Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Kapasitas Konselor melalui Diseminasi Aplikasi “KONSELO” sebagai Multi-Platform Konseling Online Berbasis Sustainable Development Goals Zadrian Ardi; Ilmiyati Rahmy Jasril; Frischa Meivilona Yendi; Soeci Izzati Adlya
Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/4.281385

Abstract

The second year of the P3UPT program for the KONSELO application focused on broader dissemination of the online counseling platform to all districts and cities in West Sumatra. This community service activity was implemented through a series of webinars, face-to-face workshops, Training of Trainers (ToT), and FGD-based application upgrading involving counselors affiliated with PD ABKIN West Sumatra and CV Rumah Konseling Handayani. The results showed a significant increase in counselors' ability to operate the KONSELO application, as well as strengthening the digital counseling service network to reach university students experiencing academic stress across West Sumatra. This activity also led to the development of a sustainable partner business scheme and improved financial management for partner institutions, thereby supporting the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs), particularly in the domain of Good Health and Well-being.
The Effect of Group Guidance Services on Student Identity Bramana Nanditya Putra; Alizamar Alizamar; Frischa Meivilona Yendi
Journal of Counseling, Education and Society Vol. 1 No. 1 (2020): Journal of Counseling, Education and Society
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/08jces44800

Abstract

Masa remaja akhir yang mana merupakan masa transisi dari masa remaja ke masa dewasa harus dilalui setiap individu sebelum individu menjadi seorang dewasa yang  matang, bertanggung jawab dan   kreatif. Masa remaja akhir juga merupakan masa transisi, masa dimana seseorang berada di suatu persimpangan antara apa yang diinginkan dan apa yang harus dilakukan. Untuk menjadi orang dewasa, maka remaja akan melalui  masa  krisis di  mana remaja berusaha untuk mencari identitas diri mereka.
Peningkatan Locus of Control dalam Mereduksi Prokrastinasi Akademik Mahasiswa Firman Antoni; Frischa Meivilona Yendi; Taufik Taufik
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 4 No. 2 (2019): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/08399011

Abstract

Prokrastinasi akademik masih terjadi di dunia pendidikan, termasuk mahasiswa. Mahasiswa cenderung senang menunda-nunda dalam mengerjakan tugas kuliah dan lebih senang beraktivitas lainnya. Salah satu faktor dari prokrastinasi akademik adalah locus of control. Locus of control yang rendah menyebabkan mahasiswa melakukan penundaan dalam mengerjakan tugas sehingga kalaupun selesai tugas tidak optimal karena dikerjakan pada waktu deadline. Locus of control dapat ditingkatkan dengan memvisualisasikan kemajuan, mengoptimalkan potensi, tentukan deadline tugas, beraktivitas sebelum feeling in the mood, hindari rasionalisasi berlebihan, lawan hambatan, fleksibel terhadap tujuan, kurangi perfeksionis, dan berikan reward pada sesuatu yang dicapai. Hal demikian tidak akan lepas dari dosen, orang tua dan mahasiswa itu sendiri.
Peran Konselor dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Disabilitas Fisik Indah Permata Sari; Frischa Meivilona Yendi
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 3 No. 3 (2018): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/08408011

Abstract

Disabilitas fisik adalah gangguan, keterbatasan fisik dan aktivitas individu yang mengalami kerusakan dan kelemahan pada bagian fisiknya serta dapat menghambat individu dalam berpartisipasi di masyarakat. Siswa disabilitas fisik memiliki tingkat kepercayaan diri yang rendah sehingga membuatnya menarik diri dari lingkungan. Selain itu, kurangnya rasa percaya diri bagi siswa disabilitas mengakibatkan siswa terlalu menutup diri dengan orang lain, jarang berinteraksi dan sulit untuk mengaplikasikan kemampuannya. Hal ini menunjukan perlu adanya upaya guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor untuk melakukan pengembangan pada praktik pelayanan bimbingan dan konseling untuk meningkatkan kualitas atau potensi siswa disabilitas fisik dalam meningkatkan kepercayaan dirinya dan faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan diri siswa disabilitas fisih sehingga munculnya rasa tidak percaya diri yang membuatnya menarik diri dari lingkungan.
Resiliensi Pada Single Mother Setelah Kematian Pasangan Hidup Indah Permata Sari; Ifdil Ifdil; Frischa Meivilona Yendi
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 4 No. 3 (2019): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/08411011

Abstract

Peristiwa kematian pasangan hidup bisa menjadi hal yang tidak terduga bagi pasangan yang ditinggalkan. Kematian pasangan menjadi pemicu mengalami tekanan kesedihan dan emosional serta harus menerima kenyataan dengan status baru yang dimiliki yakni menjadi seorang single parent. Menjadi single parent menimbulkan banyak permasalahan baru bagi mereka yang menjalaninya, terkait masalah dalam hal ekonomi, sosial, dan urusan rumah tangga yang mana harus dikerjakan sendiri. Selain itu juga seorang single parent khususnya single mother harus mampu menjalani peran ganda sebagai ayah dan juga ibu bagi anak-anaknya. Hal ini menuntut seorang single mother memiliki kemampuan resiliensi untuk menghadapi segala persoalan. Resiliensi merupakan suatu kemampuan yang sangat dibutuhkan dalam hidup, karena kehidupan yang dijalani senantiasa diwarnai oleh ragam kondisi yang tidak dapat ditolak oleh individu baik kondisi menyenangkan ataupun sebaliknya.
Teknik Modelling: Sebuah Alternatif dalam Peningkatan Self Efficacy Akademik Ade Herdian Herdian; Frischa Meivilona Yendi
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 4 No. 3 (2019): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/08412011

Abstract

Academic self efficacy is a person's belief in his ability to meet academic demands well. Factors that can affect academic self efficacy can be in the form of mastering experiences, experiences of others, social persuasion, and physical and emotional conditions. Low academic self efficacy in students will have a negative impact in the learning process. Therefore we need a way to improve academic self efficacy. One way to improve students' academic self-efficacy is to use modeling techniques in counseling services. This paper will explain modeling techniques as an alternative in improving academic self efficacy. Hopefully this script can be used as a reference.
Penerapan Layanan Penguasaan Konten Untuk Mengurangi Prokrastinasi Akademik Siswa Muhammad Alfi Syahrin; Frischa Meivilona Yendi; Taufik Taufik
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 4 No. 2 (2019): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/08418011

Abstract

Prokrastinasi akademik rentan terjadi di dunia pendidikan. Prokrastinasi akademik ini banyak dilakukan oleh Siswa di sekolah. Siswa cenderung senang menunda-nunda dalam mengerjakan tugas sekolah dan lebih banyak melakukan kegiatan lainnya. Beberapa faktor dari prokrastinasi akademik seperti kecanduan dalam bermain game online, kemudian karena adanya keyakinan tidak rasional yang dimiliki oleh Siswa, Keyakinan tidak rasional tersebut dapat disebabkan oleh kesalahan dalam mempersepsikan tugas sekolah. Kesalahan persepsi ini seperti menganggap tugas sekolah sulit untuk dikerjakan atau akan mendapatkan nilai yang cukup asalkan mengumpulkan tugas. Prokrastinasi akademik ini menyebabkan Siswa melakukan penundaan dalam mengerjakan tugas sehingga jika tugas bisa selesai, maka hasil dari tugas tersebut tidak maksimal atau tidak memuaskan. Prokrastinasi akademik dapat dikurangi melalui Layanan Bimbingan dan Konseling. Guru BK dapat memberikan berbagai jenis layanan salah satunya layanan penguasaan konten. Melalui layanan penguasaan konten ini Siswa diberikan materi keterampilan dalam mengatur waktu terutama mengatur waktu dalam belajar, sehingga diharapkan Siswa dapat mengerjakan tugas-tugas sekolah dengan baik, maksimal dan juga dapat dikumpulkan pada waktu yang tepat. Namun, Hal demikian tidak akan lepas dari Siswa itu sendiri yang ingin berubah secara pribadi ke arah yang lebih baik.
Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) Guidelines To Reduce Student Aggressiveness Dewi Aswira Putri; Frischa Meivilona Yendi; Taufik Taufik; Verlanda Yuca
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 4 No. 3 (2019): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/08429011

Abstract

Aggressive behavior is a negative action that is intentionally done by individuals who try to hurt others both physically and verbally. There are many factors that influence adolescent aggression, ridicule, conflict in the family, unfavorable school environment, audio-visual media that show scenes of violence and individual perceptions of the environment. This aggressive behavior will affect the lives of individuals themselves and others. Based on this, guidance and counseling is very important to reduce the aggressive behavior of students. One of the guidance and counseling services that can be given group guidance by asking for rational emotive behavior (REBT). With this service, students are expected to behave positively according to applicable norms and not harm others.
Use of content mastery service using role playing approach improve student's emotional intelligence Meirizka Liyani Putri; Taufik Taufik; Frischa Meivilona Yendi; Verlanda Yuca
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 4 No. 3 (2019): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/08436011

Abstract

Emotional intelligence is the ability possessed by individuals to be able to recognize, understand, manage and manage emotions and understand the emotions of others. There are many problems that arise related to emotional intelligence, especially in the school environment. To be able to overcome this and increase the emotional intelligence of BK teacher students can carry out content mastery services that aim to help students develop and learn new aspects or competencies related to emotional intelligence. Implementation of content mastery services can also be done with a role playing approach by playing the role associated with increasing emotional intelligence.
Konsep Nomophobia pada Remaja Generasi Z Indah Permata Sari; Ifdil Ifdil; Frischa Meivilona Yendi
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 5 No. 1 (2020): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/3003414000

Abstract

Perkembangan teknologi menghasilkan perangkat teknologi baru yang dapat memfasilitasi aktivitas manusia atau lebih di kenal mobile phone. Dengan kelebihan dari mobile phone atau smartphone membuat penggunanya menjadi cemas atau takut apabila tidak dapat mengakses ponselnya tersebut atau dikenal dengan istilah nomophobia. Nomophobia cenderung terjadi pada remaja generasi Z dikarenakan  mereka hidup di era digital dengan perkembangan teknologi yang berkembang pesat. Teknologi sudah menjadi bagian dari hidup mereka. Apapun yang dilakukan kebanyakan berhubungan dengan dunia maya, sehingga mereka terlalu asyik dengan perangkat ponsel atau smartphonenya.
Co-Authors Abdillah, Wahyu Abdul Rauf Ade Herdian Herdian Ade Herdian Putra Ade Herdian Putra Adlya, Soechi Izzati Adnan Arafani Afdal Afdal Afdhal Afrizal Sano Alfian, Dahlya Alizamar Alizamar Anisa Dwi Putri Ardi, Lailatul Afifah Astuti, Christin Mai Atika, Nur Azmatul Khairiah Sari Bramana Nanditya Putra Caroline Lisa Setiawati Danthy Meillya Sari Desma, Fina Putri DEVI LUSIRIA Dewi Aswira Putri Dian Rahma Yani Dina Sukma Dino Dimenggo Dwianda, Fajar Fadhlullah, Rizky Fadillatulrahmi, Engla Febri Wandha Putra Febriani, Rahmi Dwi Feby Najmah Khairiyah Fikri, Miftahul Fikriyah Mardhatillah Firman Antoni Firman Firman Firman Firman Gusinia, Azzahra Hardi Gusni Dian Suri Hafiz Hidayat Hayati, Khofifah Hayuni, Syelmi Herman Nirwana Humairah, Ulvy Witri Ifdil Ifdil Ikhwanul Hasan ILMIYATI RAHMY JASRIL Indah Permata Sari Indah Permata Sari Indah Permata Sari Indah Sukmawati Indrama, Leony Sarah ira damayanti Itsar Bolo Rangka Jasril Jasril Khairanil Washiyyah Khaswita, Layla Hadi Lathifa Khairah Lia Mita Syahri Mardianto Mardyani, Fauziah Meirizka Liyani Putri Mellyana, Mellyana Miftahul Fikri Muhammad Alfi Syahrin Muhammad Habibi Al Mukarram Zuliandra Muhammad Irpansah Nabila Permata Yuri Nabilla Chairunnisa Amanda Nadia, Hasnatul Nadiva Khumairah Nadiya Rahmatika Delfri Netrawati, Netrawati Neviyarni, Neviyarni Ngadiman, Dyah Ayu Sakinah Nilma Zola Nur Atikah Nurfarhanah Nurfarhanah Pratiwi, Noverta Puji Gusri Handayani Putra, Ade Herdian Putra, Febri Wandha Putri Rahmadani, Putri Putri, Fovi Putri, Shania Andrisa Putri, Ukti Julmi Putri, Viqri Novielza Putriani, Lisa Putriani, Lisa  Rafsyam, Yusri Rahmasari, Salmanisa Mutiara Rahmi Padilla Rahmi, Sari Jannatul Ramadhani, Khofifah Rima Pratiwi Fadli Rima Pratiwi Fadli Rizka Apriani Rohila Rufi'i Sahri, Nafisah Sari, Azmatul Khairiyah Shania Andrisa Putri Soeci Izzati Adlya Soeci Izzati Adlya Suci Ramadhani Sukmawati, Indah Sumayyah Syahidah Susiati Susiati Syafiyah, Aufizzahra Tanjung, Romi Fajar Taufik Taufik Taufik Tri Handani Triave Nuzila Zahri TRIAVE NUZILA ZAHRI Ukti Julmi Putri Ulviatul Humairah Wulan Sephia Marwinda Yan Guspriadi Yana, Riri Sri Yeni Karneli Yuca, Verlanda Yuda Syahputra Yuliana Yuliana Yunia Ritika Yusri Yusri Zadrian Ardi Zahra Resma Zahra, Fadhila Zahra Putri Zulmi, Avrilia Mutiara