p-Index From 2021 - 2026
10.411
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ComEngApp : Computer Engineering and Applications Journal Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Jurnal Neutrino : jurnal fisika dan aplikasinya MATICS : Jurnal Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (Journal of Computer Science and Information Technology) TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Progresiva : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Jurnal Mahasiswa TEUB Jurnal EECCIS Sinergi Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto) e-Jurnal Arus Elektro Indonesia ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika JAKPP : Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Network Engineering Research Operation [NERO] Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran dan Dakwah Pembangunan Al-Hayat: Journal of Islamic Education Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali Jurnal Teknik Mesin dan Mekatronika (Journal of Mechanical Engineering and Mechatronics) Journal of Robotics and Control (JRC) Fokus Elektroda: Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Khazanah Multidisiplin International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Acta Islamica Counsenesia: Counselling Research and Applications Best Journal of Administration and Management Innovative: Journal Of Social Science Research Religia : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Software Development Digital Business Intelligence and Computer Engineering IIJSE Al-Intaj : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Indonesian Journal of Islamic Literature and Muslim Society Proceedings of The International Conference on Multidisciplinary Science LoroNG Seminar Nasional Riset dan Teknologi (SEMNAS RISTEK) Proceeding International Conference on Education Jurnal Tarbiyatuna
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGENDALIAN POSISI STAMPING ROD BERBASIS PNEUMATIC MENGGUNAKAN DCS CENTUM VP Ahmad Doniarsyah Zen; Muhammad Aziz Muslim; n/a Retnowati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.504 KB)

Abstract

Distributed Control System atau lebih dikenal dengan DCS, saat ini jamak digunakan di industri besar. Dalam skripsi ini DCS diaplikasikan sebagai pengendali posisi stamping rod  yang menggunakan silinder pneumatik. Input yang diberikan berupa besaran analog dan output dari DCS adalah arus 4-20mA yang dihubungkan pada electro-pneumatic regulator untuk mengatur posisi silinder agar sesuai dengan set point. Pada umumnya posisi silinder tidak diatur sehingga piston hanya dapat di posisi minimal atau maksimal, tidak dapat berada di antara keduanya. Akibatnya  dibutuhkan banyak silinder dengan panjang stroke yang berbeda untuk melakukan stamping tanggal kadaluarsa pada produk dengan ukuran kemasan yang berbeda. Hasil pengujian seluruh sistem terhadap block kontroler ONOFF menunjukkan bahwa respon sistem untuk setpoint 10cm terjadi osilasi dengan T (periode) 7,1s dan A (amplitudo) 85%. Hasil pengujian terhadap seluruh sistem terhadap block kontroler PID dengan parameter P=150, I=100, D=0,1 respon yang dihasilkan memiliki td (waktu tunda) 520,34s, ts (time steady) 955,97s, Mp (maximum overshoot) 69,59%, dan Ess (error steady state) 1,55%. Hasil ini menunjukkan bahwa dengan blok kontroler PID, DCS dapat mengendalikan posisi silinder, namun kemampuan DCS CENTUM VP untuk menerima data dan mengeluarkan sinyal kontrol cukup lambat. Kata kunci : Distributed Control System, Stamping Rod, Sistem Pneumatik.
RANCANG BANGUN PROTOTYPE ALAT PASTEURISASI SUSU BERBASIS YOKOGAWA DISTRIBUTED CONTROL SYSTEM CENTUM VP Firman Nursaniansyah; Muhammad Aziz Muslim; Goegoes Dwi Nusantoro
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 6 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Susu merupakan bahan makanan yang cukup lengkap dan seimbang karena dalam kandungan susu terdapat protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Pada saat diperah susu memiliki pH 6.70 sehingga menjadi  media pertumbuhan yang sempurna bagi bakteri yang dapat menebabkan susu menjadi basi beberapa jam setelah diperah. Pasteurisasi merupakan proses yang dilakukan untuk mematikan bakteri-bakteri yang dapat merugikan guna memperpanjang umur susu dengan cara memeberikan perlakuan panas. Pasteurisasi susu dapat dilakukan dengan berbagai metode. Salah satunya adalah HTST (High Temperature Short Time), yaitu dengan dipanaskan pada suhu 72 °C selama 15 detik. Penelitian ini difokuskan pada rancang bangun prototype alat pasteurisasi susu menggunakan DCS (Distributed Control System) Yokogawa Centum VP. Perancangan dan pembuatan prototype alat pasteurisasi susu berbasis DCS (Distributed Control System) Yokogawa Centum VP ini berhasil direalisasiskan dengan hasil pengujian didapatkan sistem dapat mencapai set point sebesar 72 °C dengan settling time (ts) sebesar 603 detik atau 10 menit 3 detik dengan nilai error suhu susu sebesar 2.78%.   Kata kunci: Pasteurisasi, Suhu, Distributed Control System. ABSTRACT Milk is a food substance which is quite complete and balance because it contained of protein, fat, carbohydrate, mineral, and vitamin, which is needed by human body. By the time of milking, milk has a pH number of 6.70 which is perfect as medium for bacteria to grow and could make the milk become spoiled after a few hours. Pasteurization is a process which is done to kill the bacteria that could harm in order to extend the life of the milk by expose it to heat. Pasteurization could be done with many methods. One method called HTST (High Temperature Short Time), this method is done by heating the milk at 72 °C for 15 second. This research is focused in prototype build plan the pasteurization machine with DCS (Distributed Control System) Yokogawa Centum VP. Planning and building the prototype of pasteurization machine with DCS (Distributed Control System) Yokogawa Centum VP principle is succeed with test result by system achieve set point for 72 °C with settling time (ts) is 603 second or 10 minutes 3 second with error value of  the milk temperature is 2.78%. Keywords: Pasteurization, Temperature, Distributed Control System.
PENGENDALIAN SUDUT CERMIN DATAR PADA SOLATUBE MENGGUNAKAN KONTROLER PID BERBASIS MIKROKONTROLER Gumilang Saptha Pamega; n/a Purwanto; Muhammad Aziz Muslim
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 7 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Solatube merupakan tabung cahaya yang sistem kerjanya memasukkan cahaya matahari ke dalam tabung reflektor, dipantulkan dan masuk ke dalam ruangan. Cahaya yang masuk ke dalam ruangan benar-benar dari cahaya matahari, bukan listrik buatan. Berbeda dengan solarcell yang memanfaatkan energi matahari menjadi listrik dalam baterai untuk menyalakan lampu listrik. Namun, umumnya solatube menggunakan dome untuk memantulkan cahaya. Pada penelitian kali ini dilakukan penyempurnaan rancangan solatube dari salah satu peneliti yang juga melakukan penelitian tentang solatube, namun solatube yang dirancang tidak memiliki dome diatas tabung solatube-nya. Maka dibuatlah suatu solusi untuk membuat alat yang dapat menggantikan peran dari dome solatube. Yakni dengan menggunakan cermin yang dapat bergerak sesuai dengan sudut yang telah ditentukan sebelumnya, dengan sensor LDR sebagai pendeteksi cahaya dan kontroler yang digunakan ialah kontrol PID. Di mana cermin ini berfungsi untuk merefleksikan cahaya, sehingga cahaya dapat masuk melalui lubang atas solatube. Setpoint sudut yang digunakan pada penelitian kali ini yaitu sebesar 0°, 45°, 90° dan 135°. Dan sensor LDR yang digunakan berjumlah 8 sensor, di mana apabila salah satu sensor mendeteksi kuat cahaya terkuat maka cermin akan bergerak ke sudut tersebut. Dari hasil perancangan dan pengujian alat yang telah dilakukan, didapatkan paremeter PID dengan metode hand tuning yang paling baik yaitu Kp = 2,4 , Ki = 1,7 , Kd = 0,5 atau Kp = 3,2 , Ki = 0 , Kd = 0.Kata kunci- solatube, dome, PID, LDR, sudut.
PERANCANGAN PENGENDALI SUHU AIR PANAS PADA DISPENSER BERBASIS LOGIKA FUZZY DENGAN MODE PREFERENSI PENGGUNA Arif Reza Dwi Kurniawan; Muhammad Aziz Muslim; Goegoes Dwi Nusantoro
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontrol Logika Fuzzy menyediakan metodologi yang bersifat formal untuk merepresentasikan, memanipulasi, dan mengimplementasikan pengetahuan heuristik manusia tentang bagaimana mengontrol sebuah sistem berdasarkan sistem basis aturan (rule based system) untuk pengambilan keputusan. Aturan (fuzzy rule) dibuat dengan menggunakan pernyataan “IF-THEN” untuk memperoleh data crips. Pada penelitian ini dirancang sebuah Kontrol Logika Fuzzy (KLF) untuk mengatur suhu panas pada dispenser sesuai keinginan dari pengguna. Nantinya pengguna dapat mengubah suhu panas yang diinginkan sesuai dengan kebutuhan. Pengujian yang dilakukan kali ini dengan cara memberikan variasi nilai masukan atau setpoint suhu ke sistem. Variasi nilai setpoint yang diberikan yaitu, suhu 70°C, 75°C, dan 80°C. Output dari Kontrol Logika Fuzzy adalah mengatur level PWM yang di mapping pada range 0-100 dan akan diteruskan untuk memberikan input pada Robotdyn AC Light Dimmer yang akan memberikan tegangan input pada heater 350W yang ada pada tangki panas dispenser. Dilakukan pengujian sistem tanpa gangguan dan dengan gangguan terhadap ketiga variasi setpoint tersebut. Ketika diberikan setpoint suhu 70°C, diperoleh nilai settling time sekitar 6,92 menit, error steady state sekitar 0,13%. Namun, saat diberikan setpoint 75°C, diperoleh nilai settling time sekitar 6,95 menit dengan nilai error steady state sekitar 0.16%. Kemudian saat saat diberikan setpoint 80°C, diperoleh nilai settling time sekitar 7,25 menit dan error steady state sekitar 0,16%. Pada pengujian dengan diberikan gangguan pada setpoint suhu 70°C, 75°C, dan 80°C, diperoleh nilai recovery time dari masing-masing setpoint, yaitu sekitar 3,29 menit, 3,97 menit, dan 3.92 menit. Sehingga dapat disimpulkan bahwa implementasi Kontrol Logika Fuzzy (KLF) pada dispenser air minum dan pembuatan sistem bekerja dengan spesifikasi yang diinginkan. Kata Kunci: Dispenser, Kontrol Logika Fuzzy, Heater 350W, Mode Preferensi Pengguna, Robotdyn AC Light Dimmer ABSTRACT Fuzzy Logic Control provides a formal methodology for representing, manipulating, and implementing human heuristic knowledge about how to control a system based on a rule-based system for decision making. Fuzzy rules are created using the statement "IF-THEN" to obtain crips data. In this study a Fuzzy Logic Control (FLC) was designed to regulate the heat temperature of the dispenser as desired by the user. Later the user can change the desired heat temperature as needed. Tests carried out this time by providing variations in the input value or temperature setpoint to the system. Variations in setpoint values ​​are temperature 70 ° C, 75 ° C and 80 ° C. The output of Fuzzy Logic Control is to regulate the PWM level that is mapped in the range 0-100 and will continue to provide input to the Robotdyn AC Light Dimmer which will provide the input voltage to the 350W heater in the hot tank dispenser. System testing was conducted without interruption and with disruption to the three variations of the setpoint. When given a temperature setpoint of 70 ° C, a settling time value of around 6.92 minutes was obtained, the error steady state was around 0.13%. However, when given a setpoint of 75 ° C, a settling time value of around 6.95 minutes was obtained with a steady state error of around 0.16%. Then when given an 80 ° C setpoint, a settling time value of about 7.25 minutes was obtained and an error steady state of about 0.16%. In testing with disturbance at setpoint temperatures of 70 ° C, 75 ° C, and 80 ° C, recovery time values ​​of each setpoint were obtained, which were around 3.29 minutes, 3.97 minutes and 3.92 minutes. So it can be concluded that the implementation of Fuzzy Logic Control (KLF) on drinking water dispensers and manufacturing systems works to the desired specifications. Keywords: Dispenser, Robotdyn AC Light Dimmer, Fuzzy Logic Control, Heater 350W, User Preference Mode
SIMULASI PERANCANGAN POWER SUPPLY UNTUK SMART TRASH COMPACTOR PADA RUMAH TANGGA DENGAN MATLAB Muhammad Fahmi Illmi; Muhammad Aziz Muslim; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 8 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSistem pengelolaan limbah padat yang efektif dan efisien sangat diperlukan untuk menjaga lingkungan kita tetap bersih. Dalam rangka mengurangi timbunan sampah dapat dilakukan dengan cara memadatkan volume sampah sehingga dapat dengan mudah dikelola oleh penyedia layanan pengumpulan sampah. Smart trash compactor merupakan alat pengelola sampah yang berfungsi untuk mengurangi volume sampah. Sistem yang dibuat menggunakan motor DC untuk membuat sistem pemadatan sampah rumah tangga dengan tegangan DC sebesar 24 volt. Sedangkan sumber tegangan pada rumah tangga yang tersedia adalah tegangan PLN 220 volt AC. Sehingga diperlukanlah sebuah regulator berupa power supply untuk smart trash compactor. Sistem yang dibuat menyearahkan tegangan PLN menjadi tegangan DC kemudian menurunkannya dengan buck converter. Tegangan keluaran yang telah disearahkan kemudian diturunkan dengan buck converter memiliki riak yang besar. Untuk mereduksi riak dapat digunakan filter. Pada penelitian ini, penulis menggunakan filter kapsitor dan filter lowpass LC. Pengujian dilakukan dengan membuat simulasi rangkaian berdasarkan hasil perhitungan komponen filter kemudian dibandingkan dengan rangkaian tanpa filter. Berdasarkan hasil simulasi didapatkan power supply yang dihubungkan dengan motor tanpa menggunakan filter memiliki tegangan puncak sebesar 309 volt dan arus puncak sebesar 9.135A. Pengujian dengan filter kapasitor dan low pass LC menurunkan tegangan puncak menjadi 23.49 volt dan arus puncak sebesar 3A dan besar riak tegangan sebesar 3.45% dan riak arus sebesar 2.4%.Katakunci: Power Supply, Catu Daya, Penyearah, Buck ConverterABSTRACTAn effective and efficient solid waste management system is necessary to keep our environment clean. In order to reduce waste accumulation, it can be done by compacting the volume of waste so that it canbe easily managed by waste collection service providers. Smart trash compactor is a waste management tool that serves to reduce the volume of waste. The system is made using a DC motor to create a household waste compaction system with a DC voltage of 24 volts. Meanwhile, the available household voltage source is PLN 220 volt AC voltage. So we need a regulator in the form of a power supply for asmart trash compactor. The system made rectifies the PLN voltage into a DC voltage then lowers it with a buck converter. theoutput connection which has been rectified then lowered with a buck converter has a large ripple. Filterscan be used to reduce ripples. In this study, the author uses a capacitor filter and an LC lowpass filter.The test is carried out by making a simulation based on the calculation results of the filter component andthen comparing it with a circuit without a filter. Based on the simulation results, the peak power supplywith the motor without using a filter has a peak voltage of 309 volts and a peak current of 9,135A. testingwith a filter of LC and low pass reduced the peak voltage to 23.49 volts and the peak current of 3A andthe magnitude of the voltage ripple was 3.45% and the current ripple was 2.4%.
Application Of Relay Feedback Method For Sliding Mode Control On Buck Converter System Yusril Fatahilmi; Muhammad Aziz Muslim; Shiang-Hwua Yu
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract — The Power Electronic Converters (PEC) system is used in the modeling of switching power converters that have various control methodologies including linear control and non-linear control. One of the PEC systems is the Buck Converter which has the main task of controlling the output voltage / load. Buck Converter has the main problem in switching control. Switch control on Buck Converter uses high frequency which can damage components and MOSFET switch on Buck Converter. The voltage regulation of a DC - DC switching converter based on Pulse Width Modulation (PWM) that uses frequency domain control techniques and uses a small average converter signal model. The switching process that uses high frequency produces chattering which results in instability in the system. This paper presents modified sliding mode controller by testing the Relay Feedback control system in the application of Sliding Mode Control (SMC) to improve the performance of the Buck Converter control response. An analysis and simulation by schematic diagram of relay feedback was performed in this work. The purpose is to find the best control parameter by design of relay feedback. Research results shown that proposed work has good performance according to the pre-determined control specifications.   Keywords—buck converter; sliding mode control; pulse width modulation; relay feedback
KONTROL POSISI MOTOR DC MENGGUNAKAN KONTROLER PI PADA LINEAR SLIDE AKTUATOR ROBOT DIVISI KRAI Shamsul Hadi; Muhammad Aziz Muslim; Goegoes Dwi Nusantoro
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 7, No 5 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) adalah salah satu divisi yang diperlombakan dalam ajang Kontes Robot Indonesia (KRI) yang diselenggarakan setiap tahunnya oleh DIKTI. Tema dan aturan pelombaan KRAI mengacu pada ABU Robocon (Asia-Pacific Broadcasting Union) . Tema dan aturan tersebut berbeda setiap tahunnya tergantung dengan tuan rumah penyelenggara ABU Robocon. Linear slide actuator (slider) adalah salah satu mekanisme yang digunakan pada robot ketika dibutuhkan perpanjangan sehingga robot dapat melakukan tugasnya lebih efisien. Perpanjangan digerakkan oleh motor DC dan posisi dibaca oleh sensor rotary encoder. Kontroler yang digunakan adalah kontroler PI. Penentuan parameter kontroler Kp dan Ki dilakukan dengan menggunakan metode Root Locus dan didapatkan nilai parameter kontroler Kp = 2.4819 dan Ki = 9. Setelah dilakukan pengujian pada sistem didapatkan nilai settling time rata-rata sebesar 1.685 detik pada pengujian tanpa beban dan 1.822 detik pada pengujian berbeban, nilai error steady state kurang dari 2.5% dan overshoot kurang dari 2.1%. Kata Kunci: Motor DC, Kontroler PI, Root Locus, Linear Slide Aktuator. ABSTRACT The Indonesian ABU Robot Contest (KRAI) is one of the divisions competed in the Indonesian Robot Contest (KRI) held annually by the DIKTI. The theme and rules of the KRAI refer to the ABU Robocon (Asia Pacific Broadcasting Union). The themes and rules differ each year depending on the hosts of ABU Robocon organizers. Linear slide actuators are one of the mechanisms used in robots when an extension is needed to do their job more efficiently. The extension is driven by a DC motor and the position is read by the rotary encoder sensor. The controller used is the PI controller. Kp and Ki controller parameters are determined using the Root Locus method and obtained controller parameter values ​​Kp = 2.4819 and Ki = 9. After testing on the system, the average settling time is 1,685 seconds on load-free testing, 1,822 seconds on load testing, steady state error value is less than 2.5% and overshoot is less than 2.1%. Keywords: DC Motor, PI Controller, Root Locus, Linear Slide Actuator.
APLIKASI KONTROLER PID DALAM PENGENDALIAN POSISI STAMPING ROD BERBASIS PNEUMATIC MENGGUNAKAN ARDUINO UNO Dimas Budi Prasetyo; Muhammad Aziz Muslim; n/a Purwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.088 KB)

Abstract

Pada saat ini perkembangan dunia teknologi sangat pesat, terutama dalam bidang industri. Dalam dunia industri, pemberian stamp kadaluarsa pada kemasan menjadi hal wajib dilakukan oleh produsen. Dengan semakin tingginya permintaan, dibutuhkan sebuah sistem pneumatic untuk stamping rod yang bisa digunakan pada berbagai macam produk dengan ukuran berbeda secara otomatis.Salah satu solusi dari hal tersebut yaitu menggunakan sistem pneumatic yang dikendalikan secara otomatis dengan menggunakan metode kontrol PID. Salah satu keuntungan kontrol PID adalah memiliki respons yang halus dan cepat. Pada skripsi ini digunakan metode hand tunning. Dalam pembuatannya digunakan sistem pneumatic, Arduino Uno dan sensor PING))).Dari hasil pengujian terhadap aplikasi kontroler PID dengan menggunakan metode hand tunning ini didapat Kp = 2, Ki = 0.1 , dan Kd = 0 yang menunjukkan bahwa respons sistem untuk pengendalian posisi stamping rod menghasilkan td (time delay) sebesar 1.41 detik, ts (settling time) sebesar 2.33 detik, Mp (maximum overshoot) sebesar 0% dan Ess (error steady state) sebesar 3%. Hal ini menunjukkan bahwa blok kontroler PID berbasis Arduino Uno dapat mengendalikan posisi silinder dengan baik.Kata kunci : Sensor PING))), Arduino Uno, stamping rod, PID, pneumatic
DESAIN SISTEM KONTROL SUHU EXTRUDER PADA PRINTER 3D MENGGUNAKAN FUZZY LOGIC CONTROLLER BERBASIS ARDUINO UNO Muhammad Ghazaly Silveraldi Firdaus; Bambang Siswojo; Muhammad Aziz Muslim
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Extruder merupakan bagian dari Printer 3D yang terbuat dari almunium dan beberapa campuran logam yangberfungsi untuk melakukan proses Extrusion saat proses pencetakan pada Printer 3D. Extrusion sendirimerupakan proses pelelehan material atau biasa disebut Filament pembentuk hasil cetakan yaitu Prototype padaPrinter 3D. Extruder dapat bekerja pada suhu kamar sampai 330°C, namun sering sering terjadi gangguan padaproses Extrusion itu sendiri yang disebabkan oleh kemacetan Extruder dalam memanaskan filament dan responkestabilan suhu pada Printer 3D yang lambat dan kurang responsif sehingga perlu adanya sistem kontrol yangberfungsi untuk mengatur kerja Extruder agar efektif dan efisien. Pada perancangan ini sistem kontrol yangdigunakan adalah Kontrol logika fuzzy dengan menggunakan metode sistem inferensi fuzzy Mamdani. Aktuatoryang digunakan berupa electric heater yang digunakan sebagai pemanas dan diletakan disamping Extruder.Sensor yang digunakan berupa resistor suhu yaitu Negative Temperature Coefficient (NTC). Dari hasil penelitian,sistem yang dirancang berhasil memenuhi spesifikasi kontrol yang telah ditentukan sehingga, pengendalian inidiharapkan mampu membuat proses prototyping dapat berjalan efektif dan efisienKata Kunci: extruder, Fuzzy Mamdani,ABSTRACTExtruder is a part of a 3D Printer made of an almunium and some of alloy that use for Extrusion on Printer3D’s prototyping process. Extrusion is a process of melting the materials of 3D Printer or commonly knownas fillament that shaping the result of printing process which is known as prototype. Extruder is capableworking at room temperature (25°C) up to 330°C however when extrusion process is on going, usually thereis some distrubance that caused by printer 3D itself like Extruder jammed while heating the fillament anddelayed and unresponsive temperature stability response on 3D printer. Therefore, there must be controlledsystem in order to carry out the functions. On this study, control system that are used is fuzzy logic controllerusing Mamdani fuzzy inference method. The actuator used consist of an electric heater that is used as aheater and placed beside extruder. The sensor that are used is Negative Temperature Coefficient thatbasically is a temperature resistance. From the results of the study, the system designed can reach the targetfrom the set point that has been determined. Need, making this is expected to be able to make the extruder inthe prototyping process can run well
PERANCANGAN PENGENDALIAN SUHU PADA ELECTROFORMING JEWELLERY AND DECORATIVE MENGGUNAKAN KUNINGAN Frans W. P. Napitupulu; n/a Rahmadwati; Muhammad Aziz Muslim
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Electroforming merupakan teknik pelapisan logam pada subtrat atau model benda nonlogam. Khusus untuk pelapis menggunakan kuningan suhu larutannya harus dijaga agar tetap konstan yaitu pada suhu 40 , jika tidak maka hasil dari pelapisannya kurang mengkilap dan mempengaruhi kualitasnya. Pengendalian suhu pada penelitian ini menggunakan pemanas dengan sumber AC (Alternating Current) permasalahan ini terjadi karena larutan electroforming kuningan memiliki suhu optimal untuk bekerja dengan baik, sehingga harapannya hasil dari pelapisannya dapat lebih mengkilap. Pada penelitian ini dilakukan proses pengendalian suhu larutan electroforming kuningan tersebut agar konstan pada suhu 40 . Proses pengendalian suhu ini menggunakan pemanas, sehingga pemanas tersebut menggunakan dimmer AC, dimana dimmer ini mengontrol tegangan yang keluar dari dimmer berdasarkan nilai PWM yang diberikan. Dari penelitian yang dilakukan pemodelan sistem menggunakan metode non-parametric, lalu mentukan parameter PI menggunkan metode root locus. Hasil dari penelitian ini didapatkan nilai parameter PI yang terbaik yaitu, Kp = 2.8433 dan Ki = 0.008 dengan nilai settling time = 350 detik, error steady state = 5%, overshoot = 5% Kata Kunci: Pengendalian Suhu, Electroforming, Kontroler PI, Root Locus.   ABSTRACT Electroforming is a metal coating technique on substrate or nonmetal object models. Especially for coatings using brass the temperature of the solution must be kept constant at 40 ℃, otherwise the results of the coating are less shiny and affect its quality. The temperature control in this study uses a heater with an AC (Alternating Current) source. This problem occurs because the brass electroforming solution has an optimal temperature to work well, so that the expected outcome of its coating can be more shiny. In this study the process of controlling the temperature of the brass electroforming solution is constant at a temperature of 40 ℃. This temperature control process uses a heater, so the heater uses an AC dimmer, where this dimmer controls the voltage that comes out of the dimmer based on the PWM value given. From the research conducted system modeling using non-parametric methods, then determine the PI parameters using the root locus method. The results of this study obtained the best PI parameter values, Kp = 2.8433 and Ki = 0.008 with settling time value = 350 seconds, error steady state = 5%, overshoot = 5% Keywords: Temperature Control, Electroforming, PI Controller, Root Locus.
Co-Authors , Muhammad Isa Indrawan A. Zaky Balya Anggara Abdul Hafis Achnafian Rafif Zufaryansyah Ade Barlian Tandiono Adharul Muttaqin Adistya, Rama Affan Affandi Agung Teguh Wibowo Almais Agus Naba Ahmad Doniarsyah Zen Ahmad Fathan Halim Ahmad Riza Abdullah Aidil Pandu Ibnu Yogiantare Akhmad Salmi Firsyari Akhmad Zaini, Akhmad Akhmad Zainuri Alebarez, Niko Ali Reza Alifantio, Frido Wahyu Alifantio, Frido Wahyu Andhyka Vireza Anindya Dwi Risdhayanti Ardiansyah, Rizky Arif Reza Dwi Kurniawan Arif, Abdul Hafid Arrosyidin, M. Ichsan Tsabbit Atmaja, Okky Wahyuardhi Avian, Cries Ayatullah, Mohamad Dimyati Bagus Fatkhurrozi Baharuddin Bambang Siswojo Bambang Siswojo Bambang Siswojo Bambang Siswojo Cahaya Trinala Kinanti Cahyaningrum, Dwi Candra Sabdana Nugroho Chaidir Iswanaji Ciptaningrum, Mega Satya Danang Aditya Nugraha Danang Indra Permana Davin Wirawan Saputra Dicacara, Marina Didik R. Santoso Dimas Budi Prasetyo Dimas Wahyu Wibowo Dion Putra Pribadi Dominico Savio Ken Rama Adityo Donni Frans Pasman, Donni Frans Dwi Mukti Bagus Wijayanto Edi Kurniawan Edward, Ronald Erni Yudaningtyas Erni Yudaningtyas F., Ahmad Salmi Faizal Beni Akbar Faridzky Adhi Baskara Fikri Abdillah Fiqih, Muhammad Amir Firda Ardyani Firdaus, Aji Akbar Firdaus, Reza Kemal Firdausi, Reza Firman Nursaniansyah Frans W. P. Napitupulu Frido Wahyu Alifantio Gerdy Pranaya Alfinal Hasni Ghozal Prihandoko Gladi Buana Goegoes Dwi Nusantoro Goegoes Dwi Nusantoro Goegoes Dwi Nusantoro Gumilang Saptha Pamega Gunawan Wibisono Hadi Suyono Hadi Suyono Hanafi, Syafiq Mahmadah Hari Santoso Hari Santoso Haris Setyawan Harry Soekotjo Dachlan Harsanto, Naufal Zuhdi Hartono, Rafendra Ariwardana Haryoko, Andy Herman Tolle Hidayah, Muslihatul Hikmah Endraswati, Hikmah Ibtihal, Moch Fahulul Ika Kustanti Intan Febriana Ira Ningrum Resmawa, Ira Ningrum Irtania Mariska Arafanie Isa Indrawan, Muhammad Izzahilmanisa, n/a Julianto, Yogi Raditya Kamila, Farahdina Intan KATNI KATNI, KATNI Khanza, Aryaputra Pandya Kriswandana, Basyuni Kukuh Nur Aji Lalu Irjan Atmanegara Luga Felix M Fariz Fauzi M. Rony Hidayatullah Machrus Ali Mahameru Bayu Bajra Marhumah Marhumah Maulana, Eka Mega Satya Ciptaningrum Meilan Sarbaini Siregar Melis Melis, Melis Moch Dhofir, Moch Moch. Hannats Hanafi Ichsan Moch. Rusli Mochamad Adityo Rachmadi Mochammad Habib Anshory Moechammad Sarosa Mohammad Mufti Fajar Mokhammad Hasyim Asy'ari Muamar Syahidan Mudjirahardjo, Panca Muhamad Ameer Hakim Muhammad Akbar Kamal Muhammad Aswin Muhammad Dzikrullah Suratin, Muhammad Dzikrullah Muhammad Fadhil Rajabi Muhammad Fahmi Illmi Muhammad Furqan, Muhammad Muhammad Ghazaly Silveraldi Firdaus Muhammad Hanif Murtadlo Muhammad Izaaz Rozan Muhammad Khudori Muhammad Muqorrobin Muhammad Praditya Romansyah Muhammad Rinaldy Dwi Putra Muhammad Rizki Setiawan Muhammad Rony Hidayatullah Muhammad Ruswandi Djalal Muhammad Shidqi Barin Muhammad Xavier Yusa Raffyan Zachary Muhammad Yudi Prawira Muhammad, Fadhil Mukotip Mulia, Anandar Muthi, Ibnu Mutolifi, Agus N., Goegoes Dwi n/a Angellica n/a Purwanto n/a Retnowati Nabil Fauzan Nagara, Alun Darma Najib Kailani Nanang Sulistiyanto Nugraha, Danang Aditya Nur Hasanah, Rini Nur Sabilillah, Muhammad Rifqi Nurwati, Tri Nusantoro, Goegoes Dwi Panji Peksi Branjangan Permatasari, Alissa Dyah Ayu Persada, Tachta Pandu Prastyowati, Ratna Pribadi, Dion Putra Purwanto Purwanto Putra, Muhammad Aidil Putri, Dian Wahyuni Karna R., Akhbar Prachaessardhi Raden Arief Setyawan Raditya Wiradhana Rahmadwati Rahmadwati Rahmadwati Rahmadwati, n/a Rahmadwati, n/a Rahman, Alif Rasyadan Izzatur Rahmat Ardiansyah Ramadhan, Muchamad Rizal Ramadhan, Rizal Furqan Ramadhan, Valdy Fajri Ramli, Isni Radifa Rezki El Arif Ridho Herasmara Rif'an, Mochammad Rini Nur Hasanah Riyan Hidayatullah Riza Aliyan, Lalu Rochmanto, Raditya Artha Rofi’i, Hammam ROHMAN, ANGGORO DWI NUR Rohman, Muhammad Ariefur Rohmatillah, Mahdin Rosyada, Syeilla Amrina Rudito Prayogo Ruri Ridha Rajwari Rusli, Mochammad Sahiron, Sahiron Saputra, Achmad Dwi Saragih, Jhosua Capricorn Septianzah, Kevin Shamsul Hadi Shanty Puspitasari Shiang-Hwua Yu Sidik Nurcahyo Siswojo, Bambang SITI DRIVOKA SULISTYANINGRUM Siti Fatimatus Zahro Sri Sumarni Subono, Subono Sudianto, Achmad Imam Surawan, Surawan Syafriyadi Nor Syahroni Wahyu Iriananda, Syahroni Wahyu Syam, Abdul Rahman Teuku M. Faikar Firaz Thomi Febriyan Lukhito Tri Nurwati Vajri, Mohammad Vaavan Vicky Pramana Putra Wahyu Gusti Habibi Waru Djuriatno Waskita, Reza Indera Wia Siisgo Alnakulla Wijono Wijono Yana, Ade Amruchly Yanuar Mahfudz Safarudin Yudaingtyas, Erni Yudha Nur Wahyu Darmawan Yudo Jati Wicaksono Yuliani, Niniek Yunadi, Ahmad Yusril Fatahilmi Yusron Nur Aziz Yusuf, Syaifulloh Zainuddin, Nurkhamimi Zainul Abidin Zartika, Putri Ayu Zuhair, Alvin