Claim Missing Document
Check
Articles

Penyuluhan Pembuatan Insektarium dan Herbarium di SMA Negeri 1 Labuapi Artayasa, I Putu; Muhlis; Hadiprayitno, Gito; Utami, Ni Wayan Anggun Diah; Fitriani, Husniati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.5634

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat di SMAN 1 Labuapi adalah melatih siswa membuat insektarium dan herbarium sebagai upaya meningkatkan minat siswa mempelajari karakteristik dan keanekaragaman makhluk hidup yang ada pada lingkungan sekitar siswa. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan kegiatan meliputi: persiapan, pra-pelaksanaan, pelaksanaan pengabdian, dan evaluasi, Persiapan dan pra-pelaksanaan pengabdian dilakukan di laboratorium biologi FKIP Unram, dengan kegiatan mengumpulkan awetan kering serangga dan tumbuhan sebagai bahan untuk pembuatan insektarium dan herbarium. Pelaksanaan pengabdian dilakukan di laboratorium biologi SMAN 1 Labuapi dengan metode ceramah, demonstrasi, praktek pembuatan insektarium dan herbarium serta praktek penggunaan kunci determinasi hewan dan tumbuhan. Evaluasi pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan melalui pengamatan kegiatan dan wawancara. Peserta pengabdian adalah guru dan 25 siswa. Hasil pengabdian menunjukkan peserta pengabdian antusias mengikuti kegiatan pengabdian, tiap kelompok siswa berhasil membuat satu insektarium dan satu herbarium, serta berhasil mengidentifikasi nama ilmiah spesimen menggunakan kunci determinasi. Hasil wawancara menunjukkan siswa yang semula belum tahu menjadi tahu cara mengawetkan hewan dan tumbuhan dan memahami penggunaan kunci determinasi. Kesimpulannya adalah demonstrasi dan pendampingan praktek pembuatan insektarium dan herbarium meningkatkan pengetahun dan keterampilan siswa membuat awetan kering hewan dan tumbuhan, meningkatkan kemampuan menggunakan kunci determinasi, serta berdampak pada pembelajaran yang lebih menyenangkan
Pelatihan Pembuatan Karya Ilmiah Pada Guru Biologi di Kabupaten Lombok Tengah Hadiprayitno, Gito; Muhlis; Artayasa, I Putu; Santoso, Didik; Setiadi, Dadi; Utami, Wayan Anggun Dyah; Azzahra, Marwa
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.6446

Abstract

Profesionalisme guru sangat ditentukan dari kompetensi dan kualifikasi yang dimilikinya. Pengembangan profesi yang tepat akan memberikan kontribusi yang signifikan dalam kenaikan pangkat dan jabatan guru. Hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian besar guru biologi se-Kabupaten Lombok Tengah lebih dari 80% mengalami kesulitan dalam membuat karya ilmiah. Sementara guru diwajibkan untuk menulis karya ilmiah dengan tujuan kenaikan pangkat dan jabatan guru dari golongan III/b ke golongan III/c dan seterusnya. Oleh karena itu, diperlukan adanya pelatihan dan pendampingan bagi guru biologi se-Kabupaten Lombok Tengah dalam menulis karya ilmiah demi tercapainya tujuan yang dimaksud tersebut. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan bersama forum MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Biologi di Kabupaten Lombok Tengah. Jumlah guru biologi yang dilibatkan berjumlah 30 orang dari 17 SMA Negeri di Kabupaten Lombok Tengah. Pelatihan penulisan karya ilmiah dilakukan dengan mekanisme sebagai berikut: (1) penyampaian materi penulisan karya ilmiah secara klasikal, (2) simulasi penulisan karya ilmiah, (3) penugasan dan pendampingan peserta pelatihan penulisan karya ilmiah, (4) publikasi hasil penugasan penulisan karya ilmiah, dan (5) evaluasi kegiatan pelatihan. Pada setiap sesi akhir kegiatan pelatihan, peserta diberikan tugas untuk membuat karya tulis yang didampingi oleh tim pengabdian. Karya ilmiah hasil penugasan yang telah diselesaikan kemudian didiskusikan pada forum MGMP Biologi di Kabupaten Lombok Tengah. Respon guru menjadi salah satu indikator keberhasilan dalam kegiatan pelatihan ini. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa artikel penelitian yang dibuat oleh guru masih perlu disesuaikan lebih lanjut dan disesuiakan templatenya dengan jurnal tujuan publikasi. Beberapa hal yang perlu mendapat perhatian diantaranya ialah perumusan judul penelitian, afiliasi dan abstrak, rasionalisasi latar belakang penelitian, penyempurnaan, metode, pengungkapan hasil dan pembahasan, pembuatan kesimpulan serta penulisan pustaka yang sesuai dengan pedoman pada jurnal tujuan.
Sosialisasi Hasil Penelitian Di Kawasan Ekowisata Mangrove Bagek Kembar Sekotong Lombok Barat Suyantri, Eni; Hadiprayitno, Gito; Santoso, Didik; Suana, I Wayan; M. Syazali; Wirajagat, Gde Cahyadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.7842

Abstract

Ekowisata Mangrove Bagek Kembar merupakan salah satu destinasi ekowisata mangrove yang tengah berkembang saat ini di Pulau Lombok. Ekowisata Mangrove Bagek Kembar mendapatkan perhatian beberapa pihak, diantaranya adalah para peneliti dari kalangan akademisi. Beberapa penelitian tentang ekosistem mangrove maupun potensi mangrove di Ekowisata Mangrove Bagek Kembar telah dilaksanakan. Yang terbaru adalah penelitian persepsi masyarakat terhadap Ekowisata Mangrove Bagek Kembar telah dilaksanakan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan sosialisasi hasil penelitian persepsi masyarakat terhadap Ekowisata Mangrove Bagek Kembar kepada pengelola, perangkat desa dan masyarakat umum. Sosialisasi dilaksanakan dengan metode ceramah dan diskusi. Pemateri berasal dari tim penelitian dosen Program Studi Pendidikan Biologi dan perwakilan dari BPSPL Denpasar. Peserta sosialisasi diantaranya adalah pengelola Ekowisata Mangrove Bagek Kembar, sekolah perwakilan di daerah Sekotong (SD, SMP, SMA), perangkat desa, masyarakat lokal dan wisatawan. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk membangun sinergitas antara pengelola Ekowisata Mangrove Bagek Kembar, Masyarakat Umum, Perangkat Desa dan para peneliti, agar rekomendasi penelitian dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan pengembangan Ekowisata Mangrove Bagek Kembar.
Pengenalan Konsep Ekowisata Melalui Kupu-kupu Troides helena Pada Anak-Anak Di Sekitar Taman Wisata Alam Kerandangan, Lombok Barat Suyantri, Eni; Hadiprayitno, Gito; Santoso, Didik; Ilhamdi, M. Liwa; Karnan; Insani, Reginah Fhathonah; Azfani, Lalu Ahmad; Azizah, Norma; Alawiyah, Rita; Nanisfi, Maulidatin; Intan Putri Yasa; Imami, Vines Salsa; Habibah; Hilmi, Masnayati; Diniah, Siti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.8206

Abstract

Taman Wisata Alam (TWA) Kerandangan memiliki fungsi sebagai tempat pelestarian alam dan juga dimanfaatkan untuk kegiatan pariwisata dan rekreasi alam. Salah satu potensi yang dimiliki oleh TWA Kerandangan adalah penangkaran kupu-kupu jenis Troides helena, yang merupakan salah satu jenis kupu-kupu yang dilindungi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan konsep ekowisata melalui kupu-kupu Troides helena kepada anak-anak yang tinggal di sekitar TWA Kerandangan. Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat terdiri dari tiga kegiatan, yaitu pengenalan dan morfologi kupu-kupu secara umum dan morfologi Troides helena, praktek menangkap kupu-kupu dan lomba mewarnai kupu-kupu. Pengenalan morfologi kupu-kupu sebatas dijelaskan bagian-bagian tubuh kupu-kupu. Anak-anak praktek menangkap kupu-kupu kemudian diamati bersama berbekal dari materi yang telah dipelajari sebelumnya, kemudian dilepaskan kembali. Kegiatan dilanjutkan dengan lomba mewarnai kupu-kupu. Anak-anak diminta mewarnai kupu-kupu berdasarkan hasil pengalaman praktek penangkapan kupu-kupu yang telah dilaksanakan.
Pendampingan Penyusunan Kurikulum Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMAN 1 Sekotong Hadiprayitno, Gito; Suana, I Wayan; Syazali, Muhammad; Wirajagad, Gde Cahyadi; Suyantri, Eni; Larasati, Sri Aprilia Nur; Manisa, Safariyanti; Sunardi, Dwi Zainul
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9043

Abstract

Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan upaya dalam mewujudkan perilaku siswa yang sesuai dengan nilai-nilai yang sejalan dengan pembelajaran paradigma baru. Salah satu sekolah yang menerapkan P5 ini ialah SMAN 1 Sekotong. Karena itu diperlukan pendampingan penyusunan kurikulum P5 yang bertujuan untuk membantu pendidik dan kepala satuan pendidikan dalam mengembangkan projek penguatan profil pelajar Pancasila. Kegiatan pendampingan penyusunan kurikulum ini dilakukan dilakukan melalui beberapa tahap kegiatan, diantaranya ialah (1) membentuk tim fasilitator P5, (2) identifikasi kesiapan sekolah dalam menjalankan P5, dan (3) menentukan dimensi dan tema P5. Pendampingan ini diawali dengan melakukan wawancara mendalam dan FGD pada tim fasilitator P5 yang ada di sekolah. Hasil wawancara tersebut dijadikan sebagai acuan dalam mengembangkan draft kurikulum P5. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa tema P5 SMAN 1 Sekotong terkait gaya hidup berkelanjutan ialah “Mangroveku Berkembang, Banjir Robku Berkurang”. Secara umum, kurikulum yang disusun terdiri dari (1) kegiatan yang harus dilakukan sebelum memulai projek, (2) tahapan dalam melaksanakan projek, (3) dimensi, elemen, dan sub elemen profil pelajar Pancasila, (4) aktivitas yang harus dilakukan oleh siswa, dan (5) refleksi dan assesmen formatif. Kurikulum P5 yang disepakati akan diterapkan padda tahun pelajaran 2024/2025.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Video Tenun di Desa Sukarara untuk Meningkatkan Motivasi Belajar IPA pada Materi Gaya Gesek Martiana, Rina; Hadiprayitno, Gito
Journal of Science Technology and Education Vol 1 No 1 (2025): Februari
Publisher : Yayasan Arfah Bin Haji Muhammad Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/jste.v1i1.8

Abstract

Education in the 21st century has undergone a significant paradigm transformation, requiring learning to be less one-way and more student-centred. The integration of technology in education is becoming increasingly important, given the need to develop 21st century competencies such as communication, collaboration, critical thinking and creativity. In this context, science learning should be designed to be relevant and meaningful to students, by connecting scientific concepts with everyday life. This research aims to develop video-based learning media about weaving in Sukarara Village, with a focus on frictional force material in Science learning. The method used is the DDDE model, which includes the Decide, Design, Develop, and Evaluate stages. The development results in the form of animated videos and quiz games have been validated by science teachers and media expert lecturers. The validation results show that the video has high feasibility with an average score of 91% from the teacher and 83% from the lecturer. This learning media succeeded in increasing student motivation by linking scientific concepts with local wisdom and real practices in the village. Nevertheless, challenges in understanding the material still exist, so further guidance is recommended. This study concludes that the development of video-based media is effective in increasing the motivation to learn science and the relevance of the material to students' daily lives.
The Utilization of Medicine Plants by the Community of the Traditional Village Dasan Beleq Gumantar Regency, North Lombok, Indonesia Hidayah, Nurul; Hadiprayitno, Gito; Karnan, Karnan; Irawan, Jono
Jurnal Pijar Mipa Vol. 20 No. 7 (2025)
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v20i7.8175

Abstract

The traditional village community of Dusun Dasan Beleq is the oldest Sasak tribe in Lombok and still maintains local wisdom in using plants as traditional medicine. This study aimed to identify the plant species, parts, and processing methods used by the local community for medicinal plants. This type of research is descriptive. The data were collected through primary research, including semi-structured interviews and non-participatory observations. The respondents were selected by purposive sampling, including traditional leaders and the local community. The stages of data analysis are data reduction (Data Reduction), data presentation (Data Display), and conclusion. The results showed that the people of the Dusun Dasan Beleq Traditional Village had knowledge of 25 species from 22 plant families. Leaves are one of the most commonly used plant parts besides flowers, fruits, seeds, and rhizomes. The processing of medicinal plants used by the people of the Dusun Dasan Beleq Traditional Village involves methods such as pounding, boiling, and squeezing.
Ethnobotanical Study of Medicinal Plants in Karang Sidemen Village Lombok Central and Their Development as Biology Learning Material Putri, Tasya Intania; Hadiprayitno, Gito; Handayani, Baiq Sri
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4b (2025): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4b.10595

Abstract

Karang Sidemen Village is an area endowed with rich natural resources that can contribute to the sustainability of the local economy. One form of resource utilization that remains practiced by the community is the traditional use of medicinal plants, commonly referred to as ethnobotany, which has been transmitted across generations. Nevertheless, the continuity of this ethnobotanical knowledge is increasingly threatened due to the absence of systematic scientific documentation. Beyond its role in maintaining public health, ethnobotany also holds significant potential as a contextual learning resource in senior high school biology, particularly in biodiversity-related topics grounded in local wisdom. Consequently, efforts to preserve and incorporate this knowledge into the educational process are essential. This study was conducted to identify the types of medicinal plants utilized by the residents of Karang Sidemen Village and to transform the findings into biology teaching materials. A descriptive qualitative approach was applied, with data gathered through direct field observations and semi-structured interviews. The collected data were subsequently developed into instructional materials using the ADDIE model, limited to the stages of analysis, design, and development. The findings indicated that the community utilizes 45 medicinal plant species belonging to 19 different families. Various plant parts, including rhizomes, leaves, flowers, fruits, and seeds, are employed and processed using methods such as boiling, pounding, grating, and squeezing. These medicinal preparations are administered in multiple ways, including drinking, topical application, attachment, and dripping. The research output was a booklet designed as a biology learning medium, which underwent expert validation and was deemed appropriate for instructional use.
Practicality of Project Model Learning Tools Assisted by Augmented Reality to Improve Scientific Literacy and Creative Thinking Skills Harjono, Ahmad; Hadiprayitno, Gito; Naf'atuzzahrah, Naf'atuzzahrah
Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT) Vol 11 No 2 (2025): July - December
Publisher : Department of Physics Education, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpft.v11i2.9097

Abstract

This research aims to determine the practicality of project model learning tools assisted by augmented reality to improve students' scientific literacy and creative thinking skills. This development research procedure refers to the stages in the 4D model which consists of four main stages, namely definition, design, development and dissemination. Practicality testing is carried out at the development stage after the definition and design stages. The instruments used for the practicality test consisted of observation sheets on learning implementation, teacher and student response questionnaires. The observers involved in filling in the learning implementation observation sheet and response questionnaire were 1 science teacher and 20 class VIII students islamic junior high school (MTs) in West Lombok, NTB. The results of the observation analysis of learning implementation at the first, second and third meetings were 91%, 97% and 99% respectively in the very practical category. The results of the analysis of teacher and student responses have a percentage of 97% and 93% in the very practical category. These results show that the tools developed are practical to apply in science learning.
Systematic Review of Research Trends on Creative Thinking Skills in Science Learning (2016-2025) Astuti, Dini; Harjono, Ahmad; Hadiprayitno, Gito
Current Educational Review Vol. 1 No. 4 (2025): December
Publisher : Balai Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56566/cer.v1i4.411

Abstract

Creative thinking skills are one aspect that is part of 21st century skills. However, students' creative thinking skills are still relatively low, so it is very important to improve these skills. This study aims to identify and analyze research trends on creative thinking skills in science learning from 2016-2025. This research method is descriptive and analytical, with data obtained from documents indexed by Google Scholar using Publish or Perish and Dimension.ai. The research procedure uses the PRISMA guidelines and data analysis is carried out using bibliometric analysis assisted by VOSviewer software. The results of the analysis show that the trend of research on creative thinking skills in science learning has increased and decreased during the period 2016-2025. The increase in the number of publications occurred from 2016 to 2021, then decreased in 2022, and increased again from 2023-2024. There are many documents in the form of Chapters, Articles, Edited Books, Monographs, Proceedings, and Preprints that discuss research on creative thinking skills in science learning. Keyword analysis shows that the most frequently occurring terms in this study include Higher order thinking skill as many as 52 times and collaboration as many as 33 times. This trend reflects the growing attention to creative thinking skills in science learning and indicates the need for further efforts to improve research and application in this area
Co-Authors ., Mahrus A Wahab Jufri Abd. Rasyid Syamsuri Agil Al Idrus Agil Al Idrus, Agil Al Agus Ramdani Agustini, Putu Linda Ahmad Harjono Ahmad Raksun, Ahmad Akbar, Julhiju Hadiatil Alawiyah, Rita Amini, Elda Risa Anindya, Ida Ayu Wiwin Arafani, Wahyuni Aris Doyan Astuti, Dini Azfani, Lalu Ahmad Azizah, Norma Azzahra, Marwa Baiq Sri Handayani Dadi Setiadi Darma Putra, Kadek Sukma Didik Santoso Diniah, Siti Dzurrahmi, Baiq Dini Najia Firmanshah, Muhammad Imam Fitriani, Husniati Galuh Tresnani Habibah Hakim, Aliefmam Hartina, Tika Hilmi, Masnayati I Gde Mertha I WAYAN SUANA Ilhamdi, M. Liwa Ilhamdi, Mohammad Liwa Imami, Vines Salsa Insani, Reginah Fhathonah Intan Putri Yasa Irawan, Jono Islamiyati, Dian Iswari Pauzi Jamaluddin, J. Joni Rokhmat Karnan Karnan Khairuddin Laksono Trisnantoro Lalu Japa, Lalu Larasati, Sri Aprilia Nur Lestari, Tri Ayu M. Syazali M. Yamin Mahrus Mahrus, Mahrus Manisa, Safariyanti Martiana, Rina Moh. Liwa Ilhamdi, Moh. Liwa Muh Liwa ilhamdi, Muh Liwa Muhlis Muhlis Muhlis Muizzatissalmi, Hadyatul Naf'atuzzahrah, Naf'atuzzahrah Nanisfi, Maulidatin Ni Luh Putu Pebri Artayani . Ningsih, Widia Ayu Nufus, Siti Syifa’un Nur Lestari NURUL HIDAYAH Pahrurrozi Pahrurrozi, Pahrurrozi Permatasari, Baiq Dewi Putri, Adinda Fitriana Putri, Hestiani Putri, Tasya Intania Roliana Fatimah , Galuh Elisa Samarina, Sisi Saufika Zainuri, Baiq Nabil Shihab, Mawaddah Sri Kurniati, Sri Sri Ningsih Sugi Saputra, Lalu Muhammad Rispan Sukarso, A.A Sulhiyah Sunardi, Dwi Zainul Suratunisa, Dean SUYANTRI, ENI Syazali, Muhammad Tamanolies, Bentan Nuijie Ummi, Husniatul Utami, Ni Wayan Anggun Diah Utami, Wayan Anggun Dyah Wardhani, Vivi Widya Astuti, Wahyu Indah Wirajagad, Gde Cahyadi Wirajagat, Gde Cahyadi Yayuk Andayani