penilaian hasil kerja (Lasmawan & Budiarta, 2020). Apabila siswa sudah melakukan tahapan diatas maka, hal ini bermakna siswa sudah mengembangkan dirinya sehingga proses pengembangan kreativitas optimal dan kemampuan pada diri pelajar sesuai potensi yang mereka miliki sendiri sedang guru hanya menuntun atau sebagai fasilitator. Oleh karena itu setiap guru harus memahami hal ini, sehingga mereka dapat memberikan pelayanan yang efektif dan optimal sebagai wadah pengembangan kreativitas siswa. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan. kajian kepustakaan tentang heutagogy dan pengembangannya terhadap kreativitas siswa. Maka merupakan hal yang penting untuk memperdalam ilmu dan memperluas wawasan mengenai. heutagogy supaya siswa mendapatkan intervensi yang berpusat pada dirinya dari lingkungan belajarnya. Terdapat 3 pertanyaan yang diajukan pada penelitian ini, yaitu Bagaimana peran. heutagogy dalam mengembangkan kreativitas siswa?; Bagaimana model penerapan heutagogy untuk mengembangkan kreativitas siswa?; Bagaimana dampak dari penerapan heutagogy untuk mengembangkan kreativitas siswa? Analisa pada penelitian ini menggunakan metode systematic literature review pada 15 literatur.
Efektivitas Relaksasi Dzikir untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa : Literature Review
Fathimathuz Zahro;
Abdul Muhid
TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 5, No 2 (2022): TARLIM Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/tarlim.v5i2.8034
Background: In the learning process, students must have a stable motivation. Motivation is an inherent factor in everyone's learning activities. Human motivation is part of the need and becomes the most important part in encouraging someone to do something. However, it is often found that students have poor achievements not because of a lack of ability, but because they do not have the motivation to learn, so they do not try to develop their abilities to the fullest. Various efforts to increase student motivation in learning have been widely applied, but there is lack of attention to the internal factors of calm learning in students (inner calm).Purpose: This literature review tries to dig deeper into about the effectiveness of dhikr relaxation to increase students' learning motivation. Method: A writing method that uses literature review by collecting data from phenomena raised from various sources, both journals, books and references that are relevant to the issues and topics raised. Conclusion: The Dzikr relaxation method has very good effectiveness as a form of effort to increase student motivation to learn.
SHOPPING LIFESTYLE DAN CUSTOMER VALUE TERHADAP IMPULSIVE BUYING PRODUK HIJAB SYAR’I ANGGOTA PENGAJIAN MUSLIMAH AZZAHRA
Achmad Aditya Rochim;
Abdul Muhid;
Aris Fanani;
Ika Mustika;
Fauzan Setyarizqi Muharram
Indonesian Psychological Research Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Psikologi UIN Sunan Ampel Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29080/ipr.v4i2.582
Riset ini memiliki urgensi dalam mengungkap korelasi antara shopping lifestyle dan customer value dengan impulsive buying produk hijab syar’i pada anggota Pengajian Bunda Muslimah Azzahra. Riset ini menerapkan penelitian kuantitatif korelasional dengan mengimplementasikan kuesioner berskala linkert sebagai teknik pengumpul data. Skala pada shopping lifestyle di dapatkan nilai realibilitas 0,801, pada skala customer value 0,852 & pada skala impulsive buying 0,825. Data di himpun dengan metode accidental sampling dengan sample 100 orang dari 3000 total populasi . Analisi data yang dipakai ialah regresi berganda dan didapati nilai (p = 0.000 & r = 0.490) yang berarti ada hubungan shopping lifestyle dengan impulsive buying pada anggota pengajian dan (p=0.000 and r=0.343) yang berarti ada hubungan antara customer value dengan impulsive buying pada anggota pengajian, yang terakhir didapati nilai (p = 0.000 & F 15,597) yang berarti ada hubungan shopping lifestyle dan customer value dengan impulsive buying produk hijab syar’i pada Anggota Pengajian Bunda Muslimah Azzahra
PROBLEMATIKA PESERTA DIDIK DAERAH TERPENCIL DI ERA REVOLUSI DIGITAL DAN SOLUSINYA MENURUT PERSPEKTIF AGAMA ISLAM
Cholifah Cholifah;
Abdul Muhid
Muróbbî: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2022): September
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52431/murobbi.v6i2.1049
This article explains how the problems of students living in remote areas live with many obstacles in this era of the digital revolution. The education gap between rural and urban areas can be observed based on schools in urban areas that have adequate facilities and also have competent teachers. In this era of digital revolution, various problems arise which are the impact of the progress of the times, especially in the field of education. The method used in this study is literature review where this method is carried out by collecting information related to remote area students in the era of the digital revolution through various journals and books. The information that has been obtained is then analyzed and drawn into a conclusion. This article also discusses how to solve the various problems faced by students in remote areas in the era of the digital revolution from the Islamic perspective, including: Students who are in remote areas to always try to update their knowledge and insights despite various circumstances and conditions. obstacles must be overcome (QS. Ar-Ra'd (13): 11) and all Muslims everywhere are required to be individuals who are able to master and excel in science and even technology as a means in a better life for the happiness of the world until the hereafter (QS. Al-Isra (17): 36).
EFEKTIVITAS SEFT (SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE) UNTUK MENGURANGI KETERGANTUNGAN OBAT PADA LANSIA
Ahmad Alawy;
Achmad Rizki;
Maghfirul Yusro;
Abdul Muhid
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34305/jikbh.v13i02.515
Masa lansia adalah fase dimana manusia sudah mengalami fase terakhir dan mengalami kekurangan pada fisiknya. Dalam masa tersebut lansia akan mengalami tubuhnya sakit sakitan yang menyebabkan rasa cemas akan kematian pada dirinya. Dengan mengkonsumsi obat dengan lebih dari dosis yang dokter sarankan agar cepat sembuh dan terhindar dari kematian. Hal tersebut yang menyebabkan lansia mengalami ketergantungan dengan obat yang dikonsumsi untuk penyembuhan tubuhnya. Perilaku tersebut harus dihilangkan dengan terapi SEFT atau Spiritual Emotional Freedom Technique karena terapi tersebut sangat efektif, mudah, aman dan cepat. Oleh sebab itu dalam penelitian literature review ini bertujuan untuk memberikan penjelasan bahwa terapi SEFT dapat mengurangi ketergantungan obat pada lansia. Hasil dari penelitian ini adalah terapi SEFT dapat mengurangi perilaku ketergantungan obat pada lansia.
Inovasi Teknologi Pembelajaran dengan Menggunakan Aplikasi Wordwall Website pada Mata Pelajaran PAI di Masa Penerapan Pembelajaran Jarak Jauh: Tinjauan Pustaka
Rifatul Khoriyah;
Abdul Muhid
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran VOL 9, NO 3 (2022): TARBIYAH WA TA'LIM
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21093/twt.v9i3.4862
Teknologi dan informasi yang berkembang pesat, mampu membawa dunia pendidikan bergerak kearah yang lebih maju, informasi dan komunikasi semakin mudah diakses terlebih dalam dunia pendidikan. Inovasi pembelajaran perlu dilakukan agar dapat mengembangkan dan memudahkan proses pembelajaran. sehingga pendidik dituntut untuk melakukan kreatifitas dengan memanfaatkan teknologi sebagai media yang akan menunjang keberhasilan tujuan pembelajaran. Pelajaran PAI merupakan pelajaran inti disetiap jenjang pendidikan, agar mampu menumbuhkan semangat dan menjadi pembelajaran yang menyenangkan maka seorang pendidik harus memanfaatkan kemajuan teknologi dan informasi salah satunya dengan memanfaatkan game edukasi berbasis website yang dikenal dengan wordwall. Wordwall dalah game edukatif dan interaktif yang sangat cocok untuk menciptakan pembelajaran yang menarik, karena fitur didalamnya memuat berbagai jenis game yang memudahkan peserta didik memahami materi pelajaran melalui gamifikasi. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan kepustakaan sebagai sumber informasi dalam melakukan inovasi teknologi pembelajaran di masa penerapan pembelajaran jarak jauh. Metode analisis data dalam penelitian ini secara deskriptif, dengan tujuan mendeskripsikan dan menemukan bentuk inovasi pembelajaran yang dilakukan oleh pendidik. Media wordwall berisi game berbasis kuis seperti mencocokkan jawaban, menggolongkan jawaban, anagram, acak kata, pencarian kata, memasangkan pasangan jawaban, dsb. Melalui media wordwall website ini pendidik mampu berinovasi dalam melakukan pembelajaran pada mata pelajaran PAI di masa penerapan pembelajaran jarak jauh, hal ini terlihat dari adanya peningkatan pemahaman serta peningkatan hasil belajar yang signifikan terhadap mata pelajaran PAI.
The Effect of Spiritual Intelligence and Religious Faith on Self-Regulation
Lufiana Harnany Utami;
Sandi Marahhul Mingtio;
Abdul Muhid
International Journal of Islamic Educational Psychology Vol 3, No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/ijiep.v3i2.15296
Most Muslims find it hard to memorize the Qur’an due to certain factors. This research explored the effect of spiritual intelligence and religious faith on self-regulation. Having quantitative design, three instruments were used in this analysis; self-regulation scale (S-SR) (α=0.621), religious faith scale (S-RF) (α=0.986), and spiritual intelligence scale (S-SI) (α=0.890). Four hundred (400) students in the tahfiz Al-Qur’an program from some Islamic boarding schools in Surabaya were selected through purposive sampling. The results from multiple regression showed that spiritual intelligence and religious faith significantly predicted self-regulation. In other words, both spiritual intelligence and religious faith had a positive effect on self-regulation. Besides, spiritual intelligence also positively affected self-regulation. The more positive students assessed their spiritual intelligence, the higher their self-regulation. That self-regulation then made students get more engaged with their activity of memorizing the Quran.
PENERAPAN METODE BERCERITA UNTUK MENGEMBANGKAN KEPERCAYAAN DIRI ANAK PRA SEKOLAH: SEBUAH SYSTEMATIC REVIEW
Alfiana Nur Aisyah;
Dita Eka Aristiana;
Hilmiyah Ariqoh;
Abdul Muhid
PG-PAUD Trunojoyo Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/pgpaudtrunojoyo.v9i2.14518
Kepercayaan diri merupakan aspek perkembangan yang sangat penting, karena hal tersebut adalah atribut yang berharga dari kehidupan sosial seseorang. Bagi anak pra sekolah, rasa percaya diri merupakan aspek diri yang harus dibangun karena sangat diperlukan untuk menyelesaikan tugas-tugas perkembangannya. Sehingga anak-anak yang tidak percaya diri dapat tertinggal dan bermasalah dalam perkembangan. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review dengan mengumpulkan sumber literatur berupa jurnal yang membahas tema serupa. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor utama dalam meningkatkan kepercayaan diri anak pra sekolah adalah peran guru dalam memberikan metode belajar. Salah satu metode belajar yang efektif dan mudah digunakan adalah metode bercerita. Dalam pembelajaran metode bercerita anak dapat belajar berkomunikasi secara lisan melalui kalimat-kalimat yang mereka dengar serta interaksi yang terjadi saat guru sedang bercerita. Melalui cerita tersebut, anak dapat menanamkan nilai-nilai positif seperti keberanian, kemandirian, kerjasama dan lain sebagainya. Sehingga terbentuknya kepercayaan diri melalui pengetahuan yang didapat dari proses belajar.
METODE HAFALAN DI PONDOK PESANTREN DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI
Harun Maarif;
Abdul Muhid
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2022): Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/jurnalrisalah.v8i2.282
Tujuan dari adanya studi ini yakni untuk mengidentifikasi beberapa metode yang diterapkan oleh para penghafal al-Qur’an di pondok pesantren ditinjau dari perspektif psikologi. Jenis studi ini termasuk penelitian kualitatif dan menggunakan metode kepustakaan. Metode ini dilakukan dengan proses membaca sumber literatur yang relevan kemudian menarik kesimpulan. Adapun mengenai hasil yang didapatkan dari studi ini adalah terdapat beberapa metode yang digunakan dalam pondok pesantren dalam melakukan hafalan al-Qur’an antara lain: (1) metode wahdah; (2) metode kitabah; (3) metode sima’i; (4) metode gabungan; (5) metode tasmi’; (6) metode jama’; (7) metode juz’i; (8) metode undian; dan (9) metode muraja’ah. Dalam implementasinya penggunaan metode tergantung pada kebutuhan dan kemampuan masing-masing penghafalnya. Sedangkan dalam teori psikologi sendiri teknik menghafal al-qur’an terbagi atas tiga teori yakni (1) encoding; (2) penyimpanan; dan (3) penemuan kembali.