Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi kinerja pengurus cabang persatuan bolabasket seluruh indonesia dengan teknik CIPP daerah x M Iqbal; Anton Komaini; Bafirman Bafirman; Ronni Yenes; Yovhandra Ockta
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 10 No. 1 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020243771

Abstract

Olahraga, sebagai elemen penting dalam perkembangan fisik dan mental manusia, memegang peran sentral dalam pencapaian prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Fokus utama penelitian ini adalah evaluasi kinerja Pengurus Persatuan Bolabasket Seluruh Indonesia (PERBASI) di empat kabupaten dan kota di daerah X. Latar belakang penelitian ini muncul dari kebutuhan untuk memahami sejauh mana program pembinaan prestasi olahraga bola basket dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja Pengurus PERBASI dalam konteks kontinuitas pembinaan olahraga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif evaluasi dengan  menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, and Product)   yang melibatkan empat responden dari kabupaten dan kota yang berbeda di daerah X, dengan teknik pengambilan sampel berupa simple random sampling. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa, meskipun aspek Context telah mencapai kategori baik, terdapat kekurangan pada evaluasi Input terutama terkait dengan perekrutan pelatih dan atlet serta keterbatasan pendanaan. Evaluasi Proses menunjukkan keaktifan anggota yang cukup baik, namun perlu optimalisasi dalam pelaksanaan program pembinaan. Evaluasi Product menunjukkan kategori cukup, dengan perluasan kerjasama dan peningkatan evaluasi input sebagai rekomendasi. Metode evaluasi CIPP memberikan wawasan menyeluruh tentang kinerja Pengurus PERBASI, dengan identifikasi kekuatan dan kelemahan dalam pelaksanaan program. Rekomendasi termasuk penerapan evaluasi CIPP secara berkala, perbaikan dalam perekrutan pelatih dan atlet, serta upaya pengembangan kerjasama dengan sponsor. Penelitian ini memberikan kontribusi untuk meningkatkan keberhasilan program pembinaan prestasi olahraga bola basket di Daerah X
Rancang bangun e-modul pendidikan jasmani kelas XII materi pembelajaran silat berbasis nilai adab Al Muhtadibillah Ali; Roma Irawan; Bafirman Bafirman; Wilda Welis
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 11 No. 4 (2025): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020256743

Abstract

Keterbatasan bahan ajar digital yang kontekstual dan inovatif masih menjadi tantangan dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani. Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-modul Pendidikan Jasmani kelas XII pada materi silat berbasis nilai adab serta menguji efektivitasnya melalui desain eksperimen pretest–posttest control group. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) yang diintegrasikan dengan uji eksperimen pada peserta didik kelas XII di SMAN 8 Kota Padang. Sampel uji coba skala besar melibatkan 78 siswa yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol secara proporsional. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, tes hasil belajar silat, serta angket internalisasi nilai adab yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa e-modul memiliki tingkat validitas tinggi berdasarkan penilaian ahli. Uji efektivitas memperlihatkan peningkatan skor pretest–posttest yang lebih besar pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol, dengan rata-rata efektivitas 86,4% dan perbedaan yang signifikan secara statistik berdasarkan uji independent samples t-test. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan e-modul berkontribusi terhadap peningkatan pemahaman materi silat dan penguatan indikator perilaku adab yang terukur. Secara konseptual, penelitian ini memperluas kajian pengembangan bahan ajar digital dengan mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam pembelajaran PJOK berbasis budaya, sekaligus memberikan dasar empiris bagi implementasi model pembelajaran yang berorientasi pada pembentukan kompetensi kognitif dan afektif.
The effect of hydration learning on concentration through a hydration protocol approach Andus Suhendro; Bafirman Bafirman; Gusril Gusril; Muhamad Sazeli Rifki
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 11 No. 4 (2025): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020256774

Abstract

The problem in this research was motivated by the low awareness of PSFC futsal athletes about the importance of maintaining fluid balance in the body so that the body is always euhydrated (good) and avoids the risk of dehydration which results in impaired concentration due to lack of fluids. This study aims to determine the effect of hydration status on concentration using a hydration protocol approach in PSFC futsal athletes in the city of Bengkalis. This type of research is an experiment with a pre-experimental research design. One group pre-test post-test research design. The instrument used to measure concentration is the Grid Concentration Test. The total population is 30 people. The sample in the study was 15 futsal athletes at general level. The sampling technique uses purposive sampling technique. Data analysis using Microsoft Excel. The results of research and analysis carried out by researchers show that the hydration protocol directly affects concentration, with a sig value of 0.000 < 0.05. With the concentration test results from 33% the euhydration status was moderate to 73% with an average of very good results.
Status Gizi dengan Gerak Dasar Lokomotor: Apakah terdapat Hubungan pada Anak Usia Dini di Kota Pekanbaru Novia Nazirun; Bafirman HB; Wilda Welis
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.29272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara status gizi dengan kemampuan gerak dasar lokomotor pada anak usia dini di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain korelasi. Populasi yang digunakan adalah TK Kota Pekanbaru. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel sebanyak 70 anak. Variabel yang diteliti: 1) variabel bebas yaitu: status gizi, 2) variabel terikat yaitu: gerak dasar lokomotor. Penelitian ini dilakukan di 3 Taman Kanak-Kanak di Kota Pekanbaru. Sampel penelitian diambil secara acak dari populasi tersebut untuk mendapatkan representasi yang valid. Instrumen penelitian terdiri dari pengukuran indeks massa tubuh (BMI) yang disesuaikan dengan usia dan jenis kelamin untuk menentukan status gizi anak, serta tes standar kemampuan gerak dasar lokomotor yang mencakup aktivitas fisik seperti berlari, melompat, dan menjaga keseimbangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode statistik untuk menentukan korelasi antara status gizi dan kemampuan gerak dasar lokomotor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara status gizi dengan kemampuan gerak dasar lokomotor. Anak-anak dengan status gizi baik cenderung menunjukkan kemampuan gerak dasar yang lebih baik dibandingkan dengan anak-anak yang mengalami kekurangan atau kelebihan gizi. Temuan ini menekankan pentingnya asupan gizi yang seimbang untuk mendukung perkembangan fisik dan sehat anak yang optimal. Penelitian ini menggarisbawahi kebutuhan untuk intervensi gizi yang tepat dan program kesehatan yang ditargetkan pada anak-anak usia dini untuk meningkatkan kemampuan dan kesehatan keseluruhan. Saran diberikan kepada orang tua, pendidik, dan pembuat kebijakan untuk mendukung pengembangan program gizi dan aktivitas fisik yang efektif.
Malin Kundang Folk Stories: Integration of Local Culture in Learning Narrative Texts Berlian Ocsis; Tedi Permadi; Sumiyadi Sumiyadi; Yoga Prima; Bafirman Bafirman; Fiky Zarya
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No SpecialIssue (2024): Science Education, Ecotourism, Health Science
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10iSpecialIssue.7788

Abstract

This research aims to explore the role of the Malin Kundang folklore in the integration of local culture in the learning of narrative texts in schools. The background to this research is the need to integrate local culture in education, considering that Indonesia is rich in cultural heritage which can be used as a relevant learning source. The Malin Kundang folklore, as part of Minangkabau culture, contains moral values that can be internalized by students, such as respect for parents and awareness of the consequences of actions. The method used in this research is literature study, which examines various sources related to folklore, the values contained therein, and their application in the learning context. Through this analysis, it was found that folklore not only functions as a medium of entertainment, but also as an effective educational tool for improving students' literacy skills, especially in narrative writing. The results of this research show that the integration of local culture through Malin Kundang stories can enrich students' learning experiences, shape their character, and increase their love of culture. Apart from that, this story provides space for discussion about social values that are relevant to everyday life. Thus, the application of folklore in narrative text learning has great potential to strengthen students' cultural identity and support the preservation of Indonesia's cultural heritage.
The Effect Of The Use Of Traditional Congklak Games On Initial Numeracy Ability And Interest In Learning In Children Aged 5-6 Years Mauizatul Marhamah; Muthmainah Muthmainah; Bafirman Bafirman; Fiky Zarya
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No SpecialIssue (2024): Science Education, Ecotourism, Health Science
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10iSpecialIssue.7805

Abstract

Efforts to form a character and children's knowledge have a variety of specific modifications, one of which is traditional games. In addition to introducing ancestral sports to early childhood, it can be used as a learning resource to be able to improve numeracy skills and learning interests that are not relatively monotonous. This study aims to find out (1) The effect of the use of traditional game congklak in on the ability to count early in children aged 5-6 years. (2) The effect of the use of traditional games on learning interest in children aged 5-6 years. (3) The significant influence of the use of traditional congklak games on early numeracy ability and interest in learning in children aged 5-6 years. This study is a quasy experiment study with a nonequivalent control group design, the population of this study is all group B children after 5-6 years at Kindergarten IT Uswatun Hasanah and Kindergarten Nur Rabbi Palembang, with a sample of 60 children. The instruments used were in the form of observation techniques for initial numeracy skills and learning interests of children aged 5-6 years. The data analysis technique used independent sample t-test analysis with a significance level of 0.05. The results of the study showed that: (1) There was a significant influence of the traditional game of congklak on the initial numeracy ability of children aged 5-6 years where the results of the paired sample t-test were obtained on average of 153.47 with a Sig value of 0.000 < 0.05. (2) There was a significant influence of traditional congklak games on the learning interest of children aged 5-6 years where the results of the paired sample t-test were obtained on average of 443.07 with a Sig value of 0.000 < 0.05. (3) There was a significant influence of traditional congklak games on the initial counting and learning interest of children aged 5-6 years where the test results of the t-test (Independent Sample Test) with a Sig value of 0.000 < 0.05. Based on the study, it can be concluded that there is a significant influence on the traditional game of congklak on the initial numeracy ability and interest in learning in children aged 5-6 years.
The Influence of Physical Fitness, Motor Skills, and Learning Motivation on Cartwheel Skills in Physical Education Hamda Putra Darma; Bafirman Bafirman; Sayuti Syahara; Khairuddin Khairuddin; Dally Rahman; Fiky Zarya
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No SpecialIssue (2024): Science Education, Ecotourism, Health Science
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10iSpecialIssue.8862

Abstract

Background Problems: During the observation, many students were unable to perform cartwheel skills. This research is important so that students can pass the minimum completion criteria so that their physical education learning outcomes are not low. Research Objectives: This study aims to determine the factors that influence the skills of cartwheel. Methods: This type of research is quantitative. The population amounted to 392 students in class XI. The technique used to obtain the sample is simple random sampling using the slovin formula with an error rate of 10%. Based on this, the sample amounted to 80 students. The physical fitness test instrument used the Indonesian Student Fitness Test, the motor ability test instrument used the Barrow Motor Ability Test, the learning motivation data was collected using a questionnaire, and the cartwheel skill data used an observation sheet which contained the criteria for implementing the cartwheel movement. Path analysis was used as a data analysis technique. Finding/Results: The results of the study consist of: 1. Physical fitness and motor skills have a significant influence on cartwheel skills. 2. Learning motivation has no significant effect directly on cartwheel skills. 3. Physical fitness indirectly through learning motivation has no significant effect on cartwheel skills. 4. Motor ability indirectly through learning motivation has no significant effect on cartwheel skills. Conclusion: Physical fitness and motor skills have a significant influence on cartwheel skills. Students need to do it outside of PJOK class hours. For Further Researchers Conduct research on other gymnastic movements.
Pengaruh Latihan Berjalan Di Atas Balok Kayu Terhadap Keseimbangan Dinamis Wedi S.; Apri Agus; Bafirman, Bafirman
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol. 2 No. 1 (2019): December
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/1xe5vz44

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari latihan berjalan di atas balok kayu terhadap keseimbangan dinamis. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi experiment) dengan populasi penelitian berjumlah 30 orang yang merupakan siswa dari Sekolah Dasar Negeri 02 Sarilamak Kabupaten 50 Kota. Data tes diambil dengan tes keseimbangan menggunakan papan keseimbangan (balance board).Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah dengan analisis uji t pada taraf signifikan 5%.Hasil analisis data menunjukkan bahwalatihan berjalan di atas balok kayu memberi pengaruh terhadap peningkatan keseimbangan dinamis siswa Sekolah Dasar Negeri 02 Sarilamak. Pengaruh ini sebesar 9,13, yaitu dari skor rata-rata 18,47 pada pre test menjadi 27,60 pada post test.
Co-Authors A Halim Abda Abda Abdur Rahim Fadlan ade wahyudi Adi Santoso Agustian, Dede Rahman Al Muhtadibillah Ali Aldo Naza Putra Alfaritsi, Jumis Akbar Alnedral Amindho Ghogo Romulho Andus Suhendro Anisa Rahmayani Antoni, Edo Wahyu Jefri Apri Agus apri agus Ardo, Okilanda ariadi tri satmoko Arif Saputra Arimbi Aroma Fauzi Arri Kusnadi Arsil Arsil Arsil Arsil, Arsil Asep Sujana Wahyuri Astra, Jennifer Azaria Elvira Aziz, Ishak Bahtra, Ridho Bayu Budi Prakoso Berlian Ocsis Cahyani, Firunika Intan Camelisa, Reffie Dally Rahman Damrah, Damrah Diki Saputra Dwi Putra Casmitha Dyah Setyowati Ciptaningrum Emral, Emral Eri Barlian Fahmil Haris Fajri Artha Saputra Fareza Hardeansyah Farizky Asprilla Fiky Zarya Firza Jurdila Gusril Gusril Gusril, Gusril Hamda Putra Darma Hanif Badri Hastria Effendi hilza deska safitri Ihsan, Nurul Ika Nurhikmah, Ika Ikhwanul Arifan Irfan Oktavianus Januar Sahri Jumis Akbar Alfaritsi Khairuddin Komaini, Anton Lubis, Wardah Mawaddah M Iqbal Made Agus Wijaya Martati, Resi Yohana Masrun Mauizatul Marhamah Meilisa Novya Wardani Mia Wahyuni Arta Mudjiran Muhamad Hannafi Munir, Ali Muthmainah Muthmainah Mutia Cokes Putri Nining Widyah Kusnanik Novia Nazirun Nugroho Susanto Nurdin, Reza Febrianto Nurul Ihsan Padli Padli Padli Padli Peno Eka Saputra Pradana, Febryansah Gilang Aris Prasetyo, Irfan Dwi Pratama Putri, Lucy Pudia M. Indika Purnama, Poni Putra, Raffiandy Alsyifa Putra, Rifki Nanda Putri, Marisadiana Rendi Pratama Restuti, Dini Rika Sepriani Rizki Kurniawan, Rizki Robiatun Batubara Roma Irawan Ronni Yenes Sayuti Syahara Sazeli Rifki, Muhamad Sepdanius, Endang Setiawan Edi Wibowo Setya Raharja Siti Halimah Suharmedi, Suharmedi Sumaryanti Sumaryanti Sumiyadi Sumiyadi Suroto Suroto Syafrianto, Syafrianto Syahrastani, Syahrastani Syahrial Bakhtiar Tauba, Randy Febri Tedi Permadi Toding, Diana Arrang Umar Umar Usman, Arifuddin Vellya, Vellya Wedi S Wedi S. Wilda Welis Windo Wiria Dinata, Windo Yoga Prima Yovhandra Ockta Yovira, May Nadira Yulianti, Bella Yusra Fadli Zarya, Fiky