p-Index From 2021 - 2026
9.689
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Intervensi Penyuluhan Cedera Olahraga Pada Atlet Pencak Silat Pagar Nusa Ranting Gonilan Zahra Almadani; Lingga Vitasari; Ahmad Najib Ali Ziyan; Wahyu Tri Sudaryanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/abdimas45.v1i2.274

Abstract

Pendahuluan: Olahraga pencak silat merupakan salah satu olahraga yang tidak bisa lepas dari body contact sehingga berdampak pada tingginya kasus cedera. Sayangnya, tingginya prevalensi tinggi ini tidak dibarengi dengan pengetahuan mengenai penanganan pertama cedera menggunakan metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation). Dengan mengetahui adanya pengaruh pengetahuan dan pentingnya pemahaman terkait dampak dan penanganan cedera olahraga khususnya pada olahraga pencak silat maka dari itu, dilakukanlah pengabdian masyarakat berupa penyuluhan cedera olahraga ini bertujuan untuk membekali keilmuan dasar mengenai penanganan cedera pada atlet pencak silat Pagar Nusa Ranting Gonilan. Metode: Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada 20 responden atlet pencak silat Pagar Nusa Ranting Gonilan menggunakan media poster dan leaflet dalam memaparkan materi serta mendemonstrasikan teknik penanganan cedera dengan RICE yang kemudian akan dievaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test berbasis kertas. Hasil: Didapatkan hasil post-test berupa 1 orang memiliki pengetahuan dengan kategori cukup (8.3%), 2 orang memiliki pengetahuan dengan kategori baik (16.7%), 9 orang memiliki pengetahuan dengan kategori sangat baik (75%) dan tidak ada satupun yang memiliki pengetahuan dalam kategori kurang (0%). Kesimpulan: Terdapat peningkatan pemahaman responden terhadap penangan pertama pada cedera.
Penyuluhan Pemanasan dan Penguatan Otot Pergelangan Tangan Serta Lengan untuk Pemain Nunchaku di Stadion Manahan Wahyu Tri Sudaryanto; Nabila Ayundasari; Halimatus Sa’diah; Devi Arthamevia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/abdimas45.v1i2.275

Abstract

Indonesia Nunchaku Club adalah perkumpulan para penggemar Nunchaku di Indonesia. Pemain Nunchaku berfokus pada penggunaan tangan berlebih selama beberapa jam sehingga pemanasan menjadi hal yang penting sebelum melakukan permainan Nunchaku tersebut. Pemanasan merupakan suatu aktivitas yang perlu dilakukan sebelum melakukan aktifitas yang lebih berat. Tujuan dari pemanasan ini adalah meningkatkan sirkulasi peredaran darah, mengembangkan paru-paru dan meningkatkan detak jantung secara bertahap. Kekuatan otot lengan adalah kemampuan otot lengan atau sekelompok otot lengan seseorang dalam mengerahkan tenaga secara maksimal untuk melakukan kontraksi atau gerakan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman pemain Nunchaku akan pentingnya pemanasan dan penguatan otot pergelangan tangan sebelum memulai latihan. Penyuluhan ini menggunakan metode ceramah menggunakan media poster dan leaflet. Evaluasi pengetahuan tentang pemanasan dan penguatan otot pergelangan tangan dilakukan dengan menggunakan kuesioner baik sebelum maupun sesudah proses penyampaian materi. Dalam Penelitian ini diperoleh hasil bahwa terdapat peningkatan pemahaman komunitas Nunchaku mengenai pentingnya pemanasan sebelum latihan.
EDUKASI DAN PENYULUHAN CEDERA ANKLE PADA KOMUNITAS “BASKET SMAGA” Wahyu Tri Sudaryanto; Muhamad Afif Nurochman; Firstya Gifta Raudyatuzzahra; Della Annisa Thalib
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/abdimas45.v1i2.276

Abstract

Cedera ankle sprain merupakan jenis cedera akut sistem muskuloskeletal yang menyebabkan kerusakan pada satu atau lebih ligamen pada pergelangan kaki. Ankle sprain dapat terjadi akibat mekanisme gerakan menyamping (lateral) pada ankle, termasuk gerakan inversi yang dilakukan berulang kali ketika ankle melakukan gerakan plantarflexi. Olahraga basket 17 memiliki urutan pertama yang rentan terkena cedera sprain ankle, sedangkan sepak bola dan lari juga merupakan kegiatan atletik yang sering mengalami cedera sprain ankle. Gejala yang muncul setelah terjadinya sprain ankle pada 30-40% pasien dilaporkan bahwa terdapat nyeri kronis, kelemahan otot dan tidak stabil. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman komunitas terkait cedera ankle. Metode: Kegiatan yang dipilih untuk menyampaikan edukasi adalah penyuluhan yang dikemas dengan metode ceramah menggunakan media poster dan leaflet. Evaluasi pengetahuan tentang cedera ankle dilakukan menggunakan kuesioner baik sebelum maupun sesudah proses penyampaian materi.
Penyuluhan Fisioterapi Mengenai Cedera Ankle Sprain Pada Atlet Voli Di Komunitas Sonik Universitas Muhammadiyah Surakarta Ulfa Kumala; Alifah Athiyaturrofi; Tri Mukti Handayani; Wahyu Tri Sudaryanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/abdimas45.v1i2.295

Abstract

Cedera Ankle Sprain adalah cedera musculoskeletal yang sering terjadi pada atlet olahraga. Sebagian besar cedera ini bersifat ringan dan dapat diatasi dengan pengobatan mandiri di rumah dengan penanganan yang tepat. Oleh karena itu, perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi terkait penanganan cedera ankle sprain pada sebuah komunitas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anggota komunitas terkait penanganan yang tepat pada cedera ankle sprain. Metode yang dipilih untuk menyampaikan kegiatan ini yaitu dengan ceramah secara langsung dan menggunakan media poster serta leaflet. Evaluasi tingkat pemahaman anggota komunitas dilakukan menggunakan lembar post-test yang terdiri dari 10 soal pilihan benar dan salah. Penyuluhan dan edukasi terkait cedera ankle sprain memiliki dampak yang baik dalam meningkatkan pengetahuan anggota bidang voli komunitas SONIK UMS.
Manajemen Edukasi Terhadap Pencegahan Low Back Pain (LBP) pada Ikatan Keluarga Madrasah Raudatul Ulum Surakarta Yulia Dewi; Redita Salma Ayusandra Pramesti; Dinda Armita; Wahyu Tri Sudaryanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/abdimas45.v1i2.318

Abstract

Low Back Pain (LBP) is pain that is felt in the lower back area, it can be local pain or radicular pain or both. This pain is felt between the angles of the lower ribs and the folds of the lower buttocks, namely in the lumbar or lumbosacral area and is often accompanied by radiating pain to the legs and feet. The incidence of low back can be associated with several risk factors such as occupational characteristics, environmental factors, physical activity, and genetic factors, high body mass index, lifestyle, and smoking habits. From the results of observations, it was obtained primarily that the community had health problems in the form of lower back caused by post-activities at the cottage and active post-lectures due to the COVID-19 pandemic. Rebana or Hadroh training, training on modern musical instruments, some of which can trigger LBP.
Penyuluhan Osteoarthritis Lutut pada Komunitas Senam Sehat RW 6 Pabelan Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo Yulia Nafizah Mawarni; Khansa Syafira; Raden Andrea Zalfa Zaki; Wahyu Tri Sudaryanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/abdimas45.v1i2.319

Abstract

Osteoarthritis is a disease that is often found in the elderly. The prevalence of knee osteoarthritis shows that adults in the 60-64 year age group are 22%, while men with the same age group are found to have 23% of right knee osteoarthritis while the left knee is 16.3%. While osteoarthritis in women, the right knee is 24% and the left knee is 24.7%. The incidence of knee osteoarthritis in Indonesia is around 30%, namely at the age of 40-60 years, and 60% at the age of more than 61 years. The partner of this service activity is the Healthy Gymnastics Community RW 6 Pabelan, Kartasura District, Sukoharjo Regency in preventing osteoarthritis and knowing the understanding of the education. The educational method provided by the lecture method is delivered with poster media. To measure the level of understanding and knowledge, pre-test and post-test were carried out on 8 respondents with the pre-test results obtained that 1 person (12.5%) had knowledge in the good category, 7 people (87.5%) had sufficient knowledge. and the post-test results obtained 2 people (25%) have knowledge in the sufficient category, 6 people (75%) have knowledge in the good category. Participants were enthusiastic in participating in this activity and there was an increase in understanding by the Healthy Gymnastics Community RW 6 Pabelan, Kartasura District, Sukoharjo Regency about prevention management in osteoarthritis.
GENDER-RELATED DIFFERENCE IN JOINT HYPERMOBILITY AMONG SCHOOL-AGED CHILDREN: A DESCRIPTIVE STUDY Sudaryanto, Wahyu Tri; Ayuningrum, Ika Yuli; Putri, Dylla Ramadhani
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.108

Abstract

Joint hypermobility is common among school-aged children and it may progressively lead to joint pain and developmental delay. Identifying joint hypermobility in school-aged children would facilitate the monitoring of early changes and planning for early rehabilitative intervention. This study aimed to describe gender-related difference in joint hypermobility among school-aged children. A descriptive study was conducted in an elementary school in Surakarta, Central Java, Indonesia. The study subjects were 261 students aged 6 to 12 years selected randomly. The study variables were gender and joint hypermobility. Beighton scale was used to assess joint hypermobility score. Gender-related difference in joint hypermobility among school-aged children was tested using t-test. The results of ≥4 points on Beighton scale was observed in 157 of 261 school-aged children (60.2%). Mean of Beighton score in female children (Mean= 3.87; SD= 0.19) was higher than male chidren (Mean= 4.15; SD= 1.82), but it was statistically non-significant (p= 0.256). It can conclude that there is no difference between gender in joint hypermobility among school-aged children. The need for joint hypermobility screening tests in elementary school children is highlighted.
Management Fisioterapi pada Kasus Fraktur Femur 1/3 Distal Dextra di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta : Case Report Nabilla Windi Aulia; Galih Adhi Isak Setiawan; Wahyu Tri Sudaryanto
Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jumkes.v3i3.2981

Abstract

Femur fracture is a condition where there is discontinuity or loss of part of the femur bone, To overcome this, physiotherapy can contribute to reducing pain, reducing edema, increasing joint range of motion, and strengthening muscles. Objectives: physiotherapy can contribute to reducing pain, reducing edema, increasing joint range of motion, and strengthening muscles. Physiotherapy modalities that are often used for this condition include Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), Ultrasound, and exercise. Results: after 6 times of therapy, a decrease in tenderness T1:5 and T6: 4, motion pain T1: 7 and T6: 2. ROM knee extension/flexion T1: S: 5°-0°-40°, T6: S: 0°-0°-100°. Conclusion: Administration of TENS, ultrasound and exercise can reduce pain, increase ROM in post fracture of 1/3 Distal femur.
Pelaksanaan Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Delay Developmental di desa Genengsari Sukma, Shakil Fajarul; Sudaryanto, Wahyu Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Keterlambatan perkembangan dikatakan terjadi ketika seorang anak gagal mencapai tonggak yang diantisipasi sesuai usia. Hal ini memberikan efek langsung maupun tidak langsung jangka panjang pada kesehatan masyarakat yang meniadakan pengukuran rutin prevalensinya terutama pada populasi berisiko tinggi. Penilaian untuk keterlambatan perkembangan dalam pengaturan perawatan primer harus mencakup pemeriksaan umum dan sistemik, termasuk merencanakan sentil pertumbuhan, penilaian pendengaran dan penglihatan, tes darah dasar jika dianggap perlu, rujukan ke dokter anak perkembangan, dan konseling orang tua. Penting untuk menindaklanjuti dengan orang tua pada kesempatan paling awal untuk memastikan bahwa rujukan telah diaktifkan. Untuk anak dengan keterlambatan perkembangan ringan. Tujuan: meningkatkan tingkat pengetahuan masyarakat mengenai Delay development dan cara pencegahahan progresivitas delay development pada anak-anak di desa Genengsari. Metode: sosialisasi dan edukasi. Hasil: setelah selesai sesi sosialisasi, peserta sudah mengetahui paling tidak apa itu Delay development secara umum, gejala yang timbul saat mengalami delay development, dan tahu pencegahan apa yang mudah dilakukan untuk tumbuh kembang normal. Kesimpulan: adanya peningkatan pemahaman para orangtua mengenai delay development secara umum, gejala atau tanda-tanda dari delay development dan pencegahan yang dapat membantu mereka untuk mencegah dari progresivitas delay development.
Analisa Penyebab, Gejala, dan Penanganan Tic Facial Sinistra Nugroho, Setyo Puji; Sudaryanto, Wahyu Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Spasme hemifacial (HFS) ditandai dengan kontraksi otot tonik dan klonik dipersarafi oleh nervus fasialis ipsilateral. Dia penting untuk membedakan ini dari penyebab lain kejang wajah, seperti kejang wajah psikogenik, tic wajah, miokimia wajah, blepharospasm, dan diskinesia tardif. Pencitraan resonansi magnetik dan studi angiografi sering menunjukkan kompresi vaskular dari zona keluar akar saraf wajah. Yang penting, yang mendasari lesi yang menempati ruang perlu disingkirkan pada pasien dengan fitur atipikal terkait seperti mati rasa dan kelemahan pada wajah. Botuliinjeksi toksin num ke otot-otot wajah adalah pengobatan yang efektif untuk HFS, dengan sedikit penonaktifan efek samping.
Co-Authors Abdul Haris Abyori Daru Murtama Adel Restasia Cinta Adnan Faris Naufal Ahdiyat Ananta Rachmat Ahmad Najib Ali Ziyan Ajeng Sabtorini Al Farizy, Muhammad Hasbi Al'Arifi, Afthon Aziz Alfi Salatina Alifah Athiyaturrofi Alifia Putri Latifah Amalia Carissa Ariyanti Amalia Faradilla Rahim Ambar Mudigdo Amelia Dwi Putika Sari Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Anggraini, Ricky Diah Ayu Anggun Pramudya Putri Annisa Rizky Amalia Anugrah, Welya Nesvi Ardiyanto, Irfan Arif Pristianto Arimbi, Cindy Kartika Arradini, Dewi Asrani, Muhammad Astuti, A Aulia Rahman Aulia Safa’ Nabila Belinda, Melur Bhisma Murti Cindi Permata Sari Damayanti, Karina Daris Tri Gamadia Della Annisa Thalib Denada Salsabila Devi Arthamevia Dewangga, Mahendra Wahyu Dharmawan, Yan Ari Tya Dhira Rahma Fadila Diki Retno Yuliani, Diki Retno Dinda Armita Dinda Rispati Dwi Rosella Komala Sari Ernawati Ernawati Evi Oktaviani, Evi Evita Sari Fadhil, Adnan Rizqy Fadhil, Taufiq Fuad Faizah Nashrillah Reyhana Fandrian, Ganang Fatmasari, Army Yudhia Felani Hilmi Azahra Filmasari, Fitri Firnadia Septika Rahajeng Firstya Gifta Raudyatuzzahra Fitri, Nabila Nur Afifah Fitriananda, Eva Galih Adhi Isak Setiawan Gemma Nurulfatiha Arianeputri Griska Mutiara Kartika Halimatus Sadiah Halimatus Sa’diah Hanan, Salma Zahra Fitria Hanifa, Miftahul Fauziah Hendra, Zulnanda Ika Yuli Ayuningrum Ike Puteri Elgina Ilham Nur Hihmawan Ilma Liani Vanath Irfan Muhammad Ismadi, I Isnaeni Herawati Isnaini Herawati Ivana Hanun Nisa Jannah, Nadiya Izzatul Joko Tri Atmojo Khansa Syafira Khanza, Namira Mutia Khoirunnisa, Asty Kofifah Indri Nurhayati Konara Budi Sudrajat Kukuh, Achmad lestari, sulis Lingga Vitasari Listyana, Lifia Rahma M Irfan Alhady Maliesgasari, Dita Marros, Andika Yulian Marshela, Ajeng Matasim, M Maulidya, Maulidya Muhamad Afif Nurochman Muhammad Andre Agasi Muhammad Dhaffa Karyanto Muhammad Halim, Muhammad Muhammad Raffi Muhammad Shamil Muwaffaq Muhammad Zulfa Rangga Nuraminazkiya Nabila Ayundasari Nabilla Windi Aulia Nadya Aqsha Tamarinda Narti, Kingkin Naufal, Adnan Faris Navisatul Oktaviana Nia Hayati Nugroho, Setyo Puji Nur'ana, Hafiz Arief Nuristiqomah Dwi Putri Nurma, Hanifah Dwi Nursaputri Nursaputri, Nursaputri Nurvadhanti Intan Shabarina Oktaviani Fitriyah Ory Kusti Oviandar Pradanov, Cartika Volta Prasetyo, Arya Tri Pratama, I Putu Aditya Pratamasari, Nastiti Prihastomo, Teguh Pristanto, Arif Putri Satrio, Alifia Azzahra Putri, Dylla Ramadhani Putri, Elma Prida Hapsari Putri, Nuristiqomah Dwi Putri, Sefrizka Irwhana Putro, Dimas Liwung Sasongko Qonitah Faizatul Fitriyah Raden Andrea Zalfa Zaki Rahma Alfina Raihanah Nur Sa’adah Rakhma Nur Fitratun Nikmah Ramona, Dela Redita Salma Ayusandra Pramesti Rinna Ainul Maghfiroh Rizqillah, Indah Prima S Salwa, S Sabana, Muhammad Rajab Safitri, Khusnul Saharudin, Adinda Afifah Sari, Mediano Melania Kartika Seliana Sinta Debi Setiawan, Rizki Setyo Puji Nugroho Shakil Fajarul Sukma Shidiq, Ronald Rizal Siti Handayani Siti Helmyati Soemanto, RB Srimela, Mary Zahra Sukma, Shakil Fajarul Supriyadi, Arin Suryo Saputra Perdana Syafiq, Bakri As Syamsul Ari Wicaksono Taufik Eko Susilo Tessya Hadika Novitasari Theresia, Ribka Tiara Fatmarizka Tiara Paramitha Sugiri Syah Putri Totok Budi Santoso Tri Mukti Handayani Ulfa Kumala Umi Budi Rahayu Viani, Ilvia Rema Vivian Jennie Diva Carissa Viyanti, Aulia Nanda W Wahyuni, W Wahyu Tri Setyo Nugroho wahyuni wahyuni Wanda Indriya Pramesti Wibowo, Embar Arie Widiyanto, Aris Widya Aryanti, Widya Wijaya, Katwa Wijayanti, Wahyu Kusuma Wijianto Wijianto Winanti, Milan Dwi Wulandari, Puput Yngvie Salma Kirani Yulia Dewi Yulia Nafizah Mawarni Zahra Almadani Zahra, Salma