p-Index From 2021 - 2026
11.86
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan Paediatrica Indonesiana Indonesian Journal of Medicine Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Jurnal Sporta Saintika Medica Hospitalia Jurnal Cahaya Mandalika JPM: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Open Access Indonesian Journal of Medical Reviews PRIMA : Portal Riset dan Inovasi Pengabdian Masyarakat Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia (JPPMI) Physiotherapy Health Science (PhysioHS) Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Journal of Innovation Research and Knowledge NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Academic Physiotherapy Conference Proceeding Urecol Journal. Part D: Applied Sciences Prosiding University Research Colloquium Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Tirtayasa Medical Journal Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Jurnal Mahasiswa Manajemen dan Akuntansi Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Jurnal KeFis : Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Jurnal Abdimas Indonesia Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (IJPM) Jurnal Pengabdian Masyarakat JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Mulawarman Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Physio Journal Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Holistik Jurnal Kesehatan FISIO MU: Physiotherapy Evidences Tirtayasa Medical Journal Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Berkawan Borneo Nursing Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Structural equation modeling: exploring relationships of body mass index, waist circumference, and hypertension in elderly Sudaryanto, Wahyu Tri; Herawati, Isnaini; Wahyuni, Wahyuni; Ayuningrum, Ika Yuli; Murti, Bhisma; Setiawan, Rizki; Putri, Nuristiqomah Dwi
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 13, No 4: December 2024
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v13i4.24415

Abstract

Waist circumference (WC) measurements in the elderly are uncommon and erratic. Furthermore, its correlation to hypertension has received less attention in Indonesia. This study attempted to investigate direct and indirect risk factors for high blood pressure in the elderly using structural equation modeling (SEM). A cross-sectional study was conducted in Surakarta, Central Java, Indonesia. The 297 elderly aged ≥60 is eager to take part. The path model of factors associated with blood pressure was analyzed using Stata 13. Male (b=-0.43; 95% CI=-5.67 to 4.81; p=0.872), age (b=0.52; 95% CI=0.12 to 0.93; p=0.012), and WC (b=0.35; 95% CI=0.17 to 0.53; p<0.001) directly affected systolic blood pressure (SBP). Male (b=1.83; 95% CI=-1.17 to 4.82; p=0.231), age (b=-0.03; 95% CI=-0.26 to 0.20; p=0.790), BMI (b=0.40; 95% CI=-0.03 to 0.83; p=0.067), and WC (b=0.04; 95% CI=-0.09 to 0.16; p=0.571) directly affected diastolic blood pressure (DBP). Increasing age, body mass index (BMI), and waist circumference (WC) are the important variables that influence blood pressure in older people. This study supports the evidence that body composition and weight control are necessary to prevent and control blood pressure in the elderly.
Penyuluhan Hipertensi Kepada Pengunjung Posyandu RW 14 Kelurahan Sumber Muhamad Afif Nurochman; Wahyu Tri Sudaryanto; Seliana Sinta Debi
Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 3 No. 1 (2024): Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/cakrawala.v3i1.2122

Abstract

Hypertension is a systolic blood pressure of more than 130 mmHg and/or a diastolic blood pressure of more than 80 mmHg. Hypertension is one of the most common chronic diseases characterized by a persistent increase in arterial pressure. More than 1 billion adults worldwide suffer from hypertension, and up to 45% of the adult population is affected by hypertension. Objective: This activity aims to increase public understanding regarding hypertension. Method: Activities with outreach and education using leaflet media. Evaluation using a questionnaire both before counseling and after delivering the material.
Penyuluhan Penanganan Nyeri Punggung Bawah Pada Guru Sekolah Dasar Sudaryanto, Wahyu Tri; maulidya, Maulidya; Fitri, Nabila Nur Afifah; Oktaviani, Evi; Arimbi, Cindy Kartika; Kukuh, Achmad
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 5 (2022): Oktober : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas Gajah Putih, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jppmi.v1i5.350

Abstract

Nyeri punggung bawah menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi di masyarakat. Nyeri punggung bawah disebabkan oleh kurangnya perhatian masyarakat terhadap postur tubuh yang benar ketika bekerja. Tujuan dari penyuluhan penanganan nyeri punggung bawah adalah untuk membantu meningkatkan pemahaman tentang penanganan nyeri punggung bawah sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup. Metode kegiatan adalah dengan memberikan materi beserta demonstrasi latihan tentang penanganan nyeri punggung bawah terhadap 8 orang guru di SDN 009 Tambusai. Hasil kegiatan ini menunjukan bahwa guru memiliki pengetahuan yang rendah terkait penanganan nyeri punggung bawah. Dari penyuluhan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa guru mengetahui penanganan nyeri punggung bawah dengan cara memperhatikan postur duduk dan latihan.
Penyuluhan Osteoporosis Kepada Masyarakat Kelurahan Kauman Ory Kusti Oviandar; Wahyu Tri Sudaryanto; Amalia Faradilla Rahim
jurnal ABDIMAS Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): Maret : Jurnal ABDIMAS Indonesia
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jurai.v2i1.1029

Abstract

Osteoporosis is a condition marked by reduced bone mass and alterations in bone tissue microstructure, leading to increased fragility and susceptibility to fractures. Globally, 1 out of 3 women aged 50 and older, and 1 out of 5 men, will suffer from fractures related to osteoporosis. Objective: The objective of this initiative is to enhance community awareness for the prevention and mitigation of osteoporosis risk in later stages of life. Methods: The initiative involves educational sessions with counseling, utilizing PowerPoint presentations as a medium. Evaluation will be conducted through questionnaires administered both before and after the educational sessions
Pengaruh Pemberian Balance Exercise Dan Strengthening Terhadap Peningkatan Fungsional Pada Neuropati Diabetic Tipe 1 E.C Pad: Laporan Kasus Azizah, Izza Nur; Sudaryanto, Wahyu Tri; Kingkinarti, Kingkinarti
Tirtayasa Medical Journal Vol 2, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/tmj.v2i2.19571

Abstract

Neuropati perifer diabetik merupakan keluhan diabetes melitus tersering yang menyerang di ekstremitas bawah dan secara khusus mempengaruhi sistem sensorik, motorik, dan otonom. Neuropatik ini diakibatkan oleh lesi atau penyakit pada somatosensori dan biasanya ciri khasnya dengan mati rasa spontan, kesemutan, atau nyeri terbakar. Pada kasus ini pasien mengalami keterbatasan lingkup gerak sendi (LGS), penurunan kekuatan otot, penurunan keseimbangan dan kualitas hidup yang terganggu. Pelaksanaan program fisioterapi pengaruh pemberian intervensi fisioterapi berupa balance exercise dan strengthening exercise yang dilakukan selama 3 kali sesi terapi, didapatkan hasil berupa peningkatan ROM pada kedua ankle, terjadi penurunan hasil TUG Test, peningkatan keseimbangan dan peningkatan kualitas hidup pasien
Penyuluhan Terkait Masalah Muskuloskeletal pada Calon Jemaah Haji Santoso, Totok Budi; Sudaryanto, Wahyu Tri; Zahra, Salma; Nurma, Hanifah Dwi; Ardiyanto, Irfan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 8 (2024): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i8.1425

Abstract

Kegiatan ibadah haji memerlukan aktivitas fisik yang lebih berat dari aktivitas yang biasa dilakukan sehari-hari, karenanya sangat diperlukan kemampuan fisik dan rohani. Permasalahan yang banyak dikeluhkan oleh jemaah haji seperti nyeri pada leher, bahu, lutut, pinggang, dan anggota tubuh lainnya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan fisioterapi kepada khalayak masyarakat agar semakin dikenal dan dimanfaatkan untuk menunjang kesehatan yang optimal di masyarakat atau komunitas, serta membantu meningkatkan kesadaran tentang pentingnya memperhatikan kesehatan dan kebugaran fisik sebelum menunaikan ibadah haji. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan kepada 30 calon jemaah haji pada tanggal 14 November 2023 di Lapangan Baturan, Surakarta. Kesimpulan setelah pemberian penyuluhan terkait masalah muskuloskeletal pada calon jemaah haji, terbukti mampu menjadi salah satu cara dalam peningkatan pengetahuan terkait pentingnya memperhatikan kesehatan fisik terutama saat hendak melakukan ibadah haji.
Rehabilitasi Jantung Fase 2 Pasien dengan Triple Valve Replacement di RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah Bali: Studi Kasus Damayanti, Karina; Sudaryanto, Wahyu Tri; Pratama, I Putu Aditya
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2024: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Gagal jantung atau Heart Failure (HF) adalah sindrom klinis yang ditandai dengan kumpulan gejala yang sering disebabkan oleh kelainan struktural dan/atau fungsional jantung yang mengakibatkan berkurangnya fungsi jantung. Komplikasi pasca operasi perawatan katup jantung meningkatkan sedasi dan bedrest, menyebabkan ketidakaktifan fisik dan kelemahan otot dalam jangka waktu yang lama. sehingga menghalangi pasien untuk kembali ke kemampuan fungsional normal. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui penatalaksanaan fisioterapi pada Rehabilitasi Jantung fase 2 pada pasien yang menjalani Triple Valve Replacement (TVR), dari pemeriksaan awal fisioterapi, intervensi, dan evaluasi hasil yang didapatkan. Presentasi Kasus: Pasien usia 40 tahun dengan diagnosa post TVR e.c. ADHF Profil B e.c. definite IE dengan keluhan penuruan kemampuan fungsional jantung dan paru dengan disertai komorbid Hipertensi, DM dan aritmia. EF BP 58,5%. Hasil VO2Max di dapatkan 3,4 METs. Management dan Outcome: Latihan aerobik berupa pemanasan, jalan, dan sepeda statis digunakan untuk Rehabilitasi Jantung fase 2. Setelah 12 kali terapi didapatkan hasil terjadi peningkatan dari jarak tempuh dan penurunan derajat sesak nafas serta hasil TTV (TD, nadi & SpO2) terpantau stabil pada pre dan post. Namun pada hasil VO2Max tidak di dapatkan hasil yang signifikan. Diskusi: Latihan aerobik dapat meningkatkan kemampuan kapasitas aerobik terutama pada jarak yang mampu di tempuh dan derajat sesak nafasnya. Namun peningkatan VO2Max akan terlihat signifikan setelah 6 bulan – 1 tahun. Komorbid yang dimiliki pasien akan menjadi penghambat untuk percepatan pemulihan kapasitas Aerobik. Kesimpulan: Rehabilitasi Jantung pada pasien TVR dapat meningkatkan kapasitas aerobik jika dulakukan rutin dan dengan dosis yang tepat namun tidak akan terjadi peningkatan jika rehabilitasi tidak dilakukan dengan baik sesuai dengan intervensi yang direncanakan.
Manajemen Fisioterapi pada Kasus Bell's Palsy: Studi Kasus Sadiah, Halimatus; Sudaryanto, Wahyu Tri; Astuti, A
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2024: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Bell's palsy adalah neuropati wajah perifer akut dan merupakan salah satu penyebab paling sering kelumpuhan wajah neuron motorik bawah. Bell's palsy adalah neuropati kranial umum yang menyebabkan paresis otot wajah atau kelumpuhan total pada satu sisi, terjadi secara tiba-tiba dan dapat berkembang selama 48 jam. Penyakit ini disebabkan oleh disfungsi saraf wajah akibat trauma atau peradangan pada saraf kranial ke-7 atau saraf wajah atau cabang-cabangnya di sepanjang jalurnya. Bells Palsy ini mempengaruhi fungsional wajah seseorang, sehingga peran penting fisioterapi dalam proses pemulihan fungsional wajah Case Presentation Pasien usia 50 tahun mengeluhkan mata kanan yang tidak bisa berkedip, kesulitan mengangkat alis dan bibir nya merot kearah kanan saat bangun tidur . pada pemeriksaan spesifik terdapat penurunan kekuatan otot salah satu sisi wajah . Pasien menjalani fisioterapi di RSUD Ibu Fatmawati Kota Surakarta dengan diagnosa kasus ini yaitu Bell's Palsy. Management and Outcome: Keluhan pasien yang mengindikasikan terjadinya bells palsy dan ketidaksimetrisan wajah serta kelemahan pada salah satu sisi wajah Program fisioterapi dibutuhkan untuk meningkatkan kekuatan otot sisi wajah yang lesi dan meningkatkan kemampuan aktifitas fungsional wajah dengan menggunakan infrared dan Neuromuscular Electrical stimulation (NMES), Mirror Exercise dan Massage Wajah . Discussion: Mirror Exercise adalah suatu bentuk terapi motorik yang melibatkan penempatan cermin pada bidang midsagital pasien, memantulkan anggota tubuh atau bagian tubuh yang tidak terpengaruh ke sisi yang terkena, menciptakan ilusi gerakan normal pada sisi yang lesi. Tindakan fisioterapi salah satunya berfungsi untuk meningkatkan sirkulasi di area wajah dan memberikan relaksasi pada pasien. Kesimpulan:Penatalaksanaan fisioterapi pada pasien Bell's Palsy dengan menggunakan infrared, NMES dan Mirror Exercise serta Massage Wajah selama 6 pertemuan dapat meningkatkan kemampuan fungsional wajah pasien dan meningkatkan kekuatan otot wajah pasien yang lemah.
Penatalaksanaan Fisioterapi pada Kasus Golfer Elbow Dextra dengan Ultrasound, Laser, dan Exercise Matasim, M; Sudaryanto, Wahyu Tri; Belinda, Melur
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2024: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Golfer Elbow adalah cedera berlebihan yang ditandai dengan tendinosis angiofibroblastik yang berasal dari fleksor-pronator umum, umumnya merespons pengobatan nonoperatif. Degenerasi tendon fleksor-pronator terjadi dengan ekstensi paksa pergelangan tangan dan supinasi lengan bawah yang berulang-ulang selama aktivitas yang melibatkan fleksi pergelangan tangan dan pronasi lengan bawah. Presentasi Kasus: Pasien Tn.D, 43 tahun, mengeluhkan nyeri pada lengan bagian bawah dekat dengan siku, nyeri semakin terasa ketika melakukan aktivitas sehari-hari (menggenggam setir mobil, mengambil gayung mandi, menarik jemuran). nyeri pertama kali muncul setelah bermain tennis lapangan dengan gerakan tangan forehand terus menerus tanpa henti. Pada tes khusus, Golfer Elbow Test positif serta Mill Test positif. Hasil dan pembahasan: Pasien menjalani dua kali fisioterapi dengan tindakan Ultrasound, Laser, dan exercise. Evaluasi terdiri dari pengukuran nyeri dengan NRS dan pengukuran kekuatan otot dengan MMT. Diskusi: Tujuan program fisioterapi pada golf elbow adalah untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan kekuatan otot. Modalitas yang digunakan berupa Ultrasound, Laser, dan Exercise. Kesimpulan: Penatalaksanaan Fisioterapi pada kasus Golf Elbow dengan intervensi Ultrasound (US), Laser, dan Exercise dua kali pertemuan membuktikan hasil signifikan. Hasilnya Penurunan nyeri dan peningkatan kekuatan otot pada elbow.
Hubungan indeks massa tubuh dan kualitas tidur Viani, Ilvia Rema; Sudaryanto, Wahyu Tri
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 6 (2024): Volume 18 Nomor 6
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v18i6.341

Abstract

Background: Sleep is a physiological need like eating, drinking, and breathing. This activity is a basic need that is very important for human function, health, and well-being. Sleep can affect memory, learning, mood, behavior, immunological responses, metabolism, hormone levels, digestive processes, and many other physiological functions. Lack of sleep can cause physical and mental health problems, injuries, decreased productivity, and even increased risk of death. One factor in poor sleep quality is being overweight (obesity). Purpose: To determine the relationship between body mass index (BMI) and sleep quality. Method: Observational quantitative descriptive research with a cross-sectional approach, was conducted in Bandar Jaya Village in February-March 2024 on 225 adult participants and sample data collection using the simple random sampling method. The independent variable in this study is body mass index (BMI), while the dependent variable is sleep quality. The research instrument used a questionnaire and BMI measuring instrument. Data analysis used univariate and bivariate Pearson correlation tests with a confidence level of 95%. Results: The normality test obtained a p value > 0.05, namely the Kolmogorov-Smirnov BMI score of 0.077 and sleep quality of 0.134 so that the data is normally distributed. The BMI and sleep quality variables obtained a significant r count value of 0.215, which means that they are not correlated or related to each other because they have positive or unidirectional properties. Conclusion: There is no correlation between body mass index (BMI) and sleep quality, but the relationship is negative because the higher the BMI, the lower the sleep quality. Suggestion: To improve public health and safety, broad support is needed to improve sleep education, screen for sleep disorders, and optimize sleep health through public health interventions, workplace interventions, and expanded sleep health research. In addition, further research should include variables such as stress, medical history, and environment.   Keywords: Adults; Body Mass Index (BMI); Sleep Quality.   Pendahuluan: Tidur merupakan kebutuhan fisiologis seperti halnya makan, minum, dan bernapas. Aktivitas ini menjadi kebutuhan dasar yang penting untuk fungsi manusia, kesehatan dan kesejahteraan hidup. Tidur dapat berdampak pada memori, pembelajaran, suasana hati, perilaku, respon imunologi, metabolisme, kadar hormon, proses pencernaan, dan masih banyak lagi fungsi fisiologis lainnya. Kurang tidur dapat menyebabkan gangguan kesehatan fisik dan mental, cedera, penurunan produktivitas, bahkan peningkatan risiko kematian. Salah satu faktor buruknya kualitas tidur karena berat badan yang berlebih (obesitas). Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh (IMT) dan kualitas tidur. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif observasional menggunakan pendekatan cross-sectional, dilakukan di Kelurahan Bandar Jaya pada Februari-Maret 2024 kepada orang dewasa sebanyak 225 partisipan dan pengumpulan data sampel menggunakan metode simple random sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah indeks massa tubuh (IMT), sedangkan variabel terikat yaitu kualitas tidur. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan alat ukur IMT. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat uji korelasi Pearson taraf keyakinan 95%. Hasil: Uji normalitas didapatkan p-value > 0.05 yaitu skor IMT Kolmogorov-Smirnov sebesar 0.077 dan kualitas tidur 0.134, sehingga didapatkan data yang berdistribusi normal.  Variabel IMT dan kualitas tidur mendapatkan nilai r hitung signifikan 0.215, artinya tidak berkorelasi atau tidak berhubungan satu sama lain karena memiliki sifat positif atau searah. Simpulan: Tidak ada hubungan antara variabel indeks massa tubuh (IMT) dengan kualitas tidur, namun bersifat negatif karena semakin tinggi IMT, maka kualitas tidur pun semakin menurun.  Saran: Dalam meningkatkan kesehatan dan keselamatan publik, dukungan luas diperlukan untuk meningkatkan pendidikan tidur, skrining gangguan tidur, dan mengoptimalkan kesehatan tidur melalui intervensi kesehatan masyarakat, tempat kerja, dan memperluas penelitian kesehatan tidur. Selain itu, penelitian selanjutnya agar menambah variabel seperti, stres, riwayat penyakit, dan lingkungan.   Kata Kunci: Indeks Massa Tubuh (IMT); Kualitas Tidur; Orang Dewasa.
Co-Authors Abdul Haris Abrizal Naufal Aqila Abyori Daru Murtama Adel Restasia Cinta Adnan Faris Naufal Agasi, Muhammad Andre Ahdiyat Ananta Rachmat Ahmad Najib Ali Ziyan Ajeng Sabtorini Al Farizy, Muhammad Hasbi Al'Arifi, Afthon Aziz Aldhi Rangga Saputra Alfi Salatina Alifah Athiyaturrofi Alifia Putri Latifah Aliya Rahma Latifa Amalia Carissa Ariyanti Amalia Faradilla Rahim Ambar Mudigdo Amelia Dwi Putika Sari Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Anggraini, Ricky Diah Ayu Anggun Pramudya Putri Annisa Rizky Amalia Anugrah, Welya Nesvi Apriani, Dika Ardiyanto, Irfan Arif Pristianto Arimbi, Cindy Kartika Arin Supriyadi Arradini, Dewi Asrani, Muhammad Astuti, A Aulia Fahriza Rahmawati Aulia Rahman Aulia Safa’ Nabila Azizah, Izza Nur Belinda, Melur Bhisma Murti Bintari, Nur Juniarti Cindi Permata Sari Damayanti, Karina Daris Tri Gamadia Della Annisa Thalib Denada Salsabila Devi Arthamevia Dewangga, Mahendra Wahyu Dharmawan, Yan Ari Tya Dhira Rahma Fadila Dian Lestari Dian Maharrani Diki Retno Yuliani, Diki Retno Dinda Armita Dinda Rispati Dwi Rosella Komala Sari Elsa Fara Islamiyah Ernawati Ernawati Evi Oktaviani, Evi Evita Sari Fadhil, Adnan Rizqy Fadhil, Taufiq Fuad Faizah Nashrillah Reyhana Fandrian, Ganang Farid Rahman Fathan, Muhammad Fatmasari, Army Yudhia Fatonah Sulistyowati Felani Hilmi Azahra Filmasari, Fitri Firnadia Septika Rahajeng Firstya Gifta Raudyatuzzahra Fitri, Nabila Nur Afifah Fitriananda, Eva G. Gunawan Galih Adhi Isak Setiawan Gemilang, G Gemma Nurulfatiha Arianeputri Griska Mutiara Kartika Halimatus Sadiah Halimatus Sa’diah Hanan, Salma Zahra Fitria Hanifa, Miftahul Fauziah Hanky Maulana Hasbi Al Farizy, Muhammad Hendra, Zulnanda Iin Rohayani Ika Yuli Ayuningrum Ike Puteri Elgina Ilham Nur Hihmawan Ilma Liani Vanath Intan Herlinawati Irfan Muhammad Ismadi, I Isnaeni Herawati Isnaini Herawati Ivana Hanun Nisa Jannah, Nadiya Izzatul Joko Tri Atmojo Khansa Syafira Khanza, Namira Mutia Khoirunnisa, Asty Kingkinarti, K Kingkinarti, Kingkinarti Kofifah Indri Nurhayati Konara Budi Sudrajat Kukuh, Achmad lestari, sulis Lingga Vitasari Listyana, Lifia Rahma M Irfan Alhady M Izza Zulfana Faqih Maliesgasari, Dita Marros, Andika Yulian Marshela, Ajeng Matasim, M Maulidya, Maulidya Monalisa Meidania Muhamad Afif Nurochman Muhammad Andre Agasi Muhammad Dhaffa Karyanto Muhammad fauzan Muhammad Halim, Muhammad Muhammad Raffi Muhammad Shamil Muwaffaq Muhammad Zulfa Rangga Nuraminazkiya Nabila Ayundasari Nabilla Windi Aulia Nada Salsabila Nadya Aqsha Tamarinda Navisatul Oktaviana Nia Hayati Ningrum, Lintang Cahya Nugroho, Setyo Puji Nur'ana, Hafiz Arief Nuristiqomah Dwi Putri Nurma, Hanifah Dwi Nursaputri Nursaputri, Nursaputri Nurul Azizah Nurvadhanti Intan Shabarina Oktaviani Fitriyah Ory Kusti Oviandar Pradanov, Cartika Volta Prasetyo, Arya Tri Pratama, I Putu Aditya Pratamasari, Nastiti Prayitno Prayitno Prihastomo, Teguh Pristanto, Arif Putri Satrio, Alifia Azzahra Putri Wulandari Putri, Dylla Ramadhani Putri, Elma Prida Hapsari Putri, Nuristiqomah Dwi Putri, Sefrizka Irwhana Putro, Dimas Liwung Sasongko Qonitah Faizatul Fitriyah Raden Andrea Zalfa Zaki Rahma Alfina Raihanah Nur Sa’adah Rakhma Nur Fitratun Nikmah Ramona, Dela Redita Salma Ayusandra Pramesti Repisalta, Yuni Sandra Rinna Ainul Maghfiroh Rizqillah, Indah Prima S Salwa, S Sabana, Muhammad Rajab Safitri, Khusnul Saharudin, Adinda Afifah Salma Muazzaroh Sandiva Budi Normalia Sari, Mediano Melania Kartika Satiy Annisa Fakita Satya Liwa Marliando Seliana Sinta Debi Selma Safiannisa Haqia Septiono Tri Jatmiko Setyo Puji Nugroho Shakil Fajarul Sukma Shidiq, Ronald Rizal Siska Fitowi Rantini Siti Handayani Siti Helmyati Soemanto, RB Srimela, Mary Zahra Sukma, Shakil Fajarul Sulistyowati, Fatonah Suryo Saputra Perdana Syafiq, Bakri As Syamsul Ari Wicaksono Taufik Eko Susilo Tessya Hadika Novitasari Theresia, Ribka Tiara Fatmarizka Tiara Paramitha Sugiri Syah Putri Totok Budi Santoso Tri Mukti Handayani Ulfa Kumala Umi Budi Rahayu Viani, Ilvia Rema Vivian Jennie Diva Carissa Viyanti, Aulia Nanda W Wahyuni, W Wahyu Tri Setyo Nugroho WAHYUNI wahyuni wahyuni Wanda Indriya Pramesti Wibowo, Embar Arie Widiyanto, Aris Widya Aryanti, Widya Wijaya, Katwa Wijayanti, Wahyu Kusuma Wijianto Wijianto Wildan Achmad Alfurqon Wina, Puspita Salwa Septa Winanti, Milan Dwi Wulandari, Puput Yngvie Salma Kirani Yuli Kusumawati Yulia Dewi Yulia Nafizah Mawarni Zahra Almadani Zahra, Salma