Claim Missing Document
Check
Articles

Bimbingan Teknis Penanaman Dalam Rangka Rehabilitasi Kawasan Mangrove Di Pesisir Sawapudo Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Wa Nurgayah; Ratna Dyah Palupi; Rahmadani, Rahmadani; A. Ginong Pratikino; Muhammad Trial Fiar Erawan; Chairun Annisa Aryanti
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i4.9134

Abstract

Desa Sawapudo dikenal dengan keunikan pesisirnya yang terdiri dari pantai, tebing karst, dan vegetasi mangrove. Kurangnya pengelolaan yang bijaksana telah menyebabkan degradasi, termasuk terganggunya ekosistem mangrove. Keterlibatan masyarakat sangat penting untuk pengelolaan pesisir yang berkelanjutan. Oleh karena itu sebuah pengabdian kepada masyarakat dilakukan guna merehabilitasi ekosistem mangrove yang telah rusak melalui penanaman mangrove. Kondisi pantai yang baik untuk ditumbuhi mangrove gelombang rendah; daerah intertidal; mengandung endapan lumpur; dan lereng endapan tidak lebih dari 0.25 % - 0.50 %. Bibit mangrove yang digunakan berumur tiga sampai enam bulan. Untuk membantu bibit terlindung dari terjangan ombak, penggunaan tiang pancang atau ruas bambu sangat dianjurkan. Hasil pengabdian kepada masyarakat yaitu 200 bibit mangrove spesies Rhizophora sp. telah ditanam di pesisir Desa Sawapudo, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe. Seluruh masyarakat Desa Sawapudo, dosen dari FPIK UHO, UNG, maupun pegawai Bintang Samudera sebagai mitra Kolaborasi Nasional. Kegiatan ini, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melestarikan lingkungan pesisir.
Potensi Energi Gelombang Laut Di Perairan Kabupaten Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara ruslan, la ode rusmianto; muliddin, muliddin; Pratikino, a ginong
Jurnal Laot Ilmu Kelautan Vol 7, No 1 (2025): Jurnal Laot Ilmu Kelautan
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jlik.v7i1.11292

Abstract

Keterbatasan pasokan listrik berbasis bahan bakar fosil di Kabupaten Wakatobi membutuhkan solusi energi terbarukan. Penelitian ini mengkaji potensi energi gelombang laut di perairan Wakatobi melalui pemodelan numerik menggunakan software MIKE21. Data yang digunakan meliputi data batimetri, data angin dari BATNAS dan ECMWF, serta data tinggi gelombang signifikan Hs dari model WW3 dari BMKG untuk validasi. Analisis dilakukan pada 10 stasiun di perairan Wakatobi. Hasil model menunjukkan hasil yang baik dalam memprediksi tinggi gelombang signifikan dengan nilai R2=0.7244 dan RMSE 0.45 m, menunjukkan bahwa masih dalam batas yang dapat diterima untuk studi gelombang laut. Tinggi gelombang rata-rata di Perairan Wakatobi menunjukkan variasi temporal, dengan puncaknya pada bulan Juli sebesar 1,32 m dan terendah pada bulan November sebesar 0,19 m, periode Juni-Juli-Agustus (JJA) menunjukkan tinggi gelombang rata-rata tertinggi sebesar 1,27 m, sedangkan periode September-Oktober-November (SON) memiliki tinggi gelombang rata-rata terendah sebesar 0,20 m. Tinggi gelombang rata-rata tahunan tertinggi pada tahun 2023 dengan 0,81 m, sementara tahun 2021 mencatatkan tinggi gelombang rata-rata tahunan terendah sebesar 0,17 m. Potensi daya gelombang berkisar antara 0,01 kW/m hingga 4,88 kW/m secara bulanan, 0,05 kW/m hingga 4,63 kW/m secara musiman, dan 0,4 kW/m hingga 2,23 kW/m secara tahunan stasiun 8 memenuhi tiga kriteria implementasi WEC (CoV, MVI, WEDI), sedangkan lainnya hanya memenuhi kriteria WEDI. Stasiun 10 mencatat daya gelombang tertinggi.
Analisis Longshore Current dan Transport Sedimen di Perairan Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara Sulpadli, Sulpadli; Pratikino, Asrin Ginong; Erawan, Muhammad Trial Fiar
Jurnal Laut Pulau: Hasil Penelitian Kelautan Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Laut Pulau
Publisher : Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jlpvol4iss1pp12-21

Abstract

Perairan Kecamatan Molawe Kabupaten Konawe Utara kerap kali terjadi gelombang tinggi yang dapat membangkitkan longshore current memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap transport sedimen di sepanjang pantai. tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh longshore current terhadap transport sedimen di Perairan Kecamatan Molawe Kabupaten Konawe Utara, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Data gelombang diperoleh melalui ECMWF pada musim peralihan 1 dan Musim Timur tahun 2023, Penentuan nilai transport sedimen menggunakan rumus empiris yang didapat dari komponen fluksi energi gelombang, Hasil penelitian menunjukkan nilai tinggi gelombang pecah (hb) yaitu 0,77 meter dengan kedalaman gelombang pecah (db) adalah 0,89 meter, gelombang pecah pada arah 20,51° dari arah tenggara. Kecepatan longshore current adalah 1,05 m/s dengan arah arus menuju utara kemudian ke arah timur mengikuti garis pantai pada lokasi penelitian. Dominasi jenis sedimen di Perairan Kecamatan Molawe Kabupaten Konawe Utara berupa pasir kasar dengan potensi angkutan sedimen 0,64 m^3/hari.
Karakteristik Gelombang (Tinggi Gelombang Signifikan) di Teluk Mekongga, Perairan Kolaka Sulawesi Tenggara Menggunakan Data Satelit Altimetri Ramli, Ramli; Pratikino, Asrin Ginong; Palupi, Ratna Diyah
Jurnal Laut Pulau: Hasil Penelitian Kelautan Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Laut Pulau
Publisher : Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jlpvol4iss1pp22-35

Abstract

Teluk Mekongga secara geografis merupakan daerah semi tertutup, menghubungkan wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara bagian Timur, Provinsi Sulawesi Selatan bagian Barat, dan Laut Flores bagian Selatan. Teluk ini berfungsi sebagai kawasan pengembangan ekonomi kelautan, zona perikanan tangkap, perikanan budi daya, zona konservasi sumber daya ikan, jalur transportasi laut, dan kawasan pariwisata alam laut. Fungsi ini memberikan pengaruh cukup besar di Teluk Mekongga sehingga diperlukan informasi dinamika oseanografi berupa gelombang laut. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan arah dan kecepatan angin dominan serta tinggi gelombang signifikan. Data yang digunakan adalah arah dan kecepatan angin tahun 2016-2020 yang bersumber dari Marine Copernicus satelit altimetri Data angin selanjutnya dianalisis menggunakan software Wrplot versi 8.0.2 dan disajikan dalam bentuk windrose. Tinggi gelombang signifikan diperoleh melalui analisa data angin menggunakan metode Shore Protection Manual (SPM) dan pemodelan gelombang menggunakan aplikasi Mike 21 dengan metode Spectral Wave. Hasil penelitian diperoleh nilai kecepatan angin dominan arah barat sebesar 7 m/s (14 knot). Berdasarkan data tersebut hasil analisis tinggi gelombang signifikan tertinggi terjadi pada Musim Barat (Desember – Februari) dengan ketinggian mencapai 1,64 m dan terendah pada Musim Timur (Juni - Agustus) dengan ketinggian 1,33 m. elombang dengan ketinggian tersebut termasuk dalam kategori gelombang sedang.
Analisis Laju Sedimentasi di Perairan Sekitar Muara Sungai Sampara, Kabupaten Konawe Ruzlim, Ruzlim; Irawati, Irawati; Pratikino, Asrin Ginong
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 8, No 3 (2025): October
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v8i3.95715

Abstract

Perairan sekitar Muara Sungai Sampara di Kabupaten Konawe merupakan salah satu kawasan transisi antara daratan dan lautan yang berpotensi mengalami sedimentasi akibat tekanan dari aktivitas industri, khususnya pertambangan nikel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju sedimentasi, karakteristik sedimen, serta parameter lingkungan yang mempengaruhinya berupa kecepatan arus, Total Suspended Solid (TSS), salinitas, dan kekeruhan. Pengambilan sampel sedimen dilakukan dengan menggunakan sediment trap berbentuk silinder pada empat stasiun yang ditentukan secara purposive sampling selama 14 hari, kemudian dianalisis bersama data parameter lingkungan dengan metode regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Stasiun 2 yang berada di area delta dekat pemukiman memiliki laju sedimentasi terendah sebesar 26,27 mg/cm²/hari (kategori rendah), sedangkan Stasiun 3 yang berlokasi di laut terbuka menunjukkan laju sedimentasi tertinggi sebesar 124,45 mg/cm²/hari (kategori tinggi). Analisis jenis sedimen mengungkapkan bahwa fraksi yang mendominasi adalah lumpur (>94%) pada semua stasiun. Analisis regresi menunjukkan bahwa arus, salinitas, dan kekeruhan memiliki pengaruh positif terhadap sedimentasi, sedangkan TSS tidak signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa wilayah yang berdekatan dengan pertambangan nikel cenderung mengalami sedimentasi lebih tinggi dan puncaknya terjadi pada area menuju laut lepas, sehingga pemantauan berkala diperlukan untuk mencegah dampak lingkungan seperti pendangkalan muara dan gangguan terhadap aktivitas masyarakat pesisir.
Aksi Pembersihan Pantai dan Transplantasi Karang di Pulau Bokori, Kabupaten Konawe-Sulawesi Tenggara Purnama, Muhammad Fajar; Bahtiar; Sirza, LM. Junaidin; Salwiyah; Pratikino, A. Ginong; Haslianti; Permata Hati, Yustika Intan; Ishak, Ermayanti
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 6 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.51

Abstract

Aksi bersih pantai dan transplantasi karang di Pulau Bokori ini merupakan rangkaian kegiatan dari Dinas Bulanan BKIPM - KKP (Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Perikanan - Kementerian Kelautan dan Perikanan). Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama bulan April 2019, bertempat di Pulau Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe. Tujuan dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat pesisir di sekitar Pulau Bokori tentang dampak negatif kegiatan sampah laut dan rehabilitasi terumbu karang yang telah rusak akibat penambangan dengan cara yang sederhana, mudah dilaksanakan dan relatif murah. Sekitar 180 orang terlibat dalam kegiatan tersebut. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo (FPIK – UHO) menjadi salah satu mitra dalam kegiatan tersebut. Aksi pantai bersih difokuskan pada pengumpulan sampah plastik baik di darat maupun di dasar laut. Hal ini merupakan bentuk komitmen tanggung jawab BKIPM dan FPIK UHO dalam menjaga keindahan bawah laut. Selain itu, kegiatan transplantasi karang juga dilakukan. Sekitar 1.800 spesimen karang dari berbagai spesies ditanam dengan metode transplantasi karang. Pembersihan pantai dan penanaman karang akan dilaksanakan pada tanggal 19 April 2019. Selanjutnya monitoring dan evaluasi keberhasilan hidup dan tumbuh karang akan dilakukan di pantai setiap bulan selama 1 tahun ke depan, sebagai bentuk perlindungan terhadap unit transplantasi yang telah telah ditempatkan secara permanen di bawah laut Pulau Bokori Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe.
Analisis Kesesuaian Wisata Pantai Berdasarkan Kondisi Hidro-Oseanografi Di Perairan Utara Pulau Koikoila Kabupaten Morowali Nursyafii, Muhamad; Palupi, Ratna Diyah; Pratikino, A. Ginong; Imam Wahyudi, Adi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8521

Abstract

Wisata pantai merupakan jenis pariwisata minat khusus dengan memanfaatkan potensi bentang alam laut dan wilayah pesisir baik yang dilakukan secara langsung seperti berperahu, berenang, snorkeling, diving, dan pancing maupun secara tidak langsung seperti olahraga pantai dan piknik. Pulau Koikoila adalah sebuah pulau kecil tidak berpenghuni yang memiliki luas ± 200 m² dan terletak dilepas Pantai Timur Pulau Sulawesi, tepatnya berhadapan langsung dengan perairan laut Banda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian wisata pantai berdasarkan kondisi hidro-oseanografi di Perairan Utara Pulau Koikoila Kabupaten Morowali. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pengumpulan data in-situ dan pengambilan data sekunder. Pengolahan data hidro-oseanografi menggunakan software ArcMap 10.8, Microsoft Excel, SASPlanet, Surfer 13, Ocean Data View (ODV). Penentuan titik stasiun menggunakan metode purposive sampling dimana mengambil 3 titik stasiun pada bagian Utara perairan Pulau Koikoila. Hasil penelitian yang diperoleh pada perairan Utara Pulau Koikoila dengan rata-rata nilai batimetri pada perairan Pulau Koikoila adalah 1,65 m. Rata-rata sudut kemiringan pantai di peroleh sebesar 0,01˚. Nilai kecerahan di perairan Pulau Koikoila adalah 100%. Nilai rata-rata selisih pasang surut pada perairan Pulau Koikoila sebesar 1,78 m. Tinggi rata-rata gelombang signifikan (Hs) 0,56 m dengan periode gelombang signifikan (Ts) 14,55 det. Berdasarkan hasil analisis data dalam standar penentuan kategori kesesuaian wisata pantai menunjukan bahwa nilai kesesuaian yang dimiliki pada Perairan Pulau Koikoila sebesar 85,91% termasuk dalam kategori sangat sesuai.
Studi Kelayakan Lahan Budidaya Abalone (Mata Tujuh) di Kecamatan Lapandewa, Sampolawa Dan Batauga Wahyudi, Adi Imam; Muhammad Arsal, La Ode; Pratikino, A. Ginong; Khairum Mastu, La Ode; Disnawati, Disnawati; Muchtar, Ari Sandy
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8813

Abstract

Abalone merupakan salah satu moluska laut yang memiliki nilai eksotik dan ekonomis tinggi karena cangkangnya dapat digunakan sebagai hiasan dan dagingnya sangat digemari sebagai salah satu makanan yang lezat dan bergizi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kelayakan budidaya abalone (Mata Tujuh) di Kecamatan Lapandewa, Sampolawa dan Batauga. Metode penelitian ini menggunakan analisis kesesuaian lahan perairan, analisis sosial budaya dan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan kelayakan budidaya abalone di lokasi Kecamatan Batauga kategori S3 kategori sesuai marjinal dan Kecamatan Sampolawa dan Lapandewa kategori S2 Cukup Layak. Berdasarkan kajian pengembangan usaha budidaya abalone bahwa perlunya kajian tahapan perencaanan dalam kelayakan usaha budidaya dari aspek sosial keamanan dan ekonomi, serta integrasi zona budidaya pada RZWP3K.
Demplot Budidaya Ikan Kakap Putih di Masa Pandemik Covid-19 Menggunakan Karamba Jaring Tancap (KJT) di Desa Samajaya, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara Yasir Haya, La Ode Muhammad; Asmadin; Ketjulan, Romy; Subhan; Pratikino, Asrin Ginong; Erawan, Muh Trial Fiar
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v1i1.2

Abstract

Dampak pandemi Covid-19 telah mempengaruhi segala aspek kehidupan masyarakat pesisir termasuk nelayan dan pembudidaya ikan Desa Samajaya, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara. Dampak tersebut diketahui telah menimbulkan nilai jual ikan secara drastis hingga 50% dibanding sebelum pandemi Covid-19. Program PKM ini bertujuan untuk (1) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembudidaya tentang teknik dan manajemen budidaya ikan di karamba, (2) demplot pembesaran benih ikan kakap di karamba jaring tancap, dan (3) pendampingan kelompok sasaran program. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan SNI 8228.5:2015 tentang teknik budidaya ikan yang baik di karamba jaring apung. Hasil yang diperoleh bahwa kelompok sasaran memiliki tingkat partisipasi yang tinggi pada setiap tahapan kegiatan serta adanya dukungan pemerintah desa. Penerapan teknis dan manajemen budidaya telah terapkan dengan baik oleh kelompok sasaran selama masa pemeliharaan benih ikan. Demplot usaha budidaya ikan kakap di karamba jaring tancap dapat dikatakan berhasil karena < 2 bulan diperoleh ukuran ikan rata-rata mencapai 100 gram (benih awal 10-12 cm atau 10-20 gram) dengan tingkat kelulusan hidup mencapai 75%. Keberhasilan tersebut perlu terus dipertahankan dan direplikasi di lokasi lainnya melalui upaya pendampingan yang intensif.  
Aksi Pembersihan Pantai dan Transplantasi Karang di Pulau Bokori, Kabupaten Konawe-Sulawesi Tenggara Purnama, Muhammad Fajar; Bahtiar; Sirza, LM. Junaidin; Salwiyah; Pratikino, A. Ginong; Haslianti; Permata Hati, Yustika Intan; Ishak, Ermayanti
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 6 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.51

Abstract

Aksi bersih pantai dan transplantasi karang di Pulau Bokori ini merupakan rangkaian kegiatan dari Dinas Bulanan BKIPM - KKP (Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Perikanan - Kementerian Kelautan dan Perikanan). Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama bulan April 2019, bertempat di Pulau Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe. Tujuan dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat pesisir di sekitar Pulau Bokori tentang dampak negatif kegiatan sampah laut dan rehabilitasi terumbu karang yang telah rusak akibat penambangan dengan cara yang sederhana, mudah dilaksanakan dan relatif murah. Sekitar 180 orang terlibat dalam kegiatan tersebut. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo (FPIK – UHO) menjadi salah satu mitra dalam kegiatan tersebut. Aksi pantai bersih difokuskan pada pengumpulan sampah plastik baik di darat maupun di dasar laut. Hal ini merupakan bentuk komitmen tanggung jawab BKIPM dan FPIK UHO dalam menjaga keindahan bawah laut. Selain itu, kegiatan transplantasi karang juga dilakukan. Sekitar 1.800 spesimen karang dari berbagai spesies ditanam dengan metode transplantasi karang. Pembersihan pantai dan penanaman karang akan dilaksanakan pada tanggal 19 April 2019. Selanjutnya monitoring dan evaluasi keberhasilan hidup dan tumbuh karang akan dilakukan di pantai setiap bulan selama 1 tahun ke depan, sebagai bentuk perlindungan terhadap unit transplantasi yang telah telah ditempatkan secara permanen di bawah laut Pulau Bokori Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Abdullah Abdullah Adi Imam Wahyudi Adidharma, Mohammad Afdhal Ahmad Mustafa Amadhan Takwir Amelia, Popi Amrullah, Baso Ansa, Asria Agustina Ari Sandy Muchtar, Ari Sandy Armid Armid, Armid Ashar, Ahmad Aslan, La Ode Muhammad Asmadin Asmadin Azzahrah, Suci Bahdad Bahdad Bahtiar Balubi, Abdul Muis Baru Sadarun Borjus, Borjus Chairun Annisa Aryanti Dedy Oetama Desmari, Tti Disnawati Disnawati, Disnawati Emiyarti Emiyarti, Emiyarti Emiyarti, . Erawan, Muh Trial Fiar Ermayanti Ishak, Ermayanti Fadila, Siti Nening Fatmawati Fatmawati Fitriani, Wa Hartomo, La Ode Ibnu Hasan, Subaeda Haslianti Hermawati, . Husein, Muhammad Ahmi Indah Fajarwaty, Wd Almasari Ira, . Irawati Irawati Irawati Irawati Izman Fitriadi Jainur, Arin Junaidin Sirza, La Ode Muhammad Khairum Mastu, La Ode Kolibongso, Duaitd La Ode Adi Parman Rudia La Ode Alirman Afu, La Ode Alirman La Ode M. Yasir Haya, La Ode M. La Ode Muhammad Arsal La Ode Muhammad, Yasir Haya La Ode Wahidin Majid, . Marheni, Sitti Muhaimin Hamzah Muhammad Arsal, La Ode Muhammad Fajar Purnama Muhammad Rais Muhammad Ramli Muhammad Trial Fiar Erawan Muliddin Noverita Dian Takarina Dian Takarina Nurbiah, . Nurfatimah, Faya Masria Nursyafii, Muhamad Permata Hati, Yustika Intan Pratama, Aan Purnama, Muh. Fajar Rahmadani Rahmadani Rahman, Arwan Arif Ramli Ramli Ratna Diyah Palupi Ratna Dyah Palupi Risfandi Romy Ketjulan, Romy ruslan, la ode rusmianto Ruzlim, Ruzlim Safani, Jamhir Salwiyah Saputra Saputra Sarman Sarman Subhan Subhan Subhan Subhan Subhan Subhan, . Sulpadli, Sulpadli Supriatna Supriatna Wa Nurgayah Wa Ode Salma Wijaya, Anung Zamniar, Sitti