Claim Missing Document
Check
Articles

Penyusunan Instrumen Gaya Belajar Melalui Asesmen Non Kognitif Bagi Guru MGBK Kabupaten Polman Abdul Saman; Akhmad Harum; Muhammad Ilham Bakhtiar
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 6 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v6i3.3321

Abstract

Tujuan PKM ini adalah (a) untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman dalam menyususn instrument gaya belajar  melalui asesmen non kognitif bagi guru MGBK Kabupaten Polman; (b) untuk melatih Guru BK dalam mengimplementasikan penggunaan instrumen gaya belajar  melalui asesmen non kognitif bagi guru MGBK Kabupaten Polman.. Sasaran pkm adalah Guru MGBK Kabupaten Polman sebanyak 43. Metode yang digunakan adalah: ceramah, praktek penyusunan asesmengaya belajar, tanya jawab, dan pendampingan pembuatan Instruen Gaya Belajar, penggunaan aplikasi gaya belajar. Hasil Pengabdian PKM adalah (1) Pemberian pelatihan penyusunan Instrumen Gaya Belajar melalui asesmen non kognitif bagi guru MGBK Kabupaten polman dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi dan praktekpenyusunan instrument dan aplikasi gaya belajar. Dengan materi: Konsep Dasar Asesmen dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar; Peran BK dalam Kurikulum Merdeka Belajar; Asesmen Diagnostik,  Tujuan Asesmen Diagnostik; Asesmen Diagnostik  Non Kognitif Gaya Belajar Peserta Didik; Penyusunan Instrumen Gaya Belajar menggunakan aplikasi asesmen non kognitif; Pelaksanaan Asesmen Diagnostik Non Kognitif untuk menemukan gaya belajar siswa; (2) Pelatihan penyusunan instrument gaya belajar dalam asaesmen non kognitif bagu Guru MGBK Kabupaten Polman menunjukkan keberhasilan, guru BK telah mampu dalam menyusun instrument asesmen gaya belajar sesuai dengan arahan dan petunjuk dari narasumber. Instrumen Asesmen Peserta yang telah diberikan menunjukkan adanya peningkatan sebelum di berikan pelatihan dan setelah diberikan pelatihan, kemudian Lembar Kerja dan Tugas Menyusun instrumen asesmen menunjukkan keberhasilan secara keseluruhan semua peserta dapat menyusun dan menganalisis sendiri hasil asesmen gaya belajar yang telah di buat.
PKM Perangkat Media Gamifikasi Untuk Layanan Bimbingan Dan Konseling Bagi MGBK Abdul Saman; Nur Fadillah Umar; Muhammad Ilham Bakhtiar; Akhmad Harum
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v5i2.1849

Abstract

. This PKM aims to train participants to use BK Service Media through Information Technology (ICT); (2) to provide an understanding of using gamification media in Guidance and Counseling services; (3) So that BK teachers make BK services interesting, and fun by integrating technology devices. External targets are service devices that use LMS applications, Kahoot applications, Quiziz, Wordwell, and padlets. The methods used are lectures, practice, question and answer, and assistance in making gamification media. The results of the PKM are (1) Gamification Media Training for Guidance and Counseling services is carried out offline, and practiced using the media application. Gamification media used in counseling service activities are the Lmerning management system application, Kahoot application, Quizis, Mentimer application, and Wordwall. The use of Gamification Media gives enthusiasm to participants, especially as participants who take part in gamification practices to get badges or awards from the final results of gamification practices, enthusiasm and motivation to follow practice steps including active participation as illustrated by students whose goal is to increase points and badges from the training activities that are followed ; (2) From the results of the training it shows the level of usefulness and the impact is very large on the participants or is in the average of 93%. It is described that Participants have been able to create media service devices using the gamification media application, including making them according to their needs and the types of services to be provided
Peningkatan Kapasitas Promosi Desa Wisata Tompobulu Berbasis Kelompok Pemuda Desa Syayidatul Zuhrah Al-Munawarah; Muh. Iswal Burhan; Andini Andini; Muhammad Ilham Bakhtiar
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2023): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v5i3.1950

Abstract

Desa Tompobulu memiliki berbagai keunikan seperti karst, gua-gua dengan stalaktit dan stalakmit yang indah, gua alam, gua prasejarah, dan kupu-kupu. Namun sangat disayangkan kondisi pariwisata di Desa Tompobulu saat ini masih belum diketahui secara luas. Pengembangan dan promosi pariwisata belum mampu secara luas memperkenalkan objek wisata yang ada. Oleh karena itu, diperlukan suatu upaya sebagai langkah konkrit untuk mengembangkan potensi objek wisata alam agar objek wisata tersebut dapat terpelihara dengan baik dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
PKM Manajemen Pengelolaan OJS Menuju Akreditasi Bagi Editor Jurnal Rivai, Andi Muhammad; Mahmud, Ramlan; Bakhtiar, Muhammad Ilham
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 6 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v6i4.3324

Abstract

Tujuan PKMini adalah: adalah: (1)untuk meningkatnya pemahaman pengelola jurnal Pengelola Jurnal sehingga dapat mengoperasikan Open Journal System (OJS) secara Full Daring; (2) Untuk memberikan pemahaman kepada peserta stadar tatakelol jurnalsesui standar akreditasi jurnalilmiah; (3) untuk Meningkatnya jumlah naskah dan kualitas naskah yang diterima oleh pengelola jurnal; (4) untuk mempersiapkan jurnal mengajukan akreditasi jurnal. Metode pkm ini menggunakan ceramah, simulasi dan praktek.melibatkan 40 editor. Sasaran pkm adalah editor jurnal di lingkup Universitas negeri Makassar. Hasil PKM adalah (1) Kegiatan PKM menunjukkan keberhasilan setelah peserta membenah tatakelola jurnal masing-masing, melalui pelatihan peserta praktek memperbaiki berbagai hal yang distandarkan dalam proses pengelolaan jurnal ilmiah. (2) Peserta dapat melakukan Proses menajemen bisnis artikel dengan baik dan benar dengan peran mulai dari penulis, editor, dan reviewerhingga pubish. (3). Kegiatan PKM ini menunjukkan manfaat besar bagi peserta, karena terdapat 93% atau baik sekali dari hasil angket evaluasi kegiatan,maka manfaat materi mendukung peningkatan pengelolaan jrunal yang dikelola,kesiapan jurnal untuk didaftarkan akreditasi serta upaya mendukung peningatan jumlah dan kualitas artikel yang diterima dan dipublish
KARYA TULIS ILMIAH BAGI MAHASISWA STKIP ANDI MATAPPA KABUPATEN PANGKEP Saman, Abdul; Bakhtiar, Muhammad Ilham
Jurnal Terapan Abdimas Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.501 KB) | DOI: 10.25273/jta.v3i1.2165

Abstract

Abstract The purpose of this devotional activity is to provide participants with knowledge in writing scientific papers, (2) to improve students' ability in writing scientific papers (3) to improve and encourage students in writing KTI The methods used in community service are: by method of percentage and lecture and question and answer, discussion method, and practice method of composing scientific paper proposal After participating in this training, the participants have understood the material about the Basic Concept of Scientific Writing, the types of scientific papers, (1) The results of this one-day training exercise provide knowledge to the students of STKIP Andi Matappa, 95% can complete the worksheets that are part of to the participants to answer correctly (2) Ma the students who studied this activity are mostly the final study students, it seems from the enthusiasm of the participants that they want to know and deepen the material because this participant is the final study student or while preparing the thesis, so this material helps the students in facing the process of completing the study, (3) the effort done is to provide opportunities for students to train in preparing scientific papers and making papers, which then perform mentoringKeywords: Scientific Writing, College student Abstrak Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan peserta pengetahuan dalam menulis karya tulis ilmiah, (2untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menulis karya tulis ilmiah (3) untuk meningkatkan dan mendorong mahasiswa dalam menulis KTI. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah: pelatihan dengan metode persentase dan ceramah dan tanya jawab, metode diskusi, dan metode praktek penyusunan proposal karya tulis ilmiah. Setelah mengikut pelatihan ini, para peserta pelatihan telah memahami materi tentang Konsep Dasar Karya Tulis Ilmiah, jenis-jenis karya tulis ilmiah, syarat kerya ilmiah, teknik penulisan karya ilmiah, Pemilihan dan Penentuan Topik, dan Penyusunan Kerangka Isi serta peyusunan daftar pustaka. Hasil kegiatan ini adalah; (1) Hasil pelaksanaan pelatihan yang berlangsung sehari ini memberikan pengetahuan terhadap mahasiswa STKIP Andi Matappa, 95% dapat menyelesaikan lembar kerja yang dibagian kepada peserta menjawab benar. (2) Mahasiswa yang mengikiuti kegaiatn ini sebagian besar mahasiswa studi akhir perkuliahan, tampak dari antusias peserta ingin mengathui dan mendalami materi karena peserta ini adalah mahasiswa studi akhir atau sementara menyusun skripsi, sehingga materi ini membantu mahasiswa dalam menghadapi proses penyelesauai studinya, (3) Upaya yang dilakukan adalah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melatih menyusun karya tulis ilmiah dan membuat makalah, yang kemudian melakukan pendampinganKatakunci: Karya Tulis Ilmiah, Mahasiswa
A Microagression Among The Elementary School Teachers In Various Forms of Gender Bias In Learning Process Umar, Nur Fadhilah; Sinring, Abdullah; Bakhtiar, Muhammad Ilham
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v7i2.3149

Abstract

Mikroagresi adalah perilaku kekerasan yang kasar dan berintensitas rendah dalam menyampaikan pesan negatif kepada kelompok minoritas. Agresi mikro berbeda dengan agresi verbal atau perundungan yang bertujuan untuk menyakiti orang lain. Microaggression dipandang sebagai pesan biasa yang bisa berupa lelucon namun tanpa disadari menyakiti orang lain. Perilaku ini juga terjadi pada guru, terutama dalam proses pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk mikroagresi guru dilihat dari faktor bias gender. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah guru-guru sekolah dasar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling untuk menentukan jumlah sampel dengan menggunakan rumus Slovin. Oleh karena itu, sampel penelitian ini berjumlah 117 guru sekolah dasar. Instrumen penelitian menggunakan skala mikro agresi rasial gendered 2015 untuk perempuan kulit hitam oleh Lewis da Neville. Penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif dan inferensial dalam bentuk ANOVA dengan bantuan aplikasi JASP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk agresi mikro yang paling sering dilakukan oleh guru adalah agresi mikro yang disebabkan oleh bias gender, terutama pada stigma dan diskriminasi antara perempuan dan laki-laki, serta aspek etnis.
Analisis Kebutuhan Layanan Bimbingan dan Konseling Pada Anak Didik Pemasyarakatan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Gunawan, A. Muhammad Fadhil; Muhammad Ilham Bakhtiar; Abdullah Sinring
KONSELING: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapannya Vol. 5 No. 2 (2024): Januari
Publisher : ILIN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/konseling.v5i2.2234

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Untuk mengetahui Kebutuhan Layanan Bimbingan dan Konseling Pada Anak Didik Pemasyarakatan (ANDIKPAS) di LPKA Kelas II Maros. (2) Untuk mengetahui Partisipasi Anak Didik Pemasyarakatan (ANDIKPAS) di LPKA Kelas II Maros Dalam Mengikuti Layanan Pembinaan dan kegiatan pendidikan. (3) Untuk mengetahui pentingnya Layanan Bimbingan dan Konseling Pada Anak didik Pemasyarakatan (ANDIKPAS) di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Maros. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Anak Didik Pemasyarakatan di LPKA Kelas II Maros. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Anak Didik Pemasyarakatan (ANDIKPAS) Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Maros membutuhkan Layanan Bimbingan dan Konseling. (2) Layanan Bimbingan dan Konseling dibutuhkan ANDIKPAS untuk membantu dirinya menjadi lebih baik dan bisa keluar dari masalah yang pernah dialami. (3) selain Layanan Bimbingan dan Konseling, kegiatan pembinaan lainnya juga banyak dilaksanakan di LPKA Kelas II Maros diantaranya pembinaan kepribadian, pembinaan kemandirian, serta pembinaan Pendidikan formal dan non formal
Upaya Mereduksi Kecemasan Akademik pada Siswa melalui Konseling Kelompok REBT Nur Halima, St; Amirullah, Muhammad; Bakhtiar, Muhammad Ilham
KONSELING: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapannya Vol. 5 No. 3 (2024): April
Publisher : ILIN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/konseling.v5i3.2344

Abstract

This article explores the need to provide a deeper understanding of the problem of academic anxiety experienced by students in High School of Gowa, as well as explaining how the Rational Emotive Behavior counseling service was implemented and influenced the reduction of academic anxiety at the school. Even though there is already provision of services related to anxiety, the level of anxiety experienced by students is still relatively high. This article describes the implementation of Rational Emotive Behavior counseling services at SMAN 10 Gowa, by explaining the methods, obstacles and results obtained. A quantitative approach with a quasi-experimental design method is used to explain service implementation. Data collection was carried out using an anxiety level scale and observation. The analysis shows the main focus is on reducing anxiety levels in Rational Emotive Behavior counseling services. The main challenges faced include the complexity of individual problems, low participation in group counseling, and limited resources. Comprehensive review and ongoing evaluation are essential to improving services in the future.
Model Bimbingan Pribadi Sosial Melalui Konselor Sebaya: Sebuah Upaya Pencegahan Perundungan di Sekolah Putri, Putri; Bakhtiar, Muhammad Ilham; Yusuf, Ahmad; Aztrid Fithrayani
KONSELING: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapannya Vol. 5 No. 4 (2024): Juli
Publisher : ILIN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/konseling.v5i4.2528

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Mengetahui gambaran kebutuhan bimbingan pribadi sosial melalui konselor sebaya untuk mengurangi perilaku perundungan di SMA Negeri 9 Pangkep. (2) Mengetahui bentuk model bimbingan pribadi sosial melalui konselor sebaya untuk mengurangi perilaku perundungan di SMA Negeri 9 Pangkep. (3) Mengetahui kevalidan dan kepraktisan model bimbingan pribadi sosial melalui konselor sebaya untuk mengurangi perilaku bullying di SMA Negeri 9 Pangkep. (4) Mengetahui keefektifan model bimbingan pribadi sosial melalui konselor sebaya untuk mengurangi perilaku perundungan di SMA Negeri 9 Pangkep. Populasi Penelitian sebanyak 30 siswa dengan metode purposive sampling diperoleh jumlah sampel sebanyak 8 siswa, pengumpulan data menggunakan instrumen angket. Pendekatan penelitian yaitu penelitian pengembangan (Research and Development), Metode Analisis data kuantitatif dan kualitatif dan digunakan teknik Analisis data yaitu uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Panduan bimbingan pribadi sosial melalui teknik konselor sebaya untuk mengurangi perilaku perundungan sangat dibutuhkan oleh siswa. (2) Bentuk model bimbingan pribadi sosial melalui teknik konselor sebaya untuk mengurangi perilaku perundungan pada siswa kelas XI SMA Negeri 9 Pangkep yakni berupa panduan atau modul yang terdiri dari latar belakang, tujuan, sasaran, sistematika kegiatan dan alokasi waktu, skenario kegiatan konseling kelompok, tahap kegiatan konseling kelompok, tempat kegiatan, dan isi panduan yang meliputi materi dari aspek bimbingan pribadi sosial, (3) Model bimbingan pribadi sosial melalui teknik konselor sebaya untuk mengurangi perilaku perundungan pada siswa beserta panduannya dinilai valid dan praktis untuk mengurangi perilaku perundungan pada siswa, (4) Model bimbingan pribadi sosial melalui teknik konselor sebaya untuk mengurangi perilaku perundungan pada siswa kelas XI SMA Negeri 9 Pangkep efektif dalam mengurangi perilaku perundungan pada siswa.
The Development of Multicultural Counseling Model Based on Tudang Sipulung Culture to Improve the Social Skills of Indonesian Students Bakhtiar, Muhammad Ilham; Saman, Abdul; AR, Nur Halim
Journal of Educational Science and Technology (EST) Volume 9 Number 3 December 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/est.v9i3.69820

Abstract

The purposes of this study are: (1) To develop a multicultural counseling model integrating cultural values of tudang sipulung to improve the social skills of students at Junior High School 2 Minasatene; (2) the investigate if the multicultural counseling model through the integration of tudang sipulung values is effective to improve the social skills of students at Junior High School 2 Minasatene. The method employed in this study was the Research and development (R & D). We initiated the study with need analysis and continued with the development of the product or model, model validation, test on the model to a small group, and revision. The targeted output was a product in the form of a Guide of Multicultural Counseling Model published in an accredited national journal with accepted status. Results of this study are: (1) Based on the evaluation from the experts, the guide of multicultural counseling model based on tudang sipulung values is feasible to use and distributed to teachers and students at school according to indicators, purposes, feasibility, and accuracy. (2) After performing tests on small groups consisting of 10 students to measure the effectiveness of the implementation of this model, we found Asymp.Sig. (2-tailed) =.004. Because it was smaller than 0,05, it could be concluded that the Ha was accepted, meaning there was a difference before and after the implementation of multicultural counseling that was developed, and it was regarded to be very feasible to be implemented and effective to improve students’ social skills.