p-Index From 2021 - 2026
9.222
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIKSI Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Jurnal Arbitrer English Review: Journal of English Education JURNAL KONFIKS ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Reformasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Suar Betang Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) FOUNDASIA JOLLT Journal of Languages and Language Teaching Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Kibas Cenderawasih : Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Jurnal Pembelajaran Sastra Journal of Language, Literature, and Arts (JoLLA) Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Studies in English Language and Education Kajian Linguistik dan Sastra Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Isi Buku Pelajaran Mahir Berbahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VII Kurikulum Merdeka Aulia Rachma Kusumawardani; Imam Suyitno; Gatut Susanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komponen isi dalam buku pelajaran Mahir Berbahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VII. Buku pelajaran Mahir Berbahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VII merupakan salah satu buku berbasis Kurikulum Merdeka yang diterbitkan Erlangga. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, yakni menganalisis data secara deskriptif fakta yang sesuai dengan data yang diperoleh untuk menunjukkan komponen isi dalam buku tersebut. Data dikumpulkan dengan teknik dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil sebagai berikut, (1) kesesuain isi dengan kompetensi memuat enam kompetensi, yaitu menyimak, membaca, menulis, mempresentasikan, serta berbicara , (2) kebenaran substansi materi memuat dua teks dengan materi fiksi dan lima teks dengan materi fakta/ nonfiksi, (3) relevan dengan kurikulum memuat kesesuaian dengan capaian pembelajaran Kemdikbud, dan (4) memuat link berbagai sumber, keseluruhan teks memuat link video pembelajaran, audio pembelajaran, dan CBT soal remedial maupun pengayaan.
Systematic Literature Review: Penggunaan Media Digital dalam Pengajaran Bahasa Indonesia untuk Mahasiswa BIPA Tsania Maulidia; Gatut Susanto; Imam Suyitno
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4778

Abstract

Penggunaan media digital telah menjadi aspek krusial dalam inovasi pembelajaran, terutama dalam pengajaran bahasa Indonesia untuk mahasiswa BIPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis jenis-jenis media digital yang diterapkan dalam pengajaran bahasa Indonesia bagi mahasiswa BIPA selama periode 2019 hingga 2023. Metode yang digunakan adalah Tinjauan Pustaka Sistematis, dengan menganalisis sepuluh artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat lima kategori utama media digital yang digunakan: aplikasi mobile (40%), platform pembelajaran online (20%), media audiovisual (20%), buku digital (10%), dan media sosial (10%). Efektivitas media digital menunjukkan hasil yang positif, dengan rata-rata peningkatan kemampuan bahasa mencapai 75% dan tingkat kepuasan pengguna sebesar 82%. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan teknis, seperti keterbatasan akses (35%) dan kebutuhan untuk pengembangan fitur (25%). Temuan ini berkontribusi dalam pemetaan penggunaan media digital untuk pembelajaran BIPA dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi.
PROBLEMATICS OF BIPA LEARNERS LEARNING CULTURE IN ELECTIVE CLASSES Galuh Prameswari, Renanda Winar; Muzaki, Helmi; Suyitno, Imam; Susanto, Gatut; Ng, Yufita
ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um006v8i22024p221-233

Abstract

This research aims to analyze the problems faced by BIPA students in learning culture in elective classes. This research uses qualitative method with descriptive research type. The results of this research show several things that become obstacles for foreign students in learning other cultures, namely the difficulty level of teaching materials, inadequate facilities and infrastructure, and cultural differences.
TINDAK TUTUR PADA JARGON KAMPANYE DALAM KONTEKS SOSIAL BUDAYA BALIHO CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI DI KABUPATEN BLITAR TAHUN 2024 Iriana, Oktavia Era; Martutik; Susanto, Gatut
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/widyabastra.v12i2.21614

Abstract

Bahasa dalam konteks politik menggunakan tindak tutur yang khas karena bertujuan untuk mempersuasi atau memengaruhi pemikiran masyarakat yang dituju untuk mendukung pasangan calon pemimpin memperoleh kemenangan. Pragmatik adalah cabang ilmu linguistik yang mampu menelaah penggunaan tindak tutur berdasarkan konteks dalam komunikasi termasuk pada ranah politik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang membahas mengenai penggunaan tindak tutur dan jargon pada ranah politik meliputi pemanfaatan konteks sosial budaya. Teori yang digunakan dalam artikel ini menggunakan teori tindak tutur Searle dan ditemukan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan tindak tutur pada jargon kampanye baliho Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Blitar pada tahun 2024 meliputi konteks sosial dan budaya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kumpulan-kumpulan baliho kampanye politik pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Blitar pada tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baliho kampanye calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Blitar pada tahun 2024 menggunakan tindak tutur asertif, direktif dan ekspresif. Selain itu, tuturan pada baliho menggunakan konteks jargon sosial budaya masyarakat setempat yang bertujuan untuk membentuk citra positif sehingga mampu membujuk calon pemilih.
Innovative M-Learning with Automatic Feedback: Enhancing Language Acquisition for Level 2 Indonesian Foreign Speakers (BIPA) Muzaki, Helmi; Susanto, Gatut; Widyartono, Didin; Bonde, Lossan; Moorthy, Thilip Kumar; Akhsani, Ilham
Journal of Languages and Language Teaching Vol 12, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v12i4.11851

Abstract

Indonesian has become the official language of the UN. Many BIPA students want to learn Indonesian online. However, online learning creates obstacles such as time differences between teachers and BIPA students, internet connections, and providing less than optimal feedback. This research aims to develop m-learning with automatic feedback for BIPA level 2 learners. This research uses a 4D development model: define, design, develop and deploy. This study's instrument is  a questionnaire distributed to 2 validators and 18 BIPA learners. The results of this study are m-learning products that minimize internet connections; once installed, students only need to be connected to the internet when working on questions. In addition, m-learning is also equipped with automatic feedback that appears immediately after students answer questions. The results of the product trial show that students can use m-learning to learn anytime and anywhere, including in areas with minimal internet access. Automatic feedback in m-learning also helps students learn independently because they do not need to wait for feedback from teachers. The automatic feedback in M-learning is only for listening and reading questions while speaking and writing questions are still in the form of answer keywords or assessment rubrics that the teacher must correct. Based on expert validation and product trials with an average score of 88.8, we conclude that the development of m-learning is suitable for BIPA level 2 students.
Tindak Tutur Direktif dalam Film Induk Gajah the Series Season 2 Hilmi Wahyuni; Martutik Martutik; Gatut Susanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk tindak tutur direktif dan mendeskripsikan fungsinya melalui teori yang dikemukakan oleh Searle dalam dialog film Induk Gajah the Series Season 2. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini berupa tuturan pada dialog yang diucapkan oleh tokoh yang ada dalam film Induk Gajah the Series Season 2 (2024). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui teknik simak dan catat. Penelitian menemukan 8 bentuk tindak tutur direktif dalam dialog film, yaitu perintah, suruhan, anjuran, larangan, nasihat, saran, harapan, dan desakan. Terdapat 19 tuturan yang mewakili berbagai bentuk tindak tutur direktif, yang melibatkan karakter-karakter seperti Ira, Marsel, Om Rahan, Tante Mona, Mamak Uli, dan lain-lain. Selanjutnya, dalam pembahasan, peneliti mendeskripsikan fungsi dari bentuk tindak tutur direktif dan ditemukan bentuk direktif yang paling banyak digunakan dalam film ini adalah direktif perintah sedangkan yang paling sedikit adalah direktif nasihat.
Tuturan Komunikasi Bisnis di Masyarakat Batak Toba Dyna Mai Rizca Lestari; Imam Suyitno; Gatut Susanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5161

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi fungsi tindak tutur dalam komunikasi bisnis di masyarakat Batak Toba. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang berusaha memahami fenomena tuturan pada kegiatan jual-beli dalam proses bertutur di masyarakat tutur. Jenis penelitian yang digunakan adalah naturalistik yang berlandaskan pada sosiopragmatik. Sumber data penelitian praktik tuturan nonformal yang terjadi dalam interaksi jual-beli antara penutur dan mitra tutur menggunakan bahasa Batak Toba. Data penelitian berupa tuturan dalam interaksi jual beli di masyarakat Batak Toba menggunakan bahasa Batak Toba berdasarkan fungsi tindak tutur. Hasil penelitian ini ditemukan fungsi tindak tutur, yakni: asertif, direktif, komisif, deklaratif, ekspresif. Tindak tutur asertif dan ekspresif paling sering digunakan masyarakat Batak Toba dalam bertutur. Berdasarkan data yang sudah diklasifikasi dan di kodefikasi serta di data menggunakan bagan dan diagram, kelima fungsi tindak tutur terpenuhi dalam dialog interaksi jual beli masyarakat Batak Toba. Penelitian ini berkontribusi bagi para pembaca yang ingin tetap melestarikan tuturan bahasa Batak Toba asli dan bagi para pelajar sebagai bahan refrensi tugas.
Cita Rasa Sebagai Identitas Budaya dalam Film “Tabula Rasa”: Kajian Gastrokritik Monicha Ana Billa; Imam Agus Basuki; Gatut Susanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Film “Tabula Rasa” menggunakan makanan sebagai simbol identitas budaya Minang. Melalui kajian gastrokritik, teori Ronald W. Tobin dengan konsep cita rasa kuliner dan identitas budaya penelitian ini akan mengungkapkan nilai-nilai budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi dalam budaya Minang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif-deskriptif yang memungkinkan untuk menggambarkan secara detail karakteristik, situasi, dan interaksi antar tokoh dalam Film “Tabula Rasa”. Teknik analisis data observasi dipilih untuk mengamati adegan-adegan dalam film dan mencatat berbagai detail yang relevan. Hasil penelitian ditemukan (1) dominasi karakteristik rasa masakan Minang yaitu, pedas, gurih, dan asam yang merefleksikan prinsip hidup masyarakat Minang terkait keberanian, keseimbangan, dan adaptasi yang juga dikenal perantau ulung. (2) Nama makanan Minang dalam bahasa daerah menggambarkan identitas budaya Minang, sistem sosial matrilineal, serta sejarah yang dipengaruhi perdagangan. (3) Teknik memasak Minang, seperti marandang dan pemrosesan santan tradisional, merefleksikan ketekunan, kesabaran, dan transmisi nilai budaya. (4) Penyajian makanan Minang mencerminkan nilai adat, penghormatan terhadap tamu, keteraturan, dan kebersamaan, yang memperkuat identitas budaya Minang dalam konteks sosial modern. Temuan ini memberikan manfaat sebagai dasar untuk inovasi pendidikan berkarakter muatan lokal dan program pelestarian budaya.
Cheap Chewsday Sebagai Strategi Gastrodiplomasi Dalam Memperkenalkan Kuliner Dan Budaya Indonesia Di Australia Purwanto, Nanang; Susanto, Gatut; Eka Anggraini, Ade
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 12 No. 1 (2025): Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v12n1.p27-38

Abstract

This study explores Cheap Chewsday as a medium of gastrodiplomacy aimed at introducing Indonesian cuisine and culture to the Australian public. Through the participation of Indonesian students in Newcastle, this event serves as a platform to present traditional Indonesian dishes while fostering deep cross-cultural understanding. The findings indicate that Cheap Chewsday successfully attracts local participants interested in exploring the flavors and cultural significance behind Indonesian cuisine. Nevertheless, Indonesian students face challenges in adapting dishes to local preferences, such as modifying spice levels and incorporating accessible ingredients. Positive responses from local participants regarding the uniqueness of Indonesian cuisine suggest that this event effectively facilitates meaningful cultural interactions, enriching cultural awareness between the two communities. Additionally, Cheap Chewsday strengthens the cultural identity of Indonesian students, reinforcing their role as cultural ambassadors in promoting Indonesia abroad. This study concludes that Cheap Chewsday not only introduces Indonesian culinary heritage but also holds potential as a sustainable cultural diplomacy initiative, fostering appreciation of Indonesia’s rich culture among the Australian community.
The culture shock for foreign speakers in Indonesia Muzaki, Helmi; Susanto, Gatut; Widyartono, Didin; Himawan, Riswanda; Wodajo, Mengesha Robso; Gandonu, Peter
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v8i1.1147

Abstract

Culture shock is a crucial problem for foreign students, especially foreign speakers coming to Indonesia to learn Indonesian. Culture shock has a negative impact on a person's psychology and health. Culture shock cannot be avoided, but its impact can be reduced by understanding the culture of the target area. This research aims to describe the culture shock experienced by foreign speakers. The method in this research is qualitative descriptive. The data source for this research was 33 respondents from 16 countries who had experienced culture shock. The data analysis stage in this research was carried out in 3 stages: data condensation, data display, and conclusion or verification. This research shows that there are cultural shocks, including ways of interacting with other people, food, discipline, cleanliness, Profession, transportation, and language. The culture shock experienced by foreign speakers varies depending on their region of origin. The main cause of culture shock is the differences in geographic location and the beliefs held by these communities.
Co-Authors - Martutik A. H. Rofi'uddin A. Syukur Ghazali A. Syukur Ghazali Abd. Syukur Ibrahim Abd. Syukur Ibrahim Abdul Syukur Ibrahim Ade Eka Anggraini Ade Rikky Bongo Adlina, Adlina Afiyahtun Isnaeni Ahmad Abdul Karim, Ahmad Abdul Akhsani, Ilham Aksani, Ilham Alfia, Hana Rosmalia Amiruddin, Nurlina Anang Santaso Anang Santoso Anang Santoso Andriyani, Noni Anri Nofitria Ariva Luciandika Ary Fawzi, Ary Aswan Aswan Aulia Rachma Kusumawardani Aulia Rachma Kusumawardani Azizatul Qolbi Bagus Pratomo Bonde, Lossan Caesar Adlu Hakim Daniel Happy Putra David Pickus Dawud Dawud Dawud Dewi Puji Lestari Dewi, Bintang Cahyaningtyastuti Aisyah Diah Ayu Puspitasari Didin Widyartono Diella Rosa Diella Rosa Dyna Mai Rizca Lestari Dyna Mai Rizca Lestari Elady’s Wiqhoyah Kusnadi Endah Tri Priyatni Faisal Faisal Firman Wally Galuh Prameswari, Renanda Winar Gandonu, Peter Hanifia Helmi Muzaki Helmi Muzakki Hilmi Wahyuni Himawan, Riswanda Ida Tri Wahyuni Imam Agus Basuki Imam Suyitno Imam Suyitno Indra Suherjanto Inthase, Wichayanee Iriana, Oktavia Era Istiqomah Nurzafira Istiqomah Nurzafira Ivena Violensia Izhhar Amala Zein Jamiatul Asyah Khisbiyah*, Nurul Kusubakti Andajani Lana Saadatul Abadiyah Madu Trisna Devi Martutik Maulidia, Tsania Moch. Syahri Mohammad Hudha Nursyairofi Monicha Ana Billa Moorthy, Thilip Kumar Musthofa Kamal Musyarrafah S Nabila Khansa Izzaturrahmi Nanang Bagus S Nanang Purwanto Nardiawan, Lailin Puspita NFN Aswan Ng, Yufita Nurchasanah Nurjihaan Nabiilah Nurzafira, Istiqomah Oktavia, Nisa Pambudi, Findi Setya Panich, Pensri Pensri Panich Prastio, Bambang Proklawati, Desy Rifa Hanifah Rizman Usman Robeeyah Bueraheng Roekhan Roekhan Roekhan Sari, Cut Purnama Sheilla Arumdyahsari Sirirawadee Boonyakiat Siti Latifah Mubasiroh Siti Naila Fauzia Sofiyatunnisa, Junita Sri Narindra Wahyu Widayat Sultan Sultan Sultan Sultan Suyono Suyono Thilip Kumar Moorthy Tsania Maulidia Ummah, Maslakhatu Nurul Violensia, Ivena Wahyu P., Gigih Caesar Wahyuni, Hilmi Wichayanee Inthase Widodo Hs WIDYA FATKHAN Willy Tri Hardianto Wodajo, Mengesha Robso Wulan, Nawang Yeni Dwi Rahayu Ningtyas Yulmi Hartinah Zephaniah Gavrila Bela Puspita