p-Index From 2021 - 2026
5.576
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Ulul Albab: Jurnal Studi dan Penelitian Hukum Islam Agrikultura Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan AGRIEKONOMIKA Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Ibtida'iy : Jurnal Prodi PGMI SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua JURNAL PANGAN Indonesian Journal of Clinical Pathology and Medical Laboratory (IJCPML) Jurnal Penelitian Agrisamudra Jurnal Bisnis Tani BASKARA: Journal of Business and Entrepreneurship Borneo Journal of Medical Laboratory Technology AGRISCIENCE Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Indonesian Journal of Social Research (IJSR) Community Education Engagement Journal Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Peternakan Lokal Journal Of Human And Education (JAHE) Journal of Agribusiness Science and Rural Development Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen Jurnal Keuangan dan Akuntansi Terapan (KUAT) Natural Science Education Research (NSER) Agridev Journal : Agribusiness Digitalization & Community Development JIPETIK:Jurnal Ilmiah Penelitian Teknologi Informasi & Komputer Journal of Community Empowerment Jurnal Medika: Medika ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas Indonesian Journal of Sustainable Agriculture and Environmental Sciences
Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan penggunaan artificial intelligence dalam penyusunan modul pembelajaran bagi guru sekolah dasar Astini, Baiq Ida; Hayati, Mardiyah; Hasanah, Niswatun
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.31603

Abstract

Abstrak Di era digital abad ke-21, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pendidikan menjadi sangat penting, khususnya dalam mendukung guru sekolah dasar (SD) menyusun modul pembelajaran yang efektif dan inovatif. Namun, rendahnya literasi digital dan keterbatasan akses menjadi kendala utama dalam penerapan AI di lingkungan SD. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru SD Aisyiyah 1 Mataram dalam menggunakan platform AI seperti ChatGPT, Canva AI, dan Grammarly secara praktis untuk penyusunan modul pembelajaran. Pelatihan intensif selama dua hari mengadopsi pendekatan partisipatif dan praktik langsung yang melibatkan 12 guru SD sebagai peserta aktif. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi digital guru, termasuk kemampuan merancang tujuan pembelajaran berbasis HOTS, pembuatan konten tematik, dan evaluasi interaktif. Observasi aktivitas guru menunjukkan skor rata-rata ≥3,5 pada aspek partisipasi aktif, eksplorasi AI, kerja sama kelompok, dan kemandirian menyusun modul. Produk modul pasca pelatihan mencapai standar kualitas yang baik, membuktikan keberhasilan transfer ilmu ke praktik nyata. Meski dihadapkan pada tantangan seperti akses internet yang tidak stabil dan variasi literasi digital, pendampingan daring dan materi digital pasca pelatihan memberikan solusi efektif. Pengabdian ini berkontribusi pada penguatan kompetensi guru dalam transformasi digital pendidikan dasar serta mendukung implementasi Kurikulum Merdeka yang menuntut inovasi pedagogis. Kata kunci: artificial intelligence; modul pembelajaran; guru sekolah dasar; literasi digital; kurikulum merdeka. Abstract In the digital era of the 21st century, the utilization of Artificial Intelligence (AI) technology in education has become increasingly essential, particularly in supporting elementary school teachers in developing effective and innovative instructional modules. However, low digital literacy and limited access remain major obstacles to the implementation of AI in elementary school settings. This community service activity aimed to enhance the capacity of teachers at SD Aisyiyah 1 Mataram in practically using AI platforms such as ChatGPT, Canva AI, and Grammarly for instructional module development. The intensive two-day training adopted a participatory and hands-on approach involving 12 elementary school teachers as active participants. The training outcomes demonstrated significant improvements in teachers’ digital competencies, including their ability to design learning objectives based on Higher Order Thinking Skills (HOTS), create thematic content, and develop interactive assessments. Observations of teacher activities showed average scores of ≥3.5 on aspects such as active participation, AI exploration, group collaboration, and independence in module preparation. The post-training module products met high-quality standards, confirming the successful transfer of knowledge into practical application. Despite challenges such as unstable internet access and varying levels of digital literacy, online mentoring and digital learning materials provided effective solutions. This community service contributes to strengthening teacher competencies amid the digital transformation of basic education and supports the implementation of the Independent Curriculum, which demands pedagogical innovation. Keywords: artificial intelligence; instructional modules; elementary school teachers; digital literacy; independent curriculum.
Peningkatan Literasi Riset dan Publikasi Ilmiah Bagi Mahasiswa Program Lulus Tanpa Skripsi di Fakultas Agama Islam Syaharuddin, Syaharuddin; Mukhlishin, Mukhlishin; Muhirdan, Muhirdan; Hayati, Mardiyah; Husnan, Husnan; Nurjannah, Nurjannah
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/7e5nnt94

Abstract

Kebijakan Kampus Merdeka yang memberikan alternatif kelulusan tanpa skripsi menuntut mahasiswa untuk menghasilkan luaran akademik setara, seperti publikasi ilmiah. Namun, rendahnya literasi riset dan kemampuan penulisan ilmiah masih menjadi tantangan utama bagi mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi riset dan keterampilan publikasi ilmiah mahasiswa melalui pelatihan berbasis workshop interaktif. Peserta kegiatan berjumlah 45 mahasiswa yang tergabung dalam Kelas Riset Program Lulus Tanpa Skripsi. Materi pelatihan meliputi konsep dasar penelitian, struktur artikel model IMRAD, pemanfaatan database pengindeks internasional (ScienceDirect, Emerald Insight, PubMed, DOAJ, dan Sinta), serta etika publikasi ilmiah. Evaluasi dilakukan menggunakan angket skala Likert dengan tujuh indikator. Hasil menunjukkan rata-rata tingkat pemahaman peserta sebesar 81,13%, dengan nilai tertinggi pada aspek etika publikasi dan motivasi menulis (88,37%), serta terendah pada kemampuan menelusuri referensi ilmiah (71,16%). Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan kesadaran riset dan kompetensi akademik mahasiswa, meskipun masih diperlukan pendampingan berkelanjutan untuk penguatan literasi digital dan akses referensi ilmiah. Program ini diharapkan menjadi model penguatan budaya riset di lingkungan Fakultas Agama Islam dalam mendukung implementasi Kampus Merdeka berbasis luaran publikasi ilmiah.
Mengukur Efisiensi Teknis dan Pendapatan Petani Jagung MDR-3 di Pulau Madura (Measuring Technical Efficiency and Farmers’ Income of MDR-3 Maize in Madura Island)) HAYATI, MARDIYAH; Taufik Rizal Dwi Adi Nugroho; Mohammad Wahyu Firdaus
JURNAL PANGAN Vol. 33 No. 2 (2024): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33964/jp.v33i2.853

Abstract

Benih jagung unggul MDR-3 sebagai inovasi dari perusahaan lokal Madura diharapkan menjadi salah satu solusi menyelesaikan permasalahan rendahnya produktivitas jagung di Pulau Madura. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efisiensi teknis usahatani jagung dan mengetahui tingkat pendapatan usahatani jagung MDR-3. Total responden adalah 70 petani yang tersebar di Kabupaten Pamekasan dan Sumenep dan dipilih secara purposive. Kegiatan usahatani jagung MDR-3 tergolong efisien secara teknis dengan nilai Technical Efficiency 0,887. Tingkat pendapatan usahatani jagung MDR-3 adalah Rp10.536.894,00 dengan nilai R/C rasio berada pada angka 3,8. Hasil penelitian membuktikan penggunaan benih jagung varietas unggul MDR-3 pada kegiatan usahatani tergolong efisien dan memberikan kontribusi pendapatan yang lebih tinggi daripada penggunaan benih jagung lokal dan lebih tinggi dari tingkat Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).   MDR-3 maize seeds, as an innovation from local companies in Madura, are expected to solve the problem of low maize productivity on Madura Island. This study aimed to determine the technical efficiency of maize farming using a stochastic production function assisted by the frontier 4.1c application and to determine the income level of MDR-3 maize farming. Seventy farmers from Pamekasan and Sumenep Regencies were selected purposely. MDR-3 maize farming activities were classified as technically efficient with a Technical Efficiency value of 0.887. The income level of MDR-3 maize farming was Rp10,536,894,00 with an R/C ratio of 3.8. The results of this study empirically prove that the use of MDR-3 superior maize seeds in farming activities is classified as efficient and provides a higher income contribution than the use of local maize seeds and is higher than the minimum wage level of the regency/city (UMK) at the research location.
Sosialisasi Nugget Sayur Untuk Meningkatkan Konsumsi Sayur Organik Di Kelurahan Sukun Kota Malang Hayati, Mardiyah; Dewi, Devina Liza Shinta; Lutfiah, Zaidatul
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasper.v5i2.4285

Abstract

A healthy lifestyle by eating food and consuming nutritious food has become a new habit for some people. Today, more people are starting to demand organic food, including organic vegetables.  One of the preparations that can increase the consumption of organic vegetables is to process vegetables into fast food, namely vegetable nuggets. One of the preparations that can increase the consumption of organic vegetables is to process vegetables into fast food, namely vegetable nuggets. Making vegetarian nuggets from vegetables is a healthy substitute for achieving daily nutritional needs. It is believed that processing vegetables into processed nuggets will attract the attention of consumers, especially children. This product introduction socialization activity was welcomed by PKK mothers of Sukun Village because it had a positive impact, and this discussion raised awareness of nutrition and the benefits of vegetable nuggets. Increase awareness of PKK mothers to choose process.
Legal Literacy and Cultural Awareness in the Inheritance System: An Islamic Law Study of Indigenous Muslim Communities in West Nusa Tenggara Hasanah, Siti; Hayati, Mardiyah
Ulul Albab: Jurnal Studi dan Penelitian Hukum Islam Vol 9, No 1 (2025): Vol. 9, No. 1, October 2025
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jua.v9i1.47091

Abstract

The variation in inheritance practices among indigenous Muslim communities in West Nusa Tenggara (NTB) Indonesia reflects a dynamic interaction between Islamic legal norms and local traditions. Although the Islamic inheritance law system (faraid) is widely recognised, its implementation is often adapted to customary values and family deliberation to preserve social harmony. This raises the question of how legal literacy and cultural awareness influence the choice of inheritance systems. This study analyses the dynamics of legal literacy and cultural awareness in the inheritance practices of the Sasak, Samawa, and Mbojo peoples. A qualitative approach with an exploratory case study design was employed to examine the interaction between Islamic legal principles and customary values. Data were obtained through in-depth interviews with customary leaders, religious figures, heirs, and village officials, supported by customary law documents, inheritance records, and academic literature. The data were analysed inductively using reduction, categorisation, and thematic interpretation based on the theories of legal pluralism, the objective of Islamic law (maqhasid al-syari'ah), and valid custom ('urf sahih). The findings reveal that varying levels of legal literacy shape contextual interpretations of Islamic inheritance law. The integration of maqhasid al-syari'ah and 'urf sahih preserves protection of wealth (hifz al-mal) and preservation of lineage(hifz al-nasl), demonstrating that Islamic law adapts to local socio-cultural contexts. The novelty of this research lies in mapping the interrelation between legal literacy, cultural awareness, and inheritance practices as a form of community-based on collective legal reasioning (ijtihad jama'i). Scientifically, this study strengthens Islamic legal pluralism, enriches the anthropological approach to Muslim family law, and recommends enhancing community-based legal literacy and contextual inheritance mediation.
Analisis Perbandingan Pendapatan Usahatani Jagung Hibrida Madura-3 Petani Mitra Dan Petani Non Mitra Di Kab.Pamekasan Widyasari, Arlitha Muntia; Sugiarti, Teti; Hayati, Mardiyah
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.02.19

Abstract

Jagung merupakan suatu jenis tanaman semusim yang menjadi salah satu tanaman utama selain padi bagi petani. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis perbandingan tingkat penggunaan input, biaya, penerimaan dan  pendapatan petani mitra dan petani non mitra jagung Hibrida Madura-3. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampling dilakukan secara purposive. Responden dalam penelitian ini sebanyak 43 orang dengan rincian 35 petani non mitra dan 8 petani mitra PT. Gras. Hasil rerata penggunaan input pada penggunaan lahan, benih, pupuk NPK, pupuk ZA, dan pupuk Urea lebih besar petani mitra daripada petani non mitra , sedangkan rerata penggunaan pupuk kandang dan tenaga kerja lebih kecil petani mitra daripada petani non mitra. Perbedaan juga terdapat pada biaya variabel dan biaya tetap dimana presentase biaya tetap terhadap biaya total untuk petani mitra lebih besar dari biaya tetap petani non mitra, namun untuk presentase biaya variabel terhadap biaya total petani non mitra lebih besar dari petani non. Total biaya yang dikeluarkan oleh petani mitra lebih besar daripada petani non mitra. Begitu pula dengan pendapatan petani mitra dan non mitra berbeda secara nyata dengan rerata pendapatan petani mitra.
Efforts to Increase Farmers’ Income at Songai Rajah Hamlet through Intensification of Madura Cattle Alfen, T. Zhila Sheintika; Hayati, Mardiyah
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v12i3.p287-306

Abstract

The agricultural sector, especially rice and corn commodities, has not been able to improve the welfare of farmers in Songai Rajah Hamlet. Farmers have been raising Madura Cattle for generations to survive. However, most of the maintenance of Madura Cattle is only used as a side business which is sold when needed. This study aims to analyze the maintenance management of Madura Cattle and the income level of farmers from the maintenance of Madura Cattle in Songai Rajah hamlet. The data used in this study is primary data derived from observations and interviews with farmers. Data were analyzed using a qualitative descriptive method and a quantitative method. The results showed that farmers had been able to choose good breeders, mating systems, and housing, but had not optimally implemented feed management, disease prevention, and marketing systems. However, the Madura Cattle rearing business in Songai Rajah Hamlet suffers losses due to the low scale of sales and higher costs of labor and feed. Efforts to increase the business of raising Madura Cattle can be done by buying productive age broodstock, mating cows with superior bulls or through artificial insemination (AI) with SNI, and improving the quality of agricultural waste as animal feed through a fermentation process.
Peningkatan pendapatan petani melalui intensifikasi sapi di Kelompok Tani Al Hikmah Shidqi, Ananda Zufar; Hayati, Mardiyah
Agriscience Vol 4, No 2: November 2023
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i2.21794

Abstract

Sapi merupakan komoditas ternak di Indonesia yang tingkat konsumsinya tidak sebanding dengan tingkat produksinya. Hal ini menyebabkan adanya kebijakan impor sapi untuk memenuhi konsumsi masyarakat. Namun kebijakan itu dikhawatirkan membuat Indonesia menjadi bergantung kepada daging sapi impor. Oleh karena itu, perlunya peningkatan produktivitas sapi dalam negeri dengan memberdayakan daerah yang memiliki potensi dalam usaha ternak sapi seperti wilayah PAPABARU (Pakong, Pasean, Batu Marmar dan Waru). Upaya dalam peningkatan produktivitas sapi dapat dilakukan dengan intensifikasi sapi dan manajemen pemeliharaan yang baik. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis manajemen pemeliharaan, dan pendapatan petani dalam usaha ternak sapi. Metode dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif untuk menganalisis manajemen pemeliharaan sapi berdasaran Good Farming Practice Permentan No.46 tahun 2015, dan analisis pendapatan untuk menganalisis pendapatan petani dalam usaha ternak sapi. Hasil penelitian menyatakan bahwa manajemen pemeliharaan sapi yang dilakukan petani sudah cukup baik. Namun ada beberapa aspek yang masih perlu diperbaiki seperti aspek prasarana dan sarana, serta aspek pola pemeliharaan. Sedangkan itu, petani juga dinyatakan mengalami kerugian dalam melakukan usaha ternak sapinya melalui analisis pendapatan. Hal itu disebabkan besarnya biaya yang dikeluarkan, terutamanya biaya variabel
Peningkatan Pendapatan Kelompok Tani Sobih Makmur Melalui Intensifikasi Usaha Ternak Sapi Madura Berdasarkan Good Farming Practice (GFP) Uyun, Sofiatul; Hayati, Mardiyah; Suprapti, Isdiana; Hasan, Fuad
Jurnal Peternakan Lokal Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v6i1.2052

Abstract

Kabupaten Pamekasan ialah salah satu pusat sapi potong di Jawa Timur. Salah satu dusun yang berada di Pamekasan yaitu Dusun Sobih Desa Waru Timur yang memiliki kelompok tani Sobih Makmur dengan anggota sebanyak 186 orang. Disetiap rumah masyarakat memiliki 2 sampai 3 ekor sapi, hal tersebut memiliki peluang apabila dikembangkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui manajemen pemeliharaan usaha ternak sapi Madura secara intensif, mengetahui pendapatan yang diterima dalam usaha ternak sapi, serta mengetahui keuntungan dari usaha ternak sapi Madura yang ada di Dusun Sobih. Metode analisis yang digunakan yaitu dengan ananlisis data kualitatif untuk mengetahui manajemen pemeliharaan sapi dan analisis data kuantitatif untuk menggambarkan kondisi variabel menggunakan rumus analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pemeliharaan dikatakan intensif karena system pemeliharaannya masih dilakukan secara tradisional dan sapi masih dikandangkan. Usaha ternak sapi Madura dilihat dari pendapatan, berdasarkan penelitian dikatakan untung dalam menjalanlan usaha ternak sapi. Sedangkan dilihat dari keuntungan, berdasarkan penelitian dikatakan rugi dalam menjalankan usaha ternak sapi Madura. Saran yang dapat direkomendasikan yaitu peternak dapat melakukan pemeliharaan dengan lebih intensif terhadap sapi yang dipelihara agar dapat meningkatkan harga jual sapi.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN SHALAT: EFEKTIVITAS METODE DEMONSTRASI PADA SISWA KELAS II SD 'AISYIYAH 1 MATARAM Mardiyah Hayati; Dewi Urifah; Niswatun Hasanah; Yuliananingsih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, Nomor 04, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.18276

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of implementing the demonstration method in teaching Islamic jurisprudence, specifically focusing on the topic of prayer, at SD ‘Aisyiyah 1 Mataram. In the context of a school with a rigorous Islamic curriculum, the demonstration method is expected to provide a clear depiction of prayer practices and enhance students' practical skills. This research employs a descriptive qualitative approach, utilizing data collection methods such as interviews, observations, and documentation, with data analysis conducted through qualitative descriptive techniques. The findings reveal that the demonstration method is effective in helping students understand and practice the movements of prayer. Key factors contributing to the method’s effectiveness include thorough preparation, the provision of appropriate teaching aids, and the strategic placement of the demonstration area. However, certain limitations such as the availability of tools and classroom space need to be addressed to optimize learning outcomes. Overall, this study underscores that the demonstration method has significant potential to improve students’ understanding and practice of prayer when applied with proper planning, innovation, and ongoing evaluation.
Co-Authors Abdul Wahab Abib Noviyanto Adnyana, Dewa Gede Agus Agus Kurniawan Agus Kurniawan Akhodiyah, Sulistina Alfen, T. Zhila Sheintika Amanatuz Zuhriyah Amanatuz Zuhriyah Aminah Happy Moninthofa Ariyani Anak Agung Wiradewi Lestari Andesta, Bunga Mandika Andini, Syiva Askur Rahman Baiq Ida Astini Budi Santosa Budi Santosa Desi Ramadhani Dewi Urifah Dewi, Devina Liza Shinta Dian Eswin Wijayanti Edward Kurnia Setiawan Limijadi, Edward Kurnia Setiawan Eliza, Rispa Fachrur Rozie, Fachrur Falahi, Handanu Akbar Fariz Primadi Fatahullah Felim, Jethro Firdaus, Mohammad Wahyu Fuad Hasan Fuad Hasan Husnan Husnan Ibrahim Ibrahim Ali ILHAM Isdiana Suprapti Khairunnisa, Lulu Khomariyah, Tiana Kurniawan, Cahyadi Kusuma, Levi Larasati Larasati, Nandita Lestari, Susi Putri Ayu Lutfiah, Zaidatul Mappanyompa, Mappanyompa Maria Ulfa Mas’ad Mintasrihardi Mohammad Wahyu Firdaus Mohammad Wahyu Firdaus Mufa'ah, Mufa'ah Muhammad Ali MUHAMMAD ALI Muhammad Khalis Ilmi Muhammad Latif Muhammad Musfiatul Wardi Muhirdan Muhirdan Mukhlishin, Mukhlishin MUSLIMIN Mustapa Ali Musyafiroh, Saufil Nabilah, Najwaa Iflitha Niswatun Hasanah Niswatun Hasanah Nurhayati Nurjannah Nurjannah Pohan, Elvina Damayanty Pratama, Danil Putra, Gusti Putu Agus Ferry Sutrisna Putra, Moch. Ferdi Oktava Putri, Luh Nova Dilisca Dwi Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmayanti, Wulan Suci Ramadani, Nadiah Rika Wulandari Riza Arizona Rizka Said, Khaeruddin Sari, Jenita Sarisda, Labiba Qonita Shidqi, Ananda Zufar Siti Hasanah Sri Darmawati Sugiarti Sugiarti Sugiarti, Teti Suryani Suryani Susanti, Clarisha Dhea Syafril Syafril Syaharuddin Taufik R D A Nugroho, Taufik R D A Taufik Rizal Dwi Adi Nugroho Titik Wahyuningsih Urifah, Dewi Uswatun Hasanah Uyun, Sofiatul Widyasari, Arlitha Muntia Winarsih, Nuriyana Yamin, Yamin Yuliananingsih Yuliananingsih Yuliananingsih, Yuliananingsih Yulianingsih, Yulianingsih