p-Index From 2021 - 2026
8.189
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIKSI Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Jurnal Pendidikan Humaniora Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Jurnal Arbitrer English Review: Journal of English Education Indonesian Language Education and Literature Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Reformasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Suar Betang Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) FOUNDASIA JOLLT Journal of Languages and Language Teaching Kibas Cenderawasih : Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Jurnal Pembelajaran Sastra Journal of Language, Literature, and Arts (JoLLA) Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Studies in English Language and Education Kajian Linguistik dan Sastra Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya
Claim Missing Document
Check
Articles

Innovative M-Learning with Automatic Feedback: Enhancing Language Acquisition for Level 2 Indonesian Foreign Speakers (BIPA) Muzaki, Helmi; Susanto, Gatut; Widyartono, Didin; Bonde, Lossan; Moorthy, Thilip Kumar; Akhsani, Ilham
Journal of Languages and Language Teaching Vol. 12 No. 4 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v12i4.11851

Abstract

Indonesian has become the official language of the UN. Many BIPA students want to learn Indonesian online. However, online learning creates obstacles such as time differences between teachers and BIPA students, internet connections, and providing less than optimal feedback. This research aims to develop m-learning with automatic feedback for BIPA level 2 learners. This research uses a 4D development model: define, design, develop and deploy. This study's instrument is  a questionnaire distributed to 2 validators and 18 BIPA learners. The results of this study are m-learning products that minimize internet connections; once installed, students only need to be connected to the internet when working on questions. In addition, m-learning is also equipped with automatic feedback that appears immediately after students answer questions. The results of the product trial show that students can use m-learning to learn anytime and anywhere, including in areas with minimal internet access. Automatic feedback in m-learning also helps students learn independently because they do not need to wait for feedback from teachers. The automatic feedback in M-learning is only for listening and reading questions while speaking and writing questions are still in the form of answer keywords or assessment rubrics that the teacher must correct. Based on expert validation and product trials with an average score of 88.8, we conclude that the development of m-learning is suitable for BIPA level 2 students.
Student's Expressive Speak With Teacher in Vocational High School Pambudi, Findi Setya; Susanto, Gatut; Nurchasanah, Nurchasanah
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 5 No. 3 (2023): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v5i3.3249

Abstract

This study analyzes the expressive speech politeness of students and teachers at An-Nur Bululawang Vocational School, Malang Regency. This study aims to determine the form of expressive speech politeness and the function of students' expressive speech politeness toward teacher speech at school. This research was conducted using a qualitative approach. This type of research is a type of pragmatic research. The data in this study are in the form of speech between students and teachers in expressive politeness at school. The data source for this research was in the form of recordings of students' and teachers' speeches, which were then transcribed in written form. Data collection techniques in this study used observation and recording techniques. Data analysis in this study used the Miles and Huberman interactive model in general, covering three stages, namely (1) data collection, (2) data reduction, and (3) data presentation. The results of this study indicate that (1) the forms of expressive speech between students and the teacher, namely declarative speech forms, imperative speech forms, and interrogative speech forms, and (2) the function of expressive speech politeness between students and teachers, namely the politeness function of expressive speech pleasure, thank you, apologize, complain, greet, praise, tease, and tease. The use of expressive politeness between students and teachers at school is used relevantly according to the context, and this expressive speech can help students convey emotional feelings to the teacher so that in the learning process, they easily achieve learning goals and can motivate students' development while at school.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran dengan Bantuan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Pengajar dan Calon Pengajar BIPA Muzaki, Helmi; Susanto, Gatut; Andajani, Kusubakti; Widyartono, Didin; Suherjanto, Indra; Dewi, Bintang Cahyaningtyastuti Aisyah; Nardiawan, Lailin Puspita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.552

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pengajar dan calon pengajar BIPA dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk pengembangan media pembelajaran. Pelatihan diikuti oleh 32 peserta dan dilaksanakan melalui empat tahap: persiapan, lokakarya, pendampingan intensif, serta evaluasi. Peserta dikenalkan pada konsep AI, etika penggunaannya, dan praktik pembuatan media interaktif menggunakan aplikasi seperti Veed.IO, Plotagon, Adobe Express AI, Renderforest, Gemini, dan Invideo.ai. Produk yang dihasilkan meliputi video, animasi kosa kata, dan presentasi multimedia yang mendukung pengajaran BIPA. Hasil evaluasi menunjukkan skor rata-rata kebermanfaatan sebesar 87, kemudahan penggunaan 83, dan niat untuk menggunakan AI 83, yang mengindikasikan penerimaan positif terhadap teknologi ini. Umpan balik peserta juga menyoroti peningkatan literasi digital, kreativitas, dan kesadaran etis dalam penggunaan AI, dengan penekanan pada pentingnya menjaga keseimbangan antara inovasi teknologi dan nilai budaya. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis praktik dan pendampingan efektif dalam mendorong integrasi AI secara berkelanjutan dalam pembelajaran BIPA, sekaligus memperkuat kemampuan guru dalam menyajikan materi yang menarik, interaktif, dan bermakna bagi penutur asing.
Strategi Kesantunan Tuturan Interogatif Siswa dalam Interaksi Pembelajaran Bahasa Indonesia di MAN Ambon Wally, Firman; Imam Suyitno; Gatut Susanto
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/estetik.v8i2.13891

Abstract

Belum banyak studi yang secara spesifik menelaah strategi kesantunan dalam tuturan interogatif, padahal tuturan ini sering muncul dalam proses pembelajaran sebagai bagian dari interaksi aktif siswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menjelaskan strategi kesantunan tuturan interogatif siswa dalam interaksi pembelajaran bahasa Indonesia di MAN Ambon. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, dan kalimat yang mencerminkan strategi kesantunan tuturan interogatif siswa dalam interaksi pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X MAN Ambon. Sumber data dalam penilitian ini diperoleh dari hasil perekaman dan catatan lapangan tentang interaksi siswa dengan guru maupun antara sesama siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X MAN Ambon. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara perekaman, elisitasi data, dan catatan lapangan. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi kesantunan tuturan interogatif yang digunakan siswa dalam interaksi pembelajaran Bahasa Indonesia di MAN Ambon terdiri atas empat jenis yaitu strategi terus terang, strategi kesantunan positif, strategi kesantunan negatif, dan strategi tidak langsung. Keempat strategi ini menunjukkan bahwa siswa berusaha menjaga kesantunan dan keharmonisan dalam berkomunikasi saat belajar di kelas.
Pengembangan media pembelajaran virtual reality (VR) untuk mengenalkan budaya lokal Malang ke pembelajar BIPA Muzaki, Helmi; Susanto, Gatut; Andajani, Kusubakti; Widyartono, Didin; Akhsani, Ilham; Moorthy, Thilip Kumar
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 8 No 4 (2025)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v8i4.1324

Abstract

Learning Indonesian for Foreign Speakers (BIPA) is closely related to cultural learning. Language acquisition requires not only fluency, but also an understanding of its cultural context. However, introducing culture to BIPA learners, especially through traditional media, such as images or textbooks, can make learning less effective and interesting. This study aimed to develop virtual reality (VR)-based learning media to introduce local Malang culture to foreign speakers. This study used the four-stage development method designed by Thiagarajan. Four stages are defined: design, development, and dissemination. The VR media were validated by BIPA experts and tested on seven learners from China, Taiwan, Vietnam, and Yemen. The product trial results show that the visual and audio quality received a score of (81.6), ease of use (80), VR's ability to provide a realistic experience of Malang cultural life (84), VR's ability to increase interest in learning Indonesian culture (85), VR's ability to increase cultural knowledge (82.5), suitability to needs (81.2), and VR's effectiveness as a cultural learning medium (82.5). This study confirms that VR is an engaging and effective tool for introducing local culture to BIPA students in line with their needs and expectations, especially those who are familiar with immersive technology.
Sociolinguistic Study: Language Style in Generation Z Conversations in the WKWK Project YouTube Channel Podcast Abadiyah, Lana Saadatul; Santoso, Anang; Susanto, Gatut
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2025): JURNAL KREDO VOL 9 NO 1 TAHUN 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk gaya bahasa dan faktor-faktor sosial yang memengaruhi komunikasi Generasi Z dalam podcast YouTube WKWK Project, khususnya episode “Bocah-Bocah Kosong.” Perilaku linguistik Gen Z menunjukkan kecenderungan menggunakan bahasa kasual dan non-standar sebagai sarana mengekspresikan identitas dan kedekatan sosial di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik amati dan catat untuk menganalisis ujaran yang ditranskripsi dari video tersebut. Analisis didasarkan pada teori gaya bahasa Martin Joos dan faktor-faktor sosial Janet Holmes, mengikuti tahapan pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa gaya kasual dan intim merupakan bentuk yang paling dominan digunakan, yang mencerminkan hubungan sosial yang dekat dan spontanitas alami Gen Z. Faktor-faktor sosial seperti partisipan, topik, dan fungsi komunikatif juga memengaruhi variasi gaya. Hasil ini menekankan bahwa gaya bahasa Gen Z pada platform digital berfungsi tidak hanya sebagai alat komunikasi tetapi juga sebagai representasi identitas linguistik dan sosial di ruang publik daring .
Pattern of indirect directive speech acts on online advertisements Prastio, Bambang; Ibrahim, Abdul Syukur; Susanto, Gatut; Nurzafira, Istiqomah
Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya Vol. 49, No. 2
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The technological advancement and emergence of online advertisement become the underlying reason of the implementation of this current research. This paper discusses the pattern obtained in directive speech act delivered indirectly. Data of this qualitative research were utterances expressing directive speech act that had been transcribed by inclosing the conversation contexts. The data were collected from 30 online advertisements in online shopping application. The research results show there are various ways in delivering directive speech act indirectly such as (1) giving narration; (2) using opposite coordinative conjunction; (3) applying alternative questions; (4) using yes/no question; (5) wh-questions; and (6) utilizing rhetorical question. Based on the research findings, it can be concluded that online advertising product makers tend to use indirect directive speech act communication patterns. The use of indirect speech patterns is intended to persuade online advertisement readers to use the goods and or services offered. Therefore, the persuasive language of online advertising aims to instruct, command, suggest, and guide readers to order goods and or services offered by online advertising product makers. The findings of this research provide online advertisement readers ways to understand the indirect directive speech acts made by the online advertisement producers. Kemajuan teknologi dan munculnya iklan online menjadi penyebab penelitian ini dilakukan. Artikel ini bertujuan mendiskusikan mengenai pola-pola yang terdapat dalam tuturan direktif yang disampaikan secara tidak langsung. Dalam penelitian kualitatif ini datanya berupa tuturan yang mengandung tindak tutur direktif tidak langsung yang telah ditranskrip dengan menyertakan konteks percakapan. Sumber data penelitian ini adalah 30 iklan online dengan jenis aplikasi belanja online. Hasil penelitian menunjukkan terdapat berbagai cara dalam menyampai­kan tindak tutur direktif yang disampaikan secara tidak langsung. Cara-cara tersebut yaitu (1) memberikan narasi; (2) memakai konjungsi kordinatif perlawan­an; (3) menggunakan pertanyaan alternatif pilihan; (4) memakai pertanyaan dengan jawaban ya dan tidak; (5) bertanya dengan menggunakan dengan kata tanya; dan (6) menggunakan pertanyaan retoris. Berdasarkan temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa pembuat produk iklan online berkecenderungan menggunakan pola komunikasi tindak tutur direktif tidak langsung. Pemakaian pola tidak tutur tidak langsung tersebut dimaksudkan untuk memberikan persuasi kepada pembaca iklan online untuk menggunakan produk barang dan atau jasa yang ditawarkan pembuat produk iklan online. Oleh karena itu, bahasa persuasif dalam tindak tutur iklan online bertujuan untuk memerintah, menyarankan, dan mengarahkan pembaca supaya mereka memesan barang dan atau jasa yang ditawarkan oleh pembuat produk iklan online. Temuan dalam penelitian ini dapat membantu pembaca iklan online memahami tuturan direktif tidak langsung yang diproduksi oleh pembuat iklan online.
Student perceptions of the use of VR to introduce Malang local tourism and culture Muzaki, Helmi; Gatut Susanto; Kusubakti Andajani; Afiyahtun Isnaeni; Ilham Akhsani; Thilip Kumar Moorthy
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol. 12 No. 4 (2025): December (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jitp.v12i4.88958

Abstract

This study investigates students’ perceptions of the use of Virtual Reality (VR) as a learning medium for introducing tourism and local culture in Malang. This research employed a quantitative descriptive design involving 23 first-semester students selected through purposive sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire (1–5) consisting of 17 statements that measured learning effectiveness, educational value, tourism introduction, cultural understanding, and the development of knowledge and skills. The results indicate that students demonstrated highly positive perceptions of VR implementation, with an overall mean score of 4.34. The highest score was obtained in the aspect of local tourism introduction (M = 4.46), followed by local cultural understanding (M = 4.41) and learning effectiveness (M = 4.37). These findings show that VR provides an immersive and engaging learning experience that enhances students’ understanding of tourism and local culture. Therefore, it is recommended that educators and institutions further integrate and develop VR as an innovative technology-based learning strategy to enrich educational practices.
Generation Z's prokem in social media: Language transformation and social identity of Makassar Adolescents Musyarrafah S; Anang Santoso; Gatut Susanto
Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Vol. 9 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/satwika.v9i1.37487

Abstract

The prokem utilized by Generation Z adolescents in Makassar represents a linguistic innovation influenced by the regional language of Makassar. This study seeks to identify and analyze the diverse forms of prokem employed by Generation Z adolescents in Makassar City, particularly on social media platforms. With the rapid advancement of information and communication technology, social media has emerged as a primary venue for adolescent social interaction, significantly impacting their language development. This research addresses the evolution of prokem, often perceived as an informal linguistic variation embodying elements of group identity, within a digital context, especially on platforms such as WhatsApp, Instagram and TikTok. The methodology employed in this research is discourse analysis, which utilizes a qualitative approach. Data were gathered through the observation and documentation of language posts or interactions by Generation Z adolescents in Makassar on social media. The analysis involved identifying the forms and patterns of prokem use and the social factors influencing its utilization and dissemination. The findings of this study reveal, first, that the forms of prokem used by Makassar adolescents include words, phrases, abbreviations, acronyms, interrogative words, and auxiliary words. Second, a comparison is drawn between the prokem of Makassar City adolescents and those from other regions. Third, the factors influencing the use of prokem among Generation Z adolescents on social media encompass interlocutors, conversation topics, kinship, social media platforms, emotional contexts, social groups, and prevailing trends. The prokem variety of Generation Z adolescents reflects a transformation in youth communication, characterized by openness to linguistic variations and adaptable social symbols. This research aims to contribute to the study of prokem in the contemporary context, particularly by exploring the interplay between language, social identity, and the evolution of communication technology among Indonesian adolescents.   Bahasa prokem remaja generasi Z Kota Makassar merupakan inovasi berbahasa yang dipengaruhi oleh bahasa daerah Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis ragam bahasa prokem yang digunakan oleh remaja Generasi Z di Kota Makassar melalui media sosial. Seiiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, media sosial menjadi salah satu ruang utama bagi interaksi sosial remaja, yang turut mempengaruhi perkembangan bahasa. Penelitian ini mengangkat persoalan tentang bagaimana bahasa prokem, yang seringkali dipandang sebagai bentuk variasi bahasa yang informal dan cenderung mengandung elemen identitas kelompok, berkembang dalam konteks digital, khususnya di platform media sosial seperti WhatsApp, Instagram, dan TikTok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis wacana dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi terhadap unggahan atau interaksi bahasa yang dilakukan oleh remaja Generasi Z Kota Makassar di media sosial. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi bentuk, pola penggunaan bahasa prokem, dan faktor-faktor sosial yang mempengaruhi penggunaan dan penyebarannya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan, pertama, bentuk bahasa prokem yang digunakan remaja Makassar berupa kata, frasa, singkatan, akronim, kata tanya, dan kata bantu. Kedua, ditemukan perbandingan antara bahasa prokem remaja Kota Makassar dengan remaja daerah lainnya. Ketiga, faktor yang memengaruhi penggunaan bahasa prokem remaja generasi Z di media sosial yang meliputi lawan bicara, topik pembicaraan, kekerabatan, platform media sosial, situasi emosional, kelompok sosial, dan tren. Ragam bahasa prokem remaja Generasi Z mencerminkan adanya pergeseran dalam cara berkomunikasi generasi muda yang lebih terbuka terhadap variasi bahasa dan simbol sosial yang bersifat fleksibel. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kajian bahasa prokem dalam konteks kekinian, khususnya dalam menggali hubungan antara bahasa, identitas sosial, dan perkembangan teknologi komunikasi di kalangan remaja di Indonesia.
Co-Authors - Martutik A. H. Rofi'uddin A. Syukur Ghazali A. Syukur Ghazali Abadiyah, Lana Saadatul Abd. Syukur Ibrahim Abd. Syukur Ibrahim Abdul Syukur Ibrahim Ade Eka Anggraini Ade Rikky Bongo Adlina, Adlina Afiyahtun Isnaeni Ahmad Abdul Karim, Ahmad Abdul Akhsani, Ilham Aksani, Ilham Alfia, Hana Rosmalia Amiruddin, Nurlina Anang Santoso Andriyani, Noni Anri Nofitria Ariva Luciandika Ary Fawzi, Ary Aswan Aswan Aulia Rachma Kusumawardani Aulia Rachma Kusumawardani Bagus Pratomo Bonde, Lossan Daniel Happy Putra David Pickus Dawud Dawud Dawud Dewi Puji Lestari Dewi, Bintang Cahyaningtyastuti Aisyah Diah Ayu Puspitasari Didin Widyartono Diella Rosa Diella Rosa Dyna Mai Rizca Lestari Dyna Mai Rizca Lestari Elady’s Wiqhoyah Kusnadi Endah Tri Priyatni Faisal, Faisal Galuh Prameswari, Renanda Winar Gandonu, Peter Hanifia Helmi Muzaki Helmi Muzakki Hilmi Wahyuni Himawan, Riswanda Imam Agus Basuki Imam Suyitno Imam Suyitno Indra Suherjanto Inthase, Wichayanee Iriana, Oktavia Era Istiqomah Nurzafira Istiqomah Nurzafira Ivena Violensia Izhhar Amala Zein Jamiatul Asyah Khisbiyah*, Nurul Kusubakti Andajani Madu Trisna Devi Maulidia, Tsania Mohammad Hudha Nursyairofi Monicha Ana Billa Moorthy, Thilip Kumar Musthofa Kamal Musyarrafah S Nabila Khansa Izzaturrahmi Nanang Bagus S Nanang Purwanto Nardiawan, Lailin Puspita NFN Aswan Ng, Yufita Nurchasanah Nurzafira, Istiqomah Oktavia, Nisa Pambudi, Findi Setya Panich, Pensri Pensri Panich Prastio, Bambang Proklawati, Desy Raden Mohamad Herdian Bhakti Rifa Hanifah Rizman Usman Robeeyah Bueraheng Roekhan Roekhan Roekhan Santaso, Anang Sari, Cut Purnama Sheilla Arumdyahsari Sirirawadee Boonyakiat Siti Latifah Mubasiroh SITI NAILA FAUZIA, SITI NAILA Sofiyatunnisa, Junita Sultan Sultan Sultan Sultan Thilip Kumar Moorthy Tsania Maulidia Ummah, Maslakhatu Nurul Violensia, Ivena Wahyu P., Gigih Caesar Wahyuni, Hilmi Wally, Firman Widodo Hs WIDYA FATKHAN Willy Tri Hardianto Wodajo, Mengesha Robso Wulan, Nawang Yeni Dwi Rahayu Ningtyas Yulmi Hartinah Zephaniah Gavrila Bela Puspita