Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dalam Meningkatkan Kemandirian Desa Yanuarsari, Revita; Asmadi, Iwan; Muchtar, Hendi Suhendraya; Sulastini, Rita
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1828

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang dengan pesat dan membawa banyak perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, pendidikan dewasa ini harus dapat beradaptasi dengan perubahan yang ada termasuk diantaranya perubahan kebiasaan karena keadaan dunia yang sedang mengalami pandemi covid 19. Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka merupakan salah satu kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim yang bertujuan untuk merespon perubahan tersebut dengan salah satu program yang terdapat di program MBKM yaitu proyek di desa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif berdasarkan kajian literatur atau riset kepustakaan. Hasil penelitian mengatakan bahwa proyek di desa menjadi salah satu sarana penguatan karakter mahasiswa. Sebagai calon pemimpin masa depan, mahasiswa ditantang untuk keluar dari zona nyamannya dan berlatih menghadirkan solusi dari problem yang ditemuinya di desa. Diharapkan dengan adanya program MBKM ini juga dapat membantu mewujudkan desa-desa mandiri di Indonesia.
Penerapan Etika Administrasi Siswa Berbudaya Positif Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di SD Negeri Panorama Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur Muchtar, Hendi Suhendraya; Handayani, Sri; Royani, Ida; Supriatna, Supriatna; Sukaenah, Sukaenah
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 12, No 1 (2024): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.10607

Abstract

Abstract: The aim of this research is to examine and find out empirically about the application of administrative ethics and the implementation of positive school culture and their influence in improving the quality of education at SDN Panorama, Cidaun District, Cianjur Regency. In general, this research aims to analyze and describe the role of administrative ethics and positive culture in improving the quality of education at SDN Panorama. In this research, the author used a qualitative descriptive approach. The research methods are observation, interviews and documentation. Data collection is the recording of events, information and matters relating to some or all elements of the population that will support the research. The results of the research show that the aspects of educational administration and the implementation of positive culture at SDN Panorama have gone very well. It is proven that all SDN Panorama students have good character and personality as a result of several programs supporting the implementation of positive culture. In the organizational aspect that supports the implementation of student administration ethics with a positive culture, all teachers, committee members and parents of students are united in supporting the positive culture program implemented in the school. In the collaborative aspect of implementing positive culture, teachers are at the forefront providing role models and examples of positive discipline habits. The school committee and parents also support this by implementing good habits at school in the family environment in everyday life. With the active role of all school members, the implementation of administrative ethics for students with a positive culture can run well.Keywords: Administrative Ethics, Positive Culture, Educational AdministrationAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menemukan secara empiris tentang penerapan etika administrasi dan penerapan budaya positif sekolah serta pengaruhnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SDN Panorama Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan peran etika administrasi dan budaya positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SDN Panorama. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun metode penelitiannya  adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengumpulan data adalah pencatatan peristiwa-peristiwa, keterangan-keterangan, dan hal-hal yang berkaitan dengan sebagian atau seluruh elemen populasi yang akan mendukung penelitian tersebut. Hasil penelitian menunjukan dalam aspek administrasi pendidikan dan penerapan budaya positif di SDN Panorama telah berjalan sangat baik. Terbukti seluruh peserta didik SDN Panorama mempunyai karakter dan kepribadian baik imbas dari beberapa program pendukung penerapan budaya positif. Dalam aspek pengorganisasian yang mendukung penerapan etika administrasi siswa berbudaya positif semua guru, jajaran komite, orang tua peserta didik kompak mendukung program budaya positif yang diterapkan di sekolah. Dalam aspek kolaborasi penerapan budaya positif, guru-guru menjadi yang terdepan memberikan teladan dan contoh-contoh pemebiasaan disiplin yang positif. Komite sekolah dan orang tua ikut mendukung dengan cara pembiasaan yang baik disekolah diterapkan pula di lingkungan kelurga dalam kehidupan sehari-hari. Dengan peran aktif semua warga sekolah penerapan etika administrasi siswa berbudaya positif dapat berjalan dengan baik. Kata Kunci: Etika Administrasi, Budaya Positif, Administrasi Pendidikan.
Peran Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dalam Meningkatkan Kemandirian Desa Yanuarsari, Revita; Asmadi, Iwan; Muchtar, Hendi Suhendraya; Sulastini, Rita
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1828

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang dengan pesat dan membawa banyak perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, pendidikan dewasa ini harus dapat beradaptasi dengan perubahan yang ada termasuk diantaranya perubahan kebiasaan karena keadaan dunia yang sedang mengalami pandemi covid 19. Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka merupakan salah satu kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim yang bertujuan untuk merespon perubahan tersebut dengan salah satu program yang terdapat di program MBKM yaitu proyek di desa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif berdasarkan kajian literatur atau riset kepustakaan. Hasil penelitian mengatakan bahwa proyek di desa menjadi salah satu sarana penguatan karakter mahasiswa. Sebagai calon pemimpin masa depan, mahasiswa ditantang untuk keluar dari zona nyamannya dan berlatih menghadirkan solusi dari problem yang ditemuinya di desa. Diharapkan dengan adanya program MBKM ini juga dapat membantu mewujudkan desa-desa mandiri di Indonesia.
Penerapan Artificial Intelligence dalam Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini untuk Penguatan Karakter Kepemimpinan Transformasional Yanuarsari, Revita; Muchtar, Hendi Suhendraya; Muttaqi, Nabila Ihza Nur
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i2.11990

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam manajemen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) guna meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung penguatan karakter disiplin anak. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-eksploratif, penelitian melibatkan 20 lembaga PAUD di Kota Bandung dan Kabupaten Jember yang dipilih secara purposive. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi AI. Intervensi mencakup penggunaan lima teknologi AI, yaitu face recognition, Natural Language Processing, chatbot, AI-based scheduling, dan predictive analytics. Hasil menunjukkan peningkatan efisiensi operasional sebesar 30% dan pengurangan beban administratif guru hingga 40%. Selain itu, sistem kehadiran otomatis dan penjadwalan berbasis AI terbukti memperkuat karakter disiplin anak, terlihat dari ketepatan waktu, keteraturan, dan penyelesaian tugas. Kesimpulannya, integrasi AI dalam manajemen PAUD efektif meningkatkan efisiensi dan membentuk karakter anak sejak dini, serta memberikan arah baru bagi pengelolaan pendidikan berbasis teknologi.
PELATIHAN PENGELOLAAN TAMAN BACAAN MASYARAKAT (TBM) DALAM MENUMBUHKAN MINAT BACA MASYARAKAT Yanuarsari, Revita; Muchtar, Hendi Suhendraya
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1577

Abstract

Latar belakang kegiatan pengabdian ini adalah kurangnya minat baca masyarakat di Kampung Cibisoro Desa Bojongsari Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung. Pengabdian ini menggunakan metode observasi, wawancara, sosialisasi kepada tokoh masyarakat dan warga serta memberikan pelatihan pengelolaan taman bacaan masyarakat (TBM). Hasil kegiatan pelatihan ini membawa dampak positif yaitu meningkatnya minat baca masyarakat dan kunjungan ke taman bacaan karena pengelolaan taman bacaan sudah semakin membaik. Dengan meningkatnya minat baca warga maka wawasan warga bisa berkembang dengan pesat sehingga membawa dampak bagi peningkatan produktivitas dan kualitas sumber daya manusia.  
MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN KUE Yanuarsari, Revita; Rosda, Rosdamayanti; Muchtar, Hendi Suhendraya
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2318

Abstract

Wirausaha saat ini menjadi salah satu program kampus merdeka yang diharapkan dapat mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi era revolusi 4.0 dan society 5.0. Era ini tentunya membawa banyak sekali tantangan yang harus dihadapi oleh mahasiswa seperti perubahan budaya, perubahan sosial, perubahan teknologi dan juga perubahan yang terjadi pada dunia kerja. Berkenaan dengan perubahan yang terjadi pada dunia kerja tentunya setelah lulus nanti diharapkan mahasiswa bisa menjadi sosok yang bisa menciptakan lapangan kerja bagi orang lain, bukan hanya sebagai sosok pencari kerja semata. Kegiatan yang diadakan di Program Studi PG PAUD Universitas Islam Nusantara ini bertujuan untuk mempersiapkan mental mahasiswa menjadi seorang wirausaha melalui pelatihan pembuatan kue. Metode pelatihan dilakukan dengan cara teori dan praktik. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan pemahaman pengetahuan dan keterampilan mahasiswa mengenai kewirausahaan, hal ini dibuktikan berdasarkan hasil posttest yang menyentuh angka 90% dan juga dibuktikan melalui pengamatan pada saat kegiatan pelatihan berlangsung, mahasiswa sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan pembuatan kue dari mulai pemamparan materi mengenai kewirausahaan sampai ke praktik pembuatan kue, dan 100% mahasiswa mengikuti tahapan kegiatan pelatihan dari awal hingga akhir
Penerapan Etika Administrasi Siswa Berbudaya Positif Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di SD Negeri Panorama Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur Muchtar, Hendi Suhendraya; Handayani, Sri; Royani, Ida; Supriatna, Supriatna; Sukaenah, Sukaenah
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.10607

Abstract

Abstract: The aim of this research is to examine and find out empirically about the application of administrative ethics and the implementation of positive school culture and their influence in improving the quality of education at SDN Panorama, Cidaun District, Cianjur Regency. In general, this research aims to analyze and describe the role of administrative ethics and positive culture in improving the quality of education at SDN Panorama. In this research, the author used a qualitative descriptive approach. The research methods are observation, interviews and documentation. Data collection is the recording of events, information and matters relating to some or all elements of the population that will support the research. The results of the research show that the aspects of educational administration and the implementation of positive culture at SDN Panorama have gone very well. It is proven that all SDN Panorama students have good character and personality as a result of several programs supporting the implementation of positive culture. In the organizational aspect that supports the implementation of student administration ethics with a positive culture, all teachers, committee members and parents of students are united in supporting the positive culture program implemented in the school. In the collaborative aspect of implementing positive culture, teachers are at the forefront providing role models and examples of positive discipline habits. The school committee and parents also support this by implementing good habits at school in the family environment in everyday life. With the active role of all school members, the implementation of administrative ethics for students with a positive culture can run well.Keywords: Administrative Ethics, Positive Culture, Educational AdministrationAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menemukan secara empiris tentang penerapan etika administrasi dan penerapan budaya positif sekolah serta pengaruhnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SDN Panorama Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan peran etika administrasi dan budaya positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SDN Panorama. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun metode penelitiannya  adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengumpulan data adalah pencatatan peristiwa-peristiwa, keterangan-keterangan, dan hal-hal yang berkaitan dengan sebagian atau seluruh elemen populasi yang akan mendukung penelitian tersebut. Hasil penelitian menunjukan dalam aspek administrasi pendidikan dan penerapan budaya positif di SDN Panorama telah berjalan sangat baik. Terbukti seluruh peserta didik SDN Panorama mempunyai karakter dan kepribadian baik imbas dari beberapa program pendukung penerapan budaya positif. Dalam aspek pengorganisasian yang mendukung penerapan etika administrasi siswa berbudaya positif semua guru, jajaran komite, orang tua peserta didik kompak mendukung program budaya positif yang diterapkan di sekolah. Dalam aspek kolaborasi penerapan budaya positif, guru-guru menjadi yang terdepan memberikan teladan dan contoh-contoh pemebiasaan disiplin yang positif. Komite sekolah dan orang tua ikut mendukung dengan cara pembiasaan yang baik disekolah diterapkan pula di lingkungan kelurga dalam kehidupan sehari-hari. Dengan peran aktif semua warga sekolah penerapan etika administrasi siswa berbudaya positif dapat berjalan dengan baik. Kata Kunci: Etika Administrasi, Budaya Positif, Administrasi Pendidikan.
The Role of Principal's Instructional Leadership in Improving Teacher Performance: A Case Study at SMPN 3 Baleendah Helmawati, Helmawati; Muchtar, Hendi Suhendraya; Suryana, Ana; Mulyati, Mulyati
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v13i1.13757

Abstract

Instructional leadership plays a crucial role in improving educational quality in schools, particularly by enhancing teacher performance. This study, conducted at SMPN 3 Baleendah, aims to analyse the implementation of the principal's instructional leadership in supporting effective learning processes tailored to modern student needs. Using a qualitative approach and case study method, data were collected through in-depth interviews, direct observations, and documentation on the planning, implementation, and evaluation of instructional programs. Findings indicate that the principal applies strategies such as adaptive curriculum development, teacher competency programs through training and workshops, and regular evaluations of learning processes. Challenges, including limited facilities and technology adaptation, were addressed through collaboration with teachers and support from the school committee. The study underscores that the principal’s participative and innovative approach positively impacts teacher performance and educational quality.Keywords: Instructional Leadership, Teacher Performance, Competency.
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBANGUN BUDAYA KERJA POSITIF (Studi Deskriptif kualitatif di SMP Negeri 3 Baleendah Kabupaten Bandung) Hendi Suhendraya Muchtar; Helmawati; Rina Nuraeni; Yulidar; Winda Wulandari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.22093

Abstract

Effective leadership in schools significantly impacts the quality of education, where the school principal plays a crucial role in establishing the vision, mission, and objectives. This study explores the application of transformational leadership at SMP Negeri 3 Baleedah and its impact on a positive work culture. Through a qualitative approach, data were collected from interviews, questionnaires, and documentation involving the principal and teachers. The findings indicate that the application of transformational leadership, such as building a clear vision and encouraging collaboration, successfully enhances motivation, work enthusiasm, and communication among teachers. However, challenges such as pressure to perform and uncertainty during changes persist. The results of this study are expected to provide insights for school principals and education managers in formulating better strategies to improve the work environment in schools and serve as a reference for developing leadership policies in other educational institutions.
Exploring Students' Perceptions and Interest in the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Program: A Case Study at Universitas Islam Nusantara Agus Ruswandi; Hendi Suhendraya Muchtar; Agus Mulyanto; Riki Ruswandi
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.2485

Abstract

The Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) program is a national initiative aimed at aligning higher education outcomes with workforce demands. However, at Universitas Islam Nusantara, student participation in MBKM remains low. This study investigates the perceptions, interest, and readiness of students—factors that may influence their engagement in the program. This study employed a quantitative survey design using a cross-sectional approach. Data were collected through an online questionnaire distributed to 207 students from three study programs within the Faculty of Teacher Training and Education. The sample was determined using the Isaac and Michael formula with a 1% error margin. Data were analyzed descriptively. Findings indicate that students’ perceptions of the MBKM program are varied and lack a dominant consensus. While 54.11% of respondents viewed the program as "very useful," only 21.26% considered it "very important" for future employment. Additionally, student knowledge about MBKM is limited, with only 0.97% claiming full awareness of the program. Interest was highest in internship (44.93%), student exchange (41.06%), and teaching assistantship (40.10%) activities. Overall, 63.77% of students expressed a strong interest in MBKM, yet only 31.40% felt ready to participate. The study highlights a gap between student interest and readiness, potentially due to limited socialization and understanding of the program. Enhanced communication strategies and institutional support are recommended to increase student engagement in MBKM.