Claim Missing Document
Check
Articles

Density of mollusc biota Genus Nerita in the littoral zone, Simeulue Tengah District, Simeulue Regency, Aceh Province Rudi Hermi; Asri Mursawal; Heriansyah Heriansyah; Muhammad Arif Nasution; Munandar Munandar; Sri Wahyuni; Muhammad Rizal; Ikhsanul Khairi; Akbardiansyah Akbardiansyah
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol 5 No 2: November 2023
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jipsbp.v5i2.2006

Abstract

Kabupaten Simeulue adalah salah satu Kabupaten yang berada di Provinsi Aceh. Kabupaten ini merupakan Kabupaten Kepulauan dengan kriteria pantai pasir dan berbatu. Kecamatan Simeulue Tengah terletak pada bagian tengah Pulau yang pada bagian selatan berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Penilitian Biota Moluska Genus Nerita dilakukan di Kecamatan Simeulue Tengah Kabupaten Simeulue dilakukan untuk mengetahui Spesies apa saja yang terdapat diokasi penelitian dan untuk mengetahui ukurannya. Pengambilan sampel ditetapkan 5 titik pengamatan selama 7 hari pada bulan Desember tahun 2022. Teknik pengumpulan sampel secara Purposive Sampling dan dilaksanakan pada malam hari. Data dianalisis secara deksriptif dengan cara mengidentifikasi morfologi, untuk analisis ukuran Nerita menggunakan software Image J. Hasil penelitian ditampilkan dalam bentuk gambar dan tabulasi. Dari hasil penelitian ditemukan 5 spesies Genus Nerita dengan ukuran yang berbedah-bedah. Panjang cangkang spesies yang ditemukan adalah 2,09 cm sampai dengan 3,21 cm, dengan lebar cangkang antara 1,74 cm sampai 2,05 cm. Sedangkan panjang operculum berkisar antara 0,97 cm sampai 1,28 cm.
Kajian Limbah Batok Kelapa Sebagai Media Penempelan Juvenil Karang di Pulau Rubiah Sabang Muhammad Arif Nasution; Munandar Munandar; Fitria Rahmayanti
Journal of Aceh Aquatic Sciences Vol 2, No 1 (2018): Journal of Aceh Aquatic Sciences
Publisher : Journal of Aceh Aquatic Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/.v2i1.1686

Abstract

MANAJEMEN PRODUKSI PERIKANAN TUNA, CAKALANG DAN TONGKOL, DI UPTD PPS KUTARAJA BANDA ACEH Cut Sari Nurmala Putri; Edwarsyah Edwarsyah; Nabil Zurba; Muhammad Arif Nasution; Hayatun Nufus
Journal of Aceh Aquatic Sciences Vol 5, No 1 (2021): Journal of Aceh Aquatic Sciences
Publisher : Journal of Aceh Aquatic Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jaas.v5i1.3928

Abstract

Fishery production management is a management that regulates the utilization of fishery resources. The management can be described as a series of processes from data collection to implementation of management policies and actions to achieve the stated goals. Large pelagic fishery is one of the fishery commodities that has a relatively high economic value, so that the development of large pelagic fisheries can improve the economy of the community and the region. The purpose of this study was to determine the management system and production level of Tuna, Skipjack and Tongkol fisheries at the Kutaraja Ocean Fisheries Port, Banda Aceh, Aceh Province. The method used in this study is a survey method, with quantitative descriptive data analysis. The result of this research is that the production management system has several stages starting from incoming vessels, incoming vessel reporting, unloading stages, sorting fish, fish auctions, and fish distribution which will be distributed to UPI, Regional and Local.
Seagrass Biodiversity and its Drivers in the Kepulauan Banyak Marine Nature Park, Indonesia Nasution, Muhammad Arif; Hermi, Rudi; Heriansyah, Heriansyah; Lubis, Friyuanita; Saputra, Fazril; Ammar, Esraa E; Akbar, Helmy
ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Vol 29, No 1 (2024): Ilmu Kelautan
Publisher : Marine Science Department Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ik.ijms.29.1.156-169

Abstract

Seagrasses are important marine plants that provide a variety of ecosystem services, including food and shelter for marine life, and protection from coastal erosion. This study investigated the biodiversity (alpha and beta diversity) of seagrass in the Kepulauan Banyak Marine Nature Park, Indonesia, with a specific focus on eight sites. Alpha diversity was calculated using Shannon's index, Simpson's index, and Pielou evenness. Beta diversity was determined using Bray-Curtis dissimilarity and Jaccard dissimilarity allowing us to examine the variations in species composition among different sites. Principal coordinate analysis and Partial distance-based redundancy analysis was used to visualize and investigate the impact of constraint variables to the structure of the seagrass communities. Alpha diversity varied among the sites, with the highest alpha diversity found at the Orongan and Matahari site and the lowest at the Ujung Lolok and Balai sites. The dominant substrate type (mud or sand) was found to be a significant (P≤ 0.01) determinant of seagrass alpha diversity, with mud substrates supporting higher diversity than sand substrates. The relationship between alpha diversity and constrain variables was only significant with closest distance to forest lost and longitude variables. The analysis found that water pH, closest distance to forest lost, mean distance to tourism spots, and closest distance to settlement collectively explained a significant (P≤ 0.001) portion (88.48%) of the variation in beta diversity of seagrass across the sites. The results of this study can be used to develop management strategies for the conservation of seagrass meadows in the park.
Fish Coolbox using Coconut Fiber (Cocos nucifera) and Baggage (Saccharum sp) Insulated Thahir, Muhammad Agam; Nurlalili, Nurlaili; Khairi, Ihksanul; Zuraidah, Syarifah; Nasution, Muhammad Arif
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 28, No 3 (2023): October
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.28.3.361-366

Abstract

The quality of the catch can be seen from the fish storage container used to maintain its temperature. An insulated storage area can maintain ice resistance during the operation of fishing gear, as well as during the transportation of the catch to the fish landing site. Generally, fishermen use fish storage containers made of fiber with insulation in the form of polyurethane. Some fish storage containers are made from polystyrene-insulated styrofoam. This research aims to determine how optimal cooling is using coconut fiber and sugar cane bagasse insulation. The method used in this research was an experimental method using a Completely Randomized Design (CRD) with one control (Styrofoam cooler box), two treatments (Coconut fiber insulated cooler box and sugarcane bagasse), and three repetitions. The dimensions of the coolbox are the same as those on the market, namely 42 cm x 26 cm x 23 cm and a thickness of 2 cm. The lowest temperature of the coolbox made from coconut fiber insulation, 17.7 °C, was reached after the 70th minute. The bagasse was only able to reach the lowest temperature of 19.4°C, achieved in the 60th minute. Temperature stability in the coconut fiber coolbox reached 2 hours 10 minutes (130 minutes) from 80-200 minutes, while the bagasse coolbox reached 3 hours 40 minutes (220 minutes) from 70-280 minutes
Simulasi Relokasi Telur Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) di Pantai Babah Dua Lampuuk, Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh Astuti, Rika; Lisdayanti, Eka; Nufus, Hayatun; Nasution, Muhammad Arif; Utami, Afrita Ida; Jamaluddin, Ikhsan
Marine Kreatif Vol 8, No 1 (2024): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v8i1.9039

Abstract

Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) merupakan jenis hewan reptil laut yang termasuk kedalam kategori terancam punah menurut data IUCN. Populasi penyu di pantai Aceh saat ini semakin terancam, karena pemanfaatan telur untuk dikonsumsi oleh masyarakat setempat. Pengabdian ini merupakan kolaborasi dari berbagai komunitas, diantaranya Komunitas Gerakan Aksi Baik (GAB), Komunitas Konservasi Penyu Lampuuk dan dari pihak akademisi yakni Universitas Teuku Umar dan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Tujuan kegiatan simuasi ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan peningkatan skill dan ketrampilan dalam melakukan kegiatan konservasi penyu. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 3 maret 2023 bertempat di Pantai Babah dua Lampuuk, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah sosialisasi dengan cara diskusi tanya jawab dan kegiatan praktek langsung teknik relokasi telur penyu lekang serta pelepasan tukik penyu untuk kembali ke laut. Tukik penyu lekang (Lepidochelys olivacea) yang dilepaskan kelaut sebanyak 84 ekor. Diharapkan dengan adanya kegiatan simulasi relokasi telur penyu lekang (Lepidochelys olivacea) di pantai Babah dua Lampuuk ini dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peserta yang hadir dari berbagai komunitas dalam melestarikan penyu di Aceh secara berkelanjutan. 
SINTASAN DAN PERTUMBUHAN IKAN SERBAN MALEM (Betta rubra Perugia 1893) HASIL DOMESTIKASI DENGAN PADAT TEBAR YANG BERBEDA Saputra, Fazril; Zulfadhli, Zulfadhli; Nasution, Muhammad Arif; Syarif, Ahmad Fahrul; Maftuch, Maftuch; Samuki, Khairul
JURNAL AKUAKULTURA Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/ja.v8i1.9233

Abstract

Peningkatan padat tebar adalah salah satu cara untuk meningkatkan kinerja produksi pada budidaya ikan cupang hias endemik serban malem (Betta rubra Perugia 1893). Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi pengaruh padat tebar yang berbeda terhadap sintasan dan pertumbuhan ikan serban malem (Betta rubra Perugia 1893) hasil domestikasi. Kegiatan penelitian ini dilakukan di laboratorium sistem dan teknologi akuakultur, Program Studi Akuakultur, Universitas Teuku Umar. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan metode rancangan acak lengkap. Penelitian padat tebar ini dilakukan dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan padat tebar yang dilakukan adalah 1 ekor/liter (P1), 2 ekor/liter (P2), 3 ekor/liter (P3) dan 4 ekor/liter (P4). Pelaksanaan kegiatan penelitian selama 60 hari. Hasil proksimat pakan yang diberikan mengandung protein 31,27%, karbohidrat 44,63%, lemak 4,63%, serat 2,56%, kadar abu 13,03% dan kadar air 3,89%. Pemberian pakan dilakukan dengan frekuensi dua kali sehari yaitu pagi dan sore hari. Pengoleksian data penelitian dilakukan pada awal dan akhir penelitian. Analisis data menggunakan analisis varians dengan selang kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan bahwa padat tebar ikan yang berbeda berpengaruh nyata (P<0,05) pada sintasan dan pertumbuhan ikan serban malem (Betta rubra Perugia 1893) hasil doemstikasi. Padat tebar terbaik untuk sintasan dan pertumbuhan ikan serban malem adalah perlakuan 1 ekor/liter (P1).
Morfometrik Ikan Bileh (Rasbora sp.) dari Perairan Ie Sayang Kabupaten Aceh Barat Zulfadhli, Zulfadhli; Hendri, Afrizal; S, Irhami; Nasution, M. Arif
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 12, No 1 (2024): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v12i1.11436

Abstract

Bileh fish (Rasbora sp.) is a fish that lives in freshwater and can be found in the waters of Ie Sayang West Woyla West Aceh District. Excessive exploration has caused the population of bileh fish in nature to decrease and be limited. The first step that needs to be done in aquatic resource management is to identify the type of bileh fish to adopt its cultivation techniques. Fish identification can be done morphologically or molecularly. Morphological identification refers to morphometric studies. This study aims to identify bileh fish species from Ie Sayang waters based on morphometric characteristics. The bileh fish was obtained from community catches in September-November 2023. Morphological identification was done by visualizing and measuring morphometric characters. Data were analyzed descriptively, and the relationship between morphometric characters was analyzed by linear regression. The morphology of bileh fish has a fusiform body shape, terminal mouth type, forked caudal fin, and linea lateralis visible from the operculum to the caudal part. Total length (TL) ranged from 36.94-65.78 mm and standard length (SL) 29.01-52.49 mm. The length-weight correlation of allometric fish was negative. TL characters were closely correlated with SL, HL, DFD, ED, CPD, and VFL.
Analisis Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Di Desa Kuala Ba’u Kabupaten Aceh SeLatan fitriani, Dewi; Nasution, Muhammad Arif
Journal of Aceh Aquatic Sciences Vol 7, No 2 (2023): Journal of Aceh Aquatic Sciences
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jaas.v7i2.8572

Abstract

The aim of this research is to design a community empowerment strategy. The analysis used in this research is a descriptive statistical approach, and AHP consists of five criteria, namely, economic, social, technological, institutional and environmental criteria. Based on the results of the AHP analysis, institutional criteria (22%) are the main priority, followed by economic (22%), social (21%), environmental (20%) and technological (15%). The initial strategy proposed is to form social institutions that operate in the economic sector, for example community cooperatives that manage part of village funds, the next step is to improve the social aspect to minimize the impact of conflicts that can occur in the management of previously established economic institutions, then form an environmentally caring character. and be aware of technology so that the established community empowerment strategy can be sustainable and develop according to technological developments.
PREFERENSI MAKANAN TERIPANG (Holothuria atra) DI PERAIRAN PANTAI LHOK BUBON, KABUPATEN ACEH BARAT Friyuanita Lubis; Nurul Najmi; Eka Lisdayanti; Muhammad Arif Nasution
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i1.438

Abstract

Perairan Pantai Lhok Bubon terletak di Kabupaten Aceh Barat yang berhadapan dengan Samudera Hindia. Teripang (Holothuria atra) ditemukan di daerah pasang surut dan disekitar terumbu karang dan tumbuhan makrolaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi makanan dan luas relung makanan teripang di Perairan Pantai Lhok Bubon, Aceh Barat. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Juni 2022 dengan pengumpulan sampel menggunakan metode sensus. Setiap sampel teripang diukur dan dibedah untuk mengidentifikasi isi pencernaan di Laboratorium Produktivitas Lingkungan Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Teuku Umar. Hasil penelitian ini menunjukkan komposisi makanan berdasarkan index of preponderance yang terdiri dari 6,46% (fitoplankton), 1,66% (makroalga), 4,89% (moluska), 0,50% (larva koral), 25,30% (pecahan batu koral), 0,40% (detritus) dan 60,79% (pasir halus). Indeks pilihan sebesar 0,92. Luas relung makanan tergolong spesialis dengan nilai 0,21. Teripang diindikasikan sebagai pemakan endapan dan memilih makanan yang disukainya dalam rantai makanan.
Co-Authors Afdhal Fuadi Afrizal Hendri Ahmad Fahrul Syarif Ahmad Fahrul Syarif Akbar, Helmy Akbardiansyah Akbardiansyah Al Mudzni Al Munawir AL-Farga, Ammar Alamsyah - Alamsyah Alaudin Alaudin Amal Saber Abdel-Rahman Ammar, Esraa E Ammar, Esraa E. Amrullah, T. Andika Putriningtias Anhar Rozi Anzuardhi, Anzuardhi Burhanis Burhanis Burhanis Burhanis Citra Dina Febrina Cut Sari Nurmala Putri Dedek Mariadi DEWI FITRIANI DIAH AYU SATYARI UTAMI Dini Islama Dini Islama Edwarsyah Edwarsyah Edwarsyah Edwarsyah, Edwarsyah Efianda, Teuku Reza Eka Lisdayanti Esraa Elsaeed Ibrahim Ammar Farah Diana Fazril Saputra Fitria Rahmayanti Fitria Rahmayanti Friyuanita Friyuanita Friyuanita Lubis Hafinuddin Hafinuddin Hayatun Nufus Hayatun Nufus Helmi Akbar Helmy Akbar Hendri, Afrizal Heriansyah Heriansyah Ihsanul Khairi Ihsanul Khairi Ika Kusumawati Ikhsanul Khairi Irja, Mhd. Iswahyudi Iswahyudi Jamaluddin, Ikhsan Khairi, Ihksanul Kiagus Abdul Azis Luh Putu Ratna Sundari Maftuch Maftuch Maftuch Maftuch Mahendra Mahendra Mahendra, Mahendra Mahendra, Mahendra Mai Suriani Mohammad Mukhlis Kamal Muhammad Agam Thahir Muhammad Agam Thahir Muhammad Fauzan Isma Muhammad Rizal MUHAMMAD RIZAL Munandar Munandar Munandar Munandar Munandar, Roni Arif Mursawal, Asri Mu’amar Abdan Nabil Zurba Nabila Ukhty Neneng Marlian Nurlaili Nurlaili Nurlalili, Nurlaili Nurul Najmi Purnamasari, Nengsi Radhi Fadhillah Rahmi, Mira Mauliza Rahmi, Mira Mauliza Rika Astuti Riska Diana Rudi Hermi S, Irhami Samsul Bahri Samuki, Khairul Singgih Afifa Putra Singgih Afifah Putra Siti Komariah Sofian, Sofian Sri Wahyuni Sufal Diansyah Suprizal Suprizal Surya Bima Ridho Mutaqin Suryadi Suryadi Susiarni, Lina Syamsul Bahri Syarifah Zuraidah T Amarullah Teuku Muhammad Faisal Faisal Teuku Reza Efianda Utami, Afrita Ida Yudi Setiawan Yulie Rahayu Fitrianingsih Yusran Ibrahim Zulfadhli Zulfadhli Zulfadhli Zulfadhli Zulfadhli Zulfadhli Zurba, Nabil Zuriat Zuriat Zuriat, Zuriat