Claim Missing Document
Check
Articles

Peran optimisme terhadap tingkat kesejahteraan psikologis mahasiswa penyusun skripsi: studi korelasional Syahidah, Sumayyah; Yendi, Frischa Meivilona; Ardi, Zadrian; Sari, Azmatul Khairiyah; Sukma, Dina
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 1 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001226chr2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara optimisme dan psychological well-being (PWB) pada mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Populasi penelitian berjumlah 1.749 mahasiswa, dan sampel sebanyak 326 orang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling berdasarkan rumus Slovin dengan toleransi kesalahan 5%. Data dikumpulkan melalui skala optimisme dan skala PWB yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara optimisme dan PWB dengan nilai korelasi Pearson sebesar r = 0,622 dan signifikansi p = 0,001 (p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat optimisme, maka semakin tinggi pula kesejahteraan psikologis mahasiswa.
Hubungan Problematic Smartphone Usage (PSU) dengan Komunikasi Interpersonal Siswa Rahmasari, Salmanisa Mutiara; Ardi, Zadrian; Yendi, Frischa Meivilona; Adlya, Soeci Izzati
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 1 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001232chr2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara problematic smartphone usage dengan komunikasi interpersonal pada siswa di SMA Negeri 3 Sawahlunto. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena meningkatnya penggunaan smartphone secara berlebihan di kalangan remaja yang diduga dapat menghambat kemampuan komunikasi tatap muka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel terdiri atas 68 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa skala Problematic Smartphone Use dan skala komunikasi interpersonal yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara problematic smartphone usage dan komunikasi interpersonal (r = -0,408; p < 0,05), dengan kekuatan korelasi berada pada kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat penggunaan smartphone yang bersifat problematik, semakin rendah kemampuan komunikasi interpersonal siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengelolaan penggunaan smartphone secara bijak guna mendukung pengembangan keterampilan sosial dan komunikasi interpersonal pada remaja.
Fenomena stres akademik dalam penyelesaian tugas akhir pada mahasiswa rantau Ardi, Lailatul Afifah; Handayani, Puji Gusri; Yendi, Frischa Meivilona; Putriani, Lisa 
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2025): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1139300

Abstract

Stres akademik adalah tantangan yang dialami dan dihadapi oleh mahasiswa, terutama bagi mahasiswa rantau dalam penyelesaian tugas akhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena stres akademik dalam penyelesaian tugas akhir pada mahasiswa rantau di Sumatera Barat, data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 148 mahasiswa rantau, kemudian dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif serta analisis jaringan guna memperoleh pemahaman yang lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat stres akademik mahasiswa umumnya berada pada kategori sedang hingga tinggi, yang menggambarkan adanya tekanan signifikan dalam menyelesaikan tugas akhir. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa mahasiswa Perempuan memiliki tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan mahasiswa laki-laki, yang bisa mengindikasikan adanya faktor tertentu yang lebih mempengaruhi mereka. Disamping itu, mahasiswa yang tinggal di kos atau kontrakan cenderung mengalami stres akademik lebih tinggi dibandingkan mereka yang tinggal bersama kerabat atau saudara, yang menandakan bahwa lingkungan tempat tinggal memiliki peran terhadap tingkat stres akademik mahasiswa rantau. Kondisi ini tentunya penting untuk melakukan intervensi psikologis, seperti pemberian layanan dalam konseling dan dukungan sosial, guna membantu para mahasiswa rantau untuk meredakan stres akademik dan meningkatkan kesejahteraan hidupnya.
Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Stres Akademik Siswa di SMA Sahri, Nafisah; Ardi, Zadrian; Yendi, Frischa Meivilona; Sari, Azmatul Khairiyah
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 1 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001236chr2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecerdasan emosional dan tingkat stres akademik pada siswa SMA Negeri 2 Batusangkar. Pendekatan yang digunakan dalam studi ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas X dan XI yang berjumlah 470 orang. Sampel ditentukan dengan teknik simple random sampling menggunakan rumus Slovin, sehingga diperoleh sebanyak 216 siswa sebagai responden. Hasil analisis data menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara kecerdasan emosional dan stres akademik, dengan nilai koefisien korelasi Pearson sebesar r = -0,642 dan tingkat signifikansi p = 0,000 (p < 0,01). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kecerdasan emosional yang dimiliki siswa, maka semakin rendah tingkat stres akademik yang mereka alami. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya penguatan aspek emosional sebagai bagian dari pengembangan diri siswa guna mencegah munculnya tekanan dalam lingkungan akademik.
Perbedaan Kemandirian Remaja Ditinjau dari Pola Asuh Orang Tua pada Siswa SMA N 1 Baso Hayuni, Syelmi; Putriani, Lisa; Sukma, Dina; Yendi, Frischa Meivilona
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 1 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001287chr2025

Abstract

Kemandirian merupakan tugas perkembangan penting pada masa remaja, namun banyak siswa masih menunjukkan ketergantungan tinggi pada orang tua. Penelitian ini bertujuan menguji perbedaan kemandirian remaja berdasarkan pola asuh orang tua (otoriter, autoritatif, permisif) pada siswa SMA N 1 Baso. Metode kuantitatif komparatif dengan teknik stratified random sampling digunakan pada 215 siswa. Instrumen meliputi skala kemandirian (? = 0,727) dan skala pola asuh (? = 0,811). Analisis One Way ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan (F = 20,960, p < 0,001), dengan kemandirian tertinggi pada pola asuh autoritatif (64,6%), diikuti otoriter (53,9%) dan permisif (58,3%). Temuan ini menegaskan pentingnya pola asuh autoritatif untuk mendukung kemandirian remaja, dengan implikasi pada layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
Analisis Kecenderungan Mengikuti Layanan Konseling Online pada Mahasiswa yang Mengalami Stres Akademik Nadia, Hasnatul; Ardi, Zadrian; Yendi, Frischa Meivilona; Adlya, Soeci Izzati
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 1 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001294chr2025

Abstract

Stres akademik merupakan fenomena umum yang dialami oleh mahasiswa, terutama mereka yang berada di tingkat akhir perkuliahan. Tekanan menyelesaikan tugas akhir, ekspektasi lingkungan, serta kekhawatiran terhadap masa depan menjadi pemicu utama stres. Di tengah kondisi tersebut, layanan konseling online hadir sebagai solusi alternatif yang menjanjikan, namun tingkat pemanfaatannya masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengubah kecenderungan mahasiswa Universitas Negeri Padang dalam menggunakan layanan konseling online untuk mengatasi stres akademik, dengan menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) menurut Wicaksono (2020) yang mencakup lima aspek: persepsi kegunaan , persepsi kemudahan penggunaan , sikap terhadap penggunaan , niat perilaku untuk menggunakan , dan penggunaan sistem aktual . Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 200 siswa tingkat akhir yang dipilih melalui teknik purposive sampling . Data dikumpulkan melalui angket Skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator TAM berada pada kategori tinggi, dengan rata-rata skor keseluruhan sebesar 94,24 (72,49%). Meskipun demikian, terdapat kesenjangan antara niat dan penggunaan aktual layanan konseling online . Temuan ini menegaskan bahwa TAM merupakan model yang relevan dalam menjelaskan penerimaan teknologi pada konteks kesehatan mental mahasiswa, serta menjadi dasar bagi strategi pengembangan peningkatan literasi digital psikologi di lingkungan perguruan tinggi.Kata Kunci: Konseling Online, Stres Akademik, Teknologi, Model Penerimaan, Mahasiswa
Hubungan Persepsi Siswa tentang Disiplin dengan Perilaku Membolos Khaswita, Layla Hadi; Ardi, Zadrian; Yendi, Frischa Meivilona; Febriani, Rahmi Dwi
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 1 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001300chr2025

Abstract

Perilaku membolos merupakan salah satu bentuk pelanggaran tata tertib sekolah yang berdampak negatif pada proses belajar, prestasi akademik, dan pembentukan karakter siswa. Fenomena ini masih banyak ditemukan di berbagai sekolah, termasuk di SMPN 4 Lubuk Alung, sehingga memerlukan kajian mendalam untuk menemukan faktor-faktor yang berpengaruh. Salah satu faktor yang diperkirakan berkaitan adalah persepsi siswa terhadap penerapan disiplin sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara persepsi siswa tentang disiplin dengan perilaku membolos. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional dan uji Pearson. Sampel penelitian terdiri atas 203 siswa SMPN 4 Lubuk Alung yang dipilih dengan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian meliputi skala persepsi disiplin dan skala perilaku membolos. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 31.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara persepsi siswa tentang disiplin dengan perilaku membolos berada pada kategori sedang, dengan arah hubungan negatif yang signifikan (r = –0,581; p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin positif persepsi siswa terhadap disiplin, semakin rendah kecenderungan mereka untuk membolos. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya pihak sekolah dan guru bimbingan dan konseling memperkuat program pelatihan disiplin yang melibatkan partisipasi aktif siswa, sehingga persepsi positif terhadap tata tertib dapat terbentuk dan perilaku membolos dapat diminimalkan.
Hubungan Kematangan Emosi dengan Keputusan Karier Siswa di SMK Negeri 4 Padang Fadillatulrahmi, Engla; Ardi, Zadrian; Yendi, Frischa Meivilona; Putra, Febri Wandha
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 1 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001293chr2025

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah bahwa banyak siswa belum mengetahui karier masa depan mereka. Salah satu faktor yang mempengaruhi keputusan karier adalah kematangan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk: mendeskripsikan kematangan emosi dan keputusan karier siswa, mengetahui hubungan antara kematangan emosi dengan keputusan karier siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Sampel penelitian ini sebanyak 174 siswa yang dipilih dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu instrumen kematangan emosi dan instrumen keputusan karier. Hasil penelitian ini menunjukkan: kematangan emosi pada siswa SMKN 4 Padang secara umum berada pada kategori tinggi, keputusan karier pada siswa SMKN 4 Padang secara umum berada pada kategori tinggi dan terdapat hubungan positif signifikan antara kematangan emosi dengan keputusan karier siswa SMKN 4 Berdasaarkan hasil penelitian guru BK dapat memberikan layanan informasi, layanan konseling individual dan bimbingan kelompok untuk membantu siswa yang mengalami permasalahan pada kematangan emosi dan keputusan karier, adapun topik yang bisa digunakan yaitu cara mengelola emosi dan manfaat dari keputusan karier dll.
Analisis School Satisfaction sebagai Dimensi pada Life Satisfaction Mahasiswa Akhir Zahra, Fadhila Zahra Putri; Miftahul Fikri; Yeni Karneli; Frischa Meivilona Yendi; Soeci Izzati Adlya
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.1432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis school satisfaction sebagai salah satu dimensi dari life satisfaction pada mahasiswa akhir. School satisfaction menggambarkan persepsi mahasiswa terhadap pengalaman akademik, lingkungan belajar, dan hubungan sosial di lingkungan kampus. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan jenis data interval dan sumber data primer. Populasi penelitian ini berjumlah 385 mahasiswa, dan sampel sebanyak 197 orang dipilih menggunakan teknik purposive random sampling berdasarkan rumus Slovin dengan toleransi kesalahan 5%. Data dikumpulkan melalui skala life satisfaction yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat school satisfaction mahasiswa akhir berada pada kategori sedang sebesar 52,8%, tinggi sebesar 29,4%, dan sangat tinggi sebesar 4,6%. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa merasa cukup puas terhadap kehidupan akademiknya, namun belum sepenuhnya optimal. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan fasilitas kampus serta layanan bimbingan dan konseling untuk memperkuat kepuasan hidup dan kesejahteraan mahasiswa.
Pelatihan Mindfulness Based Cognitive Therapy bagi Guru Bimbingan dan Konseling untuk Mereduksi Kecanduan Judi Online dan Agresivitas Remaja Ardi, Zadrian; Jasril, Ilmiyati Rahmy; Guspa, Anindra; Yendi, Frischa Meivilona; Putra, Ade Herdian
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 2 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001326chr2025

Abstract

Online counseling training based on Mindfulness-Based Cognitive Therapy (MBCT) for guidance and counseling teachers was conducted in response to the increasing phenomenon of online gambling addiction and aggressive behavior among adolescents. This phenomenon has become a serious concern in Payakumbuh City because it affects students' academic, psychological, and social aspects. This Community Service Program aims to improve the capacity of guidance and counseling teachers in understanding, internalizing, and applying the MBCT approach in school counseling services. The training was held on August 9, 2025, at the Payakumbuh City Education Office Hall, involving guidance and counseling teachers from various schools. The implementation method consisted of two stages, namely an introduction to online counseling for online gambling addiction and aggressive behavior in adolescents, as well as training in MBCT techniques through practical simulations and group discussions. Evaluation was carried out using pre-test and post-test instruments to measure participants' understanding and skills. The training results showed an increase in understanding from 52 percent to 91 percent and in skills from 48 percent to 88 percent. Participants also developed plans to implement MBCT in their respective schools and built a collaborative network among guidance counselors. These findings indicate that participatory training combining theory and practice is effective in strengthening the professional competence of guidance counselors. The MBCT approach is considered relevant as a strategy for preventing and intervening in risky adolescent behavior, especially when combined with online counseling technology that expands access to services in schools.
Co-Authors Abdillah, Wahyu Abdul Rauf Adlya, Soechi Izzati Afdhal Afrizal Sano Alfian, Dahlya Alizamar Alizamar Arafani, Adnan Ardi, Lailatul Afifah Astuti, Christin Mai Atika, Nur Azmatul Khairiah Sari Bramana Nanditya Putra Danthy Meillya Sari Desma, Fina Putri Dian Rahma Yani Dina Sukma Dino Dimenggo Fadhlullah, Rizky Fadillatulrahmi, Engla Febriani, Rahmi Dwi Feby Najmah Khairiyah Fikri, Miftahul Fikriyah Mardhatillah Firman Firman Firman Firman Gusinia, Azzahra Hardi Gusni Dian Suri Guspriadi, Yan Hafiz Hidayat Hayati, Khofifah Hayuni, Syelmi Herman Nirwana Humairah, Ulvy Witri Ifdil Ifdil Ikhwanul Hasan Indah Permata Sari Indah Sukmawati Indrama, Leony Sarah Itsar Bolo Rangka Jasril Jasril Khaswita, Layla Hadi Khumairah, Nadiva Lathifa Khairah Mardyani, Fauziah Marwinda, Wulan Sephia Mellyana, Mellyana Miftahul Fikri Muhammad Irpansah Nabila Permata Yuri Nadia, Hasnatul Nadiya Rahmatika Delfri Netrawati, Netrawati Neviyarni, Neviyarni Ngadiman, Dyah Ayu Sakinah Nilma Zola Nurfarhanah Nurfarhanah Pratiwi, Noverta Puji Gusri Handayani Putra, Ade Herdian Putra, Febri Wandha Putri Rahmadani, Putri Putri, Anisa Dwi Putri, Fovi Putri, Shania Andrisa Putri, Ukti Julmi Putri, Viqri Novielza Putriani, Lisa Putriani, Lisa  Rafsyam, Yusri Rahmasari, Salmanisa Mutiara Rahmi, Sari Jannatul Ramadhani, Khofifah Rima Pratiwi Fadli Rima Pratiwi Fadli Rizka Apriani Rohila Sahri, Nafisah Sari, Azmatul Khairiyah Soeci Izzati Adlya Soeci Izzati Adlya Sukmawati, Indah Sumayyah Syahidah Taufik TRIAVE NUZILA ZAHRI Triave Nuzila Zahri Yana, Riri Sri Yeni Karneli Yuca, Verlanda Yunia Ritika Yusri Yusri Yusri Yusri Zadrian Ardi Zahra, Fadhila Zahra Putri Zulmi, Avrilia Mutiara