Claim Missing Document
Check
Articles

Academic Self-Efficacy and Aspiration Goals Among Muslim High School Students: The Role of Problem-Solving and Self-Awareness Yendi, Frischa Meivilona; Firman, Firman; Syukur, Yarmis; Ifdil, Ifdil; Putra, Ade Herdian
Islamic Guidance and Counseling Journal Vol. 8 No. 2 (2025): Islamic Guidance and Counseling Journal
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung in collaboration with Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/0020258593400

Abstract

This study aims to analyze the relationship between academic self-efficacy and aspirational goals of Muslim high school students in Indonesia, as well as the moderating role of problem-solving and self-awareness. The background of this research is based on the importance of aspiration in determining the direction of students' education and careers. The research design employed a quantitative correlational approach to examine the relationships among the study variables. The research participants consisted of Muslim high school students selected using purposive random sampling. A total of 608 participants were involved, comprising 41.45% male and 58.55% female students, with ages ranging from 15 to 18 years. The research instruments included the academic self-efficacy, problem-solving, self-awareness, and aspiration goals scale, which were measured by the Likert scale. Data collection was conducted through both online surveys and direct administration at all participating schools, allowing students to choose the method based on their accessibility and preference. The data analysis technique used the Partial Least Squares Structural Equation Model (PLS-SEM). The results indicated that academic self-efficacy positively influenced aspiration goals, and that problem-solving and self-awareness significantly moderated this relationship. The proposed research model demonstrated good fit criteria. PLS-SEM is a variance-based structural equation modeling technique that is suitable for analyzing complex models and predictive research frameworks. The conclusion of this study confirms the importance of improving self-efficacy to encourage students' aspirations. Suggestions are given for developing intervention programs that can improve the self-efficacy and aspirations of Muslim high school students in Indonesia.
Gender Differences in Self-Harm Behavior among University Students Victimized by Bullying Handayani, Puji Gusri; Hidayat, Hafiz; Putriani, Lisa; Yendi, Frischa Meivilona; Febriani, Rahmi Dwi; Sari, Azmatul Khairiah; Adlya, Soechi Izzati; Gusinia, Azzahra Hardi
Bisma The Journal of Counseling Vol. 8 No. 3 (2024): December
Publisher : Department of Guidance and Counseling, FIP, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/bisma.v8i3.87862

Abstract

The underlying issue of this study is the increasing prevalence of bullying as a concerning social problem in education, which negatively impacts victims, including a tendency toward self-harm behavior as a maladaptive coping mechanism. This research aims to analyze self-harm behaviors among university students who are victims of bullying and to examine gender differences in these behaviors. The study employs a quantitative approach with a descriptive method. The sample comprises 261 university students who experienced bullying, selected using purposive sampling techniques. Data were collected using the Self-Harm Inventory (SHI) and analyzed descriptively and comparatively. The findings reveal that 70.93% of students exhibit low levels of self-harm behavior. However, significant gender differences were observed, with female students showing higher levels of self-harm compared to male students. This study concludes that although the majority of students fall into the low self-harm category, the moderate category requires special attention, particularly among female students. Based on these findings, it is recommended that universities adopt strategic measures to prevent bullying through both preventive and curative approaches. Recent information in this study reveals that, the implementation of effective counseling services and program interventions can be a significant effort to reduce the impact of bullying and self-harm behavior among students.
Gambaran motivasi belajar antara mahasiswa yang aktif berorganisasi dengan tidak berorganisasi Fadhlullah, Rizky; Yendi, Frischa Meivilona; Nirwana, Herman; Zahri, Triave Nuzila; Fikri, Miftahul
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 1 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001211chr2025

Abstract

Motivasi belajar berperan sangat penting dalam memberikan gairah atau semangat belajar, sehingga mahasiswa yang bermotivasi kuat memiliki energi banyak untuk melakukan kegiatan belajar. Salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi belajar yaitu organisasi, ketika budaya organisasi mendukung perkembangan pribadi dan pembelajaran, mahasiswa cenderung lebih termotivasi untuk belajar. Responden penelitian adalah 347 mahasiswa yang aktif berorganisasi dan tidak berorganisasi, yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket motivasi belajar. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan teknik uji t-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi belajar mahasiswa aktif berorganisasi berada pada kategori sedang, kemudian motivasi belajar mahasiswa tidak berorganisasi juga berada pada kategori sedang, ini menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikat dimana, mahasiswa aktif berorganisasi dan tidak berorganisasi memiliki motivasi belajar yang cukup. Dalam upaya meningkatkan motivasi belajar mahasiswa, layanan bimbingan konseling yang dapat diberikan yakni seperti layanan informasi, layanan konseling individu dan layanan bimbingan kelompok.
Nomophobia pada Mahasiswa yang Mengalami Digital Fatigue Zulmi, Avrilia Mutiara; Ardi, Zadrian; Yendi, Frischa Meivilona; Fadli, Rima Pratiwi
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 1 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001238chr2025

Abstract

The increasing use of smartphones and the internet, especially among students who are susceptible to dependence on digital devices called nomophobia. Excessive digital exposure can also trigger digital fatigue. This study aims to describe the level of nomophobia in students who experience digital fatigue. The approach used is a quantitative method with descriptive analysis. The research sample was obtained through simple random sampling and purposive sampling techniques, with a total of 112 respondents. The instrument used was the nomophobia scale. Data analysis was carried out descriptively with the help of Microsoft Excel and JASP version 0.19.3.0. The results showed that the level of nomophobia in students who experienced digital fatigue was in the moderate category. These findings indicate that even though students experience digital fatigue, they still have difficulty controlling themselves when they cannot communicate, lose connections, cannot access information, and lose the comfort that is usually obtained from digital devices. 
Hubungan self-awareness dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa Ramadhani, Khofifah; Ardi, Zadrian; Yendi, Frischa Meivilona; Fadli, Rima Pratiwi
Counseling and Humanities Review Vol 4, No 2 (2024): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001079chr2024

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya mahasiswa yang seringkali menunda-nunda dalam memulai dan mengerjakan suatu tugas atau dalam kata lain disebut dengan prokrastinasi. Hal tersebut terjadi karena self awareness pada mahasiswa yang masih rendah, salah satu faktor yang mempengaruhi prokrastinasi akademik yaitu self awareness yang artinya rendahnya kesadaran seseorang terhadap pemahaman mengenai dirinya sendiri. Penelitiana ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Self awareness dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Adapun sampel penelitian ini sebanyak 244 mahasiswa program studi Ilmu Administrasi Negara di UNP yang dipilih dengan menggunakan teknik Proportional Random Sampling. Data diperoleh dengan memberikan instrumen penelitian berupa angket Self awareness dan angket Prokrastinasi akademik yang sudah diuji validitas. Lalu diolah dengan menggunakan metode statistik untuk mencari hubungan antara kedua variabel menggunakan teknik pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Self-Awareness berada pada kategori rendah dengan persentase 44%%, (2) Prokrastinasi akdemik berada pada kategori tinggi dengan persentase 41%, (3) terdapat hubungan negatif yang signifikan antara self awareness dengan Prokrastinasi akademik dengan rxy=-0,557 dan taraf signifikansi sebesar 0,000.
Peran optimisme terhadap tingkat kesejahteraan psikologis mahasiswa penyusun skripsi: studi korelasional Syahidah, Sumayyah; Yendi, Frischa Meivilona; Ardi, Zadrian; Sari, Azmatul Khairiyah; Sukma, Dina
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 1 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001226chr2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara optimisme dan psychological well-being (PWB) pada mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Populasi penelitian berjumlah 1.749 mahasiswa, dan sampel sebanyak 326 orang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling berdasarkan rumus Slovin dengan toleransi kesalahan 5%. Data dikumpulkan melalui skala optimisme dan skala PWB yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara optimisme dan PWB dengan nilai korelasi Pearson sebesar r = 0,622 dan signifikansi p = 0,001 (p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat optimisme, maka semakin tinggi pula kesejahteraan psikologis mahasiswa.
Hubungan Problematic Smartphone Usage (PSU) dengan Komunikasi Interpersonal Siswa Rahmasari, Salmanisa Mutiara; Ardi, Zadrian; Yendi, Frischa Meivilona; Adlya, Soeci Izzati
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 1 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001232chr2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara problematic smartphone usage dengan komunikasi interpersonal pada siswa di SMA Negeri 3 Sawahlunto. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena meningkatnya penggunaan smartphone secara berlebihan di kalangan remaja yang diduga dapat menghambat kemampuan komunikasi tatap muka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel terdiri atas 68 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa skala Problematic Smartphone Use dan skala komunikasi interpersonal yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara problematic smartphone usage dan komunikasi interpersonal (r = -0,408; p < 0,05), dengan kekuatan korelasi berada pada kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat penggunaan smartphone yang bersifat problematik, semakin rendah kemampuan komunikasi interpersonal siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengelolaan penggunaan smartphone secara bijak guna mendukung pengembangan keterampilan sosial dan komunikasi interpersonal pada remaja.
Fenomena stres akademik dalam penyelesaian tugas akhir pada mahasiswa rantau Ardi, Lailatul Afifah; Handayani, Puji Gusri; Yendi, Frischa Meivilona; Putriani, Lisa 
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2025): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1139300

Abstract

Stres akademik adalah tantangan yang dialami dan dihadapi oleh mahasiswa, terutama bagi mahasiswa rantau dalam penyelesaian tugas akhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena stres akademik dalam penyelesaian tugas akhir pada mahasiswa rantau di Sumatera Barat, data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 148 mahasiswa rantau, kemudian dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif serta analisis jaringan guna memperoleh pemahaman yang lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat stres akademik mahasiswa umumnya berada pada kategori sedang hingga tinggi, yang menggambarkan adanya tekanan signifikan dalam menyelesaikan tugas akhir. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa mahasiswa Perempuan memiliki tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan mahasiswa laki-laki, yang bisa mengindikasikan adanya faktor tertentu yang lebih mempengaruhi mereka. Disamping itu, mahasiswa yang tinggal di kos atau kontrakan cenderung mengalami stres akademik lebih tinggi dibandingkan mereka yang tinggal bersama kerabat atau saudara, yang menandakan bahwa lingkungan tempat tinggal memiliki peran terhadap tingkat stres akademik mahasiswa rantau. Kondisi ini tentunya penting untuk melakukan intervensi psikologis, seperti pemberian layanan dalam konseling dan dukungan sosial, guna membantu para mahasiswa rantau untuk meredakan stres akademik dan meningkatkan kesejahteraan hidupnya.
Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Stres Akademik Siswa di SMA Sahri, Nafisah; Ardi, Zadrian; Yendi, Frischa Meivilona; Sari, Azmatul Khairiyah
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 1 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001236chr2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecerdasan emosional dan tingkat stres akademik pada siswa SMA Negeri 2 Batusangkar. Pendekatan yang digunakan dalam studi ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas X dan XI yang berjumlah 470 orang. Sampel ditentukan dengan teknik simple random sampling menggunakan rumus Slovin, sehingga diperoleh sebanyak 216 siswa sebagai responden. Hasil analisis data menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara kecerdasan emosional dan stres akademik, dengan nilai koefisien korelasi Pearson sebesar r = -0,642 dan tingkat signifikansi p = 0,000 (p < 0,01). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kecerdasan emosional yang dimiliki siswa, maka semakin rendah tingkat stres akademik yang mereka alami. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya penguatan aspek emosional sebagai bagian dari pengembangan diri siswa guna mencegah munculnya tekanan dalam lingkungan akademik.
Perbedaan Kemandirian Remaja Ditinjau dari Pola Asuh Orang Tua pada Siswa SMA N 1 Baso Hayuni, Syelmi; Putriani, Lisa; Sukma, Dina; Yendi, Frischa Meivilona
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 1 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001287chr2025

Abstract

Kemandirian merupakan tugas perkembangan penting pada masa remaja, namun banyak siswa masih menunjukkan ketergantungan tinggi pada orang tua. Penelitian ini bertujuan menguji perbedaan kemandirian remaja berdasarkan pola asuh orang tua (otoriter, autoritatif, permisif) pada siswa SMA N 1 Baso. Metode kuantitatif komparatif dengan teknik stratified random sampling digunakan pada 215 siswa. Instrumen meliputi skala kemandirian (? = 0,727) dan skala pola asuh (? = 0,811). Analisis One Way ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan (F = 20,960, p < 0,001), dengan kemandirian tertinggi pada pola asuh autoritatif (64,6%), diikuti otoriter (53,9%) dan permisif (58,3%). Temuan ini menegaskan pentingnya pola asuh autoritatif untuk mendukung kemandirian remaja, dengan implikasi pada layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
Co-Authors Abdillah, Wahyu Abdul Rauf Ade Herdian Herdian Adlya, Soechi Izzati Afdal Afdal, Afdal Afdhal Afrizal Sano Alfian, Dahlya Alizamar Alizamar Arafani, Adnan Ardi, Lailatul Afifah Astuti, Christin Mai Atika, Nur Azmatul Khairiah Sari Bramana Nanditya Putra Danthy Meillya Sari Desma, Fina Putri DEVI LUSIRIA Dewi Aswira Putri Dian Rahma Yani Dina Sukma Dino Dimenggo Dwianda, Fajar Fadhlullah, Rizky Fadillatulrahmi, Engla Febriani, Rahmi Dwi Feby Najmah Khairiyah Fikri, Miftahul Fikriyah Mardhatillah Firman Antoni Firman Firman Firman Firman Gusinia, Azzahra Hardi Gusni Dian Suri Hafiz Hidayat Hayati, Khofifah Hayuni, Syelmi Herman Nirwana Humairah, Ulvy Witri Ifdil Ifdil Ikhwanul Hasan ILMIYATI RAHMY JASRIL Indah Permata Sari Indah Permata Sari Indah Permata Sari Indah Sukmawati Indrama, Leony Sarah ira damayanti Itsar Bolo Rangka Jasril Jasril Khaswita, Layla Hadi Khumairah, Nadiva Lathifa Khairah Mardianto Mardyani, Fauziah Marwinda, Wulan Sephia Meirizka Liyani Putri Mellyana, Mellyana Miftahul Fikri Muhammad Alfi Syahrin Muhammad Irpansah Nabila Permata Yuri Nadia, Hasnatul Nadiya Rahmatika Delfri Netrawati, Netrawati Neviyarni, Neviyarni Ngadiman, Dyah Ayu Sakinah Nilma Zola Nurfarhanah Nurfarhanah Pratiwi, Noverta Puji Gusri Handayani Putra, Ade Herdian Putra, Febri Wandha Putri Rahmadani, Putri Putri, Anisa Dwi Putri, Fovi Putri, Shania Andrisa Putri, Ukti Julmi Putri, Viqri Novielza Putriani, Lisa Putriani, Lisa  Rafsyam, Yusri Rahmasari, Salmanisa Mutiara Rahmi Padilla Rahmi, Sari Jannatul Ramadhani, Khofifah Resma, Zahra Rima Pratiwi Fadli Rima Pratiwi Fadli Rizka Apriani Rohila Rufi'i Sahri, Nafisah Sari, Azmatul Khairiyah Setiawati, Caroline Lisa Soeci Izzati Adlya Soeci Izzati Adlya Sukmawati, Indah Sumayyah Syahidah Susiati Syafiyah, Aufizzahra Syahputra, Yuda Tanjung, Romi Fajar Taufik Taufik Taufik TRIAVE NUZILA ZAHRI Triave Nuzila Zahri Ulviatul Humairah Yan Guspriadi Yana, Riri Sri Yeni Karneli Yuca, Verlanda Yuliana Yuliana Yunia Ritika Yusri Yusri Zadrian Ardi Zahra, Fadhila Zahra Putri Zulmi, Avrilia Mutiara