Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH IKLAN LAYANAN MASYARAKAT KEMENTERIAN KESEHATAN VERSI “PENYAKIT YANG DIAKIBATKAN OLEH ROKOK” TERHADAP SIKAP ANTI ROKOK DI KALANGAN SISWA (SURVEI DI SMPN 9 YOGYAKARTA) Nadya Angelica Mutiara Amanda; Suranto Aw
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 1 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v2i1.15802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklan layanan masyarakat Kementerian Kesehatan versi “Penyakit yang Diakibatkan Oleh Rokok” terhadap sikap anti rokok di kalangan siswa. Dari jenis permasalahannya, penelitian ini bersifat Ex-Post Facto dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian adalah Siswa SMPN 9 Yogyakarta tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 86 siswa. Pengumpulan data Iklan Layanan Masyarakat dan Sikap Anti Rokok dilakukan dengan metode angket. Uji coba instrumen dilaksanakan pada 30 orang siswa. Uji Validitas dilakukan dengan teknik korelasi Product Moment dari Pearson. Sedangkan uji reliabilitas digunakan rumus Alpha Cronbach. Untuk mengetahui pengaruh Iklan Layanan Masyarakat dan Sikap Rokok digunakan teknik analisis regresi sederhana. Tingkat signifikansi hasil analisis ditentukan sebesar 5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Iklan Layanan Masyarakat Kementerian Kesehatan versi “Penyakit yang Diakibatkan Oleh Rokok” Terhadap Sikap Anti Rokok di Kalangan Siswa ditunjukkan dengan koefisien determinasi (r2) sebesar 0,44 hal ini berarti bahwa 44% Sikap Anti Rokok dijelaskan oleh Iklan Layanan Masyarakat, sedangkan 56% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dianalisis dalam penelitian ini.Kata kunci : Iklan Layanan Masyarakat, Sikap Anti Rokok, dan Kementerian Kesehatan.
PENGARUH TERPAAN TAYANGAN DRAMA KOREA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK KULINER KOREA Shafir Walida Haq; Suranto Aw
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 2 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v2i2.16320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh terpaan tayangan drama Korea terhadap keputusan pembelian produk kuliner Korea. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitiannya adalah penelitian survei.  Data yang digunakan merupakan data hasil pengisian kuesioner oleh para responden yang termasuk dalam kategori mahasiswi K-popers dalam rentang umur 21 sampai 24 tahun. Pengolahan data hasil kuesioner menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25. Populasi dalam penelitian ini adalah perempuan berusia 20-24 tahun di Sleman, Yogyakarta dengan jumlah 18.082 orang. Pengambilan sampling dalam penelitian ini menggunakan teknik Multistage Random Sampling, dan ditentukan sebanyak 100 sampel. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh positif dan signifikan antara terpaan tayangan drama Korea terhadap keputusan pembelian produk kuliner Korea dimana ????ℎ???????????????????? lebih besar dari ???????????????????????? (0,588 0,163). Hasil dari uji signifikansi menggunakan korelasi Product Moment menunjukkan jika hipotesis diterima sehingga terdapat pengaruh positif dan signifikan antara terpaan tayangan drama Korea terhadap keputusan pembelian produk kuliner Korea. Kata kunci: terpaan media, keputusan pembelian, K-Pop, kuliner Korea, drama Korea 
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN PENGELOLA WISATA ALAM POSONG DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN Muhammad Tigor Irfandani; Suranto Aw
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 3 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v2i3.16307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan; 1) strategi komunikasi pemasaran pengelola Wisata Alam Posong dalam meningkatkan kunjungan wisatawan 2) faktor yang mendorong peningkatan dan penurunan jumlah kunjungan wisatawan di Wisata Alam Posong. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Analisis data melalui tahap-tahap pengumpulan data, reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan; 1) pengelola Wisata Alam Posong menggunakan strategi yang mencakup delapan langkah, a) khalayak sasaran Wisata Alam Posong yaitu Wisatawan Nusantara dan Wisatawan Mancanegara, b) tujuannya yaitu untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, c) pesan disampaikan melalui media cetak yaitu berupa informasi fasilitas beserta harga dan foto-foto keindahan alam, sedangkan media sosial dengan intensif mengunggah story atau post di akun instagram dan facebook, d) saluran personal berupa pameran dan promosi langsung ke berbagai instansi, sekolah dan hotel, e) anggaran promosi ditetapkan setiap tahunnya, f) bauran promosi yang digunakan yaitu periklanan, promosi penjualan, acara pengalaman, humas publisitas, pemasaran langsung, pemasaran dari mulut ke mulut dan penjualan personal, g) mengukur hasil promosi dilakukan dengan melihat data kunjungan wisatawan, h) dalam mengoordinasi proses komunikasi yang terintegrasi, semua dilakukan oleh bagian pemasaran. 2) faktor yang mendorong peningkatan dan penurunan jumlah kunjungan wisatawan adalah cuaca, akses jalan yang kurang lebar, dan tempat parkir.Kata kunci: Komunikasi, Strategi Komunikasi Pemasaran, Wisata Alam Posong.
PEMANFAATAN INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PROMOSI POTENSI WISATA DINAS PARIWISATA KABUPATEN SLEMAN Dwi Fitri Ani; Suranto Aw
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 5 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v2i5.16368

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui tujuan pemanfaatan Instagram sebagai media promosi potensi wisata Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman; dan (2) mendeskripsikan pemanfaatan Instagram sebagai media promosi potensi wisata Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman. Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Informan dalam penelitian ini yaitu Kepala Bidang Pemasaran, Ketua Seksi Promosi, dan Ketua Seksi Analisa Pasar, Dokumentasi dan Informasi Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman. Teknik pemeriksaan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data Model Miles and Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi.Hasil penelitian ini menunjukkan pemanfaatan Instagram sebagai media promosi potensi wisata Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman sebagai berikut; (1) Tujuan komunikasi dalam memanfaatkan Instagram sebagai media promosi potensi wisata Kabupetan Sleman (a) Mengenalkan potensi wisata Kabupaten Sleman; (b) Meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan; (2) Pemanfaatan Instagram sebagai media promosi potensi wisata Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman; (a) Instagram sebagai alat periklanan kegiatan kepariwisataan; (b) Promosi penjualan kegiatan kepariwisataan dilakukan dengan adanya paket khusus menginap di Hotel; (c) Publikasi untuk menginformasikan suatu kegiatan pariwisata; (d) Interaksi dengan calon wisatawan melalui fitur comment dan dirrect messages.Kata kunci: Instagram, media promosi, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman.
STRATEGI KOMUNIKASI BERBASIS AKUN TWITTER @SepakbolaSleman DALAM MENJALANKAN FUNGSI MEDIA SEBAGAI EDUKASI Imam Nur Prasetya; Suranto Aw
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 2 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v2i2.15807

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui strategi komunikasi berbasis akun Twitter @SepakbolaSleman dalam menjalankan fungsi media sebagai edukasi, (2) mengetahui faktor pendukung akun Twitter @SepakbolaSleman dalam menjalankan fungsi sebagai media edukasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya, validasi data dilakukan dengan triangulasi sumber data. Analisis data dilakukan melalui tahap-tahap reduksi data, penyajian data, kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi komunikasi dilakukan dengan tiga tahapan. (1) khalayak dilakukan dengan membaur dengan suporter PSS Sleman dan berdiskusi atau berbalas mention. (2)  menyusun pesan pada tweet dengan lugas dan bahasa yang bersahabat, desain visual kreatif, dan selalu berusaha bersifat netral. (3) menetapkan metode dilakukan dengan cara repetisi dan menempatkan dirinya sebagai bagian suporter PSS Sleman Faktor-faktor pendukung dari strategi komunikasi yang diterapkan adalah (1) kemudahan mendapat koneksi internet (2) banyaknya pengguna Twitter di kalangan suporter PSS Sleman (3) Hubungan baik antara  Sleman Football dan klub PSS Sleman (4) suporter PSS Sleman memiliki keinginan dalam mengakses info terkait klub. Kata kunci: Strategi komunikasi, Edukasi, PSS Sleman, Akun Twitter @SepakbolaSleman
MODEL EVALUASI FORMATIF-SUMATIF TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA PESERTA DIDIK SMA Gaspersz, Magy; AW, Suranto; Gaspersz, Netty
Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA) Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA)
Publisher : Prodi Magister Pendidikan Matematika Pascasarjana Universitas Pattimura Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jumadikavol5iss1year2023page1-7

Abstract

Evaluation is a means to improve the quality of education through the results of information that is used as feedback and improvements to educational programs, one of which is the formative-summative evaluation model. This study aims to determine the effect of the formative-summative evaluation model on mathematics learning outcomes through differentiation learning in high school students. This type of research is evaluation research with a quantitative approach. Data were obtained through documentation techniques by taking samples based on certain considerations (purposive sampling), namely classes that have implemented an independent learning curriculum and educators who teach are driving educators so that planning in differentiated learning can run as expected. The results of the analysis using multiple linear regression tests obtained that there was a significant influence between the formative-summative evaluation model on mathematics learning outcomes as shown from the calculations obtained by the value of Fcount = 89.8 with a significant level of 0.05, then Ftable = 3.316 so that Fcount > Ftable or 89.8 > 3.316 then H0 is rejected. This shows that the formative-summative model can be used to evaluate student’s mathematics learning outcomes through differentiation learning
Analisis semiotika representasi ketidakadilan gender dalam film “Moxie” Saskhia, Rosanna; Aw, Suranto
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 4 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v5i4.19183

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi ketidakadilan gender pada film Moxie dengan bingkai metodologis analisis semiotika Ferdinand de Saussure. Metode penelitian yang dimanfaatkan dalam penelitian ini adalah metode analisis semiotika Ferdinand de Saussure. Dan film Moxie sebagai objek dari penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang dimanfaatkan dalam penelitian ini merupakan signifier (penanda) dan signified (petanda). Uji keabsahan data dilaksanakan dengan triangulasi sumber. Analisis data yang dimanfaatkan merupakan analisis semiotika Ferdinand de Saussure. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film yang diteliti yaitu Moxie mereprentasikan bentuk ketidakadilan gender yang berbentuk marginalisasi, stereotip, subordinasi, serta kekerasan dengan potongan adegan atau scene yang berbeda-beda. Bentuk marginalisasi yang terdapat dalam film “Moxie” mencakup tindakan peminggiran dimana tidak adanya kesempatan untuk berpendapat, mendapatkan akses atau fasilitas yang setara, serta pengontrolan terhadap tubuh perempuan. Selanjutnya bentuk stereotip yang ditampilkan merupakan pandangan bahwa perempuan menyandang sifat emosional irasional, dan merupakan kaum inferior yang pantas untuk dilabeli apapun, khususnya label yang melekat pada tubuh perempuan berkulit hitam. Bentuk subordinasi yang ditampilkan dalam film “Moxie” merupakan tidak adanya kesempatan yang sama antar gender untuk berperan penting dalam kehidupan bersosial, peminggiran terhadap penyandang difabel, serta supremasi kaum laki-laki. Sedangkan untuk bentuk kekerasan yang ditampilkan merupakan ditepuknya bokong, minuman yang diludahi, penggodaan serta pemegangan tubuh secara seksual, serta tindakan pemerkosaan. Seluruh bentuk ketidakadilan gender yang digambarkan dalam film “Moxie” hanya terjadi pada kaum perempuan.Kata kunci : Analisis semiotika, film, ketidakadilan gender AbstractThis study aims to determine the representation of gender inequality in the movie “Moxie” with a methodological frame of Ferdinand de Saussure's semiotic analysis. The research method used in this research is Ferdinand de Saussure's semiotic analysis method. And the movie “Moxie” as the object of this research. Data collection techniques used in this study are signifier and signified. Test the validity of the data is carried out by triangulation of sources. The data analysis used is Ferdinand de Saussure's semiotic analysis. The results showed that the film “Moxie”, represents forms of gender injustice in the form of marginalization, stereotypes, subordination, and violence with different cut scenes. The form of marginalization contained in the film "Moxie" includes where there is no opportunity to have an opinion, get equal access or facilities, and control over womens bodies. Furthermore, the stereotype that is displayed is the view that women have irrational and emotional traits, and are inferiors who deserve any kind of labeling, especially the label attached to black women's bodies. The form of subordination shown in the film "Moxie" is the absence of equal opportunities between genders to play an important role in social life, marginalization of people with disabilities, and the supremacy of men. As for the forms of violence that are shown are slapping the buttocks, spitting on drinks, sexual seduction and body holding, and acts of rape. All forms of gender inequality depicted in the movie "Moxie" only occur to women.Keywords : semiotic analysis, film, movie, gender inequality
Komunikasi persuasif pengurus oraganisasi sepak bola dalam pembinaan etika kelompok suporter fanatik sepak bola klub PSIM Jogja Kusdaryanta, Raihan Ghulammuhadzib; Aw, Suranto
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 4 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v5i4.19184

Abstract

Abstrak            Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana komunikasi persuasif yang dilakukan pengurus organisasi sepak bola dalam melakukan pembinaan etika kelompok suporter. Penelitan yang berlokasi di PSIM Jogja ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi nonpartisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam menguji keabsahan data adalah menggunakan metode triangulasi sumber. Data penelitian yang berhasil didapat selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa komunikasi persuasif yang dilakukan pengurus organisasi yaitu dengan cara memberikan instruksi-instruksi kepada kelompok suporter saat sebelum pertandingan, hal tersebut bertujuan agar pertandingan bisa berjalan dengan lancar, tertib, dan aman. Lalu komunikasi yang dilakukan pengurus organisasi dalam membina etika suporter yaitu dengan cara melakukan kegiata-kegiatan positif lainnya diluar lingkup sepakbola seperti melakukan aksi penggalangan dana, baksos, lomba mural, lomba futsal antar laskar dan lain-lain, hal tersebut bertujuan untuk menyadarkan para anggota laskar mataram.Kata Kunci : Komunikasi Persuasif, pembinaan etika, suporter. Abstract            The purpose of this study is to find out and analyze how persuasive communication is carried out by football organization administrators in conducting ethical coaching for supporters' groups. This research, which is located at PSIM Jogja, uses a descriptive qualitative approach. Data collection techniques include non-participatory observation, interviews, and documentation. The technique used in testing the validity of the data is using the source triangulation method. The research data that was obtained were then analyzed using data analysis techniques using the Miles and Huberman model, namely data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of this study indicate that persuasive communication carried out by the organization's management is by giving instructions to the group of supporters before the match, it aims to make the match run smoothly, orderly, and safely. Then the communication carried out by the organization's management in fostering the ethics of supporters is by carrying out other positive activities outside the scope of football such as conducting fundraising actions, social services, mural competitions, futsal competitions between laskars and others, it aims to awaken the members of the laskar Mataram.Keywords: Persuasive Communication, ethical coaching, supporter
Evaluasi Pelaksanaan Microteaching pada Era New Normal Berdasarkan Model Countenance Stake Mumpuni, Kistantia Elok; Santosa, Slamet; Oetomo, Dwi; Aw, Suranto
Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 9, No 1 (2024): Bioedusiana
Publisher : Jurusan Pendidikan Biologi - Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/bioed.v9i1.6431

Abstract

Pandemi Covid-19 telah mempengaruhi domain pendidikan dalam skala global. Tantangannya adalah bagaimana menyesuaikan pelaksanaan microteaching agar dapat dilaksanakan secara daring dan luring terbatas pada Era New Normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian perencanaan, proses pembelajaran dan penilaiannya, serta hasil belajar mahasiswa pada pembelajaran microteaching. Evaluasi dilaksanakan dengan Model Countenance Stake. Pembelajaran microteaching berhasil dilaksanakan dengan baik di era new normal. pada tahap anteseden (perencanaan pembelajaran dan fasilitas) diperoleh persentase sebesar 91,3%, tahap transaksi (pelaksanaan pembelajaran) diperoleh persentase 86,2%, dan pada outcome (penilaian hasil belajar) diperoleh persentase 100% lulus. Penggunaan tiga metode yaitu daring, luring dan asinkronus mendapatkan respon positif dari mahasiswa. Yang menarik, sesi microteaching yang paling dipilih mahasiswa adalah daring, sedangkan secara luring menempati urutan kedua. Pada pembelajaran microteaching selanjutnya, pasca pandemi pembelajaran luring, disarankan menggunakan dua metode yaitu luring dan daring. Mahasiswa perlu disiapkan untuk transformasi preferensi pembelajaran daring di masa depan dengan teknologi yang lebih maju. Walaupun praktik luring akan tetap memegang porsi yang lebih besar.
E-tourism: A communication strategy of Yogyakarta's tourism potential marketing in industrial revolution 4.0 era Aw, Suranto; Agustinova, Danu Eko; Fitriana, Kurnia Nur; Arif, Nursida; Wulansari, Nur Lailly Tri
Informasi Vol. 53 No. 2 (2023): Informasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/informasi.v53i2.54019

Abstract

Digital technology development during the industrial revolution 4.0 era can be a way to promote tourism. Nowadays, the concept of e-tourism (electronic tourism) has become popular in Indonesia. E-tourism in itself is an IT-based system applied in tourism sector that provides various information digitally. This research aims to describe a communication strategy in marketing Yogyakarta's tourism potential through e-tourism. This research uses descriptive-qualitative approach with library research method. The Special Region of Yogyakarta (DIY) has a vast variety of tourist attraction, ranging from historical places to shopping districts. Those tourism potential have drawn many tourists, locals and foreigners alike. As an effort to raise tourism visit, the DIY Tourism Department has implemented website and mobile based applications. Such method to promote tourism digitally is a right choice since e-tourism provides easiness for tourists in accessing tourism information as well as making activity plan.
Co-Authors Addien Ismi Fadhilah Adinda Paramitha Alfi Yuni Astuti Alif Lam Mim Huda Amir Safruddin Safruddin amrullah surya hartama Anggitya Khalifa Bumi Apriyani Putri Rezeki Arif Hidayad arif hidayat Asfi Ma’ruf Fairuzzabad Auni Candra Trianaputri Badrun Kartowagiran Bambang Setyomoko Benni Setiawan Budiman Budiman Cahyo Dwi Prastowo carissa ervania charis hamdani Chatia Hastasari dainty dheanara Danu Eko Agustinova * Dewi Ambarwati Dinda Isradilah Djemari Mardapi dwi fitri ani Dwi Gesti Jayanti DWI OETOMO Dyah Kumalasari Dyna Herlina Suwarto Eko Widodo Eva Zulaefa Fadli, Muhammad Rijal Febrika Yogie Hermanto Finnas Fauzia Trisani Fitriana, Kurnia Nur Gaspersz, Magy Gaspersz, Netty geby alfariza Grendi Hendrastomo * Hadi, M. Fathul Ida Nur Amini Imam Nur Prasetya istifaroh imaniyati Joko Kumoro Kalvin Kalvin Kiki Sipa’ul Hafid Kistantia Elok Mumpuni Krisma Haryuniati Kusdaryanta, Raihan Ghulammuhadzib lailatun najihah Lisna Indriyani Lolita Paramesti Nariswari Luthfan Rahmanda Allam Maizatul Haizan Mahbob Mami Hajaroh Martiana, Aris Mas’ud Hamdani Bin Rohmad Melani Nur Anggraini Mia Rahayu Mohd Nor Shahizan Ali Muhammad Bukhori Dalimunthe muhammad firdaus alhakim Muhammad Kaisar Melgajanarsyah Muhammad Tigor Irfandani Mujiyanto Mujiyanto Myristica Imanita Nadalia Silmi Fathinah Nadalia Silmi Fathinah Nadya Angelica Mutiara Amanda Norika Hidayati Yusyah Normah Mustaffa Nunung Fatimah Nur Fitrah Ramadhani Liesfi Nur Lailly Tri Wulansari Nurizky Handayani Nursida Arif Permata Dian Fathinah Permata Dian Pratiwi Pratiwi Wahyu Widiarti Puji Lestari Purna Dhatu Martani Putu Fahrudin Rani Bella Rendra Widyatama rizal fahmi muhammad Rosanna Saskhia Rosidah Rosidah Salma Yasmin Reyhanah Saskhia, Rosanna savannah yohan devi Savira Indah Rahmadanti Setiawan, Johan Shafir Walida Haq Sholikah, Mar’atus Sholikah, Mar’atus Siti Hanifah Siti Irene Astuti Dwiningrum Slamet Santosa Suhadi Purwantara Supardi Supardi Syarifudin Syarifudin Tania Klasinki Trie Hartiti Retnowati twista gilang ramadhan Ulfah Hidayati Violine Intan Puspita Widianingrum, Riska Wisataone, Voettie Wulandari, Aprilianti Yundari, Yundari yunita noor wijayantie Zamroni Zamroni